Q1>: Jenis arus listrik yang dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik PLN , adalah....
A>: Arus searah
A>: Arus kecil
A>: Arus bolak-balik
A>: Arus besar
A>: Arus bertolak
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q2>: Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja agar proses kerja
menjadi kondusif, aman, dan nyaman merupakan pengertian dari ....
A>: Penyelamatan diri
A>: Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja
A>: Keselamatan diri dan Kerja
A>: Pencegahan Musibah
A>: Pengamanan kerja
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q3>: Berikut ini adalah alat-alat pengaman yang harus digunakan oleh pekerja listrik kecuali ...
A>: Sepatu Keselamatan
A>: Helm
A>: Kaca mata
A>: Sarung tangan
A>: Ikat Pinggang
PT>:2
PF>:0
K>: E
Q4>: Perhatikan gambar berikut
Gambar diatas merupakan rambu-rambu....
A>: Perintah atau Larangan
A>: Informasi
A>: Rambu-rambu waspada
A>: Rambu-rambu lalu lintas
A>: Simbol Satlantas
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q5>: Langkah teknik pengaman bahaya sentuh langsung dilakukan dengan metoda:
A>: Pembumian instalasi listrik pada setiap panel listrik
A>: Pemasangan pembatas arus pada setiap sirkit pembebanan listrik
A>: Memasang pembatas dan rambu peringatan terhadap peralatan listrik
A>: Jawaban a,b, c benar
A>: Tidak ada jawaban yang benar
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q6>: Tujuan K3 Listrik (Electrical Safety) adalah mengendalikan potensi bahaya listrik dengan
sasaran untuk keselamatan bagi:
A>: Pekerja dan/atau manusia pada umumnya
A>: Instalasi dan peralatan listrik
A>: Asset dan lingkungan
A>: Perusahaan
A>: Jawaban a, b, c benar
PT>:2
PF>:0
K>: E
Q7>: Apa sajakah poin-poin dalam penerapan 5R secara urut adalah..
A>: Ringkas, Rapi, Resik, Rajin, Rawat
A>: Ringkas, Resik, Rapi, Rawat, Rajin
A>: Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin
A>: Resik, Ringkas, Rapi, Rawat, Rajin
A>: Rapi, Ringkas, Resik, Rawat, Rajin
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q8>: Dibawah ini yang bukan merupakan tujuan 5R/5S adalah
A>: Menjamin proses kerja berjalan lancer
A>: Meningkatkan pendapatan perusahaan secara signifikan
A>: Mewujudkan Perusahaan bercitra positif dimata pelanggan
A>: Menjamin sumber produksi berjalan dengan efisien
A>: Melatih pekerja yang mampu mandiri dalam pengelolaan pekerjaan.
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q9>: Ketidakadaan 5R dapat membentuk beragam masalah yang akan timbul seperti
A>: Pemborosan waktu akibat alat rusak, kesulitan, pencarian barang
A>: Gangguan kejiwaan pekerja
A>: Kesulitan dalam koordinasi manajemen Perusahaan
A>: Turunnya mentalitas pekerja
A>: Gangguan kesehatan terhadap pekerja
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q10>: Salah satu tahapan yang dapat dilakukan untuk menerapkan prinsip 5R rawat adalah
A>: Menetapkan standar kebersihan, ketertiban dan disposisi
A>: Mengkomunikasikan kepada seluruh karyawan ditempat kerja
A>: Memelihari sanitasi
A>: Jawaban A,B benar
A>: Jawaban A,B dan C benar
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q11>: Pengertian gambar teknik yang tepat adalah …
A>: Gambar berupa garis
A>: Sebuah alat untuk menyatakan maksud, terutama bagi orang teknik
A>: Sebuah alat untuk melihat gambar
A>: Sebuah alat untuk membuat gambar
A>: Sebuah alat untuk menyatakan unsur-unsur dari teknik
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q12> Yang bukan merupakan fungsi dari gambar teknik adalah …
A>: Gambar teknik sebagai penyuplai komponen yang pernah dibuat
A>: Gambar teknik sebagai penyampaian informasi
A>: Gambar teknik sebagai penyimpanan dan pengawetan
A>: Gambar teknik sebagai penuangan gagasan dan pengembangan
A>: Gambar teknik menerangkan bagian yang akan dirakit
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q13>: Agar tidak menimbulkan keraguan didalam membaca gambar maka pada gambar kerja
harus mencantumkan ukuran dengan aturan-aturan menggambar yang telah ditetapkan. Dibawah
ini merupakan ketentuannya, kecuali …
A>: Menarik garis ukur dan garis bantu
A>: Menggambar anak panah
A>: Menetapkan jarak antara garis ukur
A>: Menetapkan angka ukuran
A>: Ketebalan garis ukur sama dengan ketebalan garis tepi
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q14>: Pompa air di rumah Andita dialiri arus sebesar 2 A. Berapa daya yang digunakan bila
beda potensialnya adalah 220 V?
A>: 440 Watt
A>: 220 Watt
A>: 250 Watt
A>: 150 Watt
A>: 350 Watt
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q15>: Alat yang digunakan untuk mengubah jenis arus pada pembangkit Listrik energi surya
adalah…
A>: Panel Control
A>: Solar Cell
A>: Inverter
A>: Converter
A>: Kontaktor
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q16>: Komponen pokok instalasi listrik adalah perlengkapan yang paling pokok dalam suatu
rangkaian listrik. Komponen yang dibunakan dalam pemasangan instalasi listrik banyak macam
dan fungsinya. Apabila kita akan menyalakan atau mematikan 2 buah lampu atau lebih secara
bergantian maka kita perlu sakelar....
A>: Tunggal
A>: Tukar
A>: Majemuk
A>: Kutub tiga
A>: Kelompok
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q17>: Sebuah transformator memiliki 100 lilitan primer dan 200 lilitan sekunder. Berdasarkan
jumlah lilitannya trafo tersebut merupakan jenis trafo …
A>: Step up
A>: Step downc
A>: Ideald
A>: Normal
A>: Upnormal
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q18>: Sebuah trafo memiliki 90 lilitan primer dan 60 lilitan sekunder. Jika tegangan pada lilitan
primer 300 volt. Hitunglah besar tegangan pada lilitan sekunder !
A>: 250 volt.
A>: 400 volt
A>: 300 voltd.
A>: 100 volt
A>: 200 volt
PT>:2
PF>:0
K>: E
Q19>: Sebuah trafo memiliki 90 lilitan primer dan 60 lilitan sekunder. Jika tegangan pada lilitan
primer 300 volt. Jika kuat arus pada lilitan sekunder 0,6 A, hitunglah kuat arus yang mengalir
pada lilitan primer !
A>: 0,5 A
A>: 0,4 A
A>: 0,5 A
A>: 0,3 A
A>: 0,25 A
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q20>: Sebuah trafo step down memiliki 200 lilitan primer, Jika tegangan pada lilitan primer dan
sekunder adalah 100 volt dan 50 volt. Berapakah banyak lilitan sekunder trafo tersebut?
A>: 150 lilitan
A>: 200 lilitan
A>: 100 lilitan
A>: 50 lilitan
A>: 250 Lilitan
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q21>: Suatu alat yang dapat digunakan untuk menaik atau menurunkan tegangan listrik adalah
…
A>: Voltmeter
A>: Transformator
A>: Akumulator
A>: Amperemeter
A>: Generator
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q22>: Pernyataan berikut yang paling tidak sesuai terkait transformator adalah …
A>: Trafo step down adalah trafo yang jumlah lilitan primer lebih banyak dari lilitan sekunder
A>: Trafo step up adalah trafo yang jumlah lilitan primer lebih sedikit dari lilitan sekunder
A>: Besar kecilnya tegangan yang dihasilkan trafo dipengaruhi jumlah lilitan
A>: Trafo step up dan trafo step down memiliki jumlah lilitan primer dan sekunder sama
A>: Besar kecilnya tegangan yang dihasilkan trafo selalu dipengaruhi jumlah lilitan
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q23>: Perhatikan pernyataan berikut :
1) Sebagai pengontrol
2) Sebagai pembagi
3) Sebagai penghambat
4) Sebagai pembangkit
Berdasarkan pernyataan di atas yang merupakan fungsi dari PHB adalah ....
A>: 1,2
A>: 2,3
A>: 3,4
A>: 1,4
A>: 2,4
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q24>: Suatu alat yang digunakan oleh PLN untuk mengukur konsumsi energi listrik dan
sekaligus pembatas arus adalah
A>: KWH Meter dan MCB
A>: MCB dan kabel Grounding
A>: Volt meter dan Sekering
A>: KWH meter dan Sekering
A>: TDR dan Sekering
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q25>: Jika terdapat lampu pijar sebesar 40 watt dengan arus sebesar 2 ampere maka lampu
tersebut membutuhkan tegangan sebesar ...
A>: 80 volt
A>: 20 volt
A>: 10 volt
A>: 15 volt
A>: 25 volt
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q26>: PUIL merupakan menjadi syarat tolak ukur instalasi. Kepanjangan PUIL pada PUIL 2011
yaitu
A>: Persyaratan Umum Instalasi Listrik
A>: Peraturan Untuk Instalasi Listrik
A>: Persyaratan Untuk Instalasi Listrik
A>: Peraturan Umum Instalasi Listrik
A>: Peraturan Umum Instalasi Kelistrikan
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q27>: Jenis saklar yang ditunjukkan oleh gambar dibawah ini adalah..
A>: Saklar tunggal
A>: Saklar silang
A>: Saklar tukar
A>: Saklar seri
A>: Pushbutton
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q28>: Jika terdapat lampu pijar sebesar 30 watt dengan arus sebesar 2 ampere maka lampu
tersebut membutuhkan tegangan sebesar ...
A>: 80 volt
A>: 20 volt
A>: 10 volt
A>: 15 volt
A>: 25 volt
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q29>: . Suatu alat pengaman yang dilengkapi dengan komponen thermis (bimetal) untuk
pengaman beban lebih dan juga dilengkapi relai elektromagnetik untuk pengaman hubung
singkat disebut ….
A>: NFB
A>: MCB
A>: MCCB
A>: ACB
A>: OCB
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q30>: . Identifikasi warna pada instalasi arusbola-balik 3 fasa untuk 1fasa (L1), fasa2(L2),fasa 3
(L3) dan netral (N) menurut PUIL 2000 adalah ....
A>: Merah, Kuning, Hitam, dan Biru
A>: Kuning, Merah, Hitam, dan Biru
A>: Merah, Hitam, Kuning, dan Biru
A>: Biru, Kuning, Merah, dan Hitam
A>: Merah, biru, Kuning dan Hitam
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q31>: komponen bargainser yang berputar ketika daya listrik sedang digunakan dan akan
berputar lebih cepat jika daya listrik yang digunakan semakin besar adalah ....
A>: KWH meter
A>: Spin control
A>: Miniature Circuit Breaker
A>: Adapter
A>: Ballast
PT>:2
PF>:0
K>: B
Q32>: . Berikut ini yang tidak termasuk sistem pengamanan terhadap bahaya listrik untuk
mencegah orang bersentuhan secara langsung atau tidak langsung adalah
A>: Memasang isolasi yang memadai
A>: Memasang saluran pentanahan atau grounding
A>: Menghalangi akses atau kontak langsung
A>: Menggunakan sarung tangan
A>: Memasang peralatan interlocking
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q34>: Alat keselamatan kerja yang harus kita kenakan pada saat melakukan penyambungan
kabel tanpa pelindung adalah
A>: Sepatu
A>: Kaos kaki
A>: Obeng
A>: Sarung tangan
A>: Helm
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q35>: MCB akan memutuskan rangkaian secara otomatis ketika terjadi..
A>: Gangguan hubung bagi
A>: Gangguan hubung langsung
A>: Gangguan beban lebih
A>: Gangguan arus lebih kecil
A>: Gangguan tegangan drop
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q36>: Menurut PUIL 2011, penerangan warna kabel untuk R/L1, S/L2, T/L3, Netral, dan
pentanahan adalah ....
A>: Hitam, kuning, biru, merah, dan hijau strip kuning
A>: Merah, hitam, biru, kuning, dan kuning stip hijau
A>: Merah, hitam, kuning, biru, dan kuning stip hijau
A>: Merah, kuning, hitam, biru, dan kuning stip hijau
A>: Hitam, coklat, abu-abu, biru dan hijau strip kuning
PT>:2
PF>:0
K>: E
Q37>: Yang bukan tujuan dari pemasangan system pentanahan pada instalasi listrik adalah ….
A>: Menjamin keselamatan manusia dari sengatan/sentuhan listrik
A>: Menjamin kerja peralatan listrik/elektronik
A>: Mencegah kerusakan peralatan listrik/elektronik
A>: Meningkatkan arus yang mengalir ke peralatan listrik/elektronik
A>: Menyalurkan energy serangan petir ke tanah.
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q38>: Urutan pemasangan instalasi listrik adalah ....
A>: MCB-peralatan listrik-KWH meter-Box sekring
A>: MCB-KWH meter-Box sekring-peralatan lsitrik
A>: Box sekring-MCB-peralatan listrik-KWH meter
A>: KWH meter-MCB-Box sekring-peralatan listrik
A>: MCB-Box Sekring - Peralatan listrik – KWH meter
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q39>: Tegangan pada motor listrik terdapat 1 dan 3 fasa, tegangan yang dipergunakan pada
motor listrik 3 fasa adalah ….
A>: 100 Volt
A>: 220 Volt
A>: 320 Volt
A>: 380 Volt
A>: 440 Volt
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q40>: MCB merupakan salah satu komponen instalasi penerangan listrik yang selalu digunakan,
MCB singkatan dari ....
A>: Motor Circuit Breaker
A>: Member Circuit Breaker
A>: Miniature Circuit Breaker
A>: Miniature Common Breaker
A>: Miniature Common Black
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q41>: Komponen untuk memberi tanda bagi operator bahwa panel dalam keadaan
kerja/bertegangan atau tidak yaitu….
A>: Push button
A>: Saklar utama
A>: Saklar magnet
A>: Lampu indikator
A>: Alat ukur indikator
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q42>: Ketika kabel fasa dan netral bersentuhan pada suatu instalasi penerangan, Apa yang akan
terjadi ??
A>: Hubung singkat / Short Circuit
A>: Instalasi akan berjalan dengan optimal
A>: Tidak berpengaruh
A>: Instalasi menjadi lebih aman
A>: ELCB trip
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q43>: Keselamatan kerja listrik adalah keselamatan kerja yang bertalian dengan alat, bahan,
proses, tempat (lingkungan) dan cara-cara melakukan pekerjaan. Oleh karena itu perlu ada yang
namanya pengendalian resiko salah satunya yaitu long term gain yang memiliki arti yaitu ....
A>: Merubah obyek kerja untuk mencegah seseorang terpapar potensi bahaya.
A>: Mengganti bahan-bahan dan peralatan yang berbahaya dengan yang lebih aman.
A>: Memindahkan obyek kerja atau sistem kerja yang berhubungan dengan tempat kerja yang
tidak bisa diterima oleh ketentuan K3.
A>: Pengendalian berorientasi jangka pendek dan bersifat temporari atau sementara.
A>: Pengendalian berorientasi jangka panjang dan bersifat permanen
PT>:2
PF>:0
K>: A
Q44>: Jika suatu KWH meter terpasang daya sebesar 2200 VA maka MCB berapa ampere yang
harus dipasang
A>: 2 A
A>: 4 A
A>: 10 A
A>: 16 A
A>: 20 A
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q45>: Salah satu hal penting dalam instalasi adalah memasang grup instalasi yang bertujuan
untuk membagi sumber listrik menjadi beberapa grup instalasi Fungsi lain dari pembagian grup
adalah
A>: Instalasi lebih indah
A>: Penggunaan komponen lebih hemat
A>: Penggunaan kabel lebih hemat
A>: Instalasi Grup yang lain tidak terganggu ketika grup suatu grup mengalami gangguan
A>: Untuk membeda-bedakan komponen instlasi listrik.
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q46>: Di dalam PUIL telah diatur nilai tahanan pentanahan (grounding) maksimal yang baik
sehingga arus gangguan dapat dialirkan ke tanah melalui sistem pentanahan. Berapakah nilai
tahanan maksimal yang diatur dalam PUIL?
A>: 1 Ohm
A>: 5 Ohm
A>: 10 Ohm
A>: 4 Ohm
A>: 6 Ohm
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q47>: Berdasarkan PUIL 2011 suatu stop kontak harus terpasang kabel grounding. Fungsi kabel
grounding pada stop kontak adalah :
A>: Agar dapat menghantarkan arus listrik dari sumber PLN
A>: Agar instalasi tetap aman dari korsleting listrik
A>: Agar melindungi pengguna ketika terjadi kegagalan isolasi
A>: Agar mencegah terjadinya beban lebih
A>: Agar mencegah terjadinya hubung singkat
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q48>: Dalam memasang suatu instalasi listrik maka seorang instalatir harus menggunakan APD
(Alat Pelindung Diri) untuk meminimalisir dampak dari kecelakaan kerja. Berikut APD yang
digunkan.
1) Sepatu Safety
2) Kaos Tangan
3) Wearpack
4) Body Harness
Nah diantara APD tersebut manakah yang kurang tepat digunakan seorang instalatir penerangan
rumah.
A>: 4
A>: 3
A>: 2
A>: 1
A>: Semua benar
PT>:2
PF>:0
K>: C
Q49>: Ketika menggunakan listrik melebihi kapasitas daya yang terpasang pada KWH meter
maka yang akan terjadi adalah
A>: Korsleting Listrik
A>: PLN akan memadamkan listrik di rumah tersebut
A>: Isolasi kabel akan terbakar
A>: MCB akan trip
A>: Tidak terjadi apa-apa
PT>:2
PF>:0
K>: D
Q50>: Salah satu komponen yang berfungsi untuk melindungi sambungan kabel atau tempat
percabangan kabel adalah
A>: Saklar
A>: Stop kontak
A>: Junction box
A>: Pipa
A>: MCB
PT>:2
PF>:0
K>: E