9/6/2014
Danny Kriestanto
2
Tujuan
Subnetting
Classful subnetting
Sesi 9 - 11
Classless subnetting
Subnetting
Referensi
Kode MK : MI Revisi Terakhir :
3 4
Mahasiswa mampu memahami dasar-dasar Subnetting adalah sebuah teknik yang
subnetting mengizinkan para administrator jaringan
untuk memanfaatkan 32 bit alamat IP yang
Mahasiswa untuk membuat subnetting pada tersedia dengan lebih efisien.
sebuah alamat jaringan yang ditentukan
Teknik subnetting membuat skala jaringan
lebih luas dan tidak dibatasi oleh kelas-kelas
IP (IP Classes) A, B, dan C yang sudah diatur.
Dengan subnetting, network yang ada dapat
dibuat dengan batasan host yang lebih
realistis sesuai kebutuhan.
5 6
Untuk melakukan subnetting pada sebuah
jaringan, tambahkan nilai mask dengan [Link] - 11001100.00010001.00000101.00000000
menggunakan beberapa bit yang diambil [Link] - 11111111.11111111.11111111.11100000
-----------------------------------------------|sub|---------
dari bagian host ID untuk menciptakan ID
Dengan menambah bit mask sehingga menjadi
subnet. [Link], dibutuhkan 3 bit (ditunjukkan dengan
Contohnya, sebuah jaringan kelas C dengan tulisan ‘sub’) dari ukuran asli mask dan dijadikan subnet.
Dengan 3 bit ini, dimungkinkan untuk menciptakan 8 subnet.
IP [Link] memiliki mask [Link], Dengan 5 bit yang tersisa di bagian subnet, setiap subnet
dapat dibuat subnet dengan cara seperti dapat memiliki hingga 30 alamat host (dari total 32 alamat
berikut. host, dikurangi 1 alamat untuk alamat jaringan dan 1 alamat
untuk alamat broadcast; yakni 2 alamat yang memiliki semua
bagian hostnya nilainya 0 dan semua bagian host nilainya 1).
1
9/6/2014
7 8
(Penjabaran range alamat untuk
[Link]/24)
Posisi bit tambahan 1 2 3 4 5 6 7 8
Perlu diperhatikan, ukuran dari setiap Bobot (bit) 27 26 25 24 23 22 21 20
alamat jaringan pada IP di atas adalah sama Angka Bobot 128 64 32 16 8 4 2 1
Jumlah alamat 128 64 32 16 8 4 - -
besarnya. Total host 126 62 30 14 6 2 - -
Jumlah subnet 2 4 8 16 32 64 - -
9 10
VLSM merupakan singkatan dari Variable-Length Subnet
Masks.
Sesuai dengan namanya, maka penggunaan IP
ditentukan secara dinamis, tidak lagi dibagi atas subnet-
subnet yang sama besar ukurannya.
Hal ini disebabkan karena pembagian subnet dalam
ukuran yang sama besar ternyata membawa masalah
lain. Banyak IP yang tidak terpakai, khususnya bagi
subnet yang hanya membutuhkan beberapa alamat IP
saja.
Selain itu, banyaknya IP yang tersisa dalam sebuah
subnet dapat mengancam keamanan karena
kemungkinan bagi masuknya penyusup ke dalam sebuah
subnet sangat besar.
11 12
Ada beberapa langkah yang perlu Soal Latihan:
diperhatikan sewaktu melakukan subnetting Diketahui sebuah alamat IP [Link]
dengan metode VLSM, yaitu: dengan subnet mask [Link].
1. Urutkan setiap jaringan mulai dari yang Buatlah subnetting-nya jika alamat jaringan
paling besar hingga paling kecil tersebut akan dipecah menjadi 16 bagian yang
2. Tentukan prefix masing-masing jaringan
sama besarnya.
Dan tuliskan:
3. Tentukan range alamat IP-nya.
Daftar alamat jaringannya
4. Tentukan apa saja IP address, IP broadcast,
Daftar alamat host-nya (cukup gunakan range IP)
dan juga IP semua host. Daftar alamat broadcast-nya.
2
9/6/2014
13 14
Soal latihan: Seorang teknisi jaringan akan memasang
Diketahui sebuah alamat jaringan jaringan pada sebuah kantor pajak.
[Link]/24. Di kantor tersebut telah ditentukan akan
Buatlah subnetting alamat jaringan tersebut menggunakan sebuah alamat jaringan
jika masing-masing sub-jaringan berisi paling [Link]/24.
maksimum 14 komputer. Jika masing-masing komputer di tiap-tiap
Dan tuliskan: ruang puskesmas masing-masing terdiri
Daftar alamat jaringannya atas 2, 8, 30, 60, dan 11, buatlah
Daftar alamat host-nya (cukup gunakan range IP) subnettingnya dan tentukan alamat jaringan
Daftar alamat broadcast-nya. tiap-tiap jaringan tersebut!
15
1. Diketahui sebuah alamat IP pada sebuah
universitas adalah: [Link]/24. Jika
akan dibuat subnetting jaringan dengan
masing-masing 2, 14, 6, 3, dan 16
komputer, tentukanlah alamat-alamat
jaringan beserta alamat host-nya!