0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan25 halaman

Tujuan Pembelajaran PJOK Kelas VIII

Dokumen ini membahas alur tujuan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk fase D. Dokumen ini menjelaskan capaian pembelajaran, elemen keterampilan gerak, dan sub elemen keterampilan gerak yang harus dicapai siswa pada akhir fase ini.

Diunggah oleh

AHMAD FAJRI RAHMAN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan25 halaman

Tujuan Pembelajaran PJOK Kelas VIII

Dokumen ini membahas alur tujuan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk fase D. Dokumen ini menjelaskan capaian pembelajaran, elemen keterampilan gerak, dan sub elemen keterampilan gerak yang harus dicapai siswa pada akhir fase ini.

Diunggah oleh

AHMAD FAJRI RAHMAN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN


FASE D (KELAS VIII)

Rasional
Rasional Alur Pembelajaran adalah rangkaian tujuan yang disusun secara logis menurut
ururtan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Pembelajaran Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan Kesehatan dilaksanakan dengan menggunakan berbagai pendekatan, model,
strategi, metode, gaya, dan teknik sesuai dengan karakteristik tugas gerak, peserta didik, dan
lingkungan belajar. Semua itu diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan seluruh ranah (keterampilan, pengetahuan, dan sikap) setiap peserta didik
dengan menekankan pada kualitas kebugaran jasmani dan pembendaharaan gerak. Alur
Tujuan Pembelajaran disusun berdasarkan metode pengurutan dari konten paling mudah ke
konten paling sulit. Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran dilakukan berdasarkan
pengalaman peserta didik pada fase C.
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D ini peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan berbagai
aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan
aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku
tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, selain itu juga dapat
menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani

Elemen Keterampilan Gerak


Pada akhir fase ini peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan
aktivitas keterampilan variasi gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga, aktivitas
senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (pilihan).
Sub Elemen Keterampilan Gerak
Mempraktikkan variasi gerak spesifik permainan sebenarnya dengan menggunakan yang
mengarah pada penguasaan keterampilan permainan (sederhana, invasi, net, lapangan) dan
keterampilan olahraga (beladiri, atletik, tradisional).
Kata frasa
Kunci/Topik Profil
Prakiraa
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Pelajar Glosarium
n Jam
Penjelasan Pancasila
Singkat
1. Permainan dan Olahraga Pilihan Profil 9 – 27JP Profil Pelajar
1.1 Mempraktikkan variasi gerak spesifik dalam Pelajar Pancasila:
berbagai permainan invansi (*): Pancasila Tujuan besar
1.1.1 Permainan sepak Pada akhir fase yang (atau bahkan
bola: ini peserta didik dikembangk
misi) yang
menendang/ dapat an dalam
ingin
mengoper, menunjukkan dalam Fase
menghentikan, kemampuan ini adalah diwujudkan
menggiring, dalam Dimensi melalui sistem
menyundul, dan mempraktikkan Mandiri dan pendidikan.
melempar bola variasi gerak Gotong Profil lulusan,
Royong.
ke dalam. spesifik dalam konteks
menendang/ ini adalah
mengoper, Profil Pelajar
menghentikan, Pancasila,
menggiring, dan merupakan
menyundul bola jawaban dari
permainan sepak pertanyaan
bola dengan penting:
benar.. “Karakter
1.1.2 Permainan Pada akhir fase serta
bola basket: ini peserta didik kemampuan
gerak dapat esensial apa
melempar/men menunjukkan yang perlu
goper, kemampuan dipelajari dan
menangkap, dalam dikembangkan
menggiring, mempraktikkan terus-menerus
menembak, variasi gerak oleh setiap
rebound, dan spesifik individu
pivot melempar/ warga negara
mengoper, Indonesia,
menangkap, sejak
menggiring, pendidikan
menembak, anak usia dini
rebound, dan hingga mereka
pivot permainan menamatkan
bola basket sekolah
dengan benar. menengah
1.1.3 Permainan Pada akhir fase atas?”
bola tangan: ini peserta didik
melempar/men dapat Keterampilan
goper, menunjukkan gerak:
menangkap, kemampuan Gerakan-
menggiring, dalam gerakan dasar
menembak, mempraktikkan dalam
rebound, dan variasi gerak olahraga yang
pivot. spesifik dilakukan
dengan satu
melempar/ teknik,
mengoper, kemudian
menangkap, gerakan yang
menggiring, dilakukan
menembak, secara efektif
rebound, dan dan efisien
pivot permainan untuk dapat
bola tangan menghasilkan
dengan benar. hasil yang
maksimal.
Untuk
menjadi
seorang
olahragawan
diperlukan
keterampilan
gerak yang
baik agar
dapat
mencapai
prestasi.
Permainan
Invasi/Serangan
(Invasion
Games) adalah
Permainan tim
dimana skor
diperoleh jika
pemain secara
beregu mampu
memanipulasi
bola atau
proyektil
sejenis untuk
dimasukkan ke
gawang lawan
atau ke daerah
tertentu lebih
banyak dari
lawan dan
mampu
mempertahanka
n daerah
gawangnya atau
lapangannya
dari kemasukan
oleh lawan.
1.2 Mempraktikkan variasi gerak spesifik 9 – 27 Permainan
dalam berbagai permainan net (*): JP Net (Net/ Wall
1.2.1 Permainan Pada akhir fase Games):
bola voli: ini peserta didik Permainan tim
passing bawah, dapat atau indvidu
passing atas, menunjukkan dimana skor
servis bawah, kemampuan didapat
servis atas, dalam apabila
smash, dan mempraktikkan mampu
block/ variasi gerak memberikan
bendungan. spesifik passing bola atau
bawah, passing proyektil
atas, servis sejenis jatuh
bawah, servis pada lapangan
atas, smash, dan lawan agar
block/ bendungan tidak bisa
permainan bola dikembalikan
voli dengan dengan jalan
benar. melewatkan
1.2.2 Permainan Pada akhir fase bola melalui
bulu tangkis: ini peserta didik net dengan
memegang dapat tinggi tertentu.
raket, posisi menunjukkan Permainan ini
berdiri/stance, kemampuan mensyaratkan
gerakan dalam untuk
kaki/footwork, mempraktikkan memanupulasi
servis panjang, variasi gerak bola atau
servis pendek, spesifik proyektil
pukulan memegang raket, sejenis untuk
forehand, posisi ditempatkan
pukulan berdiri/stance, pada lapangan
backhand, dan gerakan kaki/ kosong lawan
pukulan smes. footwork, servis yang
panjang, servis menggunaka
pendek, pukulan kekuatan dan
forehand, pukulan akurasi yang
backhand, dan baik
pukulan smes disamping
permainan bulu harus mampu
tangkis dengan menjaga
benar. lapangannya
1.2.3 Permainan Pada akhir fase sendiri dari
tenis meja: ini peserta didik datangnya
memegang bet, dapat bola dari
posisi berdiri/ menunjukkan lawan.
stance, gerakan kemampuan
kaki/ footwork, dalam
servis mempraktikkan
forehand, variasi gerak
servis spesifik
backhand, memegang bet,
pukulan posisi
forehand, berdiri/stance,
pukulan gerakan
backhand, dan kaki/footwork,
smes. servis fore-hand,
servis backhand,
pukulan
forehand, pukulan
backhand, dan
smes permainan
tenis meja dengan
benar.
1.3 Mempraktikkan variasi gerak spesifik 9 – 27 Permainan
dalam berbagai permainan JP Lapangan
lapangan (*): (Striking/Ffiel
1.3.1 Permainan Pada akhir fase ding Games):
kasti: ini peserta didik Permainan tim
melempar/ dapat yang cara
mengoper bola, menunjukkan mendapatkan
menangkap, kemampuan skornya
memukul bola, dalam dengan cara
berlari ke tiang mempraktikkan memukul
hinggap, dan variasi gerak sebuah bola
mematikan spesifik atau proyektil
lawan. melempar/ sejenis untuk
mengoper bola, ditempatkan
menangkap, pada tempat
memukul bola, tertentu atau
berlari ke tiang agar tidak
hinggap, dan tertangkap
mematikan lawan oleh pemain
permainan kasti jaga, sehingga
dengan benar. si pemukul
1.3.2 Permainan Pada akhir fase
rounders: ini peserta didik
melempar/men dapat
menunjukkan dapat berlari
goper bola,
kemampuan
menangkap, menuju pada
dalam
memukul bola, mempraktikkan daerah aman
berlari ke tiang variasi gerak atau bahkan
hinggap, dan spesifik mampu
mematikan melempar/ melewati
lawan. mengoper bola, keliling ke
menangkap,
beberapa
memukul bola,
berlari ke tiang daerah aman
hinggap, dan dan kembali
mematikan lawan ke tempat
permainan semula.
rounders dengan Permainan ini
benar. mensyaratkan
kemampuan
kecepatan
reaksi
memukul bola
yang bergerak
dari pelempar
untuk dipukul
dalam.

Base adalah
tempat untuk
hinggap pada
permainan
softball.
1.4 Mempraktikkan variasi gerak spesifik 9 – 12
dalam berbagai olahraga beladiri JP
(**):
1.4.1 Pencak silat: Pada akhir fase
kuda-kuda, ini peserta didik
pola langkah, dapat
pukulan, menunjukkan
tendangan, kemampuan
tangkisan, dalam
elakan, dan mempraktikkan
hindaran. variasi variasi
gerak spesifik
kuda-kuda, pola
langkah, pukulan,
tendangan,
tangkisan, elakan,
dan hindaran
pencak silat
dengan benar.
1.5 Mempraktikkan variasi gerak spesifik 6 – 24
dalam berbagai olahraga atletik JP
(*):
1.5.1 Jalan cepat: Pada akhir fase
start, gerakan ini peserta didik
jalan cepat, dan dapat
memasuki menunjukkan
garis finis. kemampuan
dalam
mempraktikkan
variasi gerak
spesifik start,
gerakan jalan
cepat, dan
memasuki garis
finis jalan cepat
dengan benar.
1.5.2 Lari Pada akhir fase
sambung/estafe ini peserta didik
t: start, dapat
gerakan lari menunjukkan
jarak pendek, kemampuan
dan memasuki dalam
finish mempraktikkan
variasi gerak
spesifik start,
gerakan lari
sambung/estafet,
dan memasuki
garis finis lari
jarak pendek
dengan benar.
1.5.3 Lompat tinggi: Pada akhir fase
awalan/ ini peserta didik
ancang, dapat
tolakan/tumpua menunjukkan
n, melayang di kemampuan
udara, dan dalam
mendarat. mempraktikkan
variasi gerak
spesifik
awalan/ancang,
tolakan/tumpuan,
melayang di
udara, dan
mendarat lompat
tinggi dengan
benar.
1.5.4 Lempar Pada akhir fase
lembing: ini peserta didik
memegang dapat
lembing, menunjukkan
awalan, kemampuan
melempar dalam
lembing, dan mempraktikkan
menjaga variasi gerak
keseimbangan. spesifik
memegang
lembing, awalan,
menolak lembing,
dan gerak
menjaga
keseimbangan
lempar lembing
dengan benar.
1.6 Mempraktikkan variasi gerak spesifik 9 – 12
dalam berbagai olahraga tradisional JP
(**):
1.6.1 Permainan Pada akhir fase
sepak takraw: ini peserta didik
menyepak/men dapat
endang, menunjukkan
mengumpan, kemampuan
menyundul, dalam
melempar mempraktikkan
bola, dan variasi gerak
smes. spesifik
menyepak/
menendang,
mengumpan,
menyundul,
melempar bola,
dan smes sepak
takraw dengan
benar.
1.6.2 Permainan Pada akhir fase
tradisional ini peserta didik
anak-anak dapat
Indonesia: menunjukkan
permainan kemampuan
egrang, balap dalam permainan
karung, egrang, balap
mendorong karung,
ban, bakiak mendorong ban,
atau sandal bakiak atau sandal
raksasa. raksasa dengan
benar.
1.7 Aktivitas Gerak Pada akhir fase 6–9
Berirama ini peserta didik JP
 Mempraktikkan dapat
variasi dan menunjukkan
kombinasi gerak kemampuan
berbentuk dalam
rangkaian mempraktikkan
langkah dan variasi dan
ayunan lengan kombinasi gerak
mengikuti irama berbentuk
(ketukan) rangkaian langkah
tanpa/dengan dan ayunan
musik sebagai lengan mengikuti
pembentuk gerak irama (ketukan)
pemanasan dan tanpa/ dengan
inti dalam musik sebagai
aktivitas gerak pembentuk gerak
berirama. pemanasan dan inti
dalam aktivitas
gerak berirama
dengan benar.
1.8 Aktivitas Senam Pada akhir fase 6–9
 Mempraktikkan ini peserta didik JP
berbagai dapat
keterampilan menunjukkan
gerak dominan kemampuan
keseimbangan, dalam
guling depan, mempraktikkan
guling belakang, berbagai
dan lompat keterampilan
harimau. gerak dominan
keseimbangan,
guling depan,
guling belakang,
dan lompat
harimau senam
lantai dengan
benar.
1.8 Aktivitas Permainan Pada akhir fase 9 – 24
dan Olahraga ini peserta didik JP
Air (Pilihan) dapat
 Mempraktikkan menunjukkan
keterampilan kemampuan
renang gaya bebas dalam
menempuh jarak mempraktikkan
25 meter, serta keterampilan
bentuk-bentuk renang gaya bebas
keselamatan menempuh jarak
penyelamatan dan 25 meter, serta
keselamatan di air bentuk-bentuk
dengan keselamatan
koordinasi yang penyelamatan dan
baik. keselamatan di air
dengan koordinasi
yang baik.
Elemen Pengetahuan Gerak
Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis konsep, prinsip, dan prosedur dalam
melakukan keterampilan variasi gerak spesifik dan fugsional permainan dan olahraga,
aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (pilihan).
Sub Elemen Pengetahuan Gerak
Menganalisis fakta, konsep dan prosedur variasi gerak spesifik permainan sebenarnya dengan
menggunakan yang mengarah pada penguasaan keterampilan permainan (sederhana, invasi,
net, lapangan) dan keterampilan olahraga (beladiri, atletik, tradisional).

Kata frasa
Kunci/Topik Profil
Prakira
Alur Tujuan Pembelajaran konten dan Pelajar Glosarium
an Jam
Penjelasan Pancasila
Singkat
2. Permainan dan Olahraga Pilihan Profil 9 – 27 Pengetahuan
2.1 Menganalisis variasi gerak spesifik Pelajar JP gerak: cara
dalam berbagai permainan invasi Pancasila untuk
(*): yang mengembangk
2.1.1 Permainan Pada akhir fase dikembang an ilmu
sepak bola: ini peserta didik kan dalam pengetahuan
menendang/men memahami dan dalam Fase agar
goper, dapat ini adalah bermanfaat
menghentikan menganalisis Dimensi bagi semua
menggiring, dan fakta, konsep, dan Mandiri makhluk
menyundul. prosedur variasi dan Gotong hidup. Selain
gerak spesifik Royong. itu
menendang/meng keterampilan
oper, ilmu
menghentikan, pengetahuan
menggiring, dan tersebut
menyundul bola berfungi untuk
permainan sepak menyempurna
bola dengan kan atau
benar. memperbaiki
2.1.2 Permainan Pada akhir fase serta
bola basket: ini peserta didik mengembangk
melempar/men memahami dan an ilmu
goper, dapat pengetahuan
menangkap, menganalisis yang sudah
menggiring, fakta, konsep, dan diteliti
dan menembak prosedur variasi maupun
bola. gerak spesifik ditemukan
melempar/mengo sebelumnya.
per, menangkap,
menggiring, dan
menembak bola
permainan bola
basket dengan
benar.
2.1.3 Permainan pada akhir fase ini
bola tangan: peserta didik
melempar/men memahami dan
dapat
goper,
menganalisis
menangkap, fakta, konsep, dan
menggiring, prosedur variasi
menembak gerak spesifik
bola. dalam berbagai
permainan invasi
permainan bola
tangan:
melempar/
mengoper,
menangkap,
menggiring,
menembak bola
permainan bola
basket dengan
benar
9 – 27
2.2 Menganalisis variasi gerak spesifik
JP
dalam berbagai permainan net (*):

2.2.1 Permainan Pada akhir fase


bola voli: ini peserta didik
passing bawah, memahami dan
passing atas, dapat
servis bawah, menganalisis
servis atas, fakta, konsep, dan
smash, dan prosedur variasi
block/bendung gerak spesifik
an. passing bawah,
passing atas,
servis bawah,
servis atas, smash,
dan
block/bendungan
permainan bola
voli dengan benar.
2.2.2 Permainan Pada akhir fase
bulu tangkis: ini peserta didik
memegang memahami dan
raket, posisi dapat
berdiri/ stance, menganalisis
gerakan fakta, konsep, dan
kaki/footwork, prosedur variasi
servis panjang, gerak spesifik
servis pendek, memegang raket,
pukulan posisi berdiri/
forehand, stance, gerakan
pukulan kaki/footwork,
backhand, dan servis panjang,
pukulan smes servis pendek,
pukulan forehand,
pukulan
backhand, dan
pukulan smes
permainan bulu
tangkis dengan
benar.
2.2.3 Permainan Pada akhir fase
tenis meja: ini peserta didik
memegang bet, memahami dan
posisi berdiri/dapat
stance, menganalisis
gerakan kaki/ fakta, konsep, dan
footwork, prosedur variasi
servis gerak spesifik
forehand, memegang bet,
servis posisi berdiri/
backhand, stance, gerakan
pukulan kaki/ footwork,
forehand, servis forehand,
pukulan servis backhand,
backhand, dan pukulan forehand,
smes. pukulan
backhand, dan
smes permainan
tenis meja dengan
benar.
2.3 Menganalisis variasi gerak spesifik 9 – 27
dalam berbagai permainan lapangan JP
(*):
2.3.1 Permainan Pada akhir fase
kasti: ini peserta didik
melempar/men memahami dan
goper bola, dapat
menangkap, menganalisis
memukul bola, fakta, konsep, dan
berlari ke tiang prosedur variasi
hinggap, dan gerak spesifik
mematikan melempar/mengo
lawan per bola,
permainan. menangkap,
memukul bola,
berlari ke tiang
hinggap, dan
mematikan lawan
permainan kasti
dengan benar.
2.3.2 Permainan Pada akhir fase
rounders: ini peserta didik
melempar/men memahami dan
goper bola, dapat dan
menangkap, menganalisis
memukul bola, fakta, konsep, dan
berlari ke tiang prosedur variasi
hinggap, dan gerak spesifik
mematikan melempar/mengo
lawan. per bola,
menangkap,
memukul bola,
berlari ke tiang
hinggap, dan
mematikan lawan
permainan
rounders dengan
benar.
2.3.3 Permainan Peserta didik
bola bakar: dapat dan mampu
melempar/men menganalisis
goper bola, fakta, konsep, dan
menangkap, prosedur variasi
memukul bola, gerak spesifik
berlari ke tiang melempar/mengo
hinggap, dan per bola,
mematikan menangkap,
lawan. memukul bola,
berlari ke tiang
hinggap, dan
mematikan lawan
permainan bola
bakar dengan
benar.

9 – 12
2.4 Menganalisis variasi gerak spesifik dalam
JP
berbagai olahraga beladiri (**):
2.4.1 Pencak silat: Pada akhir fase
kuda-kuda, pola ini peserta didik
langkah, memahami dan
pukulan, dapat dan
tendangan, menganalisis
tangkisan, fakta, konsep, dan
elakan, dan prosedur variasi
hindaran. gerak spesifik
kuda-kuda, pola
langkah, pukulan,
tendangan,
tangkisan, elakan,
dan hindaran
pencak silat
dengan benar.
2.4.2 Karate: kuda- Pada akhir fase
kuda, pukulan, ini peserta didik
tendangan, memahami dan
tangkisan, kihon, dapat
kata, menganalisis
dan komite fakta, konsep, dan
prosedur variasi
gerak spesifik
kuda-kuda,
pukulan,
tendangan,
tangkisan, kihon,
kata, dan komite
karate dengan
benar.
2.4.3 Taekwondo: Pada akhir fase
kuda-kuda, ini peserta didik
pukulan memahami dan
tendangan, dapat
tangkisan, dan menganalisis
sabetan. fakta, konsep, dan
prosedur variasi
gerak spesifik
kuda-kuda,
pukulan,
tendangan,
tangkisan, dan
sabetan
taekwondo dengan
benar.
6 – 24
2.5 Menganalisis variasi gerak spesifik
JP
dalam berbagai olahraga atletik (*):
2.5.1 Jalan cepat: Pada akhir fase
start, gerakan ini peserta didik
jalan cepat, memahami dan
dan memasuki dapat
finish. menganalisis
fakta, konsep, dan
prosedur variasi
gerak spesifik
start, gerakan
jalan cepat, dan
memasuki finish
jalan cepat dengan
benar.
2.5.2 Lari Pada akhir fase
sambung/estaf ini peserta didik
et: start, memahami dan
gerakan lari dapat
jarak pendek, menganalisis
dan memasuki fakta, konsep, dan
finish. prosedur variasi
gerak spesifik
start, gerakan lari
sambung/estafet,
dan memasuki
finish lari jarak
pendek dengan
benar.
2.5.3 Lompat tinggi: Pada akhir fase
awalan/ ini peserta didik
ancang, memahami dan
tolakan/ dapat
tumpuan, menganalisis
melayang di fakta, konsep, dan
udara, dan prosedur variasi
mendarat. gerak spesifik
awalan/ancang,
tolakan/tumpuan,
melayang di
udara, dan
mendarat lompat
jauh dengan benar.
2.5.4 Lempar Pada akhir fase
lembing: ini peserta didik
memegang memahami dan
lembing, dapat
awalan, menganalisis
melempar fakta, konsep, dan
lembing,dan prosedur variasi
menjaga gerak spesifik
keseimbangan. memegang
lembing, awalan,
melempar
lembing, dan
menjaga
keseimbangan
lempar lembing
dengan benar.
2.6 Menganalisis variasi gerak spesifik 9 – 12
dalam berbagai olahraga tradisional JP
(**):
2.6.1 Permainan Pada akhir fase
sepak takraw: ini peserta didik
memahami dan
menyepak/menend dapat
ang, menganalisis
mengumpan, fakta, konsep, dan
menyundul, prosedur variasi
melempar bola, gerak spesifik
dan smes dalam
menyepak/menen
dang,
mengumpan,
menyundul,
melempar bola,
dan smes sepak
takraw dengan
benar.
2.6.2 Permainan Pada akhir fase
anak-anak ini peserta didik
memahami dan
Indonesia :permain dapat
an gobak menganalisis
sodor,atau fakta, konsep, dan
galah asin, prosedur variasi
engklek, gerak spesifik
lari tempurung, permainan gobak
lenggang sodor,atau galah
rotan/Hulahop. asin, engklek
dan lain-lain. dengan benar.
2.7 Aktivitas Gerak Pada akhir fase 6–9
Berirama ini peserta didik JP
 Menganalis memahami dan
variasi dan dapat
kombinasi gerak menganalisis
berbentuk fakta, konsep, dan
rangkaian prosedur variasi
langkah dan dan kombinasi
ayunan lengan gerak berbentuk
mengikuti irama rangkaian langkah
(ketukan) dan ayunan
tanpa/dengan lengan mengikuti
musik sebagai irama (ketukan)
pembentuk gerak tanpa/ dengan
pemanasan dan musik sebagai
inti dalam pembentuk gerak
aktivitas gerak pemanasan dan inti
berirama. dalam aktivitas
gerak berirama
dengan benar.
2.8 Aktivitas Senam Pada akhir fase 6–9
 Menganalis ini peserta didik JP
berbagai memahami dan
dapat menganalis
keterampilan
fakta, konsep, dan
gerak dominan prosedur berbagai
keseimbangan, keterampilan
guling depan, gerak dominan
guling belakang, keseimbangan,
dan handstand. guling depan,
guling belakang,
dan handstand
senam lantai
dengan benar.
2.9 Aktivitas Pada akhir fase 9 – 24
Permainan dan ini peserta didik JP
Olahraga Air memahami dan
(Pilihan) dapat
 Menganalisis menganalisis
keterampilan fakta, konsep, dan
renang gaya bebas prosedur renang
menempuh jarak gaya bebas
25 meter, serta menempuh jarak
bentuk-bentuk 25 meter, serta
keselamatan bentuk-bentuk
penyelamatan dan keselamatan
keselamatan di air penyelamatan dan
dengan keselamatan di air
koordinasi yang dengan koordinasi
baik. yang baik.

Elemen Pemanfaatan Gerak


Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep dan prosedur latihan
pengembangan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills),
berdasarkan prinsip latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk mendapatkan
kebugaran dengan status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam
melakukan pencegahan terhadap “bahaya pergaulan bebas”, dan memahami peran aktivitas
jasamani terhadap pencegahan penyakit.
Sub Elemen Pemanfaatan Gerak
Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep dan prosedur latihan
pengembangan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills),
berdasarkan prinsip latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk mendapatkan
kebugaran dengan status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam
melakukan pencegahan terhadap “bahaya pergaulan bebas”, dan keselamatan diri dan orang
lain di jalan raya.
Alur Tujuan Pembelajaran Kata frasa Profil Prakira Glosarium
Kunci/Topik Pelajar an Jam
konten dan
Penjelasan Pancasila
Singkat
3.1 Aktivitas jasmani dan Pada akhir fase Profil 3– 6 Hasil yang
aktivitas kebugaran untuk ini peserta didik Pelajar JP diperoleh dari
pemeliharaan dan dapat Pancasila aktivitas fisik
peningkatan kesehatan:
mempraktikkan yang dan aktivitas
 Menganalisis
aktivitas jasmani dikembang kebugaran
konsep, prinsip,
sesuai dengan kan dalam secara
dan prosedur
pedoman dalam Fase menyeluruh (t
serta mampu
kebutuhan gerak ini adalah otal
mempraktikkan
dalam latihan Dimensi fitness) yang
aktivitas jasmani
peningkatan Mandiri memungkinka
sesuai dengan
derajat kebugaran dan Gotong n seseorang
pedoman
jasmani yang Royong. mampu untuk
kebutuhan gerak
terkait dengan menjalankan
dalam latihan
kesehatan kehidupan
peningkatan
(kecepatan, yang produktif
derajat kebugaran
kelincahan, dan dapat
jasmani yang
keseimbangan, menyesuaikan
terkait dengan
dan koordinasi) diri pada tiap
kesehatan (daya
serta pengukuran pembebanan
tahan, kekuatan,
hasilnya, serta fisik yang
komposisi tubuh,
mempromosikann wajar.
dan kelenturan)
ya melalui media
serta pengukuran
yang sesuai.
hasilnya, serta
mempromosikann
ya melalui media
yang sesuai.
3.2 Pola perilaku hidup sehat Pada akhir fase 3– 6
 Memahami dan ini peserta didik: JP
mampu  Memahami
menerapkan dan mampu
konsep, prinsip, menghindari
dan prosedur pola dampak
perilaku hidup bahaya
sehat. pergaulan
bebas bagi diri
sendiri,
lingkungan;
dan Langkah-
langkah
pencegahan
terhadap
bahaya
pergaulan
bebas.
 Memahami
dan mampu
menerapkan
dapat
memahami
dan mampu
menerapkan
konsep,
prinsip dan
prosedur
keselamatan
diri dan orang
lain di jalan
raya, manfaat
menjaga
keselamatan
diri dan orang
lain di jalan
raya, dampak
akibat tidak
menjaga
keselamatan
diri dan orang
lain di jalan
raya.
Elemen Pengembangan Karakter
Pada akhir fase ini peserta didik dapat menggunakan kemampuan untuk memonitor diri
sendiri dalam peningkatan derajat kebugaran jasmani dan kemampuan aktivitas jasmani
lainnya, serta menunjukkan keterampilan bekerja sama dengan merujuk peraturan dan
pedoman untuk menyelesaikan perbedaan dan konflik antar individu.
Sub Elemen Personal Responsibility (Tanggung jawab personal) Glosarium
Dimensi Mandiri (Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi dan Regulasi Pengembangan
diri) Karakter: unsur
pokok dalam diri
Indikator Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi manusia yang
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi dengannya
(Membuat penilaian yang realistis terhadap kemampuan dan minat, serta membentuk
karakter
prioritas pengembangan diri berdasarkan pengalaman belajar dan
psikologi
aktivitas lain yang dilakukannya). seseorang dan
Mengembangkan refleksi diri (Memonitor kemajuan belajar yang dicapai membuatnya
serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang akan muncul berperilaku
berlandaskan pada pengalamannya untuk mempertimbangkan strategi sesuai dengan
belajar yang sesuai). dirinya dan nilai-
nilai yang yang
Indikator Regulasi Diri cocok dengan
dirinya dalam
Regulasi emosi (Memahami dan memprediksi konsekuensi dari emosi
kondisi yang
dan pengekspresiannya dan menyusun langkah-langkah untuk mengelola berbeda-beda.
emosinya dalam pelaksanaan belajar dan berinteraksi dengan orang lain).
Penetapan tujuan dan rencana strategis pengembangan diri (Merancang
strategi yang sesuai untuk menunjang pencapaian tujuan belajar dan
pengembangan diri dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan
dirinya, serta situasi yang dihadapi).
Percaya diri, resilien, dan adaptif (Membuat rencana baru dengan
mengadaptasi, dan memodifikasi strategi yang sudah dibuat ketika upaya
sebelumnya tidak berhasil, serta menjalankan kembali tugasnya dengan
keyakinan baru).
Sub Elemen Personal Responsibility (Tanggung jawab personal)

Dimensi Gotong Royong (Kolaborasi dan kepedulian)

Indikator Kolaborasi

Kerja sama (Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain


untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di
lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk
bekerja efektif membangun tim dan mengelola kerjasama untuk
mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan dan
mencapai tujuan bersama).
Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama (Memahami informasi,
gagasan, emosi, keterampilan dan keprihatinan yang diungkapkan oleh
orang lain menggunakan berbagai simbol dan media secara efektif, serta
memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hubungan interpersonal
guna mencapai tujuan bersama).
Saling ketergantungan positif (Mendemonstrasikan kegiatan kelompok
yang menunjukkan bahwa anggota kelompok dengan kelebihan dan
kekurangannya masing-masing perlu dan dapat saling membantu
memenuhi kebutuhan).
Indikator Kepedulian
Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran
sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Persepsi sosial (Menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan
orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang
tepat agar orang lain menampilkan respon yang diharapkan).
Elemen Nilai-Nilai Gerak
Pada akhir ini peserta didik dapat Menganalisis hubungan antara aktivitas jasmani dan
kesehatan, untuk dapat memilih aktivitas yang berperan sebagai media menumbuh-
kembangkan unsur kegembiraan, tantangan, percaya diri, serta dapat mengekspresikan diri
dalam berinteraksi di lingkungan sosial.
Indikator Nilai-Nilai Gerak GLOSARIUM
Mengenali keuntungan yang didapat dari aktivitas fisik untuk menjaga Nilai Gerak:
kesehatan (Membandingkan besarnya keuntungan berbagai aktivitas fisik keindahan yang
yang dapat digunakan untuk menjaga Kesehatan). ditampilkan
Mengukur kemampuan diri terkait dengan kesenangan dan tantangan seorang dalam
yang harus dihadapi. gerak
Membandingkan dan mengklasifikasi tingkat ekspresi diri dan interaksi berolahraga, nilai
sosial dari setiap aktivitas fisik (Menganalisis bentuk bentuk aktivitas estetis ini bisa
jasmani yang dapat dijadikan sebagai media untuk ekspresi diri dan dilihat dari
interaksi social). seseorang gerak
yaitu:
kelincahannya,
keluwesannya,
dan
kelentikannya.

Batuasang, 2023
Mengetahui:
Kepala UPT SPF SMPN 25 Bulukumba Guru Mata Pelajaran
Drs. MUHAMMAD JUSMAN AHMAD FAJRI RAHMAN,[Link]
NIP: 196705191995121003 NIP:

Anda mungkin juga menyukai