0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Desain Konsep Awal Pengembangan Perumahan

Dokumen ini membahas konsep pengembangan kawasan perumahan di Samarinda, Kalimantan Timur. Kawasan ini berlokasi di bekas lahan tambang seluas 21,08 hektar. Konsep pengembangan mengutamakan intervensi minimal terhadap lahan dan melestarikan ekosistem, dengan menyediakan ruang terbuka hijau dan fasilitas untuk menciptakan kawasan berkelanjutan.

Diunggah oleh

Budi Harsono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Desain Konsep Awal Pengembangan Perumahan

Dokumen ini membahas konsep pengembangan kawasan perumahan di Samarinda, Kalimantan Timur. Kawasan ini berlokasi di bekas lahan tambang seluas 21,08 hektar. Konsep pengembangan mengutamakan intervensi minimal terhadap lahan dan melestarikan ekosistem, dengan menyediakan ruang terbuka hijau dan fasilitas untuk menciptakan kawasan berkelanjutan.

Diunggah oleh

Budi Harsono
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SAMARINDA

RESIDENTIAL DEVELOPMENT
Phasing Development to create
urban vitality & complexity based
on a framework of healthty
neighbourhoods
About

Kawasan Pengembangan ini memiliki luas


± 21,08 Ha berlokasi di daerah yang akan
menjadi kawasan pengembangan Kota
Samarinda. Memiliki jarak tempuh ± 29
Km dari Bandara Internasional Samarinda
dan ± 14 Km dari pintu tol Balikpapan –
Samarinda dengan kondisi lahan yang
berkontur di sekitar area bekas
pertambangan.
Approx. 29 Km to Samarinda Airport

Approx. 15 Km to Balikpapan-
samarinda toll road

Planning Principles
Design With Nature
Dengan Kondisi lahan bekas tambang dan memiliki kondisi yang berkontur, pengembangan hampir dipastikan akan membutuhkan cut and fill.
Prinsip pengembangan yang diusulkan adalah melakukan minimal intervensi terhadap lahan untuk menciptakan sebuah Kawasan yang
berkelanjutan (sustainable), selain itu dibutuhkan pula revitalisasi di beberapa bagian lahan yang sebelumnya merupakan Kawasan tambang
Concept
Master Plan

Site Plan Kawasan menggunakan dasar dari grid linear, untuk memaksimalkan luasan lahan dengan tetap menyesuaikan keadaan lahan eksisting
dan ekosistem ada sebagai bentuk intervensi minimal terhadap kondisi existing
Concept
Landscape Buffer Area

Kondisi eksisting yang merupakan Kawasan bekas pertambangan membutuhkan revitalisasi dengan menyediakan area hijau sebagai buffer area
sekaligus sebagai upaya konservasi kondisi tanah terkait kontur dan air tanah
Concept
Green Belt

Sebuah area ruang terbuka hijau sebagai sirkulasi sekunder didalam Kawasan, yang menghubungkan antara tiap-tiap titik pada Kawasan,
sebagai upaya konservasi lahan.
Kavling 300 M2

Concept Kavling 200 M2

Amenities Kavling 100 M2

Fasum

Komersial

Menjawab kebutuhan dari pengguna akan kebutuhan hunian yang terkoneksi dengan skala kota Samarinda, Kawasan ini didesain untuk
menjawab kebutuhan dari semua kelas yang ada melalui penyediaan beberapa type bangunan serta fasilitas komunal seperti fasilitas umum,
area komersial, area rekreasi dan ruang terbuka publik yang semuanya ramah pejalan kaki
Concept
Volumetric
Thank you

Anda mungkin juga menyukai