0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan24 halaman

Tutorial Desain PCB Menggunakan Eagle

Dokumen ini membahas tentang pelatihan pembuatan PCB menggunakan software Eagle. Pelatihan ini mencakup proses desain skematik, komponen, simbol, dan cara membuat PCB menggunakan software Eagle.

Diunggah oleh

bukuandijateng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan24 halaman

Tutorial Desain PCB Menggunakan Eagle

Dokumen ini membahas tentang pelatihan pembuatan PCB menggunakan software Eagle. Pelatihan ini mencakup proses desain skematik, komponen, simbol, dan cara membuat PCB menggunakan software Eagle.

Diunggah oleh

bukuandijateng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pelatihan Eagle PCB

SMK Negeri 3 Tegal


1. Prototype Hardware Design
Dalam prototype hardware design seperti dijelaskan pada tabel pada sub bab 2,
peserta diminta untuk merancang sebuah rangkaian dengan tema tertentu, melakukan
prototyping/pengujian prototype dan membuat rangkaiannya kedalam bentuk PCB.
Software yang digunakan yaitu software Eagle versi 9.
Ruang lingkup rangkaian yang dirancang sangat luas sehingga pentng bagi peserta
untuk dapat memahami datasheet dari komponen yang digunakan, serta kreativitas
terhadap kemungkinan aplikasi dari rangkaian yang dirancang.
Dalam proses pembuatan PCB akan dikenal istilah schematic layout dan PCB layout.
Schematic adalah suatu gambar teknik yang menggambarkan suatu rangkaian dengan
menggunakan simbol-simbol elektronika. Dalam skematik diagram, simbol-simbol
komponen elektronika dihubungkan dengan garis yang menggambarkan koneksi dan
hubungan dari komponen-komponen elektronika didalam rangkaian. Dengan menggunakan
skematik diagram, cara kerja dari suatu sistem rangkaian dapat diamati dari input sampai
dengan outputnya secara lebih mudah.
Skematik diagram biasanya digambar dalam sebuah etiket kerja dengan posisi normal
baik landscape maupun portrait dari kertas gambar sebagai berikut:

(a) Lembararan X horizontal (b) Lembaran jenis Y vertikal

Skema Rangkaian dan Simbol-simbol


Skema merupakan bentuk bahasa yang membantu kita berkomunikasi mengenai
informasi hubungan dalam rangkaian. Skema tidak mengindikasikan posisi atau ukuran
komponen maupun memperlihatkan titik sebenarnya pada penyambungan (melalui
kesepakatan gambar yang nyata diupayakan untuk mencoba mengindikasikan seluruh
kebutuhan pada bentuk sesederhana mungkin). Simbol yang digunakan pada skema

2
menggambarkan komponen dan penghubung pada rangkaian, tetapi sekali lagi bahwa
simbol tidak memperlihatkan bentuk fisik atau ukuran nyata dari komponen.
Gambar berikut ini menunjukan sejumlah simbol komponen yang banyak digunakan.
Ketika kekhususan atau simbol yang unik digunakan pada skema, maka ia diberi label serta
identitas.

Gambar Simbol-simbol komponen elektronik

Pembacaan skematik diagram harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:


a. Simbol komponen yang digunakan
Simbol menunjukkan jenis komponen yang digunakan dan karakteristiknya.
b. Karakteristik dan prinsip kerja komponen yang digunakan baik pasif maupun aktif

3
c. Mengidentifikasi rangkaian berdasarkan bloknya
Rangkaian dikelompokkan ke dalam bloknya seperti input, output, penguat dan lain-lain.

Dalam menganalisa dan membaca skematik harus diperhatikan keterangan yang


terdapat pada simbol rangkaian untuk memudahkan pemahaman rangkaian. Skematik yang
baik biasanya menyediakan informasi yang cukup berupa penamaan/penomoran pin dan
identitas pin. Contohnya sebagai berikut :

4
Gambar skematik dapat diidentifikasi pula dengan melihat designator atau kode
penamaan komponen, berikut merupakan contoh kode designator yang sering digunakan:
Designator Komponen
R Resistor
C Kapasitor
L Induktor
S Switch
D Dioda
Q Transistor
U Integrated Circuit (IC)
Y Kristal/osilator
P Header/Terminal
TP/J Test point
Penamaan designator disesuaikan dengan standar yang digunakan. Biasanya standar
yang digunakan adalah standar internasional seperti diatas namun ada juga perbedaan
standar negara tertentu seperti negara asia dan eropa. Contoh perbedaan sebagai berikut:

Tahap selanjutnya yang perlu dipahami dalam pembacaan skematik adalah


mengidentifikasi bagaimana hubungan antar komponen.
Nets, Nodes dan Label
Net pada skematik menginformasikan bagaimana komponen dihubungkan. Nets
direpresentasikan sebagai garis antara terminal komponen. Kadang-kadang (tetapi tidak
selalu) memiliki warna yang unik, seperti garis-garis hijau dalam skema ini:

5
Kemudian terdapat istilah node atau sambungan atau bias disebut juga percabangan
jalur. Node memberi kita cara untuk mengatakan bahwa "kawat melintasi persimpangan ini
tersambung". Ketidakhadiran para node di persimpangan berarti dua kawat terpisah hanya
lewat, tidak membentuk apapun koneksi. (Ketika merancang skema, biasanya praktek yang
baik untuk menghindari non-terhubung tumpang tindih sedapat mungkin, tapi kadang-
kadang tidak dapat dihindari).

Biasanya untuk menghindari banyaknya jalur/nets yang tampak pada etiket digunakan
label untuk mempermudah pembacaan gambar. Label juga biasanya digunakan untuk
menginformasikan jalur yang tidak bias ditampilkan dalam 1 sheet/1 lembar. Untuk lembar
gambar yang banyak biasanya digunakan label.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menganalisa skematik secara


blok. Skematik yang baik akan mengelompokkan rangkaian didalamnya kebagian yang
disebut blok sebagai berikut :

6
Sebagai contoh diatas terdapat blok mikrokontroler, blok power supply, blok regulator,
blok comparator dan lainnya.
Hal yang harus dikenali lainnya adalah pengenalan terhadap tegangan nodes atau
tegangan kerja yang digunakan komponen sebagai berikut:

Pada handout ini akan dijelaskan mengenai bagaimana melakukan perancangan


rangkaian dengan menggunakan software Eagle versi 9. EAGLE atau Easily Applicable

7
Graphical Layout Editor merupakan salah satu freeware untuk skematik dan layout PCB yang
powerfull. Eagle dapat digunakan untuk menggambar rangkaian ke bentuk jalur-jalur PCB.
Dengan menggunakan EAGLE Komponen-komponen elektronika dirancang dan
dihubungkan satu sama lain membentuk sebuah skematik, yang kemudian setelah
menggambar skematik dilanjutkan dengan penggambaran PCB baik secara manual maupun
fasilitas auto route yang bisa mencari jalur PCB dengan otomatis.
Software Eagle sendiri dapat diunduh secara gratis pada website autodesk yaitu
[Link] Autodesk memberikan free license
untuk educational user selama 3 tahun dengan cara mendaftar email pada saat pengunduhan
software eagle. Berikut cara mengunduh dan melakukan install software eagle:
a. Buka website eagle pada link diatas sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini:

b. Klik pada bagian create account (bagi user baru yang belum punya lisensi)

8
c. Akan muncul kotak dialog berisi form registrasi sebagai berikut:

d. Pilih country yaitu Indonesia dan educational role yaitu student

Kemudian isi identitas tanggal lahirkemudian klik next.

9
e. Kemudian akan muncul kotak dialog form sebagai berikut lalu isi data yang diminta pada
form tersebut:

f. Kemudian isikan password sesuai dengan keinginan user dan persyaratan yang ada
kemudian klik centang pada user agreement dan klik create account sebagai berikut:

10
g. Kemudian akan muncul laman verifikasi yang merujuk ke e-mail yang didaftarkan tadi

h. Buka e-mail dan buka pesan dari autodesk

i. Klik tombol verivy email yang diberikan pada e-mail tersebut

11
j. Kemudian akan muncul kotak dialog seperti ini dan klik done:

k. One step again, isi informasi tentang latar belakang education yang diinput

12
l. Isi semua data kemudian klik next

m. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini:

Dan akan diarahkan ke laman eagle yang menandakan pendaftaran lisensi sukses sebagai
berikut:

13
n. Kembali lagi ke laman sesuai dengan link diatas, pilih sign in da nisi data email dan
password sesuai pendaftaran tadi

o. Kemudian setelah menginput username dan password lanjut ke step 2 yaitu get access to
eagle, klik download eagle for windows (tergantung OS computer masing-masing)

p. Tunggu hingga proses download selesai dan ikuti langkah instalasi seperti instalasi
software pada umumnya

14
q. Kemudian akan muncul tampilan loading dan tampilan eagle seperti gambar dibawah ini:

Klik sign in dan masukkan username dan password yang telah terdaftar

Jika proses selesai maka judul software dari status offline akn berubah menjadi education.
Sekian proses instalasi eagle, kita lanjutkan ke penggunaan eagle.

15
Penggunaan Eagle:
Dalam pembuatan PCB terdapat 2 langkah yaitu pengerjaan rangkaian schematic layout
kemudian dilanjutkan ke PCB layout.
Pada tampilan awal eagle klik File > New > Project kemudian buatlah nama dari project yang
dibuat.
Pada nama project yang dibuat klik kanan pada mouse atau touch pad keyboard dan pilih
New > Schematic

Schematic Layout
Berikut tampilan awal schematic layout:

16
Berikut ini merupakan command button pada schematic layout editor yang sering
digunakan terdapat pada sisi kiri panel:

17
Berikut keterangan dan fungsi dari masing-masing command button tersebut:
ICON Nama dan fungsinya
Grid
A
Digunakan untuk mengatur jarak/unit terkecil dari pergerakan komponen/net.
Show
B
Digunakan untuk menampakkan hubungan antar jalur yang dipilih.
Group
C
Digunakan untuk mengelompokkan part/komponen.
Mirror
D
Digunakan untuk membalik posisi komponen sebesar 189 derajat.
Add Part
E
Digunakan untuk menambahkan komponen yang terinstal di library manager.
Label
F
Digunakan untuk memberikan label pada jalur atau net tertentu.
Value
G
Digunakan untuk merubah nilai komponen.
Paste
H
Digunakan untuk menempelkan komponen yang terdapat pada clipboard terkini
Change
I Pada command button ini terdapat banyak pilihan untuk melakukan kustomisasi
pada komponen dan antarmuka schematic.
Text
J
Digunakan untuk menambahkan teks pada schematic.
Dimension
K
Digunakan untuk mengukur dimensi antar bagian yang diukur.
Info
L
Digunakan untuk memberikan informasi dari komponen/net/label yang diklik.
Layer Setting
M
Digunakan untuk mengatur tampilan layer yang ingin ditunjukkan.
Move
N
Digunakan untuk memindahkan komponen dan atribut seperti net dan lainnya
O Rotate

27
Digunakan untuk memutar objek atau komponen.
Net
P
Digunakan untuk menyambungkan jalur/hubungan antar pin.
Junction
Q
Digunakan untuk memberikan percabangan pada jalur/hubungan antar pin
Name
R
Digunakan untuk merubah nama/designator dari komponen.
Copy
S
Digunakan untuk menyalin komponen yang diklik.
Delete
T Digunakan untuk menghapus komponen/net/atribut lain yang diklik
Fitur delete juga bisa digantikan dengan tombol delete pada keyboard
Line
U
Digunakan untuk menggambar garis pada skematik.

Langkah penggambaran skematik:


a. Skematik yang baik biasanya ditempatkan dalam frame/etiket kerja
Pada bagian schematic klik command button add part kemudian cari frame/etiket yang
terdapat pada daftar komponen. Sebagai contoh berikut:

28
b. Ambil komponen yang terdapat pada command menu add part sesuai dengan rangkaian
yang akan digambar
(tombol ESC pada keyboard berfungsi sebagai cancel action)
c. Sambungkan komponen tersebut dengan menggunakan command button NET
d. Seteleah selesai menyambungkan komponen barulah save project dan schematic yang
telah dibuat kemudian generate ke PCB layout dengan menggunakan command button
generate/switch to board.

29
Setelah di generate maka PCB layout akan terbuka secara otomatis dengan komponen yang
sudah disambung berada pada sisi luar PCB.

PCB Layout
Berikut ini merupakan command button pada PCB layout editor yang sering digunakan
terdapat pada sisi kiri panel:

PCB layout editor memiliki beberapa command button dengan fungsi yang sama dengan
Schematic layout editor dan beberapa command button tambahan untuk proses PCB layout.
Berikut keterangan dan fungsi dari masing-masing command button tersebut:

30
ICON Nama dan fungsinya
Rip-up
A
Digunakan untuk memutuskan jalur/route.
DRC (design rule check)
B
Digunakan untuk mengatur keseluruhan standar dari perancangan PCB layout.
Grid
C
Digunakan untuk mengatur jarak/unit terkecil dari pergerakan komponen/net.
Route
D
Digunakan untuk nyambungkan jalur antar terminal pada kaki komponen.
Via
E Digunakan untuk membuat lubang tembus (via) yang berfungsi sebagai
penghubung layer top dan bottom.
Polygon
F Digunakan untuk memblok area PCB yang ingin diberikan copper plane (biasanya
ground plane)
Ratsnest
G Digunakan untuk membentuk copper plane pada area yang diblok menggunakan
polygon
Layer
H
Digunakan untuk memilih layer yang akan di hubungka yaitu top dan buttom layer.

Langkah penggambaran PCB layout:


a. PCB yang telah di generate diatur ukurannya sesusai dengan kriteria yang diinginkan

31
Pada bagian area PCB terdapat area berbentuk kotak yang jika kita klik command button
info dan kita rahkan ke garis terluar area PCB yakni dimension layer maka akan muncul
properties dari pada garis tersebut.
Garis tersebut menentukan ukuran PCB dan untuk mengubah ukuran PCB cukup
merubah angka yang terdapat pada sisi PCB tersebut (sebagai contoh grid yang
digunakan dalam mm)

Untuk mengubah ukuran silahkan menguah ukuran angka di 80 100 dan 100.

b. Tempatkan komponen pada area PCB dengan menggunakan command button yang
sesuai

c. Berikan pengaturan dari PCB yang dibuat dengan menggunkan command button DRC
Pada command button DRC ini aturlah hal-hal yang berkaitan dengan desain PCB yang
diinginkan yang terdapat pada tab menu pada gambar berikut:

32
d. Gunakan command button route untuk menghubungkan jalur dengan ukuran jalur
tertentu (sesuai dengan design rule)
e. Tempatkan Polygon kemudian gunakan command button ratnest maka rangkaian telah
selesai. Sebagai contoh berikut :

33

Anda mungkin juga menyukai