1.
NAMA : ERNI FAZILA
Komputer
KELAS : TI E
Pengguna memberikan data atau
instruksi ke dalam sistem komputer
Input melalui berbagai perangkat input
seperti keyboard, mouse,
touchscreen, dan lainnya.
Sistem komputer memproses
Proses data yang diterima dari
pengguna sesuai dengan
perintah yang diberikan.
Hasil dari proses komputer
ditampilkan kepada pengguna Manusia
Output
melalui berbagai perangkat output
seperti layar monitor, speaker,
printer, dan lainnya.
Pengguna memberikan respons
terhadap hasil yang ditampilkan,
Feedback baik itu untuk memperbaiki atau
melanjutkan interaksi.
Proses interaksi dapat berulang, di
mana pengguna terus memberikan
Looping input dan menerima output hingga
tujuan interaksi tercapai atau sampai
pengguna menghentikan interaksi.
Berikut adalah tahapan umum dalam proses pengembangan interaksi manusia dan komputer (IMK):
1. Analisis Kebutuhan Pengguna:
a. Identifikasi siapa pengguna potensial sistem dan apa kebutuhan serta preferensi mereka. Ini
melibatkan wawancara, survei, dan observasi terhadap pengguna yang relevan.
b. Tujuannya adalah memahami konteks penggunaan, tugas-tugas yang akan dilakukan oleh
pengguna, dan masalah yang ingin diselesaikan melalui sistem.
2. Perancangan Konsep:
a. Buatlah konsep awal antarmuka pengguna berdasarkan hasil analisis kebutuhan pengguna.
Ini bisa berupa sketsa, wireframe, atau prototipe sederhana.
b. Fokus pada kemudahan penggunaan, kejelasan, dan efisiensi dalam menyelesaikan tugas-
tugas pengguna.
3. Perancangan Antarmuka Pengguna (UI):
a. Buatlah desain antarmuka pengguna berdasarkan konsep yang telah dibuat sebelumnya. Ini
mencakup pemilihan warna, tata letak, ikon, font, dan elemen grafis lainnya.
b. Pastikan antarmuka mudah dipahami, menarik, dan konsisten dengan standar desain yang
berlaku.
4. Perancangan Pengalaman Pengguna (UX):
a. Fokus pada pengalaman pengguna secara keseluruhan, termasuk navigasi, alur kerja, respons
sistem terhadap tindakan pengguna, dan perasaan emosional yang dirasakan pengguna saat
menggunakan sistem.
b. Usahakan agar pengalaman pengguna menyenangkan, efisien, dan memuaskan.
5. Pengembangan Prototipe:
a. Buatlah prototipe interaktif berdasarkan desain UI/UX yang telah disetujui. Prototipe ini
dapat berupa prototipe kertas, prototipe digital sederhana, atau prototipe tingkat lanjut yang
lebih mendekati produk akhir.
b. Prototipe digunakan untuk menguji konsep, mendapatkan umpan balik dari pengguna, dan
melakukan iterasi desain jika diperlukan.
6. Implementasi dan Pengujian:
a. Implementasikan antarmuka pengguna ke dalam produk perangkat lunak atau sistem yang
sebenarnya.
b. Lakukan pengujian fungsional dan pengujian pengguna untuk memastikan bahwa antarmuka
berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna.
c. Identifikasi masalah atau kekurangan dalam antarmuka dan lakukan perbaikan atau
penyesuaian.
7. Evaluasi dan Perbaikan:
a. Lakukan evaluasi berkelanjutan terhadap antarmuka pengguna setelah produk diluncurkan.
b. Gunakan data penggunaan, umpan balik pengguna, dan analisis penggunaan untuk
mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan dalam antarmuka.
c. Lakukan iterasi desain untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna dan menjaga
relevansi antarmuka dengan kebutuhan pengguna yang berkembang.