4/5/2021
TERMINAL ANGKUTAN
JALAN RAYA
Putu Alit Suthanaya
PENGERTIAN TERMINAL
• Titik simpul tempat terjadinya putus arus yang merupakan
prasarana transportasi, tempat kendaraan umum
menaikkan dan menurunkan penumpang atau barang,
tempat perpindahan penumpang atau barang baik intra
maupun antar moda transportasi yang terjadi sebagai
akibat adanya arus pergerakan manusia dan barang serta
tuntutan efisiensi transportasi.
1
4/5/2021
• Tempat pengendalian, pengawasan, pengaturan dan
pengoperasian sistem arus angkutan penumpang atau
barang.
• Prasarana angkutan dan merupakan bagian dari sistem
transportasi untuk melancarkan arus angkutan penumpang
atau barang.
• Unsur tata ruang yang mempunyai peranan penting bagi
efisiensi kehidupan wilayah/kota dan lingkungan.
• Penumpang (user) FUNGSI TERMINAL
• Pengelola (operator)
• Pemerintah (regulator)
1) Fungsi terminal bagi penumpang (user) adalah untuk kenyamanan
menunggu, melakukan pergantian atau perpindahan moda
transportasi, tempat tersedianya berbagai fasilitas umum dan
informasi serta fasilitas parkir bagi kendaraan pribadi.
2) Fungsi terminal bagi pengelola (operator) adalah untuk pengaturan
pelayanan operasi kendaraan, penyediaan fasilitas istirahat dan
informasi bagi awak kendaraan dan fasilitas pangkalan.
3) Fungsi terminal bagi pemerintah (regulator) adalah dari segi
perencanaan dan manajemen lalu lintas untuk menata lalu
lintas dan menghindari kemacetan, sebagai sumber
pendapatan (retribusi) dan sebagai pengendali arus
kendaraan umum.
2
4/5/2021
KLASIFIKASI TERMINAL
A. Berdasarkan Peranannya
1. Terminal Primer adalah:
Terminal untuk pelayanan arus barang dan
penumpang (jasa angkutan) yang terjangkau regional;
2. Terminal Sekunder adalah:
Terminal untuk pelayanan arus barang dan penumpang
(jasa angkutan) yang bersifat lokal dan atau
melengkapi kegiatan terminal primer.
B. Berdasarkan Fungsinya
1. Terminal Utama adalah:
Tempat terputusnya arus barang dan penumpang (jasa
angkutan) dengan ciri-ciri sebagai berikut:
• Berfungsi sebagai alat pengatur angkutan yang
bersifat melayani arus angkutan barang dan
penumpang jarak jauh dengan volume tinggi;
• Bongkar muat lebih besar atau sama dengan 8
ton/unit angkutan atau 40 penumpang/unit.
3
4/5/2021
2. Terminal Madya adalah:
Tempat terputusnya arus barang dan penumpang dengan
ciri-ciri sebagai berikut:
• Berfungsi sebagai alat pengatur angkutan yang bersifat
melayani arus barang dan penumpang jarak sedang
dan volume sedang;
• Bongkar muat lebih besar atau sama dengan 5 ton/unit
atau 20 penumpang/unit.
3. Terminal Cabang adalah:
Tempat terputusnya arus barang dan penumpang dengan
cirri-ciri sebagai berikut:
• Berfungsi sebagai penyalur angkutan yang bersifat arus
barang dan penumpang jarak pendek atau dekat dan
volume kecil;
• Bongkar muat lebih kecil atau sama dengan 2,5 ton/unit
atau 10 penumpang/unit.
4
4/5/2021
C. Berdasarkan Jenis Angkutan
1. Terminal Penumpang adalah:
Terminal untuk menaikkan dan atau menurunkan
penumpang, dengan faktor-faktor yang perlu
diperhatikan adalah:
• Jumlah kedatangan per satuan unit;
• Berapa lama masing-masing kendaraan boleh berada
dalam terminal;
• Fasilitas pelayanan yang perlu.
2. Terminal Barang adalah:
Terminal untuk perpindahan (bongkar muat) dari moda
transportasi yang satu ke moda transportasi lainnya.
Kapasitas terminal serta fasilitas yang diadakan harus
direncanakan dengan baik, jangan sampai terminal
menjadi bottle neck dalam aliran barang dan faktor-
faktor yang perlu diperhatikan adalah:
• Jenis barang yang menggunakan fasilitas terminal;
• Jumlah barang (ton/hari atau m3/hari) dari masing-
masing jenis barang;
• Jumlah truk yang masuk terminal untuk bongkar muat;
• Alat bongkar muat yang cocok untuk masing-masing
jenis barang;
• Fasilitas pelayanan untuk sopir dan sebagainya.
5
4/5/2021
3. Terminal Khusus adalah:
Terminal yang dipengaruhi oleh sifat-sifat barang yang
diangkut.
4. Terminal Truk adalah:
Terminal yang sesuai dengan kebutuhannya, dinyatakan
dengan jumlah truk yang dapat parkir atau menunggu
dalam satuan waktu, dengan cirri-ciri sebagai berikut:
• Sebagai tempat istirahat setelah pengemudi secara
terus menerus mengemudi selama 4 jam atau lebih,
yaitu 25 kendaraan/jam;
• Sebagai tempat menunggu sebelum waktunya
diperbolehkan masuk jalan dalam kota, yaitu: 50
kendaraan/jam.
KLASIFIKASI TERMINAL
6
4/5/2021
HUBUNGAN TERMINAL DENGAN
PELAYANAN ANGKUTAN PENUMPANG
DAERAH KEWENANGAN TERMINAL
1. Daerah Manfaat Terminal
2. Daerah Milik Terminal
3. Daerah Pengawasan Terminal
7
4/5/2021
1. DAERAH MANFAAT TERMINAL
• Daerah yang diperuntukkan bagi kegiatan utama terminal,
yaitu bongkar muat barang dengan naik turun penumpang
serta parkir kendaraan penumpang (umum) dan
diamankan dari penggunaan lainnya yang mengganggu
kegiatan tersebut.
• Daerah manfaat terminal terdiri dari amplasemen, yaitu
seluas lahan yang diberikan konstruksi perkerasan dengan
penggunaan hanya untuk kegiatan bongkar muat barang
maupun naik turun penumpang dan parkir kendaraan
(penumpang umum).
2. DAERAH MILIK TERMINAL
• Daerah diluar manfaat terminal secara status dimiliki oleh
terminal, diperuntukkan bagi kegiatan yang menunjang
kegiatan terminal dan dibatasi dengan pagar untuk
menunjukkan wilayah terminal.
• Peruntukan daerah milik terminal terdiri dari:
• Bangunan ruang tunggu terminal;
• Pergudangan (untuk terminal angkutan barang);
• Bangunan kantor terminal;
• Bangunan lain yang diijinkan sesuai dengan
kepentingannya (kios, restoran, WC, taman dan lain-lain).
8
4/5/2021
3. DAERAH PENGAWASAN TERMINAL
• Daerah atau areal diluar daerah milik terminal lahannya
secara status tidak dimiliki oleh terminal, tetapi
penggunaan dan peruntukannya diawasi agar tidak
mengganggu kegiatan terminal dan sistem lalu lintas
secara keseluruhan.
• Gangguan yang sering terjadi misalnya, kendaraan umum
yang menunggu penumpang diluar terminal, bongkar muat
dan parkir kendaraan diluar terminal, sehingga
keberadaannya mengganggu pergerakan lalu lintas pada
jaringan jalan yang menghubungkan terminal.
FASILITAS UTAMA DALAM TERMINAL
Fasilitas utama merupakan suatu yang mutlak harus ada
dalam suatu sistem terminal yang terdiri dari 5(lima) bagian,
yaitu:
1. Areal Keberangkatan
Adalah pelataran yang disediakan bagi kendaraan
angkutan kendaraan penumpang umum untuk menaikkan
penumpang (loading) dan untuk memulai perjalanan.
2. Areal Kedatangan
Adalah pelataran yang disediakan bagi kendaraan
angkutan penumpang umum untuk menurunkan
penumpang (unloading) yang dapat pula merupakan
akhir perjalanan.
9
4/5/2021
3. Areal Menunggu Kendaraan
Adalah pelataran yang disediakan bagi kendaraan
angkutan penumpang umum untuk beristirahat dan siap
menuju jalur pemberangkatan.
4. Areal Lintas
Adalah pelataran yang disediakan bagi kendaraan
angkutan penumpang umum untuk beristirahat sementara
dan untuk menaikkan/menurunkan penumpang.
5. Areal Tunggu Penumpang
Adalah pelataran menunggu yang disediakan bagi orang
yang akan melakukan perjalanan dengan kendaraan
angkutan penumpang umum.
FASILITAS PENUNJANG DALAM TERMINAL
• Selain fasilitas utama dalam sistem terminal terdapat juga
fasilitas pendukung sebagai fasilitas pelengkap dari fasilitas
utama.
TERMINAL BARANG
10
4/5/2021
FASILITAS PENUNJANG TERMINAL PENUMPANG
Batas-batas Terminal Ubung yaitu :
• Sebelah Utara : Pemukiman penduduk
• Sebelah Selatan : Kantor PU , Pemukiman penduduk
• Sebelah Barat : Pemukiman penduduk
• Sebelah Timur : STM Negri Denpasar Pertokoan dan pemukiman
penduduk
11
4/5/2021
12
4/5/2021
13
4/5/2021
PENENTUAN ALTERNATIF LOKASI
TERMINAL
BERDASARKAN TATA GUNA LAHAN
• Tata guna lahan ditunjukkan dengan Angka Banding Dasar Bangunan
(ABDB) yang menggambarkan perbandingan antara luas bangunan
dengan luas areal lokasi terminal yang diusulkan.
• Secara matematis ABDB dapat dirumuskan dalam bentuk sebagai berikut:
Luas Dasar Bangunan
ABDB =
Luas Petak Lahan
Kriteria alternatif lokasi ditinjau dari tata guna lahan adalah:
ABDB < 1
Luas daerah terbuka minimum 10 hektar
14
4/5/2021
BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG
• Alternatif lokasi terminal yang diusulkan hendaknya terletak
pada areal peruntukan yang sesuai dengan klasifikasi
terminal yang akan dibangun (Tipe A, Tipe B atau Tipe C).
KETERKAITAN DG MODA TRANSPORTASI LAINNYA
• Dalam penentuan alternatif lokasi terminal tidak terlepas
dari interaksi dan integrasi antara terminal angkutan
penumpang dengan sarana dan prasarana moda
angkutan lain untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi
dari sistem transportasi.
15
4/5/2021
STRUKTUR JARINGAN JALAN
• Alternatif lokasi terminal hendaknya disesuaikan dengan
klasifikasi fungsional jalan (jalan arteri, kolektor dan lokal)
yang akan melayani angkutan penumpang yang
menggunakan terminal.
PENENTUAN LOKASI TERMINAL
16
4/5/2021
BERDASARKAN BIAYA TRANSPORTASI
• Biaya transportasi diartikan sebagai biaya transportasi rata-
rata dari kendaraan angkutan penumpang untuk menuju
lokasi terminal yang diusulkan.
• Hal ini dapat ditunjukkan dengan persamaan sebagai
berikut:
17
4/5/2021
BERDASARKAN AKSESIBILITAS
• Aksesibilitas terminal yang diusulkan terhadap sistem angkutan
penumpang pada klasifikasi dibawahnya, ditunjukkan dalam
persamaan sebagai berikut:
PENILAIAN LOKASI DAN KONDISI
TERMINAL
18
4/5/2021
PENILAIAN KUALITATIF KONDISI TERMINAL
19