0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan9 halaman

Transformasi Bengpuspal TNI-AD 2022

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas transformasi sistem pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) alutsista TNI Angkatan Darat. 2. Saat ini Bengkel Pusat Peralatan Angkatan Darat (Bengpuspal) belum memiliki sistem yang terintegrasi dari tingkat organik hingga bengkel pusat. 3. Dokumen ini menganalisis faktor-faktor sistem tata kelola, rantai pasok, kerja sama ind

Diunggah oleh

Adi Wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan9 halaman

Transformasi Bengpuspal TNI-AD 2022

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas transformasi sistem pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) alutsista TNI Angkatan Darat. 2. Saat ini Bengkel Pusat Peralatan Angkatan Darat (Bengpuspal) belum memiliki sistem yang terintegrasi dari tingkat organik hingga bengkel pusat. 3. Dokumen ini menganalisis faktor-faktor sistem tata kelola, rantai pasok, kerja sama ind

Diunggah oleh

Adi Wahyu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Link].

2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

TRANSFORMASI SISTEM MAINTENACE, REPAIR AND OVERHAUL


TNI-AD GUNA MENDUKUNG KESIAPAN ALUTSISTA
(STUDI KASUS : BENGKEL PUSAT PERALATAN ANGKATAN
DARAT)
Oleh:
Hamirduin1) , Timbul Siahaan2) ,Sovian Aritonang3)
1,2,3
Fakultas Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia
1
[Link]@[Link],
2
timbulsiahaan57@[Link],
3
[Link]@[Link]

Abstrak
Kondisi alutsista yang prima dijamin dalam kegiatan pembinaan alutsista secara berkelanjutan.
Khususnya TNI-AD kegiatan Perawatan dan perbaikan alutsista dilaksanakan oleh Bengkel Pusat Peralatan
(Bengpuspal) yang berada di bawah komando pusat peralatan angkatan darat (Puspalad TNI-AD). Sejak saat itu
Bengpuspal menjadi andalan TNI-AD untuk melakukan perawatan dan perbaikan alutsista. Namun kondisi
Bengpuspal hingga saat ini dinilai tidak berkembang ditengah perkembangan teknologi alutsista global yang
semakin modern dan canggih. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui sistem yang sedang berjalan di
Bengpuspal serta untuk mengetahui strategi Bengpuspal untuk melakukan trasnformasi sistem yang lebih maju
dan modern. Penelitian ini mengidentifikasi faktor sistem tata kelola, supply chain, kerjasama industri, program
investasi, dan integrasi sistem. PEST analisis dipadukan dengan SWOT analisis untuk memberikan gambaran
kondisi internal dan eksternal yang lebih komprehensif. Berdasarkan penelitian diketahui 4 level pemeliharaan
dari level organik, bengkel lapangan, bengkel daerah, hingga bengkel pusat belum memiliki satu sistem yang
terintegrasi satu dengan lainnya. Bengpuspal tidak berorientasi pada bisnis dan komersil seperti yang diterapkan
pada indsutri jasa MRO sipil. Sehingga dengan demikian, prinsip-prinsip dasar bisnis seperti supply chain
management belum di terapkan dengan baik. Namun demikian, Bengpuspal tetap memusatkan investasi
peningkatan kemampuan pada bidang fasilitas fisik dan sumberdaya manusia. Disamping itu, Bengpuspal
melakukan hubungan kerjasama dengan industri pertahanan walaupun tidak secara langsung. Bengpuspal
menjalin kerjasama khususnya pendelegasian personel dalam rangka pelatihan teknisi perawatan dan perbaikan
alutsista.

Kata kunci : Maintenance Repair and Overhaul militer, PEST analisis (Politik, ekonomi, Sosial, Teknologi),
Sistem Perawatan Alutsista, SWOT Analisis (Strengths, Weakness, Oportunities, Threats), Transormasi sistem.

1. PENDAHULUAN alutsista. Satuan tersebut adalah Bengkel Pusat


Perawatan alutsista merupakan salah satu Peralatan Angkatan Darat disingkat menjadi
faktor yang penting dalam mendukung suatu proses Bengpuspal Puspalad. Bengpuspal biasa juga disebut
operasi militer guna melaksanakan fungsi dengan unit kekhasan TNI-AD, karena dianggap
mempertahankan kedaulatan negara. Prosedur satu-satunya matra TNI yang memiliki fasilitas
pemeliharaan alutsista TNI tersusun secara bertingkat pemeliharaan dan perbaikan alutsistanya sendiri
dan berjenjang sesuai dengan tingkatan pemeliharaan (Liputan6, 2009). Bengpuspal saat ini memiliki dua
materiil dan tingkatan pelaksana tugas pemeliharaan jenis bengkel yang telah lama beroperasi, yakni
materiil (Dirjen Kuathan, 2020). Pemeliharaan Bengkel kendaraan dan bengkel senjata dan optronik.
materiil sebagai pemeliharaan dan pencegahan atau Untuk bengkel kendaraan, dibedakan pula
pemeliharaan organik dilaksanakan di satuan pe- berdasarkan jenis kendaraanya, yaitu bengkel
makai. Selanjutnya untuk pemeli-haraan kendaraan panser, Bengkel kendaraan Tank, dan
tingkatlapangan dilaksakan oleh satuan pemeliharaan Bengkel kendaraan umum, khusus, dan taktis.
di tingkat korem yaitu bengkel lapangan. Untuk Sedangkan pada bengkel senjata, Bengpuspal
pemeliharaan tingkat daerah dikerja-kan oleh bengkel memiliki bengkel senjata dan optronik.
daerah yang merupakan satuan pemeliharaan di Keberadaan Bengpuspal sejak tahun 1948
tingkat kodam. Sedangkan tingkat pemeliharaan menjadikan Bengpuspal telah berumur lebih dari 7
tertinggi berada pada bengkel pusat peralatan yang dekade dimana sebagian besar dari fasilitas gedung
berperan sebagai pusat komando bengkel pusat. bengkel masih merupakan warisan dari Belanda yang
Pemeliharaan dan perbaikan materiil adalah sudah seharusnya dimodernisasi (Rizal H. , 2007).
salah satu tugas pembinaan material di Puspalad. Selain modernisasi gedung bengkel serta peralatan
Puspalad memiliki satuan pelaksana tugas khusus didalamnya, keberadaan Bengpuspal juga terancam
dalam menyelenggarakan perawatan dan perbaikan collaps karena jumlah personel tenaga teknisi ahli

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 390
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

yanng berasal dari kalangan PNS mulai menurun tiap tertera dalam rancangan kuesioner maupun
bulan karena usia yang sudah mencapai purna tugas wawancara mendalam dengan subjek penelitian.
(pensiun). Selain itu, keberadaan Bengpuspal lambat Subjek penelitian merupakan suatu hal yang
laun akan tergantikan seiring perkembangan industri memiliki kedudukan yang penting dalam penelitian
pertahanan dalam negeri yang mulai menunjukkan karenanya peneliti harus mempersiapkan instrumen
peningkatan kemampuan, tidak hanya di bidang sebelum mengumpulkan data (Ismail Nurdin, 2019).
produksi, namun dibidang pemeliharaan dan Untuk mengetahui kondisi internal dan sistem yang
perbaikan alutsista. Sebut saja contohnya PT. Pindad berlaku di Bengpuspal, peneliti melakukan penelitian
Persero yang memproduksi panser anoa, komodo dan mulai dari satuan pusat yaitu Pusat Peralatan
panser Badak (Pindad, 2021). Kegiatan perawatan Angkatan Darat (PUSPALAD). Penelitian lebih
dan perbaikan pada alutsista tersebut, akan ditangani lanjut dilakukan di Bengkel Pusat peralatan untuk
langusng oleh PT. Pindad baik dikerjakan di fasilitas mengetahui lebih dalam sistem yang berlaku dan
bengkel peru-sahaan ataupun teknisi perusahaan yang mengetahui kondisi internal dan kondisi eksternal
datang menyambangi lokasi tugas dari alutsista yang dihadapi oleh Bengpuspal. Kondisi tersebut
tersebut. Belum lagi dibidang senjata dan optronik, kemu-dian dipetakan dengan menggunakan PEST
satuan pemakai banyak yang ingin mendirikan analisis yang digabung dengan SWOT analisis.
fasilitas pemeliharaannya sendiri. Permasalahan lain Penyajian data diberikan dalam bentuk matriks atau
yang lebih serius adalah dengan berkembangnya tabel untuk masing-masing faktor dalam PEST.
teknologi persen-jataan dan sistem pertahanan yang
semakin kompleks seakan menegaskan bahwa 3. HASIL PENELITIAN
Bengpuspal dan Indonesia masih jauh tertinggal Sistem tata kelola
bahkan untuk kegiatan peemeliharaan dan perbaikan. Sistem manajemen dalam bengkel pusat
Bengpuspal belum dibekali dengan kemampuan peralatan angkatan darat mengacu pada keputusan
khusus dalam memperbaiki kendaraan tempur, kepala staff angkatan darat no 69 tahun 2016.
kendaraan taktis, dan sistem senjata yang lebih
kompleks seperti melibatkan software untuk sistem
kontrol, sistem sensor, jaringan dan komunikasi.
Bengpuspal sudah seharusnya bertransformasi
menjadi lebih baik lagi. Bengpuspal harus mampu
mengambil bagian dalam kemajuan teknologi
pertahanan. Dalam tulisan tesisnya di US Army War
College, Kolonel Ronald J. Pulignani menjelaskan
ada 5 Variabel kajian dalam mewujudkan
Gambar 1. Struktur organsisasi Bengpuspal Puspalad
transformasi sistem fasilitas pemeliharaan alutsisa.
Sumber : Perkasad No. 69 Tahun 2016
Semua variabel yang diteliti tersebut akan digunakan
Bengpuspal dikepalai oleh se-orang Pamen
juga dalam penelitian kali ini yaitu berturut-turut
Angkatan Darat ber-pangkat Kolonel, sebagai
sistem tata kelola, kerjasama dengan industri
pimpinan Bengpuspal merupakan unsur pelak-sana
pertahanan, supply chain, program investasi, integrasi
Puspalad yang berkedudukan langsung di bawah
dalam satu sistem bersama. Setelah melakukan
Kapuspalad. Kabengpuspal bertugas menyele-
wawancara dengan narasumber di Puspalad dan
nggarakan pemeliharaan materiel peralatan dalam
Bengpuspal, maka di temukan beberapa informasi
rangka mendukung tugas pokok Puspalad.
yang berkaitan dengan variabel penelitan kali ini.
Kabengpuspal dalam melaksanakan tugas kewaji-
Dibagian analisis kondisi internal dan eksternal
bannya bertanggung jawab kepada Kapuspalad,
penulis menggunakan tools analisis PEST yang
dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan
dipadukan dengan analisis SWOT. PEST analisis
oleh Wakapuspalad.
dipadukan dengan SWOT analisis digunakan untuk
Pembantu-pembantu Kabeng-puspal ada
memberikan gambaran kondisi internal dan eksternal
kepala bagian pemeliharaan kendaraan, kepala bagian
organisasi yang lebih komprehensif.
pemeliharaan senjata dan optronik, serta kepala
bagian umum. Sedangkan eselon pelayan
2. METODE PENELITIAN
kabengpuspal memiliki kasi tuud. Kegiatan teknis
Penelitian ini menggunakan pendekatan
pelaksana bengpuspal memiliki kepala bengkel
kualitatif dilakukan degan metode deskriptif yang
kendaraan, kepala bengkel senjata dan optronik,
digunakan untuk menggambarkan masalah yang
kepala bengkel teknik dan mekanik, kepala bengkel
terjadi saat ini dan sedang berlangsung dengan tujuan
hidronika dan listrik, dan kepala gudang.
untuk memberikan deskripsi tentang hal yang terjadi
Khususnya di bagian bengkel yang menjadi
pada saat penelitian dilakukan (Hermawan &
pusat kegiatan pemeliharaan terdapat bengkel panser,
Yusran, 2017). Menurut Singarimbun dan Effendi
bengkel tank, dan bengkel kendaraan umum,
(2008) pendekatan kuantitatif dilakukan untuk
kendaraan taktis, dan kendaraan khusus. Selain
menguji substansi dan susunan pertanyaan yang telah
bengkel kendaraan ada juga fasilitas bengkel senjata
dan optronik dan bengkel peralatan teknik mekanik.

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 391
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

Adapun alur prosedur pemeliharaan tingkat pemeliharaannya kembali dilakukan di bengkel milik
pusat yang dilaksanakan oleh Bengpuspal adalah PT. Pindad itu sendiri.
sebagai berikut : Sementara di sektor swasta terjadi kerjasama
secara tidak langsung yaitu berupa penyediaan spare
part dan tools bengkel oleh beberapa produsen swasta
dalam negeri. kerjasama tidak berlangsung pada
tingkat yang lebih jauh seperti pelatihan personel dan
dukungan fasilitas. Kerjasama dengan industri swasta
lebih mengarah pada pemenuhan kebutuhan suku
cadang yang dilakukan dengan mekanisme tender di
tingkat pusat pada saat pelaksanaan perencanaan dan
pengadaan rencana tahunan. Perusahaan yang
memenangkan tender pengadaan spare part
tersebutlah yang akan menjadi partner dalam
pengerjaan perbaikan selama jangka waktu yang
Gambar 2. Prosedur Pemeliharaan Tingkat sudah disepakati bersama.
Pusat Bengpuspal belum melakukan kerjasama
Sumber : Bengpuspal Puspalad, 2021 dengan produsen luar negeri secara langusng.
Keterangan : Kerjasama dengan industri pertahanan luar negeri
1. Satuan pemakai mengajukan perbaikan kendaraan berkaitan dengan perjanjian kerjasama pada saat
atau senjata ke areal service (paldam); pembelian alutsista. Biasanya kerjasama ini
2. Dasar ajuan satuan pemakai, paldam dilakukan pada tingkat pusat bersama dengan
melaksanakan pemeriksaan materiil dan kementerian pertahanan. Namun, dalam beberapa
mengajukan ke puspalad untuk perbaikan; kerjasama pembelian alutsista seperti pembelian tank
[Link] menembusi kabeng-puspal; leopard, bengpuspal dilibatkan dalam proyek dimana
3. Kapuspalad perintah kabengpuspal untuk ada perjanjian kerjasama berupa dukungan
melaksanakan pemeriksaan materiil bersama tim penyediaan suku cadang hingga dukungan
paldam ke satuan pemakai; pembuatan workshop untuk kebutuhan
4. Kabengpuspal melaporkan hasil pemeriksaan pemeliharaannya yang di bangun di Bengpuspal.
materiil ke kapuspalad (termasuk kebutuhan suku Selain itu, teknisi di Bengpuspal juga di bimbing
cadang, kerusakan dll); langsung oleh teknisi dari negara produsen terkait
5. Kapuspalad mengeluarkan surat perintah kegiatan pemeliharaan baik yang dilakukan ketika
pelaksanaan perbaikandan dukungan suku masih di negara produsen maupun di markas
cadang guna perbaikan ke bengpuspal; bengpuspal itu sendiri. Begitupula dengan program
6. Materiil dikirim ke bengpuspal; dan pengadaan meriam cesar 155/52, personil
7. Pengujian kendaraan tempur atau senjata, dan Bengpuspal juga dilibatkan dalam training khususnya
penyerahan materiil hasil perbaikan. untuk kegiatan perawatan dan perbaikan serta
Kerjasama Industri Pertahanan diberikan dukungan berupa spare part dan pengadaan
Program kerjasama memung-kinkan fasilitas workshop di Bengpuspal.
pemeliharaan untuk tetap mempertahankan Tidak semua program pembelian alutsista,
kemampuan dasar organisasi. Dengan program Bengpuspal dilibatkan dalam pelatihan teknisi
kerjasama dengan pihak luar memungkinkan untuk perawatan dan perbaikan. Salah satu contoh pada saat
meningkatkan kapasitas layanan, meningkatkan pengadaan peluncur roket astros dari negara Brazil.
keterampilan teknisi, serta mendapat dukungan Pihak Bengpuspal tidak satupun dilibatkan dalam
fasilitas bengkel sesuai dengan kontrak perjanjian proses kerjasama sehingga Bengpuspal tidak
kerjasama. memiliki informasi dan keahlian terkait pemeliharaan
Bengpuspal sebagai bengkel pusat dan perbaikan jika terjadi kerusakan pada alutsista
pemeliharaan materiil angkatan darat banyak terlibat tersebut. Namun demikian, Bengpuspal harus tetap
dalam program kerjasama pengadaan alutsista. melaksanakan kegiatan perbaikan meriam astros,
Keterlibatan Bengpuspal selama ini berupa padahal personil Bengpuspal belum dibekali
keikutsertaan personil dalam pengadaan alutsista. kemampuan memperbaiki alutsista tersebut.
Personil yang diutus dalam program pengadaan Dari wawancara dengan narasumber,
bertugas untuk melaksanakan transferoftechnology diperoleh informasi bahwa seharusnya dukungan
khususnya di bagian perawatan dan perbaikan. berupa dukungan fasilitas alih teknologi dan training
Kerjasama dengan Industri Pertahanan dalam teknisi perbaikan alutsista selalu di siapkan oleh
negeri yang terjalin yaitu dengan PT. Pindad pihak produsen alutsista. Hal ini juga selalu tertuang
(Persero). Kerjasama yang dijalin berupa kerjasama dalam perjanjian kerjasama pada saat pembelian
pelatihan personil untuk perawatan kendaraan tempur alutsista. Namun yang sering terjadi adalah
jenis panser anoa, komodo, Panser badak 6x6 Kanon Bengpuspal sering tidak di libatkan sehingga
90 mm dan tank harimau. Namun untuk alutsista produsen tidak mengetahui bahwa ada fasilitas
produk PT. Pindad biasanya untuk kegiatan

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 392
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

pemeliharaan dan perbaikan yang dimiliki oleh TNI- cadang dan komponen. Terlebih lagi jika integrasi
AD. padahal Produsen luar negeri cenderung lebih dengan memanfaatkan teknologi software yang
setuju jika kerjasama bidang pemeliharaannya berupa enterprise resource planning, maka akan
terpusat di bengpuspal, sehingga produsen alutsista sangat mem-udahkan dalam ketepatan perencanaan
tidak perlu melakukan ToT pemeliharaan di banyak pengadaan suku cadang.
pihak. Program Investasi Peningkatan Kemampuan
Supply chain Continuous improvement adalah salah satu
Prinsip dasar suppl ychain adalah adanya arus prinsip dalam suatu industri manufaktur maupun jasa
informasi yang lancar dan rasa saling percaya antar (Simanjuntak, 2016). Pengem-bangan berkelanjutan
bagian dari hulu sampai ke hilir. Peran efektifitas didasari oleh pemikiran bahwa dinamika jaman selalu
rantai pasokan khususnya di perusahaan dengan berubah seiring dengan perkembangan peradaban
bisnis oriented merupakan faktor mutlak yang harus manusia. Industri manu-faktur maupun jasa secara
diperhatikan dalam proses bisnis. Rantai pasokan langsung terlibat dalam arus perkembangan dunia
memberikan kontribusi signifikan dalam persaingan yang begitu cepat dan dinamis. Pihak manajemen
bisnis dalam kecepatan waktu, efisiensi anggaran, yang memiliki otoritas merencanakan per-ubahan
inovasi produk/jasa, serta meningkatkan pro- patutnya memiliki visi jauh kedepan dalam
duktivitas. Bengpuspal dalam hal ini bergerak dalam memprediksi tantangan global yang akan dihadapi
bidang jasa pemeliharaan dan perbaikan alutsista juga sehingga mampu merumuskan strategi peng-
patut menerapkan sistem-sistem supply chain embangan yang tepat oleh organisasi.
management dalam pelaksanaan tugasnya. Bengpuspal menyadari sepe-nuhnya bahwa
Bengpuspal dalam hal pasokan suku cadang, peningkatan kemam-puan harus terus dilakukan.
komponen pendukung, maupun material lainnya yang Mengingat pentingnya Bengpuspal di tubuh TNI-AD
di-butuhkan di bengkel belum menerapkan sistem membuat Bengpuspal selalu berupaya melakukan
supply chain modern seperti yang diterapkan dalam yang terbaik untuk mampu menjalankan tugasnya
perusahaan-per-usahaan manufaktur maupun perus- menyeleng-garakan kegiatan pemeliharaan dan
ahaan jasa pemeliharaan. Bengpuspal yang menerima perbaikan. Ada dua hal pokok yang bisa ditemukan
mandat memeriksa materiil sudah mampu dalam kondisi Bengpuspal saat ini.
mengidentifikasi tingkat kerusakan dan dapat menen- 1. Fasilitas fisik
tukan kebutuhan suku cadang dan material lainya fasilitas fisik bengpuspal mencakup seluruh
yang dibutuhkan. Tim lapangan dari Bengpuspal kawasan seluas 13 ha lahan beserta seluruh gedung
akan mem-berikan laporan serta membuat daftar fasilitas baik gedung administrasi, bengkel-bengkel,
keperluan suku cadang kepada Kabeng-puspal yang gudang dan fasiliatas penunjang lainnya. Khususnya
kemudian diajukkan ke Puspalad. Dari Puspalad pada kegiatan pusat pemeliharaan dan perbaikan,
kemudian mer-angkum seluruh jenis kebutuhan dari beng-puspal memiliki bengkel kendaraan panser,
berbagai satuan dibawahnya untuk dijadikan sebagai bengkel kendaraan tank, bengkel kendaraan
rencana program kerja tahunan. Rencana kerja umum/khusus, dan memiliki bengkel senjata dan
tahunan ter-sebut masih di ajukan lagi ke Mabes-AD optronik. Gedung-gedung bengkel yang ada saat ini
hingga kelevel atas di kementerian per-tahanan untuk adalah masih termasuk warisan Belanda yang sudah
di sesuaikan dengan anggaran yang ada. Tidak semua berumur, walaupun beberapa diantaranya adalah
peng-ajuan akan selalu di approved dan disetujui, hal fasilitas baru yang didirikan oleh hasil kerjasama
ini tergantung pada ketersediaan anggaran sehingga seperti bengkel tank leopard. Fasilitas-fasilitas lain
di-sesuaikan lagi berdasarkan tingkat prioritas. yang dimiliki di bengkel pemeliharaan ini tidak jauh
Proses panjang yang terjadi seringkali berbeda dengan bengkel-bengkel pada umum-nya.
menimbulkan permasalahan tersendiri diantaranya Tidak ada tekhnologi khusus yang digunakan, hanya
adalah suku cadang atau material yang datang tidak mengandalkan tools yang ada dan keahlian teknisi
sesuai dengan yang diminta. Barang yang tidak yang bertugas.
sesuai tidak bisa lagi dikem-balikan atau di tukar 2. Investasi Sumber Daya Manusia
dengan yang baru yang sesuai dengan spesifikasi Sumber daya manusia adalah salah satu aspek
yang di ajukkan. Tentunya ini menyebabkan ketidak- terpenting bahkan tidak dapat terpisahkan dalam
sesuaian spesifikasi suku cadang dengan alutsista menjalankan organi-sasi, baik institusi maupun
yang diperbaiki sehingga berpotensi membahayakan perusahaan. SDM juga merupakan kunci yang
keselamatan prajurit. menentukan perkembangan perusahaan. Pada
Disegi supply Kinerja supply chain dalam bisa hakikatnya kebe-radaan SDM di dalam sebuah
dikembangkan lagi dengan membentuk jaringan organisasi berperan sebagai penggerak, pemikir, dan
dengan industri-industri komponen dan suku cadang perencana untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.
baik BUMN maupun swasta. Kemitraan di sektor Bengpuspal sebagai badan pelaksana tugas
hulu dapat meningkatkan produktivitas di sektor dalam hal perawatan dan perbaikan materiil angkatan
industri kom-ponen. sedangkan disektor demand, darat menempatkan keberadaan SDM berkualitas
Bengpuspal dapat mengintegrasikan gudang pusat sebagai ujung tombak dari suksesnya pekerjaan. Saat
dan gudang daerah terkait kebutuhan stok suku ini Bengpuspal diperkuat oleh 369 orang personel

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 393
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

gabungan sipil (PNS) dan Militer dengan seperti mengganti oli, menambal ban, melakukan
perbandinga 35% militer dan 65% sipil. Jumlah ini pengecekkan berkala, dan lain sebagainya. Tingkat
masih terbilang kurang dari postur ideal Bengpuspal pemeliharaan selanjutnya adalah pemeliharaan level
yang seharusnya berjumlah 552 orang personel. 3 yang dilakukan oleh bengkel daerah yang
Sejauh proses wawancara yang dilakukan, berkdedudukan di Kodam-kodam.
permasalahan yang paling urgent yang ada di Pemeliharaan yang dilakukan adalah kegiatan
Bengpuspal saat ini adalah tentang SDM. SDM pemeliharaan yang lebih berat yang tidak mampu lagi
Bengpuspal terbagi atas personil sipil dan militer dilaksanakan oleh bengkel lapangan. Contoh aktivitas
yang tersebar di seluruh bagian organisasi. Khusus pemeliharaan pada level 3 adalah mengganti
pada bengkel pemeliharaan, keberadaan teknisi ahli sparepart, melakukan pengecekkan mesin, sistem
yang dari kalangan PNS mulai berkurang setiap kendali, kelistrikkan dan lain-lain. Sedangkan tingkat
bulan karena umur personil sudah memasuki purna pemeliharaan paling tinggi adalah pemeliharaan level
tugas (pensiun). Pengurangan jumlah teknisi ahli 4 yang dilakukan oleh Bengkel Pusat yang
sangat menghawatirkan karena tidak dibarengi berkedudukan langsung di bawah kendali Puspalad.
dengan sistem rekrutmen yang memadai. Teknisi Jenis perawatan yang dilakukan adalah melakukan
yang sangat diperlukan adalah dari kalangan PNS maintenance, repair, hingga overhaull alutsista yang
yang memiliki keterampilan teknik yang mumpuni mengalami kerusakan berat.
dengan latar belakang keilmuan keteknikan. Selama Pelaksanaan tugas dan kaitannya dengan
ini teknisi-teknisi ahli sudah banyak mengikuti bengkel-bengkel lain di daerah dan satuan pemakai,
pelatihan-pelatihan di berbagai negara yang terlibat bengpuspal tidak memiliki satu hubungan sistem
langsung program kerjasama pengadaan alutsista. yang terintegrasi. Bengkel-bengkel daerah
Kemampuan teknisi ahli ini perlu di wariskan kepada menjalankan fungsinya masing masing sesuai dengan
generasi selanjutnya namun belum ada rekrutmen kemampuannya. Prakteknya ada beberapa kegiatan
PNS lagi sejak tahun 2014. Umur rata-rata PNS di pemeliharaan dan perbaikan yang seharusnya
Bengpuspal sudah mencapai 40 tahun sampai 47 dikerjakan oleh bengkel daerah, namun bengkel
tahun yang sebentar lagi akan memasuki waktu daerah tidak memiliki kemampuan dan menyerahkan
pensiun. Personil militer pun setiap tahun tidak pasti ke Bengkel pusat. sisi lain, sering terjadi juga satuan
ada penambahan. Sudah saatnya investasi di bidang pemakai yang melakukan perawatan dan perbaikan
sumber daya manusia ini segera di pikirkan, mulai alutsistanya sendiri walaupun tingkat kerusakannya
dari perencanaan kuallifikasi, manajemen kinerja, sudah pada level 4.
kompensasi, program pengembangan SDM. Ada potensi bahwa beberapa satuan pemakai
Integrasi dalam Satu Sistem Bersama hendak mendirikan fasilitas pemeliharaan level 4 di
Integrasi memiliki arti pembauran sampai satuannya masing-masing. Bengpuspal sebagai
menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh (KBBI, bengkel pusat harus mampu mempertahankan
2020). Sedangkan integrasi sistem adalah proses posisinya sebagai satuan yang memiliki fokus tugas
penyatuan manajemen, komponen fisik maupun bidang pemeliharaan dan perbaikan alutsista. Pada
virtual dari berbagai elemen organisasi yang masa damai, satuan pemakai bisa saja melaksanakan
memiliki tujuan yang sama. Integrasi dalam satu fungsi-fungsi tambahan seperti memlihara dan
sistem bersama dewasa ini menjadi sangat penting memperbaiki alutsista. Namun, ketika dimasa
bagi suatu instansi atau perusahaan karena ia dapat konflik, satuan-satuan tersebut akan dikerahkan
mampu menjawab berbagai permasalahan umum dalam medan pertempuran dan kesulitan melakukan
yang sering terjadi. Antara lain proses birokrasi yang fungsi pemeliharaan. Oleh karena itu, penting untuk
panjang dan berbelit-belit, mengurangi tumpang memusatkan satuan pemeliharaan dan perbaikan pada
tindih fungsi, database yang akurat, penghematan satu bengkel pusat. dengan kata lain, fokus pada
anggaran, dan peningkatan produktivitas. tugas dan fungsi masing-masing dan tidak saling
Kegiatan pemeliharaan yang dikelola oleh mengambil fungsi dan tugas.
Puspalad meliputi 4 level kegiatan pemeliharaan. Dampak dari integrasi ke dalam satu sistem
Level 1 atau sering disebut juga level organik adalah bersama adalah akan ada fasilitas-fasilitas
tingkat pemeliharaan paling rendah yang dilakukan pemeliharaan yang di bubarkan karena terjadi
oleh si pemakai alutsista. Pemeliharaan level ini tumpang tindih tugas. Selain itu, diharuskan
berkdudukan pada satuan masing-masing pemakai. penambahan fasilitas baru yang memadai karena
Contoh kegiatan pemeliharaan berupa pengecekkan utilitas pekerjaan akan sangat padat. Fasilitas baru
rutin, pembersihan pasca pakai latihan maupun yang dibangun juga ditopang dengan penambahan
operasi militer, dan perawatan tingkat rendah lain sumber daya manusia terampil yang mumpuni untuk
yang masih bisa dilakukan oleh personil pemakai. menjalankan tugas-tugas pemeliharaan dan perbaikan
Pemeliharaan level 2 adalah pemeliharaan yang dengan baik.
dilakukan oleh bengkel lapangan yang masih Melihat proses birokrasi Bengpuspal seperti
berkedudukan pada tingkat Korem. Jenis perawatan yang sudah dipaparkan sebelumnya, proses birokrasi
yang dilakukan adalah jenis perawatan yang tidak dan rantai komando yang diterapkan sangatlah
mampu dilakukan oleh personil pemakai pada level 1 panjang dan membutuhkan waktu yang lama. Sistem

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 394
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

yang diterapkan seperti ini memiliki dampak secara Susunan Organisasi, kebijakkan politik
Tugas dan Fungsi Eselon anggaran
tidak langsung kepada organisasi Bengpuspal. I Kementerian Negara pemerintah kepada
Bengpuspal tidak memiliki kebebasan yang penuh (Lembaran Negara Bengpuspal dalam
Republik Indonesia rangka peningkatan
untuk menetapkan kebijakkan nya sendiri. TNI-AD Tahun 2014 Nomor 189); kemampuan fasilitas
sebaiknya berani melakukan terobosan ekstrim untuk Peraturan Menteri pemeliharaan dan
mengubah Bengpuspal menjadi fasilitas Pertahanan Nomor 12 perbaikan alutsista.
Tahun 2014 tentang
pemeliharaan yang profesional dan modern layaknya Pokok-Pokok Pembinaan
Industri pertahanan yang berfokus pada Materiil Pertahanan
Negara di Lingkungan
pemeliharaan. Kementerian Pertahanan
dan Tentara Republik
Indonesia (Berita Negara
4. PEMBAHASAN Republik Indonesia
Bagian analisa penulis meng-gunakan tools Tahun 2014 Nomor 460);
PEST yang digabungkan dengan analisa SWOT. Peraturan Menteri
Pertahanan Republik
Analisa ini memberikan gambaran komprenhensif Indonesia Nomor 2 Tahun
internal dan eksternal organisasi. 2017 tentang Organisasi
dan Tata Kerja
Politik Kementerian Pertahanan.
Bengkel Pusat Peralatan Agkatan Darat (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2017
merupakan institusi negara yang tidak bisa Nomor 444
dipisahkan dari aspek politik. Kondisi strategis Peraturan Kepala Staff
nasional juga akan sangat berpengaruh terhadap Angkatan Darat No. 69
Tahun 2016 tentang
dinamika internal organisasi. kondisi politik dalam Orgas Bengpuspal
negeri seperti pesta demokrasi, pergantian presiden, Peraturan kepala staff
angkatan darat No. 26
menteri pertahanan, panglima TNI-AD hingga Tahun 2019 tentang
dinamika politk lain yang berpengaruh. Kali ini Orgas Puspalad
ulasan tentang pengaruh politik dalam organisasi Opportunities Asumsi Strategi S-O Asumsi Strategi W-O
Bengpuspal adalah sebagai berikut. Meningkatnya Perlu adanya kebijakan Dibutuhkan Undang-
Tabel 1. SWOT bidang Politik rencana kuat dari pemerintah undang semacam UU
Pembelian untuk menjadikan No. 12 Tahun 2016
Sumber : diolah peneliti, 2021 alutsista dalam Bengpuspal sebagai yang mengatur khusus
Strength Weakness dan luar negeri organisasi besar yang dibidang pemeliharaan
Undang-Undang Nomor 3 1. Program-program oleh pemerintah begerak di bidang dan perbaikan alutsista.
Tahun 2002 tentang modernisasi pemeliharaan dan
Pertahanan Negara alutsista yang perbaikan.
INTERNAL (Lembaran Negara dicanangkan
Republik Indonesia kementerian
Tahun 2002 Nomor 3, pertahanan Threats Asumsi Strategi S-T Asumsi Strategi W-T
Tambahan Lembaran bertujuan untuk [Link] Menekankan tugas dan Meningkatkan
Negara Republik memperbaharui dan persaingan antar wewenang masing- kemampuan pada
Indonesia Nomor 4169); meningkatkan satuan pemakai masing agar tidak terjadi perawatan dan
Undang-Undang Nomor kekuatan TNI dan bengpuspal inefisiensi dan tumpang perbaikan alutsista
34 Tahun 2004 tentang melalui memperkuat dalam hal proses tindih pekerjaan dalam pembelian luar negeri
Tentara Nasional alat utama sistem alih teknologi hal perawatan alutsista. yang tidak bisa
Indonesia (Lembaran senjata. Program ini pemeliharaan dilakukan oleh para
Negara Republik meliputi pengadaan dan perbaikan. pesaing.
Indonesia Tahun 2004 alutsista baru dan Fenomena ini
Nomor 127, Tambahan memperbaiki membuat
Lembaran Negara alutsista lama yang bengpuspal tidak
Republik Indonesia sudah ada. Namun dilibatkan dalam
Nomor 4439); sayangnya program proses kerjasama
Undang-Undang Nomor ini, tidak mengarah pembelian
39 Tahun 2008 tentang pada modernisasi alutsista.
EKSTERNAL Kementerian Negara fasilitas-fasillitas [Link]
(Lembaran Negara perawatan dan akan bersaing
Republik Indonesia perbaikan. Salah dengan industri
Tahun 2008 Nomor 166, satu contohnya pertahanan
Tambahan Lembaran adalah Bengpuspal seperti Pindad,
Negara Republik sendiri tidak dimana untuk
Indonesia Nomor 4916); mendapatkan perbaikan panser
Peraturan Presiden sentuhan khusus anoa, komodo,
Nomor 24 Tahun 2010 guna peningkatan panser badak
tentang Kedudukan, kemampuan untuk untuk
Tugas dan Fungsi memodernisasi pemeliharaan
Kementerian Negara serta alutsista TNI-AD. dan perbaikan,
Susunan Organisasi, program cenderung di
Tugas dan Fungsi Eselon modernisasi ambil alih oleh
I Kementerian Negara alutsista terlalu PT. Pindad
sebagaimana telah diubah terfokus pada alat (Persero).
dengan Peraturan utama sistem
Presiden Nomor 80 Tahun senjata dan tidak
2014 tentang perubahan memberikan Ekonomi
Keenam atas Peraturan perhatian lebih Keberadaan Bengpuspal sebagai lembaga
Presiden Nomor 24 Tahun kepada fasilitas
2010 tentang Kedudukan, pemeliharaan.
militer dengan orientasi non profit menjadikan
Tugas dan Fungsi 2. Kurangnya organisasi ini tidak terlalu memiliki kepentingan
Kementerian Negara serta keberpihakkan besar terhadap bidang ekonomi. Namun faktor

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 395
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

ekonomi seperti ketersediaan anggaran pertahanan Tabel 3. SWOT bidang Sosial


negara secara langsung berdampak pada kinerja Sumber : diolah peneliti, 2021
Bengpuspal. Strength Weakness
 Teknisi terampil di 1. Jumlah teknisi dari
Tabel 2. SWOT bidang Ekonomi INTERNAL bidang pemeliharaan kalangan sipil
Sumber : diolah peneliti, 2021 dan perbaikan tank, menurun setiap
Strength Weakness panser, ranum, bulan karena pensiun
Bengpuspal mampu 1. Bengpuspal tidak ransus, rantis, serta 2. Tidak ada
INTERNAL melaksanakan tugas mengelola senjata dan optronik. pengangkatan PNS
pemeliharaan dan anggarannya EKSTERNAL  Personel militan dan untuk ditempatkan di
perbaikan alutsita tanpa sendiri, sehingga loyal terhadap Bengpuspal
mengeluarkan modal tidak mampu organisasi 3. Sistem kompensasi
tertentu melakukan inovasi  Memiliki etos kerja murni hanya gaji,
EKSTERNAL atau terobosan yang dan semangat yang tidak ada insentif
bersifat tinggi tambahan seperti
peningkatan  Lingkungan kerja lembur dll.
kemampuan fisik yang bersahabat
maupun Opport Asumsi Strategi S-O Asumsi Strategi W-O
kemampuan unities
sumber daya Rekrutmen PNS 1. Meningkatkan Menambah personil
manusianya secara tiap tahun dari keterampilan teknisi teknisi ahli dengan
langsung. kementerian melalui kegiatan mengajukkan program
2. Anggaran yang pendayagunaan pelatihan, sekolah, prioritas pengadaan
serba terbatas yang aparatur negara dan sertifikasi pegawai negeri sipil
dikelola dipusat dan reformasi keahlian dilingkunga Bengpuspal
mengharuskan birokrasi 2. Meningkatkan
semua program diutamakan untuk loyalitas personil
harus berjalan rekrutmen PNS dengan memberikan
berdasarkan untuk formasi penghargaan kepada
rangking prioritas teknisi di personel yang
tahunan. Bengpuspal berprestasi
3. Bengpuspal tidak Program magang 3. Meningkatkan
bisa melakukan (praktek lingkungan kerja
proses bisnis karena lapangan) Siswa yang aman dan
institusi TNI tidak SMK dan nyaman untuk seluruh
diperbolehkan mahasiswa personel
untuk berbisnis
Opportunities Asumsi Strategi S-O Asumsi Strategi W-O Threats Asumsi Strategi S-T Asumsi Strategi W-T
Adanya irisan 1. Dalam rangka Inovasi 1. Rantai 1. Mendorong Mengadakan program
jenis alutsista meningkatkan pengelolaan anggaran prosedur yang Bengpuspal untuk kerjasama tenaga
yang sama produktivitas, yang memungkinkan panjang mandiri dalam magang di instansi
dimiliki matra Bengpuspal memberi ruang bagi 2. Teknisi pengadaan rekrutmen kampus dan sekolah
lain selain TNI- disarankan aktif lembaga untuk Bengpuspal sesuai dengan kejuruan (SMK)
AD mengadakan melakukan tidak dilibatkan kebutuhan organisasi.
kerjasama dengan pengembangan dalam program 2. Mendorong
industri pertahanan organisasi kerjasama keterlibatan personel
dan indsutri pengadaan dalam program ToT
komponen secara alutsista pada saat pembelian
mandiri 3. Tidak ada alutsista
2. mulai mengerjakan kebijakan yang
project diluar TNI- kuat dari pusat
AD degan untuk
menawarkan kualitas meregenerasi
pemeliharaan dan sumber daya
perbaikan alutsista manusia
Threats Asumsi Strategi S-T Asumsi Strategi W-T khususnya di
Investasi yang Investasi membutuhkan Militer Memikirkan bagian teknisi.
sangat mahal, modal yang sangat besar, opsi untuk menjalankan Teknologi
membutuhkan sehingga perlu instansi profit namun
modal dalam kolaborasi antar sektor dengan sistem Teknologi yang digunakan oleh militer
jumlah besar manajemen seharusnya merupakan teknologi terbaru dan paling
untuk proffesional
bertransformasi mutakhir. Pertimbangannya adalah ancaman tidak
menjadi sistem boleh lebih canggih dibandingkan sistem pertahanan
yang lebih
kompleks dan
yang dimiliki oleh TNI. Maka dari itu, alutsista TNI
modern. selalu dimodernisasi dan di perbaharui.
Sosial Tabel 4. SWOT bidang Teknologi
Aspek manusia sebagai aktor kegiatan Sumber : diolah peneliti, 2021
pemeliharaan dan perbaikan adalah ujung tombak Strength Weakness
INTERNAL 1. Bengpuspal  Tekhnologi di
dari organisasi ini. Kemajuan sebuah organisasi memiliki fasilitas bengkel
ditentukan oleh kemampuan sumber daya berupa bengkel pemeliharaan tidak
pemeliharaan yang ada peralatan yang
manusianya dalam menguasai ilmu pengetahuan terbagi atas bengkel dilengkapi dengan
disertai budaya yang konstruktif dan etis, sehingga panser, bengkel teknologi yang
tank, dan bengkel canggih.
menghasilkan keluaran dan manfaat bagi seluruh kendaraan Pengerjaan masih
manusia anggota organisasi. administrasi, cenderung dengan
EKSTERNAL kendaraan umum, tenaga manual
dan kendaraan  Mesin mekanik
khusus. justru mengalami
2. Untuk pemeliharaan kerusakan, seperti
senjata, Bengpuspal mesin CNC.

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 396
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

memiliki bengkel  Belum memiliki Bengpuspal tidak berorientasi pada bisnis dan
senjata dan kemampuan teknis
optronik. memperbaiki komersil seperti yang diterapkan pada indsutri
3. Bengpuspal kerusakan sistem jasa MRO sipil. Sehingga dengan demikian,
memiliki peralatan control yang
mekanik dan berkaitan dengan
prinsip-prinsip dasar bisnis seperti supply chain
beberapa mesin sistem komunikasi, management belum di terapkan dengan baik di
canggih, salah satu sistem kontrol Bengpuspal. Namun demikian, Bengpuspal tetap
nya adalah mesin otomatis, sensor,
CNC, mesin bubut, dan kerusakan memusatkan investasi peningkatan kemampuan
mesin milling, yang melibatkan pada bidang fasilitas fisik dan sumberdaya
mesin sekrap, mesin piranti lunak dan
planner dan mesin- jaringan. manusia. Disamping itu, Bengpuspal melakukan
mesin mekanik hubungan kerjasama dengan industry pertahanan
lainya. Mesin-mesin
ini digunakan untuk
walaupun tidak secara langsung. Bengpuspal
membuat suku menjalin kerjasama khususnya pendelegasian
cadang tertentu personel dalam rangka pelatihan teknisi
dalam jumlah
terbatas perawatan dan perbaikan alutsista.
Opportu Asumsi Asumsi 2. Berdasarkan hasil analisa SWOT di empat bidang
nities Strategi S-O Strategi W-O
1. Program 1. Memaksimalkan 1. Peningkatan
strategis yang digunakan (analisa PEST), peneliti
modernisasi program modernisasi sistem perawatan menemukan strategi yang dapat dilakukan untuk
alutsista alutsista tidak hanya dari serba
2. Program transfer pada alutsistanya manual menjadi
menjadikan Bengpuspal bertransformasi menjadi
of technology namun modernisasi sistem automasi. MRO TNI, yaitu sebagai berikut :
3. Mengembangkan hingga fasilitas 2. Simulator - Mendorong Bengpuspal sebagai pelaku utama
kemampuan pemeliharaan dan maintenance,
komputerisasi, perbaikan alutsista repair, and dalam penguasaan teknologi MRO alutsista
software, 2. Kerjasama overhaul alutsista nasional
jaringan, dan pembelian alutsista
pemrograman. bisa di maksimalkan - mengadakan kerjasama dengan industri
4. Mengembangkan lagi sehingga pertahanan dan industri komponen secara mandiri
sistem informasi Bengpuspal menjadi
berbasis aplikasi bengkel penerima
dan mulai mengerjakan project di luar TNI-AD
bengkel transfer of dengan menawarkan kualitas pemeliharaan dan
terintegrasi dari technology perbaikan alutsista yang berkualitas.
pusat hingga kerjasama dibidang
bengkel-bengkel offset pemeliharaan - Meningkatkan keahlian teknisi melalui kegiatan
daerah dan perbaikan. pelatihan, sekolah, dan sertifikasi keahlian
Threats Asumsi Asumsi
berstandar internasional.
Strategi S-T Strategi W-T - Investasi peningkatan kemam-puan fasilitas
1. Teknologi 1. Upgrade kemampuan Investasi untuk bengkel dan menjangkau lebih banyak jenis
pertahanan teknis untuk alutsista keahlian baru di
meningkat terbaru bidang sistem alutsista.
semakin canggih 2. Upgrade fasilitas komunikasi, sistem
2. Akuisisi bengkel kontrol otomatis,
teknologi sensor, software, dan 6. DAFTAR PUSTAKA
pertahanan jaringan. Dirjen Kuathan. (2020, Agustus 12). seminar
perkara yang
sulit
pemeliharaan alutsista. Diambil kembali dari
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia:
[Link]
5. KESIMPULAN 2/[Link]
Bengpuspal memiliki sistem tata kelola yang Hermawan, A., & Yusran, H. L. (2017). Penelitian
terstruktur dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Bisnis Pendekatan Kualitatif. Depok:
Namun bengpuspal memiliki hambatan dan Kencana.
tantangan yang serius dalam bertransformasi menjadi Ismail Nurdin, S. H. (2019). Metodologi Penelitian
lebih professional dan modern. Berdasarkan hasil Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendikia.
penelitian dan analisis yang telah dilakukan, peneliti Liputan6. (2009, july 26). Memelihara Alat Tempur
menyimpulkan sebagai berikut : di Bengkel Pusat TNI AD. Retrieved July 4,
1. Sistem pengelolaan fasilitas pemeliharaan dalam 2021, from [Link]:
lingkup Puspalad terdiri dari pemeliharaan level 1 [Link]
di tingkat organik, level 2 ditingkat bengkel memelihara-alat-tempur-di-bengkel-pusat-tni-
lapangan, level 3 di tingkat bengkel daerah, dan ad
level 4 di tingkat bengkel pusat. Semua fasilitas Pindad. (2021, January 8). Kendaraan Khusus.
pemeliharaan yang ada belum memiliki satu Retrieved April 8, 2021, from [Link]:
sistem yang terintegrasi satu dengan lainnya atau [Link]
masih berjalan sendiri-sendiri. Bengpuspal Pulignani, R. J. (2007). Transformation of Army
melaksanakan tugas sebagai fasilitas Depot System. Strategic USAWC Research
pemeliharaan tingkat pusat di bawah Pusat Project , 10.
Peralatan Angkatan Darat yang menjalankan Rizal, H. (2007, Juni 5). Defender. Legends :
fungsinya berdasarkan perkasad nomor 69 tahun Bengpuspal Ditpalad , pp. 24-25.
2016 dan sesuai doktrin militer dimana instansi

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 397
[Link].2614-6061
[Link].2527-4295 Vol.10 No.2 Edisi Mei 2022

Simanjuntak, H. (2016, November 27). 8 Langkah


Mudah Melakukan Continuous Improvement.
Retrieved 3 5, 2021, from
[Link]
langkah-mudah-melakukan-continuous-
improvement

Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Hal. 398

Anda mungkin juga menyukai