D.
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP/MTs/Program
Paket B Fase D (Umumnya untuk kelas VII sampai IX SMP/MTs/Program Paket B)
Berbekal capaian pembelajaran yang telah diperoleh di fase sebelumnya, peserta didik
mendeskripsikan bagaimana hukum-hukum alam terjadi pada skala mikro hingga skala makro dan
membentuk sistem yang saling bergantung satu sama lain. Pada fase ini, peserta didik
mengimplementasikan pemahaman terhadap konsep-konsep yang telah dipelajari untuk membuat
keputusan serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pemahaman IPA Pada akhir fase D,
1. peserta didik mampu melakukan klasifikasi
makhluk hidup dan benda berdasarkan
karakteristik yang diamati, mengidentifikasi
sifat dan karakteristik zat, membedakan
perubahan fisik dan kimia serta memisahkan
campuran sederhana.
2. Peserta didik dapat mendeskripsikan atom dan
senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi
serta sel sebagai unit terkecil penyusun
makhluk hidup, mengidentifikasi sistem
organisasi kehidupan serta melakukan analisis
untuk menemukan keterkaitan sistem organ
dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan
yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem
pencernaan, sistem peredaran darah, sistem
pernafasan dan sistem reproduksi).
3. Peserta didik mengidentifikasi interaksi antar
makhluk hidup dan lingkungannya, serta dapat
merancang upaya-upaya mencegah dan
mengatasi pencemaran dan perubahan iklim.
4. Peserta didik mengidentifikasi pewarisan sifat
dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan
sehari-hari.
5. Peserta mampu melakukan pengukuran
terhadap aspek fisis yang mereka temui dan
memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force),
memahami hubungan konsep usaha dan energi,
mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh
energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat
membedakan isolator dan konduktor kalor
6. Peserta didik memahami gerak, gaya dan
tekanan, termasuk pesawat sederhana. Peserta
didik memahami getaran dan gelombang,
pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk
alat- alat optic sederhana yang sering
dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari
7. Peserta didik dapat membuat rangkaian listrik
sederhana, memahami gejala kemagnetan dan
kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau
masalah yang dihadapi dalam kehidupan
sehari-hari.
8. Peserta didik mengelaborasikan
pemahamannya tentang posisi relatif bumi-
bulan-matahari dalam sistem tata surya dan
memahami struktur lapisan bumi untuk
menjelaskan fenomena alam yang terjadi dalam
rangka mitigasi bencana.
9. Peserta didik mengenal pH sebagai ukuran sifat
keasaman suatu zat serta menggunakannya
untuk mengelompokkan materi (asam-basa
berdasarkan pH nya). Dengan pemahaman ini
peserta didik mengenali sifat fisika dan kimia
tanah serta hubungannya dengan organisme
serta pelestarian lingkungan.
10. Peserta didik memiliki keteguhan dalam
mengambil keputusan yang benar untuk
menghindari zat aditif dan adiktif yang
membahayakan dirinya dan lingkungan.
Keterampilan proses 1. Mengamati
Menggunakan berbagai alat bantu dalam
melakukan pengukuran dan pengamatan.
Memperhatikan detail yang relevan dari objek
yang diamati.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Secara mandiri, peserta didik dapat
mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk
memperjelas hasil pengamatan dan membuat
prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Peserta didik merencanakan dan melakukan
langkah-langkah operasional berdasarkan
referensi yang benar untuk menjawab
pertanyaan. Dalam penyelidikan, peserta didik
menggunakan berbagai jenis variabel untuk
membuktikan prediksi.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik,
dan model serta menjelaskan hasil pengamatan
dan pola atau hubungan pada data secara digital
atau non digital. Mengumpulkan data dari
penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan
data sekunder, serta menggunakan pemahaman
sains untuk mengidentifikasi hubungan dan
menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui
perbandingan dengan teori yang ada.
Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses
penyelidikan dan efeknya pada data.
Menunjukkan permasalahan pada metodologi.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara
utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa
serta konvensi sains yang sesuai konteks
penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir
sistematis sesuai format yang ditentukan.