BAB 123: LAUTAN
Setelah menerima tugas tersebut, Myro dan yang lainnya langsung menyiapkan
banyak barang seperti obat dan senjata lalu 3 hari berlalu dengan cepat.
Pada pagi hari 3 hari setelah mereka menerima tugas tersebut, Myro dan yang
lainnya sudah berkumpul di dermaga Kota Labirin serta sebuah kapal mewah besar
sedang menunggu di dermaga tersebut.
Myro melihat bahwa para budak sibuk membawa berbagai macam kotak menuju
kapal, nampaknya ini semua adalah mayat mayat monster yang dibeli oleh karavan
pedagang ini untuk di bawa kembali ke kerajaan mereka. Bagaimanapun, Kota
Labirin sama sekali tidak memiliki barang apapun yang cukup baik untuk dijual selain
monster dan pakaian mewah Myro yang baru-baru ini terkenal.
Myro juga sedikit terkejut saat melihat bahwa sebuah penjara dari besi juga di bawa
menuju kapal, tapi penjara tersebut memiliki seekor monster yang membuat Myro
sangat aneh karena monster itu masih hidup. Liras juga melihat keanehan di wajah
Myro sehingga ia langsung menjelaskan "Monster ini akan di bawa untuk bertarung,
para bangsawan sangat senang melihat para monster bertarung di sebuah arena
atau manusia melawan monster. Bahkan jika manusia itu mati oleh monster maka
mereka sama sekali tidak akan peduli, bagi mereka kesenangan saat pertarungan
adalah yang paling penting. Mereka bahkan akan saling memilih siapa yang akan
menang dan memasang uang mereka".
Myro bisa melihat rasa dingin dan jijik dari wajah Liras, sebenarnya Myro juga tidak
setuju tentang hal ini. Jika itu seorang petualang maka Myro akan setuju karena
petualang memang melawan monster, tapi apa yang dimaksud Liras adalah
manusia melawan monster ini dibuat seperti sebuah pertunjukan agar membuat para
bangsawan itu senang. Jika itu adalah kerajaan Myro maka Myro pasti akan
melarangnya, lagipula kenapa harus membiarkan manusia yang bertarung? Kenapa
tidak mengirim monster melawan monster yang jauh lebih baik?
Tina juga terlihat jijik dan berkata "Untungnya sudah banyak kerajaan yang tidak
mengirim budak mereka untuk bertarung dengan monster lagi, bahkan beberapa
kerajaan sudah melarang hal tersebut. Aku dengar bahwa hanya beberapa kerajaan
di Benua Selatan yang masih mempertahankan hal seperti ini".
Frize di samping hanya berkata "Para bangsawan itu memang selalu seperti itu.
Mereka akan senang melihat orang bertarung sampai mati, tapi jika itu mereka yang
berperang maka mereka pasti akan ketakutan".
Myro mengangguk dan para petualang yang lain juga mulai sampai kesini. Setelah
semua kotak di bawa ke atas kapal, seorang pria yang cukup gemuk datang ke Myro
dan yang lainnya sambil tersenyum ramah terutama ke kelompok petualang rank B
yang merupakan kelompok terkuat di antara para petualang "Aku adalah Rontus
yang merupakan pemimpin karavan dagang Rontus di Kerajaan Angin Hitam. Saya
benar benar sangat berterima kasih karena kalian datang untuk menjaga karavan
dagang kami kembali ke Kerajaan Angin Hitam, selama tugas ini selesai maka saya
pasti akan memberikan hadiah tambahan ke semua orang".
Para petualang mengangguk lalu mereka semua di bawa menuju kapal, Myro dapat
melihat bahwa Rontus ini hanyalah berada di level 20 ke bawah. Untungnya ia
memiliki cukup banyak kekayaan sehingga ia bisa membayar beberapa penjaga
untuk menjaganya barang dagangannya, jika tidak maka Myro yakin bahwa ia hanya
akan berakhir di curi oleh bandit.
Setelah semua orang naik ke atas kapal, kapal itu langsung lepas dari dermaga dan
berjalan menuju ke lautan luas. Myro menghela nafas saat melihat lautan luas yang
seperti tidak memiliki akhir ini, meskipun Benua sudah dibagi menjadi 5 tapi belum
ada orang yang pernah melihat akhir dari lautan ini. Oleh karena itu, kemungkinan
besar masih ada benua lain yang mungkin tidak diketahui.
Mereka akan melakukan perjalan selama 5 hari di laut dan 2 hari di darat, oleh
karena itu Myro masih harus bertahan di kapal ini selama 5 hari lagi sebelum tiba di
Benua Selatan. Karena alasan lautan yang luas ini juga sehingga tidak ada kerajaan
di Benua Tengah ataupun benua lainnya yang bisa menyerang Benua Selatan.
------------
Guild petualang,
Saat ini Iris sedang sibuk melihat para petualang yang datang ke resepsionis guild
yang lain dan mengambil tugas mereka. Posisi Iris di guild cukup unik, meskipun ia
adalah resepsionis guild tapi sebenarnya ia hanyalah ditugaskan sebagai penjaga di
guild. Jika ada yang berani membuat masalah di guild maka Iris akan melempar
orang tersebut dari sini.
Oleh karena itu, Iris boleh mengambil tugas petualang sebagai resepsionis guild
atau tidak. Karena keunikan inilah sehingga petualang yang datang ke Iris untuk
mengambil tugas sangat sedikit, bahkan Iris memegang tidak lebih dari 5 kelompok
petualang dan sebagian besar adalah petualang tingkat tinggi dan hanya Myro serta
yang lainnya yang sama sekali bukan pahlawan tingkat tinggi.
Setiap resepsionis guild memiliki petualang mereka sendiri yang bekerja sehingga
setelah mereka mengambil tugas maka tugas itu akan langsung diberikan ke
resepsionis guild mereka masing-masing.
Iris melihat aula guild yang ramai tapi tidak seorangpun petualang yang datang ke
arah dirinya, Iris juga sama sekali tidak peduli dan melihat waktu sekarang sambil
berkata "Sudah 5 hari sejak Myro dan yang lainnya pergi ya".
Tiba-tiba Jrion datang ke aula Guild bersama beberapa pegawai guild dan mereka
memasang sebuah kertas dengan cepat di papan guild, bahkan Iris juga ikut berdiri
karena merasa tertarik dengan tugas tersebut. Jika Jrion pergi sendiri untuk
memasangnya maka hanya berarti sebuah hal yaitu tugas darurat, baik itu tugas
darurat guild karena ada bos monster yang tiba tiba muncul atau sebuah perang
besar besaran atau juga bisa bahwa ada masalah besar pada tugas yang diberikan
oleh guild sebelumnya.
Jrion melihat semua orang di tempat itu dan berteriak "Tugas darurat, untuk para
petualang di atas rank B dan memberikan izin kepada petualang rank A juga. Guild
akan memberikan izin secara khusus sehingga para petualang rank A ini bisa
bergerak".
Seluruh guild langsung menjadi ribut karena guild sampai-sampai harus
mengirimkan petualang rank A. Jrion langsung berteriak lagi "Diam! Bukan hanya
petualang rank A yang akan bergerak tapi aku sendirilah yang akan memimpin tugas
ini".
Seluruh petualang langsung berkeringat dingin karena tahu ini adalah masalah
besar. Jrion adalah petualang rank S yang dulunya adalah ketua guild cabang Kota
Labirin, jika ia sampai dikirim maka tugas ini paling tidak memiliki musuh di atas rank
S.
Seorang petualang rank A langsung maju dan berkata "Wakil Ketua Jrion, tugas apa
yang akan dilakukan ini?".
Jrion melihat semua orang lalu berkata "Seminggu yang lalu, guild petualang
memasang tugas untuk menjaga karavan dagang Kerajaan Angin Hitam, tapi
keadaan berubah dan tugas ini sekarang menjadi tugas darurat dari guild".
Iris benar-benar terkejut karena ia tidak pernah berpikir bahwa tugas yang ia berikan
kepada Myro dan yang lainnya akan menjadi tugas darurat, bahkan guild akan
mengirim Jrion secara langsung yang berarti tugas ini berubah menjadi tugas kelas
S.
"Apa yang sebenarnya terjadi?", kata Iris tanpa bisa menahan diri lagi karena Myro
juga ikut di tugas tersebut.
Jrion melihat Iris dan tahu kenapa Iris menjadi sangat panik sehingga ia berkata
"Rontus sudah dianggap sebagai pengkhianat Kerajaan Angin Hitam dan mereka
pasti akan membunuh Rontus, bahkan aku mendengar bahwa pasukan mereka
sudah menunggu di dermaga Benua Selatan. Selama kapal Rontus terlihat maka
prajurit yang sudah menunggu disana akan langsung menenggelamkan kapal
Rontus".