0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan26 halaman

Sejarah dan Struktur Bank Syariah Mandiri

PT Bank Syariah Mandiri Cabang Pekanbaru memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Area Manager, Branch Manager, Area Operations & Service Manager, dan beberapa divisi seperti Customer Service, Teller, Clearing & Operation, serta Operator.

Diunggah oleh

asdelinar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan26 halaman

Sejarah dan Struktur Bank Syariah Mandiri

PT Bank Syariah Mandiri Cabang Pekanbaru memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Area Manager, Branch Manager, Area Operations & Service Manager, dan beberapa divisi seperti Customer Service, Teller, Clearing & Operation, serta Operator.

Diunggah oleh

asdelinar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

12

BAB II

DISKRIPSI UMUM PT BANK SYARIAH MANDIRI AREA PEKANBARU

2.1 Sejarah Berdirinya Bank Syariah Mandiri Indonesia

Prakarsa khusus untuk mendirikan Bank Islam di Indonesia dilakukan pada

tahun 1990. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18-20 Agustus 1990

menyelenggarakan Lokakarya Bunga Bank dan Perbankan di Cisaura, Bogor,

Jawa Barat. Hasil Lokakarya tersebut dibahas lebih mendalam pada Musyawarah

Nasional IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibentuk kelompok kerja untuk

mendirikan Bank Islam di Indonesia.

Perkembangan Bank Syariah pada era Reformasi ditandai dengan disetujui

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998. Dalam UU tersebut diatur dengan

rincian landasan hukum serta jenis-jenis usaha yang dapat dioperasikan dan di

Implementasikan oleh Bank Syariah. Undang-Undang tersebut juga memberikan

arahan bagi Bank-bank Konvensional untuk membuka Cabang Syariah atau

bahkan mengkonversikan diri secara total menjadi Bank Syariah.

PT. Bank Susila Bakti (BSB) yang sahamnya dimiliki oleh Yayasan

Kesejahteraan Pegawai (YKP), PT. Bank Dagang Negara dan PT. Mahkota

Prestasi adalah salah satu bank yang terus berupaya untuk beroperasi melalui

suntikan modal rekapitalisasi. Dalam prosesnya, ada beberapa alternatif yang

pernah ditempuh diantaranya yaitu :

1. Mencari Investor Luar Negeri dan mengubahnya menjadi Syariah.

2. Merger dan akuisisi.


13

3. Menambah modal yang disetor oleh pemegang saham, dalam hal ini

adalah Bank Dagang Negara

Dengan terlaksananya merger empat bank(Bank Dagang Negara, Bank

Bumi Daya, Bank Exim, dan Bapindo) kedalam PT. Bank Mandiri (Persero) pada

tanggal 1 Juli 1999, Bank Syariah dengan nama Bank Syariah Sakinah Mandiri

diambil oleh PT. Bank Mandiri (Persero) dengan mengubah namanya menjadi

Bank Syariah Mandiri.

Bank Mandiri selaku pemilik baru mendukung sepenuhnya rencana Bank

Syariah, sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk membentuk unit Syariah

yang disertai penambahan modal. Langkah itu ditandai pula dengan perubahan

anggaran dasar yang mengubah nama PT. Bank Susila Bakti menjadi PT. Bank

Sakinah Mandiri melalui Akta Notaris : Ny. Maharani M.S.S.H, No.29 pada

tanggal 12 Mei 1999. Kemudian dilakukan perubahan kembali menjadi PT. Bank

Syariah Mandiri seperti tercantum dalam Akta Notaris: Sutjipto, S.H. No.23 pada

tanggal 8 September 1999.

Pada tanggal 25 Oktober 1999, melalui surat keputusan Gubernur Bank

Indonesia No. 1/24/[Link]/1999 diperoleh pengukuhan tentang perubahan

kegiatan usaha bank yang beroperasi berdasarkan prinsip Syariah. Disusul

kemudian dengan surat keputusan deputi nama menjadi PT. Bank Syariah Mandiri

sebagai anak perusahaan PT. Bank Mandiri (Persero).

Tanggal 1 November 1999 merupakan hari pertama beroperasinya PT.

Bank Syariah Mandiri. Kelahiran Bank Syariah Mandiri merupakan buah usaha

bersama dari para perintis Bank Syariah Mandiri di Bank Susila Bakti yang
14

didukung oleh pemilik yaitu manajemen Bank Mandiri yang memandang

pentingnya kehadira Bank Syariah Mandiri.

PT. Bank Syariah Mandiri hadir sebagai bank yang mengkombinasikan

idealism usaha dengan nilai-nilai rohani yang melandasi operasinya. Harmoni

antara idealism usaha dan nilai-nilai rohani inilah yang menjadi salah satu

keunggulan PT. Bank Syariah Mandiri sebagai alternative jasa Perbankan di

Indonesia.

Dengan demikian berkembangnya minat masyarakat akan Perbankan

Syariah, BSM mulai membuka outlet-outlet baru yang terbesar sejumlah 21

Cabang dan tersebar diseluruh Indonesia

Bank Syariah Mandiri September [Link] kantor cabang yang

merupakan cabang ke-21 di Indonesia. Saat ini BSM Cabang Pekanbaru

mempunyai 20 Kantor Cabang Pembantu.

KCP (Kantor Cabang Pembantu) Bank syariah Mandiri Cabang

Pekanbaru yaitu : KC (Kantor Cabang) Harapan Raya, KC Sudirman Bawah, KC

Bangkinang, KC Panam, KC Nangka, KC Bagan Siapiapi, KC Flamboyan, KC

Dumai, KC Tembilahan, KC Bengkalis, KC Duri, KC Bagan Batu, KC Siak, KC

Taluk Kuantan, KC Ujung Batu, KC Pangkalan Kerinci, KC Rengat, KC Dumai

Sukajadi, KC Ujung Tanjung, KC Selat Panjang, KK (Kantor kas) rumbai,

(KK) Pasir Pangaraian (KK) UIR PP (Payment Point) yaitu PP Pengadilan

Agama, dan PP UIR.


15

2.2 Visi dan Misi serta Disiplin Kerja

Semenjak awal berdirinya Bank Syariah Mandiri telah memiliki Visi dan

Misi yang dipegang teguh dan dijadikan pegangan dalam menjalankan aktivitas

Perbankan Syariah hingga saat ini, Visi dan Misi tersebut yaitu :

a. Visi

“ Bank Syariah Terdepan dan Modern “

(The Leading & Modern Sharia Bank )

b. Misi

Mewujudkan pertumbuhan dan keuntungan di atas rata – rata industri yang

berkesinambungan.

1. Meningkatkan kualitas produk dan layanan berbasis teknologi yang

melampaui harapan nasabah.

2. Mengutamakan penghimpunan dana murah dan penyaluran pembiayaan

pada segmen ritel.

3. Mengembangkan bisnis atas dasar nilai-nilai syariah universal.

4. Mengembangkan manajemen talenta,dan lingkungan kerja yang sehat.

5. Meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

c. Disiplin Kerja

Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru memiliki kedisiplinan kerja yang

berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku, terutama dalam kedisipilinan

waktu karena termasuk salah satu yang teliti, bergerak cepat dan cekatan.
16

PT. Bank Syariah Mandiri memiliki disiplin kerja sebagai berikut :

1. Doa pagi pukul 07.30 s/d 08.00 dan mulai efektif bekerja pada pukul

08.00.

2. Para karyawan/ti mengisi absen pagi dan absen pulang.

3. Jam istirahat untuk shalat Zuhur dan makan siang, rincian istirahat sebagai

berikut :

a. Waktu istirahat hari senin s/d kamis mulai dari pukul 12.00 s/d

13.00

b. Waktu istirahat untuk hari jum’at pukul 12.00 s/d 13.30

4. Pakaian hari senin s/d kamis yaitu pakaian khusus dari Bank Syariah

Mandiri.

5. Untuk karyawan/ti yang masih dalam masa training/ magang boleh

memakai pakaian yang berbeda, tetapi harus disesuaikan dengan ketentuan

yang ada.

6. Pada hari Jum’at karyawan/ti boleh mengenakan pakaian bebas tetapi

sopan dan rapi.

7. Jam kerja Senin s/d Jum’at.

8. Jam kerja berakhir pada pukul 17.00 dan apabila masih ada pekerjaan yang

belum di selesaikan boleh dilanjutkan kembali pekerjaannya tersebut


17

2.3 Struktur Organisasi PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru

Struktur organisasi didalam kantor merupakan upaya sistematis untuk

menggali makna yang dihayati partisipan yaitu para manajer dalam menjalankan

fungsi-fungsi manajemen. Proses dalam mengambil keputusan, sistem

pengawasan dan model kepemimpinan serta aspek-aspek manajemen lainnya.

Penelitian kualitatif manajemen juga dimanfaatkan untuk keseluruhan ranah yang

merupakan perluasan ilmu manajemen sumber daya manusia, manajemen resiko

dan manajemen lainnya yang berkaitan dengan proses, prosedur, dan langkah-

langkahnya.

PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru telah melaksanakan tugas dan

tujuannya sesuai dengan ketetapan yang berlaku. Organisasi ini telah menetapkan

kedudukan karyawannya sesuai dengan bidang dan keahliannya, serta

kewenangan dan tanggung jawab dalam sturktur organisasi. Adapun gambar

struktur organisasi pada PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru ini dapat di

lihat pada gambar II.1.

Struktur organisasi PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru saat ini

dapat dilihat pada bagan dibawah ini :


18
19

Gambar II.2 Struktur Organisasi Bagian BO (Back Office) PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru

ALHUDA JANIS
AREA MANAGER

BUDI ABDIRIVA
BRANCH MANAGER
AREA

HENDRI RAKHMADANI
AREA OPERATIONS &
SERVICE MANAGER

RICO CHANDRA ELWINAYANTI MERRY MEILANI AHMAD


AHMADNANDO
NANDORUTI
RUTIMUNARDI
MUNARDI
CUSTOMER HEAD TELLER CLEARING & WINDA
WINDARAHAYU
RAHAYU OPERATOR
SERVICE OFFICER OPERATION DWI
DWIDIKA
DIKAOTARI
OTARI
SERVICE OFFICE GENERAL
GENERALSUPPORT
SUPPORTSTAFF
STAFF

DESY NUMALA SARI


CORI ERITA ALDILA DWI NASTITI MUHAMMAD IQBAL
RAFFALI ELVINA JEPAN HARLIAN SEPTIANSYAH BATUBARA DRIVER
SANDRA KUMALA TELLER CLEARING & OPERATION SERVICE
CUSTOMER SERVICE STAFF
RELATIONSHIP

OB
MAYANA NURUL
TELLER KRIYA

SECURITY

Sumber : PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru, 2018


20

2.4 Fungsi dan Tugas Sistem Kepegawaian Bank Syariah Mandiri ( Job

Description )

Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan selama magang di PT Bank

Syariah Mandiri Area Pekanbaru. Adapun tugas dan tanggung jawab dari

perusahaan tersebut adalah sebagai berikut :

1) Kepala Cabang

Memimpin, mengelola, mengawasi/mengendalikan, mengembangkan

kegiatan dan mendayagunakan sarana organisasi cabang untuk

mencapai tingkat serta volume aktivitas pemasaran dan operasional

cabang optimal, efektif dan efisien sesuai dengan target yang telah di

tetapkan Kantor Pusat, juga mewakili direksi ke luar dan ke dalam

organisasi yang berhubungan langsung dengan cabangnya.

2) Area Operational & Service Manager

Mengelola aktivitas operasional cabang yang dilaksanakan sesuai

dengan ketentuan yang berlaku dan memastikan tercapainya target

bidang operasional cabang yang telah di tetapkan Kantor Pusat.

3) Account Officer

Terlaksananya kegiatan marketing produk pembiayan dan jasa-jasa

bank kepada masyarakat di wilayah kerjanya dan proses Nota Analisa

Pembiayaan dengan memperhatikan prudensialitas dan layanan yang

prima.
21

4) Funding Officer

Terlaksananya kegiatan marketing produk pendanaan dan jasa-jasa

bank kepada masyarakat di wilayah kerjanya, dengan memperhatikan

prudensialitas dan layanan yang prima serta tercapainya jumlah

assetunder management dan fee based income serta layanan prima

untuk nasabah BSM Priority (DPP)

5) Customer Service Officer

Terselenggaranya pemasaran produk dan jasa Bank Syariah Mandiri

kepada masyarakat dan memberikan otorisasi serta ferifikasi atas

transaksi, dengan layanan sesuai standar service BSM kepada nasabah

maupun investor.

6) Head Teller

Mengkoordinasikan, mengarahkan dan mengawasi aktivitas teller,

memberikan persetujuan pembayaran untuk jumlah penarikan diatas

wewenang teller, menandatangani slip pemindahan kas untuk

penyetoran/pengambilan uang kas ke/dari kluis/khasanah, maupun

ke/dari cabang lainnya, mengelola kas dan surat-surat berharga serta

terselenggaranya layanan di bagian kas secara benar, cepat dan sesuai

dengan standar service BSM.

7) Back Office Officer

Terpenuhinya kebutuhan pegawai dan pengembangan kariernya,

pengadaan dan pendistribusian persediaan kebutuhan kantor,

menginventarisasi, membukukan, memelihara keutuhan barang,


22

bangunan dan peralatan kantor, kebenaran dan kewajaran laporan kerja

cabang, serta ketepatan penyampaian laporan kepada Bank Indonesia

dan Kantor Pusat.

8) Customer Service

Terselenggaranya pemasaran produk dan jasa Bank Syariah Mandiri

kepada masyarakat, pembukaan, pemeliharaan dan ataupun penutupan

rekening dengan layanan sesuai standar service BSM kepada nasabah

maupun investor

9) Teller

Melayani kegiatan penyetoran dan penarikan uang tunai (rupiah dan

valuta asing), pengambilan/penyetoran non tunai dan surat-surat

berharga dan kegiatan lainnya serta terselenggaranya layanan di bagian

kas secara benar,cepat dan sesuai dengan standar sevice BSM.

10) Loan Admin

Terlaksananya pencairan, monitoring, dan penyimpanan legal

dokumen dan pembuatan/penyampaian laporan pembiayaan serta

transaksi ekspor/impor dan jasa valas lainnya, secara tertib dan aman.

2.5 Sumber Daya Organisasi

Dalam (Effendy,1996:6-8) Terry mendefinisikan manajemen dengan

memandangnya dari sudut proses :

“Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari

tindakan-tindakan ; perencanaan, pengorganisasian,pengarahan, dan pengawasan

yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah


23

ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber

lainnya.”

Definisi Terry (Effendy,1996:6-8) tersebut mencakup sekaligus fungsi-

fungsi fundamental dalam bentuk tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk

mencapai sasaran yang telah ditentukan itu. Adapun sumber daya yang

mendukung pencapaian sasaran itu adalah apa yang lazim dikenal sebagai “Enam

M” yaitu :

1. Men ( Manusia )

Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan.

Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses

untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab

pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Berikut ini adalah daftar

jumlah dan tingkat pendidikan pegawai bagian Back Office di PT Bank

Syariah Mandiri Pekanbaru yang terdapat pada tabel II.1 dan II.2 adalah

sebagai berikut :

Tabel II.1 Data jumlah pegawai bagian Back Office di PT Bank


Syariah Mandiri Pekanbaru
No. Jenis Kelamin Jumlah Persentase

1 Perempuan 2 33

2 Laki-laki 4 67

Total 6 100

Sumber : PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru, 2018


24

Tabel II.2 Tingkat pendidikan pegawai bagian Back Office di PT


Bank Syariah Mandiri Pekanbaru
No. Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase

1 SMA Sederajat - -

2 D3 - -

3 S1 5 83

4 S2 1 17

Total 6 100

Sumber : PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru, 2018

Berdasarkan tabel diatas, dapat kita lihat pada tabel II.1 bahwa jumlah

pegawai yang bekerja di bagian Back Office pada PT Bank Syariah

Mandiri Pekanbaru berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 orang yang

berjenis kelamin perempuan dengan persentase 33 sedangkan 4 orang

berjenis kelamin laki-laki dengan persentase 67. Hal ini dapat

disimpulkan karyawan yang bekerja dibagian Back Office sebagian besar

adalah laki-laki.

Pada tabel II.2 dapat kita lihat bahwa pegawai bagian Back Office pada

PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru yang terbanyak adalah

pegawai yang lulusan sarjana (S1) yaitu 5 orang dengan persentase 83,

sedangkan tingkat pendidikan yang sedikit jumlahnya adalah pegawai

yang berpendidikan lulusan S2 yang berjumlah 1 orang dengan

persentase 17.
25

2. Money ( Uang )

Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang

merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil

kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan.

Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk

mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara

rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus

disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan

dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu

organisasi.

PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru bermula dari kepemilikan

saham dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sejumlah 497.804.387

lembar saham (99,9999998%) dan PT Mandiri Sekuritas sejumlah 1

lembar saham (0,0000002%)

3. Materials (Bahan)

Materi terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi.

Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia

yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-

materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat

dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

Sarana dan prasarana adalah semua yang menunjang segala kegiatan

dalam tercapainya suatu tujuan yang ingin dicapai. Berikut ini adalah

tabel peralatan kantor yang digunakan sebagai penunjang pekerjaan


26

pegawai di PT Bank Syariah Mandiri Pekanbaru yang terdapat pada

tabel II.3 adalah sebagai berikut :

Tabel II.3 Tabel Peralatan Penunjang Kantor di PT Bank Syariah


Mandiri Pekanbaru
Kondisi
No. Sarana Kerja Jumlah Persentase
Baik Rusak

1 2 3 4 5 6

1 Brankas 9 9 - 2

2 Filling Cabinet 12 12 - 2

3 Kertas HVS (@rim) 20 20 - 4

4 Kursi Kantor 75 73 2 15

5 Kursi Tamu/Nasabah 6 6 - 1

6 Lemari Arsip 20 20 - 4

7 Lemari kayu 1 1 - 0

8 Lukisan 10 10 - 2

9 Map Snelhecter 50 50 - 10

10 Meja Kantor 73 73 - 15

11 Ordner 29 27 2 6

12 Pena 73 73 - 15

13 Penggaris 37 37 - 8

14 Pensil 62 62 - 13

15 Rak 13 13 - 3

Jumlah 490 486 4 100

Sumber : PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru, 2018


27

Kegunaan peralatan penunjang kantor tersebut adalah :

1. Brankas

Kegunaan brankas adalah sebagai kotak penyimpanan yang berlapis besi

tahan api yang biasa dipergunakan untuk melindungi barang-barang berharga

dari bahaya kebakaran dan pencurian/pembongkaran seperti uang, surat-surat

berharga, perhiasan dan lain-lain.

2. Filling Cabinet

Kegunaan Filling Cabinet adalah sebuah lemari khusus yang terbuat dari

bahan logam dan berukuran tegak seperti lemari yang berguna untuk

menyimpang arsip-arsip penting perusahaan. Lemari khusus ini mempunyai

sepasang gawang yang dipasang dikanan-kiri bagian atas, memanjang

kebelakang sepanjang lacinya, guna gawang tersebut berfungsi untuk

menyangkutkan folder gantung apabila arsip-arsip ditampung didalam folder

gantung (Hanging map)

3. Kertas HVS

Kegunaan Kertas HVS adalah sebagai singkatan dari Houtvrij Schrijfpapier

dalam bahasa Belanda yang artinya kertas tulis bebas serat kayu yang

digunakan untuk kertas fotocopy, mencetak surat dan lain-lain.

4. Kursi kantor

Kegunaan Kursi kantor adalah sebagai salah satu peralatan kantor yang

memiliki peranan penting menunjang pekerjaan setiap pegawai.


28

5. Kursi Tamu/Nasabah

Kegunaan Kursi Tamu/Nasabah adalah sebagai sebuah kursi yang di gunakan

dan di tempatkan di public area atau di ruangan sebuah kantor untuk tempat

menunggu nya para nasabah atau tamu ketika sedang menunggu antrian untuk

melakukan transaksi.

6. Lemari arsip

Kegunaan Lemari arsip adalah sebagai tempat untuk menyimpan berbagai

jenis arsip, dokumen, dan juga arsip didalam kantor.

7. Lemari kayu

Kegunaan Lemari kayu adalah lemari arsip berbahan kayu guna untuk

menyimpan jenis-jenis arsip yang bersifat sementara.

8. Lukisan

Kegunaan Lukisan adalah sebagai media visual yang biasanya dipajang

didinding ruangan berguna untuk memperindah ruangan, memberikan

suasana yang berbeda, dan meningkatkan semangat harian.

9. Map Snelhecter

Kegunaan Map Snelhecter adalah map yang mempunyai penjepit ditengahnya

dan tidak mempunyai daun penutup. Untuk menopang arsip/surat yang ada

didalamnya maka digunakan perjepit tersebut, maka sebelumnya arsip harus

terlebih dulu dilubangi dengan menggunakan perforator.


29

10. Meja Kantor

Kegunaan Meja kantor adalah sebagai peralatan penting dalam melakukan

berbagai pekerjaan kantor agar lebih mudah dan cepat dalam pengerjaan

atapun untuk hal lainnya.

11. Ordner

Kegunaan ordner adalah map besar yang memiliki warna dengan bahan

karton tebal yang berguna untuk menyimpan arsip penting.

12. Pena

Kegunaan Pena adalah alat tulis yang digunakan untuk menyapukan tinta

kepermukaan seperti kertas, untuk menulis atau menggambar.

13. Penggaris

Kegunaan Penggaris adalah sebagai alat yang digunakan untuk mengukur dan

menentukan batas-batas ukuran atau biasa juga digunakan sebagai

pertolongan menarik garis pada waktu menggambar pada permukaan benda

kerja.

14. Pensil

Kegunaan Pensil adalah sebagai alat gambar, dan alat untuk menulis.

15. Rak

Kegunaan Rak adalah sebagai lemari tempat penyimpanan arsip yang

biasanya terbuat dari besi atau kayu tanpa pintu, dan arsip terlebih dahulu

dimasukkan kedalam ordner atau box file.


30

4. Machines ( Mesin )

Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin

akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih

besar serta menciptakan efesiensi kerja. Berikut ini merupakan tabel

peralatan mesin-mesin kantor yang menunjang pekerjaan di PT Bank

Syariah Mandiri Pekanbaru yang terdapat pada tabel II.4 adalah sebagai

berikut :

Tabel II.4 Tabel Peralatan Mesin-mesin Kantor di PT Bank


Syariah Mandiri Pekanbaru
Kondisi
No. Sarana Kerja Jumlah Persentase
Baik Rusak

1 2 3 4 5 6

1 AC 22 22 - 14

2 ATM 3 3 - 2

3 Faksimile 4 4 - 2

4 Kalkulator 15 14 1 9

5 Komputer 74 74 - 46

6 Kulkas 2 2 - 1

7 Mesin Antri 1 1 - 1

8 Mesin Check Log 1 1 - 1

9 Mesin Foto Copy 3 3 - 2

10 Mesin Scan 6 6 - 4

11 Mobil 11 11 - 7
31

1 2 3 4 5 6

12 Motor 2 2 - 1

13 Printer 4 4 - 2

14 Telepon 12 12 - 7

15 Televisi 3 3 - 2

Jumlah 163 162 1 100

Sumber : PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru, 2018

Kegunaan dari mesin-mesin kantor tersebut adalah :

1. AC (Air Conditioner)

Kegunaan AC adalah sebagai alat untuk membuat ruangan menjadi lebih

dingin dan nyaman.

2. Mesin ATM (Automatic Teller Machine)

Kegunaan mesin ATM adalah sebagai alat yang digunakan untuk

memudahkan nasabah ketika sedang membutuhkan uang tunai dengan segera

tanpa harus mengantri lama di bank.

3. Faximile

Kegunaan faximile adalah sebagai peralatan komunikasi yang digunakan

untuk mengirim dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang

mampu beroperasi melalui jaringan telepon dengan hasil yang serupa dengan

aslinya.

4. Kalkulator

Kegunaan Kalkulator adalah sebagai sebuah alat hitung yang dapat digunakan

untuk memecahkan semua masalah dalam hal perhitungan.


32

5. Komputer

Kegunaan Komputer adalah sebagai perangkat elektronik yang memanipulasi

informasi atau data. Komputer mampu menyimpan, mengambil, dan

mengolah data.

6. Kulkas

Kegunaan kulkas adalah sebagai penyimpanan maupun mendinginkan atau

membekukan makanan dan minuman, juga untuk mempertahankan kesegaran

sayur, buah, daging, minuman kemasan, hingga sisa makanan.

7. Mesin Antri

Kegunaan Mesin Antri adalah berguna untuk memperlancar dan membuat

tertib sebuah antrian , sehingga nasabah atau pelanggan tidak perlu lagi untuk

berbaris atau saling berdesakan untuk mendapatkan layanan dari customer

service.

8. Mesin Check Log

Kegunaan Mesin Check Log adalah mesin absensi yang digunakan untuk

mengetahui dan melacak kehadiran karyawan yang biasanya dapat ditemukan

di beberapa kantor, perusahaan, dan intitusi pendidikan adalah beberapa

contoh organisasi yang menggunakan mesin Check Log ini untuk

mendapatkan data kehadiran karyawan secara akurat dan otomatis.

9. Mesin Fotocopy

Kegunaan Mesin Fotocopy adalah sebuah alat teknologi yang berfungsi untuk

membuat salinan ke atas kertas dari dokumen, buku, maupun sumber lain.
33

10. Mesin Scan

Kegunaan Mesin Scan adalah sebagai suatu alat elektronik untuk memindai

dokumen baik berupa kertas maupun barang untuk disimpan hasilnya pada

memori komputer sebagai data digital.

11. Mobil

Kegunaan Mobil adalah kendaraan darat yang digerakkan oleh tenaga mesin,

beroda empat atau lebih (selalu genap), biasanya menggunakan bahan bakar

minyak bensin atau solar untuk menghidupkan mesinnya. Mobil adalah salah

satu alat yang membantu manusia dalam berpindah tempat.

12. Motor

Kegunaan Motor adalah sebuah kendaraan beroda dua yang ditenagai oleh

mesin dan digunakan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari.

13. Printer

Kegunaan Printer adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan,

baik berupa teks maupun gambar/grafik, diatas kertas. Printer biasanya

terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari

baki atau tray. Baki adalah tempat menaruh kertas.

14. Telepon

Kegunaan Telepon adalah sebagai alat komunikasi yang berfungsi untuk

melakukan dan menerima pesan suara.


34

15. Televisi

Kegunaan Televisi adalah sebagai sebuah media komunikasi terkenal yang

berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu

yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna.

5. Methods ( Metode )

Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata

cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah

metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu

tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada

sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta

uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik,

sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak

mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan

demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

Di PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru memiliki metode tertentu

dalam melaksanakan pekerjaan nya .

6. Markets ( Pasar )

Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila

barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan

berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu,

penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan

faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka


35

kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan

daya beli (kemampuan) konsumen.

Di PT Bank Syariah Mandiri Area Pekanbaru target pasar nya adalah

semua kalangan dari anak-anak hingga lansia bisa bergabung untuk

menabung di bank.

2.6 Prestasi Kerja dan Keunggulan PT Bank Syariah Mandiri Area

Pekanbaru

Kinerja karyawan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam usaha

organisasi untuk mencapai tujuannya, sehingga berbagai kegiatan harus dilakukan

organisasi untuk meningkatkannya. salah satu diantaranya adalah melalui

penilaian prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja merupakan proses melalui mana

organisasi-organisasi mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan. Tujuan

dilakukannya penilaian prestasi kerja secara umum adalah untuk memberikan

feedback kepada karyawan dalam upaya memperbaiki tampilan kerjanya dan

upaya meningkatkan produktivitas organisasi dan secara khusus dilakukan dalam

kaitannya dengan berbagai kebijaksanaan terhadap karyawan seperti tujuan

promosi, kenaikan gaji, pendidikan dan latihan, dan lain-lain.

Dengan adanya penilaian prestasi kerja karyawan tersebut dapat

membantu meningkatkan motivasi kerja dan sekaligus dapat meningkatkan

loyalitas organisasi organisasional. Dimana para karyawan akan mengetahui

sampai dimana dan bagaimana prestasi kerjanya dinilai oleh atasan. Kelebihan
36

maupun kekurangan yang ada akan dapat merupakan cambuk bagi kemajuan-

kemajuan mereka mendatang.

Adapun prestasi kerja dan keunggulan yang di dapat oleh PT Bank Syariah

Mandiri Area Pekanbaru adalah sebagai berikut :

1. Sebagai The Best Branch Coordinator Wilayah I in term of Case

Count Contribution pada periode bulan Januari-Desember 2011

2. Sebagai KPI Tertinggi I di Wilayah I pada periode Triwulan III tahun

2012

3. Sebagai The Best Branch Coordinator Wilayah I in term of AFYP

Target Achievement pada periode bulan Januari-Desember 2012

4. Sebagai The Best AFYP Contribution 1,616 Billion pada periode bulan

Januari-Juli 2014

5. Sebagai Cabang APE Terbaik Program Berkah Rezeki ++ RO I pada

periode bulan Maret 2015

6. Sebagai KLG terbaik I RO I untuk Pencapaian Growth Cicil Emas s/d

November 2015

7. Sebagai KLG peringkat ke-3 Nasional Kontes KLG TW III 2015

8. Sebagai Pendukung Utama Pelaksana pada Seminar Nasional

“Paradigma Agribisnis dalam Mewujudkan Pembangunan Pertanian

2015, dalam Rangka Dies Natalis ke 53 Universitas Islam Riau”

9. Sebagai The Best Pawning Group pada periode bulan Januari-Maret

2016
37

10. Sebagai juara 2 Kelompok Rp. 2-5 Milyar SR-003 Reward

11. Sebagai Pekanbaru Service Excellence Champion Category : SHARIA

BANK

Anda mungkin juga menyukai