Tablet Hisap Antioksidan dari Karamunting
Tablet Hisap Antioksidan dari Karamunting
1 (September, 2023)
ABSTRAK
Buah karamunting (Melastoma polyanthum) termasuk tanaman khas Kalimantan Selatan yang dilaporkan
mengandung antioksidan yang sangat kuat. Karamunting mengandung senyawa golongan antrakinon,
fenolik, terpenoid dan flavonoid, selain itu juga mengandung unsur kalium dan natrium. Metode yang
digunakan yaitu ekstrak buah karamunting diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol
96% serta metode freeze dry untuk menghasilkan ekstrak kering buah karamunting. Tablet hisap
menggunakan metode granulasi basah dengan membuat beberapa seri konsentrasi PVP sebagai pengikat
dengan variasi F1 (6%), F2 (8%), dan F3 (10%). Berdasarkan hasil evaluasi granul semua formula
memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selain itu untuk hasil evaluasi tablet hisap dari ketiga formula
tersebut terdapat pada F2 dan F3 yang memenuhi semua persyaratan tablet hisap. Sedangkan nilai IC50
yang diperoleh pada ekstrak freeze dry buah karamunting yaitu 18,5787 ppm, selain itu hasil uji aktivitas
antioksidan tablet hisap buah karamunting menunjukkan bahwa F1, F2, dan F3 mempunyai nilai IC50
sebesar 85,221; 69,234; dan 85,082 ppm. Dari hasil penelitian Formulasi Sediaan Tablet Hisap Dari
Ekstrak Freeze dry Buah Karamunting (Melastoma polyanthum) sebagai Antioksidan, disimpulkan bahwa
sediaan tablet hisap telah memenuhi persyaratan uji sifat fisik yang terdapat pada formula 2 dan formula 3
serta menghasilkan sediaan tablet hisap yang memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat.
Kata kunci : Antioksidan, buah karamunting, formulasi, tablet hisap
ABSTRACT
Karamunting fruit (Melastoma polyanthum) is a typical plant of South Kalimantan which is reported to
contain very strong antioxidants. Karamunting contains anthraquinone, phenolic, terpenoid and flavonoid
compounds, besides that it also contains elements of potassium and sodium. The method used is
karamunting fruit extract obtained by maceration using 96% ethanol solvent and freeze dry method to
produce dry extract of karamunting fruit. The lozenges used the wet granulation method by making several
series of PVP concentrations as binders with variations of F1 (6%), F2 (8%), and F3 (10%). Based on the
results of the evaluation of the granules, all formulas met the specified requirements. In addition, the
evaluation results for lozenges from the three formulas are found in F2 and F3 which meet all the
requirements for lozenges. While the IC50 value obtained from the freeze dry extract of the karamunting
fruit was 18.5787 ppm, in addition, the results of the antioxidant activity test of the lozenges of the
karamunting fruit showed that F1, F2, and F3 had IC50 values of 85.221; 69,234; and 85.082 ppm. From
the results of the research on the formulation of lozenges from the Freeze dry extract of Karamunting Fruit
(Melastoma polyanthum) as antioxidants, it was concluded that the lozenges had met the requirements for
the physical properties test contained in formula 2 and formula 3 and produced lozenges that have
antioxidant activity in the category strong
[Link]/[Link]/jcps 664
ISSN : 2598-2095 Vol. 7 No. 1 (September, 2023)
[Link]/[Link]/jcps 665
ISSN : xxxx-xxxx Vol. 7 No. 1 (September,2023) Logo jurnal
bobot, uji keseragaman ukuran, uji friabilitas, uji buah karamunting (Melastoma polyanthum) yang
friksibilitas, uji kekerasan, dan waktu hancur. meliputi kadar abu total, kadar abu larut air, kadar
Tahap akhir dilakukan pengujian aktivitas abu tidak larut asam, kadar sari larut etanol,
antioksidan pada sediaan tablet hisap yang kadar sari larut air, kadar air, dan susut
mengandung ekstrak kering buah karamunting pengeringan adalah 5,11; 1,89; 0,96; 13; 8,5; 9;
(Melastoma polyanthum) dengan menggunakan 10,025%.
metode DPPH.
Tabel 3. Hasil Penapisan Fitokimia Buah Karamunting
HASIL DAN PEMBAHASAN (Melastoma polyanthum)
Uji Sampel Hasil (+/-)
Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan Alkaloid +
Flavonoid +
konsentrasi ekstrak buah karamunting untuk Saponin +
sediaan tablet hisap dan menghasilkan formula Kuinon -
sediaan tablet hisap ekstrak buah karamunting Tanin : +
Steroid/ Triterpenoid +
yang aman, stabil dan berkhasiat. Buah Keterangan :
karamunting diperoleh dari Kabupaten Barito (+) : Terdeteksi
Kuala, Kalimantan Selatan. Tanaman ini di (-) : Tidak Terdeteksi
determinasi di Departemen Pendidikan Dan
Kebudayaan Universitas Lambung Mangkurat Hasil penapisan fitokimia simplisia buah
Laboratorium Dasar MIPA. Determinasi dari buah karamunting (Melastoma polyanthum) yaitu positif
karamunting menunjukkan bahwa tumbuhan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, kuinon,
tersebut adalah buah karamunting dengan tanin dan steroid/ triterpenoid.
spesies Melastoma polyanthum. Dalam pembuatan ekstrak buah karamunting
ini menggunakan metode maserasi. Maserasi
mempunyai kelebihan yaitu mudah digunakan
Tabel 1. Hasil pemeriksaan Organoleptis Buah dan alatnya sederhana serta digunakan untuk
Karmunting (Melastoma polyanthum) bahan yang tidak tahan panas (Kadri et al., 2019).
Pengamatan Hasil Pengamatan Pelarut yang digunakan adalah etanol, etanol
Rasa Kelat merupakan pelarut yang sangat efektif untuk
Warna Ungu menarik senyawa aktif dalam jumlah yang
Bau Khas
Bentuk Bulat optimal, mencegah tumbuhnya kapang, dan tidak
beracun. Rendemen ekstrak buah karamunting
Pemilihan buah karamunting ini karena (Melastoma polyanthum) adalah 22,92%.
diketahui bahwa buah karamunting mengandung
Tabel 4. Hasil Orientasi Aktivitas Antioksidan Ekstrak
senyawa yang berkhasiat sebagai antioksidan
Freeze Dry Buah Karamunting (Melastoma
yang digunakan sebagai zat aktif dalam polyanthum)
pembuatan tablet hisap.
Konsentrasi
Ekstrak
Tabel 2. Hasil Pemeriksaan Kadar Abu Total, Kadar Kontrol Absorbansi % Inhibisi IC50
Buah
Abu Larut Air, Kadar Abu Tidak Larut Asam, Karmunting
Kadar sari Larut Etanol, Kadar Sari Larut Air,
4 0,725 2,29110512
Kadar Air, dan Susut Pengeringan Simplisia
Buah Karamunting (Melastome Polyanthum) 8 0,635 14,4204852
0,742 12 0,523 29,5148248 18,5787
Uji Sampel Hasil (%) 16 0,427 42,4528302
Kadar Abu Total 5,11 20 0,352 52,2911051
Kadar Abu Larut Air 1,89 24 0,231 68,8679245
Kadar Abu Tidak Larut Asam 0,96
Kadar Sari Larut Etanol 13
Kadar Sari Larut Air 8,5
Kadar Air 9
Susut Pengeringan 10,025
Gambar 1. Grafik persamaan regresi linier dari ekstrak Tabel 6. Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Buah
freeze dry buah karamunting (Melastoma polyanthum) Karamunting (Melastoma polyanthum)
@500 mg/tablet
Tabel 5. Hasil Orientasi Vitamin C Sebagai Formula (%)
Pembanding Komposisi Tablet
F1 F2 F3
Rata- Ekstrak Buah
Konsentr 37,4 37,4 37,4
Kontrol Absorbansi %Inhibisi Rata IC50 Karamunting
asi Vit C Manitol 40,48 38,88 36,88
(%)
Sukrosa 10,12 9,72 9,32
0,580 9,798
PVP 6 8 10
2 0,582 9,487 9,591
Talkum 4 4 4
0,582 9,487
Mg Searat 2 2 2
0,491 23,639
4 0,492 23,484 23,536
0,492 23,484 Pada pembuatan tablet hisap ini digunakan
0,400 37,792
6 0,399 37,947 37,844 metode granulasi basah, metode ini biasanya
0,399 37,947 digunakan apabila zat aktif tahan terhadap
0,643 0,294 54,277 7,626
lembab dan panas (Latifah, saadah, 2022; Zaman
8 0,295 54,121 54,121
0,296 53,966 & Sopyan, 2020). Bahan pengisi yang digunakan
0,211 67,185 yaitu manitol dan sukrosa, dimana kedua bahan
10 0,211 67,185 67,133 tersebut merupakan bahan yang sering
0,212 67,029
0,122 81,026 digunakan untuk pembuatan tablet hisap.
12 0,123 80,871 80,767 Keuntungan dari kedua pengisi tersebut adalah
0,126 80,404 dapat memperbesar masa tablet, sehingga
memiliki ukuran yang praktis untuk dicetak
terutama zat aktif yang dosisnya kecil (Syukri et
al., 2018). PVP sebagai bahan pengikat yaitu
dengan perbedaan konsentrasi 6, 8, dan 10%
disetiap formula.
Pembuatan tablet diawali dengan
pencampuran bahan-bahan yang meliputi fase
dalam dan fase luar. Zat aktif yang digunakan
adalah ekstrak freeze dry buah karamunting
dengan konsentrasi 37,4%. Pengisi yang
digunakan adalah manitol dan sukrosa. Pengikat
yang digunakan adalah PVP. Penambahan bahan
Gambar 2. Grafik persamaan regresi linier dari vitamin C pengikat digunakan agar terbentuk massa yang
dapat dikepal dan mudah diayak, sehingga
Untuk penentuan konsentrasi ekstrak freeze menghasilkan granul basah dengan ukuran yang
dry buah karamunting (Melastoma polyanthum) diinginkan (Andriana et al., 2014).
dilakukan orientasi aktivitas antioksidan dengan Sebelum dilakukan pencetakan tablet, granul
menggunakan metode DPPH untuk memperoleh yang diperoleh dievaluasi terlebih dahulu.
nilai IC50. Semakin kecil nilai IC50 berarti aktivitas Evaluasi granul meliputi pemeriksaan kandungan
antioksidannya semakin tinggi. Suatu senyawa lembab, sifat alir granul, bobot jenis dan indeks
dikatakan sebagai antioksidan sangat kuat kompresibilitas.
apabila nilai IC50 kurang dari 50 ppm, kuat apabila
(487,866- (462,191-
539,222) 546,899) Tabel 19. Hasil Uji Friabilitas Tablet
1 524,9 ✓ ✓ Sesuai Formula Friabilitas (%)
2 495,2 ✓ ✓ Sesuai 1 0,196
3 515,8 ✓ ✓ Sesuai 2 0,450
4 501,9 ✓ ✓ Sesuai 3 0,196
5 522,1 ✓ ✓ Sesuai
6 507,2 ✓ ✓ Sesuai Uji friabilitas bertujuan untuk mengetahui
7 519,7 ✓ ✓ Sesuai
8 492,1 ✓ ✓ Sesuai
apakah tablet capping atau tidak. Data friabilitas
9 521,7 ✓ ✓ Sesuai digunakan untuk mengukur ketahanan
10 490,2 ✓ ✓ Sesuai permukaan tablet terhadap gesekan yang dialami
11 521,7 ✓ ✓ Sesuai sewaktu pengemasan dan pengiriman. Dari hasil
12 496,5 ✓ ✓ Sesuai
yang diperoleh, menunjukkan bahwa semua
13 516,0 ✓ ✓ Sesuai
14 527,4 ✓ ✓ Sesuai formula memenuhi persyaratan <1% (Rusdiah et
15 506,5 ✓ ✓ Sesuai al., 2021). Hasil dari uji friabilitas adalah F1, F2,
16 513,0 ✓ ✓ Sesuai dan F3 yaitu 0,196; 0,45; dan 0,197%.
17 524,8 ✓ ✓ Sesuai
18 523,5 ✓ ✓ Sesuai
19 536,6 ✓ ✓ Sesuai Tabel 20. Hasil Uji Friabilitas Tablet
20 526,1 ✓ ✓ Sesuai
Formula Friksibilitas (%)
Hasil uji keseragaman bobot dan keseragaman 1 0,190
ukuran, ketiga formula memiliki bobot dan ukuran 2 0,290
3 0,190
yang tidak jauh berbeda. Pada uji keseragaman
Uji friksibilitas bertujuan untuk mengetahui
bobot, ketiga formula memenuhi persyaratan
ketahanan tablet saat bergesekan dengan
keseragaman bobot pada Farmakope Indonesia
sesama tablet saat produksi. Dari hasil yang
Edisi IV, yaitu tidak boleh dua tablet lebih dari 5%
diperoleh, menunjukkan bahwa semua formula
bobot rata-rata dan tidak boleh satu tablet pun
memenuhi persyaratan <1% (Rusdiah et al.,
yang lebih dari 10% bobot rata-rata. Hasil dari uji
2021). Hasil dari uji friksibilitas adalah F1, F2, dan
keseragaman bobot rata-rata adalah F1, F2 dan
F3 yaitu 0,19; 0,29 dan 0,29%.
F3 yaitu 505,925; 511,355; dan 513,545 mg.
Tabel 18. Hasil Uji Keseragaman Ukuran Tablet Uji kekerasan tablet dilakukan untuk
Formula 1 Formula 2 Formula 3 ketahanan tablet terhadap guncangan mekanik
No. Diameter Ketebalan Ketebalan Ketebalan yang mungkin terjadi selama pengemasan,
(mm) (mm) (mm)
1 1,21 0,470 0,451 0,510
pengiriman ataupun transportasi (Banne, 2013).
2 1,21 0,470 0,451 0,510 Syarat tablet hisap memiliki kekerasan yang
3 1,21 0,471 0,451 0,510 memenuhi persyaratan, yaitu 10-20 kp/cm
4 1,21 0,472 0,471 0,470
5 1,21 0,470 0,451 0,470
(Yulianita, 2010) Dari hasil uji kekerasan
6 1,21 0,470 0,470 0,510 menunjukkan bahwa formula 2 dan 3 memenuhi
7 1,21 0,500 0,471 0,510 persyaratan sedangkan formula 1 tidak
8 1,21 0,471 0,470 0,510
9 1,21 0,470 0,451 0,490 memenuhi persyaratan. Rata-rata kekerasan
10 1,21 0,480 0,466 0,471 tablet pada ketiga formula yaitu 7,446; 10,89; dan
11 1,21 0,461 0,468 0,510 13,08 kp/cm.
12 1,21 0,510 0,470 0,471
13 1,21 0,470 0,451 0,480
14 1,21 0,480 0,468 0,451
15 1,21 0,480 0,468 0,510
16 1,21 0,482 0,451 0,451
17 1,21 0,471 0,451 0,510
18 1,21 0,482 0,451 0,471
19 1,21 0,480 0,451 0,471
20 1,21 0,471 0,451 0,510
Mean 1,21 0,476 0,459 0,489
Tabel 21. Hasil Uji Kekerasan Tablet
Hasil uji keseragaman ukuran, semua tablet No F1 Ket F2 Ket F3 Ket
memenuhi pesyaratan yang telah ditentukan, 1 6,63 Tidak sesuai 10,46 Sesuai 12,11 Sesuai
persyaratannya adalah diameter tablet tidak lebih 2 10,1 Sesuai 10,01 Sesuai 12,46 Sesuai
dari 3 kali tebal tablet dan tidak kurang dari 1/3 1
3 7,79 Tidak sesuai 10,53 Sesuai 12,51 Sesuai
tebal tablet (Rusdiah et al., 2021). Hasil dari uji 4 8,19 Tidak sesuai 10,77 Sesuai 12,59 Sesuai
keseragaman ukuran rata-rata adalah F1, F2, dan 5 6,80 Tidak sesuai 10,50 Sesuai 12,73 Sesuai
F3 yaitu 0,476; 0,459; dan 0,489 mm.
KESIMPULAN
Dari hasil penelitian Formulasi Sediaan Tablet
Hisap Dari Ekstrak Freeze dry Buah Karamunting
(Melastoma polyanthum) sebagai Antioksidan,
disimpulkan bahwa sediaan tablet hisap telah
memenuhi persyaratan uji sifat fisik yang terdapat
pada formula 2 dan formula 3 serta menghasilkan
sediaan tablet hisap yang memiliki aktivitas Androgynus Merr.) Dengan Menggunakan
antioksidan dengan kategori kuat. Metode Granulasi Basah. Jurnal Medika &
Sains, 1((1)), 3–7.
PENGHARGAAN Http://[Link]/[Link]/M
edsains
Penulis mengucapkan terimakasih kepada Sa’adah, H., Najihudin, A., & Handayani, R.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan (2018). Formulation And Evaluation Of
teknologi dalam skema hibah Penelitian Dosen Ethanol Extract Caramunting Emulgel
Pertama (PDP) yang telah memberikan dukungan (Melastoma Polyanthum) As Antioxidants.
dan mendanai penelitian ini. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 9, 1–12.
[Link]
DAFTAR PUSTAKA Syukri, Y., Wibowo, J. T., & Herlin, A. (2018).
Andriana, R. C., Mufrod, M., & Chabib, L. (2014). Pemilihan Bahan Pengisi Untuk Formulasi
Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Kulit Buah Tablet Ekstrak Buah Mahkota Dewa
Manggis (Garcinia Mangostana L.) Sebagai (Phaleria Macrocarpa Boerl). Jurnal Sains
Antioksidan Dengan Variasi Konsentrasi Farmasi & Klinis, 5(1), 66.
Gelatin Sebagai Bahan Pengikat. Khazanah, Https://[Link]/10.25077/Jsfk.5.1.66-
6(2), 47–54. 71.2018
Https://[Link]/10.20885/Khazanah.Vol6.Iss2 Yulianita, Y. (2010). Formulasi Tablet Hisap
.Art5 Kombinasi Ekstrak Teh Hijau, Pegagan Dan
Banne, D. (2013). Disolusi Dan Pelepasan Obat Jahe Merah Dengan Variasi Konsentrasi Na-
In-Vitro. Uji Kekerasan, Keregasan, Dan Siklamat. Fitofarmaka: Jurnal Ilmiah
Waktu Hancur Obat, 2, 115. Farmasi, 4(2), 1–8.
Elisabeth, V., Yamlean, P. V. Y., & Supriati, H. S. Https://[Link]/10.33751/Jf.V4i2.188
(2018). Formulasi Sediaan Granul Dengan Zaman, N. N., & Sopyan, I. (2020). Tablet
Bahan Pengikat Pati Kulit Pisang Goroho Manufacturing Process Method And Defect
(Musa Acuminafe L.) Dan Pengaruhnya Of Tablets. Majalah Farmasetika, 5(2), 82–
Pada Sifar Fisik Granul. Jurnal Ilmiah 93.
Farmasi, 7(4), 1–11. Https://[Link]/10.24198/Mfarmasetika.V5i2.
Kadri, M. F. ., Sunarni, T., Pamudji, G., & 26260
Zamzani, I. (2019). Aktivitas Antioksidan Zamzani, I., & Triadisti, N. (2021). Limpasu
Ekstrak Etanol Daun Pelawan (Tristaniopsis Pericarpium : An Alternative Source Of
Obovate. Benn) Dengan Metode Antioxidant From Borneo With Sequential
Penangkapan Radikal Bebas 2,2 ’ - Maceration Method. Jurnal Profesi Medika :
(Antioxidant Activity Of Ethanol Extract Of Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1),
Pelawan Leaf (Tristaniopsis Obovate . 60–68.
Benn). Journal Of Current Pharmaceutical Https://[Link]/10.33533/Jpm.V15i1.2820
Science, 2(2), 167–172. Zulfina, T., Safriani, N., & Husna, N. El. (2018).
Latifah, Saadah, Rahayu. (2022). Formulasi Dan Ekstraksi Antosianin Dari Buah Senggani
Evaluasi Fisik Tablet Ekstrak Etanol Daun (Melastoma Polyanthum Bi.) Dengan Variasi
Salam (Eugenia Polyantha W.) Dengan Rasio Bahan Dengan Pelarut Dan
Metode Granulasi Basah. Jurnal Inovasi Konsentrasi Asam Sitrat. Jurnal Ilmiah
Penelitian, 3(1), 4525–4530. Mahasiswa Pertanian, 3(4), 835–839.
Prasetyo, E., Kiromah, N. Z. W., & Rahayu, T. P. Https://[Link]/10.17969/Jimfp.V3i4.5471
(2021). Uji Aktivitas Antioksidan Zuliani, N. E., Kusuma, I. W., Kimia, J.,
Menggunakan Metode Dpph (2,2-Difenil-1- Mulawarman, U., Kehutanan, F.,
Pikrilhidrazil) Terhadap Ekstrak Etanol Kulit Mulawarman, U., Penajam, J., & Gunung, K.
Buah Durian (Durio Zibethinnus L.) Dari (2019). Uji Aktivitas Antioksidan (Metode
Desa Alasmalang Kabupaten Banyumas. Dpph) Ekstrak Metanol Dan Fraksi-
Jurnal Pharmascience, 8(1), 75. Fraksinya Dari Daun Rumput Knop (Hyptis
Https://[Link]/10.20527/Jps.V8i1.9200 Capitata Jacq.) Test. Jurnal Atomik, 04(1),
Rusdiah, Nurhayati, G. S., & Stiani, S. N. (2021). 36–40.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Tablet Dari
Ekstrak Etanol Daun Katuk (Sauropus