RESUME
BUDAYA ALAM MINANGKABAU
“Analisis Kurikulum BAM Di SD”
Dosen Pengampu
Dra. Reinita [Link]
Oleh :
NAMA : INDAH IRGANDI
NIM : 21129224
SESI : 21 BKT 13
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS NEGRI PADANG
2024
1. Pengertian Kurikulum BAM
Pengertian Kurikulum BAM (Budaya Alam Minangkabau) di SD (Sekolah Dasar)
adalah suatu kurikulum yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang
nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau, serta untuk mengembangkan kemampuan
siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kurikulum BAM di SD bertujuan untuk melestarikan budaya Minangkabau yang mulai
mengalami degradasi dan untuk mengembangkan karakter siswa yang lebih baik melalui
internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau
2. Komponen Kurikulum BAM
Kurikulum BAM (Budaya Alam Minangkabau) di SD (Sekolah Dasar) memiliki
beberapa komponen yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang nilai-
nilai budaya dan alam Minangkabau. Berikut adalah beberapa komponen kurikulum
BAM di SD:
1. Tujuan: Kurikulum BAM di SD memiliki tujuan untuk meningkatkan
kesadaran siswa tentang nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau, serta untuk
mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai budaya
tersebut dalam kehidupan sehari-hari
2. Materi: Materi kurikulum BAM di SD meliputi bahan kajian mata pelajaran
Budaya Alam Minangkabau yang dirancang untuk Sekolah Dasar. Materi ini
berfokus pada pengembangan kesadaran siswa tentang budaya dan alam
Minangkabau, serta pada pengembangan kemampuan siswa dalam
mengaplikasikan nilai-nilai budaya tersebut.
3. Strategi Pembelajaran: Strategi pembelajaran kurikulum BAM di SD meliputi
pelatihan-pelatihan dan kegiatan untuk menyusun materi-materi, serta
pengembangan kemampuan guru dalam mengaplikasikan materi budaya alam
Minangkabau dalam proses pembelajaran.
4. **Evaluasi**: Evaluasi kurikulum BAM di SD meliputi penilaian kemampuan
siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam kehidupan
sehari-hari. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh siswa telah
memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya tersebut.
Dengan demikian, kurikulum BAM di SD memiliki empat komponen utama yang
dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang nilai-nilai budaya dan alam
Minangkabau, serta untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan
nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
3. Fungsi Analisis Kurikulum BAM
Analisis Kurikulum BAM di SD (Sekolah Dasar) memiliki beberapa fungsi yang
penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa.
Berikut adalah beberapa fungsi analisis Kurikulum BAM di SD:
1. Meningkatkan Kesadaran Siswa: Analisis Kurikulum BAM di SD membantu
siswa memahami dan menghayati nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau, serta
meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya budaya dan alam dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Mengembangkan Kemampuan Siswa: Analisis Kurikulum BAM di SD
membantu siswa mengembangkan kemampuan mereka dalam mengaplikasikan
nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini
meningkatkan kemampuan siswa dalam beradaptasi dengan budaya dan alam
sekitar.
3. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Analisis Kurikulum BAM di SD
membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan cara
memahami dan mengaplikasikan materi budaya alam Minangkabau dalam proses
pembelajaran. Hal ini meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan
kesadaran siswa tentang budaya dan alam.
4. Meningkatkan Peningkatan Karakter: Analisis Kurikulum BAM di SD
membantu siswa mengembangkan karakter yang lebih baik melalui internalisasi
nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau. Hal ini meningkatkan kesadaran siswa
tentang pentingnya nilai-nilai budaya dan alam dalam kehidupan sehari-hari.
5. Meningkatkan Peningkatan Pendidikan: Analisis Kurikulum BAM di SD
membantu meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara memahami dan
mengaplikasikan materi budaya alam Minangkabau dalam proses pembelajaran.
Hal ini meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kesadaran siswa
tentang budaya dan alam.
Dengan demikian, analisis Kurikulum BAM di SD memiliki beberapa fungsi yang
penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa.
4. Tujuan Analisis Kurikulum BAM
Tujuan analisis Kurikulum BAM (Budaya Alam Minangkabau) adalah untuk
meningkatkan kesadaran siswa tentang nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau, serta
untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai budaya
tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Analisis Kurikulum BAM bertujuan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa melalui
internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau. Dengan demikian, analisis Kurikulum
BAM diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya budaya dan
alam dalam kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan kemampuan siswa dalam
mengaplikasikan nilai-nilai budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari
5. Ruang Lingkup Kurikulum BAM
Ruang lingkup Kurikulum BAM (Budaya Alam Minangkabau) adalah bagian dari
kurikulum pendidikan yang menekankan pentingnya pendidikan budaya dan alam
Minangkabau dalam sistem pendidikan di Sumatera Barat. Kurikulum ini dirancang
untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau,
serta untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai
budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ruang lingkup Kurikulum BAM meliputi
beberapa aspek, seperti:
1. Pengembangan Kesadaran Siswa: Kurikulum BAM bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran siswa tentang nilai-nilai budaya dan alam Minangkabau,
serta untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai
budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
2. Pengembangan Kemampuan Siswa: Kurikulum BAM membantu siswa
mengembangkan kemampuan mereka dalam mengaplikasikan nilai-nilai budaya
dan alam Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini meningkatkan
kemampuan siswa dalam beradaptasi dengan budaya dan alam sekitar.
3. Pengembangan Karakter: Kurikulum BAM membantu siswa mengembangkan
karakter yang lebih baik melalui internalisasi nilai-nilai kearifan lokal
Minangkabau. Hal ini meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya nilai-
nilai budaya dan alam dalam kehidupan sehari-hari.
4. Pengembangan Pendidikan: Kurikulum BAM membantu meningkatkan
kualitas pendidikan dengan cara memahami dan mengaplikasikan materi budaya
alam Minangkabau dalam proses pembelajaran. Hal ini meningkatkan kualitas
pendidikan dan meningkatkan kesadaran siswa tentang budaya dan alam.
Dengan demikian, ruang lingkup Kurikulum BAM meliputi pengembangan
kesadaran siswa, pengembangan kemampuan siswa, pengembangan karakter, dan
pengembangan pendidikan.