0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan6 halaman

Analisis QoS Jaringan Internet STMIK Pontianak

Dokumen tersebut membahas analisis kualitas layanan (Quality of Service/QoS) pada jaringan internet kampus STMIK Pontianak dengan mengukur parameter delay, jitter, throughput, dan packet loss menggunakan aplikasi Wireshark. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa QoS jaringan struktural, dosen/staf, dan mahasiswa mendapat nilai 3,75 yang termasuk kategori "memuaskan".

Diunggah oleh

indra sunardi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan6 halaman

Analisis QoS Jaringan Internet STMIK Pontianak

Dokumen tersebut membahas analisis kualitas layanan (Quality of Service/QoS) pada jaringan internet kampus STMIK Pontianak dengan mengukur parameter delay, jitter, throughput, dan packet loss menggunakan aplikasi Wireshark. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa QoS jaringan struktural, dosen/staf, dan mahasiswa mendapat nilai 3,75 yang termasuk kategori "memuaskan".

Diunggah oleh

indra sunardi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 341

Analisis QoS (Quality of Service) Jaringan Internet Kampus


STMIK Pontianak

Hendra Kurniawan
Informatika
STMIK Pontianak
Pontianak, Indonesia
e-mail: hendrakurniawan@[Link]

Abstrak
Dunia pendidikan, pemanfaatan jaringan internet sebagai media yang sangat penting akan
digunakan, pengajar, siswa dalam melakukan pembelajaran berbasis online. jaringan yang baik harus
memperhitungkan kualitas layanan yang akan diakses oleh pengguna. Quality of Service (QoS) adalah
teknik untuk mengetahui seberapa baik suatu jaringan menurut standart THIPON. STMIK Pontianak
stmik pontianak dibagi mejadi 3 buah jaringan nirkabel, struktural sebesar 10 Mbps, untuk jaringan
dosen/staff dialokasikan sebesar 5 Mbps sedangkan untuk mahasiswa dialokasikan 2 Mbps. STMIK
Pontianak menyediakan jaringan nirkabel untuk diakses oleh struktural,dosen/staff dan mahasiswa. Oleh
Karena itu butuh analisis seberapa baik kualitas jaringan internet STMIK Pontianak. Hasil Rekapitulasi
pengukuran nilai Quality of Service (QoS) jaringan Struktural, Dosen/staff dan Mahasiswa berdasarkan
standar THIPON mendapatkan hasil 3,75 yaitu kategori “memuaskan”.

Kata kunci: Quality of Service (QoS), delay, jitter, throughput, packet loss.

Abstract
In the world of education, the use of the internet network as a very important medium will be
used, teachers, students in conducting online-based learning. A good network must take into account the
quality of services that will be accessed by users. Quality of Service (QoS) is a technique to find out how
good a network is according to THIPON standards. STMIK Pontianak STMIK Pontianak is divided into 3
wireless networks, structural is 10 Mbps, for staff/lecturer networks it is allocated 5 Mbps while for students
it is allocated 2 Mbps. STMIK Pontianak provides a wireless network for structural access, lecturers/staff
and students. Therefore, it is necessary to analyze how good the internet network quality of STMIK
Pontianak is. The results of the recapitulation of the measurement of the Quality of Service (QoS) value of
the Structural Network, Lecturers/staff and Students based on the THIPON standard obtained 3.75 results,
namely the "satisfactory" category.

Keywords: Quality of Service (QoS), delay, jitter, throughput, packet loss.

1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, diikuti dengan penerapan teknologi jaringan
komputer berupa internet yang semakin maju. Teknologi jaringan internet dapat digunakan dalam sebuah
instansi pemerintahan, dunia usaha bahkan pendidikan [1]. Dunia pendidikan, pemanfaatan jaringan
internet sebagai media yang sangat penting akan digunakan oleh pengajar, siswa dalam melakukan
pembelajaran berbasis online [2]. Aktifitas seperti browsing, treaming, upload dan download
membutuhkan management bandwidth secara merata [3]. Kampus stmik pontianak yang bergerak dibidang
managemen informatika dan komputer memiliki jaringan internet yang berupa nirkabel maupun kabel.
Perangkat seperti mobile, notebook, labtop, iPad, dapat terhubung kejaringan dengan menggunakan
nirkabel [4], Jaringan yang baik harus dilihat dari perhitungan Quality of Service (QoS). Quality of Service
(QoS) adalah teknik untuk mengetahui seberapa baik suatu jaringan menurut standart THIPON. [5].
Quality of Service (QoS) mejadi sebuah teknik pengukuran sebuah jaringan untuk mendefinisikan
seberapa baik sebuah jaringan [6]. Menyediakan layanan jaringan yang baik melalui teknologi yang
berbeda, QoS menawarkan pendefinisian atribut-atribut baik secara kualitatif maupun kuantitatif [7].

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022


SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 342

Standart Quality of Services (QoS) salah satunya adalah THIPON (Telecomunications and Internet
Protocol Harmonization Over Network) yang dikeluarkan oleh ETSI (European Telecommunications
Standards Institude). Pada Tabel 1 menampilkan nilai presentase dari QoS [8].

Tabel 1. Persentase Dan Nilai Dari Qos


Nilai Persentase (%) Indeks
3,8 - 4 95 - 100 Sangat Memuaskan
3 – 3,79 75 – 94,75 Memuaskan
2 – 2,99 50 – 74,75 Kurang Memuaskan
1 – 1,99 25 – 49,75 Jelek

Data yang penulis dapat dari puskom, Puskom mengalokasikan bandwidth kemasing-masing unit
kerja yang ada dikampus stmik Pontianak. Puskom stmik Pontianak membagi jaringan menjadi 2 bagian
yaitu jaringan kabel dan nir kabel. Jaringan kabel dipergunakan oleh staff dan laboratorium komputer,
sedangkan nirkabel diakses oleh struktural, staff, dosen dan mahasiswa yang menggunakan labtob dan
smartphone. Alokasi bandwidth untuk jaringan struktural sebesar 10 Mbps, untuk jaringan staff dan dosen
dialokasikan sebesar 5 Mbps sedangkan untuk mahasiswa dialokasikan 2 Mbps. Berdasarkan data dari
puskom tersebut peneliti berniat melakukan penelitian untuk mengetahui apakah masing-masing unit kerja
baik itu jaringan kabel maupun nirkabel mendapatkan akses internet yang baik dan handal. Uraian
permasalahan diatas, maka peneliti ingin melakukan pengukuran untuk mengetahui seberapa baik Quality
of Service (QoS) jaringan internet stmik Pontianak.

2. Metode Penelitian
6.1. Analisi Quality of Service (QoS)
Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini mengunakan Quality of Service (QoS). Quality
of Service (QoS) untuk menghitung atau mengukur kualitas layanan jaringan. Yang menjadi parameter
analisis dan perhitungan adalah delay, jitter, throughput dan packet loss [8]. Melakukan analisa pada
parameter-parameter yang ada peneliti menggunakan aplikasi Wireshark. Wireshark adalah sebuah network
Packet Analyzer, yang menampilkan informasi sedetil mungkin. Wireshark sebuah tool gratis (open
source) dapat digunakan oleh siapapun [9]. Adapun parameter-parameter pad QoS sebagai acuan untuk
penilaian kualitas jaringan dikatakan baik adalah sebagai berikut [10] :

1. Throughput
Yaitu kecepatan (rate) transfer data efektif, yang diukur dalam bps. Throughput merupakan jumlah total
kedatangan paket yang sukses yang diamati pada tujuan selama interval waktu tertentu dibagi oleh durasi
interval waktu tersebut. Persamaan perhitungan throughput :

𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑑𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎


Throughput = 𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

Tabel 2. Throughput
Kategori Throughput Throughput (%) Indeks
Sangat Bagus 100 % 4
Bagus 75 % 3
Sedang 50 % 2
Jelek < 25 % 1
2. Delay (Latency)
Adalah waktu yang dibutuhkan data untuk menempuh jarak dari asal ketujuan. Delay dapat dipengaruhi
oleh jarak, media fisik, kongesti atau juga waktu proses yang lama. Menurut versi TIPHON, besarnya delay
dapat diklasifikasikan dan Persamaan perhitungan delay sebagai berikut :

𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑑𝑒𝑙𝑎𝑦
Delay rata-rata = 𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 …

Tabel 3 Delay/Latensi
Kategori Delay Besar Delay (%) Indeks
Sangat Bagus < 150 ms 4
Bagus 150 s/d 300 ms 3
Sedang 300 s/d 450 ms 2

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022


SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 343

Jelek >450 % 1

3. Jitter
Jitter lazimnya disebut variasi delay. Terdapat empat kategori penurunan performansi jaringan
berdasarkan nilai peak jitter sesuai dengan versi TIPHON, Persamaan perhitungan jitter yaitu :

𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑣𝑎𝑟𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑙𝑎𝑦


Jitter = 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑑𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 …
Total variasi delay diperoleh :
Total variasi delay = Delay - Rata-rata Delay

Tabel 4 Kategori Jitter


Kategori Jitter Besar Jitter (%) Indeks
Sangat Bagus 0 ms 4
Bagus 0 s/d 74 ms 3
Sedang 75 s/d 125 ms 2
Jelek 125 s/d 225 ms 1

4. Packet Loss
Packet loss merupakan persentase hilangnya paket saat pengiriman data. Nilai packet loss sesuai dengan
versi TIPHON sebagai berikut [11]:

(𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑑𝑖𝑘𝑟𝑖𝑚)−(𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑑𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎)𝑋100%


Packet Loss = 𝑝𝑎𝑘𝑒𝑡 𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑘𝑖𝑟𝑖𝑚

Tabel 5 Packet Loss


Kategori Packet Los Besar Packet Los (%) Indeks
Sangat Bagus 0% 4
Bagus 3% 3
Sedang 15 % 2
Jelek 25 % 1
6.2. Alur Penelitian
Adapun alur penelitian yang peneliti lakukan adalah sebagai berikut:

Mulai

Studi Literatur

Instalasi Software
Wareshack

Monitoring QoS

Pengambilan data :
delay, jitter, throughput dan
packet loss

Pengolahan dan
Analisis data

Kesimpulan

Saran

Selesai

Gambar 1. Alur Penelitian

3. Hasil dan Pembahasan


Dari hasil pengukuran jaringan internet stmik Pontianak. Analisis dilakukan untuk
masing-masing layanan jaringan. Setelah itu, akan dikalkulasi untuk mendapatkan rata-rata total
untuk setiap parameter uji. Kemudian ditentukan nilai QoS total dengan cara mencari rata-rata
dari setiap parameter uji. selanjutnya menentukan kualitas indeks jaringan internet,
membandingkan nilai QoS hasil penghitungan dengan nilai standard QoS (standar TIPHON).

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022


SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 344

Pengukuran dilakukan dari sisi pengguna nirkabel, untuk mengecek respon dari masing-masing
jaringan.

3.1. Analisis Qos Jaringan Internet STMIK Pontianak


Dalam analisa jaringan internet stmik Pontianak penulis melakukan analisa jaringan Struktural,
Dosen dan Staff serta Mahasiswa. Mengukur throughput, delay (latency), jitter dan packet loss pada waktu
jam kerja pagi (07.30 - 09.30 WIB), pengukuran menjelang siang (09.30 - 12.00 WIB) dan siang dari jam
(13.00 - 16.00 WIB).
3.2. Rekapitulasi indeks QoS Jaringan Structural, Dosen dan staff dan Mahasiswa
Hasil dari rekapitulasi parameter Qos pada jam kerja pagi, menjelang siang, dan siang. dilihat dari
tabel 9 pengukuran parameter Throughput, Delay (Latency), Jitter, Packet Loss pada waktu jam kerja pagi,
menjelang siang dan siang hari.
Tabel 6. Pengukuran parameter Throughput, Delay, Jitter, Packet Loss Struktural
Waktu Jam Kerja Hasil Pengukuran QoS Standar TIPHON
Kategori Parameter Indeks
07.30 - 09.30 Throughput 6,27 Mbps 3 Bagus
09.30 - 12.00 Throughput 3,91 Mbpas 2 Sedang
13.00 - 16.00 Throughput 4,96 Mbpas 2 Sedang
Nilai Rata-rata Throughput 5,044 Mbps 3 Bagus
07.30 - 09.30 Delay (Latency) 7,27 ms 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Delay (Latency) 15,98 ms 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Delay (Latency) 19,79 ms 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Delay 14,34 ms 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Jitter 2,05 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Jitter 2.39 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Jitter 0,16 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Jitter 1,53 % 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Packet Loss 0,066 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Packet Loss 0,039 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Packet Loss 0,032 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Packet loass 0,045 % 4 Sangat Bagus

Table 6 diatas, dapat kita lihat pengukuran nilai rata-rata Throughput jaringan struktural 5,044
Mbps dengan index 3 kategori “Bagus”. Pengukuran nilai rata-rata Delay (Latency), Jitter, Packet Loss
dengan indexs 4 dengan kategori “Sangat Bagus”
Tabel 7. Pengukuran parameter Throughput, Delay, Jitter, Packet Loss Dosen/Staff
Waktu Jam Kerja Kategori Parameter Hasil Pengukuran QoS Indeks Standar TIPHON
07.30 - 09.30 Throughput 3,38 Mbps 3 Bagus
09.30 - 12.00 Throughput 5.91 Mbpas 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Throughput 5.58 Mbpas 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Throughput 4,956 Mbps 3 Bagus
07.30 - 09.30 Delay (Latency) 5,45 ms 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Delay (Latency) 14,55 ms 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Delay (Latency) 13,63 ms 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Delay 11,21 ms 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Jitter 2.31 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Jitter 3.30 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Jitter 8.59 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Jitter 4,73 % 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Packet Loss 0,17 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Packet Loss 0,09 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Packet Loss 0,12 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Packet loss 0,12 % 4 Sangat Bagus

Dilihat dari table 7 diatas, pengukuran jaringan Dosen/staff dengan kapasitas 5 Mbps, dengan nilai
rata-rata parameter Throughput 4,95 Mbps dengan index 3 kategori “Bagus”. Pengukuran nilai rata-rata
Delay, Jitter, Packet Loss dengan indexs 4 dengan kategori “Sangat Bagus”
Tabel 8. Pengukuran parameter Throughput, Delay, Jitter, Packet Loss Mahasiswa
Waktu Jam Kerja Kategori Parameter Hasil Pengukuran QoS Indeks Standar TIPHON
07.30 - 09.30 Throughput 1,24 Mbps 3 Bagus
09.30 - 12.00 Throughput 0,82 Mbpas 2 Sedang

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022


SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 345

13.00 - 16.00 Throughput 0.81 Mbpas 4 Sangat Bagus


Nilai Rata-rata Throughput 0,95 Mbps 3 Sedang
07.30 - 09.30 Delay (Latency) 64,59 ms 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Delay (Latency) 11,96 ms 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Delay (Latency) 5,67 ms 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Delay 27,40 ms 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Jitter 0,466 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Jitter 1.395 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Jitter 5,724 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Jitter 2,528% 4 Sangat Bagus
07.30 - 09.30 Packet Loss 0,266 % 4 Sangat Bagus
09.30 - 12.00 Packet Loss 0,049 % 4 Sangat Bagus
13.00 - 16.00 Packet Loss 0,018 % 4 Sangat Bagus
Nilai Rata-rata Packet loass 0.111 % 4 Sangat Bagus

Dari table 8 diatas, pengukuran jaringan Mahasiswa dengan kapasitas 2 Mbps, dengan nilai rata-
rata parameter Throughput 0,81 Mbps dengan index 3 kategori “Sedang”. Pengukuran nilai rata-rata Delay
(Latency), Jitter, Packet Loss dengan index 4 dengan kategori “Sangat Bagus”.
Tabel 9. Rekapitulasi indeks QoS Jaringan Structural, Dosen dan staff dan Mahasiswa
Jaringan Kategori Parameter Indeks Standar TIPHON
Struktural Throughput 3 Bagus
Delay 4 Sangat Bagus
Jitter 4 Sangat Bagus
Packet Loss 4 Sangat Bagus
Rata-rata Indeks 3,75 Memuaskan
Dosen dan staff Throughput 3 Bagus
Delay 4 Sangat Bagus
Jitter 4 Sangat Bagus
Packet Loss 4 Sangat Bagus
Rata-rata Indeks 3,75 Memuaskan
Mahasiswa Throughput 3 Bagus
Delay 4 Sangat Bagus
Jitter 4 Sangat Bagus
Packet Loss 4 Sangat Bagus
Rata-rata Indeks 3,75 Memuaskan

Rekapitulasi nilai QoS Jaringan Struktural, Dosen dan staff dan Mahasiswa berdasarkan standar THIPON
dengan nilai QoS “Sangat Memuaskan” adalah 3,8-4, sedangkan nilai QoS 3 – 3,79, “Memuaskan”, nilai
QoS 2 – 2,99 “Kurang Memuaskan”, dan yang terakhir nilai QoS 1 – 1,99, “jelek”. Dari table 9 dapat kita
lihat, rata-rata indeks QoS Jaringan Struktural, Dosen /staff dan Mahasiswa berdasarkan standar THIPON
mendapatkan hasil “Memuaskan”.

4. Kesimpulan
Pengukuran dan analisis QoS di STMIK Pontianak menggunakan tool Wireshark dengan
pengukuran parameter seperti throughput, delay (latency), jitter dan packet loss. Hasil Rekapitulasi indeks
nilai Quality of Service (QoS) jaringan Struktural, Dosen/staff dan Mahasiswa menurut standar THIPON
mendapatkan hasil 3,75 yaitu “Memuaskan”.

Daftar Pustaka
[1] Cobantoro, A. F. (2018). Analisa Qos (Quality Of Service) Pada Jaringan Rt-Rw Net Dengan Kendali
Raspberry Pi. Network Engineering Research Operation (NERO), 4(1), 31-39.
[2] Purwahid, M., & Triloka, J. (2019). Analisis Quality of Service (QOS) Jaringan Internet Untuk
Mendukung Rencana Strategis Infrastruktur Jaringan Komputer Di SMK NI Sukadana. Jurnal
Teknologi Komputer Dan Sistem Informasi, 2(03).
[3] Kurnia, D. (2017). Analisis QoS Pada Pembagian Bandwidth Dengan Metode Layer 7 Protocol, PCQ,
HTB Dan Hotspot Di SMK Swasta Al-Washliyah Pasar Senen. CESS (Journal of Computer
Engineering, System and Science), 2(2), 102-111.
[4] Amin, M., Raja, H. D. L., Nur, M. N. A., Prasetio, A., Sulaiman, O. K., Karim, A., ... & Pakpahan, A.
F. (2022). Teknologi Jaringan Nirkabel. Yayasan Kita Menulis.
[5] Pamungkas, S. W., & Pramono, E. (2018). Analisis Quality of Service (QoS) Pada Jaringan Hotspot
SMA Negeri XYZ. E-JURNAL JUSITI: Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, 7(2), 142-
152.

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022


SEMINAR NASIONAL CORISINDO ◼ 346

[6] Budiman, A., Duskarnaen, M. F., & Ajie, H. (2020). Analisis Quality of Service (Qos) Pada Jaringan
Internet Smk Negeri 7 Jakarta. PINTER: Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, 4(2),
32-36.
[7] Work, R. S. (2018). Analisis QOS (Quality Of Service) pengukuran delay, jitter, packet lost dan
throughput untuk mendapatkan kualitas kerja radio streaming yang baik. Jurnal Teknologi Informasi
Dan Komunikasi, 7(2), 98-105.
[8] ETSI TR.101329.V2.1.1. 1999-06. Telecomunications and Internet Protocol Harmonization Over
Network); General aspects of Quality of Service (QoS).
[Link] [Link]
Diakses pada tanggal 15 Juni 2019
[9] Wulandari, P., Soim, S., & Rose, M. (2017). Monitoring dan Analisis QoS (Quality of Service)
Jaringan Internet pada Gedung KPA Politeknik Negeri Sriwijaya dengan Metode Drive Test.
Prosiding SNATIF, 341-347.
[10] Emrul, A., Yamin, M., & Surimi, L. (2018). Analisis Quality of Service (QoS) Kinerja Sistem Hotspot
Pada Routerboard Mikrotik 951Ui-2HnD Pada Jaringan Teknik Informatika. vol, 3, 87-94.
[11] Faisal, I. (2018). An Analisis Qos Pada Implementasi Manajemen Bandwith Menggunakan Metode
Queue Tree Dan Pcq (Per Connection Queueing). Jurnal Teknologi dan Ilmu Komputer Prima
(JUTIKOMP), 1(1), 137-142.

INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS STIKOM BALI – 11 AGUSTUS 2022

Anda mungkin juga menyukai