ESSAI LISA
A. Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru? Apa yang Anda lakukan untuk
mewujudkan motivasi tersebut?
1. Tantangan apa yang Anda hadapi dalam mewujudkan motivasi
tersebut? Bagaimana Anda mengatasinya?
Tantangan yang saya hadapi sangatlah banyak, diantaranya menghadapi
peserta didik dengan karakter yang berbeda - beda, setiap peserta didik
memiliki sikap dan perilaku yang berbeda serta dalam memahami dan
menguasai pelajaran pun masing - masing peserta didik memiliki kemampuan
yang berbeda - beda. Sebagai seorang guru saya harus berusaha agar
proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik dan efektif, mengatur
strategi atau metode pembelajaran yang sesuai dengan minat peserta didik,
membuat pembelajaran yang unik dan kreatif dipadukan dengan teknologi
yang berkembang saat ini serta peserta didik diharuskan lebih aktif
berinteraksi dalam proses belajar mengajar agar siswa dapat memahami inti
pelajaran dengan baik untuk terciptanya kegiatan belajar mengajar yang baik
dan efektif.
2. Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru? Jelaskan
alasannya dan berikan contohnya!
Kelebihan seorang guru bukan hanya terletak pada aspek penguasaan
pengetahuan yang dimilikinya, namun juga terletak pada cara berkomunikasi.
Kelebihan yang dapat mendukung peran saya sebagai guru adalah
kemampuan saya dalam berkomunikasi, berbaur/beradaptasi dengan peserta
didik. Saya seorang guru honorer di MTs DI Pattallassang, saya honor di
sekolah tersebut sejak bulan Februari 2022, namun saat itu saya belum
melampirkan ijazah S1 saya dikarenakan terkendala biaya pengurusan ijazah
di Universitas.
Bulan Januari 2023 akhirnya pengurusan ijazah S1 saya selesai kemudian
saya lampirkan ke pihak Yayasan sekolah tempat saya mengajar namun
sampai saat ini berkas saya belum diurus untuk didaftarkan ke SIMPATIKA.
Akhirnya saya mendapat info pendaftaran PPG PRAJABATAN GELOMBANG
3 ini dan saya memutuskan untuk ikut mendaftar. Di sekolah ini sebagai guru
honorer, saya bertemu dengan peserta didik dengan berbagai macam
karakter. Saya mencoba mendekati dan memahami karakter mereka setiap
harinya melalui proses pembelajaran, saya berusaha membangun chemistry
dengan menjadi guru sekaligus teman untuk mereka. Membiarkan mereka
berekspresi dengan cara mereka sendiri, menunjukkan jati diri mereka tanpa
terbebani dengan adanya sekat antara guru dan peserta didik namun tetap
bersikap sopan dan santun.
Contohnya : peserta didik nyaman untuk berkeluh kesah, menceritakan apa
saja kendala yang dihadapi dalam pembelajaran, tak segan untuk bertanya,
baik menyangkut pembelajaran maupun hal lainnya serta lebih aktif dalam
proses belajar mengajar. Itu semua tercipta karena diawali dengan
perkenalan yang baik dan komunikasi yang terjalin dalam proses kegiatan
belajar mengajar sehari - hari pun sangat baik.
3. Bagaimana hasilnya ?
Hasil yang saya dapatkan selama menjadi guru adalah kesenangan batin,
menjadikan pekerjaan sebagai hobi, mengajar dengan senang hati, cukup
banyak mempelajari, mengetahui dan memahami karakter seseorang,
memiliki banyak teman dan keluarga, teman - teman guru dan peserta didik
yang saya anggap sebagai teman sendiri, saya juga tidak pernah merasa
puas sehingga saya terus belajar dan belajar.
B. Ceritakan pengalaman ketika Anda perlu mempelajari hal-hal baru untuk
meningkatkan performa. Hal-hal baru apa yang Anda pelajari ?
1. Bagaimana cara Anda mengklarifikasi area yang perlu
ditingkatkan/dikembangkan ?
Mengapa Anda perlu merasa meningkatkan/mengembangkan area
tersebut?
Untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan salah satunya dengan
melakukan evaluasi atau penilaian pada peserta didik untuk mengetahui hasil
pembelajaran yang telah dilakukan. Apabila peserta didik mengerti dan
memahami pelajaran, maka saya sebagai seorang guru telah berhasil
mengajarkan materi pelajaran dengan baik dan tidak terlepas pula dari
peserta didik yang memiliki kemampuan memahami pelajaran dengan baik.
Namun terkadang ada sebagian peserta didik yang kurang memahami
pelajaran, maka saya akan melakukan pendekatan dan mempelajari apa -
apa saja kendala yang dihadapi oleh peserta didik tersebut serta secara
pribadi sebagai guru saya juga akan lebih banyak belajar dan mengevaluasi
diri sendiri agar lebih baik kedepannya.
Kemudian untuk mengidentifikasi hal yang perlu dikembangkan adalah
dengan melakukan pendekatan dengan peserta didik, melakukan komunikasi
yang intens dengan peserta didik tentang apa saja hal - hal yang perlu saya
kembangkan dalam proses kegiatan belajar mengajar, meminta pendapat dan
saran/sharing bersama teman - teman guru senior yang lebih berpengalaman.
Pendapat dan saran dari peserta didik serta teman - teman guru kemudian
saya pilah dan pelajari serta hasilnya saya terapkan dalam proses belajar
mengajar sehari - hari. Saya merasa sangat perlu untuk
meningkatkan/mengembangkan area tersebut agar peserta didik dapat
mengerti dan memahami pelajaran dengan baik serta terciptanya proses
belajar mengajar yang baik dan efektif.
2. Tindakan apa saja yang Anda lakukan untuk mengembangkan diri
Anda? Adalah cara-cara di luar kebiasaan atau berbeda yang Anda
lakukan dalam proses pengembangan? Berikan contoh spesifik.
Mempelajari lebih dalam, terus belajar dan belajar lebih banyak hal yang
sebelumnya masih kurang saya pahami dan ketahui. Belajar dari berbagai
sumber, mencoba menggali lebih banyak potensi yang ada pada diri sendiri,
rasa ingin tahu yang besar serta mencoba hal - hal baru yang berkaitan
dengan pengembangan diri dan tidak lupa untuk selalu berdo'a kepada Tuhan
serta optimis terhadap segala usaha yang telah saya lakukan. Memanfaatkan
teknologi yang kini semakin canggih untuk meningkatkan potensi diri seperti
belajar otodidak melalui youtube kemudian mempraktekkannya. Sharing
dengan guru - guru senior yang lebih berpengalaman mengenai
metode/strategi belajar mengajar, cara memahami karakter peserta didik,
cara mengembangkan kemampuan diri sendiri, serta banyak hal lainnya serta
sharing dengan teman mahasiswa baik senior maupun junior sewaktu di
kampus. Mencari dan menambah relasi agar dapat lebih banyak
bersosialisasi serta dapat membuka pikiran kita agar berwawasan lebih luas
serta dapat mengenali dan mengetahui potensi apa saja yang dapat
dikembangkan.
3. Apa kesulitan yang Anda hadapi dalam proses pengembangan diri
tersebut? Bagaimana Anda mengatasinya?
Tantangan yang saya hadapi yaitu rasa pesimis, malu, insecure atau kurang
percaya diri. Saya sering merasa tidak profesional menjadi seorang guru.
Akan tetapi hal - hal tersebut bisa saya atasi dengan meyakinkan diri saya
sendiri bahwa saya bisa, menanamkan pada diri saya bahwa tidak ada yang
mustahil di dunia ini dan semua derajat manusia sama.
Berkomunikasi/sharing banyak hal dengan banyak orang, seperti teman -
teman guru senior, mendengarkan pengalaman mereka, menerima pendapat
dan saran yang membangun kedepannya, serta dengan teman - teman
mahasiswa, keluarga dan peserta didik. Kemudian takut melakukan
kesalahan, pesimis dengan keadaan yang belum tentu terjadi. Walaupun
perencanaan dan persiapan telah siap dan matang, hal itu tidak dapat
menjamin akan tidak adanya kesalahan yang terjadi diluar kehendak, kita
hanya dapat berusaha semaksimal mungkin agar semuanya berjalan lancar
dan baik. Selalu yakin pada diri sendiri bahwa tantangan pasti bisa diatasi.
4. Apa hasil yang Anda peroleh/rasakan dengan mengembangkan perilaku
tersebut? Bagaimana Anda menerapkan dalam peran Anda?
Hasil dari pengembangan diri yang saya lalukan adalah berpikiran lebih
positif, optimis dan lebih percaya diri yang tentunya sangat bermanfaat dan
membantu saya untuk menerapkannya dalam peran saya sebagai guru yang
setiap harinya harus bertatap muka secara langsung dengan peserta didik
dengan karakter yang berbeda - beda, serta pengembangan diri yang saya
lakukan membuat saya lebih fokus dan terarah dalam menjalani peran saya
sebagai guru agar dapat lebih baik dan profesional.
C. Terkadang kita diminta untuk melakukan sesuatu yang menurut kita tidak
sesuai dengan nilai, etika, pedoman kerja, ataupun aturan yang berlaku.
1. Ceritakan satu pengalaman Anda terkait situasi tersebut. Jelaskan
secara detail!
Dalam proses kehidupan ini, kerap kali kita dihadapkan pada hal atau situasi
yang diluar prediksi yang tidak kita inginkan. Namun terlepas dari semua itu,
kita harus tetap menjalaninya dengan berani setelah mempertimbangkan
segala dampaknya atas dasar kepentingan dan tujuan tertentu. Pada tahun
2020, saya dan teman saya melakukan kegiatan PPL 2 di SMPN 17
Makassar. Saat itu adalah masa pandemi Covid - 19 dimana pandemi ini
telah membekukan semua aspek kehidupan termasuk pendidikan.
Saat itu pemerintah mengeluarkan kebijakan Study From Home atau Belajar
Dari Rumah yang dilakukan secara daring/online, tidak boleh
berkumpul/berkerumun (Social Distancing), menjaga jarak (Physical
Distancing), selalu memakai masker dan handsanitizer, semua hal tersebut
dilakukan untuk meminimalisir penularan virus mematikan tersebut. Begitu
pula dengan SMPN 17 Makassar, aturan ketat mengenai kebijakan
pemerintah tersebut telah diterapkan, pendidik dan peserta didik melakukan
proses pembelajaran dari rumah (Study From Home) dengan sistem
online/daring dengan memanfaatkan berbagai jenis teknologi seperti
smarthphone, laptop, tablet/PC, whatsapp, zoom, google meet, email, dan
sebagainya. Peserta didik hanya datang ke sekolah jika diminta untuk
mengumpulkan tugas oleh guru dengan perwakilan ketua kelas masing -
masing. Kami dibagi dalam beberapa kelompok dengan masing - masing satu
guru pamong, kami menggantikan guru bidang studi tersebut untuk
melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring selama 2 bulan, kami
dituntut untuk tetap dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik
dan efektif meskipun tidak bertatap muka secara langsung (secara
daring/online) dengan peserta didik, kami menggunakan beberapa teknologi
dan strategi belajar mengajar yang sesuai dengan situasi saat itu agar proses
pembelajaran tetap berjalan efektif dan peserta didik tetap dapat menerima,
mengerti dan memahami pelajaran dengan baik.
2. Tindakan apa yang Anda lakukan dan mengapa hal tersebut Anda
lakukan?
Tindakan yang saya lakukan yakni mencari solusi terbaik agar proses
pembelajaran tetap berjalan dengan baik meskipun di tengah pandemi Covid
- 19. Selain itu saya juga belajar dan berlatih untuk menyesuaikan diri dengan
kondisi pada saat itu, menyesuaikan semua aspek yang berkaitan dengan
proses pembelajaran yang dilakukan sebab tidak semua peserta didik dapat
mengikuti pembelajaran sehingga saya harus menyiapkan rencana untuk
mengatasi hal tersebut. Seperti menyusun strategi pembelajaran, metode
pemberian materi yang efektif, menciptakan suasana yang nyaman dan tetap
kondusif, serta mengatur waktu pembelajaran yang pas dan efektif. Selain
menyesuaikan diri dengan suasana baru, saya juga mencoba untuk
membangun chemistry dan komunikasi yang lebih intens dengan peserta
didik dan guru pamong.
3. Bagaimana hasilnya? dalam melakukan sesuatu hal. Agar hal tersebut
tidak melanggar peraturan.
Setelah mencoba menyesuaikan diri dengan berbagai hal dan solusi
permasalahan pembelajaran yang terganggu akibat pandemi Covid - 19
dengan kebijakan pemerintah yaitu Social Distancing & Physical Distancing,
saya rasa proses pembelajaran lumayan berjalan lancar meskipun tujuan
pembelajaran tidak sepenuhnya terwujud. Meski begitu edukasi yang
diberikan saya rasa sudah cukup baik dan maksimal kepada peserta didik,
saya juga mendapatkan beberapa strategi dan metode baru untuk diterapkan
pada proses pembelajaran sekaligus dapat membangun karakter peserta
didik agar mampu beradaptasi dengan suasana dan lingkungan yang baru.
D. Ceritakan secara spesifik situasi pengalaman Anda saat bekerja sama
dengan orang lain yang memiliki beragam perbedaan, seperti budaya, cara
pandang, latar belakang, pendidikan, cara berpikir, dll.
1. Ceritakan secara spesifik situasinya? Apa tujuan dari kerjasama terjadi?
Keberagaman apa yang anda hadapi?
Saya berkuliah sambil bekerja, menjadi operator sekaligus instruktur
Lembaga Kursus dan Pelatihan LAM - BP3 Takalar. Pada bulan September
2019 saya ditugaskan oleh pimpinan LKP LAM - BP3 Takalar untuk mengikuti
kegiatan pelatihan "Workshop Pengisian Dapodik Online Bagi Pengelola
Lembaga Kursus & Pelatihan" di Hotel Almadera, Makassar selama dua hari.
Saya mewakili pimpinan LKP LAM - BP3 Takalar untuk mengikuti kegiatan
tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh operator dan pimpinan LKP dari
berbagai daerah yang tersebar di seluruh Sulawesi Selatan, tetapi setiap
kabupaten/kota hanya diwakili satu hingga tiga LKP sebagai perwakilan, dan
saya satu - satunya LKP yang mewakili Kabupaten Takalar. Kegiatan ini
membahas bagaimana cara mengisi dapodik online bagi LKP dalam
mengelola data - data pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik pada
LKP.
2. Langkah-langkah apa yang anda lakukan untuk mencapai tujuan kerja
sama? Bagaimana anda memastikan Langkah-langkah tersebut seusuai
dengan kebutuhan segala pihak?
Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini yakni masing - masing LKP
dapat mengerti dan memahami cara pengisian dapodik online untuk
pengelolaan data LKP agar dapat berjalan dengan maksimal. Langkah
pertama adalah mendengarkan dan memahami materi yang diberikan oleh
narasumber kegiatan, mencatat hal - hal penting kemudian mencoba
mempraktekkan cara - cara pengisian dapodik online yang diperlihatkan oleh
narasumber. Jika ada LKP yang kurang mengerti kami akan saling
membantu, bersama - sama menanyakan hal yang kurang dipahami kepada
narasumber kegiatan untuk kemudian kembali dipelajari dan dipraktekkan
hingga kami mampu mengerjakan pengisian dapodik online tersebut tanpa
adanya kendala. Kami memastikan bahwa langkah - langkah tersebut telah
sesuai dengan kebutuhan semua pihak dimana narasumber kegiatan
menyampaikan materi dengan baik meskipun terkadang ada yang
terlewatkan dikarenakan waktu yang terbatas serta adanya sesi tanya jawab
yang sangat berguna bagi peserta kegiatan untuk menanyakan kembali
materi yang kurang dimengerti/dipahami untuk dijelaskan ulang oleh
narasumber kegiatan.
3. Apa hasil yang anda capai saat itu? Adakah komentar atau respon
lingkungan (mis. Rekan sejawat ataupun pihak lain) terhadap tindakan
anda? Bagaimana dampaknya terhadap kerjasama tersebut?
Hasil yang kami capai saat itu sangat memuaskan, dimana aplikasi dapodik
pada saat itu adalah aplikasi baru yang diperkenalkan kepada Lembaga
Kursus dan Pelatihan, sehingga kami merasa asing dengan aplikasi tersebut.
Berbeda dengan sekolah biasa pada umumnya yang telah dari awal dan telah
lama menggunakan aplikasi dapodik untuk mengelola data – data sekolah.
Hingga DPD HIPKI Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan
"Workshop Pengisian Dapodik Online Bagi Pengelola Lembaga Kursus &
Pelatihan" menjadikan pengisian dapodik online menjadi lebih mudah dan
cepat. Hasil yang dicapai pun mendapatkan respon yang baik dari
penyelenggara dan narasumber kegiatan serta pimpinan LKP karena
memudahkan pengelolaan administrasi lembaga. Adapun dampak terhadap
kerja sama selama kegiatan berlangsung begitu positif, kami bisa saling
mengenal satu sama lain, bertukar cerita dan informasi, menambah relasi,
dan menambah kerja sama di bidang lain.
E. Ceritakan salah satu pengalaman anda saat mengembangkan kemampuan
dan keterampilan orang lain (contoh : anak didik, rekan sejawat, anggota
komunitas/organisasi)
1. Seperti apa situasinya pada saat itu? Siapa yang anda kembangkan?
Mengapa pengembangan diperlukan?
Tahun 2022 kemarin, LKP LAM - BP3 Takalar tempat saya bekerja dulu
menerima siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 6 Takalar jurusan
Teknik Komputer dan Jaringan. Mereka mengajukan permohonan untuk
melakukan PKL dan diterima oleh pihak LKP. Saya sebagai mantan instruktur
LKP tetap dipanggil untuk mengajar materi kepada siswa PKL. Salah satu
kemampuan/keterampilan yang ingin saya kembangkan pada diri siswa PKL
adalah pada pelajaran produktif, yakni aplikasi perkantoran seperti Microsoft
Word, Microsoft Excel, dana Microsoft Power Point, juga mengenal lebih
banyak tentang komputer dan jaringan, mengoperasikan mesin scan dan
editing file, serta mengajarkan materi kursus komputer untuk selanjutnya
dilatih menjadi instruktur pengganti sementara selama melaksanakan PKL di
LKP tersebut. Saya memberikan dan mengajarkan materi tersebut agar
mereka tidak hanya terpaku pada komputer dan jaringan, tetapi juga dapat
mengetahui hal lain yang berguna kedepannya.
2. Apa yang menjadi focus pada pengembangan tersebut? Bagaimana cara
anda membangun kesepakatan untuk mencapai hasil yang diharapkan?
Fokus yang saya ambil adalah bagaimana mengajarkan cara menggunakan
Microsoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Power Point, dimana pada
faktanya masih ada beberapa siswa PKL yang kurang memahami bahkan
sama sekali tidak mengetahui cara menggunakan ketiga Microsoft tersebut.
Untuk memaksimalkan pengembangan kemampuan siswa PKL setiap hari
saya mengulang pelajaran tersebut dengan metode pembelajaran yang
sesuai dan nyaman untuk mereka, yang mudah dimengerti agar siswa PKL
dapat cepat memahami dan mampu menggunakan ketiga Microsoft tersebut
minimal Microsoft Word. Menanamkan pada pikiran dan diri mereka agar
menumbuhkan rasa percaya diri dan selalu optimis bahwa mereka pasti bisa
dan harus bisa serta tidak pantang menyerah. Mereka pun dengan antusias
dan semangat mempelajari semua materi yang saya berikan, berikut dengan
praktek agar tidak terpaku hanya pada teori yang dapat membuat mereka
bosan. Diselingi dengan pelajaran untuk mengoperasikan mesin scan dan
editing file.
3. Langkah-langkah apa yang anda ambil untuk pengembangan tersebut?
Apa hambatan yang anda temui dan bagaimana cara mengatasinya?
Apa yang anda lakukan untuk mempertahankan motivasi orang
tersebut ?
Langkah - langkah yang saya ambil dalam pengembangan kemampuan siswa
PKL yakni :
a) Memberikan materi yang mudah dimengerti dan dipahami serta cara
penyampaian materi dan cara pembelajaran yang nyaman dan efektif agar
siswa PKL mampu memahami dan menguasai setiap materi yang
diberikan dengan baik dan maksimal.
b) Melakukan sesi praktek setelah teori agar siswa PKL lebih cepat
memahami apa yang diajarkan sehingga mampu menerapkan hasil
pembelajaran ketika nanti kembali bersekolah seperti biasa.
c) Memberikan evaluasi pada siswa PKL untuk mengetahui hasil
pembelajaran yang telah dilakukan untuk mengetahui apa saja yang masih
kurang dalam proses pembelajaran serta apa saja kendala yang dihadapi
selama proses praktek kerja lapangan tersebut.
d) Menanamkan rasa percaya diri pada diri mereka, memancing rasa ingin
tahu agar mereka lebih aktif dalam proses pembelajaran, selalu
memberikan semangat dan rasa optimis bahwa mereka pasti bisa dan
harus bisa melakukan semua hal.
Selama proses pengembangan kemampuan siswa, hambatan yang saya
temui yaitu adanya beberapa siswa yang malas untuk bertanya padahal
masih belum memahami materi yang diberikan, enggan untuk belajar jika
tidak ditindak secara tegas, tingkat pemahaman dalam proses pembelajaran
yang berbeda - beda pada setiap siswa serta kurangnya fasilitas belajar
siswa.
Hal yang saya lakukan untuk mempertahankan motivasi orang tersebut
adalah memberikan semangat, selalu menanamkan pikiran positif dan
percaya pada diri sendiri bahwa mereka pasti bisa dan mampu untuk
menguasai bidang tersebut untuk selanjutnya dipergunakan untuk diri sendiri
dan orang lain, mengarahkan mereka untuk saling berbagi dan bekerja sama
untuk mencapai tujuan kegiatan Praktek Kerja Lapangan yang mereka
lakukan untuk dipertanggung jawabkan saat telah kembali bersekolah seperti
biasa setelah menyelesaikan kegiatan PKL tersebut.
4. Bagaimana hasil yang diperoleh dari upaya yang anda peroleh dari
upaya anda dalam membantu mereka ?
Hasil yang diperoleh dalam upaya tersebut cukup baik. Siswa dapat
mengoperasikan Microsoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Power Point
dengan baik yang tidak mereka dapatkan di pelajaran sekolah biasa,
mendapatkan ilmu lebih mengenai komputer dan jaringan yang masih belum
dipahami saat di sekolah, menambah pengetahuan mengenai editing file dan
sebagainya. Pengetahuan mereka yang bertambah sehingga tidak hanya
terpaku seputar komputer dan jaringan.
F. Ceritakan salah satu keputusan penting dalam suatu kegiatan baik dalam
pekerjaan/organisasi/komunitas/perkuliahan yang pernah anda ambil.
1. Apa yang menyebabkan anda harus mengambil keputusan tersebut?
Apa peran anda pada saat itu ?
Tahun 2020 saya menjadi operator sekaligus instruktur di LKP LAM - BP3
Takalar. Saat itu diadakan kegiatan akreditasi untuk LKP LAM - BP3 selama
satu hari. Dalam kegiatan tersebut saya memiliki peran penting dalam
mengatur semua berkas administrasi LKP yang nantinya akan diperiksa oleh
pihak akreditasi serta nantinya juga akan ada sesi wawancara oleh pihak
akreditasi dengan pihak LKP, semua berkas dan keperluan lainnya telah
disiapkan jauh - jauh hari sebelum kegiatan dilaksanakan. Namun saat
kegiatan akan dilaksanakan ternyata jadwal kuliah saya bersamaan dengan
pelaksanaan kegiatan akreditasi tersebut. Tak ingin melalaikan tugas yang
telah diamanahkan, sebagai orang yang mengambil peran penting pada
kegiatan ini saya memilih untuk menghadiri dan mengikuti kegiatan akreditasi
LKP.
2. Bagaimana anda mengidentifikasi dan memeroleh pemahaman yang
lebih baik tentang permasalahan yang ada ?
Sebelumnya saya berpikir untuk tidak hadir mengikuti kegiatan akreditasi
tersebut dikarenakan jadwal perkuliahan yang bersamaan, dua hal penting
yang sulit untuk saya tinggalkan, disatu sisi kegiatan akreditasi yang hanya
diadakan dalam kurun waktu 3 – 4 tahun sekali dan dari sekian banyaknya
LKP yang memasukkan permohonan untuk akreditasi lembaga, LKP LAM –
BP3 Takalar dapat terpilih untuk diakreditasi. Namun setelah berpikir dan
menimbang segala aspek serta memperkirakan resikonya, saya memilih
untuk menyelesaikan tugas saya dalam kegiatan akreditasi LKP.
3. Apa saja yang menjadi pertimbangan anda ? Mengapa ? Jelaskan
proses atau langkah-langkah dalam mengambil keputusan tersebut !
Yang jadi pertimbangan saya saat mengambil keputusan tersebut adalah :
a) Saya memilih mengikuti kegiatan akreditasi tersebut dengan segala
pertimbangan dari banyak aspek dengan segala kemungkinan resiko yang
terjadi dikarenakan kegiatan akreditasi yang hanya diadakan 3-4 tahun
sekali dan suatu keberuntungan bisa dipilih untuk melakukan kegiatan
akreditasi tersebut diantara banyaknya LKP yang mengajukan berkas
untuk akreditasi LKP. Kegiatan akreditasi berjalan lancar tanpa adanya
kendala berarti.
b) Semua hal terkait LKP dihandle oleh saya sehingga saya tidak bisa untuk
meninggalkan kegiatan akreditasi tersebut karena semua data - data
lembaga yang akan diperiksa oleh pihak akreditasi dan nantinya
diserahkan sebagai arsip dikelola dan disimpan oleh saya selaku operator
LKP dan pimpinan LKP yang mengawasi semuanya.
Jadwal perkuliahan yang bersamaan dengan jadwal pelaksanaan akreditasi
LKP. Saat itu saya menghubungi dosen saya untuk meminta izin tidak
mengikuti perkuliahan pada hari itu dengan alasan ada kegiatan yang penting
dan tidak dapat ditinggalkan, tapi tidak berarti bahwa perkuliahan saya tidak
penting, dan ternyata dosen saya memberikan izin sehingga saya dapat
mengikuti dan menghadiri kegiatan akreditasi LKP tersebut.
4. Bagaimana hasil dari keputusan yang anda ambil ?
Hasil dari keputusan yang saya ambil sangatlah memuaskan bagi LKP
terutama untuk diri saya sendiri. Saya bangga bisa menjadi bagian yang ikut
berperan dalam kegiatan akreditasi tersebut. LKP LAM - BP3 mendapatkan
akreditasi B dan hal tersebut membuat LKP kami lebih banyak dikenal orang
dan semakin banyak peserta didik kursus yang mendaftar dirinya untuk ikut
belajar bersama untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilannya di
LKP LAM - BP3.
G. Ceritakan secara spesifik saat anda dihadapkan dengan beberapa tugas
dalam waktu yang bersamaan.
1. Seperti apakah situasinya pada saat itu? Kapan situasi tersebut terjadi?
Saya merupakan guru honor di MTs DI Pattallassang Takalar, saya diterima
honor pada bulan Februari tahun 2022 namun pada saat itu saya belum
melampirkan ijazah S1 saya karena terkendala biaya untuk pengurusan
ijazah di universitas. Akhirnya pada Januari 2023 pengurusan ijazah saya
selesai dan segera saya serahkan kepada pihak yayasan sekolah untuk
selanjutnya akan didaftarkan ke SIMPATIKA. Namun sampai saat ini saya
belum terdaftar dalam SIMPATIKA, hingga saya mendapatkan info
pendaftaran PPG PRAJABATAN GELOMBANG 3 TAHUN 2023 ini. Jadwal
mengajar saya di MTs DI Pattallassang Takalar yaitu pada hari Senin di kelas
VIII, Kamis di kelas VII dan Sabtu di kelas IX. Baik, salah satu pengalaman
saya saat dihadapkan dengan beberapa tugas dalam waktu bersamaan yakni
harus menjadi guru dan admin calon anggota DPD Partai NasDem
Kabupaten Takalar. Saat itu sekitar bulan Februari - April saya ditunjuk dan
ditugaskan oleh om saya selaku sekretaris partai NasDem untuk menjadi
admin salah satu calon anggota DPD dari NasDem dan diharuskan untuk
selalu siap untuk mengikuti semua kegiatan di Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Kabupaten Takalar untuk mewakili calon anggota DPD tersebut. Hingga pada
suatu hari tepatnya hari Senin, dimana hari itu adalah jadwal mengajar saya
di kelas VIII pada pukul 12.30 WITA dan saat itu bersamaan dengan adanya
kegiatan rapat di KPU Takalar untuk membahas daftar dan menghitung
jumlah pemilih MS dan TMS untuk calon anggota DPD sesuai daerah masing
- masing dengan dihadiri oleh masing - masing admin calon anggota DPD
pada pukul 10.00 WITA. Dua kegiatan yang penting dan sulit ditinggalkan
sehingga saya harus memikirkan dan mengambil keputusan untuk kedua
kegiatan tersebut.
2. Apa yang anda lakukan dalam mengatur tugas-tugas tersebut?
Bagaimana anda memastikan tugas-tugas tersebut sesuai dengan waktu
yang ditentukan ?
Setelah saya memikirkan cara agar kedua kegiatan tersebut dapat saya ikuti
dan hadiri dengan tetap bertanggung jawab dengan tugas saya sebagai guru
dan sebagai admin. Akhirnya pada saat itu terlebih dahulu saya meminta izin
kepada kepala sekolah MTs dan wali kelas VIII untuk tidak hadir melakukan
kegiatan belajar mengajar di kelas VIII dikarenakan harus menghadiri
kegiatan di KPU Takalar pada pukul 10.00 WITA - selesai, setelah itu saya
meminta izin kepada guru mata pelajaran yang mengajar pada jam tersebut
untuk memberi arahan kepada siswa bahwa saya tidak bisa hadir dalam
proses pembelajaran hari itu dan hanya akan memberi catatan materi mata
pelajaran saya untuk kemudian dicatat pada saat jam pelajaran saya nanti
serta meminta tolong kepada teman guru saya untuk mengawasi siswa kelas
VIII dan memastikan mereka menyelesaikan catatannya dengan mengirim
foto catatan mereka dengan bukti paraf guru tersebut setelah jam pelajaran
saya selesai. Setelah itu saya pun segera menuju KPU Takalar untuk
menghadiri rapat tersebut.
3. Sumber daya apa yang anda butuhkan dalam penyelesaian tugas-tugas
tersebut ? Apa hambatan yang anda temui dan bagaimana cara
mengatasinya ?
Dalam penyelesaian tugas – tugas tersebut hal – hal yang saya butuhkan
untuk membantu saya yaitu pengertian dari para murid yang saya ajar saat
itu, karena tanpa pengertian dari mereka semua mungkin tugas – tugas saya
akan sedikit terhambat. Kemudian kepala sekolah MTs, wali kelas VIII dan
guru mata pelajaran yang mengajar saat saya meminta izin memberi arahan
kepada murid kelas VIII yang telah memberikan pengertiannya agar saya bisa
segera menghadiri rapat tersebut serta teman guru saya yang telah bersedia
membantu saya untuk hadir di kelas VIII dan mengawasi jalannya proses
pembelajaran disaat saya tidak bisa hadir dikelas pada saat itu karena saya
khawatir jika guru tidak berada dikelas, para murid hanya akan bermain
didalam kelas atau berkeliaran diluar kelas dan mengabaikan atau tidak
mengerjakan catatan yang diberikan oleh guru mata pelajaran pada saat itu.
4. Bagaimana hasilnya ?
Hasil yang saya dapatkan yakni dapat membuahkan hasil yang maksimal.
Dua kegiatan diwaktu yang bersamaan yang tetap dapat saya jalani secara
bersamaan pula. Para murid dapat menyelesaikan catatan materi pelajaran
yang saya berikan dengan baik dan tepat waktu dan saya yang dapat
mengikuti dan menghadiri rapat untuk membahas daftar dan menghitung
jumlah pemilih MS dan TMS untuk calon anggota DPD di Kantor KPU Takalar
dengan lancar dan maksimal dengan tidak meninggalkan/mengabaikan
tanggung jawab saya sebagai seorang guru.