Kebijakan DAK Fisik 2024 dan Prioritas
Kebijakan DAK Fisik 2024 dan Prioritas
2
POKOK PENGUATAN KEBIJAKAN DAK 2024
3
DUKUNGAN DAK TERHADAP ARAH KEBIJAKAN RKP 2024
Tema RKP 2024: “Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”
4
ARAH KEBIJAKAN DAK 2024
Memperbesar dampak DAK melalui penerapan konsep Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS)
Kebijakan Umum
Memperkuat sinergi pendanaan antara DAK Fisik, DAK Non Fisik, dan Hibah, serta DAK dengan sumber
DAK pendanaan lainnya
5
KEBIJAKAN DAK TAHUN 2024 (1/2)
6
KEBIJAKAN DAK TAHUN 2024 (2/2)
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Konektivitas
Penguatan Daya Saing Usaha
Pembangunan Rendah Karbon dan Transisi Energi
7
MEKANISME PENENTUAN LOKASI PRIORITAS DAK
Dasar Regulasi:
Peraturan Menteri PPN No.4 Tahun 2019
Tahapan penyusunan lokpri:
8
KORIDOR KEBIJAKAN DAK FISIK 2024
1. Penetapan lokpri transparan dengan kriteria: jelas, terukur, 1. Menu kegiatan bidang mendukung capaian tematik. Sasaran
tersedia data muktahir, mengacu pada regulasi, dan output menu bidang harus mendukung sasaran outcome
mempertimbangkan kapasitas implementasi dan anggaran. tematik.
2. Kriteria lokpri disepakati bersama pada forum Multilateral Meeting 2. Menu, rincian kegiatan, dan komponen bidang pendukung
(MM) dengan memperhatikan kebutuhan penanganan tematik. menerapkan konsep THIS dan fokus pada rencana
ketuntasan.
3. Jumlah lokpri tematik tidak terlalu banyak.
3. Menu per-daerah dapat disesuaikan dengan intervensi yang
4. Lokpri bidang pendukung tidak keluar dari lokpri tematik. sangat dibutuhkan didaerah tersebut.
5. Lokpri bidang fokus pada keberlanjutan dan ketuntasan untuk 4. Menu memuat output dan immediate outcome yang terukur.
memastikan alokasi DAK signifikan (tidak tipis merata).
5. Kriteria menu/rincian kegiatan/komponen yang harus dihindari :
6. Data lokpri detail sampai pada satuan intervensi terkecil i. bersifat rutin (setiap tahun diperlukan).
(contoh: daerah irigasi, ruas jalan), bukan nama OPD. ii. terlalu banyak dan bukan prioritas.
7. Mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah dan kinerja iii. unit cost rendah
pelaksanaan DAK Fisik tahun sebelumnya. iv. tidak berhubungan langsung dengan pelayanan
8. Mempertimbangkan daerah dengan kualitas dokumen masyarakat (kendaraan bermotor atau bangunan yang
perencanaan, capaian pembangunan dan inovasi daerah yang diperuntukkan bagi operasional OPD).
baik. v. duplikasi dengan belanja K/L.
vi. tidak terkait langsung dengan tematik.
9
CONTOH KRITERIA LOKASI PRIORITAS (BA MM DAK FISIK BIDANG JALAN TA. 2024)
10
PERKEMBANGAN ALOKASI
Perkembangan Alokasi DAK Fisik Perkembangan Alokasi DAK Fisik Infrastruktur PUPR
80
(2022-2024)
72,25
69,33
70 65,25
62,44 4,21% 60,87
Dalam Triliun Rupiah
60 11,03% -9,69%
53,42 53,82
-6,71%
50 -12,24% 0,75%
40
30 Perumahan dan
Jalan Air Minum Sanitasi Irigasi
Permukiman
20
2022 12.165,17 3.000,00 2.000,00 1.000,00 1.500,00
10 2023 12.617,76 1.951,80 1.569,50 160,65 1.688,94
2024 12.205,23 2.441,60 1.693,70 312,73 1.688,90
0
2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Dalam Miliar Rupiah
Trend alokasi DAK Fisik dalam 6 tahun terakhir menurun. Dari Secara total, dari tahun 2022 ke 2024 terjadi penurunan alokasi
tahun 2018 ke 2024 terjadi penurunan alokasi DAK Fisik DAK Fisik Bidang Infrastruktur PUPR sebesar 6,73%.
sebesar 13,81% .
• Pemisahan pagu usulan daerah dengan DPR, namun total pagu tetap sesuai dengan perpres (apabila
pagu pemda dan pagu afirmasi telah ditindaklanjuti dengan RK namun terdapat sisa pagu, maka dapat
dioptimalisasikan dengan tetap memperhatikan batas maksimal sesuai pemisahan pagu usulan daerah dan
DPR)
• Optimalisasi pagu alokasi melalui fitur copy from ataupun pemanfaatan stock program dimungkinkan
sepanjang tetap mengutamakan usulan yang bersifat approve.
• Urutan Prioritas usulan yang telah Approved pada saat fase Sinkronisasi dan Harmonisasi
dipertimbangkan untuk dijadikan urutan prioritas pada fase RK
• Dokumen Rencana Kegiatan (RK) ditandatangani oleh Pemerintah Daerah, K/L Teknis Pengampu dan
Direktorat Sektor di Kementerian PPN/Bappenas (hanya bidang yang menggunakan index teknis)
• Pusat maupun Pemda tidak dapat melakukan perubahan lokasi/data referensi kecuali usulan afirmasi.
(Contohnya seperti nama ruas jalan, desa, kecamatan, satuan pendidikan, fasilitas kesehatan, dll).
Perubahan data di level detail rincian:
1. Untuk usulan approve, pada prinsipnya semua bisa diubah (unit cost, volume, dll) selama masih
memenuhi pagu alokasi kecuali referensi tidak bisa diubah.
2. Usulan stock programme, dapat diusulkan sebagai RK dengan diubah status menjadi approve terlebih
dahulu.
Catatan: Pemda dan KL wajib mengoptimalkan usulan dengan statusnya approve terlebih dahulu.
13
TAHAP PENYUSUNAN RK DAK FISIK TAHUN 2024 (1/2)
(FASE URK)
13 Okt – 30 Nov 2023
Olah Data:
Edit (opsional jika ada
urgensi) Lock per-
Subbidang oleh Lock Approval
• User Bappeda RK
Daerah oleh Pusat
/Bappeprov RK/ OPD RK
atau .
→ User Bappeda RK → Approver K/L
• User Planner (K/L) atau (WAJIB untuk approval) → Approver Bappenas
Bappenas (opsional)
1 2 3 4 5 6 7
Input Kegiatan
Konfirmasi Daerah Approval oleh Pusat TTD Digital
Penunjang (opsional) :
(checklist yang akan jadi • Approval K/L 1. Signer Pemda
max.5 % dari pagu total
URK) : • Approval Bappenas 2. Signer K/L
per-subbidang per → User Bappeda-RK / OPD-
tematik (jika ada) 3. Signer
RK
Bappenas
→ User Bappeda-RK /OPD-RK
15
HAL UTAMA DALAM MODUL RK
3. Approval RK 4. Pengesahan RK
• Dilakukan oleh Bappenas dan K/L • Rekap per-subbidang (FINAL RK) dapat “Ditandatangani
• Dilakukan per DETAIL RINCIAN secara Digital oleh perwakilan OPD, K/L dan Bappenas”
• Untuk mengunci hasil penilaian dan pengesahan, akan setelah dilakukan approval dan lock approval oleh Pusat →
dilakukan LOCK DATA LEVEL SUBBIDANG oleh User Data ini akan terintegrasi kepada OM SPAN untuk proses
K/L dan Bappenas pencairan. Tidak perlu di-print dan diupload ke dalam
aplikasi
• Surat pengantar Kepala Daerah diprint, ttd dan diupload
dalam KRISNA-DAK (1 per-daerah)
16
TIMELINE PERENCANAAN - PENGANGGARAN DAK 2024*
• Penilaian Awal (24 Juli – 6 Agustus) • Sosialisasi Kebijakan DAK kepada K/L dan
• Pengusulan DAK 2024 oleh Pemda • Forum konfirmasi daerah untuk
• Sinkronisasi dan Harmonisasi (10 – Sektor
(19 Juni – 21 Juli) setiap tematik (9 Juni – 16 Juni)
26 Agustus) • MM DAK Tematik dan DAK Fisik
• Verifikasi Usulan Daerah (24 - 28 Juli) • Pengusulan DAK 2024 oleh
• Penilaian Akhir (10 – 28 Agustus) • MM DAK Nonfisik
• Penilaian Awal (24 Juli – 6 Agustus) Pemda (19 Juni – 21 Juli) • Sosialisasi Kebijakan DAK 2024 kepada Pemda
(31 Mei 2023)
• Pembahasan dengan DPR – RI • Penyusunan Rencana Kegiatan (RK) • Penyusunan Rencana Kegiatan (RK) • Penyusunan Rencana Kegiatan (RK) (M3
• Penetapan alokasi per-daerah (M3 Okt – M2 Des) (M3 Okt – M2 Des) Okt – M2 Des
• Evaluasi dan Penyusunan Rancangan
Arah Kebijakan DAK Tahun 2025
*Timeline bersifat tentatif
17
POIN PENTING
1. Tahun 2024 merupakan tahun terakhir RPJMN sehingga akan menyasar target-target
prioritas ketuntasan melalui DAK.
2. Melanjutkan konsep penajaman DAK (konsep THIS, penajaman menu kegiatan dan
lokasi prioritas serta memastikan kesiapan pemerintah daerah).
3. Memperkuat integrasi pendanaan DAK Fisik dan Non Fisik.
4. Komitmen kesiapan dan pelaksanan serta kolaborasi kegiatan DAK dengan pendanaan
APBD (kinerja pemerintah daerah menjadi salah satu pertimbangan, data capaian, IO dll)
5. Memperhatikan batas waktu dan kelengkapan data dukung dalam setiap tahapan
perencanaan dan penganggaran DAK
18
TERIMA KASIH