Narrative Text
1. Definisi
Narrative text atau teks naratif adalah teks yang menjelaskan teks yang bersifat imajinatif
dan bertujuan untuk menghibur pembaca. Teks naratif menceritakan rangkaian suatu
peristiwa secara berurutan dan saling terhubung satu sama lain.
2. Tujuan
Teks naratif memiliki tujuan untuk menghibur dan menarik minat pembaca dengan
menyajikan cerita atau peristiwa yang memiliki masalah, konflik, dan resolusinya. Selain
itu, teks naratif juga bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada
pembaca serta dapat menyampaikan pesan moral.
3. Struktur
a. Orientasi
Bagian pembuka dari sebuah cerita yang memperkenalkan tokoh, waktu, dan
tempat berlangsungnya peristiwa dalam cerita.
b. Komplikasi
Bagian yang berisi konflik, masalah, atau krisis yang terjadi dalam cerita. Puncak
dari konflik disebut klimaks.
c. Resolusi
Bagian di mana konflik atau masalah dalam cerita terselesaikan.
d. Re-orientasi
Bagian terakhir yang berisi kesimpulan, pesan moral, atau perubahan watak tokoh
di akhir cerita. Bagian ini bersifat opsional, banyak cerita hanya diakhiri dengan
resolusi.
4. Jenis-jenis
a. Fairytales (dongeng)
Dongeng adalah bentuk sastra lama yang berisi cerita khayalan atau fiksi yang
dianggap tidak benar-benar terjadi. Cerita dalam dongeng biasanya singkat dan
bergerak cepat, serta memiliki alur yang sederhana. Dongeng seringkali
disampaikan secara lisan sebagai hiburan atau cerita pengantar tidur, dan memiliki
pesan moral yang ingin disampaikan kepada pembacanya, terutama anak-anak.
Contoh : Cinderella, Snow White, Little Red Riding Hood, dan lain-lain.
b. Legend (legenda)
Legenda adalah cerita rakyat pada zaman dahulu yang memiliki hubungan dengan
peristiwa sejarah. Cerita ini sering kali diturunkan secara turun-temurun dan
merupakan bagian dari kekayaan budaya suatu daerah. Legenda dapat
menceritakan asal-usul suatu tempat, kisah percintaan, pengabdian, penipuan, atau
peperangan, dan seringkali mengandung pesan moral.
Contoh : The Origin of Toba Lake, The Story of Sura and Baya, dan lain-lain.
c. Myth (mitos)
Cerita tradisional tentang sejarah awal manusia atau fenomena tertentu dan
biasanya melibatkan makhluk atau peristiwa supranatural.
Contoh : Medusa, Hercules, Poseidon, dan lain-lain.
d. Fable (fabel)
Narrative text yang menggunakan hewan sebagai tokoh-tokohnya.
Contoh : The Two Goats, The Tortoise and The Hare, The Wise Mouse Deer, dan
lain-lain.
e. Folklore (cerita rakyat)
Folklore atau cerita rakyat merupakan cerita turun temurun dari leluhur hingga
menjadi sebuah tradisi, baik lisan maupun setengah lisan.
Contoh : Sangkuriang, Bawang Putih dan Bawang Merah, Malin Kundang, dan
lain-lain.
f. Science fiction (fiksi ilmiah)
Science fiction biasa disingkat sebagai Sci-Fi, adalah cerita yang berkisah
mengenai fiksi ilmiah. Teks ini biasanya berhubungan dengan konsep imajinatif
dan masa depan menggunakan sains dan teknologi canggih.
Contoh : Transformers, Frankestein, Spiderman, dan lain-lain.
g. Romance (romansa)
Romance atau love story adalah narrative text yang berisi mengenai perjuangan
cinta si tokoh utama.
Contoh : Romeo and Juliet, Dilan 1990, Habibie & Ainun, dan lain-lain.
h. Horror
Cerita horror adalah cerita yang berisi mengenai kisah-kisah seram seperti hantu
dan makhluk-makhluk astral lainnya yang banyak digemari oleh masyarakat.
Contoh : Kuntilanak, Danur, Jailangkung, dan lain-lain.
5. Ciri-ciri kebahasaan
a. Adverb of Time (Keterangan Waktu)
Teks narasi biasanya diceritakan dengan urutan kejadian atau jalan ceritanya yang
biasa kita sebut dengan alur. Maka dari itu, dalam teks narasi pasti terdapat
adverb of time atau keterangan waktu.
- Once upon a time: Dahulu kala
- One day: Suatu hari
- This time: Kali ini
- Until one day: Sampai suatu hari
Contoh : Once upon a time there lived a little girl named Snow White.
b. Past Tenses.
Past Tenses pasti digunakan dalam teks naratif karena teks ini menceritakan
kejadian di masa lalu. Ada tiga jenis Past Tenses yang menjadi ciri khas dari
narrative text, yaitu Simple Past Tense, Past Continuous Tense dan Past Perfect
Tense.
i) Simple Past Tense: digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang
terjadi di waktu lampau.
ii) Past Continuous Tense: digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa
yang sedang berlangsung di waktu lampau.
iii) Past Perfect Tense: digunakan untuk menyatakan bahwa ada suatu
kejadian atau aksi yang telah selesai pada suatu titik di masa lalu, sebelum
ada kejadian lainnya (di masa lampau juga) terjadi.
Contoh :
- She knocked but no one answered so she went inside and fell asleep. (past
tense)
- Meanwhile, the seven dwarfs were coming home from work. (past continuous)
- She had this name because her grandma gave her a little red hood, and she
wore it every day. (past perfect tense)
c. Menggunakan direct atau indirect speech
Direct speech adalah ucapan langsung yang diutarakan oleh seseorang dalam
cerita. Jadi, seakan-akan pembaca bisa merasakan suasana seperti pada cerita
tersebut.
Contoh :
- Juliet said, “I love you.” (direct)
- Juliet said that she loved him. (indirect)
d. Menggunakan karakter yang spesifik
Tokoh pada narrative text biasanya memiliki karakteristik yang spesifik dan unik.
Contoh : Cinderella, Rapunzel, Tinkerbell, dan lain-lain.
e. Time Conjunction (Kata Hubung Waktu)
Narrative text adalah teks yang menceritakan rangkaian peristiwa, penggunaan
kata hubung waktu/konjungsi temporal adalah hal yang wajib tentunya.
- When: saat
- Until: sampai
- After: setelah
- Before: sebelum
- As: disaat
- As soon as: secepat saat
- Since: sejak
- While: saat
- Once: pada
Group Members (9G)
1. Almira Maulida / 01
2. Dewi Aliyatul H. / 07
3. Diva Aura F. / 08
4. Rini Nurul L. / 19
5. Ronaiya Syahrazady A. / 20