Pengantar R dan RStudio
Bagian ini akan membahas pengenalan, cara install dan penggunaan R dan RStudio.
1.1 Program R
R adalah sebuah program komputasi statistika dan grafis (R Core Team 2020). Saat ini R sudah
dikenal luas sebagai salah satu powerful software untuk analisis data dan Data Science. Tentu
saja selain R masih banyak software lain yang juga sering digunakan untuk analisis data,
misalnya Python. R dibuat dengan tujuan awal untuk komputasi statistika dan grafis. Awalnya
digunakan oleh para ilmuwan dalam riset mereka dan para akademisi. Namun seiring
perkembangan teknologi, cakupan kemampuan R sebagai bahasa pemrograman menjadi jauh
lebih luas. Anda dapat membuat dan update report rutin menggunakan R Markdown. Anda juga
dapat membuat aplikasi web interaktif atau dashboard dengan package shiny. Karena R didesain
untuk analisis data dan perkembangan serta kemampuannya mencakup hampir semua lini dalam
analisis data, tidak heran saat ini banyak analis data dan ilmuwan data (data scientist)
menggunakan R untuk menyelesaikan berbagai masalah mereka. Berikut ini beberapa
kemampuan R.
Gratis dan Open Source
Merujuk kepada [Link], istilah open source merujuk kepada sesuatu yang bisa
dimodifikasi dan dibagikan. Open Source Software (OSS) sendiri berarti software yang source
code-nya dapat diperiksa, dimodifikasi, ditambahkan dan dibagikan oleh siapapun.
Tersedia banyak package
Karena R adalah open source software, hampir semua package yang ada pun dapat digunakan
secara bebas. Package adalah kumpulan suatu script yang umumnya berupa function (Bab 2.10)
atau data yang dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu.
Dibuat oleh statistisi untuk statistisi data analyst/data scientist
R adalah sebuah program yang awalnya dibuat untuk kebutuhan statistisi. Oleh karena itu banyak
fungsi-fungsi dasar untuk statistika maupun eksplorasi data dan grafis sederhana sudah terdapat
di R meskipun tanpa install package tambahan. Namun saat ini R sudah menjadi salah satu
software yang digunakan dalam data science karena banyaknya package yang dapat mendukung.
Mudah dalam melakukan transformasi dan pemrosesan data
Karena R adalah program untuk analisis data, maka kemampuan R dalam transformasi data
seperti penyiapan data, import dan export data dalam berbagai format, dan lain-lain.
Mampu menghasilkan grafik yang sangat bagus
Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh R adalah kemampuannya untuk menghasilkan grafik
yang sangat bagus. Salah satu yang diunggulkan adalah package {ggplot2}. Tentu saja masih
banyak package untuk visualisasi selain {ggplot2}
Membuat Reproducible report
Ketika Anda mempunyai pekerjaan untuk membuat laporan secara rutin, maka Anda dapat
menggunakan R sebagai robot Anda. Dengan package {rmarkdown} Anda dapat membuat
laporan rutin dengan hanya satu baris perintah.
Dapat membuat aplikasi interaktif/dashboard berbasis web
Package {shiny} (dan semua pengembangannya) dan {flexdashboard} dapat Anda gunakan
untuk membuat visualisasi interaktif ataupun sebagai sebuah produk dari data science.
Membuat REST API
Setelah Anda membuat fungsi atau model prediktif dan ingin digunakan secara lebih luas, Anda
dapat membuatnya sebagai API menggunakan package {plumber}.
Dan masih banyak lagi kemampuan R yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung dan
memudahkan pekerjaan Anda dalam hal analisis data ataupun data science.
1.1.1 Download dan Install R
Di PC dengan OS Windows dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk install R.
1. Buka halaman [Link]
2. Pilih Download R for Windows
Gambar 1.1: Comprehensive R Archive Network (CRAN)
Bagi Anda yang menggunakan OS lain maka Anda dapat mengikuti petunjuk dengan membuka
tautan yang sesuai.
3. Klik install R for the first time
Gambar 1.2: Download R Installer
4. Kemudian klik Download R x.x.x for Windows
Gambar 1.3: Download R untuk Windows
5. Simpan file installer tersebut dan tunggu hingga proses download selesai
6. Setelah download selesai, jalankan file R [Link] tersebut
7. Anda hanya perlu klik Next dan Finish
catatan: mungkin Anda hanya perlu memilih untuk install versi 64bit jika Anda menggunakan
OS Windows 64bit.
1.1.2 Menjalankan R
Setelah selesai install, Anda bisa membuka R GUI.
1. Pada Windows 10, klik atau tekan tombol Start
2. Cari Folder R dan pilih R sesuai versi yang sudah terinstall
Gambar 1.4: Menu untuk Menjalankan R
Di bawah ini adalah tampilan ketika Anda membuka program R GUI.
Gambar 1.5: R GUI
Anda sudah dapat menggunakan R melalui R GUI ini. Namun Anda juga dapat menggunakan
Integrated Development Environment (IDE) untuk lebih nyaman, mudah dan efisien ketika
bekerja dengan R. IDE untuk R yang saat ini sangat sering digunakan adalah RStudio. Berikut
ini adalah cara untuk install RStudio di PC Windows.
1.2 RStudio
Sebelum membahas lebih lanjut tentang R, sebaiknya Anda download RStudio dan install
terlebih dahulu. RStudio adalah Integrated Development Environment (IDE) untuk R yang
banyak digunakan hingga saat ini. Dapat dikatakan bahwa hampir semua pengguna R yang sudah
mengetahui RStudio akan lebih memilih menggunakan R melalui RStudio dibandingkan dengan
menggunakan R GUI.
Download RStudio versi desktop sesuai dengan kebutuhan Anda. Sangat disarankan untuk
menggunakan RStudio versi terbaru, termasuk juga dengan R. R dan RStudio adalah dua
program yang berbeda. Anda tidak harus install RStudio untuk dapat menggunakan program R
(melalui R GUI). Tapi Anda diwajibkan untuk install R terlebih dahulu sebelum install dan
menggunakan RStudio karena RStudio membutuhkan program R yang sudah terinstall di PC
atau server. Gambar 1.6 mengilustrasikan perumpamaan R ini seperti kerangka mobil dan
mesinnya, sedangkan RStudio seperti kerangka luar mobil dan interiornya. Anda tidak akan
dapat menggunakan mobil tersebut jika Anda hanya mempunyai kerangka luar dan
dashboardnya (RStudio) saja.
Gambar 1.6: R dan RStudio (sumber: [Link]
rstudio/8009)
Install RStudio dengan cara berikut.
• Download RStudio Desktop ([Link]
• Jalankan installer yang sudah didownload
• Klik Next
Gambar 1.7: Langkah 1
• Klik Next
Gambar 1.8: Langkah 2
• Klik Install
Gambar 1.9: Langkah 3
• Klik Next
Gambar 1.10: Langkah 4
• Klik Finish
Gambar 1.11: Langkah 5
Selanjutnya di buku ini akan lebih banyak menggunakan RStudio dibandingkan dengan R GUI
karena lebih mudah dan interaktif.