0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan21 halaman

Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup

[Ringkasan] 1. RKL dan RPL merupakan upaya pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari rencana usaha dan kegiatan. 2. RKL berisi rencana untuk mencegah, mengendalikan, dan menanggulangi dampak lingkungan, sedangkan RPL berisi rencana pemantauan komponen lingkungan yang terkena dampak. 3. Dokumen menjelaskan muatan dan persyaratan RKL dan RPL sesuai peraturan perundang-undangan.

Diunggah oleh

SOFYAN HADI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan21 halaman

Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup

[Ringkasan] 1. RKL dan RPL merupakan upaya pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari rencana usaha dan kegiatan. 2. RKL berisi rencana untuk mencegah, mengendalikan, dan menanggulangi dampak lingkungan, sedangkan RPL berisi rencana pemantauan komponen lingkungan yang terkena dampak. 3. Dokumen menjelaskan muatan dan persyaratan RKL dan RPL sesuai peraturan perundang-undangan.

Diunggah oleh

SOFYAN HADI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAMPAK BESAR

PENTING DAMPAK
HIPOTETIS
EVALUASI RKL
DAMPAK
RPL
TKT
PENTING
DAMPAK

DEFINISI RKL – RPL ( Per. Men. LH 16‐2012, A.1 )

Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup


selanjutnya disebut RKL adalah upaya selanjutnya disebut RPL adalah upaya
??
penanganan dampak lingkungan yang pemantauan komponen lingkungan
ditimbulkan dari rencana usaha hidup yang terkena dampak dari
dan/atau kegiatan. rencana usaha dan/atau kegiatan.
 Apakah ada dasar hukumnya ?

 Apakah ada sanksinya (bila tidak melaksanakan ?

 Apakah tertulis di SKKL / Izin Linkungan ?


(1) Pemegang Izin Lingkungan berkewajiban:
[Link] persyaratan dan kewajiban
yang dimuat dalam :
1. Izin Lingkungan dan
2. Izin perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;

[Link] dan menyampaikan laporan


pelaksanaan terhadap persyaratan dan kewajiban dalam
Izin Lingkungan kepada Menteri, gubernur, atau bupati/walikota;
c. menyediakan dana penjaminan untuk pemulihan fungsi
lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang‐
undangan.
(2) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b
disampaikan secara berkala setiap 6 (enam) bulan.
SANKSI ADMINISTRATIF

(1) Pemegang Izin Lingkungan yangmelanggar ketentuan


sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 dikenakan sanksi administratif
yang meliputi:
a. teguran tertulis;
b. paksaan pemerintah;
c. pembekuan Izin Lingkungan; atau
d. pencabutan Izin Lingkungan.
(2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
diterapkan oleh Menteri, gubernur, atau bupati/walikota
sesuai dengan kewenangannya
Integrasi antara SKKL dan Izin Lingkungan dengan Izin PPLH

Muatan Keputusan Kelayakan Muatan Izin Lingkungan


Lingkungan
1. persyaratan dan kewajiban
1. Dasar pertimbangan dikeluarkannya yang dimuat dalam
penetapan; dan
keputusan kelayakan
2. Pernyataan kelayakan lingkungan lingkungan hidup atau
usaha dan/atau kegiatan;
rekomendasi UKL-UPL;
3. Persyaratan dan kewajiban 2. persyaratan dan kewajiban
pemrakarsa sesuai dengan yang yang ditetapkan oleh
tercantum dalam RKL-RPL.
Menteri, gubernur, atau
4. Kewajiban yang harus dilakukan bupati/walikota; dan
oleh pihak terkait 3. Berakhirnya izin lingkungan
5. jumlah dan jenis izin PPLH
Dalam hal usaha dan/atau kegiatan
yang diwajibkan yang direncanakan pemrakarsa
(Jika wajib memiliki izin PPLH) wajib memiliki izin PPLH, izin
lingkungan tersebut mencantumkan
jumlah dan jenis izin PPLH.
Dalam PP 27/1999: Ketentuan terkait hal ini
tidak diatur/tidak ada
Lingkup RKL ( Per. Men. LH 16‐2012, A.2 )

RKL memuat upaya‐upaya mencegah, mengendalikan dan menanggulangi


dampak penting lingkungan hidup dan dampak lingkungan hidup lainnya
yang bersifat negatif dan meningkatkan dampak positif
yang timbul sebagai akibat dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.

Dalam pengertian tersebut upaya pengelolaan lingkungan hidup antara lain mencakup
kelompok aktivitas sebagai berikut:

a. Pengelolaan lingkungan yang bertujuan untuk menghindari atau mencegah dampak


negatif lingkungan hidup;

b. Pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk menanggulangi, meminimisasi,


atau mengendalikan dampak negatif baik yang timbul pada saat usaha dan/atau
kegiatan;

c. Pengelolaan lingkungan hidup yang bersifat meningkatkan dampak positif sehingga


dampak tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar baik kepada
pemrakarsa maupun pihak lain terutama masyarakat yang turut menikmati
dampak positif tersebut.
Lingkup RPL ( Per. Men. LH 16‐2012, A.3 )
 Pemantauan lingkungan  untuk memahami fenomena‐fenomena yang terjadi
pada berbagai tingkatan, mulai dari tingkat proyek (untuk memahami perilaku
dampak yang timbul akibat usaha dan/atau kegiatan), sampai ke tingkat kawasan
atau bahkan regional; tergantung pada skala masalah yang dihadapi.
 Pemantauan merupakan kegiatan yang berlangsung secara terus‐menerus,
sistematis dan terencana.
 Pemantauan dilakukan terhadap komponen lingkungan yang relevan untuk
digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi
penaatan (compliance), kecenderungan (trendline) dan tingkat kritis (critical level)

Faktor yang perlu diperhatikan dalam merumuskan rencana pemantauan lingkungan:


 Komponen/parameter lingkungan hidup yang mengalami perubahan mendasar
 memperhatikan dampak penting yang dinyatakan dalam Andal dan pengelolaan
dampak yang dituliskan dalam RKL
 Pemantauan dapat dilakukan pada sumber penyebab dampak dan/atau terhadap
komponen/parameter lingkungan hidup yang terkena dampak.
 Pemantauan lingkungan harus layak secara ekonomi.
 Perlu memuat kelembagaan pemantauan (institusi yang bertanggungjawab sebagai
pelaksana pemantauan, pengawas kegiatan pemantauan , pengguna hasil
pemantauan)
Muatan RKL dan RPL Muatan RKL-RPL
Per. Men. LH No. 08 Tahun 2006 Per. Men. LH No.16 Tahun 2012
Ttg. Pedoman Penyusunan Dokumen Amdal ttg. Pedoman Penyusunan Dokumen LH

RKL [Link]

I. PENDAHULUAN 2. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN


HIDUP
II. PENDEKATAN PENGELOLAAN • Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN dampak
LINGKUNGAN HIDUP lingkungan
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai dengan
III. RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN kaidah kartograf
HIDUP
3. RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN
DAFTAR PUSTAKA HIDUP
LAMPIRAN (Peta KL, Matriks RKL, dll.) • Matriks/tabel untuk pemantauan dampak
lingkungn
RPL • Peta lokasi pemantauan LH sesuai dengan
kaidah kartografi
I. PENDAHULUAN
4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH YANG
II. RENCANA PEMANTAUAN DIBUTUHKAN
LINGKUNGAN HIDUP
5. PERNYATAAN KOMITMEN PELAKSANAAN
RKL-RPL
PERNYATAAN PELAKSANAAN
6. DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA 7. LAMPIRAN (Peta KL, Peta PL, dll)
LAMPIRAN (Peta PL, Matriks RPL, dll.)
5. /53/ Dalam bagian ini, penyusun dokumen Amdal
Per. Men LH 16‐2013, B‐1
[Link] menjelaskan atau menguraikan hal‐hal sebagai
berikut:
2. RENCANA PENGELOLAAN a. Pernyataan tentang maksud dan tujuan
LINGKUNGAN HIDUP pelaksanaan RKL‐RPL secara umum dan
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN jelas. Pernyataan ini harus dikemukakan
dampak lingkungan secara sistematis, singkat dan jelas.
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai b. Pernyataan kebijakan lingkungan dari
dengan kaidah kartograf
pemrakarsa. Uraikan dengan singkat
3. RENCANA PEMANTAUAN tentang komitmen pemrakarsa usaha
LINGKUNGAN HIDUP dan/atau kegiatan untuk memenuhi
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN (melaksanakan) ketentuan peraturan
dampak lingkungn perundang‐undangan di bidang lingkungan
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai yang relevan, serta komitmen untuk
dengan kaidah kartografi melakukan penyempurnaan pengelolaan
dan pemantauan lingkungan hidup secara
4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH
berkelanjutan dalam bentuk mencegah,
YANG DIBUTUHKAN
menanggulangi dan mengendalikan
5. PERNYATAAN KOMITMEN dampak negatipnya dan mengembangkan
PELAKSANAAN RKL-RPL dampak positipnya yang disebabkan oleh
kegiatan‐kegiatannya serta melakukan
6. DAFTAR PUSTAKA pelatihan bagi karyawannya di bidang
7. LAMPIRAN pengelolaan lingkungan hidup.
5. /53/ Dalam bagian ini, penyusun dokumen
[Link] Amdal menguraikan bentuk‐bentuk
pengelolaan lingkungan hidup yang
2. RENCANA PENGELOLAAN dilakukan atas dampak yang
LINGKUNGAN HIDUP
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN
ditimbulkan dalam rangka untuk
dampak lingkungan menghindari, mencegah,
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai meminimisasi dan/atau
dengan kaidah kartografi mengendalikan dampak negatif dan
3. RENCANA PEMANTAUAN
meningkatkan dampak positif.
LINGKUNGAN HIDUP
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN
dampak lingkungan Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok
dengan kaidah kartografi yaitu:
4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH
a. Pendekatan teknologi
YANG DIBUTUHKAN

5. PERNYATAAN KOMITMEN b. Pendekatan sosial ekonomi


PELAKSANAAN RKL-RPL
c. Pendekatan kelembagaan
6. DAFTAR PUSTAKA
7. LAMPIRAN
PP 27‐2012, Penjelasan Pasal 29
Ayat (4), Huruf c

Pertimbangan kelayakan lingkungan dinilai tidak hanya dari


kemampuan pemrakarsa untuk menanggulangi dampak
negatif tetapi juga dilihat dari kemampuan pihak terkait,
seperti pemerintah dan masyarakat.
 Yang dimaksud dengan “pendekatan teknologi” adalah cara atau
teknologi yang digunakan untuk mengelola dampak penting.
 Yang dimaksud dengan “pendekatan sosial” adalah langkah
penanggulangan dampak penting yang dilakukan melalui
tindakan yang berlandaskan pada interaksi sosial.
 Yang dimaksud dengan “pendekatan kelembagaan” adalah
penanggulangan dampak penting melalui mekanisme
kelembagaan dalam bentuk koordinasi dan kerjasama
dengan berbagai pihak terkait.
Pendekatan teknologi
Pendekatan ini adalah Contoh:
cara-cara atau 1. memasang sound barrier/green belt
teknologi yang untuk mengurangi kebisingan
2. untuk mencegah timbulnya getaran
digunakan untuk dan gangguan terhadap bangunan
mengelola dampak sekitar proyek maka pemasangan
penting lingkungan tiang pancang tidak menggunakan
hidup. sistem tumbuk (Hammer Pile)
melainkan sistem bor (Bor Pile)
3. bentuk rencana pengelolaan
lingkungan hidup lainnya yang
menggunakan pendekatan teknologi.
Pendekatan sosial ekonomi
Contoh:
1. menjalin interaksi sosial yang baik
Pendekatan ini adalah dengan masyarakat sekitar lokasi
langkah-langkah yang akan proyek diantaranya dengan
ditempuh pemrakarsa dalam keterbukaan informasi dan sosialisasi
upaya menanggulangi dampak rencana kegiatan sebelum dilakukan
penting melalui tindakan- pelaksanaan proyek
tindakan yang berlandaskan 2. penerapan kebijakan CSR nya dengan
pada interaksi sosial, dan Program CD yg akan dilakukan (mis.
bantuan peran pemerintah. pengembangan membuka usaha bagi
masyarakat sekitar (melalui pelatihan
dan penyertaan modal)
3. memprioritaskan penyerapan tenaga
kerja daerah setempat sesuai dengan
keahlian dan pendidikan
4. mengedepankan interaksi sosial
ekonomi budaya
Pendekatan kelembagaan
Contoh:
Pendekatan ini adalah 1. membentuk suatu bagian atau unit
mekanisme dalam perusahaan (PT. XXXX) sebagai
kelembagaan yang pemrakarsa yang bertanggung jawab
dalam hal pengelolaan lingkungan dalam
akan ditempuh melaksanakan Perbaikan kerusakan jalan
pemrakarsa dalam umum yg digunakan oleh Pelaku usaha
rangka menanggulangi 2. melakukan koordinasi dengan instansi
dampak penting yang terkena dampak
lingkungan hidup relokasi/pemindahan utilitas yaitu PT‐
Telkom , PT. PLN, PDAM, ANEKA GAS
(terkait jaringan transmisi) serta
koordinasi dengan pihak pemerintah
setempat (Walikota, Camat, Lurah dll)
untuk dampak Sos Ek Bud
3. bentuk rencana pengelolaan lingkungan
hidup lainnya yang menekankan pada
pendekatan kelembagaan untuk
mengelola dampak lingkungan.
5. /53/
[Link]

2. RENCANA PENGELOLAAN Pada bagian ini, penyusun


LINGKUNGAN HIDUP dokumen Amdal menguraikan
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN
dampak lingkungan secara singkat dan jelas rencana
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai pemantauan dalam bentuk
dengan kaidah kartograf
matrik atau tabel untuk dampak
3. RENCANA PEMANTAUAN yang ditimbulkan.
LINGKUNGAN HIDUP
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN
dampak lingkungn
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai
dengan kaidah kartografi

4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH


YANG DIBUTUHKAN

5. PERNYATAAN KOMITMEN
PELAKSANAAN RKL-RPL

6. DAFTAR PUSTAKA
7. LAMPIRAN
5. /53/
[Link]
SESUAIKAN DENGAN JENIS DAMPAK YG DIKELOLA & DIPANTAU:

2. RENCANA PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
1. izin pembuangan limbah cair,
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN 2. izin pemanfaatan air limbah untuk aplikasi
dampak lingkungan ke tanah,
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai3. izin penyimpanan sementara limbah B3,
dengan kaidah kartograf 4. izin pengumpulan limbah B3,
5. izin pengangkutan limbah B3,
3. RENCANA PEMANTAUAN 6. izin pemanfaatan limbah B3,
LINGKUNGAN HIDUP
7. izin pengolahan limbah B3,
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN
dampak lingkungn
8. izin penimbunan limbah B3,
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai 9. izin pembuangan air limbah ke laut,
dengan kaidah kartografi 10. izin dumping,
11. Izin reinjeksi ke dalam formasi, dan/atau
4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH 12. izin venting.
YANG DIBUTUHKAN

5. PERNYATAAN KOMITMEN
PELAKSANAAN RKL-RPL

6. DAFTAR PUSTAKA
7. LAMPIRAN
5. /53/ CONTOH Surat Penyataan Komitmen Pelaksanaan

[Link] Yang bertanda tangan di bawah ini, saya


Nama : …………………
2. RENCANA PENGELOLAAN Jabatan : ……………………
Alamat : ………………………….
LINGKUNGAN HIDUP Dengan ini menyatkan bahwa saya :
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN 1. akan melaksanakan Pengelolaan Lingkungan
dampak lingkungan dan Pemantauan Lingkungan seperti yang
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai tertulis dalam dokumen RKL-RPL ini.
dengan kaidah kartograf 2. akan melaporkan Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan yang telah
3. RENCANA PEMANTAUAN dilakukan, kepada Instansi Pengawas dan
Pembina, sesuai dengan yang tertulis dalam
LINGKUNGAN HIDUP dokumen RKL-RPL ini
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN
dampak lingkungn Apabila saya tidak melaksanakan kewajiban saya
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai di atas, saya bersedia dituntut di Pengadilan,
dengan kaidah kartografi sesuai dengan UU No. …… Pasal ……. dan
Peraturan Daerah No…….
4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH Dan seterusnya SILAHKAN TAMBAHKAN !!!!
YANG DIBUTUHKAN

5. PERNYATAAN KOMITMEN Surat


Pernyataan
PELAKSANAAN RKL-RPL Pemrakarsa

6. DAFTAR PUSTAKA Rp.6000

7. LAMPIRAN
5. /53/
[Link] Daftar pustaka
2. RENCANA PENGELOLAAN
Tuliskan Referensi, sumber data dan
LINGKUNGAN HIDUP informasi yang digunakan dalam
• Matrik/tabel untuk PENGELOLAAN
dampak lingkungan
penyusunan RKL‐RPL (Peraturan per
• Peta lokasi pengelolaan LH sesuai UU an, Pedoman SNI, buku, majalah,
dengan kaidah kartograf
makalah, laporan hasil‐hasil
3. RENCANA PEMANTAUAN penelitian. Bahan‐bahan pustaka
LINGKUNGAN HIDUP
• Matriks/tabel untuk PEMANTAUAN
tersebut agar ditulis dengan
dampak lingkungn berpedoman pada tata cara
• Peta lokasi pemantauan LH sesuai
dengan kaidah kartografi
penulisan pustaka.

4. JUMLAH DAN JENIS IZIN PPLH Lampiran


YANG DIBUTUHKAN
Penyusun dokumen Amdal juga
5. PERNYATAAN KOMITMEN dapat melampirkan data dan
PELAKSANAAN RKL-RPL
informasi lain yang dianggap perlu
6. DAFTAR PUSTAKA atau relevan.
7. LAMPIRAN
1. Peta Pengelolaan Lingkungan

2. Peta Pemantauan Lingkungan

3. Struktur organisasi Pengelola dan Pemantau Lingkungan

4. Naskah kerjasama dengan Lembaga lain (apabila ada kerjasama KL + PL)

5. Detil Engineering Design (bila ada)

6. Pedoman standar (bila ada) ; misal PEDOMAN PENGELOLAAN TOP SOIL

7. Spesifikasi alat yang digunakan untuk mengelola lingk. (bila ada)

8. Dan lain‐lain
IKUTI
PELAJARAN BERIKUT
!!!

Anda mungkin juga menyukai