0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan5 halaman

Koefisien Tanaman dan Curah Hujan Efektif

Dokumen tersebut membahas tentang koefisien tanaman dan curah hujan efektif. Koefisien tanaman adalah perbandingan antara evapotranspirasi tanaman dengan acuan. Besarnya dipengaruhi oleh karakteristik tanaman, waktu tanam, dan iklim. Dokumen ini memberikan contoh nilai koefisien tanaman untuk padi berdasarkan bulan pertumbuhan dan varietas. Sedangkan curah hujan efektif adalah curah hujan yang secara efektif ter

Diunggah oleh

Rizka Sapta Wijaya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
92 tayangan5 halaman

Koefisien Tanaman dan Curah Hujan Efektif

Dokumen tersebut membahas tentang koefisien tanaman dan curah hujan efektif. Koefisien tanaman adalah perbandingan antara evapotranspirasi tanaman dengan acuan. Besarnya dipengaruhi oleh karakteristik tanaman, waktu tanam, dan iklim. Dokumen ini memberikan contoh nilai koefisien tanaman untuk padi berdasarkan bulan pertumbuhan dan varietas. Sedangkan curah hujan efektif adalah curah hujan yang secara efektif ter

Diunggah oleh

Rizka Sapta Wijaya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KOEFISIEN TANAMAN

Adalah perbandingan antara evapotranspirasi suatu


tanaman (Etc) terhadap Evapotranspirasi acuan (Eto) pada
lahan yang luas & kondisi lingkungan yang optimum serta
menghasilkan produksi yang maximum.

kc = Etc / Eto
Besarnya kc ini terutama dipengaruhi oleh:
 Karakterisktik tanaman
 Waktu penanaman / penyemaian
 Panjangnya musim tanam
 Kondisi iklim

Koefisien tanaman untuk padi

Harga koefisien tanaman untuk padi – Ditjen Pengairan


Bulan Varietas biasa Varietas unggul
0,5 1,1 1,1
1,0 1,1 1,1
1,5 1,1 1,05
2,0 1,1 1,05
2,5 1,1 0,95
3,0 1,1 0
3,5 0,95
4,0 0

1
Harga koefisien tanaman untuk padi – FAO
Uraian Masa Panen Bulan Tengah 4 minggu
Tanam ke-1 & Musim terakhir
2
Musim hujan
- Angin Juni November 1,1 1,05 0,95
lemah/sedang Sd sd 1,15 1,10 1,00
- angin kuat Juli Desember

Musim Kering (RH min


≤ 70%) Desember Tengah 1,1 1,25 1,00
- Sd Mei 1,15 1,35 1,05
Januari
anginlemah/sedan
g
- angin kuat

Koefisien Tanaman untuk tanaman semusim


Untuk tanaman semusim , FAO membedakan kc untuk 4
tahap pertumbuhan tanaman, yang besarnya dipengaruhi
oleh kelembaban minimum & kecepatan angin.

Keempat tahap pertumbuhan tersebut adalah:


1. Tahap pertumbuhan awal
Dimulai dari saat penanaman / pesemaian sampai
tanaman dapat menutupi lahan ± 10%

2. Tahap pertumbuhan tanaman

2
Lanjutan dari tahap pertumbuhan awal sd tingkat
pertumbuhan dimana penutupan lahan oleh tanaman ±
70 – 80%
3. Tahap pertengahan musim tanam
Dari akhir tahap pertumbuhan tanaman sampai tanamn
sudah menutupi seluruh permukaan lahan & tampak
adanya tanda masak. Pada tahap ini kc mencapai
maksimum.

4. Tahap akhir masa tanam


Dari mulai adanya tanda masak pada tanaman sampai
tanaman siap panen.

Ditjen pengairan menggunakan besarnya koefisien tanaman


yang diberikan oleh FAO (dengan data untuk Negara yang
mirip), dengan asumsi-asumsi sbb:
- evapotranspirasi lahan (ETo) 5 mm
- kecepatan angin antara 0 sd 5 m/det
- kelembaban relative minimum 70%
- frekuensi irigasi / curah hujan (F) per 7 hari

maka berdasar point-point diatas, dari grafik yang


dikeluarkan FAO didapat: nilai kc untuk tanaman semusim
di Indonesia pada awal pertumbuhan adalah 0,5. maka
besarnya koefisien tanaman untuk setiap jenis tanaman
adalah seperti tertera didaftar II-26.

Karena pemberian air irigasi biasanya dihitung untuk setiap


15 hari, maka besarnya kc tsb dalam daftar II-26, perlu

3
dijabarklan menjadi nilai kc untuk setiap 15 hari (daftar II-
27).

Curah Hujan Efektif

Adalah jumlah curah hujan yang dilihat dari kemungkinan


terjadinya maupun dari kemampuan lempung tanah, secara efektif
tersedia untuk kebutuhan air tanaman.

Curah Hujan Andalan

Besarnya curah hujan yang mungkin terjadi pada periode yang


ditinjau pada lokasi yang direncanakan.

Curah Hujan efektif untuk lahan Kering / Ladang

Menurut FAO:
Perhitungan curah hujan efektif dilakukan melalui 2 tahap:
1. Menghitung Curah Hujan Andalan (dependable rainfall)
2. Menghitung bagian dari Curah Hujan Andalan yang menjadi
Curah Hujan Efektif.

Besarnya curah hujan andalan dihitung berdasar probabilitas 75%


(3 dari 4 data). Besarnya probabilitas / keandalannya dipilih
berdasar jenis & kondisi tanamannya.

Besarnya Curah Hujan Efektif tergantung dari besarnya


evapotranspirasi tanaman (daftar II-34), yang berlaku untuk
kedalaman bersih air yang ditampung dalam tanah sebesar 75 mm.
Untuk kedalaman bersih air yang ditampung > / < dari 75 mm,
kalikan dengan faktor koreksi (II-35).

Curah Hujan Andalan/efektif untuk lahan sawah

4
Dengan adanya pematang, maka seluruh curah hujan yang jatuh ke
petak sawah akan tertampung. Dengan demikian maka:
“curah hujan efektif pada sawah adalah sebesar curah hujan
andalannya”.

Anda mungkin juga menyukai