SCAN SAMPAI
Pastikan driver sudah absen > scan sampai menggunakan JTC OPS > scan paket sampai >
nomor tugas minta ke driver / cek dari system > scan semua incoming 1/1
setelah semua selesai di scan, cek ke JFS di PLATFORM OPERASIONAL > PEMANTAUAN DATA
> PEMANTAUAN PAKET SAMPAI > CEK
pastikan jumlah paket tidak sampai sudah 0, jenis nomor waybill diganti "semua" lalu cek lagi, kalau jumlah total paket
belum sampai belum 0, klik jumlahnya lalu scan sampai manual/cari barangnya dulu
Kalau sudah 0 semua, driver sudah boleh scan keluar
LIST PICK UP SHOPEE
Platform pelanggan > pelanggan > penjadwalan pemesanan > penjadwalan > sumber pesanan pilih
situs web resmi, shopee, Lazada, API, API AWB, tiktok > status pesanan pilih yg “menjadwalkan
dlivery ke outlet” > CEK
Di list 1/1 yang metodee layanan delivery nya “jemput paket”
kirim list pick up ke driver sesuai dengan area masing-masing
CEK PAKET YANG BELUM SCAN KELUAR
Indikator operasional > SLA > Pemantauan SLA TTD > cek > detail monitoring SLA TTD > cek > ekspor
> unduhan > download > buka file
Filter file excel > kolom sprinter pilih yang “blank” > ok > data yang muncul berarti belum discan
keluar > copy resi > list nama dan alamat di lacak paket > share kee wa
INPUT RESI
Operasional outlet > manajemen waybill > waybill baru
*nama sprinter wajib diisi
* data pengirim dan penerima diisi lengkap dan harus ada kode pos
* informasi barang diisi lengkap semua sesuai aktual
barang yang dibawah 11kg bisa langsung input ke 11kg/volume nya dibuat 0,055
* asuransi yang diinput untuk total ongkir dibawah 50ribu = 1.000.000
ongkir diatas 50ribu = 2.500.000
contoh as 2.500.000 untuk ongkir diatas 50ribu contoh as 1juta untuk ongkir dibawah 50ribu
*metodee pembayaran ada 2 yaitu tunai dan dfod (bayar tujuan)
* setelah semua diisi bisa langsung cetak resi
lembar pengirim dicentang lalu klik unggah