0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan15 halaman

Teknik Pengkodean dan Modulasi Sinyal

Dokumen ini membahas berbagai teknik pengkodean dan modulasi sinyal digital. Beberapa teknik yang dijelaskan adalah NRZ, Manchester, dan Biphase. Dokumen ini juga membahas konsep-konsep penting dalam komunikasi data digital seperti rate data, durasi bit, dan skema pengkodean.

Diunggah oleh

utama khalid lubis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan15 halaman

Teknik Pengkodean dan Modulasi Sinyal

Dokumen ini membahas berbagai teknik pengkodean dan modulasi sinyal digital. Beberapa teknik yang dijelaskan adalah NRZ, Manchester, dan Biphase. Dokumen ini juga membahas konsep-konsep penting dalam komunikasi data digital seperti rate data, durasi bit, dan skema pengkodean.

Diunggah oleh

utama khalid lubis
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Utama khalid lubis

23010173p

Teknik Sinyal koding & Encoding


Teknik Pengkodean

Data digital, sinyal digital


o Merupakan bentuk paling sederhana dari pengkodean digital
o Data digital ditetapkan satu level tegangan untuk biner satu dan lainnya untuk
biner nol
o Digunakan untuk meningkatkan kinerja dng cara mengubahspektrum sinyal dan
menyediakan kemampuan sinkronisasi
o Data analog, misalnya suara dan video diubah ke bentuk digital agar mampu
menggunakan fasilitas-fasilitas transmisidigital
o Teknik paling sederhana adalah PCM yang melibatkanpengambilan
sampel data analog secara periodik dan mengkuantisasi

Data digital, sinyal analog


o Sebuah modem mengubah data digital menjadi sinyal analog sehingga dpt
ditransmisikan sepanjang saluran analog
o Teknik dasar adalah ASK, FSK dan PSK
o Ketiganya mengubah satu karakter atau lebih menjadi suatu frekuensi pembawa
yang mewakili data biner
o Data analog memodulasi suatu frekuensi pembawa agar menghasilkan sinyal
analog dlm bentuk band frekuensi ygberlainan yang digunakan pada sistem
transmisi analog
o Teknik dasar adalah AM, FM dan PM

Contoh Pengkodean
Utama khalid lubis
23010173p

Teknik Pengkodean dan Modulasi

Data digital, sinyal-sinyal digital


Sinyal digital

- Merupakan deretan pulsa tegangan yang terputus-putusyang


berlainan dan masing-masing mempunyai ciri-ciritersendiri

- Setiap pulsa merupakan sebuah elemen sinyal


- Data biner ditransmisikan melalui pengkodean setiap bit data ke dalam
elemen-elemen sinyal
Utama khalid lubis
23010173p

Istilah-istilah kunci komunikasi data


Unipolar
- Elemen-elemen sinyal memiliki tanda yang sama
(yaitusemua positif atau negatif)

Polar
- Satu pernyataan logika ditampilkan melalui level tegangan positifdan
lainnya melalui level tegangan negatif
Rate data
- Rate dimana data ditransmisikan
- Ditunjukkan dalam bit per detik
Durasi atau panjang bit
- Jumlah waktu yang diambil transmitter untuk memancarkan bit
- Untuk rate R durasi bit adalah 1/R
Rate modulasi

- Rate dimana level sinyal berubah


- Tergantung pada sifat pengkodean digital
- Dinyatakan dalam baud, berarti elemen-elemen sinyal
per detik
Mark dan Space

- Menampilkan binary 1 dan 0


Utama khalid lubis
23010173p

Mengartikan sinyal-sinyal digital

Yang perlu diketahui receiver


- harus mengetahui pewaktuan setiap bit
- harus mengetahui dengan tepat saat suatu bit awal dan akhir
- harus dapat menentukan level sinyal untuk masing-
masing posisi bit (1 atau 0)

Faktor-faktor yang menentukan kesuksessan receiver


Signal to noise ratio (meningkat berarti mengurangi BER)
Rate data (meningkat berarti meningkatkan BER)
Bandwidth (meningkat berarti membuat rate data meningkat

Faktor lain yang menentukan kinerja


receiver (Skema pengkodean)
Pendeteksi kesalahan
- Dapat dimasukkan didalam skema pengkodean
Kekebalan terhadap noise dan interferensi
- Beberapa kode tertentu menunjukkan kinerja yang sangat baik
dalam mengatasi noise
Biaya dan kelengkapan
- Semakin tinggi rate pensinyalan dalam mendapatkan rate data
tertentu, biayanya semakin mahal
- Beberapa kode memerlukan rate pensinyalan yang lebih besar
dibanding rate data

Beberapa Teknik Pengkodean

o Nonreturn to Zero-Level (NRZ-L)


o Nonreturn to Zero Inverted (NRZI)
o Bipolar –AMI (Alternate Mark Invertion)
o Pseudoternary
o Manchester
o Differential Manchester
o B8ZS
o HDB3
Utama khalid lubis
23010173p

Nonreturn to Zero-Level (NRZ-L)

Menampilkan dua perbedaan tegangan untuk bit 0 dan 1


Tegangan tetap konstan sepanjang interval bit
- tidak terdapat transisi (tidak kembali ke level tegangannol)
Sebagai contoh tidak ada level tegangan untukmenampilkan biner 0
Lebih umum lagi tegangan negatif digunakan untukmenampilkan biner 1 dan tegangan
positif untuk menampilkan yang lainnya.
Kode ini sering dipergunakan untuk membangkitkan ataumengartikan data digital melalui
terminal atau lainnya

Nonreturn to Zero Inverted

Nonreturn to zero inverted on ones


Mempertahankan pulsa tegangan konstan untukdurasi waktu bit
Data itu sendiri ditandai saat kehadiran atau ketidakhadiran transisi
Adanya transisi (rendah ke tinggi atau tinggi ke rendah) pada
permulaan waktu bit menunjukkanbiner 1, tanpa transisi
menunjukkan biner 0
Sebagai contoh pengkodean differential

NRZ
Utama khalid lubis
23010173p

Keuntungan dan kerugian NRZ


Keuntungan

- Mudah dalam mengefisiensikan penggunaan bandwidth

- Lebih kebal noise


Kelemahan
- Keberadaan komponen dc
- Kurangnya kemampuan sinkronisasi
Aplikasi
- Umumnya digunakan untuk perekaman magnetik digital
- Tidak banyak digunakan untuk transmisi sinyal

Multilevel Binary

o Menggunakan lebih dari dua level sinyal


o Dua contoh yaitu Bipolar-AMI dan Pseudoternary
o Bipolar-AMI
o Biner 0 ditampilkan melalui nonsinyal pada jalur
o Biner 1 ditampilkan melalui pulsa positif ataunegatif
o Pulsa biner 1 harus berganti-ganti polaritasnya
o Kehilangan sinkronisasi tidak akan terjadi bilamuncul string
panjang 1 s
o Tidak terdapat komponen dc murni
o Bandwidth lebih sempit dibanding bandwidth NRZ
o Banyak digunakan sebagai alat bantu untukmendeteksi kesalahan

Pseudoternary

Biner 1 ditampilkan melalui nonsinyal pada jalur


Biner 0 ditampilkan melalui pulsa positif ataunegatif
Tidak ada kelebihan khusus dari pengkodean bipolar-AMI dan
masing-masing menjadi dasaruntuk diterapkan pada aplikasi
yang sesuai
Utama khalid lubis
23010173p

Bipolar-AMI and Pseudoternary

Kesimpulan untuk Multilevel Binary


Tidak seefisien pengkodean NRZ
o Setiap elemen sinyal hanya ditampilkan dalam bit 1
o Jalur sinyal menerima satu dari tiga level, namun masing- masing
elemen sinyal dapat menampilkan log23 = 1.58 bit informasi,
hanya memuat satu bit informasi
o Receiver harus membedakan diantara ketiga level
(+A, -A, 0) dari pada hanya dua level dalam format
pensinyalan yang sebelumnya
o Karena hal tsb, maka diperlukan daya sinyal kira-kira 3dBuntuk mencapai
probabilitas kesalahan bit yang sama
o Multilevel banyak digunakan untuk Digital Subscriber Line(DSL) dan
Gigabit Ethernet
Biphase
Manchester
o Mempunyai transisi ditengah-tengah setiap periode bit
o Transisi pertengahan bit bermanfaat sebagai mekanisme clock dansekaligus
sebagai data transisi
o Transisi rendah ke tinggi menggambarkan 1
o Transisi tinggi ke rendah menggambarkan 0
o Ditetapkan untuk standar IEEE 802.3

Differential Manchester
o Transisi pertengahan bit hanya digunakan untuk menyediakan clock
o Transisi pada awal periode bit digambarkan dengan pengkodean 0
Utama khalid lubis
23010173p

o Terdapat inversi sinyal pada saat bit berikut adalah bit 0.


Apabila bit berikut adalah bit 1, maka tidak ada inversi sinyal.
o Ditetapkan untuk token ring IEEE 802.5 LAN menggunakan shieldedtwisted pair

Manchester Encoding

Differential Manchester Encoding

Biphase
o Hanya memerlukan satu transisi per bit waktu danmungkin mempunyai dua
transisi
o Modulation rate maximum adalah dua kali NRZ
o Memerlukan bandwidth yang besar
o Terdapat transisi yang dapat diprediksikan sebelumnya sepanjang setiap
satuan waktu bit,receiver menjadi sinkron pada transisi tersebut
o Tidak memiliki komponen dc
o Tidak adanya transisi yg diharapkan dapatdigunakan
untuk mendeteksi kesalahan
Utama khalid lubis
23010173p

Modulation Rate

Teknik-teknik Scrambling

Digunakan untuk menempatkan deretan data yang akan


menghasilkan level tegangan konstan yang telahdiganti-kan
oleh deretan data pengganti
Deretan data pengganti
o Harus menghasilkan transisi yang cukup untuk
sinkronisasi
o Harus dikenal oleh receiver dan akan digantikandengan
deretan data asli
o Deretan data pengganti harus sama panjangnya
dengan deretan data asli

Tanpa komponen dc
Tanpa deretan yang panjang dari jalur sinyal yangmempunyai level 0
Tidak mengurangi rate data
Mempunyai kemampuan mendetaksi kesalahan

B8ZS
o Bipolar dengan 8 Zeros Substitution
o Berdasarkan bipolar-AMI
o Apabila terdapat 8 level tegangan nol berurutan, maka kedelapan level tegangantersebut
disubstitusi oleh level tegangan 000VB0VB
Utama khalid lubis
23010173p

HDB3
o High Density Bipolar 3 Zeros
o Berdasarkan bipolar-AMI
o Jika jumlah sinyal tidak nol setelah substitusi terakhir adalah ganjil, maka
substitusi dilakukandengan menggunakan level tegangan 000V.
o Jika jumlah sinyal tidak nol setelah substitusi terakhir adalah genap, maka
substitusi dilakukandengan menggunakan level tegangan B00V.

B8ZS and HDB3

Digital Data, Analog Signal


o Public telephone system
o 300Hz to 3400Hz
o Contoh: modem (modulator-demodulator)
o Amplitude shift keying (ASK)
o Frequency shift keying (FSK)
o Phase shift keying (PSK)
Utama khalid lubis
23010173p

Amplitude Shift Keying

o Nilai diwakili oleh amplitudo carrier yg berbeda


o Rentan terhadap perubahan gain yg tiba-tiba
o Inefficient
o Sampai 1200 bps pada voice grade lines
o Digunakan pada optical fiber

Binary Frequency Shift Keying

Bentuk yg paling umum adalah binary FSK (BFSK)


o Dua nilai biner diwakili oleh 2 frekuensi yg berbeda(carrier yg berdekatan)
o Lebih tahan terhadap error daripada ASK
o Sampai 1200 bps pada voice grade lines
o High frequency radio
o Contoh: LAN yang menggunakan co-ax

Phase Shift Keying

o Fase dari sinyal carrier digeser untuk menyatakandata


o Binary PSK
o Dua fase mewakili 2 digit biner
o Differential PSK

Differential PSK
Utama khalid lubis
23010173p

Performance of Digital to Analog ModulationSchemes


o Bandwidth
o Bandwidth ASK dan PSK berhubungan dengan bit rate
o Bandwidth FSK berhubungan dengan data rate utk frekuensi rendah, tetapi offset
dari frekuensi carrier padafrek. tinggi
o Noise, bit error rate PSK dan QPSK 3dB lebihbagus daripada ASK
dan FSK.

Analog Data, Digital Signal


Digitization
o Konversi analaog data ke digital data
o Digital data dapat ditransmisikan menggunakan NRZ-L
o Perubahan analaog ke digital menggunakan codec
o Pulse code modulation
o Delta modulation

Digitizing Analog Data

Pulse Code Modulation(PCM) (1)

o Jika sebuah sinyal disampel dengan interval ygtetap pada laju lebih tinggi dua kali
sinyal frekuensi, maka sampel tersebut berisi semua informasi dari sinyal asli.
o Voice data dibatasi dibawah 4000Hz
o Memerlukan 8000 sample per second
o Analog samples (Pulse Amplitude Modulation,PAM)
o Masing-masing sampel diberi nilai digital
Utama khalid lubis
23010173p

Pulse Code Modulation(PCM) (2)

o 4 bit system memberikan 16 level


o 8 bit sample memberikan 256 level
o Kualitasnya dibandingkan dengan sinyal analog
o 8000 samples per second dari 8 bit menghasilkan64kbps

Pulse Code Modulation(PCM) (2)

PCM Example
Utama khalid lubis
23010173p

Effect of Non-Linear Coding

Delta Modulation
o Input analog diperkirakan dengan sebuah fungsi
o Naik turunkan 1 level ( ) pada masing-masing interval sampel.

Delta Modulation – example

Delta Modulation - Performance

o Baik untuk reproduksi voice


o PCM - 128 levels (7 bit)
o Voice bandwidth 4khz
o 8000 x 7 = 56kbps untuk PCM
o Kompresi data dapat ditingkatkan dengan ini
o Misal: Interframe coding techniques for video
Utama khalid lubis
23010173p

Analog Data, Analog Signals

o Mengapa memodulasi analog signals?


o Frekuensi yg lebih tinggi dapat memberikan transmisi yglebih efisien.
o Mengijinkan frequency division multiplexing
o Types of modulation
o Amplitude
o Frequency
o Phase
Analog Modulation

Anda mungkin juga menyukai