0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
361 tayangan27 halaman

Model Keterpaduan Threaded dan Integrated

Makalah ini membahas dua model keterpaduan yaitu model Threaded dan model Integrated. Model Threaded berfokus pada keterampilan berpikir seperti prediksi dan hipotesis yang dapat dihubungkan antar mata pelajaran. Model Integrated lebih menekankan pada konsep dan sikap yang tumpang tindih antar mata pelajaran dimana guru tetap mengajarkan konten mata pelajarannya sendiri. Kedua model ini memiliki kelebihan maupun kekurangan

Diunggah oleh

vivi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
361 tayangan27 halaman

Model Keterpaduan Threaded dan Integrated

Makalah ini membahas dua model keterpaduan yaitu model Threaded dan model Integrated. Model Threaded berfokus pada keterampilan berpikir seperti prediksi dan hipotesis yang dapat dihubungkan antar mata pelajaran. Model Integrated lebih menekankan pada konsep dan sikap yang tumpang tindih antar mata pelajaran dimana guru tetap mengajarkan konten mata pelajarannya sendiri. Kedua model ini memiliki kelebihan maupun kekurangan

Diunggah oleh

vivi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

MODEL KETERPADUAN THREADED DAN INTEGRATED

(Mata Kuliah Pembelajaran IPA Terpadu)

DOSEN PEMBIMBING
1. Dr. Noor Fadiawati, [Link].
2. Dr. Neni Hasnunidah, [Link].
3. Dr. Pramita Sylvia Dewi, [Link].

Oleh:
Fitriyani (2323025002)
Vivi Kurnia Sari (2323025003)

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN IPA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2023
MODEL KETERPADUAN THREADED DAN INTEGRATED

A. Model Keterpaduan Threaded


1. Pengertian Model Keterpaduan Threaded
Pembelajaran terpadu model Threaded merupakan model pemaduan bentuk
keterampilan misalnya, kemampuan melakukan prediksi dan estimasi
dalam matematika, ramalan terhadap kejadian-kejadian, antisipasi terhadap
cerita dalam novel, dan sebagainya. Bentuk Threaded ini berfokus pada apa
yang disebut meta-curriculum. Untuk membantu memahami model ini, coba
perhatikan gambar atau ilustrasi berikut.

Gambar 1. Model Threaded

Model Threaded atau model untaian adalah model integrasi kurikulum


yang fokus pada metakurikulum yang merupakan jantung dari semua
pokok bahasan. Misalnya, keterampilan perkiraan (prediction) adalah suatu
ketrampilan yang digunakan untuk memperkirakan sesuatu yang ada pada
bidang ilmu matematika, ramalan peristiwa masa sekarang, atau
mengantisipasi peristiwa yang ada dalam sebuah cerita (Pelajaran Bahasa),
dan proses membuat hipotesis di laboratorium IPA dan sebagainya. Dengan
model Threaded ini kita dapat memperoleh keterampilan berpikir (thinking
skill), keterampilan bekerja sama (cooperative skill), keterampilan belajar
(study skill), keterampilan social (social skill), dan sebagainya.
Keterampilan ini pada intinya akan dihubungkan melalui isi standar
kurikulum yang ada. Menurut (Fogarty, 1991), Threaded seperti kaca
pembesar (magnifying glass) yang disimpulkan yaitu ide-ide besar yang
memperbesar semua konten melalui pendekatan metakulikuler.
Tabel 1. Contoh Keterampilan Berpikir (Thinking Skills) (Fogarty, 2009)

(Fogarty, 2009)

Tabel 2. Contoh Keterampilan Sosial (Social Skills) (Fogarty, 1991)

(Fogarty, 2009)
Tabel 3. Contoh Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences)

(Fogarty, 2009)

2. Karakteristik dan Bentuk Model Keterpaduan Threaded


Model pembelajaran ini adalah model pembelajaran yang memadukan
bentuk keterampilan, yaitu keterampilan berpikir, sosial, belajar, teknologi
yang terdapat dalam semua displin ilmu dapat dilakukan degan pendekatan
untaian. Model pembelajaran Threaded ini termasuk kedalam
penggolongan atau pengintegrasian kurikulum beberapa disiplin ilmu
(antar disiplin ilmu). Pengintegrasian ini maksudnya adalah, model
pembelajaran tersebut dapat di kaitkan antar disiplin ilmu yang berbeda.
Model Threaded paling tepat digunakan ketika guru mengajar tentang
tema energi dikelas. Tema energi dapat di kaji dari bidang ilmu yang
berbeda yang belum tentu energi yang dimaksud itu sama, seperti dalam
bidang ilmu alam membahas tentang bentuk-bentuk energi dan
teknologinya ataupun dalam bidang ilmu sosial yang membahas tentang
kebutuhan energy dalam masyarakat. Disini lebih ditekankan pada
keterampilan berpendapat dari masing-masing idividu dikelas (Trianto,
2014).

3. Waktu Penggunaan Model Threaded


Model ini membantu mengintegrasikan kurikulum ketika pemikiran distrik
sekolah, metakurikulum, dan keterampilan sosial menjadi fokusnya.
Model ini cocok sebagai salah satu langkah alternatif untuk
mengintegrasikan konten pembelajaran secara intens. Model Threaded ini
juga mudah ditawarkan kepada pendukung kurikulum garis keras yang
tidak ingin mengubah prioritas mata pelajaran. Oleh karena itu, ini menjadi
model sekolah menengah yang layak untuk memulai ketika guru menjaga
konten mereka tetap utuh dan menanamkan pemikiran,bekerja sama, dan
kecerdasan ganda ke dalam konten itu.

4. Cara Mengintegrasikan Pembelajaran dengan Model Threaded


Cara praktek pembelajaran pada model pembelajaran Threaded:
a. Menetapkan keterampilan yang gabungkan dalam pembelajaran
keterampilan. Keterampilan ini berupa keterampilan berpikir,
keterampilan sosial, keterampilan mengorganisir, keterampilan
belajar dan multiinteligensi.
b. Memilih mata pelajaran yang cocok untuk dipadukan dengan model
ini.
c. Mencocokkan Standard Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang
dapat digabungkan atau diuntaikan.
d. Merumuskan indikator pembelajaran secara terpadu.
e. Menetapkan keterampilan berpikir yang akan diuntaikan atau
digabungkan.

Setelah guru-guru memilih satu keterampilan untuk difokuskan untuk satu


periode yang disetujui (mingguan, bulanan). Mereka dapat membangun
keterampilan di pembelajaran mereka dan mencari waktu pembelajaran
yang tepat untuk menguntaikan keterampilan ke dalam area mata pelajaran
yang berbeda.

5. Kelebihan dan Kekurangan Model Keterpaduan Threaded


1) Kelebihan
a. Berkisar seputar konsep metakurikulum. Metakurikulum adalah
keterpaduan dan kontrol terhadap keterampilan, strategi berpikir
dan pembelajaran yang melampaui konten materi pelajaran atau
bahan pembelajaran. Materi kurikulum dari berbagai mata
pelajaran terfokus untuk mengembangkan salah satu
keterampilan atau satu kemampuan metakurikulum dibentuk
melalui sejumlah mata pelajaran.
b. Para guru menekankan aspek perilaku metakognitif. Model
Threaded mendorong siswa belajar tentang bagaimana
seharusnya siswa belajar dan cocok digunakan apabila
keterampilan dasar menjadi prioritas pendidikan, bukan sekedar
penguasaan materi belaka.
c. Siswa akan belajar mendapatkan manfaat dari jenis pemikiran
hebat yang intinya adalah pemindahan keterampilan hidup.
2) Kelemahan
a. Kekurangan tipe ini adalah masih diperlukan adanya kurikulum
lainnya.
b. Hubungan isi atau makna dalam lintas bidang studi sama sekali
tidak ditujukan dengan jelas/gambling.
c. Permukaan metakurikulum tetapi mata pelajaran tetap statis dan
hubungan antara berbagai pokok kajian materi sama sekali tidak
ditekankan.
d. Guru memerlukan suatu pemahaman keterampilan dan strategi
yang harus digunakan agar siswa dapat mengembangkan dirinya
dalam rangka menyisipkan metakurikulum melalui isi.
6. Contoh Pembelajaran Model Threaded Pada Pembelajaran di
Sekolah

Gambar 2. Contoh Penerapan Threaded di SD


Gambar 3. Contoh Penerapan Threaded di SD
Gambar 4. Contoh Penerapan Threaded di SD Kelas 4
Gambar 5. Contoh Penerapan Threaded di SMP
Gambar 6. Contoh Penerapan Threaded di SMP
Gambar 7. Contoh Penerapan Threaded di SMP Kelas 8
Gambar 8. Contoh Penerapan Threaded di SMA
Gambar 9. Contoh Penerapan Threaded di SMA
B. Model Keterpaduan Integrated
1. Pengertian Model Keterpaduan Integrated
Model pembelajaran terpadu yang mewakili pendekatan lintas disiplin
yang hampir sama dengan model keterpaduan Shared. Model
pembelajaran tipe Integrated adalah model pengembangan kurikulum
yang menggunakan pendekatan lintas bidang ilmu utama dengan mencari
keterampilan, konsep, sikap yang tumpang tindih. Model integrasi adalah
hasil dari menyaring ide dari konten mata pelajaran bukan meletakan ide
atas mata pelajaran seperti dalam model Webbed. Integrasi tumbuh dari
dalam berbagai disiplin ilmu yang memiliki kesamaan dan kecocokan.
Model pembelajaran integrasi merupakan pendekatan induktif. Model ini
muncul dari percakapan dan artikulasi lintas disiplin ilmu. Model ini
model integrasi terakhir karena pola dan tema muncul dari berbagai satuan
mata pelajaran. Dimana guru tetap mengajar konten pembelajarannya,
tetapi fokus pembelajarannya dengan mengambil makna yang lebih luas
ke konten pembelajaran lain.

Gambar 10. Model Integrated

2. Karakteristik dan Bentuk Model Keterpaduan Integrated


Model ini paling tepat digunakan dengan tim lintas mata pelajaran yang
bersedia meluangkan waktu dan energi untuk proses integrasi. Hal ini
sangat membantu untuk memulai dengan proyek percontohan kecil seperti
tiga hingga empat minggu. Waktu penulisan pembelajaran musim panas
atau waktu menerbitkan di tentukan selama semester dikarenakan
diperlukan untuk mengekplorasi model ini.
Setelah proyek percontohan dilaksankan, tim dapat melaksankan model
ini. Tetapi hati-hati dalam menerapkannya juga karena hal ini tidak
disarankan bagi sekolah mengadopsi model ini sebagai reformasi seluruh
sekolahan tanpa terlebih dahulu memikirkannya dengan serius. Dimana
keterkaitan antar mata pelajaran adalah hal yang penting untuk model yang
kompleks ini. Anggota tim bekerja sama untuk mempelajari disiplin ilmu
satu sama lain, sehingga satuan mata pelajaran dapat direncanakan untuk
jangka waktu yang lebih lama. Hal ini adalah proses bertahap untuk
membangun kepercayaan diri dan kepercayaan tim sebagai perancang
pembelajaran. Sehingga setelah tim memutuskan menggunakan model
terpadu, proyek dan penampilan yang di hasilkan seringkali menjadi
pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi peserta didik.

Menggunakan model terpadu sebagai proses induktif untuk memahami


ketrampilan, konsep, dan sikap itu penting dan bertahan lama yang
tertanam dalam disiplin ilmu. Model Integrated hampir sama dengan
model Shared, guru mencari gagasan-gagasan yang tumpang tindih dari
masing-masing disiplin lilmu dimana semkain banyak guru saling berbagi
ilmu, semkain banyak kesamaan yang muncul.

Di sekolah menengah atas, pembelajaran terpadu di pahami sebagai


pembelajaran yang sedang berjuang dengan pembelajaran yang kelebihan
beban. Bersama-sama dengan anggota tim memutuskan untuk secara
selektif meninggalkan potonganpotangan dari pembelajaran tradisional.
Berbekal standar isi untuk menentukan disiplin ilmu, anggota tim mulai
mengeksplorasi prioritas dan konsep yang tumbang tindih yang
mendukung disiplin ilmu mereka. Salah satu tumpeng tindih yang
mungkin mereka temukan sejak awal adalah konsep argumen dan bukti.
Hal ini baik di terapkan dalam matematika, IPA, seni Bahasa dan IPS.
Dalam hal ini pembelajaran siswa memiliki kualitas tema yang
menyeluruh yang membuatnya mudah di gunakan dengan banyak sekali
konten dalam pembelajarannya.
Di kelas dasar, model terintegrasi di ilustrasikan mejadi elemen penting
dari pendekatan ini adalah Gerakan literasi dimana keterampilan
membaca, menulis, mendenfarkan dan berbicara mucul dari program
berbasis literatur yang memanfaatkan semua energi pembelajar dan
disiplin ilmu. Keaksaraan adalah pembelajaran yang menganut
pembelajaran terpadu sebagai lawan dari model yang lebih tradisional dan
terpotong-potong dimana setiap mata pelajaran di bahas secara terpisah.
Model terintegrasi seperti keaksaraan di rancang dengan pembelajaran
sebagai fokus, sedangkan model terfragmentasi di rancang dengan konten
sebagai fokus.

3. Waktu Penggunaan Model Integrated


Template model terintegrasi adalah dirancang oleh tim yang terdiri dari
tiga atau 4 guru. Sebagai tim interdisipliner sekolah menengah atas guru
bergiliran berbicara dan menulis tentang unit atau topik dari masing-
masing disiplin ilmu.

Setiap guru memilih satu unit materi dan membagikan secara rinci apa
yang terjadi pada materi tersebut. Saat berbicara tentang materi, guru
menulis kata-kata kunci di lingkaran untuk subjek itu.

Saat diskusi berlangsung, anggota tim menggunakan pendekatan induktif


dan mulai mengidentifikasi dan memberi label apa yang muncul di tengah.
Timpun mencari tumpeng tindih dan kesamman di antara berbagai mata
pelajaran.

Setelah tim menemukan keterampilan hidup dan gagasan-gagasan besar


yang dapat menjadi tema untuk semua mata pelajaran yang diwakili dalam
unit terpadu, kemudian melanjutkan dengan mengembangkan pertanyaan-
pertanyaan penting dari setiap disiplin untu mendorong tema tersebut.
(a)

(b)

Gambar 11. a dan b, Ilustrasi Guru Menyampaikan Materi-Materi Pada


Disiplin Ilmu Masing-Masing
4. Kelebihan dan Kekurangan Model Keterpaduan Sequenced
1) Kelebihan
a. Kemudahan peserta didik diperkenalkan pada keterkaitan dan
hubungan timbal balik berbagai disiplin ilmu.
b. Membangun pemahaman lintas bidang ilmu sehingga
menumbuhkan apresiasi terhadap pengetahuan dan keahlian.
c. Jika berhasil diimplementasikan, secara eksternal menyebabkan
mendekati lingkungan belajar yang ideal. Sedangkan secara
internal, membuat pembelajaran menjadi focus.
d. Peseta didik juga mendapatkan factor motivasi yang permanen
dan gagasan-gagasan yang dapat dipertahankan ke jenjang
selanjutnya.

2) Kelemahan
a. Sulit untuk diterapkan sepenuhnya karena membutuhkan guru
dengan keahlian yang sangat terampil, percaya diri dalam
pengetahuan mengenai standar isi/konten pembelajaran,
keterampilan dan sikap yang meliputi disiplin masing-masing.
b. Membutuhkan lintas bidang studi dengan perangkat perencanaan
dan waktu mengajar yang sama sehingga seringkali harus
mengatur ulang jadwal.
c. Sulit mencari keterkaitan antara mata pelajaran yang satu dengan
yang lainnya, juga mencari keterkaitan aspek keterampilan yang
terkait, dibutuhkan banyak waktu pada bebrapa mata pelajaran
untuk didiskusikan guna mencariketerkaitan dan mencari tema.
5. Contoh Pembelajaran Model Integrated Pada Pembelajaran di
Sekolah

Gambar 12. Contoh Penerapan Integrated di SD


Gambar 13. Contoh Penerapan Integrated di SD
Gambar 14. Contoh Penerapan Integrated di SMP
Gambar 15. Contoh Penerapan Integrated di SMA
Contoh Lain Penerapan Integrated Dalam Pembelajaran di SMP

Mata
Pengetahuan Keterampilan
Pelajaran
3.8 Menganalisis terjadinya 4.8 Membuat tulisan tentang
pencemaran lingkungan gagasan penyelesaian
IPA dan dampaknya bagi masalah pencemaran di
ekosistem lingkungannya berdasarkan
hasil pengamatan
3.2 Mengidentifikasi interaksi 4.2 Menyajikan hasil identifikasi
sosial dalam ruang dan tentang interaksi sosial dalam
pengaruhnya terhadap ruang dan pengaruhnya
kehidupan sosial, terhadap kehidupan sosial,
IPS
ekonomi, dan budaya ekonomi, budaya dalam nilai
dalam nilai dan norma dan norma serta kelembagaan
serta kelembagaan sosial sosial budaya.
budaya.
3.2 Memahami norma-norma 4.2 Mengkampanyekan perilaku
yang berlaku dalam sesuai norma-norma yang
PPKn kehidupan bermasyarakat berlaku dalam kehidupan
untuk mewujudkan bermasyarakat untuk
keadilan mewujudkan keadilan.
3.2 Memahami pengetahuan 4.2 Merancang, membuat, dan
tentang prinsip menyajikan produk kerajinan
perancangan, pembuatan, dari bahan serat /tekstil yang
dan penyajian produk kreatif dan inovatif, sesuai
Prakarya kerajinan dari bahan serat dengan potensi daerah
dan tekstil yang kreatif setempat (misalnya
dan inovatif. rumput/ilalang, kapas, bulu
domba, kulit, kain, tali plastik
dan lain-lain)
Gambar 16. Contoh Lain Penerapan Model Integrated Di SMP
KESIMPULAN

Kesimpulan dari penulisan essay ini ialah:


1. Pembelajaran IPA terpadu model Threaded merupakan model yang
bersambungan atau integrasi yang memfokus pada metakurikulum yang
merupakan inti dari semua pokok bahasan. Karakteristik model Threaded
adalah dalam memadukannya berdasarkan keterampilan-keterampilan yang
saling berkaitan (thinking skills, social skills, dan multiple intelegencies).
Manfaat dari model Threaded ini akan berjalan seiring dengan menfaat adanya
metakurikulum, siswa akan belajar mendapatkan manfaat dari jenis pemikiran
hebat yang intinya adalah pemindahan keterampilan hidup. Sedangkan
kelemahan model Threaded ini ialah isi atau makna dalam lintas bidang studi
sama sekali tidak ditunjukkan dengan jelas atau gamblang.
2. Pembelajaran IPA terpadu model Integrated merupakan model pengembangan
kurikulum yang menggunakan pendekatan lintas bidang ilmu utama dengan
mencari keterampilan, konsep, sikap yang tumpang tindih. Karakteristiknya
yaitu sebagai salah satu solusi dimana mata pelajaran yang terdapat di sekolah
itu terlalu banyak dan saling mengulang satu sama lain sehingga dibuatlah satu
model dengan mengintegrasikan beberapa disiplin ilmu sehingga materi
pembelajaran tersebut tidak tumpang tindih. Kelebihan dari model Integrated
ini yaitu kemudahan peserta didik untuk diperkenalkan pada keterkaitan dan
hubungan timbal balik berbagai disiplin ilmu. Kelemahannya yaitu sulit untuk
diterapkan karena membutuhkan guru dengan keahlian yang sangat terampil.
DAFTAR PUSTAKA

Fogarty, R. (1991). How to integrate the curricula. IRI/Sky light Publishing, Inc.

Fogarty, R. (2009). How to Integrated the Curricula. (3rd ed.). Thousand Oaks:
Sage Publication, Inc.

Trianto. 2014. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara

Anda mungkin juga menyukai