TEKUNGKUNG
(TERKURUNG)
DRAFT 2
DIRECTED BY : M. IDLAL FARIS
PRODUCED BY : CHLARESYA E.
WRITTEN BY : SEPTIKA R.P.Y
INT. RUMAH - Pagi
Film diawali dengan menunjukkan burung di dalam
sangkar, lalu scene berganti menunjukkan seorang anak
gadis bernama TALA (16), sedang melukis di kamarnya.
Kamera menyorot lukisan lukisan di dinding kamarnya,
latar musik tenang lalu kamera menyorot Tala yang
sedang melukis, kemudian masuk lah sang Ayah yang
Bernama GALIH(43) dari pintu depan, si ayah hanya
memandangi Tala yang sedang melukis, lalu scene
berganti dengan transisi.
EXT. SEKOLAH – Pagi
Scene menunjukkan adegan flashback, Dimana Galih
(Ayah Tala) semasa remaja sedang di bully dikarenakan
teman temannya iri dengan lukisannya yang bagus,
lukisannya di robek oleh teman temannya, ia di
tertawakan ramai ramai, yang menyebabkan ia trauma
sampai sekarang.
INT. RUMAH – Pagi
Scene Kembali ke masa sekarang, lalu sang Ayah
menghampiri Tala, lalu ia merampas lukisan Tala
secara paksa, lalu merobek robek lukisan Tala, Tala
pun berusaha menghentikan ayahnya, sembari menangis
dan memohon
Scene berganti menunjukkan burung di dalam sangkar
yang sedang merasa terancam lalu memberontak.
Keesokan harinya, Tala sedang menyiapkan alat sekolah
dan alat melukisnya, lalu berangkat ke sekolah,
sesampainya disekolah, Tala melewati mading sekolah,
lalu ia melihat sesuatu yang menarik, yaitu kertas
yang bertuliskan lomba melukis, lalu semangat Tala
kembali muncul.
EXT. SEKOLAH – Siang
Bel sekolah pun berbunyi, Tala pun larut dalam
kesibukan yang ia lakukan yaitu melukis, waktu pun
menunjukkan sudah sore, ia pun bergegas pulang,
mengendap ngendap ke rumahnya, berharap sang ayah
tidak menyadari dirinya yang pulang terlambat
EXT. KANTOR POS – Pagi
Tala pun mengirim hasil karyanya ke kantor pos, scene
dilakukan secara slow motion, Tala memberikan karya
nya, berharap ia bisa memenangkan perlombaan
tersebut.
EXT. SEKOLAH – Pagi
Beberapa hari kemudian, Tala pun melihat pengumuman
pemenang lomba melukis di mading sekolahnya, Tala pun
melihat Namanya di lembar mading tersebut, lalu Tala
mendapatkan piagam.
INT. RUMAH – Siang
Sesampainya dirumah, Tala melihat ayahnya yang sedang
bekerja, Tala menghampiri ayahnya, dengan ragu ragu
Tala menunjukkan piagam perlombaan nya tersebut, sang
ayah pun terharu melihat prestasi yang diraih oleh
Tala, lalu mulai mengizinkan Tala untuk mendalami
bakatnya tersebut, sang ayah pun menatap Tala, scene
berganti menunjukkan ayah semasa remaja Tengah
menatap Tala dengan tersenyum
Scene menunjukkan burung yang terbang bebas keluar
dari sangkarnya.
.END.