SWOT ANALYSIS
Disusun oleh:
Nama : Pujud Suradi
NPM : C1B021032
PRODI S1 MANAJEMEN FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS
BENGKULU
2024
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, saya
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas tentang Analisis
SWOT ini.
Tugas ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak
sehingga dapat memperlancar pembuatan tugas ini. Untuk itu saya menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan tugas ini.
Terlepas dari semua itu, saya meyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki tugas selajutnya.
Akhir kata saya berharap semoga tugas tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakat ini
dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
Bengkulu, 19 Maret 2024
Pujud Suradi
Pengertian Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan metode dalam sebuah perencanaan strategi yang meliputi
kekuatan, peluang, kelemahan, serta ancaman yang menjadi dasar untuk evaluasi. Analisis
SWOT ini pada akhirnya akan membantu para pengusaha dalam mengatur kekuatan, kelemahan,
peluang hingga ancaman dari data yang didapatkan.
Analisis SWOT juga akan menilai dari beberapa faktor yaitu faktor internal dan
eksternal, serta dengan potensi yang ada di masa sekarang dan masa yang akan. Serta menjadi
bahan evaluasi untuk memperbaiki serta meningkatkan performa dalam memanfaatkan peluang
bisnis. Analisis SWOT menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah bisnis serta kendala
yang harus dihadapi di masa yang akan datang.
Kepanjangan Dari SWOT
Kepanjangan dari SWOT adalah strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan),
opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Masing-masing dari faktor ini sangat penting
untuk dianalisis agar dapat merencanakan pertumbuhan organisasi dengan baik. Di situlah
analisis dibutuhkan. Ketika dianalisis bersama, kerangka kerja SWOT dapat melukiskan
gambaran yang lebih besar tentang di mana perusahaan berada dan bagaimana menuju ke
langkah berikutnya.
1) Strengths (Kekuatan)
Kekuatan dalam SWOT mengacu kepada inisiatif dari internal yang memiliki kinerja yang baik.
Ini bisa dibandingkan keunggulan kompetitif eksternal. Dengan memeriksa pada area ini dapat
membantu untuk memahami aspek mana saja yang sudah berhasil. Kemudian dapat
menggunakan teknik yang pasti berhasil, yaitu kekuatan di area lain yang memerlukan dukungan
tambahan, seperti meningkatkan efisiensi tim.
Saat melihat kekuatan pada organisasi, pertanyaan-pertanyaan berikut bisa diajukan untuk
memulai:
Apa yang kita lakukan dengan baik?
Apa yang unik dari organisasi atau produk kita?
Apa yang disukai masyarakat tentang organisasi atau produk kita?
2) Weaknesses (Kelemahan)
Kelemahan dalam SWOT mengacu kepada inisiatif internal yang memiliki kinerja yang buruk.
Menganalisis kekuatan sebelum mendapatkan kelemahan agar menciptakan titik dasar
keberhasilan dan kegagalan yang merupakan ide baik. Mengidentifikasi kelemahan pada internal
menjadi titik awal untuk meningkatkan proyek-proyek yang sedang dijalankan.
Mirip dengan memeriksa kekuatan, ada beberapa pertanyaan yang berbeda untuk mulai
mengidentifikasi kelemahan yaitu:
Inisiatif mana yang berkinerja buruk dan mengapa?
Apa yang bisa diperbaiki?
Apa yang dapat meningkatkan kinerja kami?
3) Opportunities (Peluang)
Peluang dalam SWOT merupakan hasil dari kekuatan dan kelemahan yang dimiliki suatu
perusahaan, bersama dengan inisiatif eksternal yang akan menempatkan pada posisi kompetitif
yang lebih kuat. Ini bisa berupa apapun, mulai dari kelemahan yang ingin ditingkatkan atau area
yang tidak teridentifikasi dalam dua fase pertama analisis.
Ada banyak cara untuk mendapatkan peluang, terdapat pertanyaan-pertanyaan dibawah ini
sebelum memulai:
Sumber daya apa yang bisa digunakan untuk memperbaiki kelemahan?
Apakah ada kesenjangan pasar dalam pelayanan kita?
Apa target kita tahun ini?
4) Threats (Ancaman)
Ancaman dalam SWOT mengacu kepada wilayah yang memiliki potensi yang dapat
menimbulkan masalah. Ancaman memiliki sifat eksternal dan pada umumnya berada di luar
kendali. Ini dapat mencakup apa pun, mulai dari pandemi global hingga perubahan peta
persaingan.
Berikut adalah beberapa pertanyaan agar bisa mengidentifikasi ancaman eksternal:
Perubahan seperti apa di dalam industri yang perlu dikhawatirkan?
Apa tren pasar baru yang sedang bermunculan?
Di bagian mana pesaing mengungguli kita?
Tujuan Analisis SWOT
Tujuan utama dari menggunakan analisis SWOT adalah untuk meningkatkan kesadaran
terkait dengan faktor-faktor yang digunakan untuk membuat keputusan bisnis serta menetapkan
strategi bisnis. Untuk melakukan ini, SWOT menganalisis lingkungan internal dan eksternal dan
beberapa faktor yang dapat mempengaruhi sebuah keputusan. Beberapa tujuan utama dari
analisis SWOT adalah sebagai berikut:
Membuat analisis dari faktor internal dan eksternal.
Mengidentifikasi risiko dan masalah yang perlu dipecahkan dan diselesaikan.
Menetapkan prioritas dalam manajemen.
Mengurangi kesalahan faktual, manajemen, atau pemasaran.
Melakukan perkiraan penjualan yang realistis berdasarkan dengan kondisi pasar serta
melakukan evaluasi yang memiliki potensi dalam pertumbuhan bisnis.
Untuk menentukan apakah memerlukan bantuan dari luar
Menciptakan pengembangan produk atau layanan bisnis.
Membuat keputusan dalam perekrutan, promosi atau sumber daya manusia yang lainnya.
Melakukan evaluasi dan meningkatkan peluang pada kinerja layanan pelanggan.
Melakukan investasi di bidang teknologi, lokasi geografis, atau pasar
Manfaat Analisis SWOT
Ada begitu banyak manfaat dari menggunakan analisis SWOT yang bisa didapatkan, terutama
pada saat ingin melakukan perencanaan bisnis. Pada dasarnya, empat komponen utama tersebut
dapat berfungsi dengan baik sebagai acuan dalam menjalankan strategi misi hingga mencapai
tujuan (visi) bisnis. Dengan kata lain, manfaat analisis SWOT yaitu untuk membantu melakukan
perencanaan prospek bisnis secara terstruktur dengan mengetahui hal-hal berikut ini:
Bagaimana cara agar memanfaatkan kekuatan (strengths) untuk dapat menghasilkan
keuntungan melalui peluang (opportunities) yang ada
Bagaimana strategi untuk mengatasi kelemahan (weaknesses) yang berisiko mendapatkan
kerugian
Bagaimana cara agar kekuatan (strengths) bisnis mampu menghadapi segala ancaman
(threats) yang terjadi pada saat ini dan di masa yang akan datang
Langkah seperti apa untuk mengendalikan kelemahan (weaknesses) yang berisiko
menimbulkan ancaman (threats)
Dengan mengetahui SWOT pada proyek atau perusahaan seperti di atas, dapat
mempertimbangkan keputusan dan menentukan prioritas dengan lebih baik.
Selain itu, manfaat analisis SWOT untuk membantu para pelaku UKM untuk mendapatkan
modal untuk usaha dengan mengajukan proposal kepada para investor. Analisis SWOT sangat
berguna agar bisa mengetahui secara jelas kondisi internal dan eksternal dari bisnis yang
dijalankan.
Faktor Analisis SWOT
Faktor lain dalam analisis SWOT akan membantu untuk mengumpulkan sejumlah data, dari
analisa yang telah dikerjakan. Berikut adalah beberapa faktor lain yang terdapat di dalam analisis
SWOT:
1. Faktor Internal
Suatu perusahaan akan mendapatkan data analisis dari bagian internal bisnis, dari faktor internal
tersebut. Analisis SWOT yang berada di bagian internal meliputi:
Kekuatan
Komponen yang akan memberikan kelebihan dan keuntungan dalam bisnis.
Kelemahan
Komponen yang akan menjadi penentu mengenai kelemahan yang ada di dalam bisnis yang
sedang dijalankan.
2. Faktor Eksternal
Untuk memperoleh faktor eksternal maka membutuhkan pihak dari luar. Contohnya dengan
menyebarkan angket atau kuesioner kepada konsumen atau calon konsumen. Faktor eksternal
dalam analisis SWOT yaitu:
Peluang
Dapat mengetahui peluang apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan perusahaan
di masa yang akan datang.
Ancaman
Komponen yang satu ini memiliki fungsi agar pelaku usaha dapat mengetahui hal apa saja yang
menjadi ancaman. Dengan adanya komponen ini, maka pelaku usaha bisa mengantisipasi atau
mencari solusi terhadap ancaman tersebut.
Contoh Analisis SWOT
Berikut adalah beberapa contoh yang menerapkan analisis SWOT yaitu:
1. Analisis SWOT Diri Sendiri
Analisis SWOT pada diri sendiri biasanya digunakan untuk melihat penilaian tentang secara
pribadi. Contoh analisis SWOT pada diri sendiri yaitu:
Kekuatan
Kreatif
Kemampuan dalam memasarkan produk dengan tepat
Berkomunikasi dengan baik
Menghargai waktu
Kelemahan
Memiliki sifat pemalu ketika menghadapi orang yang baru dikenal
Gugup ketika mempresentasikan ide pada klien
Peluang
Dapat menghadiri konferensi pemasaran yang besar dengan tujuan untuk menambah
relasi
Memiliki peluang dalam mengembangkan karir untuk kenaikan jabatan
Ancaman
Banyak perusahaan yang mempertimbangkan untuk memberhentikan karyawan.
Persaingan dalam hal promosi bagi posisi manajer
2. Analisis SWOT Produk Makanan Ringan
Jika memiliki usaha dalam bidang makanan ringan, maka buatlah analisis SWOT agar bisa
mengembangkan bisnis lebih bagus lagi. Berikut ini adalah contoh analisis SWOT dalam bidang
makanan:
Kekuatan
Merek yang unik
Rekam jejak yang baik
Strategi marketing yang tepat pada sasaran
Tenaga kerja yang terampil
Jaringan distribusi yang kuat
Kelemahan
Harga tinggi
Kemasan produk kurang modern
Target pasar belum jelas
Varian produk yang terbatas
Peluang
Perluasan jaringan konsumen melalui online
Waralaba
Tambahan karyawan
Tambahan investasi berupa alat
Memperluas varian produk
Ancaman
Kemungkinan akan digugat karena merek dagang yang belum terdaftar
Persaingan yang semakin ketat
Harga dari bahan-bahan baku yang sering mengalami perubahan naik secara mendadak
Terdapat para pembuat produk palsu
3. Analisis SWOT Organisasi
Lalu, bagaimana contoh analisis SWOT pada organisasi? Berikut ini contoh analisis SWOT pada
suatu organisasi yaitu:
Kekuatan
Solidaritas yang tinggi
Kesadaran sosial tinggi
Jumlah anggotanya yang banyak
Kelemahan
Hidup di dalam zona yang nyaman
Kurangnya partisipasi dalam kegiatan perlombaan
Kurang memperluas jaringan
Peluang
Memperluas jaringan
Mengikuti pelatihan
Mengadakan kegiatan perlombaan
Ancaman
Anggota yang memutuskan untuk keluar
Kurang cepatnya beradaptasi
Iuran keanggotaan yang naik
Cara Membuat Analisis SWOT
Setelah memahami apa itu analisis SWOT dan juga contoh dari analisis SWOT, maka
selanjutnya akan dijelaskan tentang cara membuat analisis SWOT yaitu sebagai berikut:
1. Mengumpulkan Sejumlah Pihak yang Terlibat
Analisa tidak dapat dilakukan oleh satu orang karena hasilnya tidak akan efektif dan baik.
Namun jangan juga mempercayakan analisis SWOT kepada pihak di luar perusahaan.
Kumpulkan sekelompok orang yang memiliki perspektif yang berbeda untuk menemukan hasil
yang variatif dan signifikan.
2. Membuat Pertanyaan dari Setiap Komponen SWOT
Membuat pertanyaan yang masuk ke dalam komponen SWOT. Dalam menganalisis SWOT
seperti menjelaskan pendapat yang memiliki tujuan untuk mengetahui apakah cara menjalankan
bisnis sudah tepat dan benar.
Oleh karena itu membuat beberapa poin pertanyaan dan meminta pendapat dari pihak lain yang
terlibat. Misalnya, dalam analisis kekuatan, pertanyaan dapat seputar apa saja kelebihan yang
dimiliki oleh bisnis yang sedang dijalankan? atau kelebihan serta keunikan apa saja yang dimiliki
oleh perusahaan tersebut yang tidak dimiliki dari perusahaan lain.
Siapa Yang Harus Melakukan Analisis SWOT?
Agar analisis SWOT dapat efektif, para pendiri dan pemimpin perusahaan harus terlibat
secara mendalam, karena Ini bukan tugas yang dapat didelegasikan kepada orang lain. Akan
tetapi, pemimpin perusahaan juga tidak boleh melakukan pekerjaan sendiri. Untuk mendapatkan
hasil terbaik, mengumpulkan sekelompok orang yang memiliki perspektif berbeda tentang
perusahaan.
Pilihlah orang-orang yang dapat mewakili berbagai aspek dari perusahaan, bisa mulai
dari bagian penjualan dan layanan pelanggan hingga bagian pemasaran serta pengembangan
produk. Setiap orang harus memiliki bagian dalam hal tersebut.
Perusahaan yang memiliki inovatif melihat di luar jajaran internal mereka ketika sedang
melakukan analisis SWOT dan mendapatkan masukan dari para pelanggan untuk menambahkan
pendapat mereka untuk menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan bisnis.
Apabila kalian sedang memulai atau menjalankan bisnis sendiri, kalian masih bisa untuk
melakukan analisis SWOT. Mengambil sudut pandang tambahan dari teman atau kerabat dekat
yang memiliki pengetahuan tentang bisnis yang sedang kalian jalankan, bagian akuntan yang
kalian miliki, atau vendor serta para pelanggan. Kuncinya adalah mendapatkan pendapat dari
sudut pandang yang berbeda.
Bisnis yang menggunakan analisis SWOT bertujuan untuk melihat dan menganalisis
situasi pasar pada saat ini dan menentukan berbagai strategi untuk melakukan pergerakan yang
dapat mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Namun karena seiring berjalannya waktu
kemungkinan ada banyak yang berubah tentunya perlu untuk mengevaluasi kembali strategi
yang dijalankan, memulai dengan analisis SWOT yang baru dalam kurun waktu setiap enam
hingga dua belas bulan.
[Link] Tbk
Kondisi eksternal perusahaan
ETOP (Enviromental Threat and Opportunity Profile)
No Faktor Ekternal Dampak Opportunity Dampak Threat
.
1 Ekonomi Seiring pesatnya pertumbuhan Adanya kenaikan biaya bahan
ekonomi di berbagai daerah, muncul baku dan bahan kemasan seperti
peluang besar bagi kami untuk minyak kelapa sawit, gula
memasuki area yang belum tersentuh kelapa, dan bahan berbahan
di luar pulau Jawa. dasar petroleum yang
disebabkan oleh kenaikan harga
minyak, bahan kimia dan
komoditas lainnya;
Tidak stabilnya nilai tukar
rupiah terhadap mata uang asing.
Rendahnya infrastruktur yang
memadai berupa jalan yang
menyebabkan tingginya biaya
pemasaran produk.
Adanya penghapusan subsidi
BBM bagi industri.
Tidak konsistennya pasokan gas
dari pertamina.
2 Pemerintah Melalui asosiasi Masyarakat Indonesia Adanya barang-barang palsu yang
Anti Pemalsuan (MIAP), selama tahun menggunakan nama/brand
2014 kami semakin melibatkan diri terkenal Unilever seperti Ponds,
untuk memerangi isu tersebut. Kami dan citra yang keberadaan barang
menyampaikan keprihatinan kami ke palsu tersebut dapat merugikan
pihak Bea dan Cukai, serta kantor konsumen dan produser.
Perlindungan Hak-Hak Kekayaaan
Intelektual, untuk menegaskan betapa
keberadaan produk-produk tiruan
tersebut mengancam para konsumen
dan bisnis. Kami bekerja sama dengan
lembaga-lembaga tersebut untuk
mengedukasi masyarakat tentang
pentingnya memerangi pemalsuan dan
ikut serta dalam pembahasan dan
pemberlakuan undang-undang anti
pemalsuan .Kami juga terus mencari
peluang untuk bekerjasama dengan
Pemerintah tentang hal-hal lain yang
menjadi perhatian bersama, khususnya
yang terkait dengan kebijakan dan
regulasi baru yang memengaruhi
industri kami. Bersama dengan
pemangku kepentingan lain melalui
berbagai asosiasi dagang dan industri
yang utama seperti GAPPMI dan
PERKOSMI, kami dapat melakukan
lobi secara efektif, melalui dialog yang
konstruktif, untuk memberikan
perspektif bisnis dalam penyusunan
rancangan undang - undang baru.
3 Politik Meskipun banyak tantangan yang Tahun 2014 merupakan tahun
kami hadapi, kami masih bisa penuh tantangan. Pemilihan
memperoleh pertumbuhan yang bagus. umum nasional pada tahun 2014
Laba tetap baik mencapai Rp5,7 menciptakan dimensi politik baru
triliun, tumbuh 7.2% dari tahun lalu. dengan ketidakpastian sekaligus
harapan akan masa depan
Indonesia. Pada akhir tahun 2014,
ekonomi Indonesia ditandai
dengan keputusan pemerintah
untuk mengurangi subsidi BBM,
naiknya suku bunga, dan
melemahnya nilai tukar Rupiah.
Faktor-faktor tersebut
memberikan dampak yang kurang
baik bagi konsumen kami.
Pertumbuhan penjualan sebesar
12,2%, melemah dibandingkan
dengan pertumbuhan tahun lalu
sebesar 12,7%
4 Teknologi Di sektor hilir, melalui program Teknologi dalam era globalisasi
Konversi dan Daur Ulang Sampah, saat ini tidak pernah stagnan,
kami mengembangkan intervensi semakin maju teknologi yang
teknologi guna meningkatkan digunakan maka semakin besar
kecepatan daur ulang sampah biaya yang harus ditanggung
anorganik dan untuk mengurangi perusahaan baik biaya
volume sampah yang dibuang ke perawatan/pemeiliharaan maupun
TPA . Yayasan Unilever Indonesia biaya pembelian mesin-mesin
mendukung studi kelayakan baru.
mengenai proyek konversi sampah
di Bantar Gebang, tempat
pembuangan sampah utama Jakarta.
Di tahun 2014 program Green and
Clean mengembangkan 976 bank
sampah (dari 712 bank sampah di
2013), menambah 33.179 nasabah
dan mengumpulkan 2.082 ton
sampah anorganik, mendatangkan
total penjualan sampah senilai Rp2.8
miliar.
5 Pesaing Pada tahun 1990 telah mengakuisisi Dengan banyaknya perusahaan
Sari Wangi, tahun 2000 memasuki yang diakuisisi oleh PT Unilever
bisnis kecap dengan mengakuisisi Indonesia Tbk maka dapat
bango, Memasuki bisnis minuman sari menyebabkan rendahnya
buah dengan mengakuisisi merek competitor brand local di
Buavita dan Gogo. Mengakuisisi Indonesia dan apa bila tingkat
Knorr Indonesia dari Unilever kepemilikan mayoritas saham PT
Overseas Holding Ltd dan Unilever Tbk dimiliki oleh pihak
menggabungkannya dengan Unilever asing maka perusahaan ini dapat
Indonesia. Memindahkan pabrik berubah menjadi kepemilikian
produk perawatan rambut dari asing.
Rungkut ke Cikarang. Menjaga harga
yang kompetitif merupakan prioritas
kami dalam menghadapi pasar yang
agresif dan kami senantiasa memantau
tingkat harga-harga kami
dibandingkan dengan para pesaing.
Untuk menyikapi inflasi selama tahun
berjalan, kami berupaya keras untuk
melakukan penghematan biaya dan
efisiensi. Kami berhasil meningkatkan
marjin berkat mix dan harga yang
lebih baik.
6 Pemasok Sebelum pemasok baru disetujui,
mereka diharuskan menjalani proses
audit yang ketat tentang keandalan,
manajemen mutu, dan kepatuhannya
terhadap kriteria praktik bisnis yang
jujur dan berkelanjutan. Seluruh bahan
mentah yang masuk diharuskan lolos
serangkaian pengujian, sejak bahan
tersebut masuk ke dalam mata rantai
pasokan kami guna memastikan
keamanan dan terpenuhinya kepatuhan
terhadap seluruh ketentuan perundang-
undangan dan
peraturan yang berlaku.
7 Pelanggan Perseroan memiliki layanan khusus
peduli konsumen, yang disebut Suara
Konsumen di 0800 1 55 8000 (Toll
Free) dan 021 5299 5299 (Regular).
Sebagai perusahaan barang konsumsi,
kami selalu berupaya untuk
meningkatkan kepuasan konsumen
dan pelanggan terhadap produkproduk
kami, dengan cara menghargai
masukan mereka. Suara Konsumen
merupakan saluran bagi konsumen
untuk menyampaikan pertanyaan
maupun keluhan tentang produk-
produk kami, dan memperoleh
tanggapan cepat mengenai keluhan
mereka. Seluruh umpan-balik
ditangani dengan prosedur yang ketat.
Biro Consumer Advisory Service
(CAS) merupakan lini depan yang
menerima umpan balik dan member
respon cepat, dimana memungkinkan,
menggunakan database pengetahuan
produk. Apabila Biro CAS tidak dapat
memberikan respon, masalah tersebut
disalurkan ke departemen yang terkait.
Keluhan yang masuk digolongkan
dalam kategori normal, prioritas utama
dan darurat, sedangkan tanggapan
dikordinasikan dengan divisi terkait
melalui contact person yang dikenal.
Umpan-balik yang kami terima
melalui saluran Peduli Konsumen
memberikan insight berharga
mengenai kinerja produk, yang
ditujukan ke departemen terkait dan
dikomunikasikan di seluruh lingkup
Perseroan melalui Laporan Bulanan
dan Laporan Online untuk masing
masing brand. Daftar 10 Umpan Balik
Utama diserahkan ke manajemen
senior setiap bulan untuk dibahas.
Suara Konsumen dipantau melalui
pengecekan spontan berulang-kali oleh
penelepon anonim untuk memastikan
bahwa tata-cara penanganan
penerimaan telepon telah sesuai
dengan prosedur. Sistem ini dievaluasi
melalui Survei Kepuasan Konsumen.
Seluruh keluhan dan pertanyaan yang
diterima selama 2014 telah ditanggapi
secara memuaskan.
8 Serikat Buruh Karyawan memiliki kebebasan
berserikat serta remunerasi dan jam
kerja yang sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan di Indonesia.
Kondisi Internal Perusahaan (SAP)
Strategy Advantage Profile
No Faktor Intern Strength (Kekuatan) Weakness (Kelemahan)
.
1 Produksi PT Unilever memiliki 32 produk Nestle, termasuk saingan
diantaranya Surf, Rinso, Buavita, utama unilever, memiliki
Sunsilk, Taro, Pepsodent, Molto, penetrasi pasar di hampir
Lifebuoy, Clear, Close Up, Citra, Axe, setiap negara di dunia.
Royco, Kecap Bango, SariWangi, Blue Pesaing-pesaing
Band, Wall’s, Sunlight, Pond’s, Lux, lainnya :PT Wings, PT
Rexona, Pure It, CIF, Vaseline, Dove, Kao, PT Mandom, PT
Domestos Nomos, Viso, Wipol, Vixal, Johnson & Jhonson.
Lipton, She, Molto Sebaiknya, Unilever harus
mampu memperluas
operasinya ke 50 atau
lebih negara-negara baru
dan memusatkan
kampanye iklan pada
preteransi konsumen, bisa
secara signifikan
meningkatkan pangsa
pasar dalam ekonomi
global. Selain itu,
Unilever harus mempunyai
kemampuan untuk
mengantisipasi trend dan
kebutuhan konsumen dan
kemudian memenuhi
kebutuhan mereka.
2 Marketing Pada 2014 Unilever meluncurkan
program ‘Marketing-to-Shopper’
(Memasarkan kepada Pembelanja),
sebuah program in-store baru yang
membuat posisi brand dan produk kami
semakin memikat lagi bagi pembeli.
Dengan pendekatan yang lebih baik
terhadap merchandising serta berbagi
insight baru dengan para pemilik toko
mengenai perilaku konsumen berkaitan
dengan tata letak produk di toko, strategi
‘Marketing-to-Shopper’ membantu
pembeli untuk menemukan brand dan
produk yang mereka cari dengan lebih
mudah, serta lebih mendorong mereka
untuk melakukan pembelian. Strategi ini
berhasil membuka potensi toko, tidak
hanya di pasar modern melainkan juga
pasar tradisional, tempat toko-toko yang
semula dikelola tradisional telah
bertransformasi menjadi gerai-gerai
perbelanjaan yang tertata rapi, menarik
dan nampak segar sehingga memberikan
penampilan yang lebih baik bagi
produk-produk kami. Dampak positif
yang kami bawa dalam meningkatkan
pendapatan usaha kecil dan menengah
(UKM) di Indonesia, yang merupakan
salah satu tujuan program Unilever
Sustainable Living Plan (USLP) yang
melandasi strategi pertumbuhan bisnis
kami.
3 Keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (“Unilever
Indonesia”) dan Entitas Anak
melaporkan peningkatan pendapatan
komprehensif sebesar 7,2%
dibandingkan dengan tahun 2013
menjadi sebesar Rp5,7 triliun. Hal
tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya penjualan bersih
sepanjang tahun sebesar 12,2%.
4 Personalia Kami akan melakukan rekrutmen,
penempatan dan promosi karyawan
semata-mata berdasarkan kualifikasi dan
spesifikasi kemampuan yang diperlukan
untuk pekerjaan tersebut. Kami
berkomitmen untuk menciptakan
lingkungan kerja yang aman dan sehat
bagi seluruh karyawan. Kami tidak akan
menggunakan setiap bentuk pemaksaan,
tekanan atau pun pekerja anakanak.
Kami menghargai harkat pribadi dan
hak kebebasan berserikat bagi
karyawan. Kami akan menjalin
komunikasi secara baik dengan
karyawan melalui informasi berbasis
Perseroan dan konsultasi. Setiap
kejadian pelanggaran atau dugaan
pelanggaran terhadap CoBP harus
dilaporkan sesuai dengan prosedur yang
ditetapkan. Karyawan dapat melaporkan
tanpa ragu-ragu dan tidak ada karyawan
yang akan menanggung akibat dari
tindak pelaporannya. Bahkan, Dewan
tidak akan mengkritik manajemen atas
setiap kerugian usaha yang terbukti
menjadi imbas dari kepatuhan terhadap
prinsip-prinsip tersebut dan setiap
kebijakan dan instruksi wajib. Para
karyawan juga mempunyai opsi untuk
melaporkan pelanggaran etika atau
perilaku menyalahi aturan melalui
hotline global ethics Unilever. Dalam
hal tersebut, isu demikian akan ditindak
lanjuti oleh Unilever Global.
Setiap karyawan menyusun rencana
pengembangan pribadi, menggunakan
pendekatan 70-20-10, melalui
persetujuan bersama antara karyawan
dan manajer lini mereka, sesuai tujuan
karir dan jalur karir masing-masing.
Serangkaian program pelatihan dan
pengembangan yang ekstensif tersedia
melalui Learning Management
System (LMS), yang terbuka bagi
seluruh karyawan. Karyawan dapat
mendaftarkan diri untuk program
yang diminati dengan persetujuan dari
manajer lini dan HR Business Partner
mereka.
Pelatihan ketrampilan umum
mencakup pembuatan presentasi,
manajemen proyek, teknik wawancara
dan ketrampilan umum lainnya.
Pelatihan dilaksanakan setahun penuh,
dikelola oleh Learning Department,
bekerjasama dengan penyelenggara
pelatihan swasta Accenture. Pada
2014, kami melaksanakan 33 sesi
pelatihan ketrampilan umum dengan
tempat yang tersedia berjumlah
sebanyak 524 kursi. 95% dari tempat-
tempat tersebut terisi penuh, sebagian
peserta juga mengikuti sesi pelatihan
melalui panduan secara virtual.
Strategy dirancang secara khusus
untuk meningkatkan perlibatan,
kepuasan, komitmen dan kinerja
karyawan dengan memastikan bahwa
para karyawan dan tim dengan kinerja
terbaik akan memperoleh
penghargaan dan imbalan yang
sepadan dengan kerja keras dan
usahanya.
Fasilitas daycare/penitipan dan
perawatan anak selama musim mudik
Lebaran bagi anak-anak karyawan.
5 Litbang (R & program konversi sampah diterapkan
D) melalui kerjasama dengan divisi
Engineering dan R&D Unilever
Indonesia. Melalui pendekatan ‘total
waste value chain’, masyarakat
diberdayakan untuk membuang sampah
secara lebih aman dan higienis sekaligus
menciptakan kegi
6 Budaya Untuk menggalakkan budaya berbagi,
Perusahaan Departemen Learning telah menyiapkan
berbagai forum sebagai sarana para
karyawan untuk saling bertukar
pengetahuan atau pengalaman dengan
karyawan lainnya. Mereka yang
melaksanakannya disebut internal
trainer, dan memperoleh poin untuk
setiap sesi yang mereka berikan. Poin-
poin yang terkumpul selanjutnya dapat
ditukarkan dengan Learning Awards.
7 Struktur PT Unilever memiliki struktur matriks,
Organisasi yang terdapat beberapa tantangan yang
mesti dihadapi perusahaan yaitu
pertama, sulitnya koordinasi kegiatan
antar departemen yang mempunyai
agenda dan jadwal sendiri-sendiri.
Kedua,ko munikasi pada karyawan yang
bisa menerima pesan yang berbeda-
[Link] ketiga, resolusi konflik antara
inisiatif dari dukungan departemen
(SDM, keuangan, dan lain-lain) dengan
departemen lini produk yang biasanya
sangat berorientasi komersial.
8 Manajemen Skema Pemilikan Saham Karyawan
Unilever Indonesia (ESOP) khusus
berlaku bagi jajaran manajer. Setelah
tiga tahun, seorang karyawan tingkat
manajer berhak atas sejumlah saham
yang sesuai dengan jumlah saham yang
dibeli oleh karyawan tersebut
DAFTAR PUSTAKA
1. [Link]
2. [Link]
3. [Link]
tujuannya