Tugas 3: Rich Picture dan Manajemen Proyek
Tugas 3: Rich Picture dan Manajemen Proyek
042431904
TUGAS 3 REKAYASA PERANGKAT LUNAK
a. Rich picture merupakan gambar kartun yang menggambarkan keseluruhan sistem yang rumit
sehingga mudah dibaca dari berbagai sudut pandang dengan segala aspek yang terkandung
pada saat itu guna menjadi referensi secara instant.
Rich Picture adalah alat yang sangat ideal untuk mengkomunikasiakan mengenai situasi yang
rumit dan bermasalah, dimana di dalamnya terangkum mengenai segala sesuatu yang
diketahui pengamat mengenai sesuatu yang telah diteliti sebelumnya. RPD juga menunjukan
situasi secara keseluruhan yang lengkap dalam pandangan mata, gambar-gambar yang tersaji
di dalamnya memudahkan pembaca untuk memahami mengenai permasalahan yang ada pada
situasi tersebut. keterkaitan elemen satu dan lainnya baik langsung maupun tidak langsung
dapat dilihat dengan jelas dan tidak membingungkan.
Penggunaan Rich Picture
- Rich picture merupakan alat yang ideal untuk berkomunikasi mengenai situasi yang rumit
dan bermasalah .
- Keterkaitan antar elemen serta hubungan yang terjalin, langsung maupun tidak lebih mudah
dilihat.
- memudahkan identifikasi pemilik masalah dan membantu dalam mengidentifikasi potensi
masalah dan konflik.
- Membantu dalam mebuatan batasan dan cakupan masalah.
b. Rich Picture Diagram
Pasien Registrasi
PASIEN
Tindakan Medis
DOKTER
Dokter Memeriksa
Apoteker
Pasien Menebus Obat
Jawab :
PROPOSAL
SISTEM INFORMASI PAKET UMROH PADA TRAVEL
1. Introduction/Background
Dalam dunia pekerjaan sistem informasi dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan dalam
mengolah data, menyimpan atau menyajikan data dalam bentuk yang sederhana, akurat dan cepat
dalam pemrosesannya. Penggunaan teknologi informasi dalam lingkungan pekerjaan tidak hanya
sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan
kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses pengolahan data yang terjadi akan
Maka kami mengembangkan sebuah sofware (Sistem Informasi paket umroh) untuk
membantu pengelolaan data penting di perusahaan travel dan merupakan salah satu bentuk
pemanfaatan TEKNOLOGI INFORMASI pada bidang bisnis travel, sehingga dengan adanya sistem
pengolahan kode booking ini, diharapkan dapat mengatasi masalah yang ada dan dapat membantu
• Jadwal Umroh
2. Business Objective
Penggunaannya tidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga
,sehingga proses organisasi yang terjadi akan efisien, terukur dan fleksibel.
Bahkan dewasa ini perkembangan Teknologi Informasi mulai mendapat sambutan positif dari
masyarakat. Perkembangannya tidak hanya disambut dan dinikmati oleh kalangan bisnis maupun
pemerintah saja, tetapi juga mulai merambah dalam dunia Pariwisata Rohani.
Teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tak dapat ditawar lagi, karena ketersediaan
informasi yang terintegrasi makin penting dalam mendukung upaya menciptakan sistem yang efisien
dan kompetitif.
Kebanyakan Travel tidak memiliki manajemen yang baik. Mereka masih menggunakan sistem
pencatatan manual menggunakan Microsoft Excel sehingga sangat tidak efektif. Ada banyak masalah
Sistem Informasi Paket Umroh Pada Travel harus dapat memberikan manfaat yang signifikan
bagi Perusahaan Travel dan Customer dalam hal kemudahan memperoleh akses tentang informasi
Agent Travel tersebut. Pengguna dapat mengakses dengan cara online. Oleh karena itu, sistem harus
mudah diakses oleh pengguna. Sistem selalu bekerja dengan baik tanpa adanya hambatan yang bersifat
teknis maupun personal (human error). Project manager harus selalu sigap atas adanya permasalahan
yang mengganggu kinerja sistem khususnya yang berhubungan dengan layanan terhadap Perusahaan
Travel . Sistem harus dapat dijalankan pada hardware dan software yang sudah ada, dan dapat
1. Tidak adanya layanan Sistem Informasi Travel sangat mempengaruhi dari bisnis , efesiensi dan
3. Melakukan perancangan dan implementasi dari layanan ini dengan menggunakan perangkat
1. Proses pengisian data Staff dan Supervisor pada Sistem Informasi Paket Umroh Pada Travel
3. Data Jamaah digunakan untuk mengelola informasi penting tentang Jamaah yang terdaftar di
Agent Travel . Fitur ini dapat membantu anda dalam mengelola,menambah data
4. Data Karyawan digunakan untuk mengelola informasi penting tentang hak akses user (karyawan),
seperti biodata, pangkat, jabatan, alamat, status bekerja, shift kerja dan lain- lain.
5. Data yang dimasukkan akan tersimpan pada database sehingga kapanpun diperlukan untuk
6. Memeriksa data keterssediaan Paket Umroh , Proses Pencarian Paket Umroh , dan Pembuatan
Laporan Yang sangat Mudah dan Cepat. Pencarian Paket Umroh dapat dilakukan berdasarkan
7. Terdapat database tentang Harga Hotel, Harga Pesawat, Harga Perlengkapan , Serta Harga
Dokumentasi yang disediakan oleh pihak agen Travel yang dapat di pilih dan diambil oleh setiap
Konsumen.
8. Fitur ini digunakan untuk menginput data manifest Jamaah Perpaket. Data Manifest Tersebut
dapat ditampilkan dalam berbagai format laporan yang akan memudahkan pihak User dalam
9. Fitur ini digunakan untuk Menginput data Paket Umroh yang ada pada Travel . Sistem Informasi
- menginport laporan atau data-data paket atau data data jamaah/customer travel
10. Pengumuman digunakan untuk membuat pengumuman dan informasi singkat yang akan
disosialisasikan kepada seluruh Staff, Karyawan , dan Supervisor. Instansi digunakan untuk
11. Cadangan data digunakan untuk membuat back up data. Proses back up data sangat penting
dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada data yang ada seperti data
12. Proses back up data pada program ini dapat dilakukan secara manual maupun otomatis.
Setelah data di back up ke harddisk, perlu dilakukan pemindahan data secara reguler dari harddisk
Estimasi biaya proyek sebesar 136.710.000,- Kisaran tersebut didasarkan pada waktu yang
diluangkan anggota tim (termasuk project manager) untuk mengerjakan proyek selama 86 hari dengan
/hari (untuk project Softwere Analyst) dan Rp 100.000,-/hari (untuk Databse Designer) dan Rp
90.000,-/hari (untuk Interface Designer) dan Rp 85.000,-/hari (untuk programmer) dan Rp 50.000,-
/hari (untuk help desk) dan Rp 75.000,-/hari (untuk teknisi Komputer) serta Rp 350.000,- untuk
8. Schedule Estimate
User menginginkan proyek diselesaikan dalam waktu 4 bulan, tapi terdapat beberapa
9. Potential Risks
Terdapat beberapa resiko pada proyek ini. Resiko terbesar adalah kesalahan dalam
memasukan data input paket dan data harga paket (hotel, pesawat dan perlengkapan) pengguna
terkadang lupa untuk memasukan input tentang informasi terbaru, misalkan pihak Agen lupa
memasukan data lengkap customer serta Permintaan Costumer yang akan melakukan perjalanan.
Resiko terdapat pada sistem reservasi apabila terdapat anggota Karyawan yang melakukan tindakan
iseng dengan memasukan pilihan hotel atau jenis paket yang dipilih yakni berbeda dari permintaan
Costumer. Terdapat beberapa risiko teknis dalam memilih tipe software yang digunakan untuk search
pada sistem, pemeriksaan keamanan, proses pembayaran, dan lain-lain. Resiko bisnis utama adalah
apakah sistem ini merupakan sistem yang tepat guna sehingga pihak Agen Travel tidak merasa rugi
dalam menginvestasikan waktu dan uang pada proyek dan dapat memperoleh manfaat yang
diinginkan.
10. Schedule
Bulan
No. Kegiatan Kerja
Proyek
I II III IV
MODUL 3
Pilih Jadwal Proyek ke-1, kemudian klik tombol Open, akan munculfile yang dimaksud
Resource Sheetadalah sheet atau lembar kerja yang digunakan untuk keperluan pendataan
atau pembuatan daftar resource atau sumber [Link] dapat dibedaan menjadi 2
bagian, yaitu resource personil (work) dan resource non- personil (material). Dengan
menggunakan resource sheet ini, permasalahan tentang pembuatan daftar resource ini bisa
[Link] daftar resource telah ditentukan melalui resource sheet, barulah bisa
ditentukan assignment atau penugasan masing-masing resource terhadap masing-masing
task yang telah ditentukan sebelumnya di dalam Gantt Table.
Resource Name
Diisi dengan nama-nama resource yang nantinya akan digunakan sebagai sumber daya, baik
sumber daya manusia (personil) maupun sumber daya material (non-personil).
Type
Bagian ini digunakan untuk memasukkan tipe resource dengan 2 nilai pilihan, yaitu
Material Label
Bagian ini diisi dengan satuan resources yang bertipe [Link] contoh satuan
untuk jumlah komputer adalah unit (misal 5 unit komputer).
Initials
Initial adalah singkatan untuk nama-nama resource yang ada, misal programmer adalah
pgr, designer adalah dsn, dll
Max Units
Bagian ini digunakan untuk menentukan jumlah resource yang digunakan selama proyek
[Link] disini hanya berupa resource personil (sumber daya manusia), bukan
termasuk resource material. Jumlah resource dinyatakan dalam bentuk proses (%). Misal
:programmer yang dibutuhkan dalam proyek berjumlah 4 orang, maka akan dituliskan 400%.
Std Rate
Bagian ini digunakan untuk mengisi harga satuan untuk masing-masing resource. Resource
disini meliputi resource personil atau work (sumber daya manusia) maupun non-personil
(material). Secara default, Microsoft Project menampilkan Std Rate untuk tipe work adalah
$/h (dollar per jam), sedangkan untuk tipe material adalah $. Namun Microsoft Project
memberikan fasilitas untuk mengubah satuan-satuan tersebut sesuai dengan kondisi yang
diinginkan, misalnya satuan Rp (Rupiah).
Out Rate
Bagian ini digunakan untuk mengisi harga lembur bagi resource bertipe [Link] default,
Microsoft Project menampilkan satuan$/h (dollar per jam). Satuan ini juga bisa diubah seperti
pada Std Rate. Microsoft Project menerapkan tariff jam lembur yang sama, misal lembur hari
Minggu dianggap sama dengan lembur malam hari pada hari biasa.
Cost/Use
Bagian ini dikhususkan untuk resource dengan pekerjaan borongan Biaya disini tidak
dihitung per jam, melainkan biaya borongan.
Bagian ini berisi pilihan tentang kalender yang akan digunakan di dalam proyek yang akan
dijalankan. Microsoft Project memberi 3 pilihan kalender, yaitu 24 hours, night shift dan
[Link] disediakan juga fasilitas untuk mengubah kalender sesuai dengan kondisi
yang diinginkan dalam proyek tersebut.
Code
Accrue At : Prorated
Accrue At : Prorated
Accrue At : Prorated
Accrue At : Prorated
Base Calendar : Copy of Standard
Resource Name : Progammer
Accrue At : Prorated
Accrue At : Prorated
Accrue At : Prorated
Base Calendar : Copy of Standard
Max Unit :-
Out Rate :-
Accrue At : Prorated
Base Calendar :-
Berbicara mengenai cost atau biaya, secara garis besar ada 2 macam cost atau biaya,
yaituresource cost (biaya sumber daya) dan fixed cost(biaya tetap). Di dalam Microsoft
Project, perhitungan resource costdilakukan secara otomatis, sedangkan fixed costtidak bisa
secara otomatis (dimasukkan secara manual). Dengan demikian RAB Proyek secara
keseluruhan, disamping perhitungan resource costsecara otomatis, perlu ditambahkan unsure
fixed costyang dibuat secara manual.
1) Jenis-Jenis Calendar
Calendar atau kalender merupakan mekanisme jadwal yang menentukan waktu kerja untuk
resource dan task di dalam Microsoft Project. Ada 4 jenis atau tipe calendar, yaitu :
1. BaseCalendar
2. ProjectCalendar
3. ResourceCalendar
4. TaskCalendar
Calendar digunakan untuk menentukan ketersediaan sumber daya (resource), dalam hal ini untuk
menentukan kapan dan berapa jumlah waktu resource yang dapat dijadwalkan untuk perencanaan dan
jalannya pekerjaan.
Base Calendar
Kalender ini digunakan sebagai kalender kerja [Link] kalender ini waktu kerja dan waktu
libur resource dapat diatur sesuai kebutuhan. Terdapat 3 kalender utama yang disediakan oleh
Microsoft Project, yakni :
1. Standard
Standar jam kerja adalah 8 jam kerja :
2. 24 jam
3. Shift malam
Project Calendar
Kalender ini digunakan sebagai acuan jadwal kerja secara default untuk semua pekerjaan dalam
sebuah proyek.
Resource Calendar
Jenis kalender ini bisa digunakan untuk membuat jadwal kerja untuk masing-masing
[Link] kalender ini memungkinkan pembuatan jadwal untuk orang yang bekerja part
[Link] ini bisa diubah sesuai dengan kebutuhan proyek.
Task Calendar
Kalender ini digunakan untuk keperluan proyek yang dijalankan pada malam hari atau akhir
pekan (pada project calendar dinyatakan libur).
Pada umumnya, suatu proyek sudah cukup dengan menggunakan standar calendar, namun
apabila diinginkan perubahan dapat dilakukan dengan memilih menu Tools > Change
Working Time.
2) Calendar View
Calendar View adalah salah satu fasilitas atau fitur yang telah disediakan oleh Microsoft
Project yang berfungsi untuk menampilkan kalender.
Calendar yang terdapat di Microsoft Project adalah kalender [Link] hari libur nasional
(tanggal merah kalender) tidak dimasukkan di [Link] harus menentukan sendiri hari
libur yang ingin anda terapkan di perencanaan proyek anda. Begitu juga dengan jumlah jam
Beri nama hari libur tersebut sesuai dengan yang telah ditentukan dalam hari libur nasional dengan
mengisi pada kolom Name dan menunjuk tanggal libur tersebut pada calendar yang sudah disediakan,
seperti tampilan berikut
MODUL 4 OPTIMASI
PROYEK
Optimasi Jadwal
Langkah awal untuk melakukan optimasi jadwal adalah melakukan evaluasi terhadap jadwal
yang telah disusun. Evaluasi tersebut antara lain adalah :
Dari proses evaluasi dapat diketahui hal-hal yang kurang efisien, bahkal hal-hal yang tidak
[Link] berdasarkan hasil evaluasi tersebut, maka dapat dilakukan langkah
optimasidan bagaimana cara penanganannya.
Beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan dalam mengevaluasi jadwal proyek, diantaranya
adalah :
Setiap jadwal pasti mempunyai waktu undur. Jika ada waktu undur masing-masing tugas
yang tidak kritis dikumpulkan, maka akan diperoleh jumlah persediaan waktu yang cukup
besar yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan untuk tugas-tugas pada jalur kritis.
Memperpendek Jadwal
Setelah penyusunan jadwal selesai, bahkan sewaktu proyek berlangsung, terkadang
progress atau kemajuan pekerjaan terasa [Link] ini dapat disebabkan oleh berbagai
keadaan yang terkadang tidak terpikirkan sebelumnya, dan ini sangat tidak diharapkan
karena dapat memperpanjang waktu penyelesaian [Link] perlu diantisipasi
dengan memperpendek jadwal proyek sehingga ada persediaan atau sisa waktu yang dapat
dipakai sebagai waktu cadangan.
Pengubahan jalur kritis artinya pengubahan terhadap tugas atau task [Link]- task pada
jalur kritis tidak boleh [Link] memperpendek jadwalnya dilakukan penghapusan.
tugas-tugas yang kurang perlu atau menggabungkan tugas-tugas yang masih
[Link] lebih baik daripada [Link] yang digabungkan adalah
tugas yang sejenis tapi berada diluar jalur kritis.
Cara lain adalah melakukan penggantian status tugas utama menjadi tugas tugas rincian.
Dari tugas rincian itu dapat ditentukan tugas mana saja yang dapat bekerja di luar jalur kritis
secara paralel (bersamaan),sehingga jadwal dapat di perpendek.
Berikut adalah langkah-langkah untuk penggantian tugas utama menjadi tugas rincian,
namun sebelumnya lakukan hal-hal berikut :
o Ambil salah satu file yang sudah dibuat (misal file Jadwal Proyek)
Selanjutnya pilih tugas tunggal pada critical path yang masih mungkin diselesaikan
dalam beberapa langkah, misal ‘Dokumentasi program (Front End & Back End).’
Sebelum proses unlink
After:
Setelah unlink
Jadikan task-task yang baru anda sisipkan menjadi tugas rincian dengan cara : bloktask- task
tersebut > pilih menu Project > Outline > Indent. Maka task-task tersebut akan
Pilih task yang harus diselesaikan secara berurut (task yang berada pada critical path).
Klik menu Edit > Link Task(atau tekan tombol Ctrl + F2)
Perhatikan outline number atau task 13 semula 5 hari sekarang menjadi 3 hari
(memperpendek jadwal)
Untuk memperpendek jadwal, anda pun dapat menggunakan waktu tunda (lag time) dan waktu
mendahului (lead time). Jika menggunakan cara ini, maka hubungan antara tugas disini adalah
hubungan FS (Finish to Start). Pengikut (Succesor) dibuat agar dapat bekerja sebelum
Predecessor (pendahulu) menyelesaikan tugasnya. Inilah yang disebut dengan penambahan
lead time.
Klik menu Project > Task Information >pilih tab Predecessor, ubah informasi
lag dari 0d menjadi -2d.
Inilah yang disebut dengan penambahan lead time.
Sekarang coba anda hubung /kan antara task 12 dan task 14, yaitu dengan
membuat lag time selama 1 hari.
Klik tombol Save untuk menyimpan perubahan yang terjadi pada file.
3. Pengurangan beban kerja
Alternatif lain untuk memperpendek jadwal adalah dengan cara mengurangi beban
pekerjaan pada suatu tugas atau task. Adapun caranya adalah sebagai berikut :
Klik tombol Task Entry View, maka akan muncul tampilan berikut :
Tampilan atas : pilih jenis taskyang akan ditangani, misal task id 9,17,18
Tampilan bawah : pilih work yang sesuai dengan yang anda inginkan, misal
17h , 20h , 14h
Klik tombol Save untuk menyimpan perubahan yang terjadi pada file
4. Penambahan jumlah sumber daya.
Klik menu Task > Detail atau pada toolbar klik icon Detail
Untuk menambahkan jumlah resource, ubah unit dari 100% menjadi 200%
Penambahan jadwal kerja resource (sumber daya) pada intinya adalah penambahan jam
kerja pada resource yang ada. Penambahan jam kerja ini tentunya membawa dampak pada
jumlah cost yang akan dikeluarkan. Seorang Project Management harus melakukan analisa ini
secara seksama, tentunya agar pembiayaan proyek tidak lebih besar dari yang telah
direncanakan.
Perhatikan juga durasi untuk task „" Membuat Desain Menu Aplikasi ‟
Terlihat pada grafik, ada penambahan panjang batang pada task 8 (bertambah panjang
¼) dari panjang semula.
Pada prinsipnya penambahan kerja lembur mirip dengan penambahan jadwal kerja sumber
ime daya. Bedanya adalah pada pendefinisian jam kerjanya. Pada penambahan jadwal kerja,
penambahan dilakukan pada kolom Work (dianggap sebagai pekerjaan biasa tanpa lembur),
sedangakn pada penambahan kerja lembur dilakukan pada kolom Out Workatauovertime work
(yaitu diperlakukan sebagai jam lembur)
klik tombol OK
Setelah jadwal disusun, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk
mengoptimalkan sebuah proyek, diantaranya adalah :
o Pada Table Gantt, double click task yang ingin anda periksa, misalnya task 12.
o Silahkan anda ubah bila itu memang perlu, bila tidak biarkan saja, kemudian klik
OK
o Klik tombol Save untk menyimpan perubahan.
Klik menu Format > Text Styles, maka akan tampil gambar berikut :
o Pada Item to Change, pilih Critical Tasks
o Pada bagian color, pilih warna untuk menandai nama tugas kritis tersebut.
Pilih menu View > Table > More Tables > Consraint Dates
Atur tampilan agar terlihat kolom Consraint Dates seperti pada gambar berikut :
e) Pemantauan biaya
Begitupun permasalahan yang berkaitan degan biaya, sebagai Project Manager, anda
dapat memantau biaya dalam suatu proyek. Pemantauan biaya bisa dilakukan dengan cara
:
MODUL 5
1. Baseline
Baseline merupakan acuan suatu [Link] yang dimaksud adalah acuan scope,
time & [Link] proyek harus sesuai dengan baseline yang telah ditetapkan, namun
terkadang ada penyimpangan atau selisih antara scope, time&cost yang telah dijadikan
baseline dengan kenyataan di lapangan pada saat pengerjaan proyek berlangsung.
Penyimpngan ini sering disebut dengan variance, yaitu selisih nilai yang terjadi antara scope,
time&cost perencanaan (yang dijasikan baseline) dengan scope, time&costdi lapangan.
Set baseline
Klik tombol OK
Perhatikan perubahan yang terjadi, nilai baseline berubah sesuai dengan nilai
variance, sedangkan nilai variance berubah menjadi 0. Apa artinya?
Baseline Task :
Buka file yang akan dijadikan baseline (disini digunakan file JADWAL PROYEK Ke-
2)
Pastikan tampilan dalam format Gantt Chart
Beri nama file BASELINE PER TASK PROYEK Ke-1
Klik atau blok task-task yang ingin adan simpan sebagai baseline
Pilih menu Tools > Tracking > Set Baseline, akan muncul tampilan berikut :
Pilih Selected Task > Klik tombol OK
Langkah selanjutnya setelah anda membuat baseline suatu proyek adalah menentukan
Target. Sebelum proyek tersebut dilaksanakan, terlebih dahulu harus melakukan koreksi
terhadap jadwal kerja yang telah anda buat, caranya adalah dengan menentukan
[Link] yang dibuat tidak boleh melebihi baseline yang telah ditetapkan, baik baseline
durasi (duration) maupun baseline biaya (cost).
Mengurangi durasi
Memperkecil fix cost
Mengubah jumlah penggunaan resource pada task tertentu.
3. TRACKING
Tracking bisa diartikan sebagai penelusuran yang dilakukan terhadap suatu proyek, dan
dilaksanakan pada saat proyek mulai berjalan (task demi task pada suatu proyek dijalankan),
meliputi langkah-langkah :
Perbandingan antara schedule yang telah dibuat dan kenyataan yang telah tercapai (diperoleh) di
lapangan.
Memperbarui disini bukan berarti harus mengganti dengan sesuatu yang berbeda (dalam
hal ini tanggal yang berbeda), melainkan menetapkan suatu tanggal tertentu dalam suatu
aktivitas nyata, artinnya apabila belum mengisikan actual start, maka proyek dianggap
belum [Link] pula bila anda belum mengisikan actual finish, maka proyek
belum dianggap selesai.
Tampilan proyek pada lembar kerja Gantt Chart> View > Table > Entry
Pilih bagian task yang akan dieksekusi atau task yang akan dilaksanakan
Pilih menu Tools > Tracking >Update Task, akan muncul tampilan berikut :
'&''
Type”[Link]
séârrti
' A
4
B
h
'&''
Type”[Link]
séârrti
Mh
12
6h .
' A
“'
MODUL 6 LAPORAN
PROYEK
Sebelum membahas permasalahan laporan proyek, terlebih dahulu merapikan file- file yang
akan dipergunakan sebagai contoh untuk membuat laporan proyek tersebut, meliputi :
File proyek untuk tahap planning : pakailah file JADWAL PROYEK
laporan juga mempunyai cabang laporan, sehingga ada beberapa tipe atau jenis laporan di
dalam Microsoft Project. Secara global ada beberapa tipe atau jenis laporan, yaitu :
Overview
Current Activities
Cost
Assignment
Workload
Custom
Gambar merupakan Laporan Work Complete , Remaining Work , dan Actual Work.
Gambar merupakan Laporan Work Overview
Referensi :
[Link]
BMP MSIM4303