Rencana Keselamatan Konstruksi NTT 2024
Rencana Keselamatan Konstruksi NTT 2024
UNTUK PENWARAN
LANJUTAN PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA
PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI HAEKESAK DI KABUPATEN
BELU
SATUAN KERJA
SATKER NVT PELAKSANAAN JARINGAN SUMBER AIR NUSA
TENGGARA II PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
TAHUN ANGGARAN
APBN 2024
DISUSUN
PT. ABDI PERDANA JAYA
Jl. Sultan Babullah, Ambon, Email : abdiperdanajaya@[Link]
KEGIATAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA PENGENDALIAN
BANJIR SUNGAI HAEKESAK DI KABUPATEN BELU
LOKASI : KABUPATEN BELU, PROVINSI NTT
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)
DAFTAR ISI
Untuk memastikan komunikasi yang efektif dari keselamatan dan kesehatan kerja kebijakan
PT. ABDI PERDANA JAYA akan berkonsultasi dengan orang-orang kami yang berkompeten
dibidang keselamatan dan kesehatan kerja.
KEGIATAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI HAEKESAK DI KABUPATEN BELU
LOKASI : KABUPATEN BELU, PROVINSI NTT
SUMBER DANA : APBN 2024
TANGGAL PEMBUATAN : Ambon, 15 April
2024
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
1 Pencetakan dan Penyusunan a) Tertimpa Kubus Beton Luka Sedang PUPR Nomor Memakai APD sepert, helm, 2 2 4 3 Menyiapkan tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada Zero Acident
Kubus Beton fc' 15 MPa (1 m 09/PER/M/2008, sepatu, Sarung Tangan Peratan
x 1m x 1m) Undang-Undang Nomor Keselamatan dan Kacamata pertolongan
1 tahun 1970 tentang serta Memasang rambu Pertama saat
Keselamatan Kerja peringatan, seperti : kecelakaan,
"UTAMKAN Serta pemilihan
KESELAMATAN" Metode kerja
yang aman dan
nyaman
KEGIATAN : LANJUTAN PEMBANGUNAN SARANA/PRASARANA PENGENDALIAN BANJIR SUNGAI HAEKESAK DI KABUPATEN BELU
LOKASI : KABUPATEN BELU, PROVINSI NTT
SUMBER DANA : APBN 2024
TANGGAL PEMBUATAN : Ambon, 15 April
2024
1. Memakai APD sepert, helm, sepatu, Sarung Setiap pelaksaaan Perancah Terpasang Kontraktor Tersedia gambar Disesuaikan waktu Cheklist Rambu-rambu Petugas K3
Tangan Keselamatan dan Kacamata serta kegiataan harus sesuai sesuai desaign menerbitkan design kerja dan metode pelaksanaan terpasang pekerja Engineer
Memasang rambu peringatan, seperti : JSA dan SOP serta ahlinya perancah yang kooh kerja yang aman menggunakan alat
"UTAMKAN KESELAMATAN" Pelatihan bagi semua dan aman, serta dan nyaman. K3 sebelum, saat
kru yang terlibat. diekskusi sesuai dan sampai selesai
gambar tersebut. kerja.
B.3. Standar dan Peraturan Perundangan
Daftar Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang wajib dipunyai dan dipenuhi
dalam melaksanakan paket pekerjaan ini adalah :
a. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 09/PER/M/2008 Tentang Pedoman Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Bidang Pekerjaan
Umum.
b. Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945;
f. Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa
Konstruksi
g. Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
k. Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan
Organisasi dan Tata Kerja Kementrian negara Republik Indonesia
l Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum Nomor:
174/MEN/1986 & 104/KPTS/1986 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada
Tempat Kegiatan Konstruksi
m. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.02/MEN/1992 tentang Tata Cara
Penunjukkan, Kewajiban dan Wewenang Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja
C.2. Kompetensi
Tenaga Ahli / Petugas K3 yang kami usulkan pada pekerjaan ini telah bersertifikat kompetens
sesuai keahliannya serta memiliki pengalaman pada bidang konstruksi.
C.3. Kepedulian
C.4. Komunikasi
Dalam kaitannya dengan bahaya K3, perusahaan / penyedia jasa akan membuat, menerapkan
dan memelihara prosedur untuk komunikasi internal antara berbagai tingkat dan fungsi
penyedia jasa melalui forum P2K3, maupun komunikasi dengan pemasok, sub kontraktor dan
pengunjung / tamu lainnya yang datang ke proyek. Selain itu sebagai sarana komunikasi
lainnya, perusahaan / penyedia jasa akan membuat, menerapkan dan memeliharan prosedur
untuk menerima, mendokumentasikan dan menanggapi kritik dan saran dari pihak luar yang
terkait.
2. Menyediakan Tenaga Medis yang dapat memberikan pertolongan pertama saat terjadi
kecelakaan kerja, atau minimal memiliki kontak dengan Rumah sakit atau puskesmas apabila
ada terjadi kecelkaan dan butuh penaganan yang lebih lanjut.
3. Menyediakan Rumah Kesehatan sementara bagi pekerja dilokasi proyek, sebgai tempat
pemeriksaan kesehatan atau isolasi bagi pekerja yang terindikasi terkena penyakit (menular)
tertentu sampai ada keputusan atau vonis lanjut dari dokter.
Tabel Contoh Analisis Keselamatan Pekerjaan
JOB SAFETY ANALYSIS (JSA)
2. …
-
- dst…. dst…. dst….
3. dan seterusnya..
Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
» Kebijakan K3;
» Sasaran dan Program K3;
» Hasil temuan inspeksi penerapan K3;
» Efektifitas penerapan SMK3 Konstruksi
» Keselamatan Kerja/terjadi kecelakaan kerja
Dibuat Oleh
PT. ABDI PERDANA JAYA
JUSUF J. TAMAELA
DIREKTUR UTAMA
PAKTA KESELAMATAN KONSTRUKSI
Yang bertanda tangan di bawah ini:
JUSUF J. TAMAELA
DIREKTUR UTAMA
Risiko harus dinilai melalui upaya itikad baik oleh personil dengan pengetahuan tentang tugas, proses, dan eksposur yang relevan. Risiko dengan potensi cidera yang parah harus dipantau secara teliti untuk memastikan bahwa kontrol-kontrol untuk memitigasi risiko digunakan secara efektif dan konsisten.
Revisi - 10 Januari 2017
Semua risiko dengan potensi bencana Konsekuensinya memerlukan pengawasan administratif tambahan untuk memastikan bahwa kemungkinan yang sangat rendah tidak menghasilkan rasa puas terhadap kontrol yang ada
Satu atau lebih fatalitas, cacat permanen, atau Masalah ketidakpatuhan signifikan terhadap Degradasi signifikan - dampak terhadap area Oposisi yang terorganisir terhadap operasi atau ~50% $100juta - $50 Juta
kanker terisolasi atau terminal / kecacatan peraturan perundangan NOV yang berpotensi tempat kerja atau di luar tempat kerja lokal atau ungkapan ketidakpercayaan yang nyata di antara
denda >$100ribu dampak yang dapat diperbaiki mayoritas anggota komunitas yang memiliki
3* 6* pengaruh signifikan terhadap opini publik dan
pengambil keputusan
Signifikan
9 12
(3)
3 6
Medical Treatement atau Restricted Duty atau Masalah ketidakpatuhan moderat terhadap Dampak jangka pendek terhadap area tempat kerja Grup oposisi yang terorganisir terhadap operasi atau ~75% $50 Juta - $25 Juta
Lost Time Injury atau efek kesehatan yang bisa peraturan perundangan NOV/NOC yang tetapi dapat diperbaiki dan dibetulkan ungkapan ketidakpercayaan yang nyata di antara
Moderat disembuhkan, atau gangguan pendengaran berpotensi denda minimum mayoritas anggota komunitas yang memiliki
2 4 6 8 pengaruh signifikan terhadap opini publik dan
(2)
pengambil keputusan
Cidera minimal atau First Aid Bukan masalah ketidakpatuhan dengan peraturan Dampak minimum sementara di area tempat kerja Reaksi minimal dari pihak luar atau ungkapan ≥95% $25 Juta - $0
perudangan minor atau pemberitahuan informal terukur ketidakpercayaan yang nyata diantara beberapa
Minor anggota komunitas yang memiliki pengaruh
1 2 3 4 terhadap opini publik dan pengambil keputusan
(1)
Tingkat Penilaian Respon yang diperlukan untuk risiko yang teridentifikasi pada Formulir Penilaian risiko SD
* Untuk risiko K3; Risiko dengan konsekuensi "signifikan" yang berpotensi fatal dan frekuensi "tidak mungkin", Tingkat Penilaian "Medium" (kuning), memerlukan upaya pemantauan yang konsisten dengan Ditindaklanjuti (actionable) Formulir Ringkasan Rencana Tindakan diperlukan. Identifikasi tindakan / milestones yang perlu diselesaikan . Hirarki kontrol yang diperlukan untuk
Program Pencegahan Fatalitas Freeport-McMoRan. Untuk risiko K3 dengan kemungkinan "tidak mungkin" dan konsekuensi "bencana besar", atau kemungkinan "mungkin" dan konsekuensi "signifikan", memperbaiki risiko (tindakan perbaikan dan pencegahan yang diperlukan). Tentukan apakah diperlukan kontrol sementara agar aktivitas dapat berlanjut
Tingkat Penilaiannya adalah "Monitor" (oranye), yang memerlukan rencana pemantauan formal, terdokumentasi yang spesifik untuk risiko tersebut sambil menunggu penyelesaian rencana tindakan.
** Untuk risiko yang diidentifikasi berdasarkan kategori keanekaragaman hayati pada Formulir Penilaian Risiko SD, mohon gunakan deskripsi Uraian Keanekaragaman Hayati di samping kategori
konsekuensi pada matriks ini. Medium Pemantauan diperlukan; Tindakan proaktif yang diperlukan untuk mencegah transisi ke Tindakan yang dapat dilakukanDitindaklanjuti (Actionable) . Tidak
ada formulir Ringkasan Rencana Tindakan atau Ringkasan Rencana Pemantauan diperlukan
Lihat lembar Panduan Tambahan untuk informasi tambahan tentang bagaimana menerapkan konsekuensi dan skor frekuensi Rendah Pantau kecenderungan dan pola yang mungkin mengindikasikan meningkatnya risiko.