LAPORAN PRAKTIKUM CODING
PENGULANGAN
Disusun Oleh :
Nama : Aghfirda Nur Rizki
NPM : E1C021014
Nama Asisten Dosen :
Muhammad Salman Alfarizi ( G1F022047 )
Dosen Pengampu :
Dr. Eng. Dedi Suryadi, S. T., M. T
PROGRAM STUDI PETERNAKAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2024
BAB I
LANDASAN TEORI
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan "looping" adalah proses yang dilakukan
secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut
tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga
tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas
Dalam pemrograman terdapat sebuah teknik yang sering digunakan, yaitu teknik
pengulangan. Teknik ini adalah salah satu teknik yang cukup fundamental. Karena dengan
teknik ini kita bisa melakukan fungsi perulangan di dalam program sebanyak lebih dari satu
kali berdasarkan kondisi yang ditetapkan oleh pembuat program, tetapi program ini lebih cocok
untuk perulangan dalam skala kecil saja, misalnya hanya 2-3. Perulangan tidak cocok
digunakan dalam skala yang besar.
Dalam bahasa C++ tersedia suatu fasilitas yang digunakan untuk melakukan proses
yang berulangulang sebanyak keinginan kita. Misalnya saja, bila kita ingin menginput dan
mencetak bilangan dari 1 sampai 100 bahkan 1000, tentunya kita akan merasa kesulitan. Namun
dengan struktur perulangan proses, kita tidak perlu menuliskan perintah sampai 100 atau 1000
kali, cukup dengan beberapa perintah saja. Struktur perulangan dalam bahasa C mempunyai
bentuk yang bermacam-macam.
Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang sekumpulan perintah sesuai dengan
kondisi yang diberikan. Proses perulangan biasanya digunakan untuk mengulang proses
pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang untuk proses penampilan hasil
pengolahan data, dengan jumlah tertentu jika sebuah kondisi belum terpenuhi.
Pada bahasa pemrograman, perulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang
dinamakan dengan nama loop. Dengan loop, suatu proses yang berulang dapat
diimplementasikan dengan menggunakan statement-statement yang pendek, tanpa harus
menuliskan statemen berulang-ulang.
Ada 3 (tiga) cara untuk melakukan perulangan di C++ yaitu :
• For statement
• While statement
• Do while statement
1. Statement For
Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah
diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya
lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan [Link] for digunakan untuk
melakukan looping. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal,
syarat looping dan perubahannya. Selama kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus
[Link] umum perulangan for adalah sebagai berikut :
• Ungkapan1 merupakan statement awal (inisialisasi)
• Ungkapan2 merupakan kondisi/syarat perulangan dilakukan
• Ungkapan3 merupakan statement control untuk perulangan
• Statement merupakan pernyataan/perintah yang dijalankan jika syarat terpenuhi.
2. Statement While
Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini
banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus
berlanjut selama kondisinya bernilai benar (≠0) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai
salah (=0).
3. Statement Do-While
Perintah DO WHILE hampir sama dengan WHILE sebelumnya. Gambaransecara umum:
DO WHILE statement perulangannya dilakukan terlebih dahulu baru kemudian di cek
kondisinya. Sedangkan WHILE kondisi dicek dulu baru kemudia statement perulangannya
dijalankan. Akibat dari hal ini adalah dalam DO WHILE minimal terdapat 1x perulangan.
Sedangkan WHILE dimungkinkan perulangan tidak pernah terjadi yaitu ketika kondisinya
langsung bernilai FALSE.
BAB II
SOAL DAN PEMBAHASAN
Soal 1
Soal 1: Buatlah program untuk mencetak kata seperti dibawah ini dengan menggunakan
perulangan WHILE atau FOR.
Penyelesaian
pada program diatas untuk mencetak kata perulangan “Malang” menggunakan
perulangan for, karena Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien
karena susunannya lebih simpel dan sederhana. Program di atas menampilkan kata
"MALANG" dengan setiap garis akan berkurang satu angka di depannya setiap kondisi masih
bernilai benar tapi apabila kondisi bernilai salah maka program akan error dan selesai. Program
ini menggunakan statement FOR karena nilai kondisi sudah ditentukan/sudah ada.
Di bawah ini adalah penjelasan tentang bagaimana program diatas bekerja:
1. Input dari Pengguna: Program meminta pengguna untuk memasukkan sebuah kata
melalui cin. Kata yang dimasukkan oleh pengguna disimpan dalam variabel Kata.
2. Loop Pertama (for): Ini adalah loop luar yang menggunakan variabel a. Loop ini
berjalan dari 0 hingga panjang kata dikurangi satu. Setiap iterasi dari loop ini menangani satu
baris output.
3. Loop Kedua (for): Ini adalah loop dalam yang menggunakan variabel b. Loop ini
dimulai dari nilai a (yang disesuaikan dengan setiap iterasi dari loop luar) dan berjalan hingga
panjang kata. Tujuannya adalah untuk mencetak bagian dari kata mulai dari indeks a hingga
akhir kata.
4. Pencetakan Karakter: Di dalam loop dalam, setiap karakter dari kata mulai dari indeks
a hingga akhir kata dicetak satu per satu.
5. Pencetakan Baris Baru: Setelah loop dalam selesai, program mencetak baris baru untuk
menghasilkan pola output yang diinginkan.
Program mencetak bagian dari kata dengan setiap iterasi, mengurangi satu karakter dari
awal setiap kali. Namun, tidak ada penanganan untuk kondisi tertentu yang menyebabkan
program berhenti. Jika ingin menambahkan logika untuk menghentikan program ketika kondisi
tertentu terpenuhi, Perlu menambahkan pernyataan if di dalam loop dan menggunakan break
untuk keluar dari loop jika kondisi tersebut terpenuhi.
Soal 2
Buatlah program untuk menampilkan * seperti output dibawah ini.
Program yang berikan adalah program C++ untuk mencetak pola segitiga menggunakan
bintang. Program ini menggunakan nested loop (loop bersarang) untuk mencetak segitiga yang
memiliki tinggi sesuai dengan input pengguna. Program akan meminta pengguna untuk
memasukkan tinggi segitiga. Kemudian, program akan mencetak segitiga menggunakan dua
loop for.
Pertama, program mencetak segitiga ke bawah dengan bintang di bagian atas. Loop
pertama (for(a=1; a<=tinggi; a++)) digunakan untuk mengontrol baris segitiga. Di dalamnya,
terdapat dua loop lagi. Loop kedua (for(b=1; b<=tinggi; b++)) digunakan untuk mencetak spasi
sebelum bintang, sedangkan loop ketiga (for(b=a; b<=tinggi; b++)) digunakan untuk mencetak
bintang.
Kedua, program mencetak segitiga ke atas dengan bintang di bagian bawah. Loop
pertama (for(a=1; a<=tinggi; a++)) kembali digunakan untuk mengontrol baris segitiga. Di
dalamnya, terdapat dua loop lagi. Loop kedua (for(b=a; b<=tinggi; b++)) digunakan untuk
mencetak spasi sebelum bintang, sedangkan loop ketiga (for(b=1; b<=a; b++)) digunakan untuk
mencetak bintang.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan
kedua program tersebut menggunakan perulangan (for) untuk mencetak pola tertentu: program
pertama untuk mencetak kata dalam pola tertentu, sedangkan program kedua untuk mencetak pola
segitiga menggunakan bintang. Program-program tersebut menunjukkan penggunaan loop yang efisien
untuk mencetak pola tertentu berdasarkan input yang diberikan.