0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan5 halaman

Arah Rotasi dan Koordinat dalam Matematika

Lembar kerja ini membahas tentang rotasi titik dan bidang pada bidang kartesius. Terdapat contoh soal tentang menentukan koordinat bayangan titik dan bidang setelah dirotasikan.

Diunggah oleh

aniedwimaylani01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan5 halaman

Arah Rotasi dan Koordinat dalam Matematika

Lembar kerja ini membahas tentang rotasi titik dan bidang pada bidang kartesius. Terdapat contoh soal tentang menentukan koordinat bayangan titik dan bidang setelah dirotasikan.

Diunggah oleh

aniedwimaylani01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lembar Kerja Kelompok

Materi : Rotasi

Kelompok :

Anggota :

Pernahkah kalian memperhatikan arah perputaran pada


ban mobil, motor atau sepeda??
Bagaimanakah arah perputarannya??
Roda mobil tersebut dapat berputar maju dan juga mundur.

Arah putaran roda

Arah perputaran ban Arah perputaran ban


ketika berputar maju ketika berputar mundur

Jika diperhatikan, ketika ban berputar maju, maka arah rotasinya


(putarannya) akan searah dengan jarum jam. Rotasi itu disebut
Rotasi Negatif (sudut putarnya negatif).

Sedangkan, ketika ban berputar mundur, maka arah rotasinya


akan berlawanan arah dengan jarum jam. Rotasi itu disebut
Rotasi Positif (sudut putarnya positif).
Merotasikan
Titik

Titik P berkoordinat di (5, 2) dan Q berkoordinat (2, 3). Gambarkan titik P dan Q pada bidang kartesius
di bawah ini !
Bidang koordinat untuk no. 1 dan 2

1. Tentukan bayangan titik P dan Q pada 2. Tentukan bayangan titik P dan Q pada
rotasi 900 dengan pusat rotasi O (0, 0) rotasi -900 dengan pusat rotasi O (0, 0)
! !

Koordinat Koordinat Koordinat Koordinat


Semula Bayangan Semula Bayangan
P (5, 2) P’ ( , ) P (5, 2) P’ ( , )
Q (2, 6) Q’ ( , ) Q (2, 6) Q’ ( , )

Jadi, hasil rotasi 900 dengan Jadi, hasil rotasi -900 dengan
pusat rotasi O (0, 0) pusat rotasi O (0, 0)

P (a, b) P’ ( , ) P (a, b) P’ ( , )
Bidang kartesius untuk no. 3 dan 4

3. Tentukan bayangan titik P dan Q pada 4. Tentukan bayangan titik P dan Q


rotasi 1800 dengan pusat rotasi O (0, pada rotasi -1800 dengan pusat
0) ! rotasi O (0, 0) !

Koordinat Koordinat
Koordinat Koordinat
Semula Bayangan
Semula Bayangan
P (5, 2) P’ ( , )
P (5, 2) P’ ( , )
Q (2, 6) Q’ ( , )
Q (2, 6) Q’ ( , )

Jadi, hasil rotasi 1800 dengan Jadi, hasil rotasi -1800


pusat rotasi O (0, 0) dengan pusat rotasi O (0, 0)

P (a, b) P’ ( , ) P (a, b) P’ ( , )
Merotasikan
Bidang

Titik A berkoordinat di (1, 2), B


berkoordinat di (3, 5) dan C berkoordinat
di (5, 2). Gambarkan titik A, B dan C pada
bidang kartesius di bawah ini !
Jika ketiga titik tersebut dihubungkan,
bangun datar apakah yang terbentuk??
Jawab
:__________________________________

5. Tentukan bayangan bidang ABC pada rotasi 900 dengan pusat rotasi O (0, 0) ! gambarkan
pada bidang kartesius ! A’ ( , ); B’ ( , ); C’ ( , )
6. Tentukan bayangan bidang ABC pada rotasi -900 dengan pusat rotasi O (0, 0) ! gambarkan
pada bidang kartesius ! A’ ( , ); B’ ( , ); C’ ( , )
Bidang kartesius untuk no. 1 dan 2
7. Tentukan bayangan bidang ABC pada rotasi 1800 dengan pusat rotasi O (0, 0) ! gambarkan
pada bidang kartesius ! A’ ( , ); B’ ( , ); C’ ( , )
8. Tentukan bayangan bidang ABC pada rotasi -1800 dengan pusat rotasi O (0, 0) ! gambarkan
pada bidang kartesius ! A’ ( , ); B’ ( , ); C’ ( , )

Bidang kartesius untuk no. 1 dan 2

Mari berlatih……!!!

Dengan menggunakan alat peraga, tentukan bayangan dari koordinat-koordinat


berikut !
K’ ( , ) M’ ( , )
1. K(5, 2) dan M(5, 3) → 𝑅[(0,0), 900 ]
2. P(-2, -3) dan Q(-5, -4) → 𝑅[(0,0), −900 ] P’ ( , ) Q’ ( , )
3. A(-4, 2) dan B(-3, 3) → 𝑅[(0,0), 900 ] A’ ( , ) B’ ( , )
4. S(5, -2) dan T(5, -3) → 𝑅[(0,0), −900 ] S’ ( , ) T’ ( , )
5. I(5, 2) dan J(5, 3) → 𝑅[(0,0), 1800 ] I’ ( , ) J’ ( , )
6. X(-5, -2) dan Z(-5, -3) → 𝑅[(0,0), −180 ] 0
X’ ( , ) Z’ ( , )

Anda mungkin juga menyukai