0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan31 halaman

Rencana Kerja dan Anggaran SMP 2023-2024

Dokumen ini berisi rencana pengembangan SMP Negeri 5 Leles untuk empat tahun ke depan. Rencana ini mencakup analisis kondisi pendidikan saat ini dan masa datang, identifikasi tantangan, visi, misi, tujuan, program strategis, dan rencana monitoring dan evaluasi.

Diunggah oleh

abdul sidik amseno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
30 tayangan31 halaman

Rencana Kerja dan Anggaran SMP 2023-2024

Dokumen ini berisi rencana pengembangan SMP Negeri 5 Leles untuk empat tahun ke depan. Rencana ini mencakup analisis kondisi pendidikan saat ini dan masa datang, identifikasi tantangan, visi, misi, tujuan, program strategis, dan rencana monitoring dan evaluasi.

Diunggah oleh

abdul sidik amseno
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS)

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-2


(RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN)
2022 - 2026

DAN

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-2


(RENCANA JANGKA PENDEK SATU TAHUN)
2023 - 2024

PEMERINTAH KABUPATEN CIANJUR


DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMP NEGERI 5 LELES
Kp. Jatiwangi Desa Sukajaya Kecamatan Leles-Cianjur
2022

i
HALAMAN PENGESAHAN

RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS)

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-1


(RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN)
2022 - 2026
DAN
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-2
(RENCANA JANGKA PENDEK SATU TAHUN)
2023-2024

SMP NEGERI 5 LELES

Ketua Komite Sekolah, Kepala Sekolah,

Suharwan Ahlan Husen, [Link]


NIP. 196806242000121001

ii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kehadlirat Tuhan yang Maha Esa karena atas Rahmat
dan karunia-Nya Rencana Pengembangan Sekolah(RPS) SMP Negeri 5 Leles dapat
tersusun.
Rencana Pengembangan Sekolah ini terdiri dari Rencana Kerja dan Anggaran
Sekolah yang selanjutnya disebut RKAS-1 dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
(RKAS-2). RKAS-1 merupakan program jangka menengah (4 tahun) sedangkan RKAS-2
merupakan program tahunan sekolah.
Rencana Pengembangan Sekolah ini dibuat sebagai pedoman dalam
pengembangan SMP Negeri 5 Leles Kabupaten Cianjur yang merupakan hasil kajian dan
kerja sama berbagai pihak terkait di sekolah sehingga diharapkan baik RKAS-1 maupun
RKAS-2 dapat menggambarkan pengembangan sekolah secara utuh sehingga dapat
memenuhi harapan semua pihak.
Kami mengucapaknan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya
kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan saran-saran dalam penyusunan
rencana pengembangan sekolah ini.
Kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua
pihak demi penyempurnaan di masa yang akan datang.

Leles, Juli 2023


Kepala Sekolah,

Ahlan Husen, [Link]


NIP. 196806242000121001

iii
DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan I
Kata Pengantar Ii
Daftar Isi Iii
I. RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-1
(RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN)
A. Analisis Lingkungan Strategis 1
B. Analisis Kondisi Pendidikan Saat Ini 2
C. Analisis Kondisi Pendidikan Masa Datang 3
D. Identifikasi Tantangan Nyata (Kesenjangan Kondisi) antara Kondisi
pendidikan Saat Ini terhadap Kondisi Pendidikan Masa datang 5
E. Visi Sekolah 11
F. Misi Sekolah 13
G. Tujuan Sekolah dalam 4 (Empat) Tahun 13
H. Program Strategis 16
I. Strategi Pelaksanaan/Pencapaian 16
J. Hasil Yang Diharapkan 18
K. Tonggak-tonggak Keberhasilan dalam RKAS-1 20
L. Monitoring dan Evaluasi ( MONEV ) 24

II. RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)-2


(RENCANA JANGKA PENDEK SATU TAHUN)
A. Analisis Lingkungan Operasional Sekolah 28
B. Analisis Pendidikan Sekolah Saat Ini 31
C. Analisis Pendidikan Sekolah Satu Tahun ke Depan (Yang Diharapkan) 32
D. Identifikasi Tantangan Nyata 1 (Satu )Tahun 36
E. Tujuan Situasional/Sasaran 42
F. Identifikasi Urusan-urusan Sekolah, Analisis SWOT, dan Alternatif
Langkah-Langkah Pemecahan Persoalan 46
G. Rencana Program Kerja dan Rencana Kegiatan 60
H. Rencana Monitoring dan Evaluasi (Monev) 65
I. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) 66

iv
J. Jadwal Kegiatan 75

v
BAB I
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS-1)
SMP NEGERI 5 LELES

A. Analisis Lingkungan Strategis

SMP Negeri 5 Leles merupakan salah satu lembaga pendidikan formal di


lingkungan Kabupaten Cianjur. Secara geografis posisi SMP Negeri 5 Leles adalah sekitar
83,4 km sebelah Selatan dari Cianjur dan dapat dijangkau dengan kendaraan roda
empat maupun roda dua. Secara umum kondisi topografi atau morfologi wilayah SMP
Negeri 5 Leles seperti halnya kondisi wilayah Leles pada umumnya merupakan kawasan
dengan bentuk wilayah bergelombang sampai berbukit-bukit dengan rata-rata keadaan
suhu harian relatif sejuk. Sebagian besar wilayah di lingkungan sekolah ini terdiri atas
kawasan kebun sepanjang jalan dan merupakan hutan yang berbukit dengan masih
banyak lahan yang kurang produktif. Hal ini tentunya didukung dengan keadaan tanah
yang merupakan cadas dan batu-batu, dengan akses jalan sebagian masih belum baik
seperti halnya menuju ke SMPN 5 Leles ada jalan yang masih bebatuan.

Kondisi sosial masyarakat sekitar sekolah sangatlah heterogen berbagai


komunitas penduduk yang berada di sekitar sekolah. Penduduknya terdiri atas
komunitasnya wiraswata/pedagang, petani, dan buruh tani. Hal ini mempengaruhi
terhadap tingkat perekonomian yang beragam dari tingkat ekonomi lemah, sedang dan
tinggi. Tetapi secara umum masyarakat sekitar sekolah mendukung terhadap
keberadaan sekolah dan program-program sekolah.

Kebijakan otonomi daerah termasuk otonomi pendidikan telah memberikan


warna tersendiri dalam kegiatan pengembangan sekolah. Hal ini memberikan ruang
gerak yang lebih luas kepada pihak sekolah untuk meningkatkan kemandirian,
fleksibilitas, akuntabilitas, partisipasi, dan keberlanjutan program-program sekolah.
Dengan otonomi tersebut yang mendukung terlaksananya manajemen berbasis sekolah,
sekolah dituntut mampu untuk menentukan program-pogram kegiatan yang dapat
meningkatkan prestasi dan prestise sekolah sehingga sekolah mampu berkompetisi
secara sehat dengan sekolah lain untuk mendapatkan kepercayaan dan dukungan
masyarakat yang lebih luas.

1
B. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI

1. Lulusan pendidikan belum memenuhi harapan berbagai pihak. Lulusan pendidikan


yang masih belum mampu bersaing dengan lulusan pendidikan di sekolah lain.
Kompetensi lulusan belum tercapai secara optimal.
2. Pemahaman dan implemtasi isi kurikulum cukup optimal.
3. Proses pembelajaran masih terlaksana secara konvensional. Dipandang perlu adanya
upaya yang sistematis untuk terus meningkatkan kemampuan guru dalam
melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif , dan menyenangkan.
4. Pendidikan guru sudah 100% S-1
5. Sarana dan prasarana masih perlu penambahan dan dilengkapi untuk memenuhi
standar untuk terlaksananya pembelajaran yang optimal.
6. Pegelolaan sekolah sudah cukup efektif sesuai dengan tuntutan pengembangan
implementasi manajemen berbasis sekolah secara utuh.
7. Pembiayaan sudah cukup untuk memenuhi operasional sekolah.
8. Pelaksanaan penilaian masih belum memenuhi tuntutan penilaian yang mampu
mendapatkan informasi aktual tentang berbagai aspek kompetensi siswa.
9. Kondisi pembelajaran secara daring atau luring menuntut pihak sekolah untuk
meningkatkan pembelajaran kepada semua peserta didik yang lebih inovatif.
10. Dimasa pandemik, dengan pembelajaran tatap muka secara terbatas dapat dilakukan
dengan capaian pembelajaran sesuai kemampuan peserta didik.

C. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG

Berpijak pada Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan


nasional dan Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 mengamanatkan bahwa Standar
Nasional Pendidikan dijadikan landasan pengembangan satuan pendidikan. Untuk itu,
pendidikan masa yang akan datang harus berupaya mengacu pada standar nasional
pendidikan, perlu mengembangkan pendidikan yang dapat menghasilkan lulusan yang
mampu bersaing secara global. Berkaitan dengan hal tersebut, pendidikan masa yang
datang antara lain mengarah pada pengembangan sebagai berikut.

1. Pengembangan Standar Kompetensi Lulusan

2
Sekolah memiliki lulusan yang berkualitas, dapat melanjutkan ke sekolah ke
SLTA, banyak siswa yang diterma di SMA/SMK bermutu, memiliki kompetensi yang
bermanfaat bagi kehidupannya, memiliki kecakapan hidup, serta memiliki daya saing
dalam ehidupan global.

2. Pengembangan Standar Isi Pendidikan


Standar isi pendidikan mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi
yang berstandar untuk mencapai kompetensi kelulusan pada jenjang dan jenis
pendidikan tertentu dan mampu bersaing baik secara nasional maupun
internasional. Sekolah mengacu pada kurukulum 2013 dimana proses pembelajaran
dapat berjalan lancar.
3. Pengembangan Standar Proses Pendidikan
Proses pembelajaran dilaksanakan secara interaktif, inspiratif, memotivasi
menyenangkan, menantang, mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif ,
serta memberi ruang yang cukup bagi berkembangnya prakarsa, kreativitas dan
kemandirian peserta didik sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta
psikologisnya. Guru-guru mampu melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai
dengan kondisi siswa baik fisik maupun psikologis. Guru-guru juga dapat membuat
dan menggunakan media pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi.

4. Pengembangan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


Pendidik dan tenaga kependidikan memiliki komitmen dan kompetensi yang
memadai untuk melaksanakan tugas-tugas sesuai pembagaian tugas masing-masing.
Para guru memiliki pemahaman dan penguasaan tentang materi, kurikulum, model-
model pembelajaran, penilaian, dan dapat menggunakan dan memanfaatkan
teknologi informasi serta dapat membimbing siswa yang berkualitas. Tenaga
kependidikan dapat melaksanakan tugas-tugasnya dalam upaya melaksanakan
pelayanan prima.

5. Pengembangan Sarana dan Prasarana yang Berstandar


Terpenuhinya sarana dan prasarana sekolah untuk terlaksananya
pembelajaran yang optimal. Sarana meliputi perabot, peralatan pendidikan, media
pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan
lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. Prasarana meliputi lahan, ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang
TU, ruang ibadah (mushalla) ruang unit produksi, ruang tempat olah raga, ruang BK,

3
dan ruang lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran termasuk
penggunaan teknologi dan komunikasi.

6. Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan


Standar Pengelolaan Pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang
berkaiatan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan
pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi atau nasional agar
tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan satuan
pendidikan menjadi tanggung jawab kepala satuan pendidikan. Pengelola SMP
menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukan dengan kemandirian,
kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas, dalam perencanaan program,
penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kegiatan pembelajaran,
pendayagunaan tenaga kependidikan, pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan,
penilaian hasil belajar, dan pengawasan.

7. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan


Terwujudnya standar pembiayaan pendidikan. Pengembangan standar
pembiayaan pendidikan meliputi standar biaya investasi, biaya operasional dan
standar biaya personal. Standar biaya investasi, antara lain: biaya penyediaan sarana
dan prasarana sekolah, pengembangan sumberdaya manusia (Pendidik, Tenaga
Kependidikan, Siswa) dan biaya pengembangan usaha sekolah (Koperasi). Standar
biaya personal dimaksud antara lain: biaya minimal siswa dalam mengikuti proses
pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan. Dan Standar biaya personal, antara
lain: gaji pegawai dan tenaga kependidikan, bahan atau peralatan yang habis pakai,
dan biaya operasional tak langsung (daya dan jasa, telekomunikasi, pemeliharaan
sarana prasaran, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak, asuransi, dan lain-lain).

8. Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan


Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan menjelaskan bahwa standar penilaian pendidikan adalah standar
nasional pendidikan yang berkaiatan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen
penilaian prestasi belajar peserta didik. Penilaian hasil belajar peserta didik
dilakukan pendidik secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemampuan,
dan kemajuan hasil belajar. Penilaian digunakan untuk menilai pencapaian
kompetensi peserta didik, bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar,
memperbaiki proses pembelajaran, dan menentukan kelulusan peserta didik.

4
Penilaian hasil belajar oleh sekolah adalah untuk menilai pencapaian
standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. Penilaian hasil belajar oleh
pemerintah (Ujian Nasional) bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi
lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu (Bahasa Indonesia, Bahasa
Inggris, Matematika, dan IPA). Serta terlaksananya penilaian bertaraf internasional
untuk pelajaran matematika dan pengetahuan alam.

D. Identifikasi Tantangan (Kesenjangan) Kondisi Nyata Sekolah Saat Ini dengan 4


Tahun Ke Depan

Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
1 Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi
Lulusan
Bidang Akademik:
Rata-rata pencapaian KKM Rata-rata pencapaian 1,00
semua mapel 7.00 KKM semua mapel 7.50
Rata-rata pencapaian 1,06
Bidang nonakademik:
Juara I Bola Voli Tk. 3 Tingkat
Belum ada Kecamatan

Kelulusan:
Persentase Kelulusan 100% Kelulusan Tahun 0%
Berikutnya 100%
Melanjutkan studi:
Ke SMK = 75 % SMA = 25% 10.83 %
Ke SMK = 75 %
Tidak Melanjutkan = 25 %

2 Standar Isi Standar Isi


Pengembangan kurikulum
SMP Negeri 5 Leles

memenuhi 95 % dari semua Penyempurnaan 0%


mata pelajaran dari kelas VII –
kelas IX Penerapan Kurikulum
Perangkat pembelajaran K.13 Implementasi
95 % tersusun secara Kurikulum Merdeka
sistimatis dan dilaksanakan di kelas 5%
terdokumentasikan dari kelas VII - kelas IX pada
VII – kelas IX semua mata pelajaran.
Perangkat 5%
pembelajaran tersusun

5
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
sistematis dan
terdomentasikan 100%
Program pengelompokan dari semua mata
materi pelajaran yang pelajaran dari
serumpun sesuai K.13 kelas VII – kelas IX.
dilaksanakan
berkesinambunga
n untuk dengan mulai
disosialisasikan Kurikulum
merdeka Terwujudnya Pemetaan
pengelompokan materi
pelajaran serumpun
sesuai Kurikulum
Penguasaan guru tentang Merdeka untuk
K.13, dengan mulai dikenalkan kelompok mata
kurikulum merdeka pelajaran kelas VII –
kelas IX 0%

100% guru menguasai 5%


Guru mata pelajaran 95% telah
membuat silabus sesuai K.13

100 % membuat
Pengembangan RPP silabus
85% guru telah membuat RPP yang memenuhi 15%
Secara sederhana dimasa standar
pandemi

Guru membuat RPP


Pengembangan sistem dan memenuhi standar
penilaian nasional 100%
Penguasaan guru tentang
sistem penilaian belum merata
100% guru memahami
dan melaksanakan
penilaian sesuai dengan
standar kurikulum.

Standar Tenaga Pendidik Standar Tenaga


3 dan Tenaga Kependidikan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
100% guru berijazah S-1 100% guru berijazah S- 0%
1.
100% guru mengajar sesuai 70% guru mengajar 0%
dengan kualifikasi bidang sesuai dengan
studinya kualifikasi bidang
studinya

6
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
Guru dan TU yang dapat 100% guru 0%
mengoperasikan komputer, dapat mengoperasikan
baru 100% komputer

75% guru menggunakan 100% guru 25 %


media pembelajaran dalam menggunakan media
PBM. pembelajaran

Penguasaan bahasa inggris 30%


guru masih rendah

Masih rendah guru melakukan 50% guru melakukan 50 %


penelitian tindakan kelas tindakan kelas dalam
dalam mengatasi hambatan mengatasi hambatan
PBM PBM

Kemampuan guru dalam 100% Guru


melaksanakan PBM yang aktif, melaksanakan PBM
kreatif, efektif, dan secara kreatif
menyenangkan masih perlu
ditingkatkan (60%)

Wawasan guru tentang Wawasan guru tentang


pendidikan baik yang pendidikan baik
berstandar nasional maupun standar
bertaraf internasional masih nasional maupun
belum merata. internasional
bertambah
Penguasaan guru tentang terus
penilaian masih belum merata.
Penguasaan dan
pelaksanaan penilaian
terlaksananya 100%

4 Standar Proses Standar Proses


Guru yang menyusun prota, Guru yang menyusun 40 %
promes 60% prota, promes, dan
promig 100 %
Guru yang mengembangkan Guru yang 70 %
inovasi pembelajaran masih mengembangkan
rendah inovasi
pembelajaran 50 %
60 %
Pelaksanaan remidial belum Pelaksanaan remidial
terlaksana secara optimal. mancapai 100 %
60 %
Guru yang melaksanakan Guru yang
program pengayaan baru melaksanakan program

7
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
belum menyeluruh pada pengayaan 100 %
semua
tingkatan kelas

Pembinaan minat dan bakat Pembinaan minat dan Peningkatan


siswa masih terbatas dan ada bakat siswa terlaksana minat
beberarapa yang belum 100% Baca
optimal
Pendalaman materi unas siswa Pendalaman materi Penambahan
kelas IX masih terlaksana terlaksana secara model
secara konvensional optimal dan inovatif pendalaman
materi
Sikap mental siswa dalam Sikap mental siswa Pembinaan sikap
menghadapi berbagai situasi lebih mental yang
masih belum merata. baik dalam menghadapi reguler
berbagai situasi Optimalisasi
tutor
Pengembangan PBM melalui Pelaksanaan tutor sebaya
tutor sebaya belum optimal. sebaya dalam
kelompok Pengembangan
belajar terlaksana budaya membaca
optimal Pengendalian
disiplin dan
Budaya membaca siswa masih Budaya membaca siswa kebersihan
rendah. terlaksana secara secara
optimal kontinyu
Optimalisasi
Pembinaan disiplin siswa dan 100% siswa memiliki peran
budaya bersih masih belum disiplin yang baik dan wali kelas
optimal. budaya bersih Optimalisasi
peran
Guru
Pembinaan wali kelas belum Pembinaan wali kelas
merata secara optimal. terlaksana secara
optimal

Pembinaan BK masih belum Pembinaan Bimbingan


Optimal Karier dan Konseling
terlaksana secara
optimal

Standar Sarana Prasarana Standar Sarana


5
Prasarana
Ruang kepala sekolah dan Kebutuhan minimal Terlaksananya
Ruang Guru Masih Menyatu ruangan telah dimiliki pengadaan,
namun pemanfaatan pemanfaatan, dan
Ruang wakil KS dan PKS Belum dan pemeliharaan yang perawatan
Memiliki perlu terus sarana/
dilaksanakan prasarana
Ruang kelas : 6 ruang, 3 rombel secara konsisten. secara terus

8
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
menerus

Ruang Tata Usaha 1 ruang


Mesjid Sekolah
WC Siswa : . 2x 1,5 m
Lapangan olah raga sepakbola
dan Bola Voli bersatu
Lapangan Upacara sempit
listrik (2500 W)

Buku paket
Buku-buku referensi guru
masihkurang
Alat-alat olah raga kurang
Alat peraga tiap mapel tidak
ada
Alat-alat kesenian tidak ada
Bahan praktik untuk mapel
Agama, IPA, Mulok, TIK tidak
ada

Pemeliharaan instalasi
yang reguler
Komputer Guru: 5 unit
dan 5 buah laptop
Komputer TU: 3 unit
Komputer : 1 unit dgn
jaringan internet untuk
“Learning Centre”
Jaringan internet dan
LAN dengan
pemeliharaan/
maintenance yang
reguler
Penambahan buku-
buku
yang terus menerus
Penambahan buku
paket tiap mapel
Penambahan referensi
guru yang terus
menerus
Penambahan alat olah
raga yang terus
menerus
Penambahan alat
peraga untuk tiap
mapel

9
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
Penambahan alat
kesenian,
pemeliharaan,
dan pemanfaatan yang
optimal
6 Standar Pembiayaan Standar Pembiayaan
Standar pembiayaan Pembiayaan memenuhi
menggunakan anggaran dari Standar Nasional (
BOS diatas Rp. 150.000/
bulan /anak), rata-rata

Penggalangan dana dari Terwujudnya Peningkatan


berbagai sumber masih belum penggalangan dana dari penggalangan
optimal berbagai sumber.

Peningkatan pengembangan Terwujudnya Mewujudkan


kewirausahaan belum optimal kewirausahaan sekolah kewirausahaan
sebagi income
generating activities

Kerjasama dengan alumni Terwujudnya Menjalin kerja


masih terbatas kerjasama sama dengan
dengan alumni dalam alumni
pengembangan sekolah

Sumber dana : BOS Memiliki berbagai Penambahan


sumber dana sumber dana

Pengelololaan keuangan
kurang Pengelolaan keuangan Optimalisasi
yang cepat, tepat, dan pengelolaan
akurat. keuangan

7 Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan


Penyusunan Rencana sekolah Memiliki rencana Intensitas
jangka pendek, jangka pengembangan sekolah penyusunan RPS
menengah, dan jangka yang komprehensif
panjang melalui penyusunan
RPS masih belum
komprehensif

RAPBS belum optimal dengan Penyusunan RAPBS Kualitas RAPBS


berbasis kegiatan. Intensitas
pengerjaan
Administrasi sekolah masih Memiliki administrasi administrasi
ada beberapa kekurangan sekolah yang lengkap

Implementasi SIM berbasis IT SIM berbasis IT Penambahan

10
Besar
Kondisi Pendidikan
No Kondisi Pendidikan Saat Ini Tantangan
Masa Datang
Nyata
masih banyak gangguan berjalan software dan
efektif hardware
Monitoring dan evaluasi masih Monev terlaksana Peningkatan
belum kontinyu secara kualitas monev
berkala dan sistematis Efektivitas rapat
Pelaksanaan rapat-rapat Rapat-rapat terlaksana Efektivitas kerja
dinas terlaksana sesuai kondisi secara efektif sama

Kerjasama dengan komite


sekolah berjalan baik Kerjasama dengan Efektivitas kerja
komite lebih efektif Sama
Kerjasama dan koordinasi
dengan berbagai Kerjasama dan
kordinasi
dengan berbagai pihak
lebih optimal
Pengembangan Standar Pengembangan
8
Penilaian Standar Penilaian
Pengembangan perangkat Pengembangan Melengkapi
model penilaian pembelajaran perangkat model- model
belum lengkap model penilaian penilaian
lengkap
Implementasi model evaluasi Implementasi ulangan Peningkatan
pembelajaran: Ulangan harian, harian dan tengah efektivitas
tengah semester masih belum semester terlaksana
efektif secara efektif

Ulangan akhir smester, Ulangan akhir Peningkatan hasil


ulangan kenaikan kelas, dan semester, ulangan ulangan
ujian terlaksana dengan hasil kenaikan kelas, dan
cukup memuaskan ujian terlaksana dengan
hasil yang memuaskan
Instrumen atau perangkat Memiliki instrument Peningkatan
penilaian untuk berbagai aspek atau peangkat penilaian perangkat
cukup optimal untuk berbagai aspek penilaian
secara optimal.
memiliki bank soal yang Memiliki bank soal Pelaksanaan
yang memadai yang telah untuk semua mata validasi soal
divalidasi. pelajaran yang telah
divalidasi
Belum memiliki bank soal Memiliki bank soal Membuat bank
untuk lomba-lomba akademik. untuk kegiatan soal untuk
lombalomba lomba-lomba
bidang akademik maple

11
E. VISI SEKOLAH

Secara umum tujuan pendidikan antara lain meletakkan dasar kecerdasan,


pengetahuan, kepribadian, ahlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih lanjut. Selain itu melalui pendidikan
juga diharapkan peserta didik dapat mencintai lingkungan hidup serta menumbuhkan
rasa kewajiban untuk melestarikannya.
Sejalan dengan tujuan pendidikan tersebut di atas, SMP Negeri 5 Leles
mencoba merumuskan visi – misi sekolah sebagai gambaran cita-cita yang diharapkan
dapat dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun visi set adalah
kolah tersebut
Dengan indikator Visi:
1. Menciptakan lingkungan dan warga sekolah yang sehat dan menyenangkan.
2. Mengembangkan potensi sesuai kemampuan peserta didik.
3. Mampu menyelesaikan tugas-tugas dalam berbagai persoalan.
4. Mewujudkan warga sekolah yang ta’at dalam menjalankan sya’riat agama.

1. PRESTASI

SMP Negeri 5 Leles senantiasa terus berupaya membangun kebiasaan


untuk senantiasa berusaha berprestasi lebih baik dan unggul, baik bagi peserta
didik (siswa), staff pengajar (kepala sekolah dan guru). Prestasi tersebut dapat
berupa prestasi akademik atau nonakademik. Melalui pretasi tersebut, diharapkan
kita mampu meraih hasil yang dapat memberi arti bagi diri sendiri, lingkungan
sekolah, keluarga, bangsa dan Negara, terutama bagi agama. Pencapaian prestasi
ini tentunya hanya dapat dicapai dengan jalan Belajar dan Bekerja.

2. AKHLAKUL MULIA

Selain berprestasi, diharapkan semua civitas akademica di lingkungan


SMP Negeri 5 Leles memiliki akhlakul mulia sebagai perwujudan mahluk dan
hamba Allah SWT yang bertakwa. Sebab apalah artinya manusia yang memiliki
segudang prestasi, jika ahlak dan moralnya tidak baik. Adapaun wujud dari
akhlakul ini dapat dimanivestasikan dalam bentuk taat kepada Tuhan Yang Maha
Esa (beribadah), peraturan sekolah, peraturan pemerintah, berdisiplin dan
sebagainya. Selain itu kita juga bercita-cita membangun dan memupuk kebiasaan
berdo’a dan beribadah dalam arti mengkomunikasikan segala yang diinginkan
(cita-cita) di setiap saat (awal kegiatan, selama melakukan kegiatan, dan akhir

12
kegiatan) agar memperoleh energi dari diri sendiri dan energi kolektif yang
disadari serta energi yang berasal dari sumber kekuatan Maha Kuat, Maha Segala-
galanya, yaitu Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa). Menjadikan dan membangun
kebiasaan setiap apa yang dilakukan dan dikerjakan sebagai bagian dari ibadah,
mengembangkan ibadah sebagai sesuatu yang bermanfaat dan bermakna bagi
kehidupan di dunia maupun di akhirat.

3. TERCIPTANYA LINGKUNGAN INDAH SEHAT DAN ASRI

Lingkungan sebagai ruang hidup masyarakat, baik masyarakat umum maupun


masyarakat belajar (persekolahan) tentunya diharapkan memiliki kondisi fisik yang indah,
sehat dan asri sehingga terasa nyaman dan betah untuk ditempati. Berkaitan dengan hal
tersebut, seluruh elemen di lingkungan SMP Negeri 5 Leles memiliki visi yaitu senantiasa
berupaya untuk menciptakan lingkungan hidup di sekitar sekolah yang indah, sehat dan asri,
dengan visi : Terbentuknya peserta didik yang sehat, kreatif, mandiri, dan berakhlak mulia.

E. MISI SEKOLAH

Secara lebih terperinci visi SMP Negeri 5 Leles ini dikembangkan menjadi MISI
SEKOLAH sebagai berikut :
1. Menciptakan lingkungan dan warga sekolah yang sehat dan menyenangkan.
2. Mengembangkan potensi sesuai kemampuan peserta didik.
3. Mampu menyelesaikan tugas-tugas dalam berbagai persoalan.
4. Mewujudkan warga sekolah yang ta’at dalam menjalankan sya’riat agama.

G. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 (EMPAT) TAHUN

Sampai Tahun pelajaran 2022/2023 SMP Negeri 2 Cugenang memiliki


tujuan yang diharapkan dapat dicapai sebagai berikut ini :
1. Sekolah Mengembangkan kurikulum bermuatan pendidikan budaya dan
karakter bangsa, ekonomi kraetif dan kewirausahaan serta belajar aktif,
dengan:
a. Mengembangkan kurikulum bermuatan pendidikan budaya dan
karakter bangsa, ekonomi kreatif dan kewirausahaan belajar aktif serta .
b. Mengembangkan pemetaan SK, KD, Indikator untuk kelas 7, 8, 9.

13
c. Mengembangkan RPP bermuatan pendidikan karakter untuk kelas 7, 8, 9
semua mata pelajaran.
d. Mengembangkan sistem penilaian berbasis kompetensi dan bermuatan
pendidikan budaya dan karakter bangsa, ekonomi kreatif dan
kewirausahaan serta belajar aktif.

2. Sekolah memiliki / mencapai standar proses pembelajaran


meliputi :
a. Melaksanakan pembelajaran dengan strategi CTL,
b. Melaksanakan pendekatan belajar tuntas
c. Melaksanakan pembelajaran inovatif
3. Sekolah mencapai Standar Isi (Kurikulum)
4. Sekolah memiliki/mencapai standar pendidikan dan tenaga
kependidikan sesuai sejak tahun 2018.
5. Terpenuhinya tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan
sesuai SNP
6. Sekolah memiliki/mencapai standar
sarana/prasarana/fasilitas pada tahun 2026
7. Terpenuhinya standar pembiayaan pendidikan sesuai SNP
pada yahun 2026,
8. Tercapainya standar ketuntasan dan kelulusan sesuai SNP
pada tahun 2022,
9. Terpenuhinya Kurikulum Sekolah meliputi :
a. Tersusunnya kurikulum tingkat satuan pendidikan,
b. Pemetaan SK/KD, aspek, indikator,
c. Silabus untuk semua mata pelajaran kelas 7, 8, 9,
d. Sistem penilaian untuk semua mata pelajaran kelas 7, 8, 9,
e. Rencana program pembelajaran untuk semua mata pelajaran kelas 7, 8,
9.
10. Dengan demikian pada Tahun Pelajaran 2022/2023 diharapkan tercapai
tujuan sekolah sebagai berikut ini :
a. Terpenuhinya standar proses pembelajaran yang menggunakan CTL
dalam proses sesuai SNP

14
b. Terlaksananya standar penilaian melalui implementasi model-model
penilaian dan model-model potensi akademis, non akademis, dan imtak,
c. Sekolah memiliki/mencapai standar pengelolaan sekolah,
d. Sekolah memiliki/mencapai standar pencapaian ketuntasan
kompetensi/prestasi/lulusan,
e. Sekolah memiliki/mencapai standar pembiayaan sekolah.
Adapun program-program strategis untuk mencapai tujuan tersebut di atas
meliputi aspek-aspek berikut ini :
1. Pengembangan standar Isi/ kurikulum
a. Pengembangan kurikulum satuan pendidikan
b. Pengembangan silabus
c. Pengembangan RPP
d. Pengembangan pemetaan SK, KD
e. Pengembangan sistem penilaian
2. Pengembangan dan peningkatan SDM pendidikan dan tenaga kependidikan,
3. Pengembangan standar proses pembelajaran,
4. Pengembangan sarana, prasarana dan media pembelajaran
5. Pengembangan standar pencapaian ketuntasan/kelulusan minimal,
6. Pengembangan manajemen sekolah dan kelembagaan
7. Pengembangan komite sekolah dan pembiayaan pendidikan,
8. Pengembangan kegiatan lomba akademik dan non akademik,

Sedangkan strategi pelaksanaannya adalah melalui kegiatan-kegiatan berikut


ini :
1. Sosialisasi
2. Kerjasama yang sinergis dengan stake holder
3. Diklat (Inservice Training/on service training)
4. Workshop
5. Seminar
6. Pengaktifan MGMP
7. In House Training
8. Pembinaan potensi siswa
a. Ekstrakurikuler

15
b. Lomba-lomba
9. Pembekalan
10. Pemberdayaan
11. Studi Banding
12. Pengadaan Pembangunan

H. PROGRAM STRATEGIS

Dalam rangka mewujudkan SMP Negeri 5 Leles dengan kualifikasi sekolah


berstandar nasional maka :

1. Pengembangan kompetensi lulusan di sekolah SMPN 5 Leles sesuai dengan SNP.


2. Pengembangan kurikulum yang merupakan penjabaran dari standar isi dan
kurikulum internasional .
3. Pengembangan proses pembelajaran secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
4. Pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sesuai SNP dan
tuntutan global.
5. Pengembangan sarana dan prasarana atau fasilitas sekolah sesuai dengan kebutuhan
bertaraf nasional dan internasional.
6. Pengembangan dan implementasi pengelolaan/manajemen sekolah sesuai dengan
SNP dan tuntutan global.
7. Pengembangan dan penggalian sumber dana pendidikan dan implementasinya
8. Pengembangan dan implementasi sistem penilaian untuk semua mata pelajaran dan
jenjang kelas.
9. Pengembangan lingkungan sekolah yang kondusif, bersih, indah, dan ramah.

I. STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN

1. Peningkatan Standar Kompetensi Kelulusan

Peningkatan mutu lulusan. Strateginya : menetapkan standar kelulusan (SKL)


dan kriteria ketuntasan minimal (KKM) setiap mata pelajaran, mengendalikan
ketercapaian KKM setiap mata pelajaran, melaksanakan ANBK ,mengadakan
kegiatankegiatan perlombaan, dan mengikutsertakan dalam berbagai perlombaan baik
akademik maupun non akademik baik di tingkat gugus, setingkat kabupaten, propinsi,
dan nasional.

2. Pengembangan Standar Isi

16
Untuk mewujudkan standar isi kurikulum antara lain melakukan
pengembangan kurikulum yang dinamis dan inovatif, dengan strategi: kunjungan ke
sekolah internasional, pengadaan dokumen-dokumen kurikulum yang diperlukan
guru, pelatihan guru-guru dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten,
lokakarya dan workshop untuk menghasilkan program tahunan, program semester,
silabus, dan RPP baik untuk kurikulum merdeka.

3. Peningkatan Standar Proses


Untuk pengembangan proses pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk
semua mata pelajaran, strateginya: pengadaan referensi, pengadaan media
pembelajaran, workshop pengembangan model pembelajaran, Lesson study berbasis
sekolah, studi banding ke sekolah-sekolah bermutu, pembinaan minat dan bakat siswa
melalu OSIS, LDKS, kegiatan ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala,
pendampingan untuk mata pelajaran Matematika dan Pengetahuan Alam.

4. Peningkatan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan


Peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dengan
strateginya sebagai berikut: Mengikutsertakan dalam program penigkatan kualifikasi
bagi yang belum S-1, Ijin belajar, Mengadakan pelatihan/ In house training teknologi
informasi secara berkala, memberikan pengahrgaan sesuai dengan prestasi guru dan
karyawan, mengadakan kegiatan untuk menumbuhkan kebersamaan dan motif
berprestasi seperti outbond, Achievement Motivation Training, dan peningkatan
kesejahteraan guru dan karyawan.

5. Peningkatan Standar Sarana Prasarana Pendidikan


Peningkatan sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam
mendukung PBM, strateginya : (1) Pengadaan : (a) alat bantu pembelajaran yang
teridiri dari : buku sumber, alat peraga/media, lcd/in focus, laptop, komputer, alat-alat
olah raga, alat-alat kesenian, peta-peta, carta, penambahan alat/bahan praktikum,
pemasangan alat-alat laboratorium bahasa, alat-alat UKS, alat-alat/bahan kegiatan
ekstrakurikuler, (b) green house, warung sekolah, penyelesaian mesjid sekolah, ,alat-
alat kebersihan sekolah, meubelair sekolah; (2) perbaikan dan pemeliharaan gedung
sekolah, WC, Mushola, Ruang Laboratorium, Ruang Keterampilan, Ruang Tata Usaha,
Ruang kelas, perpustakaan, instalasi listrik, alat-alat elektronik, komputer, lap top,

17
LCD, tape recorder, TV, DVD/VCD player, sound system, taman sekolah, meubelair,
ruang UKS.

6. Peningkatan Mutu Kelembagaan dan Manajemen


Peningkatan manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif,
strateginya : menysun perencanaan sekolah dengan melibatkan berbagai pihak,
pembagian tugas, melaksanakan rapat-rapat, koordinasi dengan pihak-pihak terkait,
pengelolaan kesiswaan, mengembangkan system informasi manajemen berbais IT,
pengendalian kegiatan-kegiatan, monitoring dan evaluasi, supervisi, dan pelaporan.

7. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan


Peningkatan pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar
dan adil, strateginya : menyusun RAPBS yang komprehensif, meningkatkan
transparansi dan akuntabilitas pembiayaan sekolah, menjalin kerjasama dengan orang
tua melalui Komite Sekolah, menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam
peningkatan pembiayaan (pemberian beasiswa), menetapkan biaya sekolah dengan
model subsidi silang dan evaluasi, pengelolaan keuangan sekolah, dan pelaporan.

8. Pengembangan Standar Penilaian


Pengembangan sistem penilaian untuk semua mata pelajaran dan semua
jenjang kelas, strateginya : workshop tentang penilaian untuk meningkatkan
pemahaman guru tentang penilaian, meningkatkan efefktivitas pelaksanaan ulangan
harian, ulangan tengah smester, ulangan akhir semester, dan ujian, pengendalian
ketuntasan belajar melalui remedial teaching, penyusunan bank soal.

9. Pengembangan Berwawasan Lingkungan


Pengembangan sekolah berwawasan lingkungan melalui delapan standar
pendidikan dengan memasukan kedalam setiap RPP mata pelajaran yang
memungkinkan. Melengkapi sarana yang menunjang pada program, dikembangkan
juga melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan OSIS.

J. HASIL YANG DIHARAPKAN

1. Peningkatan Standar Kompetensi Kelulusan


a. Terwujudnya peningkatan mutu lulusan.
b. Terwujudnya prestasi akademik dalam lomba.

18
[Link] prestasi nonakademik dalam lomba.

2. Pengembangan Standar Isi


a. Terealisasinya perangkat kurikulum yang dinamis dan inovatif.
b. Terwujudnya administrasi kurikulum yang berstandar KTSP untuk semua mata
pelajaran.
c. Terwujudnya pemetaan pengelompokan materi pelajaran yang serumpun.
d. Terwujudnya silabus, RP (prota, promes, ) dan evaluasi pembelajaran yang
berstandar KTSP
e. Terwujudnya instrumen penilaian yang berstandar KTSP

3. Peningkatan Standar Proses


a. Terealisasinya proses pembelajaran utamanya CTL yang efektif dan efisien untuk
semua mapel
b. Terealisasinya model-model pembelajaran yang variatif dan inovatif dalam
meningkatkan prestasi belajar siswa.

4. Peningkatan / Pengembangan Tenaga Kependidikan


a. Terwujudnya tenaga pendidik dan
kependidikan yang profesional.
b. Terwujudnya tenaga pendidik dan
kependidikan yang berkualifikasi
c. Terwujudnya peningkatan kompetensi tenaga
pendidik dan kependidikan sesuai SNP.
d. Terwujudnya monev dari Kepala Sekolah
terhadap kinerja pendidik dan tenaga kependidikan
e. Terealisasinya guru dalam melaksanakan PTK
untuk peningkatan proses pembelajaran.

5. Peningkatan / Pengembangan Fasilitas Pendidikan


a. Terwujudnya sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam mendukung
PBM
b. Terwujudnya prasarana pendidikan yang memadai dalam mendukung PBM

19
6. Peningkatan Standar Pengelolaan Pendidikan
a. Terwujudnya manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif .
b. Terwujudnya sekolah yang kondusif dalam mendukung peningkatan mutu
pendidikan.
c. Terdapat dokumen rencana pengembangan sekolah tiap tahun baik jangka pendek
maupun panjang.
d. Terdapat dokumen pengembangan pendayagunaan SDM sekolah.
e. Terdapatnya struktur dan keorganisasian sekolah sesuai dengan kebutuhan
sekolah sesuai dengan tupoksi dan pedoman –pedoman kerjanya.

1. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan


a. Terealisasinya pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan
adil.
b. Terwujudnya kerjasama dengan penyandang dana (sponsor, alumni dan lain-lain)
dalam meningkatkan pengembangan pembiayaan pendidikan.
[Link] usaha-usaha sekolah melalui unit produksi ( Kopsis ).

2. Pengembangan Standar Penilaian


a. Terdapatnya perangkat penilaian berbagai ragam untuk semua mata pelajaran
dan semua jenjang kelas.
b. Terselenggaranya berbagai model evaluasi ( ulangan harian, ulangan tengah
semester, ulangan semester, dsb.)
c. Terdapat dokumen pengembangan bank soal.
9. Pengembangan Berwawasan Lingkungan
a. Disetiap RPP mata pelajaran yang memungkinkan terdapat kegiatan yang
menunjang pada sekolah berwawasan lingkungan.
b. Adanya dukungan program dati kegiatan ekstrakurikuler
c. Minimal 30% dari lahan yang ada ditanami pepohonan.
d. Adanya kesadaran akan nilai – nilai dan perilaku cinta lingkungan.

K. Tonggak–tonggak Kunci Keberhasilan dalam RKAS-1

PROGRAM-PROGRAM TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN


NO STRATEGIS BERDASARKAN
2022 2023 2024 2025 2026
KOMPONEN/ASPEK
1 Standar Kompetensi Lulusan
a. Persentase kelulusan yang
15% 20% 25% 30% 35%
masuk sekolah favorit

20
PROGRAM-PROGRAM TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN
NO
STRATEGIS BERDASARKAN 2022 2023 2024 2025 2026
KOMPONEN/ASPEK
b. Kejuaraan Mengik
Juara I Juara II
akademik/nonakademik Juara I uti
Volley Volley
Juara II Volley Kejuara
MGMP Tingkat
Volley Tingkat n
Kab. Kab.
Kab. tingkat
(Harapan (Harapan
(Harapan Propins
) )
i
c. Kejuaraan olimpiade nasional Mengik
(matematika, fisika dan lain- Mencoba uti
Mencoba Mengikut Mengikut
lain) Mengikut (menda
Mengikuti i i
i pat
nomor)
d. Rata-rata KKM 7,00 7,50 7,75 8,00 8,25
2 Standar Isi
a. Memiliki KTSP SMPN 5 Leles Proses
Belum Sempur
Penyemp Sempurna Sempurn
Sempurna na
ur-naan (100%) a (100%)
(95%) (100%)
(100%)
b. Guru-guru menyusun silabus
90% 95% 100% 100% 100%
dan RPP
c. Setiap guru memiliki dokumen
90% 95% 100% 100% 100%
kurikulum yang lengkap
3 Standar Proses
a. Pelaksanaan strategi
pembelajaran yang aktif,
kreatif, efektif dan
menyenangkan (CTL,
45% 50% 80% 100% 100%
Cooperative Learning,
Quantum Learning,
pengembangan kecerdasan
majemuk, dll)
c. Kehadiran guru dalam kegiatan
80%-90% 90%-95% 95-100% 95-100%95-100%
tatap muk
d. Penggunaan media
30% 40% 50% 60% 70%
pemblajaran berbasis IT
e. Efektivitas pembinaan minat
dan bakat siswa melalui
80% 80%-90% 90-100% 90-100% 90-100%
pengembangan diri/
ekstrakurikuler.
f. Pengendalian disiplin siswa 60% 70%-80% 80%-90% 90-100%90-100%
g. Pelaksanaan remedial teaching 50% 75% 80% 100% 100%
Standar Pendidik dan Tenaga
4
Kependidikan
a. Kecukupan jumlah guru 90% 90-100% 100% 100% 100%
b. Kelayakan mengajar 80% 80% 90% 100% 100%
c. Kepemilikan jumlah guru yang
90% 90% 100% 100% 100%
berkualifikasi S1
d. Guru-guru memiliki
pemahaman dan
80% 90% 100% 100% 100%
Mengimplemen-tasikan
kurikulum K. Merdeka
e. Guru-guru menguasai TIK 85% 85% 90% 100% 100%
f. Guru-guru memiliki sertifikasi 18,75% 50% 100% 100% 100%
g. Guru-guru dapat
6 ? ? ? ?
berkomunikasi bahasa Inggris
h. Tenaga tata usaha menguasai 85% 90% 100% 100% 100%

21
PROGRAM-PROGRAM TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN
NO
STRATEGIS BERDASARKAN 2022 2023 2024 2025 2026
KOMPONEN/ASPEK
TIK
i. Memiliki pustakawan 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang
j. Memiliki teknisi computer Teknisi Teknisi Teknisi
Guru Guru
khusus khusus khusus
k. Memiliki tenaga pengelola SIM Memili
Memiliki Memiliki Memiliki Memiliki
berbasis IT ki
l. Memiliki laboran Belum 1 orang 2 orang 4 orang 4 orang
m. Memiliki tenaga kebersihan/
1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang
caraka
n. Memiliki tenaga keamanan/
Belum 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang
satpam
5 Standar Sarana Prasarana
a. Kepemilikan lahan yang
6.025 m2 6.025 m2 6.025 m2 6.025 m2
mencukupi
b. Kepemilikan ruang kelas yang
6 6 6 6 6
cukup
c. Kepemilikan jumlah siswa 30-32 30-32 30-32 30-32 30-35
perkelas yang ideal (32 siswa siswa / siswa / siswa / siswa / siswa /
per rombel) rombel rombel rombel rombel rombel
d. Kepemilikan perangkat ICT diharapka
- - ada Ada
yang ideal n
e. Kepemilikan buku pelajaran
1:3 1:2 1:1 1:1 1:1
yang ideal (1:1)
f. Kepemilikan ruang baca yang Ditingkat Ditingkat Ditingk
1 1
memadai kan kan at-kan
g. Berlangganan jurnal, buletin
- - 1 1 1
dsb
h. Kepemilikan komputer
- - 1 2 2
perpustakaan
i. Kepemilikan jaringan internet diharapka
- - ada Ada
n
j. Kepemilikan Laboratorium
1 1 1 1 1
(IPA)
k. Memiliki Laboratorium Bahasa 1 1 1 1 1
l. Kepemilikan Lab Komputer
1 1 1 1 1
yang ideal
m. Kepemilikan aula - - 1 1 1
n. Kepemilikan kantin yang
1 1 1 1 1
memadai
o. Kepemilikan mebeler yang Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
Cukup
memadai kan kan kan atkan
p. Kepemilikan lingkungan Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
Cukup
sekolah yang sehat dan bersih kan kan kan atkan
q. Kepemilikan sarana OR yang Belum Belum Memad
Memadai Memadai
memadai memadai memadai ai
r. Kepemilikan ruang UKS 1 1 1 1 1
s. Kepemilikan komputer untuk
tata usaha dan guru yang 5 6 7 7 7
memadai
t. Kepemilikan bahan dan
Sedang Cukup Baik Baik Baik
peralatan P3K
u. Kepemilikan toilet untuk laki-
laki dan perempuan yang 3 unit 4 unit 5 unit 6 unit 8 unit
memadai
v. Kepemilikan sistem sanitasi Memadai Ditingkat
yang bersih dan berstandar kan Ditingkat Ditingkat Ditingk

22
PROGRAM-PROGRAM TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN
NO
STRATEGIS BERDASARKAN 2022 2023 2024 2025 2026
KOMPONEN/ASPEK
kesehatan
kan kan atkan
w. Kepemilikan tempat bermain Kurang Ditingkat
Memadai Ditingkat Ditingk
yang memadai memadai kan kan atkan
x. Kepemilikan tempat ibadah 1 mesjid 1 mesjid 1 mesjid
yang mencukupi 1 mesjid 1 mesjid dan dan dan
mushola mushola mushola
y. Pemeliharaan sarana dan Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
Cukup
prasarana yang kontinyu kan kan kan atkan
z. Perbaikan/ rehabilitasi ruangan
Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
Cukup
kan kan kan atkan

Standar Pengem-bangan
6
manajemen
a. Memiliki perencanaan RPS Proses
Belum Sempur
(RKAS-1 dan RKAS-2) yang Penyem Baik Sempurna
Sempurna na
komprehensif dan lengkap purnaan
b. Memiliki regulasi sekolah Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
Ada
kan kan kan atkan
c. Pengembangan manajemen Proses
Masih belum Optima
yang partisipatif, transparan, optimalis Optimal Optimal
dan akuntabel optimal l
asi
d. Kerja sama dengan komite Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
V
sekolah kan kan kan atkan
e. Terlaksanya monev secara
Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
reguler terhadap seluruh V
kan kan kan atkan
kegiatan sekolah
b. Terlaksananya supervisi secara Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
V
reguler kan kan kan atkan
c. Terlaksananya kekompakan Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
V
kerja dan kebersamaan kan kan kan atkan
d. Terlaksananya kegiatan
Ditingkat Ditingkat Ditingkat Ditingk
rekreasi keluarga besar guru V
kan kan kan atkan
dan karyawan
e. Memiliki administrasi sekolah Belum Lengka
Lengkap Lengkap Lengkap
yang lengkap Lengkap p
f. Pengelolaan kesiswaan yang
Proses Proses
optimal meliputi PSB,
optimalis optimalis Optimal Optima
pembagian kelas, bimbingan Optimal
asi asi l
karier, dan pendataan lulusan
Standar Pembiayaan
7
Pendidikan
a. Kepemilikan regulasi dan
pedman pengelolaan keungan V V V v V
sekolah
b. Pemenuhan standar
pembiayaan operasional V V V v V
sekolah
c. Penyusunan RAPBS yang Belum Sempurn Sempurn Sempurn Sempur
komprehensif sempurna a a a na
d. Pengelolaan anggaran sekolah Belum Sempurn Sempurn Sempurn Sempur
sesuai standar/ prosedur sempurna a a a na
e. Pelaporan keuangan sekolah V V V v V

23
PROGRAM-PROGRAM TONGGAK-TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN
NO
STRATEGIS BERDASARKAN 2022 2023 2024 2025 2026
KOMPONEN/ASPEK
f. Pemberdayaan orang tua dalam
mendukung pembiayaan
V Tidak Tidak Tidak Tidak
sekolah melalui komite
sekolah
g. Upaya penggalangan dana dari
masyarakat, dunia usaha dan Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
industri
8 Standar Penilaian
a. Guru-guru memiliki alat ukur
setiap aspek dari kompetensi 75% 90% 100% 100% 100%
dasar setiap mapel
b. Guru-guru memliki rubrik
penilaian untuk mengukur 50% 75% 100% 100% 100%
setiap aspek.
c. Guru-guru melaksanakan
validasi soal untuk membuat 60% 80% 100% 100% 100%
bank soal
d. Terlaksananya ulangan harian
Sudah Sudah Sudah Sudah
dan tengah semester, akhir Sudah
dilakuka dilakuka dilakuka dilakuk
semester dan ujian sesuai dilakukan
n n n an
jadwal
e. Memiliki bank soal untuk - Diharapk Ditingkat Ditingk
Ada
lomba-lomba mata pelajaran an ada kan atkan
f. Laporan hasil belajar tengah
Sudah Sudah Sudah Sudah
semester Sudah
dilakuka dilakuka dilakuka dilakuk
dan akhir semester kepada dilakukan
n n n an
orang tua siswa
9 Wawasan Lingkungan
a. RPP mata pelajaran Mulok Mulok Mulok Mulok Mulok
berwawasan ingkungan Pertanian Pertanian Pertanian Pertanian Pertani
dan PLH dan PLH dan PLH dan PLH an dan
PLH
b. Kegiatan ekstrakurikuler KIR KIR KIR KIR KIR
menunjang program (Science (Science (Science (Science (Scienc
Club) Club) Club) Club) e Club)
c. Lahan minimal 30% tertanami
V V V v V
pepohonan

L. MONITORING DAN EVALUASI (MONEV)

Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui keterlaksanaan dan


tingkat keberhasilan rencana kerja dan kegiatan. Monitoring internal dilaksanakan oleh
kepala sekolah dibantu oleh wakil dan pembantu kepala sekolah. Monitoring dan
evaluasi dilaksanakan secara berkala, sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun. Sasaran
monitoring dan evaluasi adalah :
1. pelaksanaan kegiatan-kegiatan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dan
perolehan prestasi akademik dan non akademik.
2. pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam memenuhi standar isi/ kurikulum dan
dokumen kurikulum seperti silabus dan RPP

24
3. pelaksanaan proses pembelajaran dan pembinaan minat dan bakat siswa melalui
supervisi kelas dan dokumen pengembangan model-model pembelajaran dan
pembinaan minat dan bakat siswa.
4. pelaksanaan kegiatan dalam pengembangan profesi pendidik dan tenaga
kependidikan seperti workshop, pelatihan-pelatihan, dan perolehan sertifikasi.
5. pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam pengembangan sarana dan prasarana yang
meliputi pengadaan, pemeliharaan, pemanfaatan, dan pengadministrasian sarana
dan prasarana.
6. pelaksanaan kegiatan-kegiatan pengelolaan sekolah yang meliputi perencanaan,
kelengkapan administrasi sekolah, kegiatan rapat-rapat sekolah, kerja sama dengan
komite sekolah dan orang tua murid, serta dengan lembaga, instansi, dunia usaha,
dan dunia kerja.
7. pelaksanaan kegiatan pengembangan pembiayaan sekolah yang meliputi
penyusunan RAPBS, pengelolaan keuangan sekolah, pelaporan, dan upaya-upaya
penggalian sumber dana..
8. pelaksanaan kegiatan-kegiatan penilaian yang meliputi pelaksanaan ulangan harian,
ulangan tengah semester, ulangan kenaikan kelas, dan ujian, analisis butir soal, dan
bank soal serta workshop tentang penilaian.

25
BAB III
PENUTUP

Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) ini tentunya tidak terlepas


dari dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan banyak terima
kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung sehingga RPS ini dapat
tersusun
RPS yang kami susun akan berubah seiring dengan tuntutan perkembangan dunia
pendidikan dan situasi lingkungan sekolah, Sehingga tidak tertutup kemungkinan
terjadinya revisi RPS untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan pencapaian visi sekolah.

26

Anda mungkin juga menyukai