0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Diagnosa dan Penanganan DHF Grade I

Pasien wanita berusia 43 tahun mengeluh sesak nafas dan demam selama beberapa hari. Pemeriksaan menemukan efusi pleura di paru kiri dan gejala infeksi dengue ringan seperti leukopenia, trombositopenia, dan peningkatan enzim hati. Diagnosis awal adalah efusi pleura kiri dan demam berdarah tipe 1.

Diunggah oleh

Farhan Rizqy R
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Diagnosa dan Penanganan DHF Grade I

Pasien wanita berusia 43 tahun mengeluh sesak nafas dan demam selama beberapa hari. Pemeriksaan menemukan efusi pleura di paru kiri dan gejala infeksi dengue ringan seperti leukopenia, trombositopenia, dan peningkatan enzim hati. Diagnosis awal adalah efusi pleura kiri dan demam berdarah tipe 1.

Diunggah oleh

Farhan Rizqy R
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POMR (Problem Oriented Medical Record)

Nama : Ny. M Tanggal Periksa : 01/03/2022


Jenis kelamin : Perempuan Alamat : Kedungpring, Lamongan
Usia : 43 tahun
Pekerjaan : Ibu rumah tangga

SUMMARY OF CLUE AND CUE PROBLEM INITIAL PLANNING


DATA BASE LIST DIAGNOSIS DIAGNOSIS THERAPY MONITORING EDUCATION

Perempuan, 43 tahun 1. DHF Grade 1 1.1 DHF 1. DL 1. O2 Nasal 3 1. TTV Beberapa hal yang
● Perempuan, 43
Grade I 2. Foto liter/mnt 2. DL harus disampaikan
tahun 2. Infus Ringer 3. Keluhan pada keluarga pasien
● Keluhan Utama: Sesak Thorax
pasien adalah:
● Febris Asetat
Nafas 1. Menjelaskan kepada
2. Efusi Pleura 1.2 Efusi 1000cc/24 jam pasien dan keluarga
● Abdominal Sinistra Pleura 3. Inj. Ceftriaxon tentang penyakit
● Riwayat Penyakit Pain Sinistra 2 x1 g IV yang diderita pasien
Sekarang (RPS): sesak (epigastric) (antibiotik) 2. Menjelaskan
nafas dirasakan sejak 3 4. Inj. Ranitidin tentang
● Nausea & pemeriksaan serta
hari SMRS, terus 2 x 50 mg IV
Vomit terapi yang akan
menerus, tidak membaik 1. (nausea)
dilakukan
dengan istirahat. Pasien ● Dyspneu 5. Inj. 3. Menjelaskan kepada
mengeluh panas naik Metamizole pasien tentang efek
turun sejak 6 hari ● Leukopenia 3x1 g IV samping obat
SMRS, sudah coba (antipiretik- 4. Menjelaskan
diberi obat penurun ● Trombositopen analgesik) makanan yang perlu
6. Ambroxol 3x dibatasi
panas tetapi tetap naik ia
turun, gusi berdarah (-), 1 PO
● Peningkatan
mimisan (-).Batuk (+), (mukolitik)
dahak susah keluar, pilek SGOT & 7. Pungsi Pleura
(-), mual (+), muntah (+) SGPT
1x sebelum berangkat ke ● NS-1 positif
RS, pusing (+), nafsu
makan menurun. BAB
dan BAK tidak ada
keluhan.

● Riwayat Penyakit
Dahulu (RPD): Asma
(+) jarang kambuh, DM
dan HT disangkal
● Riwayat Penyakit
keluarga (RPK): Asma
(-), DM dan HT
disangkal
● RSos: program vogging
beberapa hari di wilayah
rumah

Pemeriksaan Fisik:
⮚ KU: sakit sedang

⮚ Kesadaran :
composmentis
⮚ GCS : 456

⮚ Vital sign
TTV
TD: 139/90 mmHg
N: 120 x/ menit
RR: 34 x/menit
T: 37 C
Kepala :
K/L : Normocephal
a/i/c/d : -/-/-/+
peningkatan JVP (-),
Pembesaran KGB (-)
Thorax :
I : simetris, retraksi dinding
dada +/+ intercostal
Pulmo
P: sonor +/redup
P: Fremitus N/menurun
A : Ves +/menurun , Rh -/-,
Wh -/-
Cor
P : Batas jantung kesan N
A : Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen :
I: Flat
A: BU (+) N
P: Soepel, NT (+)
epigastric, H/L ttb
P: Timpani

Ekstremitas:
Akral HKM, CRT < 2 dtk,
Oedem -

Pemeriksaan Laboratorium :
Hematokrit : 44,4%
Leukosit : 2.600
Hb : 14,4 mg/dl
Trombosit : 29.000
SGOT : 862 U/L
SGPT : 516 U/L
NS-1 : positif
 Cor : Besar dan bentuk normal
Pulmo : Tampak air fluid level di paru kiri. Sinus costophrenicus kanan anterior posterior tajam. Garis elis domiseu
Kesimpulan : Efusi pleura sinistra
 pasien compos mentis, takikardi, dyspneu, retraksi dinding dada intercostal, palpasi paru didapatkan stem fremitus kiri menurun, perkusi redup,pada
auskultasi didapatkan suara vesikuler kiri menurun, tidak ada rhonci maupun wheezing  EFUSI
 Leukopenia , Trombositopenia , Peningkatan SGOT dan SGPT, NS1positif. Efusi pleura- DHF grade I
 Disfungsi hepar salah satu akibat dari infeksi dengue. Dapat meningkatlkan derajat SGOT SGPT derajad ringan-sedang. Ditemukan SGOT > SGPT

Anda mungkin juga menyukai