Rencana Kerja Jangka Menengah SLBN 1
Rencana Kerja Jangka Menengah SLBN 1
BAB I
PENDAHULUAN
1
A. Latar Belakang
UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menetapkan manajemen
berbasis sekolah (school based managemen) sebagai prinsip utama yang harus dipegang teguh
dalam pengelolaan semua satuan pendidikan. Ketentuan ini kemudian dipertegas dalam Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pasal 49 ayat (1)
pada Peraturan Pemerintah ini menyatakan: “Pengelolaan satuan pendidikan pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukkan
dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.”
Untuk menjamin terimplementasikannya manajemen berbasis sekolah, PP nomor 19/2005
tersebut juga menetapkan bahwa proses pengambilan keputusan di tingkat satuan pendidikan
juga harus sejalan dengan nafas manajemen berbasis sekolah. Pada intinya pengambilan
keputusan harus dilakukan dengan melibatkan pihak-pihak pemangku kepentingan (stakeholders)
yang terwadahi dalam Dewan Pendidik dan Komite Sekolah.
Terkait dengan Pengambilan Keputusan, beberapa hal penting yang diatur dalam Peraturan
Pemerintah tersebut meliputi bidang-bidang pengambilan keputusan, prosedur pengambilan
keputusan dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan itu. Pengambilan
keputusan bidang akademik dilakukan melalui rapat Dewan Pendidik yang dipimpin oleh kepala
sekolah. Sedangkan bidang non-akademik pengambilan keputusan dilakukan oleh komite
sekolah/madrasah yang dihadiri oleh kepala sekolah. Rapat dewan pendidik dan komite
sekolah/madrasah dilaksanakan atas dasar prinsip musyawarah mufakat yang berorientasi pada
peningkatan mutu satuan pendidikan. Oleh sebab itu satuan pendidikan dalam melaksanakan
kegiatannya perlu menyusun sebuah rencana kerja yang jelas dan terukur agar arah kegiatan
dapat meningkatkan mutu satuan pendidikan melalui berbagai pengembangan yang berdasarkan
kepada Standar Nasional Pendidikan PP nomor 19 tahun 2005. Dalam pengelolaan yang demikian
itu, proses perencanaan akan menjadi perangkat yang esensial dalam pengelolaan sekolah. Dalam
kaitannya dengan standar pengelolaan satuan pendidikan, sistem perencanaan pengembangan
lembaga yang diterapkan pada setiap sekolah harus mampu memfasilitasi dan mengakomodasi
lima pilar utama yang digariskan dalam standar pengelolaan itu—kemandirian, kemitraan,
partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
Setiap sekolah harus beralih dari budaya dan manajemen yang bersifat “menunggu dan
bertindak sesuai kebijakan atas” yang bersifat konvensional kepada sebuah budaya dan
manajemen baru yang menempatkan hasil evaluasi diri sebagai titik awal usaha pengembangan,
2
kemandirian dan akuntabilitas sebagai instrumen utama dalam proses pengembangan sekolah,
dan peningkatan mutu sebagai muara dan tujuan utama dari setiap usaha pengembangan itu.
Rencana kerja yang harus dibuat oleh satuan pendidikan meliputi Rencana Kerja Jangka
Menengah (4 tahun) dan Rencana Kerja [Link] Kerja Satuan Pendidikan dasar dan
Menengah harus disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari
Komite Sekolah/Madrasah. Dan rencana Kerja tersesebut baik Rencana Kerja Sekolah 4 tahun
(RKS), maupun Rencana Kerja Tahunan(RKT), disusun berdasarkan hasil Evaluasi Diri Sekolah(EDS).
B. Tujuan
Tujuan utama penyusunan RKJM adalah agar sekolah:
1. Mengetahui secara rinci tindakan-tindakan yang harus dilakukan sehingga tujuan,
kewajiban dan sasaran pengembangan sekolah/madrasah dapat dicapai.
2. Menjamin bahwa semua program dan kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan
sekolah sudah memperhitungkan harapan-harapan pemangku kepentingan dan kondisi
nyata sekolah.
3. Terlaksananya efektifivitas dan efisiensi penggunaan anggaran sesuai rencana.
C. Sasaran
Sasaran untuk mencapai tujuan adalah sebagai berikut:
1. Terlaksananya partisipasi para pemangku kepentingan dalam penyusunan RKJM dan
RKT/RKAS
2. Terwujudnya pengelolaan dana pendidikan berdasarkan prinsip keadilan, kecukupan,
efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik.
3. Terwujudnya peningkatan mutu pendidikan di sekolah
4. Terpenuhinya hasil rekomendasi evaluasi diri kearah pemenuhan SPM/ SNP atau SSN.
D. Dasar Hukum
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 51 ayat 1.
2. UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
3. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,Pasal 53 ayat 1.
4. PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Pasal
3
5. PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan.
6. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
7. Peraturan MenteriPendidikan dan Kebudayaan Nomor23 tahun2010
tentangperubahanatas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 tahun
2010 tentang Standar Pelayanan Minimal.
Tahap III: Menyusun Perbedaan Kondisi sekolah saat ini dengan kondisi sekolah yang
diharapkan
1) Menyusun tantangan sekolah
2) Menetapkan sasaran, target kinerja dan jadwal
4
Tahap IV: Menyusun Program dan Kegiatan
1) Merumuskan Program dan Menetapkan Penanggungjawab Program.
2) Merumuskan Kegiatan, indikator kegiatan, dan Jadwal Kegiatan.
Tahap V: Merumuskan Rencana Anggaran Sekolah
1) Membuat Rencana Biaya Program
2) Membuat Rencana Pendanaan Program
3) Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan.
Tahap VI: Merumuskan Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS)
dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).
1) Merumuskan Rencana Kerja Tahunan (RKT)
a., Menetapkan Program/Kegiatan Strategis;
b., Menetapkan Kegiatan Rutin/Reguler;
c., Menetapkan Jadwal RKTS.
2) Membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah(RKAS).
1. Pengesahan, dan Sosialisasi RKJM
Terdiri dari 3 (tiga) langkah, yakni:
1) Penyetujuan RKJM oleh rapat Dewan Pendidik setelah memperhatikan
pertimbangan dari Komite Sekolah,
2) Pengesahan berlakunya RKJM oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten
/kota sesuai kewenangannya.
3) Sosialisasi kepada pemangku kepentingan sekolah.
5
BAB. II
KONDISI SEKOLAH SAAT INI
STANDAR PROSES
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI HASIL EDS REKOMENDASI TPS
Perencanaan Pengembangan atau Sekolah perlu memfasilitasi guru dalam Guru perlu menyusun perencanaan
Penyusunan Silabus menyusun dan mengembangkan silabus. pengembangaan atau penyusunan silabus sesuai
1 3 dengan ketentuan, melalui penyusunan silabus
Perencanaan, Pengembangan atau Sekolah perlu menyusun dan mengembangkan Guru perlu menyusun dan mengembangkan RPP
Penyusunan RPP RPP sesuai dengan pedoman yang disusun oleh sesuai ketentuan, melalui kegiatan penyusunan
2 1 BSNP. RPP dan workshop validasi RPP semua mata
pelajaran dalam MGMPS
Penyusunan RPP yang dilakukan oleh Sekolah perlu mempertimbangkan prinsip Guru perlu mempertimbangkan penyusunan RPP
seluruh guru memperhatikan Prinsip perbedaan individu siswa dalam melakukan sesuai dengan prinsip perbedaan individu siswa,
3 Penyusunan RPP 2 penyusunan RPP. melalui workshop validasi RPP semua
matapalajaran.
Persyaratan Pelaksanaan Proses Sekolah perlu mempertahankan persyaratan Guru perlu mempertahankan persyaratan
Pembelajaran dalam proses pembelajaran sesuai dengan SNP. pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan
4 3 SNP, melalui kegiatan Pelaksanaan pemantauan
pembelajaran semua mapel/guru disekolah
6
Ketentuan-ketentuan dalam Seluruh guru perlu mengatur volume dan seluruh guru perlu mengatur volume dan intonasi
pengelolaan kelas yang sesuai dengan intonasi suara dalam proses pembelajaran. suara dalam ketentuan pengelolaan kelas,
5 tuntutan kompetensi. 2 melalui workshop peningkatan kompetensi guru
tentang pengelolaaan kelas.
Kegiatan pendahuluan yang dilakukan Seluruh guru perlu terus melakukan kegiatan seluruh guru perlu mempertahankan kegiatan
oleh guru yang ada di sekolah pendahuluan sebelum proses pembelajaran pendahuluan sebelum proses pembelajaran
6 3 dimulai. dimulai oleh semua guru yang ada disekolah,
melalui pelaksanaan supervisi akademik
Kegiatan inti yang dilakukan oleh guru Sekolah perlu memfaillitasi peningkatan Guru perlu meningkatkan proses eksplorasi pada
kemampuan kegiatan guru dalam proses kegiatan inti pembelajaran, melalui kegiatan
7 2 ekspolarasi. workshop peningkatan kompetensi pelaksanaan
pembelajaran guru dan pelaksanaan supervisi
akademik.
Kegiatan penutup yang dilakukan oleh Sekolah perlu memfaillitasi peningkatan Guru perlu meningkatkan kemmampuan kegiatan
guru kemampuan kegiatan guru dalam proses penutup dalam proses rencana berikutnya,
8 2 rencana berikutnya. melalui kegiatan workshop peningkatan
kompetensi pelaksanaan pembelajaran guru dan
pelaksanaan supervisi akademik.
Pelaksanaan Penilaian Hasil Belajar Sekolah perlu melakukan penilaian hasil belajar Semua guru mata pelajaran perlu meningkatkan
secara konsisten, sistematik, dan terprogram kemampuan menyususn instrumen penilaian hasil
belajar secara sistematis dan treorogram, melalui
9 2 kegiatan workshop penilaian berbasis kelas dan
pengembangan instrumen penilaian bagi seluruh
guru.
7
Pemantauan Proses Pembelajaran. Sekolah perlu melaksanakan pemantauan Kepala sekolah dan guru senior perlu
proses pembelajaran yang dilakukan oleh meningkatkan pelaksanaan pemantauan proses
10 2 Kepala Sekolah dan Pengawas Satuan pembelajaran, melalui kegiatan pengembangan
Pendidikan. penyusunan instrumen pemantauan.
Supervisi Proses Pembelajaran. Sekolah perlu terus mempertahankan Kepala sekolah perlu mempertahankan
pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pelaksanaan supervisi proses pembelajaran
11 3 secara berkesinambungan. secara berkesinambungan, melalui kegiatan
pelaksanaan supervisi akademik
Evaluasi Proses Pembelajaran. Sekolah perlu melaksanakan evaluasi dalam Kepala sekolah perlu melaksanakan evaluasi
proses pembelajaran sesuai dengan pedoman pembelajaran sesuai dengan BSNP, melalui
12 1 yang dikeluarkan oleh BSNP. kegiatan pengembangan penyusunan intrumen
evaluasi
Pelaporan Proses Pembelajaran. Sekolah perlu membuat laporan pemantauan Kepala perlu membuat laporan pemantauan
13 2 proses pembelajaran minimal 1 kali dalam 1 proses pembelajaran minimal 1 kali dalam 1
semester. semester, melalui penyusunan laporan.
Tindak lanjut Sekolah perlu melaksanakan tindak lanjut hasil kepala sekolah perlu memberikan penghargaan
laporan berdasarkan proses pembelajaran pada hari guru dan memberikan kesempatan
14 1 sesuai SNP. semua mengikuti pelatihan, melalui kegiatan
pemberian penghargaan dan pelaksanaan
pelatihan.
JUMLAH 29
RATA-RATA 2,071429 Belum SNP
NILAI 69,04762
8
STANDAR ISI
NO. INDIKATOR SKOR REKOMENDASI HASIL EDS REKOMENDASI TPS
Isi Muatan Kurikulum sekolah harus mencantumkan kompetensi Kepala sekolahn perlu melaksanakan kegiatan
1 2 siswa yang ingin dicapai agar memenuhi keterampilan hidup, melalui kegiatan pembuatan
kelayakan hidup. website.
Kurikulum didasarkan pada 7 prinsip Sekolah perlu mempertahankan TPK Sekolah perlu mempertahankan
pengembangan kurikulum pengembangan kurikulum dengan mengacu pengembangan kurikulum dengan mengacu pada
2 3 pada 7 prinsip pengembangan kurikulum 7 prinsip pengembangan kurikulum, melalui
validasi KTSP setiap tahun.
Pengembangan kurikulum di sekolah Sekolah hendaknya terus melakukan review TPK Sekolah perlu mempertahankan review
3 3 ulang Kurikulum yang dimiliki untuk setiap ulang Kurikulum yang dimiliki untuk setiap
tahunnya tahunnya, melalui pelaksanaaan validasi KTSP
Dokumen (acuan) dalam Sekolah hendaknya mempertahankan TPK Sekolah perlu mempertahankan
pengembangan kurikulum pengembangan kurikulum dengan mengacu pengembangan kurikulum dengan mengacu pada
4 3 pada dokumen pengembangan kurikulum dokumen pengembangan kurikulum, melalui
pengumpulan Peraturan yang sedang berlaku
dalam satu buku peraturan.
Prinsip-prinsip umum dalam sekolah perlu memberikan layanan yang guru perlu melaksanakan layanan yang bersifat
pelaksanaan kurikulum SNP dalam bersifat perbaikan, pengayaaan dan perbaikan, pengayaan dan percepatan, melalui
5 2
bentuk pengajaran percepatan pada siswa. workshop peninglatan kompetensi tentang
pembelajaran tuntas.
Materi ajar yang dimuat dalam sekolah perlu mengembangkan materi semua guru perlu mengembangkan budaya
kurikulum sekolah telah memenuhi kurikulum yang mengarah pada membaca dalam pembelajaran, melalui kegiatan
6 prinsip-prinsip 2 pengembangan budaya membaca menulis workshop peningkatan kompetensi guru tentang
untuk menumbuh budaya gemar membaca metoda/strategi pembelajaran semua mata
dan mendidik. pelajaran.
9
Materi kurikulum di Sekolah Sekolah perlu mengembangkan materi Guru perlu mengembangkan materi kurikulum
7 3 kurikulum yang mengacu pada pencapaian pada pencapaian kecakapan siswa, melalui
kecakapan siswa keterpaduan antara nilai karakter dengan RPP.
Keterkaitan materi dengan peserta Sekolah perlu merancanag materi ajar yang guru perlu merancang materi ajar dengan
8 didik 2 dapat mengembangkan penggunaaan mneggunakan teknologi informasi, melalui
teknologi informasi supervisi akademik.
Beban belajar sesuai dengan standar Sekolah perlu mempertahankan beban belajar TPK Sekolah perlu mempertahankan beban
9 isi 3 sesuai dengan standar isi belajar sesuai dengan standar isi, melalui kegiatan
validasi KTSP setiap tahun
Kalender Pendidikan sesuai dengan Sekolah perlu mempertahankan ketentuan TPK Sekolah perlu mempertahankan ketentuan
10 standar isi 3 kalender pendidikan sesuai standar isi kalender pendidikan sesuai standar isi, melalui
kegiatan validasi KTSP setiap tahun
Pengembangan kurikulum muatan Sekolah perlu mempertahakan TPK Sekolah perlu mempertahakan
lokal pengembangkan Kurikulum Muatan Lokal yang pengembangkan Kurikulum Muatan Lokal yang
11 3
berpedoman pada standar isi berpedoman pada standar isi, melalui validasi
KTSP setiap tahun
Program layanan bimbingan yang sekolah perlu mempertahankan dan Guru BK perlu menyusun Program kerja layanan
12 dimuat dalam kurikulum 3 mengembangkan jenis program layanan bimbingan konseling, melalui kegiatan
bimbingan yang telah ada. penyusunan program BP atau BK.
Pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah perlu menyusun laporan bimbingan Guru BK perlu menyusun laporan BK kepada
13 sekolah 2 konseling kepala sekolah, melalui kegiatan penyusunan
laporan
Sekolah menyediakan kegiatan ekstra sekolah memfasilitasi sarana prasarana kepala sekolah menyusun analisis kebutuhan
14 kurikuler untuk memenuhi kebutuhan 2 kegiatan ekstrakurikuler pelaksanaan ekstrakurikuler, melalui kegiatan
pengembangan pribadi peserta didik pengadaan alat pembelajaran (ekstrakurikuler)
Jumlah Skor 36
RATA-RATA 2,571429 Belum SNP
Nilai 85,71429
10
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI EDS REKOMENDSI TPS
Peserta didik memperlihatkan Sekolah perlu meningkatkan nilai rata-rata Guru perlu meningkatkan nilai rata-rata UN setiap
kemajuan yang lebih baik dalam setiap mata pelajaran matapelajaran, melalui kegiatan pelaksanaan uji
1 mencapai target yang ditetapkan SKL. 2 coba UN dan pengadaan buku pelajaran (UN)
Peserta didik memperlihatkan Sekolah perlu melibatkan peserta didik dalam Guru perlu meningkatkan pembelajaran peserta
2 kemajuan sebagai pembelajar yang 2 proses pembelajaran agar siswa mampu didik secara mandiri, melalui pembelajaran
mandiri. menjadi pembelajar yang mandiri kontekstual
Peserta didik memperlihatkan Sekolah perlu memfasilitasi peserta didik agar Guru perlu meningkatkan pembelajaran
motivasi belajar dan rasa percaya diri mampu memanfaatkan lingkungan sebagai memanfaatkan lingkungan sebagai media
3 2
yang tinggi. media pembelajaran pembelajaran, melalui pengembangan
pembelajaran kontekstual
Sekolah mengembangkan kepribadian Sekolah perlu mempertahankan program yang Kepala sekolah perlu mengembangkan
peserta didik mengarah pada pengembangan kepribadian keperibadian peserta didik, melalui
4 3 peserta didik pengembangan diri:penguatan 5 nilai utama
karakter( Nasionalis, integritas, mandiri, gotong
royong, religius)
Sekolah mengembangkan nilai-nilai Sekolah perlu menyusun program untuk Kepala sekolah perlu menyusun program
agama, budaya, dan pemahaman atas peningkatan kemampuan peserta didik dalam peningkatan kemampuan peserta didik dalam
5 sikap yang dapat diterima 2 menjaga lingkungan dan kebersihan sekolah menjaga lingkungan dan kebersihan sekolah,
melalui Pengembangan diri: Melaksanakan
perilaku hidup bersih dan sehat
Sekolah mengembangkan Sekolah perlu menyusun program kepala sekolah perlu menyusun program
6 keterampilan hidup 1 keterampilan hidup bagi peserta didik keterampilan hidup bagi peserta didik, melalui
penyusunan program ekstrakurikuler
11
Pengembangan Nilai Agama dan Sekolah perlu mempertahankan dan Guru perlu meningkatkan kemamapuan
Akhlak Mulia meningkatkan kemampuan pengamalan pengamalan agama dan akhlak mulia, melalui
7 3
agama dan akhlak mulia peserta didik kegiatan pelaksanaan penilaian agama dan akhlak
mulia oleh bukan guru agama
Pengembangan Nilai Sekolah perlu mempertahankan dan guru perlu meningkatkan kemampuan nilai
Kewarganegaraan dan Kepribadian meningkatkan kemampuan nilai kwarganegaraan dan keperibadian peserta didik,
8 3 kewarganegaraan dan kepribadian peserta melalui pelaksanaan penilaian keperibadian dan
didik kwarganegaraan oleh bukan guru PKN.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sekolah perlu menyusun program peningkatan Kepala sekolah perlu menyusun program
9 1 kemampuan Iptek peserta didik peningkatan IPTEK peserta didik, melalui
penyusunan program ekstrakurikuler IPTEK
Estetika Sekolah perlu menyusun program-program Kepala sekolah perlu menyusun program yang
yang mampu mengembangkan peserta didik mampu mengembangkan peserta didik dalam
10 2 dalam hal memanfaatkan lingkungan untuk memanfaatkan lingkungan untuk apresiasi seni,
kegiatan apresiasi seni melalui penyusunan program ekstrakurikuler
apresiasi seni
Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan Sekolah perlu mempertahankan dan guru perlu meningkatkan kemampuan jasmani
11 3 meningkatkan kemampuan Jasmani Olahraga olahraga dan kesehatan peserta didik, melalui
dan Kesehatan peserta didik pelaksanaan ekstrakurikuler oleh raga.
JUMLAH 23
RATA-RATA 2,090909 Belum SNP
NILAI 69,69697
12
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI EDS REKOMENDASI TPS
Kualifikasi Akademik Guru Sekolah perlu memfasilitasi guru-guru yang Kepala sekolah perlu memfasiltasi guru-guru
belum memperoleh Sertifikat Profesi Pendidik yang belum memperoleh sertifikasi guru,
1 3 dari Pemerintah melalui pengusulan nama-nama guru yang
belum sertifikasi ke Dinas Pendidikan
kabupaten.
Kualifikasi Umum dan Kualifikasi Kepala Sekolah perlu meningkatkan Kualifikasi kepala sekolah perlu ditingkatkan,
2 3
Khusus Kepala Sekolah kualifikasinya agar melebihi standar yang ada melalui pendidikan lanjutan
Kualifikasi Akademik Tenaga Sekolah perlu mengembangkan kualifikasi Kualifikasi akademik TAS perlu dikembangkan
Adminisrasi, Kualifikasi akademik akademik tenaga administrasi agar melampaui melampaui SNP, melalui pendidikan lanjutan
3 minimal yang dimiliki oleh Tenaga 3 Standar Nasional Pendidikan
Administrasi (Kepala dan Tenaga
Administrasi) (Untuk SMP ke Atas)
Kualifikasi Akademik Tenaga Sekolah perlu memfasilitasi peningkatan Kualifikasi kepala perpustakaan perlu
Perpustakaan, Kualifikasi akademik Kualifikasi kepala perpustakaan agar setara ditingkatkan, melalui pendidikan lanjutan
4 3
minimal yang dimiliki oleh Tenaga S1/D4
Perpustakaan
Kualifikasi Akademik Tenaga Sekolah perlu mengembangkan kualifikasi kualifikasi akademik tenaga laboratorium perlu
Laboratorium, Kualifikasi akademik akademik Tenaga Laboratorium agar melampaui dikembangkan melampaui SNP, melalui
5 3
minimal Kepala Laboratorium, Teknisi Standar Nasional Pendidikan pendidikan lanjutan
Laboratorium, dan Laboran
Kompetensi Sosial Pendidik, Kepala Sekolah dan Guru perlu terus Kepala sekolah perlu meningkatkan
6 Kompetensi Sosial minimal Kepala 3 meningkatkan kompetensi sosial sesuai dengan kompetensi sosial sesuai standar, melalui
Sekolah dan Guru standar. penilaian kinerja Kepala sekolah
Kompetensi Kepribadian Pendidik, Kepala Sekolah dan Guru perlu terus Kepala sekolah dan guru perlu terus dilakukan
Kompetensi Kepribadian minimal mempertahankan pencapaian kompetensi pengawasan terhadap pencapaian kompetensi
7 3
Kepala Sekolah dan Guru kepribadian sesuai dengan standar keperibadian, melalui penilaian kinerja Kepala
sekolah dan Guru
13
Kompetensi Pedagogik Pendidik, Kepala Sekolah dan semua Guru perlu kepala sekolah dan guru perlu
Kepala Sekolah dan Guru memiliki mempertahankan dan mengembangkan tingkat mengembangkan kompetensi paedagogik
8 kompetensi pedagogik 3 kompetensi pedagogik sesuai dengan standar. sesuai standar, melalui workshop peningkatan
kompetensi perencanaan pembelajaran untuk
semua mata pelajaran
Kompetensi Profesional Pendidik. Kepala sekolah harus mempunyai kelayakan Kepala sekolah perlu mempunyai kemampuan
9 Kompetensi Profesional minimal 3 dalam kompetensi manejerial manajerial sekolah, melalui lokakarya
Kepala Sekolah dan Guru perencanaan dan pelaksanaan MBS
Kepala Sekolah mempunyai kelayakan Kepala sekolah harus mampu menerapkan nilai- Kepala sekolah perlu mampu menerpkan nilai-
dalam kompetensi manajerial nilai kewirausahaan dalam mengeloa kegiatan nilai kewirusahaan dalam mengelola unit
10 3
unit produksi produksi, melalui lokakarya perencanaan dan
pelaksanaan MBS
Kompetensi Kepala dan Tenaga Sekolah perlu mempertahankan dan Kepala sekolah perlu meningkatkan
Administrasi, kriteria minimal Kepala meningkatkan kompetensi Kepala dan Tenaga kompetensi TAS, melalui workshop
11 3
dan Tenaga Administrasi Administrasi peningkatan kompetensi SIM berbasis TIK, bagi
PTK sekolah
Kompetensi Kepala dan Tenaga Kepala dan atau Tenaga Perpustakaan harus Tenaga perpustakaan perlu memenuhi
12 Perpustakaan, Kriteria minimal Kepala 3 memenuhi kompetensi agar sesuai standar kompetensi sesuai standar, melalui pembinaan
dan Tenaga Perpustakaan tenaga perpustakaan
Kompetensi Kepala dan Tenaga Kepala dan Tenaga Laboratorium perlu terus Kepala dan laboratorium perlu terus
Laboratorium, Kriteria minimal yang mempertahankan dan mengembangkan dikembangkan kompetensinya sesuai standar,
13 3
harus dimiliki Kepala dan Tenaga kompetensinya sesuai dengan standar. melalui pelaksanaan supervisi laboratorium
Laboratorium dan pembinaan tenaga laboratorium
JUMLAH 39
RATA-RATA 2,538462 Belum SNP
NILAI 84,61538
Pemeliharaan peralatan praktik Sekolah perlu melaksanakan kegiatan Kepala Sekolah perlu melaksanakan kegiatan
pembelajaran pemeliharaan terhadap seluruh fasilitas praktik pemeliharaan terhadap seluruh fasilitas
praktik, melalui Penyusunan Program
3 2
RAPBS/RAKS dan Pelaksanaan Monitoring
kegiatan Sarana Prasarana dan Pembenahan
administrasi/inventarisasi bangunan
Pemeliharaan kebersihan Lingkungan Sekolah perlu melakukan upaya untuk Kepala Sekolah perlu mengembangkan budaya
Sekolah mengembangkan budaya hidup bersih pada hidup bersih pada semua warga sekolah,
semua warga sekolah melalui Pengembangan diri: Melaksanakan
4 2 perilaku hidup bersih dan sehat dan
Penyelenggaraan: Melaksanakan penghijauan
dan perindangan lingkungan sekolah
JUMLAH 8
RATA-RATA 2 Belum SNP
NILAI 66,66667
STANDAR PENGELOLAAN
15
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI EDS REKOMENDASI TPS
Merumuskan dan menetapkan visi Visi dan misi sekolah harus dirumuskan secara TPS perlu melibatkan masayarakat dalam
dan misi sekolah dengan melibatkan partisipatif dengan mengakomodir masukan warga memberikan masukan visi-misi sekolah,
1 stakeholder sekolah 2 sekolah dan masyarakat sekitar melalui penyusunan visi dan misi Sekolah
Merumuskan tujuan sekolah dengan Tujuan sekolah harus mengacu kepada standar TPS Dalam menyusun Tujuan sekolah perlu
mengacu pada pencapaian visi dan kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh mengacu pada SKL, melalui kegiatan
2 misi sekolah 2 pemerintah Pembuatan Program Kerja Kepala Sekolah dan
Kajian-kajian yang sesuai dengan kondisi
sekolah masing-masing
Merumuskan dan menetapkan Rencana kerja sekolah harus selalu dikembangkan TPS Dalam menyusun Rencana kerja perlu
rencana kerja sekolah sebagai upaya sebagai upaya pencapaian tujuan sekolah dan dikembang berdasarkan tujuan sekolah,
3 pencapaian tujuan sekolah 3 dikoordinasi dengan pihak terkait melalui Penyusunan Program RAPBS/RAKS
Menetapkan pedoman pengelolaan Sekolah perlu mengembangkan KTSP secara terus TPK sekolah perlu mengembangkan KTSP
pembelajaran menerus sesuai tuntutan kebutuhan terus menerus sesuai tuntutan kebutuhan,
4 3 melalui kegiatan pengembangan KTSP dan
Kajian-kajian yang sesuai dengan kondisi
sekolah masing-masing
Menetapkan pedoman Sekolah menyusun dan menetapkan peraturan Kepala sekolah perlu menysusun dan
penyelenggaraan sekolah akademik yang memuat ketentuan pemanfaatan menetapkan peraturan akademik, melalui
5 2
fasilitas sekolah kegiatan Lokakarya Aplikasi MBS dan
Pelaksanaan Supervisi Non-Akademik
Melaksanakan program kerja sesuai Setiap perubahan rencana kerja sekolah harus Setiap perubahan RKS/RKAS perlu melalui
dengan rencana kerja dan pedoman melalui rapat pembahasan dan ada persetujuan rapat pembahasan dan persetuan pihak yang
6 yang telah ditetapkan 2 dari berbagai pihak berkepentingan berkepentingan, melalui Rakor Komite Sekolah
16
Melaksanakan program-program Sekolah hrus melaksanakan seleksi penerimaan Kepala sekolah perlu melaksanakan seleksi
kesiswaan calon siswa baru dalam meningkatkan kualitas penerimaan calon siswa baru dalam
7 2 input siswa meningkatkan kualitas input siswa, melalui
Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru
(PPDB)
Mengembangkan kurikulum sesuai Peraturan akademik harus disusun dan ditetapkan Kepala sekolah perlu menyusun Peraturan
dengan pedoman pengembangan melalui dewan pendidik akademik dan ditetapkan melalui dewan
8 KTSP dan meningkatkan mutu 2 pendidik, melalui kegiatan Pelaksanaan
pembelajaran secara berkelanjutan Supervisi Non-Akademik
Mendayagunakan pendidik dan Pendidik dan tenaga kependidikan yang berprestasi Agar PTK yang berprestasi meningkatkan
tenaga kependidikan secara perlu diberikan penghargaan dan promosi sebagai kinerjanya kepala sekolah perlu memberikan
9 profesional, berkeadilan, dan terbuka 2 motivasi agar meningkatkan kinerjanya penghargaan dan promosi, melalui kegiatan
Penyelenggaraan Guru Berprestasi dan
pemberian pernhargaan di hari guru.
Mendayagunakan sarana dan Sekolah harus memanfaatkan fasilitas pendidikan Guru perlu memanfaatkan fasilitas pendidikan
prasarana secara optimal dalam secara optimal dalam memberikan layanan kepada secara optimal dalam memberikan layanan
10 mendukung pembelajaran 2 siswa kepada siswa, melalui Pelaksanaan Supervisi
Pemberdayaan Alat dan Penyusunan Program
Supervisi, Monitoring dan Evaluasi
Mengelola keuangan dan pembiayaan Sekolah harus selalu berupaya meningkatkan Kepala sekolah perlu meningkatkan terus
sekolah dengan tepat guna, akuntabel, ketepatan pemanfaatan keuangan, akuntabilitas, ketepatan pemanfaatan keuangan,
11 dan transparan 3 dan transparansi penggunaan keuangan sekolah akuntabilitas, dan tranparansi penggunaan
keuangan sekolah, melalui Pelaksanaan
Monitoring Keuangan
Menciptakan dan mengelola budaya Sekolah harus melibatkan berbagai pihak yang Kepala sekolah perlu melibatkan berbagai
dan lingkungan sekolah dalam terkait dalam menciptakan dan mengelola pihak yang terkait dalam menciptakan dan
12 mendukung pembelajaran 1 lingkungan sekolah yang kondusif mengelola lingkungan sekolah yang kondusif,
melalui kegiatan Rakor Komite Sekolah
17
Melakukan pengawasan terhadap Sekolah harus mengevaluasi kinerja pendidik dan Kepala sekolah perlu mengevaluasi kinerja
program-program sekolah dalam tenaga kependidikan yang meliputi kesesuaian PTK , melalui kegiatan Penyusunan Program
13 kerangka pencapaian SNP 2 penugasan, beban kerja, keterlaksanaan tugas Supervisi, Monitoring dan Evaluasi
pendidik dan tenaga kependidikan
Memiliki kepemimpinan yang kuat Sekolah perlu meningkatkan kualitas dan Kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas
dengan tugas dan tanggung jawab kewibawaan kepemimpinan sekolah agar mampu diri agar mampu meningkatkan kinerja
14 yang jelas 3 meningkatkan kinerja sekolah sekolah, melalui Peningkatan Kompetensi
Kepala Sekolah dan Pembinaan Administrasi
Sekolah
Memiliki dan mengelola sistem Sekolah harus mencoba berbagai bentuk Kepala sekolah perlu melakukan berbagai
informasi sebagai sarana penyebarluasan informasi dan seperti (1) bentuk penyebaran informasi, melalui kegiatan
15 menyampaikan dan menyerap 2 dokumen; (2) foto; (3) leaflet/selebaran; (4) Penyusunan Leaflet dan Pengembangan Sistem
informasi terhadap stakeholder booklet; (5) buletin; (6) papan informasi, dan lain- Informasi Manajemen
lain
JUMLAH 33
RATA-RATA 2,2 Belum SNP
NILAI 73,33333
STANDAR PEMBIAYAAN
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI EDS REKOMENDASI TPS
18
Kepala sekolah perlu selalu memanfaatkan
biaya operasional sesuai dengan RKS, melalui
Sekolah perlu selalu memanfaatkan biaya
1 Pemanfaatan Biaya Operasional 3 penyusunan RKS/RKAS dan Workshop
operasional sesuai dengan perencanaan sekolah
peningkatan kompetensi pengelolaan
keuangan sekolah
Dalam menyusun RKAS sekolah perlu
melibatkan pengawas sekolah, melalui
Sekolah dalam menyusun RKS/RKAS hendaknya kegiatan penyusunan RKS/RKAS dan
2 Penyusunan RKS / RKAS 2
melibatkan Pengawas Sekolah Workshop peningkatan kompetensi
pengelolaan keuangan sekolah
STANDAR PENILAIAN
NO INDIKATOR SKOR REKOMENDASI EDS REKOMENDASI TPS
19
Semua guru mengembangkan Sekolah perlu memfasilitasi guru dalam Kepala sekolah perlu mengembangkan
Indikator pencapaian KD dan teknik mengembangkan indikator pencapaian KD yang kemampuan guru menyusun indikator
penilaian sesuai kompetensi yang akan diukur pada saat pencapaian KD mata pelajaran, melalui
1 2 menyusun silabus mata pelajaran Workshop peningkatan kompetensi
perencanaan pembelajaran bagi semua guru
mapel
Semua guru mengembangkan Sekolah perlu memfasilitasi guru dalam Kepala sekolah perlu mengembangkan
instrumen dan pedoman penilaian pengembangan instrumen sesuai dengan bentuk kemampuan guru dalam menyusun instrumen
sesuai dengan bentuk dan teknik dan teknik penilaian penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik
2 2
penilaian penilaian, melalui Workshop pengembangan
instrumen penilaian hasil belajar bagi semua
guru mapel
Semua guru menginformasikan ke Semua guru perlu menginformasikan ke peserta Semua guru perlu menginformasikan ke
peserta didik mengenai kriteria didik mengenai kriteria penilaian peserta didik mengenai kriteria penilaian,
3 penilaian 1 melalui kegiatan penyampaian kontrak
pembelajaran
Semua guru melaksanakan penilaian Semua guru perlu selalu melaksanakan penilaian Semua guru perlu selalu melaksanakan
(tes dan non tes) secara teratur (tes dan non tes) secara teratur berdasarkan penilaian (tes dan non tes) secara teratur
4 berdasarkan rencana yang dibuat 3 rencana yang dibuat berdasarkan rencana yang dibuat, melalui
pelaksanaan supervisi akademik
Semua guru mengolah dan Semua guru perlu selalu mengolah dan Semua guru perlu selalu mengolah dan
mengembalikan hasil penilaian mengembalikan hasil penilaian kepada siswa mengembalikan hasil penilaian kepada siswa,
kepada siswa melalui kegiatan mengembalikan hasil
5 3
pemeriksaan oleh guru dengan memberikan
penguatan dalam komentar, arahan, solusi
pemecahan masalah)
20
Semua guru memanfaatkan hasil Semua guru perlu melaksanakan kegiatan Semua guru perlu melaksanakan pengayaan
penilaian pengayaan bagi siswa yang memenuhi kriteria bagi yang telah memenuhi KKM, melalui
6 2 Workshop peningkatan kompetensi guru
tentang pembelajaran tuntas dan peaksanaan
supervisi akademik
Semua guru melaporkan hasil Semua guru melaporkan hasil penilaian Semua guru perlu melaporkan hasil penilaian
penilaian pada akhir semester kepribadian siswa kepada guru Pendidikan kepribadian siswa kepada guru Pendidikan
7 2 Kewarganegaraan sebagai informasi untuk Kewarganegaraan sebagai informasi untuk
menentukan nilai akhir semester. menentukan nilai akhir semester, melalui
pelaksanaan supervisi akademik
Penetapan Kriteria Ketuntasan Sekolah perlu selalu menentukan KKM setiap mata Semua guru perlu selalu menentukan KKM
Minimum (KKM) pelajaran dengan memperhatikan karakteristik setiap mata pelajaran sesuai dengan petunjuk
8 3 peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan penyusun KKM, melalui Penyusunan
kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan Kompetensi Ketuntasan Minimal
pendidik
Sekolah melaksanakan koordinasi Sekolah perlu mempertahankan upaya koordinasi Kepala sekolah perlu selalu melaksanakan
evaluasi dengan dewan guru, Dinas dengan pihak terkait, untuk penyelenggaraan kegiatan evaluasi pembelajaran(UH,UTS,UAS)
9 Pendidikan Kab/Kota, Wali kelas, 3 kegiatan evaluasi pembelajaran dan berkoordinasi dengan phihak terkait,
Komite Sekolah, dll, untuk melalui Pelaksanaan Monitoring kegiatan
penyelenggaraan kegiatan ulangan belajar Mengajar
Sekolah menentukan kriteria Sekolah perlu selalu menentukan kriteria kenaikan Kepala Sekolah perlu selalu menentukan
kenaikan kelas dan nilai akhir kelas dan nilai akhir kelompok mata pelajaran kriteria kenaikan kelas dan nilai akhir
kelompok mata pelajaran dan melalui rapat kepala sekolah dengan kelompok mata pelajaran melalui rapat kepala
10 penentuan kelulusan siswa melalui 3 mempertimbangkan hasil penilaian guru dengan sekolah dengan mempertimbangkan hasil
rapat kepala sekolah yang melibatkan dewan guru penilaian guru dengan melibatkan dewan guru,
mempertimbangkan hasil penilaian melalui pelaksanaan monitoring pelaksanaan
guru dengan melibatkan dewan guru evaluasi pembelajaran
11 Penyelenggaraan ujian sekolah 3 Sekolah perlu mempertahankan penyelenggaraan Kepala Sekolah perlu mempertahankan
ujian sekolah sesuai dengan Standar Operasional penyelenggaraan ujian sekolah sesuai dengan
21
Prosedur (SOP) ujian sekolah bagi satuan Standar Operasional Prosedur (SOP) ujian
pendidikan penyelenggara sekolah bagi satuan pendidikan
penyelenggara, melalui Pelaksanaan
Monitoring kegiatan belajar Mengajar
Pelaporan hasil penilaian mata Sekolah hendaknya melaporkan pencapaian hasil Kepala sekolah perlu melaporkan pencapaian
pelajaran belajar tingkat satuan pendidikan kepada Komite hasil belajar satuan pendidikan kepada komite
12 2 Sekolah pada semester terakhir sekolah pada semester terakhir, melaui
kegiatan Penyusunan Laporan
JUMLAH 29
RATA-RATA 2,416667 Belum SNP
NILAI 80,55556
BANGUNAN luas bangunan 2649,5 m2 sesuai setandar sekolah perlu mempertahankan luas
2 3 bangunan/lantai sekolah
JUMLAH DAYA jumlah daya 4000 watt, sesuai standar sekolah perlu mempertahan daya, atau
3 3 menambah daya listrik sekolah
RUANG KELAS Jumlah ruang kelas standar dan ratio luas ruang sekolah perlu menambah jumlah siswa,
kelas 37,38 m2/peserta didik, sesuai standar. untuk memenuhi jumlah seluruh ruang
4 3 sedangkan jumlah tempat cuci tangan(0) perlu kelas, sedangkan tempat cuci tangan perlu
diadakan. ditambah perkelas satu buah.
22
PERPUSTAKAAN Luas bangunan 108 m2, sesuai standar. Jumlah Jumlah buku teks perlu ditambah 3518 buah,
buku teks(1036) dan buku pengayaan(364) perlu buku pengayaan 506 buah.. Media
5 3 ditambah. Perabot pustaka, media pembelajaran pembelajaran dan buku inventaris, tempat
dan buku inventaris, tempat sampah, kotak kontak, sampah, kotak kontak, dan jam dinding perlu
dan jam dinding perlu dilengkapi. diadakan masing-masing 1 buah
LABORATORIUM IPA Luas dan lebar bangunan standar. Pearalatan Peralatan pendidikan: Soket listrik perlu
Pendidikan perlu dilengkapi. Alat dan sumber ditambah 8 buah lagi. Mistar 50 cm,
belajar sebagian perlu dilengkapi. stopwatch , termometer 100 derajat C,
6 3
perlu ditambah 2 masing-masing 2 buah.
gelas kimia 10 dan pipet tets perlu ditambah
50 buah.
RUANG PIMPINAN Luas dan Lebar Bangunan sesuai standar. Pearbot Kepala Sekolah perlu melengkapi papan
7 3 dan perlengkapan lainnya belum memenuhi statistik 1 buah
standar
RUANG GURU Luas bangunan sesuai standar. Perabot dan Kepala Sekolah perlu melengkapi papan
8 2 perlengkapan lainnya belum memenuhi standar statistik, papan pengumuman, dan tempat
cuci tangan masing-masing 1 buah
RUANG TATA USAHA Luas dan perabot ruangan sesuai dengan standar Kepala Sekolah perlu mempertahan luas dan
9 3 perabot ruangan atau menambah pearbot
ruangan
TEMPAT BERIBADAH Luas, perabot dan perlengkapan lainnya telah Kepala Sekolah perlu mempertahankan luas,
memenuhi standar perabot dan perlengkapan lainnya, atau
10 3
menambah perabot dan perlengkapan
lainnya.
RUANG KONSELING Luas bangunan memenuhi standar. Sebagaian Kepala sekolah perlu menambah kursi tamu
11 2 pearbot telah memenuhi standar 1 buah
23
RUANG UKS Luas bangunan memenuhi standar. Perabot dan Kepala Sekolah semua sudah terlengkapi
12 3 perlengkapan lainnya juga sesuai standar. tensimeter, termometer badan, masing-
masing 1 buah dan tempat tidur 2 buah
RUANG ORGANISASI KESISWAAN Luas nya standar . perabot lainnya belum Kepala Sekolah perlu pengadaan ruang OSIS
13 1 memenuhi standar dan perabotnya
JAMBAN Bangunan dan perlengkapnnya memenuhi standar Kepala sekolah perlu merehab ringan atau
14 3 menambah perlengkapan pada jamban
15 GUDANG Kepala Sekolah perlu memperlebar ruang
Luas tidak standar. Perlengkapan lain belum
1 gudang , serta melengkapi lemari dan rak
memenuhi standar.
yang sesuai dengan standar
16 RUANG SIRKULASI Ruang sirekulasi standar Kepala sekolah mempertahankan ruang
3
sirkulasi
17 TEMPAT BERMAIN / SIRKULASI tempat bermain tidak standar Kepala Sekolah perlu menambah luas lahan
bermain 47,5 m2. Melengkapi peralatan;
3
peralatan bola voli, sepak bola, basket,atletik
dan keterampilan masing-masing 1 set.
JUMLAH 41
RATA-RATA 2,41176471 Belum SNP
NILAI 80,3921569
24
C. REKOMENDASI HASIL EDS DAN KESIMPULAN PROFIL TERPILIH BERDASARKAN SKALA PRIORITAS
25
Pengembangan Guru perlu meningkatkan nilai rata- Pelaksanaan Uji Coba UN
Kompetensi rata UN setiap matapelajaran, melalui
Lulusan kegiatan pelaksanaan uji coba UN dan
pengadaan buku pelajaran (UN)
Guru perlu meningkatkan Pengembangan
pembelajaran memanfaatkan Pembelajaran kontekstual
lingkungan sebagai media
pembelajaran, melalui pengembangan
3 pembelajaran kontekstual
Kepala sekolah perlu menyusun Penyusunan program
program peningkatan IPTEK peserta Ekstrakurikuler IPTEK
didik, melalui penyusunan program
ekstrakurikuler IPTEK
kepala sekolah perlu menyusun Penyusunan Program
program keterampilan hidup bagi Ekstrakurikuler
peserta didik, melalui penyusunan Keterampilan hidup
program ekstrakurikuler
Pengembangan kepala sekolah dan guru perlu workshop peningkatan
Pendidik dan mengembangkan kompetensi kompetensi perencanaan
Tenaga paedagogik sesuai standar, melalui pemebelajaran untuk
Kependidikan workshop peningkatan kompetensi semua mata pelajaran
perencanaan pembelajaran untuk
semua mata pelajaran
Kepala sekolah perlu mempunyai lokakarya perencanaan dan
kemampuan manajeriah sekolah, pelaksanaan MBS
4 melalui workshop, melalui lokakarya
perencanaan dan pelaksanaan MBS
Kepala sekolah perlu meningkatkan worksop peningkatan
kompetensi TAS, melalui workshop kompetensi SIM berbasis
peningkatan kompetensi SIM berbasis TIK bagi PTK sekolah
TIK, bagi PTK sekolah
Tenaga perpustakaan perlu memenuhi Pembinaan tenaga
kompetensi sesuai standar, melalui perpustakaan
pembinaan tenaga perpustakaan
Pengembangan kepala sekolah perlu melakukan Pelaksanaan monitoring
sarana dan pemeliharaan ringan sepanjang waktu, kegiatan sarana prasarana
Prasarana melalui Pelaksanaan Monitoring
kegiatan Sarana Prasarana
Kepala Sekolah perlu mengembangkan Pengembangan diri:
budaya hidup bersih pada semua melaksanakan perilaku
5
warga sekolah, melalui Pengembangan hidup bersih dan sehat
diri: Melaksanakan perilaku hidup
bersih dan sehat dan
Penyelenggaraan: Melaksanakan
penghijauan dan perindangan
lingkungan sekolah
26
Pengembangan TPS Dalam menyusun Tujuan sekolah Kajian-kajian yang sesuai
Standar perlu mengacu pada SKL, melalui dengan kondisi sekolah
Pengelolaan kegiatan Pembuatan Program Kerja
Kepala Sekolah dan Kajian-kajian yang
sesuai dengan kondisi sekolah masing-
6 masing
Dalam menyusun Rencana kerja perlu Penyusunan Program
dikembang berdasarkan tujuan RAPBS/RKAS
sekolah, melalui Penyusunan Program
RAPBS/RAKS
Pengembangan Kepala sekolah perlu selalu workshop peningkatan
Standar memanfaatkan biaya operasional kompetensi pengelolaan
Pembiayaan sesuai dengan RKS, melalui keuangan sekolah
penyusunan RKS/RKAS dan Workshop
peningkatan kompetensi pengelolaan
7
keuangan sekolah
Kepala sekolah perlu meningkatkan Pelaksanaan monitoring
transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah
pengelolaan keuangan, melalui
pelaksanaan monitoring keuangan
Pengembangan Kepala sekolah perlu mengembangkan workshop peningkatan
dan implementasi kemampuan guru menyusun indikator kompetensi perencanaan
sistem penilaian pencapaian KD mata pelajaran, melalui pembelajaran bagi semua
Workshop peningkatan kompetensi guru mapel
perencanaan pembelajaran bagi semua
guru mapel
Kepala sekolah perlu mengembangkan workshop pengembangan
kemampuan guru dalam menyusun instrumen penilaian hasil
instrumen penilaian sesuai dengan belajar bagi semua guru
8 bentuk dan teknik penilaian, melalui mapel
Workshop pengembangan instrumen
penilaian hasil belajar bagi semua guru
mapel
Semua guru perlu melaksanakan Pelaksanaan Supervisi
pengayaan bagi yang telah memenuhi akademik
KKM, melalui Workshop peningkatan
kompetensi guru tentang
pembelajaran tuntas dan peaksanaan
supervisi akademik
SAPRAS.2 Kepala sekolah perlu menambah Penambahan jumlah siswa
jumlah siswa, untuk memenuhi jumlah
seluruh ruang kelas. Jumlah lemari
kelas perlu ditambah 2 buah lagi,
sedangkan tempat cuci tangan perlu
9 ditambah bagi kelas yang tidak punya.
Jumlah buku teks perlu ditambah 3518 pengadaaan buku teks
buah, buku pengayaan 506 buah.. sebanyak 3518 buah dan
Media pembelajaran dan buku buku pengayaan sebanyak
inventaris, tempat sampah, kotak 506 buah
27
kontak, dan jam dinding perlu diadakan
masing-masing 1 buah
Peralatan pendidikan: Soket listrik penambahan soket listrik
perlu ditambah 8 buah lagi. Mistar 50 sebanyak 8 buah dan
cm, stopwatch , termometer 100 penambahan pipet tets
derajat C, perlu ditambah 2 masing- sebanyak 50 bauh
masing 2 buah. gelas kimia 10 dan
pipet tets perlu ditambah 50 buah.
Kepala Sekolah perlu pengadaan ruas Pembangunan Ruang OSIS
OSIS dan perabotnya dan perabotnya
28
BAB. III
KONDISI SEKOLAH YANG DIHARAPKAN
A. VISI SLB Negeri 1 agansiapiapi
“Terwujudnya SLBN 1 Bagansiapiapi berkualitas, kompetitif, Berbudaya Melayu dan berakhlaq
mulia, tahun 2020”
Indikator Visi:
Terwujudnya lulusan yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang bermutu
Terwujudnya lulusan yang berjiwa keunggulan dan mampu bersaing
Unggul dalam prestasi bidang akademik maupun non akademik
Tumbuh dan berkembangnya sikap sosial dan spiritual para lulusan
B. MISI SEKOLAH
1. Menumbuhkan semangat kemandirian dan kewirausahaan.
2. Melaksanakan bimbingan dan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menarik sehingga peserta
didik berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang mereka miliki.
3. Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif dan daya saing yang sehat kepada seluruh
warga sekolah baik prestasi akademik maupun non akademik.
4. Menumbuhkembangkan sikap, perilaku dan sikap amaliah yang berlandaskan agama di sekolah
5. Menata lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah, aman dan nyaman.
6. Mendorong, membantu dan memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, bakat,
dan minatnya sehingga dapat dikembangkan secara lebih optimal dan memiliki daya saing yang
tinggi.
C. TUJUAN SEKOLAH
1. Meningkatkan nilai rata-rata UN secara berkelanjutan.
2. Melaksanakan keterampilan hidup siswa, baik generik maupun vocasional
3. Mewujudkan tim olah raga dan kesenian yang mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional.
4. Mewujudkan kepedulian warga sekolah terhadap kesehatan, kebersihan, dan keindahan lingkungan
5. Mewujudkan amalan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) pada seluruh warga sekolah.
6. Melaksanakan kegiatan rutin penataan lingkungan sehat, bersih dan asri.
29
BAB. IV
PERBEDAAN ANTARA KONDISI SEKOLAH SAAT INI DENGAN KONDISI SEKOLAH YANG DIHARAPKAN
1. TANTANGAN SEKOLAH
Program Kondisi Sekolah Saat Ini Kondisi Sekolah Yang Diharapkan Besar Tanta
(Hasil EDS) ngan Nyata
Pengembangan 30% guru mampu menyusun dan 100% guru mampu menyusun 70%
Standar Proses mengembangkan RPP sesuai dan mengembangkan RPP sesuai
ketentuan ketentuan
25% guru mampu menyusunan 100% guru mampu menyusunan 75%
RPP sesuai dengan prinsip RPP sesuai dengan prinsip
perbedaan individu siswa perbedaan individu siswa
50% guru mampu mengatur 100% guru mampu mengatur 50%
volume dan intonasi suara dalam volume dan intonasi suara dalam
ketentuan pengelolaan kelas ketentuan pengelolaan kelas
25% guru mampu mpelaksanaan 100% guru mampu melaksanaan 75%
proses pembelajaran sesuai proses pembelajaran sesuai
dengan SNP dengan SNP
Pengembangan Tingkat kualitas kurang dalam Tingkat kualitas sangat baik 3 tingkat
Standar Isi melaksanakan kegiatan dalammelaksanakan kegiatan
keterampilan hidup keterampilan hidup
Tingkat kualitas kurikulum Tingkat Kualitas kurikulum(KTSP) 2 tingkat
(KTSP) dengan mengacu pada 7 dengan mengacu pada 7 prinsip
prinsip adalah cukup adalah sangat baik
20% guru mampu 100% guru mampu 80%
mengembangkan materi mengembangkan materi
kurikulum yang menimbulkan kurikulum yang menimbulkan
sikap kritis siswa, membaca dan sikap kritis siswa, membaca dan
menulis menulis
20% guru yang mampu 80% guru mampu melaksanakan 80%
melaksanakan layanan yang layanan yang bersifat perbaikan,
bersifat perbaikan, pengayaan pengayaan dan percepatan,
dan percepatan,
Pengembangan nilai rata-rata UN setiap nilai rata-rata UN setiap 1,20
Kompetensi matapelajaran sebesar 6,80 matapelajaran 8,00
Lulusan 30% guru mampu memanfaatkan 100% guru mampu 70%
lingkungan sebagai media memanfaatkan lingkungan
pembelajaran sebagai media pembelajaran
Tingkat kualitas Penyusunan Tingkat kualitas Penyusunan 2 tingkat
program peningkatan IPTEK program peningkatan IPTEK
peserta didik adalah cukup peserta didik adalah sangat baik
Tingkat kualitas penyusunan Tingkat kualitas penyusunan 3 tingkat
program keterampilan hidup bagi program keterampilan hidup bagi
peserta didik adalah kurang peserta didik adalah sangat baik
Pengembangan 30% guru mampu 100% guru mampu 70%
Pendidik dan mengembangkan kompetensi mengembangkan kompetensi
Tenaga paedagogik sesuai standar paedagogik sesuai standar
30
Kependidikan Nilai kinerja kepala sekolah Nilai kinerja kepala sekolah 2 tingkat
cukup dalam kemampuan sangat baik dalam kemampuan
manajerial sekolah manajerial sekolah
Jumlah TAS yang mampu Jumlah TAS yang mampu 55%
menggunakan TIK dalam menggunakan TIK dalam
melaksanakan SIM yang baik ada melaksanakan SIM yang baik ada
45% 100%
Nilai Kinerja tenaga perpustakaan Nilai Kinerja tenaga perpustakaan 2 tingkat
yang memenuhi kompetensi yang memenuhi kompetensi
sesuai standar adalah cukup sesuai standar adalah sangat baik
Pengembangan Tingkat kualitas pemeliharaan Tingkat kualitas pemeliharaan 2 tingkat
sarana dan ringan sepanjang waktu oleh ringan sepanjang waktu oleh
Prasarana kepala sekolah adalah cukup kepala sekolah adalah sangat baik
20% warga sekolah mampu 100% warga sekolah mampu 80%
mengembangkan budaya hidup mengembangkan budaya hidup
bersih dan sehat bersih dan sehat
Pengembangan Tujuan sekolah disusun belum Tujuan sekolah disusun mengacu 2 aspek
Standar mengacu pada SKL pada SKL sesuai dan terukur
Pengelolaan Rencana kerja disusun dan Rencana kerja disusun dan 2 aspek
dikembang belum berdasarkan dikembang sesuaidan terukur
tujuan sekolah dengan tujuan sekolah
Pengembangan Tingkat kualitas penyusunan RKS Tingkat kualitas penyusunan RKS 3 tingkat
Standar adalah kurang adalah sangat baik
Pembiayaan Tingkat kualitas transparansi dan Tingkat kualitas transparansi dan 3 tingkat
akuntabilitas pengelolaan akuntabilitas pengelolaan
keuangan adalah kurang keuangan adalah sangat baik
Pengembangan 30% guru mampu menyusun 100% guru mampu menyusun 70%
dan implementasi indikator pencapaian KD mata indikator pencapaian KD mata
sistem penilaian pelajaran secra mandiri pelajaran secra mandiri
30% guru mampu dalam 100% guru mampu menyusun 70%
menyusun instrumen penilaian indikator pencapaian KD mata
sesuai dengan bentuk dan teknik pelajaran secra mandiri
penile
0% guru telah melaksanakan 100% guru telah melaksanakan 100%
pengayaan bagi yang telah pengayaan bagi yang telah
memenuhi KKM memenuhi KKM
SAPRAS.2 Jumlah siswa 44 orang Jumlah siswa 100 orang 100 orang
Jumlah buku teks yang ada 50 Jumlah buku teks yang ada 50 50
buah, buku pengayaan 50 buah buah, buku pengayaan 50 buah 50
Soket listrik yang ada ..... dan Soket listrik ....buah dan pipet 8
pipet tets yang ada .....buah. tets .....buah. 50
Belum ada ruangOSIS dan Belun ada ruang OSIS dan 1 tahap
perabotnya perabotnya
31
B. SASARAN DAN TARGET KINERJA JANGKA MENENGAH
Program Sasaran Base Target kinerja
line(kinerja
2016/2017) 17/18 18/19 19/20 20/21
Pengembangan Meningkatnya jumlah guru 10% 55% 100% - -
Standar Proses menyusun dan
mengembangkan RPP sesuai
ketentuan sebesar 90%
( 10%-100%)
35
BAB.V
37
Program : Pengembangan Standar Sarana Prasrana
38
7. Pelaksanaan 100% guru mampu Kepala v v v v v v v v
supervisi melaksanakan sekolah
akademik pengayaan bagi yang
telah memenuhi
KKM
Program: Pengembangan Standar Pembiayaan
Kegiatan
Kegiatan
39
BAB. VI
2. Pengembangan
Standar Isi:
3. Pengembangan
Standar Proses
a. workshop
pembealajaran x/keg 6.000 2(4) 48.000 2x 12.000 2x 12.000 2x 12.000 2x 12.000
tuntas
4. Pengembangan
Pendidik dan
Tenaga
Kependidikan
a. Workshop x/keg 6.000 2(2) 24.000 2x 12.000 2x 12.000 - -
peningkatan
kompetensi guru
dalam menyusun RPP
sesuai ketentuan
5. Pengembangan
Sarana dan
Prasarana sekolah
a
6. Pengembangan
Standar Pengelolaan
7. Pengembangan
Standar Pembiayaan
8. Pengembangan dan
Implementasi Sistem
Penilaian
40
jumlah 17/18 18/19 19/20 20/21
No Sumber Pendapatan
(Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000)
1. Pemerintah
1.1 BOSNAS 444.000 84.000 120.000 120.000 120.000
1.2 BOSDA Provinsi 115.200 24.300 30.300 30.300 30.300
1.3 APBD Propvinsi
1.4 APBD Kabupaten/kota
2. Masyarakat 000 000 000 000 000
2.1 Bantuan Masyarakat Sekolah 32.400 8.100 8.100 8.100 8.100
2.2 Bantuan Alumni
3. Pendapatan Asli Sekolah(PAS) 4.000. 1.000 1.000 1.000 1.000
3.1 Kantin 480. 120. 120. 120. 120.
3.2 Bantuan Belajar Siswa BK 238.000 59.500 55.000 59.500 5.500
3.3 BOP 95.200 25.000 20.120 25.000 25.000
TOTAL 882.780 193.920 229..620 229..620 229..620
Mengetahui :
Kepala SLB Negeri 1 Baganmsiapiapi Bendaharawan
Mengetahui :
Ketua Komite SLB Negeri 1 Baganmsiapiapi
41
Gunakan ALPEKA!!!!!
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH(RKAS)
TAHUN AJARAN 2018-
NamaSekolah : SLB Negeri 1 Bagansiapiapip 2019
Desa/Kecamatan : Bagan Punak Pesisir, Bangko FormulirBOS-K2
Kabupaten/Kota : Rokan Hilir DiisiolehSekolah
Provinsi : Riau DikirimkeTim Manajemen BOS Kab/Kota
Triwulan : I s.d IV
Mengetahui, Menyetujui,
Ketua Komite Sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan
Kepalasek
ZAIFUL ALAM JAYA PUTRA, [Link] SYAHDAN HAMID, S.S. ZULKAIDAH, [Link]
NIP 19590801198510 1 001 NIP 19770803200801 2 019