Asuhan Keperawatan Pasien Tumor Telinga
Asuhan Keperawatan Pasien Tumor Telinga
Oleh:
Dadang Septiyangga, S. Kep
NIM: 23.300.0515
Oleh:
Dadang Septiyangga, S. Kep
NIM: 23.300.0515
(.……………………………….) (…………………….)
ASUHAN KEPERAWATAN RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL
RUMAH SAKIT [Link] SYLVANUS PALANGKARAYA
I. Pengkajian
A. Identitas Klien
Nama : Tn. Z
Umur : 20 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Status Perkawinan : Belum menikah
Pendidikan : SMPA
Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam
Alamat :-
No. Medical Record : 67xxxx
Tanggal Masuk : November 2023
Tanggal Pengkajian : November 2023
Diagnosa Medis : Soft Tissue Tumor Auriculla Sinistra Post Op
Eksisi
Ket :
: Laki-laki
: Perempuan
: Pasien
: Anak
: Tinggal serumah
2 Cairan
a. Intake
- oral
Jenis Air Putih Air Putih
No Kebutuhan Sebelum Sakit Selama Sakit
Jumlah....cc/hari 7-11 gelas/hari 800 cc/hari
Bantuan total/sebagian Mandiri Mandiri
- intravena
Jenis Tidak ada Inf RL
Jumlah....cc/hari Tidak ada 20 tpm
b. Output
Jenis Urine Urine
1000-1200 cc/hari 700-900 cc/hari
Jumlah....cc/hari
3 Eliminasi
a. BAB
Frekuensi 1x/hari 1x/hari
Konsistensi padat padat
Warna kuning kuning
Keluhan Tidak ada keluhan. Tidak ada keluhan
Bantuan total/sebagian Mandiri Mandiri
b. BAK
5-6x/hari 3-4x/hari
Frekuensi
Kuning Kuning
Warna
1000-1200cc/hari 700-900cc/hari
Jumlah (dalam cc)
Tidak ada keluhan Tidak ada keluhan
Keluhan
Mandiri Mandiri
Bantuan total/sebagian
4 Istirahat Tidur
a. Mulai tidur Jam 21.00 Tidak menentu
b. Lama tidur 7-8 jam 6-7 jam
c. Kesulitan memulai tidur Tidak ada Tidak ada
d. Gangguan tidur Tidak ada Tidak ada
e. Kebiasaan sebelum tidur Tidak ada Tidak ada
5 Personal Hygiene
a. Mandi (frekuensi, bantuan total/sebagian) 2x/hari dengan Mandi sebagian
mandiri. badan
b. Gosok gigi (Frekuensi) 2x/hari 2x/ hari
c. Cuci rambut Setiap 2 hari 1x Tidak ada
d. Gunting kuku Ketika terlihat Kuku klien pendek
panjang langsung
dipotong, selalu
bersih
e. Ganti pakaian (frekuensi perhari) 2x/hari 2x/hari
No Kebutuhan Sebelum Sakit Selama Sakit
6 Aktivitas
a. Mobilitas Fisik Mandiri Mandiri
b. Olahraga Klien mengatakan Tidak ada
jarang olahraga.
c. Rekreasi Kumpul keluarga Tidak ada
E. Data Psikologis
Keadaan umum klien baik dan klien hanya berharap ingin cepat sembuh agar
bisa mudah beraktivitas seperti biasanya.
F. Data Sosial
Hubungan klien dengan orang tua dan keluarganya baik, terbukti sikap klien dan
sopan saat berkomunikasi. Pasien juga kooperatif saat diajak berbicara oleh
perawat dan dokter dan dapat memberi umpan balik yang baik sesuai dengan
yang dibicarakan.
G. Data Spiritual
Agama yang dianut oleh klien adalah agama Islam dan klien selalu berdoa dan
sholat setiap harinya kepada Tuhan. Selama sakit klien hanya berdo’a dan
berzikir, klien mengatakan berharap cepat sembuh.
H. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum pasien :
Pasien tampak meringis
2. Tanda vital pasien
a. Temperature (Suhu) : 37,1C
b. Pulse (Nadi) : 88 x/m
c. Respiratory (Pernafasan) : 22 x/m
d. Sphygmomanometer (Tekanan darah) : 110/77 mmHg
e. BB : 53,5 kg
3. Kesadaran
a. Kualitatif : Compos Mentis
b. Kuantitatif : GCS 15 E = 4,V = 5, M = 6
4. Sistem Pernafasan
a. Inspeksi : Kebersihan bersih, bentuk dada simetris, retraksi dinding dada
baik, tidak ada batuk, frekuensi pernafasan 22x/m, klien tidak
menggunakan alat bantu nafas.
b. Palpasi : Tidak ada nyeri tekan, pergerakan dinding dada simetris
c. Perkusi : Normal (sonor)
d. Auskultasi : Vesikuler, tidak ada suara nafas tambahan
5. Sistem Kardiovaskuler
a. Inspeksi : Tidak ada sianosis
b. Palpasi : Tidak ada nyeri tekan, nadi 88 x/m tidak ada oedem
c. Perkusi : Terdengar pekak, tidak tampak adanya pembesaran jantung
d. Auskultasi : Suara jantung S1 S2 tunggal, lupdub
6. Sistem Persyarafan
a. Nervus I Olfaktorius : fungsi penciuman pasien baik
b. Nervus II Optikus : fungsi penglihatan pasien baik
c. Nervus III Okulomotor : pasien dapat mengangkat kelopak
mata keatas, tidak ada penglihatan
ganda
d. Nervus IV Troklearis : pasien dapat menggerakan bola mata
kebawah dan kedalam
e. Nervus V Trigeminalis : pasien dapat memejamkan mata
tidak ada gangguan pada kornea
kanan dan kiri
f. Nervus VI Abdusen : dapat menggerakan bola mata
kesamping
g. Nervus VII Fisialis : ekspresi wajah pasien normal,
pasien dapat senyum dan mengangkat
alis mata
h. Nervus VIII Vestibulokoklear : fungsi pendengaran pasien berkurang aki-
bat tertutup perbsn post op
i. Nervus IX Glossofaringeus : pasien dapat membedakan rasa
j. Nervus X Vagus : fungsi menelan pasien baik
k. Nervus XI Assesorius Spinal : pergerakan bahu pasien sebelah
kanan normal dapat melawan tahanan
l. Nervus XII Hipoglossus : pasien dapat menjulurkan lidah
7. Sistem Pencernaan
a. Inspeksi : Bentuk perut simetris
b. Palpasi : Tidak terdapat nyeri tekan pada perut.
c. Perkusi : Timpani
d. Auskultasi : Peristaltik usus norml
8. Sistem Muskulosteletal
Tidak ada fraktur pada ektremitas atas maupun bawah, Pada ektremitas atas
terdapat bagian dekstra terpasang IVFD RL 20 tpm. Skala kekuatan otot
pasien ditandai dengan :
5555 5555
5555 5555
Keterangan :
0 : lumpuh total
1 : ada kontraksi
2 : dapat bergerak dengan bantuan
3 : dapat melawan gravitasi
4 : dapat melawan tahanan ringan
5 : dapat menahan tahanan berat
9. Sistem Integumen
Warna kulit coklat, kulit pasien tampak kering, dan bersisik.
10. Sistem Endokrin
Rambut warna hitam, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid.
11. Sistem Genitourinaria
a. Inspeksi : tidak ada radang pada genetalia eksterna, tidak ada lesi, tidak
menggunakan alat bantu BAK.
b. Palpasi : tidak ada nyeri tekan pada daerah pubis.
I. Data Penunjang
1. Pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Rujukan
==HEMATOLOGI==
Hemoglobin 13,1 g/dl 13,2-17,3
Leukosit 15.890 /mm3 3.800-10.600
Trombosit 153.000 /mm3 150.000-440.000
Hematokrit (Ht) 38,4 % 40-52
Hitung jenis leukosit :
˗ Basofil 0 % 0-1
˗ Eosinofil 0 % 2-4
˗ Stab/batang 0 % 2-6
˗ Segmen 85 % 50-70
˗ Limfosit 13 % 25-40
˗ Monosit 2 % 2-8
==KIMIA DARAH==
Gula darah sewaktu 253 mg/dl <200
Ureum 45 mg/dl L:19-44
Kreatinin 1,09 mg/dl L:<1,2
SGOT 12 U/L L:0-50
SGPT 30 U/L L:0-50
2. Terapy
Nama obat Dosis
Inj Santagesik 1 gr/ 8 jam
Inj Ranitidine 50 mg/12 jam
Inj Ceftriaxone 1 gram/12 jam
Inf Metromazole 500 mg/8 jam
PO Loratadin 1x1 tab (10mg)
I. Analisa Data
N
Data Etiologi Masalah
o
1. DS : Pasien mengatakan nyeri
pada telinga sebelah kiri
P: post op eksisi
Q: disayat
R: telinga sebelah kiri saja
S: 4
T: saat bergerak
DO :
- Klien tampak meringis Prosedur
Tanda-Tanda Vital
pembedahan Nyeri akut
Tekanan Darah : 110/77 mmHg
Nadi: 82 x/menit
Pernapasan: 22 x/menit
Suhu: 37,1 ⁰C
BB: 53,5 kg
a. iufd RL 20 tpm
Keterangan:
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
Keterangan:
1. Keluhan ekstrim
2. Keluhan berat
3. Keluhan sedang
4. Keluhan ringan
5. Tidak ada keluhan
P : Lanjutkan intervensi
1. Mengkaji nyeri secara
komprehensif termasuk lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas dan faktor presifitasi
2. Mengobservasi reaksi
nonverbal dari
ketidaknyamanan
3. Menggunakan teknik
komunikasi terapeutik
4. Mengkaji tipe dan sumber
nyeri untuk menentukan
intervensi
5. Berikan analgetik untuk
mengurangi nyeri
6. Mengajarkan teknik non
farmakologi
7. Memberikan analgetik untuk
mengurangi nyeri
Hari ke-2
Hari,
Diagnosa
No Tanggal Implementasi Evaluasi
Keperawatan
Jam
1 19 Nyeri akut 1. Mengkaji nyeri secara S:
November berhubungan komprehensif termasuk Klien mengatakan nyeri telinga
2023 dengan agen lokasi, karakteristik, kiri hanya saat tersentuh
14.30WIB injury durasi, frekuensi, kualitas O:
dan faktor presifitasi ˗ (PQRST)
biologis
2. Mengobservasi reaksi P : Saat bergerak
pembedahan
nonverbal dari Q : Disayat-sayat
ketidaknyamanan R : Nyeri di teringa kiri
3. Menggunakan teknik S : Skala nyeri 1
komunikasi terapeutik T : Hilang timbul
4. Mengkaji kultur yang A : Masalah Nyeri akut
mempengaruhi nyeri berhubungan dengan agen injury
5. Memilih dan melakukan biologis pembedahan teratasi
penangangan nyeri Indikator IR ER
(fakmakologi, Mampu
nonfamakologi) mengontrol 4 5
6. Mengkaji tipe dan sumber nyeri
nyeri untuk menentukan Melaporkan
intervensi bahwa nyeri 5 5
7. Mengkontrol lingkungan berkurang
yang menambah skala Mampu
nyeri mengendalikan 5 5
8. Mengajarkan teknik non nyeri
farmakologi Menyatakan
9. Memberikan analgetik rasa nyaman 5 5
untuk mengurangi nyeri setelah nyeri
berkurang
1. P : Pasien direncanakan
pulanBerikan analgetik untuk
mengurangi nyeri
2. Mengajarkan teknik non
farmakologi
3. Memberikan analgetik untuk
mengurangi nyeri