ADALAH Pemisahan partikel atau materi secara mekanis berdasarkan perbedaan ukuran
partikel Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan material untuk menerebos ayakan :
Ukuran ayakan
Gerakan pada permukaan ayakan
Frekuensi getaran, tergantung dari ukuran dan jenisnya. Umpan digetarkan dengan
keras tetapi tidak membuat material terlempar ke udara
Kemiringan permukaan ayak (Sudut kemiringan) pencegahan pada sudut mati dan
pengumpalan
Bentuk bahan dan permukaan ayak
Kandungan air
Kandungan air yang banyak akan sangat membantu tapi bila hanya sedikit akan
menyumbat screen.
Metode pengumpanan, umpan harus disebar merata dan mendekati ayakan dalam arah
paralel pada sumbu vertikal ayakan
Mesh
Merupakan banyaknya lubang pada permukaan
ayakan yang berukuran 1 in (1 in = 2,54 cm). Makin
besar ukuran mesh maka produk yang dihasilkan
semakin kecil (halus).
Berdasarkan model lubang pada permukaan ayakan , terdiri dari 3 tipe yakni :
Pelat Berlubang (Punched Plate)
Yakni pelat yang tebuat dari baja yang diberi lubang dengan bentuk tertentu
(bahan lain karet keras atau plastik untuk memisahkan material yang abrasive dan
korosif)
Tujuan Pengayakan ; • Digunakan untuk bahan yang kasar (batu, batu bara, dsb)
• Mempersiapkan produk umpan (feed) yang ukurannya sesuai untuk beberapa proses • Garis tengah lubang 1 cm lebih dari itu ukuran tebal pelat meningkat sesuai dengan
berikutnya. bertambahnya gari stengah lubang
• Menghasilkan produk dengan ukuran tertentu sebahai produk akhir
Dry screning :
Bahan tidak mengandung air
bahan memerlukan pengeringan sebelum proses screening
• Mempunyai simpangan getaran yang kecil dengan frekuensi getaran sekitar 1200 – 1800
permenit (1000 – 7000 Hz)
• Kapasitas tinggi dengan efisiensi pemisahaan yang baik
dan digunakan untuk interval ukuran partikel yang luas
• Umumnya memiliki nilai mess 100 – 200.
• Ayakan bertingkat dengan nilai mess sama akan
memperbaiki kualitas dan keseragaman hasil,
Ayaman Kawat (Woven Wire) sedangkan saringan bertingkat dengan nilai
Yakni ayakan dari ayaman kawat terbuat dari metal metal(baja, nikel, perunggu, mess berbeda akan menghasilkan beberapa produk
tembaga dn logam lainnya) yang di anyam dengan bentuk dan ukuran lubang tertentu dengan keseragaman berbeda.
dan memiliki sifat tahan arus yang besar Ciri-ciri dari Vibrating screen :
• memiliki kapasitas penyaringan yang tinggi
• mudah dalam pemeliharaan dan desain yang
tersusun rapi dan rapat
• Luas daerah getaran (fibrasi) dapat mudah
berubah dari keseimbangan berat
• Dapat digunakan dalam ukuran dan kapasitas
Susunan batangan logam yang berbeda-beda
Biasanya digunakan batang baja (paralel rods) • Tahan lama
Penggunaan : Memisahkan padatan yang tekandung dalam minyak kasar (dirt crude oil
Metallurgi, building, chemical industry, tepung
Cara kerja:
Pada prinsipnya sangat simple. Prose pengayakan dengan cara mengetarkan .
Disarankan terdiri dari 2 tingkat ayakan dengan ukuran 30 mesh dibagian atas dan 40 mesh
Bagian-bagian Screening secara umum :
dibagian bawah untuk mempermudah pengayakan
• 1/3 bagian atas permukaan screening : tempat material dijatuhkan
• Bagian opening (pembukaan) :
Oscillating Screens (ayakan dinamis)
terdiri dari bagian yang bergerak (screen) dan yang tidak bergerak (penampungan)
• Ayakan dinamis dengan pada frekuensi lebih rendah vibrating screen (100-400 Hz)
• Bagian Penampungan (discharge chutes)
dengan waktu yang lebih lama
Jenis-jenis alar pengayak Pengunaan : untuk menangani material yang berukuran
kecil yang mengalir bebas, berukuran tipis, berdebu, dan
Vibrating Screens (ayakan getar)
material lain yang sulit ditangani dengan cara biasa
• Ayakan dinamis dengan permukaan horizontal dan (untuk ukuran lebih kecil dr 4 mesh)
miring, dapat dibertingkat atau hanya terdiri atas satu Cara kerja :
ayakan
Bahan dimasukkan dibagian atas dan osillator digerakkan, sehingga feed yang berukuran Shaking Screens (ayakan kocok)
lebih kecil dari lubang (mesh) akan masuk ke dalam sedangnkan partikel yang besar akan • Ayakan mempunyai bingkai berbentuk segiempat, yang digerakkan Maju Mundur
tertinggal diatasnya (bolak-balik) dengan kemiringan tertentu.
• Bekerja dengan kecepatan 800 rpm
Grizzly Screens ( ayakan sejajar) • Mengecilkan ukuran hingga lebih dari 12 mm
• Merupakan ayakan dimana material yang diayak • Penggunaan :Penyeleksian mineral dalam skala besar, persiapan coal dalam kondisi
mengikuti aliran pada kemeringan tertentu kering
• Sering disebut dengan rod-deck surface • Kelebihan : hemat tempat dan energi kecil
• Artinya : permukaan ayakan terbuat dari • Kekurangan : biaya perawatan tinggi dan kapasitas rendah
batang/rel/rod yang disusun dengan jarak
celah tertentu (2-8 in).
• Termasuk dalam dalam jenis “stationer “screening.
(ayakan statis/diam), dimana material yang akan
diayak mengikuti aliran pada posisi kemiringan tertentu
• Permukaannya sangat keras dan terbuat dari batangan baja yang dirangkai sejajar Jarak
antara setiap batang pada bagian atas dibuat cukup lebar dibandingkan bagian bawah
agar kuat tanpa terjadi penyumbatan oleh bongkahan yang hanya lolos sebagian.
• Fungsi : tanah, batu, batu bara dll
Revolving Screens
Umpan yang sangat kasar, jatuh pada ujung atas kisi. Bongkahan yang besar akan
• Disebut juga dengan “pengayak Tromol”
menggelinding ke bagian ujung dan bongkahan kecil akan jatuh ke bawah masuk kedalam
• Merupakan alat screening tertua
kolektor (pengumpul) tersendiri. Prinsip kerja : berupa silinder atau kerucut yang berputar
Keuntungannya dari grizzly screen
• Harga relitif murah
Berdasarkan gaya miring terhadap horizontal
• Kemiringan ayakan untuk
• Digunakan untuk material yang kasar grafitasi memudahkan pengeluaran partikel
• Peralatan sederhan
kasar.
Kerugiannya dari grizzly screen
• Ayakan ini berputar dengan kecepatan rendah,
• memerlukan banyak tempat
10 – 20 rpm
• mudah tersumbat karena tidak ada getaran
• Dapat mengayak bahan dari 55 mm menjadi 6 mm, dan ukuran lebih kecil dapat
• kurang efisien
ditangani dalam kondisi pengayakan basah
Cara kerja :
• Digunakan dalam industri skala besar terutama pada pertambangan
Umpan yang sangat kasar, jatuh pada ujung atas
kisi. Bongkahan yang besar akan mengelinding ke bagian ujung dan yang kecil akan jatuh
ke bawah masuk kedalam kolektor (pengumpul). Jarak antara setiap batang pada bagian
atas dibuat cukup lebar dibandingkan bagian bawah agar kuat tidak terjadi pnyumbatan
oleh bongkahan yang hanya lolos sebagian
Prinsip
kerja :
Berdasa
rkan
Cara Kerja :
gaya screens
Tromol
yang berbentuk
grafitasi
seperti tabung
dandan dalam
besar
gaya terdapat
tabung
lubang-lubang.
sentrifu
Terdiri dari 2 bagian input dan output, dimana feed masuk dalam input kemudian diputar
gal
dengan kecepatan tertentu dan hasil yang diinginkan akan masuk pada penampung/storage
untuk dalirkan k tempat tujuan dengan belt conveyor. Sedangkan yang tidak lolos akan
dikeluarkan di output.
Kelebihan : Harga lebih murah dari vibrating Screens
Kekurangan :
• Biaya perawatan tinggi, terutama pada dinamo motor dan sikat
• Tidak dapat menghasilkan produk yang uniform seperting vibrating screens
• Memerlukan tempat yang relatif luas
Reciprocating Screens
• Ayakan dinamis dengan gerakan menggoyang, pukulan yang panjang (20 -200 Hz)
• Digunakan untuk pemindahan dengan pemisahan ukuran
• Sudut kemiringan 5-300 berbentuk persegi panjang dengan ukuran 1,5x4 ft sampai
5x14 ft.
• Adakalanya dintara 2 dek di isi bola-bola karet untuk meningkatkan efisiensi
pengayakan sekaligus memberihkan lubang ayakan yang tersumbat
• Penggunaan : material halus, material kering, ukuran kecil (light) sekitar 10 – 20 µm,
tekadang sampai 40 µm
Cara Kerja :
Bergerak dengan bantuan poros yang berputar (1000 rpm) secara tidak teratur. Gerakan
memutar pada ujung feed dengan cepat menebarkan material ke seluruh permukaan
screens serta menyusun material tersebut berdasarkan perbedaan mesh. Selama material-
material tersebutmelewati permukaan screens, akan terjadi pereduksian jumlah ada ujung
pemberhentian (ujung alat). Reduksi ini membantu memisahkan material yang diistilakan “
Near mesh particels”