0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
183 tayangan10 halaman

Strategi E-Bisnis dan Implementasinya

Dokumen tersebut membahas tentang pengertian dan implementasi e-bisnis, termasuk strategi bisnis dan tingkatan strategi e-bisnis, serta beberapa pertimbangan dalam membentuk strategi e-bisnis seperti penyusunan rencana, pembangunan secara bertahap, dan pemilihan teknologi yang tepat."

Diunggah oleh

NICO WIDYATAMA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
183 tayangan10 halaman

Strategi E-Bisnis dan Implementasinya

Dokumen tersebut membahas tentang pengertian dan implementasi e-bisnis, termasuk strategi bisnis dan tingkatan strategi e-bisnis, serta beberapa pertimbangan dalam membentuk strategi e-bisnis seperti penyusunan rencana, pembangunan secara bertahap, dan pemilihan teknologi yang tepat."

Diunggah oleh

NICO WIDYATAMA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STRATEGI DAN

IMPLEMENTASI
E-Bussines
PENGERTIAN
E-BUSSINES
E-Business adalah penggunaan teknologi
informasi untuk memudahkan proses bisnis,
melakukan e-commerce dan menyediakan
kerjasama untuk mendukung komunikasi
perusahaan. Hampir sama dengan e-
commerce, istilah e-business mengacu pada
penggunaan internet untuk berdagang.
Adanya kesamaan terminologi dengan e-
mail, e-commerce, karena sama-sama
menggunakan internet. Istilah yang lebih
umum dibanding e-commerce, tidak hanya
pada pembelian dan penjualan, tetapi juga
pada pelayanan pelanggan dan bekerja
dengan mitra bisnis.
PENGERTIAN
STRATEGI BISNIS
Strategi bisnis adalah proses dimana untuk
mencapai suatu tujuan dan berorientasi pada
masa depan untuk berorientasi pada suatu
persaingan guna mencapai sasaran dalam
usaha secara tepat. Strategi dibutuhkan oleh
semua perusahaan atau organisasi termasuk
lembaga pendidikan dan bahkan diperlukan
oleh individu dalam pencapaian suatu tujuan.
TINGKATAN STRATEGI
E-BUSSINES 1. Tingkat Korporasi
Strategi perusahaan yang memiliki saham (ownership)
beberapa perusahaan lain.

2. Tingkat Bisnis Multi Divisi


Merupakan strategi yang terjadi pada tingkat divisi atau unit
bisnis dan merupakan strategi yang menekankan pada
perbaikan posisi bersaing produk atau jasa pada spesifik
industri atau segmen pasar tertentu.

3. Tingkat Fungsional
Optimalisasi produktivitas sumber daya dalam memberikan
nilai (value) terbaik untuk kebutuhan pelanggan(customers).

4. Tingkat Operasional
Merupakan strategi yang menjalankan implementasi dari
operasional-operasional perusahaan.
BEBERAPA YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN
DALAM PEMBENTUKAN STRATEGI E-BUSINESS
a. Penyusunan rencana pengembangan, Dalam perancangan suatu e-business
dibutuhkan susunan-susunan rencana yang digunakan selama
mengembangkan sistem yang akan digunakan.

b. Pembangunan secara bertahap/dinamis, Implementasi e-business dalam


suatu usaha yang sebelumnya belum menerapkan e-business harus
dilakukan secara bertahap dan tidak langsung. Ada yang beriringan berjalan
dengan sistem lama, implementasi separuh (separuh sistem lama, separuh
sistem e-business) atau bahkan implementasi langsung. Selain itu butuh
evaluasi terus-menerus dalam penerapan e-business yang dikarenakan
perkembangan teknologi yang berjalan sangat cepat.

c. Pemilihan teknologi yang tepat, Tidak semua perusahaan membutuhkan


ERP, CRM dan lain sebagainya. Maka dari itu sekali lagi yang perlu ditekankan
adalah kebutuhan dari perusahaan menurut tingkat urgensinya. Penggunaan
teknologi sebaiknya berdasarkan hal-hal yang menjadi kebutuhan paling
mendesak dalam hal menunjang kinerja perusahaan dalam pencapaian
tujuan.
LANJUTAN
BEBERAPA YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN
DALAM PEMBENTUKAN STRATEGI E-BUSINESS
c. Penyiapan sumber daya, Diperlukan banyak sumber daya yang diperlukan
dalam penerapan e-business antara lain sumber daya teknologi dan
manusia. Dalam hal sumber daya teknologi, perusahaan ada baiknya
memperhatikan hal Hal-hal yang menunjang bekerjanya sistem e-business
tersebut seperti contohnya penggunaan hardware tertentu, penggunaan
jasa web hosting, kerjasama dengan institusi penyedia jasa internet dan lain
sebagainya. Sedangkan dalam hal sumber daya manusia perusahaan perlu
melatih para pegawainya yang nantinya akan bekerja menggunakan sistem
e-business. Namun ada baiknya dilakukan perundingan dengan pegawai-
pegawai senior untuk melakukan musyawarah apakah sistem layak
diterapkan atau tidak.

d. Pengembangan diserahkan pihak ketiga, Tidak sepenuhnya dalam penerapan


e-business dalam pengembangannya ditangani oleh pihak perusahaan
sendiri. Diperlukan third party dalam pengembangannya sehingga
perusahaan dapat tetap fokus dalam kegiatannya mencapai tujuan.
4 MODEL UMUM
STRATEGI BISNIS
Low-Cost Leadership
Dalam strategi ini Sistem informasi diharapkan dapat mendukung
dalam kegiatan memproduksi produk, menganalisis data untuk
penjualan tersetel dan teknik pemasaran. Selain itu dalam strategi low-
cost leadership ini diharapkan pula system informassi dapat
mendukung layanan pada lower-price dimana memungkinkan
perusahaan untuk menganalisis pola pembelian konsumen, selera, dan
preferensi guna efisien layanan iklan dan pemasaran untuk target
pasar yang low-cost.

Product Differentiation
Strategi ini pada dasarnya adalah bagaimana menghasilkan suatu
produk yang berbeda dengan produk lain. Strategi ini menggunakan
sistem informasi untuk memproduksi produk dan layanan yang belum
ada, new, fresh dan tentunya berbeda dengan produk- produk yang
sudah ada. Sebagai contoh, Google yang terus memperkenalkan
layanan pencarian baru dan unik di situs Web-nya, seperti Google
Maps, Google Docs, Google Mail.
4 MODEL UMUM
STRATEGI BISNIS
Focus on Market Niche
Strategi ini lebih menekankan pada bagaimana sistem informasi itu
LANJUTAN

nantinya dapat focus pada pangsa pasar tertentu dan dapat melayani
yang lebih baik. Jadi dapat dikatakan strategi ini memfokuskan bisnis
pada a single market dengan produk dan layanan khusus.

Strengthen Customer and Supplier Intimacy


Strategi ini lebih mengutamakan kekuatan hubungan baik dengan
pemasok maupun pelanggan atau partner. Sistem informasi
diharapkan mampu mengembangkan kekuatan hubungan dan loyalitas
dengan partner baik itu customer maupun supplier agar nantinya
dengan kekuatan hubungan dan loyalitas dapat memberikan nilai
tambah bagi organisasi. Setelah strategi analisis ini benar-benar
matang maka strategi selanjutnya adalah strategi dalam pengambilan
keputusan atau strategi pemilihan, organisasi memilih dan
memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan e-
businessnya untuk selanjutnya mengimplementasikan pilihan atau
keputusan yang diambil strategi dalam kegiatan e-business dari
organisasi.
IMPLEMENTASI E-BUSSINES
Pengimplementasian e-bussines pada suatu perusahaan adalah proses mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke dalam
aktivitas bisnis perusahaan, baik internal maupun eksternal. Pengimplementasian e-bussines bertujuan untuk meningkatkan efisiensi,
produktivitas, kualitas, dan daya saing perusahaan di era digital. Pengimplementasian e-bussines dapat dilakukan dengan berbagai
strategi, seperti ERP, EAI, CRM, SCM, dan lain-lain.

ERP (Enterprise Resource Planning)


Sistem informasi yang mengintegrasikan semua proses bisnis utama perusahaan, seperti perencanaan, produksi, penjualan, pembelian,
keuangan, dan sumber daya manusia. ERP membantu perusahaan mengelola sumber daya dan informasi secara terpadu dan efektif.

EAI (Enterprise Application Integration)


Konsep integrasi antara aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh perusahaan, baik internal maupun eksternal. EAI memungkinkan perusahaan
berbagi data dan fungsi dengan mitra bisnis, pemasok, pelanggan, dan pihak lain yang terkait.

CRM (Customer Relationship Management)


Strategi dan sistem yang dirancang untuk meningkatkan hubungan dan loyalitas pelanggan. CRM memungkinkan perusahaan mengenal
kebutuhan, preferensi, dan perilaku pelanggan, serta memberikan layanan yang sesuai dan [Link] (Supply Chain Management)
adalah manajemen rantai pasokan yang melibatkan koordinasi dan kolaborasi antara perusahaan dengan pemasok, distributor, dan
pelanggan. SCM bertujuan untuk mengoptimalkan aliran barang, informasi, dan uang dari hulu ke hilir.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai