0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Panduan ASI Eksklusif untuk Ibu

Dokumen tersebut membahas tentang ASI Eksklusif, yaitu pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain kecuali obat selama 6 bulan pertama bayi. Dokumen menjelaskan manfaat ASI Eksklusif bagi bayi dan ibu serta cara memperbanyak produksi ASI, termasuk bagi ibu yang bekerja. Dokumen juga menyinggung kerugian tidak memberikan ASI Eksklusif dan cara penyimpanan ASI yang aman.

Diunggah oleh

Mayda Asmarani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Panduan ASI Eksklusif untuk Ibu

Dokumen tersebut membahas tentang ASI Eksklusif, yaitu pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan atau minuman lain kecuali obat selama 6 bulan pertama bayi. Dokumen menjelaskan manfaat ASI Eksklusif bagi bayi dan ibu serta cara memperbanyak produksi ASI, termasuk bagi ibu yang bekerja. Dokumen juga menyinggung kerugian tidak memberikan ASI Eksklusif dan cara penyimpanan ASI yang aman.

Diunggah oleh

Mayda Asmarani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

ASI EKSKLUSIF

A. Tema : ASI Eksklusif


B. Tujuan Instruksional Umum
Diharapkan setelah diadakan penyuluhan ini diharapkan ibu – ibu dapat mengerti tentang ASI
Eksklusif
C. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan :
1. Ibu dapat menjelaskan tentang pengertian ASI Eksklusif
2. Ibu dapat menyebutkan keunggulan dan keuntungan ASI
3. Ibu dapat menjelaskan upaya-upaya untuk memperbanyak ASI
4. Ibu dapat menjelaskan cara pemberian ASI bagi ibu yang bekerja di luar rumah
5. Ibu dapat mengetahui kerugian tidak memberikan ASI Eksklusif
6. Ibu dapat menjelaskan cara penyimpanan ASI
D. Rencana Waktu dan Tempat Pelaksanaan
1. Hari, tanggal : Kamis, 4 April 2024
2. Waktu : 30 menit
3. Tempat : Ruang An Ni’mah
E. Sasaran
Ibu dengan kurang pengetahuan tentang ASI
F. Media
Leaflet
G. Kegiatan Operasional
No. Waktu Kegiatan penyuluh Kegiatan peserta
1. 3 menit Pembukaan :
Pembukaan
Salam Menjawab Salam
Perkenalan Mendengarkan
Tujuan Memperhatikan
2. 10 menit Pelaksanaan :
Menjelaskan tentang ASI Eksklusif Memperhatikan
Menyebutkan manfaat pemberian Memperhatikan
ASI Eksklusif
Menjelaskan upaya-upaya untuk Memperhatikan
memperbanyak ASI
3. 15 menit Tanya jawab: Menyampaikan
Memberikan kesempatan kepada pertanyaan
peserta penyuluhan untuk
menyampikan pertanyaan
Evaluasi :
Menanyakan kepada peserta Menjawab pertanyaan
tentang materi yang telah diberikan
4. 2 menit Terminasi :
Mengucapkan terima kasih atas Mendengarkan
partisipasi peserta.
Mengucapkan salam penutup Menjawab salam

H. Metode
Ceramah, diskusi, tanya jawab
I. Materi ( Deskripsi Materi Terlampir
J. Pengorganisasian
Presenter : Mayda Asmarani

Fasilitator : Mayda Asmarani

Observer : Mayda Asmarani


K. Evaluasi
1. Evaluasi struktur :
a. Peserta hadir ditempat penyuluhan
b. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di Pojok Laktasi Ruang Edelweis
c. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya
2. Evaluasi Proses :
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan selama proses penyuluhan
c. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan
3. Evaluasi Hasil :
a. Peserta mengetahui tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif
b. Peserta dapat memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya
LAMPIRAN MATERI
ASI EKSKLUSIF
A. Pengertian
ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan tanpa tambahan cairan lain, seperti
susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat, seperti
pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi tim, kecuali vitamin dan mineral dan obat.
Selain itu, pemberian ASI eksklusif juga berhubungan dengan tindakan memberikan ASI kepada
bayi hingga berusia 6 bulan tanpa makanan dan minuman lain, kecuali sirup obat.
Asi Eksklusif (menurut WHO) adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan
tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun.
Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dianjurkan oleh pedoman internasional yang
didasarkan pada bukti ilmiah tentang manfaat ASI baik bagi bayi, ibu, keluarga, maupun negara.
WHO dan UNICEF merekomendasikan kepada para ibu, bila memungkinkan memberikan ASI
eksklusif sampai 6 bulan dengan menerapkan :
1. Inisiasi menyusui dini selama 1 jam setelah kelahiran bayi.
2. ASI eksklusif diberikan pada bayi hany ASI saja tanpa makanan tambahan atau
minuman.
3. ASI diberikan secara on demand atau sesuai kebutuhan bayi, setiap hari setiap malam.
4. ASI diberikan tidak menggunakan botol, cangkir maupun dot.

B. Komposisi ASI
ASI memiliki kandungan yang dibutuhkan oleh bayi seperti :
1. Protein
Mengandung asam amino esensial, taurin yang tinggi untuk pertumbuhan mata.
2. Karbohidrat
3. Lemak
Lemak ASI merupakan :
a. Sumber kalori
b. Sumber vitamin yang larut
c. Sumber asam lemak yang esensial
4. Mineral
ASI mengandung mineral yang lengkap sampai umur 6 bulan.
5. Air
88% dari ASI terdiri dari air yang berfungsi untuk meredakan rasa haus untuk
melarutkan zat-zat yang ada didalamnya.
6. Vitamin
Vitamin dalam ASI lengkap diantaranya vitamin A, D, C.
7. Kalori
90% dari karbohidrat dan lemak. 10% dari protein.
C. Keunggulan ASI
ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi karena memiliki keunggulan :
1. Memenuhi syarat yaitu mengandung semua zat gizi untuk membangun dan menyediakan
energi dalam susunan yang dibutuhkan.
2. Tidak memberatkan fungsi saluran cerna dan ginjal.
3. Memiliki zat anti infeksi dan antibody.
4. Tidak akan pernah basi.
5. Mempunyai suhu yang tepat dan dapat diberikan kapan saja dan dimana saja.
6. Selalu aman dan bersih.
D. Keuntungan ASI
Bagi bayi
1. Membantu bayi memulai kehidupannya dengan baik.
2. Kolostrum/susu jolong/susu pertama mengandung antibodi yang kuat untuk mencegah
infeksi
3. ASI mengandung campuran yang tepat berbagai bahan makanan untuk bayi
4. ASI mudah dicerna oleh bayi
5. ASI saja tanpa makanan tambahan adalah cara terbaik
6. Pemberian ASI disarankan sampai 1 tahun
Bagi Ibu
1. Pemberian ASI selama beberapa hari pertama membuat rahim berkontraksi dan cepat
memperlambat perdarahan.
2. Mempercepat penurunan berat badan
3. Ibu menyusui yang haidnya belum muncul kecil kemungkinan untuk hamil kembali
4. Penting bagi ibu untuk mencurahkan kasih sayangnya kepada bayi
E. Upaya-upaya memperbanyak ASI
Ibu :
1. Sarankan ibu beristirahat cukup
2. Pengaturan makanan yang baik
a. Makanan pokok tidak hanya nasi, gunakanlah makanan pengganti seperti jagung, ubi,
kentang, roti, dan sebagainya.
b. Lauk-pauk gunakanlah dari jenis hewani dan nabati seperti telur, daging, ayam, ikan
segar, hati, ikan asin, tempe, tahu, kacang-kacangan dan sebagainya.
c. Sayuran lebih baik yang berwarna seperti bayam, kangkung, sawi, daun katuk, wortel,
buncis, dan sebagainya. Karena sayuran tersebut dapat membantu merangsang
produksi ASI.
d. Pilihlah buah-buahan yang berwarna seperti papaya, jeruk, apel, tomat, dan
sebagainya yang banyak mengandung vitamin dan mineral.
e. Perlu minum dalam jumlah lebih banyak kurang lebih 6 gelas dalam 1 hari akan lebih
bermanfaat bila ibu menyusui minuman cairan bergizi seperti susu, air, kacang-
kacangan, sari buah-buahan, air sayuran daun hijau dan sebagainya.
f. Hindarilah makanan yang merangsang terlalu pedas, terlalu dingin, terlalu panas,
mengandung alkohol untuk menjaga alat-alat pencernaan.
Bayi, bayi harus :
1. Bangunkan bayi jika sudah waktunya untuk disusui.
2. Susui bayi ditempat yang tenang dan nyaman.
3. Tidurkan bayi di samping ibu.
4. Berikan hanya ASI pada bayi bukan makanan tambahan lainnya
F. Pemberian ASI bagi Ibu yang Bekerja di Luar Rumah
Bagi ibu yang bekerja, menyusui tidak perlu dihentikan. Ibu bekerja harus tetap memberikan
ASInya dan jika memungkinkan bayi dapat dibawa ketempat kerja. Apabila tidak
memungkinkan. ASI dapat diperas kemudian disimpan.
Beberapa tips pemberian ASI adalah sebagai berikut :
1. Berikan ASI sebelum berangkat dan sesudah pulang kerja
2. Peras/pompalah ASI setiap 3-4 jam sekali secara teratur. Hal ini perlu dilakukan agar
produksi ASI tetap terjaga.
3. Pilih waktu dimana payudara dalam keadaan yang paling penuh terisi, pada umumnya
terjadi di pagi hari.
4. Semua peralatan yang akan digunakan telah disterilkan terlebih dahulu. Breast pump
sebaiknya dibersihkan segera setelah digunakan agar sisa susu tidak mengering dan
menjadi sulit dibersihkan.
5. Pilih tempat yang tenang dan nyaman pada saat memeras susu, tempat yang ideal
seharusnya dimana ibu tidak terganggu oleh suara bel pintu atau telepon masuk.
Ditempat kerja, mungkin bisa dirunag rapat yang kosong, toilet dan lain-lain.
6. Cuci tangan dengan sabun, sedangkan payudara dibersihkan dengan air.
7. Sebelum memulai, minumlah segelas air atau cairan lainnya, misalnya susu, juice, atau
sup, disarankan minuman hangat agar membantu menstimulasi payudara.
8. Saat memeras ASI, ibu harus dalam kondisi yang santai. Kondisi psikologis ibu
menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif.
9. Lakukan perawatan payudara : massage/pemijatan payudara, serta kompres air hangat
dan dingin bergantin.
G. Kerugian Tidak Memberi ASI Eksklusif
Sistem ekskresi bagi bayi lahir sampai 6 bulan belum sempurna, Apabila tidak diberi ASI
eksklusif, sehingga bila diberi makanan dengan kosmolaritas yang tinggi (seperti susu
formula/buah-buahan) akan memberratkan ungsi ginjal
H. Cara Penyimpanan ASI
1. ASI dapat disimpan dalam botol gelas/plastic, termasuk plastic klip : 80-100 cc.
2. ASI yang disimpan dalam frezzer dan sudah dikeluarkan sebaiknya tidak digunakan lagi
setelah dua hari.
3. ASI beku perlu dicairkan dahulu dalam lemari es 4 derajat celcius.

Anda mungkin juga menyukai