MELAKUKAN PEKERJAAN DI CSSU
No. Dokumen Revisi Halaman
584/SPO/RSSB/I/2023 00 1/2
RSU SETIA
BUNDA
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10/01/2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Adalah tata tertib yang harus dipatuhi oleh petugas yang
PENGERTIAN
bertugas pada saat masuk area CSSU
1. Mencegah infeksi nasokomial di Rumah Sakit
2. Mencegah kejadian yang tak diinginkan
TUJUAN 3. Melindungi petugas dari kecelakaan kerja di RumahSakit
Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
KEBIJAKAN 2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Semua Petugas sebelum memasuki area kerja masing-masing
harus mengganti pakaian dengan menggunakan pakaian kerja
CSSU dan menggunakan APD yang sesuai dengan
peruntukannya
2. Semua petugas wajib mencuci tangan dengan menggunakan
larutan desinfektan yang tersedia sebelum memulai pekerjaan
dan sesudah bekerja
3. Petugas yang bertugas di bagian dekontaminasi dan pencucian
PROSEDUR menggunakan APD lengkap seperti : apron, sepatu boot ,
masker, tutup kepala, sarung tangan dan celemek plastik,
kacamata.
4. Petugas yang bertugas di bagian packing menggunakan APD :
tutup kepala , masker, sarung tangan dan sandal tertutup
5. Petugas yang bertugas di bagian set linen dan pelipatan kasa
menggunakan APD: masker, tutup kepala, sandal tertutup
MELAKUKAN PEKERJAAN DI CSSU
No. Dokumen No. Revisi 00 Halaman
584/SPO/RSSB/I/2023 2/2
RSUD KOTA
KENDARI
6. Petugas yang bertugas di bagian sterilisasi menggunakan APD:
Apron, tutup kepala, maskerhandscoen, kacamata, dan sandal
PROSEDUR tertutup Semua petugas wajib menutup pintu ruangan setiap
melewatinya
7. Semua petugas wajib menjaga kerapian dan kebersihan ruangan
kerja
8. Semua petugas dalam melakukan pekerjaan harus dilakukan sesuai
dengan petunjuk dan ketentuan yang
berlaku.
UNIT TERKAIT Staf CSSU
PEMBERSIHAN AREA CSSU
No. Dokumen Revisi Halaman
858/SPO/RSSB/I/2023 00 1/3
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10/01/2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
PENGERTIAN Adalah tata cara membersihkan ruangan CSSU
1. Untuk mencegah kontaminasi dari suatu ruangan keruangan
TUJUAN lain
2. Untuk menjaga kebersihan setiap ruangan
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas pembersihan dalam melakukan pekerjaan harus sesuai
dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku
2. Petugas penbersihan mengganti pakaian dari luar dengan
menggunakan pakaian kerja pada saat akan melakukan aktivitas
3. Petugas pembersihan mencuci tangan sebelum bekerja,
menggunakan pakaian khusus area yang dibersihkan, memakai
APD yang sesuai
PROSEDUR 4. Petugas pembersihan menggunakan APD yang sesuai dengan
peruntukannya
5. Petugas pembersihan mengganti pakaian kerja apabila
meninggalkan ruangan
6. Petugas pembersihan wajib mencuci tangan dengan
menggunakan larutan desinfektan yang tersedia sebelum
memulai pekerjaan dan sesudah bekerja
7. Peralatan yang dibutuhkan untuk setiap area
a. Lap karet
b. Lap kain
PEMBERSIHAN AREA CSSU
No. Dokumen : No. Revisi 00 Halaman
858/SPO/RSSB/I/2023 2/3
a. Sapu
b. Kain pel
8. Bahan yang digunakan :
a. Chemical pembersih lantai
b. Chemical untuk pembersih kaca
c. Chemical pembersih meja stainless
d. Chemical yang digunakan mengandung desinfektanyang
tidak merusak peralatan dan ramah lingkungan
9. Pembersihan ruangan
a. Ruangan steril
1) Lap lemari dan rak penyimpanan steril 1 kali sehari dengan
menggunakan chemical khusus pembersih stainless.
2) Membersihkan dinding
3) Lap kaca 2 kali seminggu dengan chemicalpembersih
kaca
4) Pel lantai setiap hari
5) Kain pel yang digunakan di ruangan steril tidak
PROSEDUR
digunakan di ruangan lain
b. Ruangan packing
1) Lap meja packing 2 kali sehari dengan menggunakan
chemical khusus untuk pembersih stainless.
2) Bersihkan lantai 2 kali sehari
3) Pel lantai setiap hari.
c. Ruangan dekontaminasi
1) Lap meja sortir setiap habis melakukan prosessortir alat
dengan menggunakan chemical khusus
2) Bersihkan westafel 2 kali sehari
3) Bersihkan lantai 2 kali sehari
4) Pel lantai 2 kali sehari
d. Ruangan administrasi dan ruang ganti
1) Lap meja kerja, lemari penyimpanan dan lemariloker
petugas 1 kali sehari
PEMBERSIHAN AREA CSSU
No. Dokumen : No. Revisi 00 Halaman
858/SPO/RSSB/I/2023 3/3
2) Lap kaca 1 kali sehari
3) Bersihkan lantai 2 kali sehari
4) Pel lantai 2 kali sehari
10. Pembersihan peralatan
a. Meja packing instrument
b. Meja packing linen
c. Meja sortir alat
d. Alat press pouces
e. Meja kerja
PROSEDUR
f. Bodi mesin
g. Troli
11. Petugas pembersihan membersihkan plafon 1 kaliseminggu
12. Petugas pembersihan membuang dan mengganti kantongsampah
serta mencuci tempat sampah
13. Petugas pembersihan melakukan pembersihan danmerapikan
peralatan setelah digunakan.
UNIT TERKAIT Petugas CSSU, Cleaning Service
PENERIMAAN INSTRUMEN KOTOR
DARI UNIT/RUANGAN KE CSSU
No. Dokumen Revisi Halaman
586/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10/01/2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Merupakan proses penerimaan alat kotor yang akandilakukan
PENGERTIAN proses sterilisasi dari unit terkait ke ruangan
sterilisasi sesuai standar atau pedoman
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses penerimaan
instrument kotor yang akan dilakukan sterilisasi di ruangan sterilisasi
TUJUAN sesuai standar atau
pedoman
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas menggunakan Alat pelindung diri (masker,
handschoen, , kacamata goggle, apron, penutup kepala,sepatu
tertutup)
2. Petugas CSSU menerima, memeriksa, menghitung, mencatat
jumlah alat medis yang akan disterilkan di formulir serah terima
PROSEDUR
alat
3. Petugas CSSU dan Unit/Ruangan tanda tangan di formulir serah
terima alat
4. Petugas selanjutnya melakukan proses sortir sesuai
dengan SOP Ruangan Sterlisasi
UNIT TERKAIT Petugas CSSU, IBS, IGD, ICU, ICCU, Rawat Jalan, Rawat
Inap.
SORTIR ALAT KOTOR
No. Dokumen Revisi Halaman
587/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Merupakan proses pemisahan alat yang akan dibersihkan
PENGERTIAN
secara manual, ultra sonic dan mekanis
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses sortir danpemilahan
TUJUAN
alat yang akan dilakukan proses selanjutnya
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas menggunakan Alat pelindung diri (masker, handschoen,
Face shield atau kaca mata goggle, apron, sepatu tertutup,
penutup kepala)
2. Petugas memeriksa, menghitung jumlah alat medis di formulir
serah terima alat
3. Petugas memisahkan alat yang akan dilakukan pencucian
manual, mesin ultrasonic dan mesin washerdisinfector.
PROSEDUR 4. Alat yang besar seperti bak instrument dilakukan pencucian
manual, alat yang berkarat rumit, dan jumlahnya sedikit
menggunakan mesin ultrasonic, dan alat yang jumlahnya banyak
dimasukkan dalam mesin washer.
5. Petugas selanjutnya melakukan proses pencucian
sesuai dengan SOP Ruangan Sterlisasi
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
DEKONTAMINASI ALAT-ALAT/INSTRUMEN
No. Dokumen Revisi Halaman
588/SPO/RSSB/I/2023 00 1/3
Ditetapkan,
STANDAR Tanggal Terbit Direktur RS Setia Bunda
PROSEDUR
OPERASIONAL 10-01-2023
[Link] [Link]
Dekontaminasi adalah penatalaksanaan peralatan bekas pakai
perawatan pasien yang terkontaminasi darah atau cairan tubuh.
Terdapat 3 kategoriperalatan medis :
1. Peralatan Non Kritikal yaitu peralatan yang hanya mengenai
permukaan tubuh yang utuh, seperti : stetoskop, tensimeter,
thermometer, dan lain- lain.
2. Peralatan Semi Kritikal yaitu peralatan yang hanya menyentuh
selaput lendir atau kulit luaryang terluka, seperti : Laringoskopi,
PENGERTIAN
alat- alat Endoscopy, termometer rectal dan lain-lain.
3. Peralatan Kritikal yaitu peralatan yang bersentuhan dengan
darah atau jaringan steril dibawah kulit, seperti: instrument
bedah/operasi,
instrumen gigi dan lain-lain.
[Link] segala kotoran nampak, cairantubuh dan
jaringan yang melekat pada instrument. [Link] memastikan
TUJUAN detergent enzimatik dapat
bersentuhan langsung dengan instrument.
Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
KEBIJAKAN 2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
DEKONTAMINASI ALAT-ALAT/INSTRUMEN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
588/SPO/RSSB/I/2023 00 2/3
1. Peralatan Non KritikalPersiapan
alat:
a. Desinfektan dalam bentuk spray.
b. Lap kering bersih atau tissu.
c. APD berupa sarung tangan bersih danmasker
Cara Kerja:
a. Petugas melakukan kebersihan tangan.
b. Petugas menggunakan APD.
c. Lap atau semprotkan desinfektan pada peralatan
yang telah digunakan secararnerata
dengan jarak semprot 20-30 cm.
d. Diamkan permukaan selama 10-15 detik.
e. Keringkan dengan lap kering bersih atautissue.
f. Simpan peralatan dalam tempatnya.
2. Peralatan Kritikal dan Semi KritikalPersiapan
ala t:
a. APD petugas berupa masker, goggle/faceshield,
PROSEDUR sarung tangan tebal dan apron.
b. Cairan Enzymatik.
c. Cairan untuk DTI (Desinfektan Tingkat Tinggi).
d. Sikat alat.
Cara Kerja :
a. Petugas melakukan kebersihan tangan.
b. Petugas menggunakan APD.
c. Cuci peralatan dengan dengan air mengalir,
bersihkan darah, cairan tubuhdan
jaringan yang menempel.
d. Kemudian dilakukan perendaman
menggunakan cairan enzyrnatik.
e. Untuk peralatan semi kritikal dilakukanDTT
dengan cara direndam dalam larutan
desinfektan kimiawi, sesuai prosedur
DEKONTAMINASI ALAT-ALAT\ INSTRUMEN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
588/SPO/RSSB/I/2023 00 3/3
f. Untuk peralatan kritikal dilakukan
sterilisasi sesuai prosedur.
PROSEDUR g. Setelah selesai, simpan peralatandalam
tempatnya.
UNIT TERKAIT Staf CSSU
PENCUCIAN MANUAL ALAT-ALAT INSTRUMENT
No. Dokumen Revisi Halaman
589/SPO/RSSB/I/2023 00 1/2
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Proses pembersihan alat instrumen yang sudah melalui
PENGERTIAN
proses dekontaminasi
1. Untuk membersihkan barang yang rumit dibersihkan, tidak tahan
anas dan atau memiliki celah atau rongga dari kotoran tak nampak
TUJUAN 2. Untuk memastikan kebersihan alat instrumen yang akan
di packing.
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Mencuci tangan sebelum bekerja, menggunakan pakaian khusus
area kotor dan memakai APD.
2. Memeriksa jumlah alat dan cocokkan dengan form daftar barang
dari bagian dekontaminasi
3. Menyiapkan bahan dan peralatan pencucian ( sikat instrumen,
detergen, desinfektan yang telah diencerkan sesuai dengan
ketentuan)
4. Tahap perendaman dan pencucian :
PROSEDUR a. Merendam alat yang telah didekontaminasi dengan detergent
enzimatik selama 15 menit dalam mesin ultrasonic cleanser
b. Menyikat satu persatu dengan teliti menggunakan sikat yang
sesuai
c. Membilas di bawah air mengalir
d. Menyimpan dalam keranjang alat yang telah dibilas untuk
megurangi air yang tersisa sambil memeriksa alat sesuai form
daftar barang dari bagian
dekontaminasi
PENCUCIAN MANUAL ALAT-ALAT INSTRUMENT
No. Dokumen No. Revisi00 Halaman
589/SPO/RSSB/I/2023 2/2
5. Tahap desinfeksi
a. Merendam alat yang telah di cuci dengan desinfektan
tingkat tinggi selama 15 menit dalam wadah tertutup rapat
b. Membilas dibawah air mengalir dan disimpan dalam
keranjang untuk megurangi air yang tersisa sambil
memeriksa alat sesuai form daftar barang dari tahap
PROSEDUR pencucian
6. Tahap pengeringan
a. Petugas memasukkan alat ke dalam mesinpengering (drying
cabinet)
b. Petugas mengatur suhu dan waktu pengeringan
c. Petugas mengirim alat yang telah dikeringkan ke bagian
pengemasan melaui loket perantara untuk proses
selanjutnya
7. Membersihkan peralatan setelah selesai digunakan
dan menempatkan kembali ke posisi semula.
UNIT TERKAIT Staf CSSU
PENCUCIAN MEKANIS ALAT-ALAT
INSTRUMENT
No. Dokumen Revisi Halaman
590/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Proses pembersihan alat instrumen yang sudah melalui
PENGERTIAN
proses dekontaminasi
1. Untuk membersihkan barang yang rumit dibersihkan, tidak tahan
anas dan atau memiliki celah atau rongga dari kotoran tak nampak
TUJUAN 2. Untuk memastikan kebersihan alat instrumen yang akan
di packing.
Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
KEBIJAKAN
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Mencuci tangan sebelum bekerja, menggunakan pakaian khusus
area kotor dan memakai APD yang sesuai.
2. Memeriksa jumlah alat dan cocokkan dengan form daftar barang
dari bagian dekontaminasi
3. Memeriksa kelengkapan mesin washer desinfector :
a. Ketersediaan air suling, detergen dan desinfektan yang telah
dilarutkan atau diencerkan sesuaidengan ketentuan
b. Pompa air dalam posisi ‘ON’ dan tekanan air 5-7 bar
PROSEDUR
4. Petugas pencucian menyusun barang yang telah didekontaminasi
kedalam loading cart secara teratur
5. Memasukkan loading cart ke dalam chamber mesin washer
desinfektor lalu menutupnya hingga bunyiklik
6. Menekan tombol mulai sesuai program
PENCUCIAN MEKANIS ALAT-ALAT INSTRUMENT
No. Dokumen : No. Revisi 00 Halaman
590/SPO/RSSB/I/2023 2/2
7. Mengeluarkan barang yang telah di cuci setelah proses pencucian
selesai yang ditandai dengan lampu tombol pembuka pintu berkedip-
kedipMemeriksa jumlah alat dan cocokkan dengan form daftar
barang dari bagian dekontaminasi
8. Mengirim barang yang telah di cuci ke bagian pengemasan melalui
loket perantara untuk menjalani proses selanjutnya
PROSEDUR 9. Membersihkan peralatan setelah digunakan dan menempatkan
kembali ke posisi semula.
UNIT TERKAIT Staf CSSU
DESINFEKSI TINGKAT RENDAH
No. Dokumen Revisi Halaman
591/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Tanggal Terbit Direktur RS Setia Bunda
STANDAR
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Proses menghilangkan mikroorganisme pada alat non kritikal yaitu alat
yang hanya bersentuhan langsung pada permukaan tubuh /kulit yang
PENGERTIAN
utuh dengan menggunakan
sabun desinfektan atau larutan alcohol 70 %
Membunuh kuman pada alat medis yang sudah
TUJUAN
digunakan.
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Lakukan kebersihan tangan
2. Gunakan APD
3. Bilas alat medis dengan menggunakan air mengalir
4. Cuci dalam larutan surfaktan yang sudah dilakukanpengenceran
5. Keringkan dalam mesin pengering
PROSEDUR 6. Semprotkan alkohol 70 % pada kasa kemudian lappada peralatn
7. Lepaskan Alat Pelindung Diri
8. Simpan alat di rak penyimpanan alat
UNIT TERKAIT Staf CSSU
DESINFEKSI TINGKAT TINGGI
No. Dokumen Revisi Halaman
592/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Tanggal Terbit Direktur RS Setia Bunda
STANDAR
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Proses menghilangkan mikroorganisme pathogen dan apathogen
tetapi tidak termasuk sporanya pada alat semi kritikal yaitu peralatan
PENGERTIAN
yang hanya menyentuh selaput
lendir atau kulit luar yang terluka
Membunuh mikroorganisme sehingga alat siap untukdigunakan
TUJUAN
kembali
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
A. Persiapan :
1. Wadah tertutup yang berisi larutan DesinfektanTingkat Tinggi
(High Level Desinfectant)
2. Larutan Surfaktan + Enzim (pengenceran 5 mllarutan enzim
dalam 1 liter air)
B. Pelaksanaan
1. Gunakan APD
2. Bilas alat medis dengan menggunakan air mengalir
3. Rendam dalam larutan enzimatik yang sudah dilakukan
PROSEDUR
pengenceran selama 15 menit kemudian
gosok alat dalam air rendaman dan bilas dengan air mengalir
4. Masukkan alat ke dalam wadah tertutup yang berisi larutan
desinfektan tingkat tinggi selama 30 menit kemudian bilas
dengan air mengalir
5. Keringkan dalam mesin pengering
6. Kemudian lakukan proses pengemasan
UNIT TERKAIT Staf CSSU
PENGEMASAN INSTRUMEN
No. Dokumen Revisi Halaman
594/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Merupakan kegiatan pengemasan instrumen untuk
PENGERTIAN kebutuhan kamar ruangan menggunakan kontainer tertutupdan
pouches
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses
TUJUAN
pengemasan dan menjamin sterilitas alat
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas menggunakan Alat pelindung diri yang sesuai
2. Petugas pengemasan memeriksa dan menghitung jumlah alat
sesuai dengan yang tertulis di form sterilisasi alat
3. Setting/tata alat set dalam bak instrument
4. Letakkan indikator internal di tengah-tengah alat
5. Lakukan pengemasan (packing) alat bersih dengan menggunakan
pouches sesuai ukuran
PROSEDUR
6. Untuk alat di luar set dilakukan pengemasan masing- masing
dalam pouches dan di beri indikator internal di masing-masing
kemasan
7. Tempelkan autoclave tape (indicator kimia external di luar
kemasan)
8. Berikan label pada bagian luar packing berisi tanggal sterilisasi
dan nama ruangan
9. Tempelkan cheklist jumlah dan nama set
10. Lakukan proses sealing dengan menggunakan mesin press
sesuai SOP
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
PENGGUNAAN INDIKATOR STERILISASI
No. Dokumen Revisi Halaman
595/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Adalah tata cara pemeriksaan untuk menguji mutu hasil
PENGERTIAN
sterilisasi dengan menggunakan indicator dalam dan luar
1. Untuk memastikan indicator yang digunakan sesuaidengan
metode sterilisasi yang di pilih
TUJUAN 2. Untuk mengetahui mutu sterilisasi mesin
3. Sebagai dasar untuk mengkalibrasi mesin sterilisasi
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas mencuci tangan sebelum bekerja menggunakan pakaian
khusus area bersih, dan memakai APD yang sesuai
2. Steam sterilizer
a. Indikator strip khusus untuk steam yaitu indicator yang
diberikan didalam setiap kemasan untuk melihat hasil
pemaparan sterilan pada objek yangdisterilkan
PROSEDUR b. Indikator Bowie-Dick Test (BDT) yaitu yang diletakkan di
loading cart setelah selesai proses pemanasan, sebelum proses
sterilisasi untuk melihat efektifitas kinerja unit setiap harinya
3. Oven
Indikator tape yaitu indicator yang diberikan didalam setiap
kemasan untuk melihat hasil pemaparan sterilant pada objek
yang disterilkan
UNIT TERKAIT Pelaksana Teknis CSSU
PENGELOLAAN KASA STERIL
No. Dokumen Revisi Halaman
596/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Merupakan kegiatan pengelolaan kasa secara umum dari
PENGERTIAN pemotongan, pengguntingan, pelipatan, pengemasan danproses
sealing
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses
TUJUAN
pengemasan dan menjamin sterilitas alat
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas mencuci tangan sesuai SOP
2. Petugas menggunakan Alat pelindung diri yang sesuai (masker,
dan sarung tangan, penutup kepala)
3. Petugas melakukan pemotongan kasa rol menjadi 8 bagian
untuk kasa rol, dan 4 bagian untuk kasa lipat
4. Petugas menggunting kasa sesuai ukuran untuk kasa lipat
5. Petugas melipat kasa sesuai ukuran dengan prinsip serabut kasa
PROSEDUR
tidak kelihatan.
6. Petugas melakukan pengemasan kasa ke dalam pouches sesuai
dengan kebutuhan ruangan. (pouches isi 5 lembar, 10 lembar
dan 20 lembar kasa dalamsatu bungkus pouches)
7. Letakkan indikator internal di dalam kemasan
8. Berikan label pada bagian luar packing berisi tanggal sterilisasi
9. Lakukan proses sealing dengan menggunakan mesin
press sesuai SOP
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
MESIN PRESS POUCHES
No. Dokumen Revisi Halaman
597/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
1. Menghidupkan mesin dengan menekan tombol ON
2. Menghidupkan heater dengan menekan tombol ON
3. Menghidupkan kipas dengan menggunakan tombolON
4. Menunggu suhu mencapai 180 derajat celcius
PROSEDUR 5. Press pouches yang telah berisi intrument padaujungnya
6. Setelah selesai matikan mesin dengan menekan
tombol OFF
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
PENERIMAAN LINEN
DARI UNIT LOUNDRY KE CSSU
No. Dokumen Revisi Halaman
589/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Penerimaan linen bersih dari Unit Loundry ke CSSU
PENGERTIAN
untuk proses sterilisasi linen
1. Linen dalam keadaan bersih dan siap disterilkansesuai standar
2. Mengurangi kemungkinan terkontaminasi bahaninfeksius
TUJUAN
3. Pengendalian logistic
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas mencuci tangan
2. Petugas menggunakan APD yang sesuai (masker,
handschoen, dan penutup kepala)
3. Linen yang telah di cuci bersih, kering, di setrika,
diserahterimakan oleh petugas laundry ke petugas CSSU
PROSEDUR 4. Petugas CSSU mengecek dan menulis jumlah linen bersih
yang di trima pada buku serah terima linen
5. Petugas CSSU dan Loundry tanda tangan di buku serah
terima linen pada kolom yang tersedia
6. Bila linen yang tersedia rusak atau masih kotor dan berbau
amis dikembalikan ke Unit Loundry untuk menjalani proses
pencucian ulang.
UNIT TERKAIT Petugas CSSU dan Loundry
PENGEMASAN LINEN
No. Dokumen Revisi Halaman
599/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
Merupakan kegiatan pengemasan linen untuk kebutuhan
PENGERTIAN
kamar operasi dan ruangan
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses
TUJUAN
pengemasan dan menjamin sterilitas linen
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas menggunakan Alat pelindung diri yang sesuai (masker,
dan sarung tangan, penutup kepala)
2. Setting/tata linen sesuai dengan jumlah untuk satu kali tindakan
operasi (duk besar 1, duk kecil 3, jas operasi 3)
3. Letakkan indikator internal di tengah-tengah susunanlinen
4. Lakukan pengemasan (packing) linen bersih dengan
PROSEDUR menggunakan pembungkus linen atau wrapping paper rangkap
dua
5. Tempelkan autoclave tape (indicator kimia external di luar
kemasan)
6. Berikan label pada bagian luar packing berisi tanggal sterilisasi
dan nama ruanagn
7. Tempelkan cheklist jumlah dan isi kemasan
8. Bersihkan dan rapikan alat-alat yang dipergunakan
9. Cuci tangan sesuai SPO
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
UJI INDIKATOR BIOLOGI
No. Dokumen Revisi Halaman
600/SPO/RSSB/I/2023 00 1/2
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL 10-01-2023
[Link] [Link]
Adalah suatu cara untuk membuktikan terbunuhnya mikroorganisme
dengan menggunakan sediaan berupa populasi mikroorganisme
spesifik dalam bentuk spora yang bersifat resisten terhadap beberapa
parameter yang terkontrol dan terukur dalam proses sterilisasi uap
panas.
Spora yang digunakan adalah spora hidup, mikroorganisme non
patogenik dalam jumlah tertentu dan resisten terhadap panas
PENGERTIAN
Apabila selama proses sterilisasi spora-spora tersebut terbunuh dapat
diasumsikan bahwa mikroorganisme lainnya juga ikut terbunuh dan
barang yang disterilkan bisadinyatakan steril
Apabila dalam proses tersebut sporanya masih hidup, maka
proses sterilisasi dinyatakan gagal dan harus di ulang.
Upaya mengetahui tercapai tidaknya kondisi steril padaproses
TUJUAN
sterilisasi dengan uap panas
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
A. Persiapan :
1. Indikator biologi yang berisi jutaan spora hidup yaitu
PROSEDUR : Geobacillus Stearothermophyllus
2. Mesin incubator khusus
3. Mesin sterilisasi (autoclave) yang proses kerjanyaakan dites
B. Pelaksanaan :
1. Masukkan barang yang akan disterilkan dalamchamber mesin
UJI INDIKATOR BIOLOGI
No. Dokumen Revisi Halaman
600/SPO/RSSB/I/2023 00 2/2
2. Bungkus indicator dalam pouches
3. Letakkan indicator dekat pintu loading mesin
4. Hidupkan mesin sesuai program yang dibutuhkan
5. Setelah proses sterilisasi selesai, keluarkan barangdan
ambil indikatornya
6. Tunggu sampai indikator dingin
7. Hidupkan mesin inkubator dan tunggu sampai suhu 65° C
8. Ambil satu indikator sebgai sampel yang belum dimasukkan
ke dalam mesin sterilisasi
9. Patahkan ampul indicator pada tempat khusus di mesin
PROSEDUR inkubator sehingga media dan spora tercampur
10. Masukkan indikator uji dan sampel ke dalam inkubator
selama 24 jam
11. Perbedaan indikator uji dan sampel terletak pada label
indikator pada tabung (indikator uji warna kertas
indikatornya hitam, yang sampel warna biru keunguan)
12. Setelah 24 jam keluarkan indikator dari dalam inkubator dan
catat hasilnya di form uji biologi (positif = spora masih
hidup jika warna indikator dari ungu berubah jadi kuning,
Negatif = spora mati jika warna indikator tetap berwarna
ungu)
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
MESIN STEAM STERILISASI
No. Dokumen : Revisi Halaman
601-SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
1. Periksa mesin pelengkap seperti mesin air dan mesin
kompresor udara dalam keadaan ‘ON’
2. Hidupkan unit dengan memutar kunci kea rah ‘I’
3. Buka pintu unit dengan menekan tombol ‘open door’
4. Keluarkan loading cart dan atur instrument denganrapi
diatasnya
5. Memasukkan loading cart
PROSEDUR
6. Tutup pintu unit dengan menekan tombol “close door’
7. Pilih program sterilisasi yang sesuai
8. Tutup hingga tombol ‘cycle start’ berwarna hijau
9. Tekan tombol cycle start untuk memulai proses
10. Proses selesai ditandai dengan bunyi alarm ‘beep’
11. Keluarkan barang yang dsterilkan dari pintu sebelahbagian
ruangan steril.
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
DISTRIBUSI ALAT DAN BARANG STERIL
No. Dokumen Revisi Halaman
602/SPO/RSSB/I/2023 00 ½
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL 10-01-2023
[Link] [Link]
Adalah tata kerja penyaluran barang steril dari
PENGERTIAN
penyimpana ke unit pengguna/user
1. Menjamin kondisi tetap steril dalam perjalanan
2. Mencegah dari kehilangan dan kerusakan
3. Memudahkan pengguna
TUJUAN
4. Sukses distribusi (5 tepat) tepat waktu, tepat indikasi,tepat jenis,
tepat jumlah dan tepat pengguna.
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas penyerahan barang steril mencuci tangan sebelum
bekerja, menggunakan pakaian khusus area steril, dan memakai
APD yang sesuai
2. Meyiapkan ATK dan buku serah terima barang steril
3. Petugas penerima barang steril menggunakan kereta dorong
khusus barang steril untuk transportasi dari CSSU ke ruangan.
PROSEDUR 4. Petugas penyerahan barang steril melayani permintaan steril
sesuai dengan kebutuhan tindakan
5. Melakukan distribusi dengan menggunakan sistem FIRST IN and
FIRST OUT, barang yang terlebih dahulu masuk lebih dahulu
didistribusikan
6. Memastikan kelayakan barang steril yang diserahkan dengan
memeriksa kemasan dan indikator
7. Mencatat serah terima alat, linen, dan barang lainnya pada buku
serah terima barang steril dengan mencantumkan tanggal, nama
alat, jumlah serta
petugas penerima dan petugas CSSU yang bertugas
DISTRIBUSI ALAT DAN BARANG STERIL
No. Dokumen : No. Revisi 00 Halaman
602/SPO/RSSB/I/2023 2/2
1. Petugas penerima membubuhkan tanda tangan serahterima alat
2. Petugas penyerahan barang steril, merapikan area
PROSEDUR
kerjanya setelah proses serah terima selesai.
UNIT TERKAIT Petugas CSSU, IBS, IGD, ICU, ICCU, Rawat Jalan, RawatInap.
CARA MEMBUKA PINTU AUTOCLAVE SECARA
MANUAL
No. Dokumen Revisi Halaman
603/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 10-01-2023
OPERASIONAL
[Link] [Link]
1. Cara membuka pintu satu atau pintu bersih
Putar valve No. 53-1 terus putar valve 38-1 maka pintu akan
terbuka, setelah pintu terbuka posisi valvenya di putar ke posisi
semula
2. Cara menutup pintu satu atau pintu bersih
Putar valve No. 39-1 jika pintu sudah rapat keatas putar valve
No.34-1 pastikan pada posisi ini tekanan door gasketnya naik
PROSEDUR
(dapat di lihat pada bagian belakang pintu satu)
3. Cara membuka pintu dua atau pintu steril
Putar valve No. 53-2 terus putar valve 38-2 maka pintu akan
terbuka, setelah pintu terbuka posisi valvenya di putar ke posisi
semula
4. Cara menutup pintu dua atau pintu steril
Putar valve No. 39-2 jika pintu sudah rapat keatas putar valve
No.34-2 pastikan pada posisi ini tekanan door gasketnya naik
(dapat di lihat pada bagian belakang
pintu dua)
UNIT TERKAIT Petugas CSSU
SORTIR ALAT BERSIH
No. Dokumen Revisi Halaman
593/SPO/RSSB/I/2023 00 1/1
Ditetapkan,
Direktur RS Setia Bunda
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL 10-01-2023
[Link] [Link]
Merupakan proses pemisahan alat yang bersih dan masih
PENGERTIAN
kotor
Sebagai acuan petugas untuk melakukan proses sortir danpemilahan alat
TUJUAN
yang akan dilakukan proses selanjutnya
KEBIJAKAN Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Setia Bunda Nomor
2912/PERDIR/RSSBI/2023 Tentang Pedoman Pelayanan Unit CSSU
1. Petugas menggunakan Alat pelindung diri (masker,handschoen,
penutup kepala)
2. Petugas memeriksa, menghitung jumlah alat medisdi formulir
serah terima alat
3. Petugas memeriksa alat yang sudah dilakukan prosespencucian dan
PROSEDUR pengeringan.
4. Alat yang sudah bersih dilakukan proses pengemasan
5. Alat yang masih kotor dikembalikan ke ruangdekontaminasi untuk
dilakukan pencucian ulang
6. Petugas selanjutnya melakukan proses pengemasan
sesuai dengan SOP Ruangan Sterlisasi
UNIT TERKAIT Petugas CSSU