0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Modul Pelatihan Copywriting PM

Modul pelatihan ini membahas tentang copywriting untuk penggalangan dana lembaga sosialisasi. Copywriting adalah proses menulis materi pemasaran dan promosi untuk memotivasi orang untuk mengambil tindakan seperti membeli atau menyumbang. Modul ini menjelaskan definisi, manfaat, dan jenis-jenis copywriting serta unsur-unsur penting dalam membuat copywriting yang efektif.

Diunggah oleh

fina agustin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan12 halaman

Modul Pelatihan Copywriting PM

Modul pelatihan ini membahas tentang copywriting untuk penggalangan dana lembaga sosialisasi. Copywriting adalah proses menulis materi pemasaran dan promosi untuk memotivasi orang untuk mengambil tindakan seperti membeli atau menyumbang. Modul ini menjelaskan definisi, manfaat, dan jenis-jenis copywriting serta unsur-unsur penting dalam membuat copywriting yang efektif.

Diunggah oleh

fina agustin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Pelatihan

PELATIHAN TEKNIK COPYWRITING UNTUK PENGGALANGAN DANA


LEMBAGA SOSIALISASI DI LKS PUNDI RAKYAT

SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
MARET 2022
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |1

MODUL
1. Defi
nisi Copywriting
Copywriting adalah proses menulis materi pemasaran dan promosi persuasif yang
memotivasi orang untuk mengambil beberapa bentuk tindakan, seperti melakukan pembelian,
mengklik tautan, menyumbang, ajakan, hingga mempengaruhi orang untuk menghubungi
bagian penjualan. Copywriting merupakan suatu keterampilan dan juga bidang pekerjaan
yang berhubungan dengan menulis promosi penju alan dan materi pemasaran lainnya untuk
produk, layanan, kampanye penggalangan dana, dan banyak lagi. Intinya adalah membujuk
orang untuk mengambil tindakan, apakah itu membeli sesuatu, memasukkan alamat email,
menyumbangkan uang, atau mengklik tombol. Dalam hal memasarkan dan mengiklankan
bisnis Anda, copywriting adalah keterampilan penting yang harus dimiliki. Sementara itu
Definisi copywriting diambil dari beberapa sumber buku adalah :
- Men
urut Jefkins (1996), copywriting adalah penulisan naskah iklan atau promosi sebuah
produk (barang atau jasa). Dengan kata lain, copywriting adalah aktivitas membuat dan
menghasilkan tulisan (teks/naskah) untuk kepentingan iklan.
- Men
urut Agustrijanto (2001), copywriting adalah tulisan dengan ragam gaya dan pendekatan
yang dihasilkan dengan cara kerja keras melalui perencanaan dan kerjasama dengan klien,
staf legal, account executive, peneliti dan juga direktur seni. Copywriting merupakan
suatu karya tulisan dalam bentuk karangan-karangan iklan yang dibuat semenarik
mungkin.
- Men
urut Moriarty dkk (2009), copywriting adalah proses untuk menunjukkan nilai dan
manfaat yang ditawarkan oleh merek. Seorang Copywriter adalah seseorang yang
berperan menciptakan, membentuk dan membuat seni kata dalam periklanan (copy).

Pengguna copywriting adalah hampir semua para pelaku bisnis bisnis. Karena tanpa
copywriter, bisnis atau perusahaan tidak akan dapat membagikan pesan mereka dengan calon
pelanggan untuk memperluas pasar. Semua perusahaan, lembaga pemerintah, produsen,
pengecer, hingga organisasi nirlaba. Mereka semua membutuhkan dan menggunakan
copywriter, termasuk LKS Yayasan Pundi Rakyat.

2. Mengapa Copywriting dibutuhkan?

Copywting bisa meningkatkan efektifitas promosi, tetapa membuatnya secara asal-asalan. Tanpa
memahami teknik copywriting, yang kemungkinan besar Anda akan mengalami hal-hal berikut
ini:

 Omzet penjalan rendah


 Jumlah Traffic website tidak meningkat
 Posting di media sol tidak mendapat banyak respon

Universitas Bina Sarana Informatika |


1
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |2

 Artkel blog juga tiga dibaca atau dibagikan orang lain;


 Email sepi pendaftar;

3. Manfaat Copywriting

1. Menyampaikan pesan

Manfaat copywriting hadir untuk memberikan pesan yang bersifat informatif dan
edukatif. Anda pernah melihat iklan obat herbal Mastin bukan? Dalam iklannya
disebutkan kandungan dan manfaat mengkonsumsi Mastin untuk kesehatan.

Di poin ini ada satu pesan penting, ternyata ekstrak buah manggis dapat dikonsumsi
dan dapat dijadikan sebagai obat. Padahal selama ini, buah manggis sering dibuang
begitu saja karena rasanya pahit.

2. Membangun Citra (Branding)

Membangun citra produk juga sangat penting sekali. Sebuah produk barang/jasa akan
dilirik atau tidak tidak tergantung pada citra yang diinginkan. Contoh sederhana, ingin
menjual jasa antar makanan yang cepat. Maka citra yang ditampilkan adalah
kecepatannya. Jangan sampai membuat iklan yang sebaliknya. Misal menonjolkan
kecepatan, namun yang terjadi di lapangan justru slow response. Kesalahan dalam
membangun citra seperti inilah yang justru merusak produk barang/jasa yang kamu
bangun. Jadi, pastikan saat membuat copywriting memperhatikan poin-point penting ini.

[Link] Solusi

Saat mempelajari cara membuat copywriting yang menarik, kamu juga akan
merasakan manfaatnya. Salah satunya pentingnya akan berbagi. Bagi seorang pengiklan,
harus tahu betul bahwa sebuah produk barang/jasa lahir karena ada kendala dan
permasalahan.

Solusi atas permasalahan yang dirasakan oleh sebagian orang inilah yang mencoba kita
tawarkan. Dengan kata lain, konsumen membeli produk barang/jasa berdasarkan pada
kesulitan yang mereka rasakan. Mereka mencari produk tersebut diharapkan dapat
menyelesaikan permasalahan yang mereka rasakan. Contohnya, pasien yang memiliki
penyakit diabetes, mereka akan tertarik dengan produk-produk kesehatan yang bisa
mengurangi kadar diabetes mereka. Termasuk buku yang mengulas cara hidup sehat bagi
penderita diabetes juga akan menarik untuk dibaca oleh mereka.

4. Personal Branding

Manfaat copywriting yang tidak kalah penting, dapat mempengaruhi personal


branding. Apa sih personal branding? Personal branding adalah upaya untuk membangun

Universitas Bina Sarana Informatika |


2
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |3

citra produk. Dengan kata lain, personal branding upaya untuk mengembangkan
kepercayaan, membangun koneksi, membangun kredibilitas, dan membangun sebuah
keuntungan dan kepercayaan terhadap produk yang ingin diketahui oleh calon
konsumen.

Saat membangun personal branding, tidak dapat dilakukan secara instans. Butuh
waktu dan proses. Jadi tidak sekedar membuat copywriting sekali saja, tetapi berkali-kali.
Tujuannya, agar memberikan stimulus kepada konsumen terhadap produk. Copywriting
yang disampaikan secara berulang akan membangun kerangka berfikir dan membangun
stereotip terhadap produk yang ditawarkan.

5. Konten disampaikan tepat waktu

Manfaat yang tidak kalah penting yang lain adalah informative. Dikatakan
informative apabila copywriting tersebut disampaikan tepat waktu. Maksud dari tepat
waktu di sini adalah disampaikan di waktu yang tepat dan update. Tidak mungkin kan
menawarkan produk kadaluarsa? Atau produk yang sudah lama yang kini sudah tidak ada
dan tidak diproduksi lagi. copywriting yang disenangi konsumen adalah informasi yang
update dan terbaru. Ketepatan waktu ini pulalah yang dapat dijadikan strategi untuk
menarik calon konsumen untuk membeli produk.

6. Mengenalkan suatu produk

Pastinya ini sangat dibutuhkan oleh seorang pengusaha khususnya para pelaku
UMKM untuk mengenalkan produknya baik produk barang maupun jasa. Nah, dengan
adanya digital marekting ini, kamu bisa memanfaatkan media sosial dan juga iklan untuk
menganalkan sebuah produk. Selain iklan, kamu juga bisa manfaatin program seperti
giveaway, paid promote atau mengajak kolaborasi pada KOL ( Key Opinion Leader)
yang pasarnya sesuai dengan audiens dan memanfaatkan followernya.

7. Meningkatkan omset penjualan

Copywriting dapat digunakan untuk meningkatkan omset penjualan. Percaya atau


tidak, copywriting cara yang paling banyak digunakan untuk perusahan startup untuk
mendulang keuntungan. Apalagi di era sekarang didukung adanya teknologi yang super
canggih. Jadi cukup memasang copywriting secara online, maka secara otomatis akan
meningkatkan performa website (yang berisi penjualan produk barang/jasa) yang
nantinya akan memberikan closing dan Anda pun mendapatkan keuntungan.

4. Jenis – Jenis Copywriting

Berikut ini diuraikan jenis-jenis copywriting:

A. Direct response copywriting Direct response copywriting adalah bentuk konten


tulisan yang mengarahkan orang untuk mengklik halaman di sebuah website.

Universitas Bina Sarana Informatika |


3
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |4

B. Marketing copywriting Marketing copywriting adalah bentuk konten yang


menyampaikan informasi penjualan untuk meyakinkan konsumen berupa
penjelasan fungsi dan manfaat produk.
C. Brand copywriting adalah jenis copywriting yang fokus dalam menyampaikan
citra dan identitas dari suatu brand.
D. Seo Copywriting fokus untuk tampil dalam mesin pencari. Di mana seringkali
calon konsumen harus membuka mesin pencari untuk mengetahui informasi
sebelum membeli produk.
E. Technical Copywriting Copywriting jenis ini lebih berfokus dalam memberikan
pengetahuan yang mendalam terkait cara kerja suatu produk ataupun layanan.

5. Unsur-unsur Copywriting

Menurut Jefkins (1996), copywriting terdiri beberapa unsur, yaitu;

1) Unsur Tipografi,
2) Unsur Teks, terdiri dari:

o Headline
o Sub headline
o Bodycopy
o Closing word

Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1) Tipografi : Tipografi adalah seni memilih jenis huruf dari ratusan jumlah rancangan
atau desain jenis huruf yang tersedia kemudian menggabungkan sejumlah kata yang
sesuai dengan keadaan ruang yang tersedia dan selanjutnya menandai naskah untuk
proses type setting, dimana menggunakan ketebalan dan ukuran huruf yang berbeda.
Menurut Tinarbuko (2009), terdapat beberapa jenis kelompok huruf yang perlu
diketahui, yaitu sebagai berikut:

 Huruf Romein. Suatu jenis huruf dengan garis huruf yang memperlihatkan
perbedaan antara tebal dan tipis serta mempunyai kaki atau kail yang lancip pada
setiap batang hurufnya.
 Huruf Egyption. Suatu jenis huruf dengan garis huruf yang memiliki ukuran
yang sama tebal pada setiap sisinya. Selain itu, kaki atau kaitnya berbentuk lurus
dan kaku.
 Huruf San Serif. Suatu jenis huruf dengan garis huruf yang terlihat tebal dan
tidak memiliki kaki atau kait. Jenis huruf ini yang paling sering ditemukan di
sebagian besar iklan.
 Huruf Miscelloneus. Suatu jenis huruf yang lebih mengedepankan nilai hias
dibandingkan nilai komunikasinya. Atau dengan kata lain jenis huruf ini lebih
mementingkan aspek dekoratif dan ornamental.

Universitas Bina Sarana Informatika |


4
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |5

 Huruf Script. Suatu jenis huruf yang hampir menyerupai tulisan tangan dan
bersifat spontan.

b. Teks

Selain tampilan grafis yang menarik, biasanya unsur penting lain yang diperhatikan dalam
menciptakan sebuah iklan yaitu unsur tulisan (teks). Penggunaan teks dalam iklan harus
bersifat persuasif, informatif dan komunikatif agar mampu menyampaikan pesan yang
dimaksud. Bagian-bagian teks terdiri dari headline (judul), sub headline, bodycopy
(naskah/isi) dan closing word (kata penutup).

 Headline. Headline adalah teks yang letaknya paling atas pada sebuah iklan,
dengan ukuran huruf paling besar antara yang lainnya dan biasanya untuk
menyampaikan pesan yang paling penting. Hal yang harus diperhatikan dalam
menulis headline mampu menjadi daya tarik pembaca untuk membaca sekilas apa
yang dituliskan.
 Sub Headline. Sub judul (sub headline) dapat juga disebut sebagai kalimat
peralihan yang mengarahkan pembaca dari judul ke kalimat pembuka naskah
(bodycopy). Sub Headline merupakan kelanjutan dari headline yang menjelaskan
makna atau arti dari headline dan biasanya memiliki karakter yang lebih panjang
dari judulnya. Adapun yang membedakan antara keduanya yaitu sub headline
biasanya menggunakan ukuran font yang lebih kecil dibandingkan dengan
headline ditambah mengubah warna teks tersebut.
 Bodycopy. Bodycopy merupakan suatu bagian untuk menerangkan atau
menjelaskan secara jelas dan detail tulisan apa yang ingin disampaikan. Isi teks
yang bagus dan kreatif mampu membuat pembaca penasaran sekaligus memiliki
daya tarik agar pembaca mau membaca secara keseluruhan. Untuk iklan biasanya
bodycopy menampilkan nilai positif dari produk, secara kreatif bagian bodycopy
dapat dikombinasikan dengan gambar berbagai bentuk.
 Closing Word (kata penutup). Closing word adalah kalimat pendek yang jelas,
singkat, jujur dan jernih yang biasanya bertujuan untuk mengarahkan pembaca
dalam membuat keputusan, closing word juga dapat berupa alamat, info penjualan
ataupun info produk.

4.. Jenis Kata Copywriting

Untuk menyusun sebuah copywriting, seorang yang bekerja sebagai copywriter perlu
memahami jenis kata dan gaya bahasa sebuah iklan yang ingin disampaikan. Jenis kata
copywriting adalah :

1. Eksploratif. Mengeksplorasi atau mengulas dengan tajam hakikat produk dan jasa
dengan kata-kata yang akurat. Kata-kata yang digunakan menguras habis segala daya
kemampuan yang terdapat secara fisik maupun psikis produk yang diiklankan. Eksplorasi
kata-kata yang dimaksud menguatkan citra dan menunjukkan fakta-fakta sebenarnya.
Universitas Bina Sarana Informatika |
5
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |6

2. Naratif. Berbentuk cerita (narasi), menguraikan produk yang diiklankan dalam suasana
bercerita. Pilihan kata mengandung unsur imajinasi dan membuat konsumen dengan tetap
mengedepankan fakta.
3. Argumentatif. Pendapat yang isinya mempengaruhi konsumen secara jelas dan nyata.
Bentuk tulisan argumentasi menggaris bawahi gagasan atau pikiran penulisannya dengan
bertopang pada pendapat atau argumen yang logis dan obyektif berdasarkan pembuktian.
Gaya dan jenis kata yang digunakan mengedepankan kelebihan produknya sendiri agar
calon konsumen terpengaruh dengan informasi yang disampaikan.
4. Retoris. Mengungkapkan kebenaran sejujurnya, gaya dan jenis katanya sederhana namun
kesan yang ditimbulkan harus mampu diiyakan setiap orang yang melihatnya.
5. Informatif. Menginformasikan secara detail tentang produk yang ditawarkan. Sejumlah
data yang menunjang disampaikan komunikatif dan menghindari new style meski
hakekatnya memang informasi juga.

6. Karakteristik dalam Copywriting

Untuk menghasilkan iklan yang baik dalam sebuah pesan iklan, copywriting harus memiliki
Karakteristik yang menarik perhatian, membuat ketertarikan, menciptakan keinginan,
keyakinan dan tindakan untuk mengajak calon konsumen membeli apa yang ditawarkan oleh
pengiklan, elemen-elemen tersebut terdapat pada rumus yang dikenal dengan istilah AIDCA
(Attention, Interest, Desire, Conviction dan Action). Menurut Agustrijanto (2001), elemen-
elemen yang harus dimiliki dalam copywriting sebuah iklan adalah sebagai berikut:

a) Attention (perhatian)

Narasi Iklan dibuat harus dapat menarik perhatian audience. Copy yang kita buat
harus mampu menangkap perhatian pembaca. Tiga elemen yang paling harus anda
perhatikan agar menarik perhatian mereka, adalah gambar, kalimat-kalimat pembuka,
serta judul atau headline yang menggunakan huruf tebal atau bold untuk
menampilkan kata-kata yang menjual atau menarik perhatian konsumen seperti,
"CUCI GUDANG", " BELI 1 DAPAT 2.

b) Interest (minat)

Buatlah agar konsumen tertarik dengan produk yang diiklankan. Maka dari itu kita
harus menggunakan kalimat-kalimat pembuka yang ccmenarik perhatian konsumen
agar konsumen mempunyai rasa ingin tahu secara lebih rinci lagi mengenai produk
tersebut.

c) Desiree (keinginan)

Pada fase ini ini kita akan membuat calon konsumen sangat menginginkan produk
atau jasa yang kita iklankan. Kebutuhan atau keinginan calon konsumen untuk
menggunakan produk juga harus dibangkitkan.

Universitas Bina Sarana Informatika |


6
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |7

d) Conviction (rasa percaya)

Bisa memberi keyakinan kepada calon konsumen untuk menimbulkan rasa percaya
diri para konsumen. Sebuah iklan dituntut dengan berbagai kegiatan seperti
testimonial, membagikan tester produk secara gratis.

e) Action (tindakan)

Fase yang terakhir, dapat mempengaruhi calon konsumen untuk melakukan tindakan
sebagaimana yang diharapkan dan diinginkan dari iklan tersebut, yaitu mengajak atau
membujuk calon konsumen untuk mengambil tindakan pembelian dengan memilih
atau menggunakan kata yang tepat seperti menggunakan kata ajakan “Mari "ayo",
"beli", "dapatkan" dst

7. Contoh Copywriting Yang Menarik

o Siapa lagi yang ingin…?”, Berikut beberapa contoh copywriting yang dapat anda
gunakan.

 Siapa lagi yang ingin memiliki kulit wajah yang sehat, glowing, dan cantik?
 Siapa lagi yang ingin memiliki tubuh yang bersih dan sehat?
 Siapa lagi yang ingin mendapatkan bonus setiap hari?

o Menggunakan kata “TANPA”

Berikut beberapa contoh penggunaan kata “tanpa” yang dapat anda gunakan.

 Belanja sepatu wanita 100% Original Handmade di Shoes Girls tanpa khawatir anda
tertipu.
 Cara cepat menggemukkan sapi hanya dalam 20 hari, tanpapakan tambahan dan
injeksi obat kimia.
 Sepatu Zorgeo Footwear: Sebagai solusi sepatu boot kantor yang memiliki resleting
tanpa ribet.

o Menggunakan kata Ajaib, ampuh dan rahasia

Berikut beberapa contoh copywriting yang menarik menggunakan kata ajaib.

 Ampuh, baru dicoba selama tiga hari, ternyata kolesterol langsung turun.
 Rahasia menjadikan akun media sosial sebagai mesin uang kini sudah terungkap!

o Menggunakan kata “BAHKAN JIKA”

Berikut beberapa contoh copywriting yang menarik menggunakan kata “Bahkan Jika”.

 Pelatihan membuat website bergaransi sampai bisa dan mudah, bahkan jika anda
tidak paham koding sama sekali.

Universitas Bina Sarana Informatika |


7
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |8

 Jasa pengurusan perpanjangan STNK tercepat dan termudah, bahkan jika anda orang
yang super sibuk sekalipun.

o Kata yang menantang

Berikut merupakan contoh dari kata yang menantang.

 Kesempatan tidak akan datang dua kali, apakah anda yakin ingin menolaknya?
 Jika anda tiba-tiba meninggal dunia, nah bagaimana dengan keluarga anda?
 Sudahkan anda mempersiapkan masa tua anda?

o Kata sederhana, namun berisi manfaat yang besar

Berikut contoh copywriting yang menarik yang bisa anda gunakan.

 Skin care herbal yang akan membuat kulit putih alami hanya dalam 14 hari.
 Software yang digunakan untuk meningkatkan penghasilan anda 100% dalam sebulan.
 Bagaimana mendongkrak produktivitas yang anda miliki hanya dalam 3 hari.

8. Teknik Copywriting

1. Penelitian (Riset)

Penelitian (Riset) merupakan fondasi yang kuat jika ingin belajar copywriting. Hal utama
yang dilakukan para menulis bukanlah latihan menulis tetapi mencari inspirasi atau
melakukan riset untuk mengetahui bagaimana tulisan yang bagus. Mereka juga
melakukan riset bagaimana tulisan yang disukai oleh audiens. Selain itu tulisan juga
harus menyesuaikan dengan karakteristik produk atau brand yang ingin dipromosikan.
Tidak ada sebuah copy yang dihasilkan secara instan tanpa mengalami proses yang
panjang untuk riset. Contohnya saja seperti David Ogilvy yang menciptakan copy
legendaris untuk Rolls Royce pada tahun 1958.

Rolls melewati banyak proses dan riset untuk memahami terlebih dahulu produk yang ia
ingin pasarkan serta target audiensnya. Untuk memahami ini, Neil Patel dan Joseph
Putnam memberikan saran untuk menanyakan terlebih dahulu pertanyaan wajib seperti:

 Bagaimana cara mendeskripsikan produk tersebut?


 Apa keunikan atau hal istimewa yang dimiliki produk tersebut?
 Keuntungan apa yang disediakan dari produk ini?
 Fitur apa saja yang dimiliki oleh produk tersebut dan apa saja keuntungan dari tiap
fiturnya?

2. Pahami Audiens

Berkomunikasi dengan audiens yang sudah menjadi sasaran agar mereka melakukan
sebuah Tindakan. Bisa saja sebuah brand hanya ingin menghibur para audiensnya. Bisa

Universitas Bina Sarana Informatika |


8
Modul Pelatihan COPYWRITING Page |9

jadi pula brand hanya ingin menambah database email. Ada 6 pertanyaan yang harus di
tanyakan dan dijawab, antara lain:

1. Siapakah mereka?
2. Apa yang menjadi permasalahan utama, keinginan, dan isu yang paling membuat
mereka tertekan?
3. Dari mana mereka mendapatkan informasi?
4. Keuntungan produk apa yang dapat menyelesaikan masalah mereka?
5. Apa yang bisa menjadi radar mereka untuk mengetahui kebohongan?
6. Siapa yang mereka percaya?

Pertanyaan diatas adalah fondasi untuk belajar copywriting yang baik.

3. Diam dan dengarkan

Salah satu kutipan dari Eugene Schwartz mengatakan bahwa copy itu tak pernah ditulis,
copy itu dikumpulkan. Jika kamu melakukan riset dengan baik, kamu tak usah khawatir
mengalami writer’s block atau hambatan penulis. Namun, riset bukanlah sekadar menulis
beberapa kata dan menulis apa yang kamu temukan di Google. Riset juga berarti
mendengarkan. Coba belajar mendengarkan dari seseorang yang menciptakan produk
tersebut. Catat dan dengarkan sebenarnya apa saja visi, misi, dan pesan yang ingin
disampaikan kepada audiens. Juga dengarkan alasan mengapa ia menciptakan produk
tersebut serta harapan yang ingin ia lihat dari para customer. Dengan mendengarkan,
kamu akan memiliki banyak sekali catatan untuk belajar copywriting.

4. Kompetitor

Apakah kompetitor penting untuk didengarkan dalam belajar copywriting? Melihat sisi
dari semua pihak tentunya sangat bijak dalam belajar menulis. belajar apa yang berhasil
dan tidak dari kompetitor, bagaimana keadaan pasar kompetitor, dan apa yang bisa
diaplikasikan di brand

5. Kuasai headline

Sebuah headline bisa mempercantik atau bahkan memperburuk,Dapat disimpulkan


headline merupakan kunci utama dalam belajar copywriting. Meski begitu, jangan sampai juga
kamu membuat headline yang clickbait dan tidak sesuai dengan [Link] sederhana dan
menarik untuk membuat pembaca melakukan sesuatu. Bagaimana cara menulis headline yang
menarik? Ada beberapa rumus yang perlu diingat dalam menciptakan headline, di antaranya
adalah:

 Singkat dan Spesifik


 Fokus dalam 1 hal yang kamu yakini merupakan hal yang paling diinginkan oleh
pembaca

Universitas Bina Sarana Informatika |


9
Modul Pelatihan COPYWRITING P a g e | 10

 Ekspektasi dari pada pembacakeunggulan dan kegunaan harus sesuai

 Menggunakan bukti seperti testimonial dari pelanggan agar pembaca percaya


 Mengatasi ketaksukaan dan mempengaruhi pembaca untuk melakukan sesuatu

 Menulis dengan narasi tegas, sebuah tulisan harus memiliki ‘jiwa’ dan dapat
berkomunikasi dengan para pembacanya
 Mengunakan bahasa-bahasa atau istilah yang sederhana dan mudah dipahami
 Menulis dalam paragraf pendek
 Evaluasi dengan membaca ulang dan edit hasil dari tulisan copywriting

Konsisten merupakan salah satu kunci dalam belajar copywriting. Satu hal yang harus di ingat
dalam menulis adalah mental tak mudah menyerah. Tulisanmu bisa saja nantinya ditolak atau
banyak [Link] apa yang diinginkan oleh para klien atau customer sehingga kamu
nantinya akan terbiasa menyesuaikan diri dengan berbagai karakteristik penulisan.

Universitas Bina Sarana Informatika |


10
Modul Pelatihan COPYWRITING P a g e | 11

TRIMAKASIH

Universitas Bina Sarana Informatika |


11

Anda mungkin juga menyukai