Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Santi Moelani
KD.1
JURNAL UMUM
PERUSAHAAN JASA
AKUNTANSI SEBAGAI
SISTEM INFORMASI
Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran peserta didik mendeskripsikan
akuntansi sebagai sistem informasi dan menyajikan akuntansi
sebagai sistem informasi dengan model pembelajaran
discovery learning sehingga menumbuhkan sikap disiplin,
mandiri, jujur, peduli, dan bertanggung jawab sesuai ajaran
agama yang dianutnya.
Sejarah Akuntansi
Pengertian Akuntansi
Pemakai Informasi Akuntansi
Kualitas Informasi Akuntansi
CAKUPAN
MATERI Prinsip Dasar Akuntansi
Bidang-bidang Akuntansi
Profesi Akuntan
Etika Profesi Akuntan
Sejarah Akuntansi
Pada tahun 1494, Luca Pacioli (Italia) memublikasikan buku yang berjudul Summa
de Aritmatica, Geometrica Proportioni et Propotionallia
Luca Pacioli dikenal sebagai Bapak Akuntansi
Dalam buku tersebut, terdapat subjudul “Tractus de Computies et Scriptoris” yang
mengajarkan sistem pembukuan berpasangan. Subjudul inilah yang menjadi cikal
bakal munculnya akuntansi
Selanjutnya, sistem akuntansi diberi nama sesuai dengan nama orang yang
mengembangkannya atau dari nama negara masing-masing
Sistem Anglo Saxon di Amerika Serikat dan Inggris serta Sistem Kontinental di
Belanda
Saat ini, sistem akuntansi yang paling banyak digunakan adalah Anglo Saxon
karena Anglo Saxon dapat mencatat berbagai macam transaksi secara lebih
mudah
Sejarah Akuntansi
Indonesia
Pada zaman penjajahan Belanda, perusahaan di Indonesia menggunakan sistem
Kontinental atau tata buku yang digagas oleh Luca Pacioli
Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo Saxon) mulai diperkenalkan di
Indonesia
Pada perkembangan berikutnya, akuntansi di Indonesia menerapkan Pedoman
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) sebagai upaya penyesuaian terhadap kondisi
global, peningkatan transparansi laporan keuangan, dan peningkatan kualitas
laporan keuangan di Indonesia
Pemerintah dan DPR mengesahkan UU No.34 tentang Pemberian Gelar Akuntan.
Pada tanggal 23 Desember 1957 dibentuk Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)
sebagai organisasi profesi yang menghimpun para akuntan.
American Accounting Association
Akuntansi adalah suatu proses mengidentifikasi,
mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk
memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang
jelas serta tegas bagi pihak yang menggunakan informasi
tersebut
Akuntansi adalah proses pengidentifikasian,
pencatatan, pengklasifikasian (pengelompokan),
peringkasan (pengikhtisaran), dan pelaporan data
keuangan suatu organisasi, sehingga dimungkinkan
pengambilan keputusan bagi pihak yang
menggunakan.
Siap
pem a sajak
akai ah
akun informa
tans si
i??
Pemakai Informasi Akuntansi
1. Pihak Internal, meliputi manajemen
(pengelola perusahaan)
2. Pihak Eksternal
a. Investor
b. Kreditor
c. Pelanggan
d. Pemerintah
e. Masyarakat
Bagaimanakah
informasi
akuntansi yang
berkualitas?
Kualitas Informasi Akuntansi
1. Perbandingan antara manfaat dan biaya
2. Dapat dipahami
3. Relevan
4. Dapat dipercaya
5. Nilai prediksi
6. Umpan balik
7. Tepat waktu
8. Dapat dibandingkan dan konsisten
9. Materiality (cukup berarti)
Prinsip Dasar Akuntansi
1. Prinsip biaya historis (historical cost principle)
2. Prinsip pengakuan pendapatan (revenue recognition
principle)
3. Prinsip mempertemukan (matching principle)
4. Prinsip konsistensi (consistency principle)
5. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle)
6. Prinsip entitas ekonomi (economic entity principle)
7. Prinsip periode akuntansi (period principle)
8. Prinsip satuan moneter (unit monetary principle)
9. Prinsip kesinambungan usaha (going concern principle)
10. Prinsip materialitas
1) Prinsip biaya historis (historical cost principle)
• Prinsip biaya adalah aktiva dan jasa yang diperoleh harus dicatat menurut harga aktualnya atau
harga yang benar-benar dibayarkan pada saat terjadinya transaksi
2) Prinsip pengakuan pendapatan (revenue recognition principle)
• Pendapatan timbul akibat kenaikan harta yang dihasilkan oleh kegiatan usaha seperti penjualan,
penerimaan bagi hasil dan yang lainnya. Pendapatan diakui ketika ada kepastian tentang jumlah
atau nominal baik besar/kecil yang bisa diukur secara tepat dengan harta yang diperoleh dari
transaksi penjualan barang maupun jasa.
3) Prinsip mempertemukan (matching principle)
• Prinsip mempertemukan maksudnya mempertemukan biaya dengan pendapatan yang timbul
karena biaya tersebut. Memadukan beban terhadap pendapatan berarti mengurangkan beban dari
pendapatan untuk menghitung laba atau rugi bersih
4) Prinsip konsistensi (consistency principle)
• Untuk mengetahui perkembangan usaha yang telah dicapai, perusahaan akan membandingkan
laporan keuangan pada saat sekarang dengan tahun-tahun sebelumnya.
5) Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle)
• Konsep full disclousure mewajibkan agar laporan keuangan disajikan sebagai kumpulan dari
kejadian ekonomi yang memengaruhi perusahaan untuk suatu periode dan berisi cukup informasi
sehingga membuat orang, baik umum atau investor paham dan tidak salah tafsir terhadap laporan
keuangan tersebut
6) Prinsip entitas ekonomi (economic entity principle)
• Prinsip Entitas Ekonomi atau prinsip kesatuan entitas diartikan sebagai konsep kesatuan usaha.
Dengan kata lain akuntansi menganggap bahwa perusahaan merupakan sebuah kesatuan
ekonomi yang berdiri sendiri dan terpisah dengan entitas ekonomi lain bahkan dengan pribadi
pemilik. Dengan begitu akuntansi memisahkan dan membedakan seluruh pencatatan transaksi
baik kekayaan maupun kewajiban perusahaan dengan pribadi pemilik perusahaan.
7) Prinsip periode akuntansi (period principle)
• Pada prinsip periode akuntansi atau prinsip kurun waktu adalah penilaian dan pelaporan
keuangan perusahaan yang dibatasi oleh periode waktu tertentu. Misalnya sebuah perusahaan
menjalankan usahanya berdasarkan periode akuntansi, mulai pada tanggal 1 Januari hingga
tanggal 31 Desember.
8) Prinsip satuan moneter (unit monetary principle)
• Pada prinsip ini, pencatatan transaksi hanya dinyatakan dalam bentuk mata uang dan tanpa
melibatkan hal-hal non kualitatif. Semua pencatatan hanya terbatas pada segala yang bisa
diukur dan dinilai dengan satuan uang. Transaksi non kualitatif (mutu, prestasi, dan sebagainya)
tidak bisa dilaporkan atau tidak bisa dinilai dalam bentuk uang.
9) Prinsip kesinambungan usaha (going concern principle)
• Prinsip ini menganggap bahwa sebuah entitas ekonomi atau bisnis akan berjalan secara
terus-menerus atau berkesinambungan tanpa ada pembubaran atau penghentian kecuali terdapat
peristiwa tertentu yang bisa menyanggahnya.
10) Prinsip materialitas
• Prinsip akuntansi mempunyai tujuan untuk menyeragamkan seluruh aturan. Namun
kenyataannya tidak semua penerapan akuntansi itu mentaati teori yang ada, maka tak jarang
terjadi pengungkapan informasi yang sifatnya material atau immaterial. Semuanya diterapkan
sesuai dengan ranah akuntansi yang orientasinya kepada pengguna laporan keuangan.
Bidang-bidang Akuntansi
1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
2. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)
3. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
4. Akuntansi Manajemen (Management
Accounting)
5. Akuntansi Anggaran (Budgeting)
6. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
7. Sistem Akuntansi (Accounting System)
8. Akuntansi Pemerintahan (Government
Accounting)
9. Akuntansi Pendidikan
1) Akuntansi keuangan, merupakan bagian dari akuntansi yang mengkhususkan diri
dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajian laporan keuangan.
2) Auditing yaitu bidang akuntansi yang mengkhususkan memeriksa catatan akuntansi
secara independen.
3) Akuntansi biaya, merupakan bidang akuntansi yang memiliki objek biaya produksi,
sehingga bidang ini berhubungan dengan perencanaan penetapan, dan pengendalian
biaya produksi.
4) Akuntansi manajemen berhubungan dengan pengembangan, penafsiran, dan
penyusunan rencana agar perusahaan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
5) Akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang menyusun
rencana pengeluaran perusahaan dan membandingkan dengan pengeluaran aktual.
6) Akuntansi perpajakan, mengkhususkan diri dalam hal perpajakan agar pajak
yang dikeluarkan perusahaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
7) Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang melakukan perencanaan
prosedur pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan data keuangan. Sistem akuntansi
harus menciptakan suatu sistem yang dapat mempermudah pengelolaan dan
pengendalian perusahaan.
8) Akuntansi pemerintahan, mengkhususkan diri dalam penyajian transaksi yang
dilakukan pemerintah.
9) Akuntansi pendidikan, berhubungan dengan pengmbangan dan penyebaran
pendidikan akuntansi
Ada berapa
macamkah
Profesi
Akuntan??
Profesi Akuntan
1. Akuntan Perusahaan (internal)
2. Akuntan Publik
3. Akuntan Pemerintah
4. Akuntan Pendidik
1. Akuntan perusahaan (intern)
Adalah akuntan yang bekerja dalam perusahaan dan bertanggung
jawab atas keuangan perusahaan.
2. Akuntan publik
akuntan independen yang menyediakan jasa kepada perusahaan atau
organisasi bisnis atau nonbisnis.
3. Akuntan pemerintah
akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah yang
bertugas merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan
kekayaan negara.
4. Akuntan pendidik
Tugas utamanya adalah mengajarkan dan mengembangakan akuntasi,
misalnya dosen akuntansi.
Kode Etik Akuntan
1. Tanggung Jawab Profesi
2. Kepentingan Publik
3. Integritas
4. Objektivitas
5. Kompetensi dan Kehati-hatian
Profesional
6. Kerahasiaan
7. Perilaku Profesional
8. Standar Teknis
TUGAS INDIVIDU
KERJAKAN LKPD
AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI
TUGAS KELOMPOK
Petunjuk
✔ Kerjakan tugas ini berkelompok (1 kelompok 4 orang ) sesuai tema yang diberikan
✔ Waktu mengerjakan 1 minggu
✔ Deadline pengumpulan tanggal 27 Juli 2022
✔ Buatlah dengan kreatif infografis (canva)/flipbook tentang tema yang diberikan
✔ Bagian awal cantumkan nama dan foto anggota kelompok
A B
❑ Pengertian Akuntansi ❑ Bidang AkuntansiPengertian
❑ Pemakai Informasi Akuntansi Akuntansi
❑ Kualitas Informasi Akuntansi ❑ Profesi Akuntan
❑ Prinsip Dasar Akuntansi ❑ Etika Profesi Akuntan
Wassalam
Terima Kasih