Web Server
Makalah
Abiyu Hafizh P. A
NIM. 220309001
Alvin Fadl – Lirrochman
NIM. 220309004
Gizka Shazabrina
NIM. 2203090
PROGRAM STUDI D IV REKAYASA KEAMANAN SIBER
POLITEKNIK NEGERI CILACAP
2024
Abstrak
Blablablabla
Kata Kunci: …
Abstract
Keywords: …
A. Pendahuluan
Di era digital yang terus berkembang, kehadiran dan peran web server menjadi
krusial dalam arsitektur internet dan teknologi informasi. Sebagai jantung yang
memompa darah dalam peredaran informasi digital, web server berperan penting
dalam menyediakan akses ke konten web dan aplikasi online kepada pengguna di
seluruh dunia. Melalui mekanisme yang canggih dan kompleks, web server
memfasilitasi interaksi antara manusia dan mesin, memungkinkan pertukaran data
yang aman, cepat, dan efisien. Dengan semakin banyaknya kegiatan yang dilakukan
secara online, mulai dari transaksi bisnis, pendidikan, hiburan, hingga interaksi sosial,
peran web server menjadi semakin sentral dalam mendukung infrastruktur teknologi
informasi masa kini.
Web server adalah sebuah software dan hardware yang menggunakan HTTP
(Hypertext Transfer Protocol) dan protokol lainnya yang dimana untuk merespon
permintaan client yang dibuat melalui World Wide Web [1]. Web server menunggu
permintaan dari client yang menggunakan browser. Pada makalah ini akan dibahas
lebih lanjut tentang web server, seperti pengertian tentang web server, konsep web
server, fungsi web server, jenis dari web server, cara kerja dari web server, dan
ditutup dengan kesimpulan.
Dengan adanya pembahasan lebih lanjut tentang web server diharapkan lebih
memahami tentang web server.
B. Rumusan Masalah
Pada makalah ini, ada beberapa yang dibahas diantaranya yaitu :
1. Pengertian Web Server
2. Konsep Web Server
3. Fungsi Web Server
4. Jenis – Jenis Web Server
5. Cara Kerja Web Server
6. Kesimpulan
C. Pembahasan
1. Pengertian Web Server
Web server adalah sebuah software dan hardware yang menggunakan HTTP atau
HTTPS (Hypertext Transfer Protocol atau Hypertext Transfer Protocol Secure) dan
protokol lainnya yang dimana untuk merespon permintaan client yang dibuat melalui
World Wide Web [1]. Pengertian dari web server adalah sebuah perangkat lunak dan
keras yang dapat memberikan data setelah menerima permintaan client melalui
protokol HTTP atau HTTPS. Web server menunggu permintaan dari client yang
menggunakan browser. Beberapa contoh browser yang digunakan client diantaranya
adalah Internet Exploler, mozilla firefox, dan program browser lainnya.
Halaman web yang dikirim oleh web server biasanya berupa file HTML dan juga
CSS yang nantinya pada browser akan ditata sehingga menjadi halaman web yang
bagus dan mudah dibaca [2]. Biasanya, server web juga dilengkapi dengan mesin
konversi bahasa skrip, dan server web menggunakan perpustakaan tambahan seperti
PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) dan ASP (Active Server Pages) untuk
menyediakan layanan situs web dinamis.
Web server berbeda dengan web hosting, Semua data situs web Anda disimpan di
hosting Anda. Hosting ini nantinya akan disimpan di server Anda. Baik web hosting
maupun server dapat menjadi tempat penyimpanan data situs web. Namun
perbedaannya adalah server memiliki RAM, prosesor, dan hard drive yang ukurannya
sesuai dengan rak server.
2. Konsep Web Server
Konsep dari sebuah web server meliputi beberapa elemen utama diantaranya,
perangkat lunak dan keras, protokol HTTP, menerima permintaan, pemrosesan
permintaan, mengirimkan respons, koneksi dan kekuatan, keamanan, dan
konfigurasi dan administrasi.
- Perangkat Keras dan Perangkat Lunak: Server web adalah perangkat
keras fisik atau virtual yang menjalankan perangkat lunak khusus yang
dirancang untuk menangani permintaan HTTP dari klien. Perangkat keras
yang digunakan untuk menjalankan server web Anda harus cukup kuat
untuk menangani lalu lintas masuk.
- Protokol HTTP: Server web menggunakan protokol HTTP (Hypertext
Transfer Protocol) atau HTTPS (HTTP Secure) untuk mengirim dan
menerima data antara server dan klien. HTTP adalah protokol komunikasi
yang digunakan di web untuk mengirimkan halaman web dan data terkait.
- Menerima permintaan: Server web menerima permintaan dari klien.
Permintaan ini mencakup permintaan untuk melihat halaman web,
mengunduh file, atau melakukan operasi lain yang didukung oleh server.
- Pemrosesan permintaan: Setelah menerima permintaan, server web
memproses permintaan tersebut dan menentukan tindakan yang
diperlukan. Hal ini dapat mencakup mengambil halaman web atau file dari
penyimpanan server, memproses permintaan menggunakan bahasa
pemrograman sisi server seperti PHP atau Python, atau menyambung ke
server lain untuk mengambil informasi yang diperlukan.
- Mengirim respons: Setelah memproses permintaan, server web
mengirimkan respons ke klien. Respons ini biasanya mencakup halaman
web atau file yang diminta. Respons juga dapat mencakup header HTTP
yang berisi informasi tambahan seperti status respons, tipe konten, dan
informasi lainnya.
- Koneksi dan Daya: Server web harus mampu menangani koneksi dalam
jumlah besar dari klien secara bersamaan. Ini berarti server harus memiliki
sumber daya yang memadai dan dikonfigurasi dengan benar untuk
menangani lalu lintas tinggi tanpa penurunan kinerja atau kegagalan.
- Keamanan: Server web harus dilindungi dari serangan dunia maya dan
kerentanan keamanan. Hal ini mencakup penerapan langkah-langkah
keamanan seperti enkripsi data dengan HTTPS, firewall, pembaruan
perangkat lunak rutin, penggunaan tanda tangan digital, dan langkah-
langkah keamanan lainnya.
- Konfigurasi dan Manajemen: Server web harus dikonfigurasi dengan
benar dan dikelola agar berfungsi secara optimal. SIni termasuk
mengonfigurasi pengaturan server, mengelola akses pengguna, memantau
kinerja, dan mengatasi masalah apa pun yang mungkin timbul.
Gambar di atas menunjukkan konsep server web. Ketika klien mengirimkan
permintaan ke server web, server web mengirimkan permintaan kembali ke klien
dalam bentuk halaman situs web yang berisi HTML, gambar, CSS, dan
JavaScript. [3]. Jika klien ingin mengelola data, server juga dapat melakukan
query atau permintaan data dari database. Basis data mengembalikan permintaan
dari server dalam bentuk data, yang ditampilkan server kepada klien dalam bentuk
halaman web. Dua contoh web server yang umum digunakan adalah Apache dan
IIS. MySQL saat ini digunakan sebagai database.
3. Fungsi Web Server
D. Kesimpulan
Web server adalah … Tanpa adanya web server …
E. Daftar Pustaka
[1] E. Nurmiati, “Analisis Dan Perancangan Web Server Pada Handphone,” Web Serv.
Handphone, vol. 5, no. 2, pp. 1–17, 2012.
[2] R. D. Prakoso and Asmunin, “Implementasi dan Perbandingan Performa Proxmox
Dalam Virtualisasi dengan Tiga Virtual Server,” J. Manaj. Inform., vol. 8, no. 1, pp.
79–86, 2018, [Online]. Available: [Link]
manajemen-informatika/article/view/22864
[3] D. Lesmideyarti, Q. Hidayati, and T. R. Nugroho, “Perancangan Infrastruktur dan
Implementasi Web Server Untuk Website Sekolah Sebagai Media Informasi dan
Komunikasi di SMP PJHI Balikpapan Abstrak Seperti yang kita ketahui , saat ini pesat
. Hampir semua bidang pekerjaan telah website dan untuk penyimpana,” vol. 11, no. 1,
2023.