RUJUKAN EMERGENCY
No. Dokumen :
No. Revisi : -
SOP Tanggal Terbit : 05 Januari 2024
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA drg Sri
BERKAH MULIA Candra Dewi
PUHPELEM
1. Pengertian Rujukan adalah suatu proses pengiriman pasien ke fasilitas
kesehatan yang lebih tinggi atau petugas yang kompeten
untuk memberikan penanganan yang tepat.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
melaksanakan proses rujukan.
3. Kebijakan Surat Keputusan Pimpinan Klinik Pratama Berkah Mulia
Nomor ... TAHUN 2024 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 01
Tahun 2012 tentang Rujukan.
5. Alat dan Bahan 1. ATK
2. Infus set
3. Emergency Kit
4. Oksigen
5. Surat Pengantar Rujukan
6. Lembar Persetujuan / Penolakan Rujukan
7. Lembar Monitoring
8. Buku register rujukan
6. Prosedur/ 1. Petugas memilah pasien kegawatdaruratan dengan
Langkah- sistem triase
langkah 2. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pasien serta
mengidentifikasi masalah kesehatan yang terjadi.
3. Petugas melakukan stabilisasi bila terdapat
kegawatdaruratan.
4. Petugas memberikan informasi kepada pasien dan atau
keluarga mengenai kondisi kesehatan yang dialami
pasien.
5. Pada pasien dengan kegawatdaruratan yang perlu
dilakukan rujukan eksternal.
6. Petugas meminta persetujuan dan tanda tangan pasien
dan atau keluarga untuk tindakan merujuk. Bila pasien
menolak petugas meminta tanda tangan penolakan
pada lembar persetujuan / penolakan rujukan.
7. Petugas menanyakan ke pasien untuk memilih Rumah
1
Sakit rujukan sesuai MOU Daftar rumah sakit rujukan.
8. Petugas melakukan komunikasi dengan rumah sakit
rujukan dengan telepon.
9. Petugas menulis bukti komunikasi dengan rumah sakit
rujukan pada lembar rekam medis dan SBAR.
10. Petugas membuat surat rujukan ke rumah sakit
rujukan: isi rujukan adalah tanggal, identitas pasien,
pemeriksaan fisik, diagnosis serta tindakan yang telah
diberikan
11. Petugas berkoordinasi dengan keluarga untuk
mempersiapkan armada rujukan dan mempersiapkan
emergency kit serta melakukan observasi selama
dalam perjalanan sampai serah terima pasien di rumah
sakit rujukan.
7. Diagram Alir
8. Hal-hal yang Sasaran keselamatan pasien
perlu
diperhatikan
9. Unit Terkait Pelayanan IGD
10. Dokumen Rekam Medis
terkait
11. Rekaman historis perubahan
No Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl .Mulai Diberlakukan
2
Daftar Tilik Pemantauan dan Evaluasi
NO LANGKAH KEGIATAN YA TIDAK
1 Apakah Petugas memilah pasien kegawatdaruratan
dengan sistem triase ?
2 Apakah Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pasien
serta mengidentifikasi masalah kesehatan yang terjadi?
3 Apakah Petugas melakukan stabilisasi bila terdapat
kegawatdaruratan?
4 Apakah Petugas memberikan informasi kepada pasien dan
atau keluarga mengenai kondisi kesehatan yang dialami
pasien?
5 Apakah Pada pasien dengan kegawatdaruratan yang perlu
dilakukan rujukan eksternal?
6 Apakah Petugas meminta persetujuan dan tanda tangan
pasien dan atau keluarga untuk tindakan merujuk. Bila
pasien menolak petugas meminta tanda tangan penolakan
pada lembar persetujuan / penolakan rujukan?
7 Apakah Petugas menanyakan ke pasien untuk memilih
Rumah Sakit rujukan sesuai MOU Daftar rumah sakit
rujukan?
8 Petugas melakukan komunikasi dengan rumah sakit
rujukan dengan telepon?
3
9 Apakah Petugas menulis bukti komunikasi dengan rumah
sakit rujukan pada lembar rekam medis dan SBAR?
10 Apakah Petugas membuat surat rujukan ke rumah sakit
rujukan: isi rujukan adalah tanggal, identitas pasien,
pemeriksaan fisik, diagnosis serta tindakan yang telah
diberikan?
11 Apakah Petugas berkoordinasi dengan keluarga untuk
mempersiapkan armada rujukan dan mempersiapkan
emergency kit serta melakukan observasi selama dalam
perjalanan sampai serah terima pasien di rumah sakit
rujukan?
Jumlah Ya
Compliance Rate (CR) = ------------------------ x 100 %
Jumlah Ya + Tidak
CR dikatakan BAIK jika hasilnya > 80 %