Laporan PKL K3 di Charoen Pokphand
Laporan PKL K3 di Charoen Pokphand
SUHENDAR
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat
dan hidayahnya kita dapat melaksanakan praktek kerja lapangan ahli K3 Umum di PT. Charoen
Pokphand Indonesia – Demak , pada tanggal 10 Mei 2024 sebagai salah satu persyaratan penilaian
Calon Ahli K3 umum.
Laporan praktek kerja lapangan ini merupakan bentuk aplikasi dari pelatihan calon anggota
Ahli AK3 Umum yang dilaksanakan oleh PT. Surya Kusuma Nusantara (SKN) pada tanggal 29
April s/d 14 Mei 2024. Laporan PKL ini berisi tentang pengawasan pada bidang K3 Kesehatan
dan Lingkungan Kerja, K3 Bahan Berbahaya, K3 Listrik dan K3 Penanggulangan Kebakaran
yang diterapkan pada PT. Charoen Pokphand Indonesia Demak.
Akhirnya, tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu terciptanya laporan PKL ini, semoga dapat bermanfaat bagi kitasemua.
Hormat Kami,
Suhendar
ii
DAFTAR ISI
iii
BAB I
3
No. Lokasi TemuanPositif Peraturan Isi Peraturan Rekomendasi
2. Dilakukan Permenaker Dalam Pasal 16 Ayat 1 Permenaker Pengukuran Intensitas
Nomor 5 Tahun 2018 itu dijelaskan, penerangan ditempat
pengkuran No. 5 Tahun
pencahayaan di tempat kerja terbagi dua, kerja menurut SNI 16-
pencahayaan tiap 2018 Pasal 16 yaitu pencahayaan alami yang 7062-2004 dapat
ruangan secara Ayat 1 bersumber dari sinar matahari dan dilakukan
3
TEMUAN POSITIF KELEMBAGAAN K3 (P2K3)
3
TEMUAN POSITIF KEAHLIAN K3
3
TEMUAN POSITIF SMK3
3
TEMUAN POSITIF LINGKUNGAN KERJA
3
d. Tersedia air bersih
e. Dilengkapi dengan pintu
f. Memiliki penerangan yang
cukup
g. Memilikisirkulasi udara yang
baik
h. Dibersihkan setiap hari
secara periodic dan
i. Dapat digunakan selama jam
kerja
2. Terdapat jalur UU No. 1 PERSYARATAN OSHA
tanda untuk tahun 1970 1. Dengan peraturan UNTUK KESELAMATAN
pejalan kaki yang Keselamatan perundangan ditetapkan PEJALAN KAKI GUDANG
jelas Kesehatan syarat-syarat OSHA memahami
Kerja Pasal 3 keselamatan kerja untuk bahwa gudang adalah
: lingkungan yang relatif
[Link] dan berbahaya, itulah
mengurangi kecelakaan sebabnya mereka
menerapkan peraturan
tertentu untuk
memberikan
3
perlindungan sebanyak
mungkin kepada
pekerja. Misalnya,
salah satu standar
OSHA menyatakan
bahwa jarak aman
harus diperbolehkan di
mana pun peralatan
penanganan mekanis
digunakan .
Tantangan dalam
menjaga keselamatan
di gudang dapat diatasi
dengan memasang
pagar pembatas dan
penghalang benturan,
yang akan menciptakan
jalan setapak
tambahan untuk
pejalan kaki di gudang.
Penghalang dampak
3
mampu menyerap
dampak tinggi dari
peralatan bergerak
seperti forklift.
Hambatan ini
memberikan metode
yang aman untuk
mengurangi cedera dan
kecelakaan di
lingkungan gudang .
3
diwaspadai oleh
pejalan kaki gudang
meliputi:
Jatuh dari tingkat atas
Materi jatuh Lalu lintas
forklift Mengetahui
cara menjaga agar
risiko-risiko ini tidak
menyebabkan cedera
sangatlah penting jika
Andaingin meningkatkan
keselamatan pejalan kaki.
3
TEMUAN POSITIF PENANGGULANGAN KEBAKARAN
PERSYARATAN
PEMASANGAN
HIDRAN Permen
PU No. 26
Tahun 2008
3
1.2. ANALISIS DAN PEMECAHAN MASALAH TEMUAN NEGATIF
No. Lokasi Temuan Negatif Potensi Bahaya Rekomendasi Peraturan Isi Peraturan
1. Lantai kerja Dapat - Diberi pagar PER.01/MEN/1980 Semua peralatan sisi-sisi lantai
pada area lantai menyebabkan pelindung yang terbuka, lubang-lubang di
mesin pellet kaki pekerja di Pasal 8 lantai yang terbuka, atap-atap
terdapat celah lokasi atau panggung yang dapat
dimasuki, sisi-sisi tangga yang
terbuka kaki terpeleset dan
terbuka, semua galian-galian dan
masuk diselah- masuk / jatuh
lubang-lubang yang dianggap
selah ke dalam selah- berbahaya harus diberi pagar
selah atau tutup pengaman yang kuat.
1
No. Lokasi Temuan Negatif Potensi Bahaya Rekomendasi Peraturan Isi Peraturan
2. Ruang Panel Bisa dimasuki - Ditutup Permenaker “ Standar bidang kelistrikan
MCC tedapat Tikus, Burung dengan No. 12 sebagaimana yang dimaksud
celah lubang bahan Tahun 2015 pada ayat 1 meliputi:
tidak rapat isolator a. Standar Nasional
seperti Pasal 5 (3) Indonesia
bahan dari b. Standar Internasional dan
kayu,karet standar nasional Negara
tebal lain yang ditentukan oleh
pengawas
ketenagakerjaan spesialis
K3 listrik
3. Pada pesawat Bisa - Dibuatkan Kepmenaker “ Penanggulangan kebakaran
uap Boiler menyebabkan penempatan 186/MEN/ ditempat kerja
terdapat penghantar khusus 1999
pakaian ,dan panas diluar seperti Permenaker No. “Fasilitas Kebersihan
pelastik area jika locker sebagaimana dimaksud paling
5Tahun 2018
tergantung di terkena suhu sedikit meliputi : b. loker dan
mesin panas boiler Pasal 33 Ayat 2 ruang ganti pakaian”.
Point B
1
No. Lokasi Temuan Negatif Potensi Bahaya Rekomendasi Peraturan Isi Peraturan
4. Penyimpanan Jika terjadi - Dibuatkan Permen No. 33 “b. Pelaksanaan upaya
bahan pelumas tumpahan tempat tahun 2021 pencegahan tumpahan minyak
/oli tidak pada dapat khusus dan/atau oli sebagaimana
tempatnya menyebabkan penyimpana dimaksud pada huruf a dilakukan
kontaminasi n yang aman sesuai dengan ketentuan sebagai
berikut: 1) upaya pencegahan
dan area
tumpahan minyak dan/atau oli
menjadi licin
dilakukan pada tempat yang
berpotensi terjadinya tumpahan
2) upaya pencegahan tumpahan
minyak dan/atau oli sebagaimana
dimaksud pada angka 1) berupa
penempatan peralatan di atas bak
penampung minyak dan/atau oli;
5. Ditemukan Pipa besi bisa - Dibuatkan Permenaker No. [Link] sampah dan
peralatan / besi terjatuh dan tempat peralatan kebersihan
5 tahun 2018
yang menimpah , penyimpana sebagaimana dimaksud dalam
ditempatkan mengenai n khusus Pasal 37 pasal 34 ayat (3) huruf c harus
bukan pada pekerja dilokasi disediakan pada setiap tempat
tempatnya kerja
Tempat sampah sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) paling
sedikit harus :
[Link] dan diberikan label
untuksampah organic,
nonorganic dan bahan
berbahaya sesuai dengan
ketentuan peraturan
perundang – undangan
[Link] dengan penutup
dan terbuat dari bahan kedap
1
air, dan
[Link] menjadi sarang lalat
atau binatang serangga lain
1
1