BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT TELKOMSEL
2.1 Sejarah dan Profil PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Telkomsel sebagai operator telekomunikasi seluler GSM kedua di Indonesia,
melalui peluncuran layanan pascabayar tanggal 26 Mei 1995. Saat itu saham Telkomsel
dimiliki oleh PT Telkom (51%) dan PT Indosat (49%). Selanjutnya bulan November
1997, Telkomsel menjadi operator seluler pertama di Asia yang memberikan layanan
prabayar GSM. Klaim operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia, digunakan
26,9 juta pelanggan Telkomsel dan mempunyai market share pada bulan Maret 2006
yaitu 55%. Produk GSM Telkomsel diantaranya SimPATI (prabayar), serta
KartuHALO (paskabayar) dan KartuAS (prabayar). Saham Telkomsel saat ini dimiliki
TELKOM (65%) dan Singapura SingTel (35%). TELKOM sebagai salah satu BUMN
Indonesia dengan mayoritas saham dimiliki Pemerintah Republik Indonesia,
sedangkan SingTel ialah perusahaan dengan mayoritas saham dimiliki Pemerintah
Singapura.
Telkomsel adalah pelopor kartu prabayar isi ulang di ASIA dengan relesase
produk pertama yaitu SimPatiyang diluncurkan ketika krisis ekonomi tahun 1997,
melalui solusi kontrol anggaran komunikasi. Tahun 1998 Telkomsel
menyelenggarakan program baru dalam pengembangan jaringan melalui pencanangan
Word Class Operator yang merupakan acuan standar layanan. Bargaining Position
kartu prabayar Telkomsel yaitu simPati Nusantara dengan motto “Dengan simPati tetap
terkendali”, sebelumnya simPati hanya bisa dipakai di area registrasi, dirubah menjadi
dapat dipakai di semua wilayah nusantara.
Telkomsel sebagai operator terdepan layanan telekomunikasi seluler di Indonesia
yang mengakomodir pangsa pasar dan perolehan saham. Bulan Maret 2009
berdasarkan statistik industri Telkomsel mempunyai 72,1 juta penguna (50%). Layanan
yang disediakan Telkomsel secara nasional melalui dual-band GSM 900-1800 MHz,
jaringan 3G, dan internasional, dengan 341 mitra roaming internasional di 180 negara
(Maret 2009). Sedangkan September 2006, peluncuran layanan jaringan 3G pertama
di Indonesia yang dimotori oleh Telkomsel menjadikan perusahaan ini sebagai
pemimpin pangsa pasar telekomunikasi di indonesia dengan menawarkan pilihan dua-
kartu prabayar Kartu As dan simPATI, atau pasca-bayar kartuHALO layanan, dan
jugabermacam layanan program dan nilai tambah. Bulan 20 Maret 2009 dilakukan
lounching iPhone 3G oleh Telkomsel dan Apple South Asia Pte. Ltd yang diusung pada
tingkat harga disesuaikan bisa terjangkau oleh smua pelanggan Telkomsel.
Jangkauan jaringan Telkomsel tersebar dan terbesarpada operator selular di
Indonesia, lebih dari 95% jumlah penduduk Indonesia menggunakan layanan dari
Telkomsel dan satu-satunya operator yang mampu menjangkau seluruh negara,
provinsi dan kabupaten, bahkan kecamatan di Sumatra, Jawa, dan Bali. Sekarang
inikonektivitas antar wilayah di dunia dan pertukaran informasi sangat cepat.
Kebutuhan akan komunikasi bukan hanya SMS dan suara, akan tetapi dibutuhkan juga
kebutuhan informasi dengan format foto dan video. Layanan data dan pita lebar
(broadband) sangat dibutuhkan masyarakat saat ini dan sealu mengalami berkembang
dimasa depan. Sebagai penyedia layanan berkualitas untuk masyarakat terhadap gaya
hidup digital (digital lifestyle), Telkomsel turut menciptakan dan mengembangkan
ekosistem digital di Indonesia dengan bermacam upaya inovasi DNA (Device,
Network, dan Applications), sehingga dapat mengakomodasi pembentukan komunitas
masyarakat digital. Secara konsisten Telkomsel menerapkan roadmap teknologi
selular, sejak penerapan 3G, HSDPA, HSPA+, bahkab operator yang pertama kali
meluncurkan layanan mobile 4G LTE secara komersial dengan menawarkan akses
berkecepatan tinggi dalam skala yang lebih besar, dengan demikian dapat mendorong
kemajuan teknologi seperti mengembangkan kota pintar (smart city). Melalui layanan
teknologi yang inovatif dan kompetitif dari Telkomsel akan mampu menjadikan
Indonesia menuju perekonomian berbasis broadband berdasarkan roadmap teknologi
selular.
Berdasarkan data di Bursa Efek Indonesia (BEI) PT Telkom Indonesia (Persero)
Tbk (Telkom) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang
jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di
Indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia
sebesar 52.09%, sedangkan 47,91% sisanya dikuasi oleh publik. Saham Telkom
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode TLKM dan New York
Stock Exchange (NYSE) dengan kode TLK.
Melalui strategi dan transformasi digital telecommunication company, Telkom
Group menerapkan perencanaan dan penerapan opersioanal bisnis berorientasi
pelanggan (customer-oriented). Sehingga menjadikan organisasi Telkom Group
lebihagile (lincah) dan lean (ramping) mengikuti perkembangan teknologi serta
perubahan industry telekomunikasi saat ini. Diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
dengan organisasi yang baru terhadap pengalaman customer experience.
Tumbuh dan berkembangnya kegiatan usaha dari Telkom Group diikuti
peningkatan kualitas teknologi, digitalisasi dan informasi yang masih dilingkungan
industri informasi dan telekomunikasi. Hal tersebut diketahui berdasarkan
perkembangan lini bisnis seperti legacy yang saling melengkapi.
Menurut sumber informasi bahwa Saat ini Telkom Group mengelola 6 produk
portofolio yang melayani empat segmen konsumen, yaitu korporat, perumahan,
perorangan, dan segmen konsumen lainnya. ([Link]). Adapun portofolio bisnis
TelkomGroup antara lain:
1. Mobile
Portofolio ini menawarkan produk mobile voice, SMS dan Value added
service, serta mobile broadband. Produk tersebut ditawarkan melalui
entitas anak, Telkomsel, dengan merk Kartu Halo untuk pasca bayar dan
SimPati, Kartu As dan Loop untuk pra bayar. ([Link])
2. Fixed
Portofolio ini memberikan layanan fixed service, meliputi fixed voice,
fixed broadband, termasuk Wi-Fi dan emerging wireless technology
lainnya, dengan brand Indihome. ([Link])
3. Wholesale & Internasional
Produk yang ditawarkan antara lain layanan interkoneksi, network
service, Wi-Fi, VAS, hubbing data center dan content platform, data
internet, dan solution. ([Link])
4. Network Infrastrukture
Produk yang ditawarkan meliputi network service, satelit, infrastruktur
dan tower. ([Link])
5. Enterprise Digital
Terdiri dari layanan information and communication technology platform
service dan smart enabler platform service. ([Link])
6. Cunsumer Digital
Terdiri dari media dan edutainment service, seperti e-commerce
([Link]), video/TV dan mobile based digital service, dan juga
digital life service seperti digital life style (Langit Musik dan VideoMax),
digital payment seperti TCASH, digital advertising and analytics seperti
bisnis digital advertising dan solusi mobile baking serta enterprise digital
service yang menawarkan layanan Internet of Things (loT).
([Link])
2.2 Corporate Strategy PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Telkom Group melakukan penyusunan strategi korporasi bertujuan membangun
sustainable competitive growth dan mendukung cita-cita Indonesia sebagai kekuatan
ekonomi digital terbesar di Asia [Link] tiga bagian strategi antara lain:
1. Directional Strategy: Disruptive competitive growth.
Keyakinan Telkom Group untuk kapitalisasi pasar mampu tumbuh signifikan,
melalui nilai lebih yang ditawarkan untuk pelanggan dengan inovasi layanan dan
produk, mendorong sinergi dan menciptakan ekosistem digital secara domestik
bahkan internasional.
2. Portofolio Strategy: Customer value through digital TIMES portofolio.
Fokus TelkomGroup yaitu portofolio digital TIMES (Telecommunication,
Information, Media, Edutaiment & Service) dengan layanan konvergen dan
nyaman sehingga memberi nilai maksimal untuk konsumen.
3. Parenting Strategy: Strategic Control.
Pertumbuhan bisnis dengan efektif harus didukung dengan optimal, sehingga
Telkom Group mengimplementasikan teknik strategic control bertujuan
memadukan unit bisnis, fungsional dan anak perusahaan supaya mampu
beropersional denga efektif, bersinergi, terarah dalam pencapaian tujuan
perusahaan.
2.3 Produk dan Layanan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Meliputi Operator Telekomunikasi, Media & Edutaiment, Informasi, dan Service
(TIMES), dijelaskan berikut ini.
1. Telcomunication
Telekomunikasi merupakan bagian bisnis legacy Telkom. Sebagai ikon
bisnis perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak
bergerak Plain Ordinary Telephone Service (POTS), telepon nirkabel tidak
bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan jaringan
dan interkoneksi, setra telepon seluler yang dilayani oleh Anak Perusahaan
Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam
segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan
Menengah (UKM). ([Link])
2. Information
Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom
dalam ranah New Economy Business (NEB). Layanan ini memiliki
karakteristik sebagai layanan terintegrasi bagi kemudahan proses kerja dan
transaksi yang mencakup Value added service (VAS) dan Managed
Application/ IT Outsourcing (ITO), e-Payment dan IT enabler Services
(ITeS). ([Link])
3. Media
Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan
sebagai bagian dari NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air
(FTA) dan Pay TV untuk gaya hidup digital yang modern. ([Link])
4. Edutainment
Edutainment menjasi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB
Telkom dengan menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom
menawarkan beragam layanan di antaranya Ring Back Tone (RBT), SMS
Content, portal dan lain-lain. ([Link])
5. Service
Service menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada
pelanggan. Ini sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan
Personal, Cunsumer/Home, SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional.
([Link])
Selanjutnya layanan telekomunikasi yang disediakan oleh Telkom
diantaranya:
• Telepon tetap (PSTN): layanan telepon tetap yang pernah menjadi
monopoli Telkom di Indonesia
• Flexi: layanan telepon, data dan internet berbabsis fixed wireless
CDMA
• TelkomNet Instan: layanan akses internet dial up
• TelkomNet Astinet: layanan akses internet berlangganan dengan
fokus perusahaan
• Speddy: layanan akses internet berkecepatan tinggi (broad band)
dengan teknologi ADSL
• Business (i-deal, i-settle, i-manage, i-Xchange, TELEKOMWeb
Kiostron, TELEKOMWeb Plazatron)
• Enterprize- INFONET
• TELKOMLink DINAccess
• TELKOMLink VPN IP: layanan komunikasi data any to any
connectiondengan basis IP MPLS
• TELKOMNet Whole Sale (VPN Dial): Layanan akses dial up ke
intranet suatu perusahaan yang dilakukan secara remote dan
mobilemelalui jaringan data berbasis TCP IP (MPLS/ tunneling)
pada TELKOMNet
• TELKOM ISDN: jaringan digital dengan layanan telekomunikasi
multimedia, yaitu sistem telepon yang terintegrasi dan
dikembangkan.
• E-Health: layanan solusi entitas kesehatan mencakup system
informasi dan aplikasi (e-Puskesmas, e-Pharmacy, HIE (Health
Information Exchange))
• Satelit: TELKOM Satelit (Sewa Transponder) dan TELKOMVSAT
(VSAT)
• Televisi berlangganan: Grovia TV, UseeTV, TelkomVision, Yes
TV, dan IndiHome ([Link])
2.4 Visi dan Misi PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Semakin berkembangnya teknologi digital dan transformasi perusahaan, visi misi
perusahaan Telkom baru diberlakukan dari 2016, yakni ([Link]):
Visi
“Be the King of Digital in the Region”
Misi
“Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization”
2.5 Logo PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Gambar 2. 1 Logo PT. Telkom
Logo Telkom memiliki makna, yaitu:
[Link]
Lingkaran sebagai symbol kelengkapan layanan dan produk portofolio
bisnis baru TELKOM yakni TIME (Telecomunication, Information, Media
& Edutaiment).
2. Empowering
Tangan yang meraih ke luar menunjukkanekspansi dan pertumbuhan keluar.
3. Assured
Jemari tangan memiliki maknaperhatian, kecermatan, serta kepercayaan dan
hubungan erat.
4. Progressive
Perpaduan lingkaran dan tangan. Simbol matahari terbit memiliki arti
perubahan dan awal yang baru.
5. Heart
Simbol telapak tangan menunjukkan kehidupan dalammeraih masa depan.
Selanjutnya makna dari warna yang pakai yaitu:
1) Warna merah di telapak tangan artinya cinta, berani, ulet danberenergi.
2) Warna hitam pada teks Telkom Indonesia menunjukkan kemauan
keras.
3) Warna putih artinya suci, cahaya, damai, dan bersayu sebagai
pencerminan pada perusahaan dengan berupaya selalu menjadi yang
terbaik untuk bangsa.
4) Warna abu-abu pada lingkaran yang ada di depan tangan sebagai
warna transisi menmperlihatkan teknologi saat ini.
2.6 Struktur Organisasi PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Struktur Organisasi merupakan susunan keterikatan dari masing-masing bagian
serta posisi dalam perusahaan (organisasi) bertujuan melaksanakan aktivitas
operasional dan mencapai tujuan yang sudah ditentukan dan di inginkan. Struktur
organisasi menjelaskan pembagian pekerjaan antar posisi serta menjelaskan hubungan
aktivitas dan pembatsan fungsi setiap posisi. Struktur organisasi yang baik mampu
memperlihatkan hubungan wewenang dan tanggung jawab.
Bentuk struktur organisasi diantaranya:
a. Struktur Organisasi Fungsional (Functional Structure Organization)
Secara umum diimplementasikan organisasi dengan pembagian kerja
dilakukan atas dasar fungsi manajemen yaitu SDM, Keuangan dan
Pemasaran. Karyawan dengan tugas dan keterampilan yang sama
dikelompokan pada satu unit kerja. Struktur Organisasi ini cocok
diimplementasikan di Perusahaan atau Organisasi dengan hasil beberapa
jenis layanan dan produk, karena mampu menekan biaya operasional akan
tetapi dijumpai kesulitan melakukan komunikasi antar unit atau antar
bagian.
b. Struktur Organisasi Divisional (Divisional Structure Organization) ialah
pengelompokan atas dasar produk yang sama, layanan, letak geografis dan
terget pasar. Organisasi ini diterapkan secara umum pada perusahaan
dengan skala menengah atas karena biaya operasional lebih tinggi daripada
bentuk Organisasi Fungsional.
c. Struktur Organisasi Matriks (Matrix Structure Organization) ialah
perpaduan dari Struktur Organisasi Fungsional dan Divisional yang
bertujuan menutupi berbagai kekurangan. Struktur ini dinamakan Struktur
Organisasi Proyek sebab karyawan pada unit kerja fungsional masing-
masing harus mengerjakan tugas proyek organisasi. Dijumpai terjadi multi
instruksikarena karyawan harus melaporkan kepada dua pimpinan yakni
pimpinan unit kerja fungsional dan pimpinan proyek. Struktur Organisasi
ini secara umum dipakai perusahaan skala besar (multinasional).
2.7 Bidang Usaha PT. Telkomsel
Bidang usaha Telkomsel merupakan jasa Telekomunikasi. PT Telkomsel sebagai
perusahaan Jasa Telekomunikasi terkemuka di Indonesia mempunyai pelayanan
kegiatan usaha antara lain:
a. Sales
Sales merupakan aktivitas memasarkan/menjual produk perusahaan supaya
brandatau produk perusahaan bisa dikenal berbagai kalangan masyarakat,
selain itu bertujuan meningkatkan profit/laba perusahan supayatercapai target
yang sudah ditetapkan.
Produk-produk dari PT Telkomsel diantaranya:
1. SimPati
2. KartuHalo
3. Simpati Loop
4. Kartu As
5. Paket Smartphone
6. Internet
[Link] Bundling
b. Service
Service merupakan bentuk pelayanan dari perusahaan untuk memberi
informasi terbaru kepada konsumen supaya konsumen merasa puas terhadap
pemakaian produk, selain itu pelayanan jasabukan hanya mengenai
penyampaian informasi, namun pelayanan jasa juga termasuk menerima
keluhan dari pelanggan seperti permintaan aktivasi, informasi produk, serta
komplain dari produk perusahaan.
2.8 Lokasi Perusahaan PT Telkomsel
Nama Perusahaan : PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
Alamat : Jalan Pahlawan No. 10, Plemburan, Kec. Semarang
Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah
No. Telepon : (024) 8455811
Fax : (024)8455812
Website : [Link]
2.9 Karakteristik Responden
Karakteristik responden diperlukan untuk melihat latar belakang maupun
keadaan responden saat dijadikan sampel. Karakteristik responden pada penelitian ini
dikelompokan berdasarkan usia, status, jenis pekerjaan, serta uang saku/ pendapatan
per bulan. Jumlah responden penelitian ini yaitu 100 orang. Responden penelitian ini
ialah masyarakat Kota Semarang dengan usia minimal 18 tahun, pelanggan Kartu
Internet SimPati Telkomsel, dan merupakan konsumen/pelanggan yang melakukan
sebagai yang mempengaruhi pengambilan keputusan.
Pengisian kuesioner pada penelitian ini secara online melalui Google Form, serta
wawancara kepada responden. Semua responden menjawab seluruh pertanyaan yang
ada pada kuesioner. Berdasarkan data yang sudah diisi oleh responden, diperoleh
identitas responden seperti usia, status, jenis pekerjaan, serta uang saku/pendapatan.
2.9.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Pada penelitian ini, responden yang diteliti ialah responden yang minimal berusia
18 tahun. Menentukan karakteristik usia responden dilakukan seperti penjelasan di
bawah ini:
Adapun tabel karakteristik usia responden seperti berikut ini:
Tabel 2. 1Usia Responden
No Usia Freq. (%)
1 18-22 tahun 71 71
2 23-27 tahun 22 22
3 28-32 tahun 2 2
4 33-37 tahun 1 1
5 38-42 tahun 0 0
6 43-47 tahun 0 0
7 48-52 tahun 0 0
8 >52 tahun 4 4
Jumlah 100 100
Sumber: Pengolahan Data Primer (2020)
Berdasarkan tabel 2.2 di atas, dapat diketahui bahwa mayoritas responden
dalam penelitian ini berada rentang usia 18-22 tahun dengan jumlah 71 orang
(71%). Data primer yang telah diolah pada tabel 2.2 diketahui bahwa Pelanggan
Kartu Internet SimPati didominasi oleh kalangan usia 18-22 yaitu sebanyak 71
responden.
2.9.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan
Penelitian ini jenis pekerjaan responden digunakan untuk mengetahui pekerjaan
utama atau aktivitas sehari-hari yang dilakukan responden. Selain itu, pekerjaan dapat
memberikan pengaruh dalam memperoleh penghasilan/pendapatan. Maka diperoleh
data jenis pekerjaan pelanggan kartu internet SimPati Telkomsel sebagai berikut:
Tabel 2. 2 Pekerjaan Responden
No Pekerjaan Freq. (%)
1. Pelajar/Mahasiswa 79 79
2. TNI/POLRI/PNS 1 1
3. Pegawai Swasta 12 12
4. Wirausaha 4 4
5 Lainnya 4 4
Jumlah 100 100
Sumber: Pengolahan Data Primer (2020)
Sesuai dengan tabel 2.3, mayoritas pekerjaan responden pada penelitian ini
merupakan pelajar/mahasiswa, yakni 79 responden (79%). Dan juga diketahui bahwa
pelanggan kartu internet SimPati Telkomsel yang bekerja sebagai pegawai swasta
adalah pekerja terbanyak kedua dengan hasil yaitu 12 responden (12%). Sedangkan
responden yang bekerja sebagai PNS/TNI/POLRI hanya 1 responden (1%). Perkerja
wirausaha dan Lainnya dengan hasil yang sama yaitu 4 responden (4%).
2.9.3 Karakteristik Responden berdasarkan Uang Saku/ Gaji Per bulan
Uang saku atau gaji perbulan merupakan hasil/perolehan yang diterima seorang
dalam bentuk uang untuk memenuhi kebutuhannya. Jenis pekerjaan mempengaruhi
tingkat pendapatan pada masing-masing responden pada penelitian ini. Berikut uang
saku/gaji per bulan pelanggan kartu internet SimPati Telkomsel:
Tabel 2. 1 Uang Saku/Gaji Per bulan
No Uang Saku/Gaji Perbulan Freq. (%)
1 ≤ Rp 1.000.000 29 29
2 Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000 47 47
3 Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000 13 13
4 >Rp 3.000.000 11 11
Jumlah 100 100
Sumber: Pengolahan Data primer (2020)
Sesuai dengan tabel 2.4, mayoritas responden memiliki uang
saku/penghasilanyaitu Rp 1.000.000–Rp 2.000.000 per bulannya, dengan jumlah
responden 47 orang (47%). Responden dengan rentang pendapatan ≤ Rp 1.000.000
yaitu 29 orang (29%), dan penghasilan Rp 2.000.000–Rp 3.000.000 perbulannya,
dengan jumlah responden 13 orang (13%), paling sedikit 11 responden (11%) dengan
pendapatan >Rp 3.000.000.