0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan13 halaman

Motivasi dan Tantangan Menjadi Guru

Teks tersebut membahas motivasi menjadi guru dan upaya pengembangan diri. Motivasi awal menjadi guru adalah karena suka pelajaran dan terinspirasi guru SMA. Untuk mewujudkannya, dia kuliah pendidikan dan mengajar di sekolah. Dia menghadapi tantangan biaya kuliah yang diatasi dengan bantuan keluarga dan pekerjaan sampingan. Upaya pengembangannya meliputi pelatihan, target pengembangan, dan belajar teknologi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan13 halaman

Motivasi dan Tantangan Menjadi Guru

Teks tersebut membahas motivasi menjadi guru dan upaya pengembangan diri. Motivasi awal menjadi guru adalah karena suka pelajaran dan terinspirasi guru SMA. Untuk mewujudkannya, dia kuliah pendidikan dan mengajar di sekolah. Dia menghadapi tantangan biaya kuliah yang diatasi dengan bantuan keluarga dan pekerjaan sampingan. Upaya pengembangannya meliputi pelatihan, target pengembangan, dan belajar teknologi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

A. Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru?

Apa yang Anda lakukan untuk


mewujudkan motivasi tersebut?

A.1. Tantangan apa yang Anda hadapi dalam mewujudkan motivasi tersebut? Bagaimana
Anda mengatasinya?

Pada awalnya motivasi menjadi guru itu karena menyukai salah satu pelajaran serta termotivasi
oleh guru yang mengajar pada waktu SMA, melihat cara guru itu menangani kelas dan caranya
menerapkan pelajaran yang dia ajar saya begitu tertarik menjadi seorang guru. Setelah
mendalami perkuliahan selama beberapa semester semakin banyak hal yang memotivasi saya
untuk mejadi guru antara lain, saya menyadari guru itu profesi yang pekerjaanya tidak monoton,
menjadikan diri menjadi penyabar dan peduli karena menghadapi berbagai karakter, semakin
pandai dan berwawasan luas karena semakin banyak ilmu yang saya dapatkan, serta merasa
bangga berperan mendidik generasi mendatang karena guru adalah teladan bagi siswa, selain itu
menjadi guru seperti mejadi idola serta dikenal banyak orang dengan kata lain menjadi terkenal.

Untuk mewujudkan motivasi tersebut setelah lulus SMA saya mengikuti SNMPTN jurusan
pendidikan sejarah akan tetapi saya tidak lulus, tidak berkecil hati saya kemudian mengambil
jurusan PGSD (pendidikan guru sekolah dasar) di kota bima, dan untuk mengembangkan
kemampuan mengajar yang lebih baik saya medaftarkan diri sebagai mahasiswa ppg prajabatan
tahun 2023.

Hal-hal yang menjadi tantangan saya salah satunya adalah kekurangan biaya saat menyusun
skripsi di semester akhir, terlebih pada saat itu sedang dilanda covid yang berdampak pada
pekerjaan orang tua saya, tuntutan biaya dari biaya kuliah per semester, biaya skripsi, biaya
proposal, biaya sidang yang berdatangan membuat saya merasa kecil hati.

Dan untuk mengatasi hal tersebut, yang pertama adalah meminta bantuan pada keluarga yang
lain, berusaha bekerja sampingan salah satu yang saya lakukan adalah menjual pulsa di
lingkungan perkuliahan serta di lingkungan rumah saya mengajar ngaji dan di upah setiap
bulannya. Hal tersebuat masih saya lakukan sampai sekarang.

A.2. Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru? Jelaskan alasannya dan
berikan contohnya!
Beberapa hal yang mendukung peran saya sebagai guru antara lain :
1. Kemampuan bersosialisasi yang baik disemua kalangan. alasannya adalah saya dapat berbaur
dengan dengan berbagai kalangan baik anak-anak, orang tua, dan teman sejawat. contohnya, dari
kalangan anak-anak saya sangat mudah disukai dan mereka sangat nyaman menghabiskan waktu
bermainnya bersama saya, dari kalangan orang tua saya mampu berbaur dengan
tetangga-tetangga saya dan mengobrol dengan berbagai pembahasan, kemudian dari teman
sejawat saya sangat mudah mendapatkan teman dan mejadi sangat dekat dengan mereka.
[Link] memiliki sikap sangat disiplin, alasannya karena selalu tepat waktu. contohnya,
perkuliahan yang dilaksanakan jam 08.00 maka saya memulai perjalanan dan berangkat 07.30
hingga saya bisa sampai dengan tepat waktu.
3. saya memiliki sikap tanggung jawab, alasannya adalah selama 4 tahun melasanakan
perkuliahan saya selalu melaksanakan kewajiban saya sebagai mahasiswa dengan mengerjakan
tugas-tugas yang diberikan oleh dosen. contohnya, tugas yang diberikan dosen selalu saya
kerjakan sendiri.
4. saya memiliki keterampilan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi yang menunjang proses
pembelajaran di dalam kelas secara kreatif dan inovatif, alasannya adalah saya mampu
menyelesaikan skripsi saya dengan judul, pengembangan buku cerita bergambar interaktif
berorientasi literasi dan pendidikan karakter, untuk menyusun buku tersebut saya memakai
aplikasi canva yang saya pelajari sendiri. contohnya, saya juga mengajarkan pada teman-teman
saya cara pembuatan buku dengan menggunakan aplikasi canva tersebut, selain itu saya juga
mampu memakai aplikasi-aplikasi dan pemanfaatan kecanggihan digital di era sekarang.
5. saya memiliki pengalaman dalam belajar mengajar, alasannya adalah selama 2 tahun terakhir
ini saya banyak mengikuti kegitan belajar mengajar baik di lingkungan rumah dan kampus.
contohnya, pada saat melaksanakan ppl kkn saya membimbing anak-anak sekitar daerah tempat
ppl kkn saya seperti membaca, menulis, serta berhitung. saya juga membimbing membaca iqro
anak-anak disekitar tempat saya tinggal.

A.3. Bagaimana hasilnya?


Alhamdulillah saya lulus tepat waktu dan mampu menyelesaikan tugas akhir saya yaitu skripsi,
saya mendapatkan banyak pengalaman baik dari segi materi, metode, dan model pembelajaran
yang baik untuk pembelajaran yang inovatif dan kreatif, saya juga sangat banyak mempelajari
bagaimana dalam mengelola aplikasi pendukung pembelajaran, kemudian kemampuan dalam
mengelola emosi serta sikap dari berbagai pengalaman mengajar, dan saya ditawarkan untuk
mengajar di salah satu SDN di kota bima sebagai sukarela dan saya pun menerimanya karena
untuk memiliki pengalaman yang lebih banyak lagi. dari SDN tersebut saya dipercayakan
menjadi pembimbing olimpiade dan juga dipercayakan menjadi guru pendamping kelas 6 dan
mejadi guru pendamping pelajaran agama islam.
B. Ceritakan pengalaman ketika Anda perlu mempelajari hal-hal baru untuk
meningkatkan performa. Hal-hal baru apa yang Anda pelajari?

B.1. Bagaimana cara Anda mengidentifikasi area yang perlu di tingkatkan/dikembangkan?


Mengapa Anda merasa perlu meningkatkan/mengembangkan area tersebut?

pengalaman saya dalam meningkatkan performa yaitu ketika saya dihadapkan dengan situasi
mempelajari hal-hal baru, dimana hal-hal tersebut membuat saya tertantang dan merasa ingin
sekali mempelajrinya, hal-hal baru tersebut antara lain adalah, mengikuti K3S (kelompok kerja
kepala sekolah) yang seharusnya diikuti oleh kepala sekolah akan tetapi kepala sekolah tempat
saya mengajar sedang dalam perjalanan dinas maka dari itu beliau mempercayakan hal tersebut
kepada saya, mengikuti class miting untuk gerak jalan siswa disana saya mempelajari banyak
hal, mengikuti Pelatihan merdeka belajar, pelatihan kompetensi kepribadian, pelatihan media dan
bahan ajar untuk guru.
hal-hal yang saya lakukan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatakan, yaitu pertama
melakukan evaluasi terhadap diri sendiri hal tersebut dilakukan guna mengetahui letak yang
perlu ditingkatkan dan diperbaiki . kedua, mempelajari teknologi melihat teknologi sekarang
semakin berkembang dan terlebih siswa-siswi jaman sekarang atau jaman old sudah sangat
mengenal dunia IT maka dari itu sebagai seorang guru harus mampu memahami serta
menjalankan IT yang sedang berkembang. Ketiga, Meminta pendapat orang terdekat.
Meminta pendapat orang lain akan membuat diri pribadi memperoleh gambaran kepribadian
secara objektif dengan hal ini saya akan mengetahui hal-hal yang perlu dikembangkan terutama
dalam hal kepribadian guna menciptakan kepribadian yang profesional dalam dunia kerja.

B.2. Tindakan apa saja yang Anda lakukan untuk mengembangkan diri Anda? Adakah
cara-cara di luar kebiasaan atau berbeda yang Anda lakukan dalam proses
pengembangan? Berikan contoh yang spesifik!

Beberapa tindakan yang saya lakukan untuk mengembangkan diri saya, antara lain yang
pertama belajar apa saja hal yang dapat mengembangkan diri dengan mengikuti beberapa
pelatihan yang dilaksanakan oleh komunitas sesama guru antara lain adalah Pelatihan merdeka
belajar, pelatihan kompetensi kepribadian, pelatihan media dan bahan ajar untuk guru,mengikuti
workshop, webinar, diklat, serta hal lain yang menambah wawasan dalam mengembangkan
kemampuan mengajar baik dari segi model, metode maupun strategi pembelajaran, kedua hal
yang saya lakukan dalam pengembangan diri adalah melakukan target untuk hal-hal yang harus
dicapai seperti kemampuan dalam teknologi, kemampuan dalam hal pemahaman pembelajaran,
kemampuan dalam hal mengelola kelas. dengan melakukan hal ini akan berdampak baik
terhadap diri saya pribadi terutama hal nya pada seorang guru dan juga tentunya pada
siswa-siswi, kemudian mendekatkan diri kepada sang pencipta tentunya sebagai seorang individu
kita membutuhkan bantuan dari sang pencipta guna membentuk diri ke arah yang lebih baik.

Contoh Tindakan yang saya lakukan dalam proses pengembangan diri yang saya lakukan yaitu,
mengikuti beberapa pelatihan yang dilaksanakan oleh komunitas sesama guru antara lain adalah
Pelatihan merdeka belajar, pelatihan kompetensi kepribadian, pelatihan media dan bahan ajar
untuk guru,mengikuti workshop, webinar, diklat serta mempelajari teknologi yang semakin
berkembang, mempelajari hal-hal yang belum terlalu dikuasai seperti bahasa inggris dll.
Cara-cara diluar kebiasaan atau berbeda yang saya lakukan dalam proses pengembangan adalah
mencatat hal-hal yang perlu dilakukan atau dikerjakan guna membantu saya dalam proses
pengembangan diri. Contohnya, mencatat hal-hal penting seperti materi baru yang di rasa
berguna untuk dimudian hari.

Atau Bisa dengan mencari suasana yang baru di luar rumah, berkumpul & sharing-sharing
dengan teman-teman yang memiliki circle yang bisa meningkatkan softskill pada diri saya yang
berkaitan dengan profesi saya nantinya sebagai seorang guru yang profesional. Bisa melalui
belajar editing dll

B.3. Apa tantangan atau kesulitan yang Anda hadapi dalam proses pengembangan diri
tersebut? Bagaimana Anda mengatasinya?

beberapa kesulitan yang saya hadapi dalam proses pengembangan antara lain, yang pertama,
adalah Mudah teralihkan. sebagai seorang yang hidup bersosial tentunya akan selalu ada saja hal
yang yang membuat kita mudah teralihkan seperti nongkrong, jalan-jalan bersama teman. Agar
dapat meminimalisir gangguan tersebut, saya memberi diri ketegasan karena tidak ada yang bisa
menolong kita kecuali diri kita sendiri.
Kedua, Kurangnya sistem pendukung. Tentunya untuk mengembangkan diri membutuhkan
dukungan dari orang terdekat. dengan mencoba membagikan dan menceritakan semua mimpi
saya ke orang-orang terdekat. Dan saya mendapat banyak motivasi dan dukungan yang kita
terima.
Ketiga, belum mengetahui potensi diri. Dalam pengembangan diri mengetahui potensi diri
tentunya sangat perlu untuk menggali kemampuan. Dengan mempelajari hal-hal baru saya
mengetahui potensi-potensi diri dan tentunya hal ini akan berdampak baik pada pengembangan
diri.

B.4. Apa hasil yang Anda peroleh/rasakan dengan mengembangkan perilaku tersebut?
Bagaimana Anda menerapkannya dalam peran Anda?
hasil yang saya rasakan dari pengembangan yang saya lakukan adalah antara lain, meningkatkan
keterampilan baik dari segi pekerjan saya sebagai seorang guru menjadi lebih paham mengenai
penerapan proses pembelajaran yang baik dan benar serta mengetahui model metode strategi
maupun pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa, meningkatkan kepuasan diri yang
tentunya akan menambah kepercayaan diri saya pribadi, menambah wawasan hal ini tentunya
berdampak baik pada diri saya pribadi dan peran saya sebagai seorang guru hal ini tentu akan
berdampak baik pada siswa siswi.

C. Terkadang kita diminta untuk melakukan sesuatu yang menurut kita tidak sesuai
dengan nilai, etika, pedoman kerja, ataupun aturan yang berlaku.

C.1. Ceritakan satu pengalaman Anda terkait situasi tersebut. Jelaskan secara detail!

Tentunya hidup tidak akan lepas dari suatu kesalahan, tetapi dengan adanya itu kita dapat
memperbaiki lagi dan menjadi lebih baik lagi. Bahkan selama hidup saya banyak hal-hal yang telah
terjadi baik itu kearah yang baik maupun sebaliknya. Pengalaman yang saya punya Ketika kuliah
tahun 2022 adalah saya ditawari untuk menyusun skripsi teman saya dengan bayaran, saat itu teman
saya tersebut sudah berputus asa dikarenakan skripsinya selalu direvisi oleh dosen pembimbingnya,
oleh karena itu dia menawari saya untuk mengerjakan skripsinya dengan cara dibayar dengan upah
seperti menyewa jasa skripsi.
saya melihat dia masih sangat mampu melakukan revisi yang diberikan oleh dosen pembimbingnya
tersebut hanya saja dia berputus asa karena skripsinya terus terusan direvisi, dan kebetulan saya
sudah melakukan sidang akhir skripsi, hal itu yang membuat dia memikirkan untuk membayar saya
untuk mengerjakan skripsinya.
teman saya tersebut sebelumnya sudah meminta bantuan saya untuk ikut memikirkan revisi yang
sebelumnya dan saya pun membantunya karena dia hanya meminta ide dan tidak menyalahi aturan
akan tetapi tidak untuk joki skripsinya.

C.2. Tindakan apa yang Anda lakukan dan mengapa hal tersebut Anda lakukan?

Tentu saja saya menolak dengan tegas hal itu, melihat dia yang masih sangat mampu mengerjakan
revisi yang diberikan, ketika dia menyampaikan hal tersebut saya menolak dengan tegas dan sopan,
dan saya memberikan nasehat hal terebut tidak terpuji dan sangat dilarang, saya juga bersedia
membantu dengan ikut memberikan ide kepada dia dan memberikan kesempatan kepadanya untuk
mengerjakan sendiri agar kepercayaan dirinya hadir kembali, dan dia pun sangat senang mendengar
hal itu.
saya jelaskan apapun hal yang tidak dia mengerti dan hal itu berdampak baik pada dirinya, terbukti
dari kurangnya revisi dari pembimbing.
dia juga sering datang ke rumah saya untuk meminta bantuan untuk hal-hal yang tidak ia mengerti,
saya pun sangat senang mengajarinya.
C.3. Bagaimana hasilnya ?

hasil dari hal di atas adalah dia makin bersemangat dalam menyelesaikan skripsinya, kurangnya
revisi dari dosen pembimbing, dia mampu menyelesaikan proses dari seminar proposal maupun
sidang akhir dengan nilai cukup baik dan wisuda dengan tepat waktu.
dia sangat berterimakasih kepada saya, hubungan pertemanan kami menjadi cukup dekat karena hal
itu, yang sebelumnya tidak terlalu dekat.

D. Ceritakan secara spesifik situasi pengalaman Anda saat bekerja sama dengan orang lain
yang memiliki beragam perbedaan, seperti budaya, cara pandang, latar belakang,
pendidikan, cara berpikir, dll

D.1. Ceritakan secara spesifik situasinya? Apa tujuan dari kerjasama yang terjadi?
Keberagaman seperti apa yang Anda hadapi?

Pengalaman yang paling terasa saat bekerja sama dengan orang lain yang memiliki beragam
perbedaan seperti budaya cara pandang, latar belakang, agama, pola pikir dan [Link] semester
6 yaitu adanya pelaksanaan PPL KKN terpadu selama 2 bulan lamanya, dimana saya ditetapkan di
desa dodu yang berada di kota bima. jumlah anggota ppl kkn terpadu tersebut sebanyak 21 orang,
kampus saya memiliki dua cabang dari hal itu sebagian anggotanya berada di kampus kabupaten dan
sebagian lagi berada di kampus kota. hal itu menuntut kita untuk dapat berinteraksi antara satu
dengan yang lainnya, dimana pada saat itu berbagai macam perbedaan dari agama, budaya, pola
pikir hingga latar belakang dapat menimbulkan perdebatan jika tidak adanya rasa toleransi.
awalnya kami sangat kaku berinteraksi satu sama lain tetapi dengan seiring berjalannya waktu kami
dapat menyesuaikan diri masing-masing. terlebih pada saat turun PPL KKN tersebut kami
dihadapkan dengan pandemi covid yang mengaruskan kami dengan anggota lainnya membagi 2
kelompok menjadi 2 tempat tinggal, tetapi hal tersebut tidak dapat dijalankan dikarenakan tempat
tinggal yang tersedia hanya 1. satu minggu berjalan tinggal dalam satu atap, kami mulai membagi
beberapa hal yang menjadi kebutuhan agar PPL KKN yang kami jalankan dapat berjalan dengan
baik, hal-hal yang kami diskusikan antara lain adalah proker, jadwal masak dan bersih-bersih, dari
hal tersebut saya menyadari banyak hal yang berbeda dari pribadi yang satu dengan yang lainnya,
hal-hal tersebut antara lain adalah, perbedaan pendapat, nada bicara, perbedaan cara masak dan
makanan, cara berpikir dan yang lainnya. kami juga dihadapkan dengan masyarakat dodu serta
guru-guru tempat kami melaksanakan PPL, kami diharuskan agar lebih dekat dengan masyarakat
maupun guru-guru.

D.2. Langkah-langkah apa yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan kerja sama?
Bagaimana Anda memastikan langkah-langkah tesebut sudah sesuai dengan kebutuhan semua
pihak?

beberapa langkah yang saya lakukan untuk mencapai tujuan kerja sama dalam kelompok PPL KKN
antara lain :
Pertama, Menjalin komunikasi dan interaksi, dengan menjalin komunikasi dan interaksi saya
dapat mengkomunikasikan hal-hal yang berbeda antara anggota satu dan lainnya.
Kedua, bersikap baik dan ramah dengan sesama anggota, masyarakat, dan guru-guru terlebih
dengan sasaran utama kita yaitu anak-anak yang ada di lingkungan dodu. Dengan bersikap baik
dapat mengeratkan beberapa hubungan dan tentunya proker yang ingin kami jalankan dapat berjalan
secara evektif.
Ketiga, melaksanakan dengan penuh tanggung jawab program-program yang ingin kami
jalankan.
Ke empat, menghargai perbedaan antara sesama anggota, masyarakat, guru-guru dan
anak-anak.
Ke lima, menciptakan suasana harmonis sesama anggota adalah hal yang paling utama karena kerja
sama menghasilkan sesuatu hal yang baik.
Cara saya memastikan Langkah-langkah tersebut sesuai kebutuhan semua pihak adalah
mengkomunikasikan dan toleransi baik antara sesama anggota, masyarakat, guru-guru dan
anak-anak.
melalui komunikasi dan toleransi maka tiap anggota akan memahami karakter tiap individu,
selanjutnya dengan melakukan komunikasi yang baik dapat membantu terbentuknya rasa
menghormati, empati, saling mengerti serta rendah hati.

D.3. Apa hasil yang Anda capai saat itu? Adakah komentar atau respon lingkungan (mis.
rekan sejawat ataupun pihak lain) terhadap tindakan Anda? Bagaimana dampaknya
terhadap kerja sama tersebut?

Hasil yang dicapai pada saat itu adalah tujuan utama dari kerja sama tersebut tercapai, dimana
tugas dapat diselesaikan dengan lancar tanpa banyaknya hambatan. Melihat proker yang kami
jalankan berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu.
Tentunya setiap langkah yang dilakukan ada komentar atau respon lingkungan, Respon atau
komentar yang saya peroleh tentu ada dua sisi, yaitu respon positif dan respon negatif baik dari
rekan anggota ataupun dari pihak luar. Salah satu respon positif yaitu beberapa orang dari pihak
luar mengapresiasi kekompakan akan kerja sama yang dilakukan oleh kelompok saya, sedangkan
respon negatif yaitu adanya ketidaksetujuan diterapkan beberapa langkah yang saya ambil.
Biasanya hal ini terjadi karena adanya permasalahan secara personal antar individu. Seperti
halnya perbedaan pendapat yang dapat disikapi dengan mengkomunikasikannya dan toleransi.
Dampak dari kedua respon tersebut tentu mempengaruhi kerja sama, tetapi karena tiap anggota
sudah saling memahami antar anggota tentunya jika dalam bentuk respon positif mendorong
anggota untuk lebih bekerja lebih giat dan aktif, sedangkan respon negatif menjadi masukan bagi
saya untuk mencari lebih banyak lagi langkah yang efektif agar kerja sama tetap terjalin baik dan
tujuan utama kerja sama tercapai.

E. Ceritakan salah satu pengalaman Anda saat mengembangkan kemampuan dan


keterampilan dari orang lain (contoh : anak didik, rekan sejawat, anggota
komunitas/organisasi).

E.1. Seperti apa situasinya pada saat itu? Siapa yang Anda kembangkan? Mengapa
pengembangan itu diperlukan?

Salah satu pengalaman saya saat mengembangkan kemampuan dan keterampilan dari orang lain
adalah saya diminta salah satu orang tua yang ingin anaknya agar diajarkan membaca oleh saya,
saya pun mengiyakan hal tersebut karena memang anak itu sangat membutuhkan bimbingan dari
orang lain karena jika diajarkan oleh orang tuanya dia tidak sepatuh jika diajarkan oleh orang
lain dan juga anak tersebut sudah memasuki kelas 3 sd yang seharusnya sudah bisa membaca,
maka dari itu saya mengambil tanggung jawab ini.
melihat perkembangan anak tersebut dari pengembangan membaca , orang tua anak tersebut
mempercayakan saya mengajar iqro (permulaan membaca al-quran) disamping saya mengajar
membaca dan saya pun menerima tawaran tersebut.
Hal ini perlu dikembangkan karena membaca merupakan dasar dari belajar dan iqro adalah dasar
dari agama yang diperlukan dalam kehidupan.

E.2. Apa yang menjadi fokus pada pengembangan? Bagaimana cara Anda membangun
kesepakatan untuk mencapai hasil yang diharapkan?

yang menjadi fokus saya pada pengembangan membaca, terlebih dahulu saya memastikan anak
tersebut mengenal huruf demi huruf agar bisa dilanjutkan terhadap penggambungan kata per
kata, kemudian memberikan ejaan dasar ke ejaan rumit kemudian kata ke kalimat dengan tujuan
proses yang dilakukan berurutan sehingga anak tersebut dapat memahami tingkatan kesulitan
dalam penggabungan huruf, setelah memastikan anak tersebut dapat melakukan ejaan saya
memberikan satu buku cerita agar melihat sejauh mana berhasilnya pengembangan yang
dijalankan.
kemudian dari pengembangan iqro (permulaan membaca al-quran) sama seperti hal nya
membaca, saya memastikan anak tersebut mengenal huruf hijaiyah dan cara pengucapan yang
benar.
dan cara saya membangun kesepakatan untuk mencapai hasil yang diharapkan adalah dengan
membangun hubungan yang baik antara anak tersebut dengan diri saya sendiri, kemudian
tetapkan target pengembangan seperti satu bulan untuk iqro 1 dan seterusnya.

E.3. Langkah-langkah apa yang Anda ambil untuk pengembangan tersebut? Apa
hambatan yang Anda temui dan bagaimana cara mengatasinya? Apa yang Anda lakukan
untuk mempertahankan motivasi dari orang tersebut?

Langkah-langkah yang saya ambil untuk pengembangan tersebut antara lain memastikan anak
tersebut mengenal huruf demi huruf agar bisa dilanjutkan terhadap penggambungan kata per
kata, kemudian memberikan ejaan dasar ke ejaan rumit kemudian kata ke kalimat, yaitu dengan
skema perencanaan kegiatan pembelajaran membaca huruf yang dibutuhkan oleh keua siswa
saya kemudian meberikan pengajaran membaca huruf kepada anak siswa dengan metode yang
sesuai dan menarik bagi siswa agar kegiatan tidak menjadi bosan dan monoton. Memberikan
pembelajaran yang bervariasi setiap pembelajaran dan yang terakhir memberikan reward agar ia
selalu semangat dan termotivasi untk belajar.
kemudian dari pengembangan iqro (permulaan membaca al-quran) sama seperti hal nya
membaca, saya memastikan anak tersebut mengenal huruf hijaiyah dan cara pengucapan yang
benar.
Hambatan yang saya temui antara lain adalah, semangat belajar yang kurang dan saya mengatasi
hal itu dengan mengganti media, metode yang menarik bagi siswa, kurangnya waktu mengajar
dikarenakan saya juga menyusun skripsi pada saat itu, hal itu saya atasi dengan memberikan
jadwal mengajar yang dilaksanakan setiap malam sehabis maghrib.
yang saya lakukan untuk mempertahankan motivasi dari anak tersebut dengan cara memberikan
pemahaman kepada anak tersebut keuntungan atau reward apa saja yang ia dapatkan dari
pengembangan yang saya lakukan.

E.4. Bagaimana hasil yang diperoleh dari upaya Anda membantu mereka?

dari pengembangan yang saya lakukan beberapa bulan terlihat hasil yang baik anak ini mulai
dapat membaca dan sedikit demi sedikit dapat lancar membaca, kemudian dari pengembangan
iqro anak tersebut sudah sampai iqro 5 dimana dia sudah memahami tanda baca, panjang pendek
pengucapan, membedakan pengucapan huruf hijaiyah yang hampir sama, dan mengetahui
qolqolah dalam al-quran sedikit demi sedikit.
F. Ceritakan salah satu keputusan penting dalam suatu kegiatan baik di pekerjaan/
organisasi/ komunitas/ perkuliahan yang pernah Anda ambil.

F.1. Apa yang menyebabkan Anda harus mengambil keputusan tersebut? Apa peran Anda
saat itu?

berawal saya diajak oleh kakak-kakak sekampung untuk mengikuti kegiatan lomba gema
ramadhan yang dijalankan oleh pemuda pemudi yang ada di lingkungan masyarakat
nggarokumbe.
Hal yang menyebabkan saya harus mengambil keputusan tersebut adalah guna menjalin
silaturahmi antara masyarakat yang sebelumnya saya lihat kurang akrab, mungkin dengan
adanya hal ini dapat meningkatkkan keeratan silaturahmi antar sesama masyarakat desa
nggarokumbe, menambah pengalaman, bertambahnya relasi, dan sebelumnya saja sudah pernah
diajak akan tetapi saya menolaknya dikarenakan dihadapkan dengan kesibukan lain pada saat itu
dan untuk menghargai kali ini saya menerimanya.
peran saya saat itu adalah menjadi anggota dibagian acara, hal-hal yang menjadi tanggung jawab
saya antara lain adalah mencatat nama-nama peserta lomba, mengatur terlaksananya lomba, dan
menyiapkan beberapa hal yang menjadi kebutuhan selama berlangsungnya lomba. selain itu saya
juga ikut turun dalam penggalangan dana untuk kegiatan lomba gema ramadhan.

F.2. Bagaimana Anda mengidentifikasi dan memeroleh pemahaman yang lebih baik
tentang permasalahan yang ada?

cara saya mengidentifikasi permasalahan yang ada adalah dengan cara memahami sudut pandang
antara satu sama lain, mempertimbangkan apakah sudut pandang tersebut dapat berjalan baik
jika diterapkan, memberikan masukan yang tidak memihak kepada siapapun atau dapat
menguntungkan salah satu pihak, mempertimbangkan semua pendapat, melihat kompaknya kerja
sama yang dijalankan apakah mencapai dari tujuan yang telah didiskusikan bersama. jika apabila
ada hal yang belum terpenuhi maka sebaiknya dikomunikasikan bersama dengan harapan
mendapat solusi dari ketidaktercapaian hal yang ditargetkan.
dari identifikasi permasalahan di atas saya memeroleh pemahaman yang lebih baik antara lain
adalah pentingnya membangun hubungan yang baik antar individu, memahami perbedaan yang
ada, menerima perbedaan, dan yang terpenting pengalaman yang saya dapatkan untuk kemudian
hari.

F.3. Apa saja yang menjadi pertimbangan Anda? Mengapa? Jelaskan proses atau
langkah-langkah dalam mengambil keputusan tersebut!
hal yang menjadi pertimbangan saya saat mengikuti kelompok ini adalah untuk meningkatkan
silaturahmi, memperbanyak teman, semakin banyaknya pengalaman, menambah kegiatan yang
bersifat positif.
proses awalnya adalah saat itu saya diminta untuk mengikuti salah satu kelompok marawis pada
waktu SMA tetapi saat itu saya sedang melangsungkan ujian nasional oleh karena itu saya
menolaknya.
kemudian diajak kembali pada saat saya sudah berkuliah akan tetapi saya sedang dihadapkan
dengan tugas yang menumpuk yang mengharuskan saya tidak membagi waktu saya kepada hal
lain, dan karena alasan tersebut saya menolak untuk kedua kalinya.
dan untuk ajakan ketiga ini, saya sedang tidak dihadapkan dengan kesibukan yang terlalu padat,
maka dari itu saya menerima ajakan bergabung tapi dengan kegiatan yang lain yaitu kegiatan
lomba gema ramadhan ini. melihat banyak keuntungan yang bisa saya dapatkan baik untuk diri
pribadi, masyarakat maupun lingkungan pertemanan yang semakin luas, itulah beberapa hal yang
menjadi pertimbangan saya dalam mengambil keputusan ini, yang diharapakan dapat saya
jalankan dengan penuh tanggung jawab.

F.4. Bagaimana hasil dari keputusan yang Anda ambil?

hasil dari keputusan yang saya ambil, saya mendapatkan banyak hal positif yang dapat
mengembangkan diri saya dan juga mendapat respon positif dari masyarakat, orang tua,
teman-teman sesama anggota, dan juga kedekatakan yang saya harapkan pun terlaksana.
sesuai alasan saya ikut bergabung untuk meningkatkan silaturahmi, memperbanyak teman,
semakin banyaknya pengalaman, menambah kegiatan yang bersifat positif, terlebih dengan
semakin akrabnya saya dengan anggota lainnya. karena tuntutan tanggung jawab semakin erat
lah tali silaturahmi yang memang menjadi tujuan utama saya. selain itu relasi dari berbagai umur
bertambah.

G. Ceritakan secara spesifik saat Anda dihadapkan dengan beberapa tugas dalam waktu
yang bersamaan.

G.1. Seperti apakah situasinya pada saat itu? Kapan situasi tersebut terjadi?

Situasi ketika saya dihadapkan dengan beberapa tugas dalam waktu yang bersamaan adalah
dimana saya di berikan tugas oleh guru-guru dan kepala sekolah. Pada ada waktu itu saya
diberikan tugas untuk menjadi salah satu tim akreditasi dalam persiapan akreditasi sekolah,
kemudian tugas pembuatan berita pada website sekolah dan tugas PMM guru-guru dimana saya
diminta untuk mengerjakan aksi nyata beberapa guru ditempat saya mengajar. sehingga saya
harus mengerjakan tugas-tugas tersebut dengan baik serta dapat menyelesaikannya dengan
lancar. karena ini adalah sebuah kesempatan bagi saya untuk mengasah keterampilan yang saya
miliki, serta dapat menerapkan ilmu yang saya dapatkan sewaktu kuliah dan guna melatih sejauh
mana kemampuan saya.

G.2. Apa yang Anda lakukan dalam mengatur tugas-tugas tersebut? Bagaimana Anda
memastikan tugas-tugas tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan?

Hal-hal yang saya lakukan agar tugas- tugas tersebut dapat diselesaikan dengan baik maka saya
membuat atau mengatur jadwal serta mengurutkanya mana yang lebih penting dan mana yang
didahulukan dengan perencanaan dan persiapan yang matang serta memberikan waktu untuk tiap
tugasnya. Agar jadwalnya terarah dengan baik dan dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan
waktu yang telah ditentukan dengan mempersiapkan berkas-berkas untuk akreditasi sekolah,
mengerjakan berita website untuk kebutuhan sekolah, kemudian mengerjakan hal-hal yang
menjadi kebutuhan aksi nyata PMM para guru. Kemudian setelah membuat jadwal saya mulai
mengikuti tiap tugas tersebut sesuai jadwal yang telah saya buat. hal itu membantu saya dalam
mengelola waktu yang menuntut saya untuk mengerjakan kegiatan dalam satu waktu.

G.3. Sumber daya apa yang Anda butuhkan dalam membantu penyelesaian tugas-tugas
tersebut? Apa hambatan yang Anda temui dan bagaimana cara mengatasinya?

Untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas tersebut tentunya membutuhkan sumber daya bantuan
seperti bantuan dari guru sejawat berupa saran tentang tugas-tugas tersebut apakah sudah
dilakukan dengan baik dan efektif atau perlu adanya perbaikan. Kemudian menyiapkan
berkas-berkas yang diperlukan untuk persiapan akreditasi mulai dari program semester, program
tahunan, RPP, silabus, absen dan lain sebagainya. Untuk tugas berita website untuk kebutuhan
sekolah sebisa mungkin saya mengerjakannya setiap selesai kegiatan guna hal-hal yang ingin
disampaikan dalam berita masih saya ingat, Serta kebutuhan aksi nyata PMM para guru saya
mengkondisikannya dengan mengajari guru-guru yang meminta bantuan agar mereka juga dapat
belajar. dengan mengajari guru-guru tersebut akan meringankan pekerjaan yang menumpuk
terhadap diri saya.

G.4. Bagaimana hasilnya?

hasilnya yang saya dapatkan setelah menyelesaikan tugas tersebut yaitu, untuk
persiapan akreditasi, alhamdulillah dapat saya selesaikan tepat waktu.

Untuk tugas berita website untuk kebutuhan sekolah, juga dapat terorganisir dengan
baik dapat saya kerjakan tepat waktu juga.
Dan untuk aksi nyata PMM para guru, alhamdulillah beberapa guru sudah
mendapatkan sertifikat dan beberapa guru lainnya sedang menunggu hasil validasi.
Dan untuk diri saya pribadi juga mendapatkan beberapa ilmu yaitu manajemen waktu yang
sangat penting dalam kehidupan.

Common questions

Didukung oleh AI

The individual utilized technology by mastering educational applications like Canva to create innovative learning materials, and by participating in various digital learning platforms like webinars and workshops to stay updated with the latest teaching strategies, ultimately enhancing both their teaching and personal growth capabilities .

The individual conducted self-evaluations to pinpoint weaknesses, embraced technological advancements to enhance relevance, sought opinions for objective self-assessment, and joined targeted training sessions designed to address specific weaknesses in teaching practices and personal skills .

The individual balanced personal development with professional duties by systematically scheduling tasks, prioritizing urgent responsibilities, and incorporating learning opportunities into their work routine. They engaged in professional development through workshops and community events while managing teaching and administrative duties effectively .

The individual faced challenges such as easily getting distracted, lacking a support system, and not fully understanding their potential. They overcame these by exercising self-discipline, seeking support from close contacts, and exploring new areas to discover and maximize their potential. By addressing these challenges, they achieved personal growth and professional progress .

The individual was initially hesitant to engage in new initiatives due to commitments elsewhere but later succeeded by acknowledging the necessity for personal connection improvement and professional growth. Their participation in programs, such as organizing educational events, significantly contributed to their learning and relationship-building goals .

The individual used their skills by developing an interactive illustrated storybook focused on literacy and character education using Canva, which they learned independently. This application enhanced creativity and innovation by facilitating visual learning and enabling the individual to teach others to create similar educational materials .

Involvement in community activities, such as educational and cultural events, offered the individual platforms to enhance network, gain multifaceted experiences, and develop interpersonal skills. These activities improved community well-being by fostering inclusion, understanding, and support, thus aligning personal growth with community enhancement .

The individual promoted a positive collaborative environment through effective communication and tolerance, ensuring mutual respect and empathy among members. They highlighted the importance of understanding individual differences, fostering harmony, empathy, respect, and enhancing teamwork which led to successful project completion .

The individual managed multiple responsibilities by creating a prioritized schedule tailored to task urgency and importance. They ensured each task, such as accreditation preparation, website article writing, and PMM activities, was addressed within set timelines by organizing required materials and seeking peer feedback .

Key strategies include self-evaluation to identify areas for improvement, embracing new technology to stay current with educational trends, and soliciting feedback from peers to gain objective insights. Moreover, they actively engaged in training and workshops, such as Pelatihan Merdeka Belajar and media training, to expand their teaching methodologies and strategies .

Anda mungkin juga menyukai