PERATURAN DESA
KECAMATAN PANGALENGAN
KABUPATEN BANDUNG
NOMOR : NOMOR 6.a TAHUN 2023
TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA
RKP-DESA
Tahun Anggaran 2024
DESA : LAMAJANG
KECAMATAN : PANGALENGAN
KABUPATEN : BANDUNG
PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG
KECAMATAN PANGALENGAN
D E S A LAMAJANG
[Link] RT 003 Rw 007 Email: desalamajang2005@[Link]
PERATURAN DESA LAMAJANG
KECAMATAN PANGALENGAN
KABUPATEN BANDUNG
NOMOR :6 TAHUN 2023
TENTANG
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP DESA)
TAHUN 2024
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA LAMAJANG,
Menimbang : a bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 79 Undang-
Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa, Pemerintah Desa wajib
menyusun perencanaan pembangunan desa sesuai dengan
kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan
Kabupaten;
b. bahwa perencanaan pembangunan Desa sebagaimana dimaksud
pada huruf a, terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Desa untuk jangka waktu 6 (enam) tahun dan Rencana Kerja
Pemerintah Desa (RKP Desa) untuk jangka waktu 1 (satu) tahun
yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa yang keduanya ditetapkan dengan Peraturan
Desa;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a dan b, perlu menetapkan Peraturan Desa tentang Rencana
Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Desa LAMAJANG Tahun 2024;
Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan
Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2205
Nomor 17, Tambahan Lembaran Negara Reublik Indonesia
Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerinatah Pusat dengan Pemerintah
Daerah(Lembaran Negara Republik Indonseia Tahun 2024
Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4438);
3.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah ( Lembaran Negara REpublik Indonesia TAhun
2009 Nomor 130, tambahan Lembaran Negara REpublik
Indonesia Nomor 5049);
4. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang
Perubahan Kedua atas Undang – Undang Nomor 32 Tahun
2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59 ,Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844 );
5.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-undangan ( Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 85, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234 );
6. Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 Tentang Dana
Perimbangan ( Lembaran Negara REpublik Indonesia Tahun
2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4575 );
8. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman
Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4593);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang
Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang Nomor 13 Tahun
1950;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat Dalam Penyelenggaraan
Negara (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 129, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3866);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 070, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
12. Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah,
Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah
Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4737);
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan,
13.
Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan
Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007
14.
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2007 Nomor 123,Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5539);
Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007 tentang Dana
15.
Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007
Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5558);
Peraturan Desa LAMAJANG Nomor 66 Tahun 2023 tentang
16.
Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Desa (RPJM Desa)
LAMAJANG Tahun 2023-2029
Kesepakatan Bersama
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA LAMAJANG
dan
KEPALA DESA LAMAJANG
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN DESA TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH
DESA (RKP Desa) TAHUN 2024.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Kepala Desa ini yang dimaksud :
1. Pemerintah adalah Pemerintah Pusat.
2. Daerah adalah Kabupaten Bandung.
3. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Kebumen.
4. Bupati adalah Bupati Bandung.
5. Kecamatan adalah Wilayah Kerja Camat sebagai Perangkat Daerah.
6. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah
yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan
dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
7. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh
Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan
mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan
adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem
Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
8. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disingkat BPD adalah
lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
9. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagai unsur
penyelenggara Pemerintahan Desa.
10. Peraturan Desa adalah Peraturan Perundang-undangan yang dibuat oleh
Badan Permusyawaratan Desa bersama dengan Kepala Desa.
11. Peraturan Kepala Desa adalah Peraturan Perundang-undangan yang
ditetapkan oleh Kepala Desa yang bersifat mengatur dalam rangka
melaksanakan Peraturan Desa dan Peraturan Perundang-undangan yang
lebih tinggi.
12. Keputusan Kepala Desa adalah Keputusan yang ditetapkan oleh Kepala Desa
yang bersifat menetapkan dalam rangka melaksanakan Peraturan Desa
maupun Peraturan Kepala Desa.
13. Keputusan BPD adalah semua Keputusan BPD yang ditetapkan oleh BPD.
14. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang selanjutnya disingkat
RPJM Desa adalah dokumen perencanaan untuk periode 6 (Enam) tahun yang
memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa,
kebijakan umum dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas
SKPD dan program prioritas kewilayahan disertai rencana kerja.
15. RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA yang selanjutnya disingkat RKP Desa
adalah dokumen perencanaan untuk periode 1 (satu) tahun merupakan
penjabaran dari RPJM Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi
desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan,
program prioritas pembangunan desa, rencana kerja dan pendanaan serta
prakiraan maju, baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Desa
maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan
mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan RPJM-Desa.
16. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yang selanjutnya disebut APB Desa
adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan desa yang dibahas dan
disetujui bersama oleh Pemerintah Desa dan BPD, yang ditetapkan dengan
Peraturan Desa.
17. Alokasi Dana Desa yang selanjutnya disingkat ADD adalah dana yang
dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Desa, yang bersumber
dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima
oleh Kabupaten/Kota.
18. Visi adalah Gambaran tentang Kondisi Ideal Desa yang diinginkan.
19. Misi adalah Pernyataan tentang sesuatu yang harus dilaksanakan sehingga
Visi dapat terwujud secara efektif dan efisien.
BAB II
SISTEMATIKA PENYUSUNAN RKP Desa
Pasal 2
(5) RKP Desa LAMAJANG Tahun 2023 disusun dengan sistematika sebagai berikut :
a. BAGIAN I : PENGANTAR
A. Pendahuluan
B. Dasar Hukum
C. Tujuan dan Manfaat
D. Visi dan Misi Desa
b. BAGIAN II : GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN KEUANGAN DESA
A. Kebijakan Pendapatan Desa
B. Kebijakan Belanja Desa
C. Pembiayaan
c. BAGIAN III : EVALUASI PROGRAM/ KEGIATAN PEMBANGUNAN
A. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada RKP Desa
Tahun 2023
B. Identifikasi masalah berdasarkan RPJM Desa
C. Identifikasi masalah berdasarkan Analisa Keadaan
Darurat
D. Identifikasi Masalah berdasarkan Prioritas Kebijakan
Pembangunan Supra Desa
d. BAGIAN IV : RUMUSAN PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DESA
A. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Desa Tahun
2024
B. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Kabupaten,
Provinsi dan Pusat.
C. Pagu Indikatif Program dan Kegiatan masing-masing
Bidang/Sektor.
e. BAGIAN V : PENUTUP
LAMPIRAN : 1. Matrik Program dan Kegiatan beserta Plafond dan
Sumber Dana
2. Berita Acara Musrenbangdes RKP Desa
3. Keputusan Kepala Desa tentang Delegasi Desa
(6) Naskah RKP Desa Tahun 2024 sebagaimana tersebut dalam Lampiran
Peraturan Kepala Desa ini, yang merupakan bagian yang tak terpisahkan
dari Peraturan Kepala Desa ini.
Pasal 3
RKP Desa Tahun 2024 merupakan landasan dan pedoman bagi Pemerintah
Desa dan LPMD dalam pelaksanaan pembangunan Desa Tahun 2024.
Pasal 4
Pelaksanaan pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, dilaksanakan
secara transparan, partisipatif dan akuntabel oleh pelaksana kegiatan
pembangunan dengan menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Daftar
Pelaksanaan Anggaran (DPA), serta dipertanggungjawabkan oleh Pelaksana
Kegiatan dalam Forum Musyawarah Desa
Pasal 5
RKP Desa dapat diubah dalam hal:
[Link] peristiwa khusus, seperti bencana alam,krisis politik,krisis ekonomi,
dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan; atau
[Link] perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah,Pemerintah
Daerah Provinsi, dan/atau Pemerintah Daerah Kabupaten.
Pasal 6
Perubahan RKP Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dibahas dan
disepakati bersama dengan BPD dalam Musrenbang Desa dan selanjutnya
ditetapkan dengan Peraturan Desa.
Pasal 7
Berdasarkan Peraturan Kepala Desa ini yang selanjutnya disusun Rencana
Program/Kegiatan dan dimasukan dalam APB Desa Tahun anggaran 2024.
Pasal 8
Peraturan Kepala Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahui, memerintahkan pengundangan Peraturan Desa
ini dengan penempatannya dalam Lembaran Desa.
Ditetapkan di : SIKAYU
pada tanggal : 08 Agustus 2023
Kepala Desa SIKAYU,
SAMTILAR
Diundangkan di Desa SIKAYU
Pada tanggal 08 Agustus 2023
SEKRETARIS DESA SIKAYU
MASTUR WIDODO
LEMBARAN DESA SIKAYU
KECAMATAN BUAYAN KABUPATEN KEBUMEN
NOMOR 16 TAHUN 2023
LAMPIRAN I : : PERATURAN DESA SIKAYU
NOMOR 16 TAHUN 2023
TENTANG RENCANA KERJA
PEMERINTAH DESA (RKPDes)
TAHUN 2024
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKP DESA) TAHUN 2024
DESA SIKAYU KECAMATAN BUAYAN KABUPATEN KEBUMEN
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Bahwa berdasarkan Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa,
Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya
disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah
yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan,
kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal
usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem
pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Landasan Pemikiran dalam pengaturan mengenai desa adalah
keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi dan pemberdayaan
masyarakat.
Berdasarkan pola pemikiran dimaksud, dimana bahwa desa berwenang
mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal – usul dan adat
istiadat setempat yang diakui dan/atau dibentuk dalam sistem Pemerintah
Nasional dan berada di Kabupaten/Kota, maka sebuah desa diharuskan
mempunyai perencanaan yang matang berlandaskan partisipasi dan transparansi
serta demokratisasi yang berkembang di desa.
Sebagaimana yang diamanatkan dalam Penjelasan Peraturan Pemerintah
Nomor 43 Tahun 2007 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6
Tahun 2007 tentang Desa, Peraturan Pemerintah ini disusun dalam rangka
mewujudkan penyelenggaraan Desa yang didasarkan pada asas penyelenggaraan
pemerintahan yang baik serta sejalan dengan asas pengaturan Desa sebagaimana
diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa, antara lain
kepastian hukum, tertib penyelenggaraan pemerintahan, tertib kepentingan umum,
keterbukaan, profesionalitas, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi, kearifan lokal,
keberagaman serta partisipasi. Dalam melaksanakan pembangunan Desa,
diutamakan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong-royongan guna
mewujudkan perdamaian dan keadilan sosial.
Peraturan Pemerintah ini menjadi pedoman bagi Pemerintah dan Pemerintah
Daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan
tujuan penyelenggaraan Desa sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang
Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa, yakni”Melanjutkan Untuk Terwujudnya
Desa yang maju, mandiri, dan sejahtera tanpa harus kehilangan jati diri.”
Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 79 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007
tentang Desa, Pemerintah Desa wajib menyusun perencanaan pembangunan desa
sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan
Kabupaten.
Rencana Kerja Pemerintah Desa yang selanjutnya disebut RKP Desa
merupakan penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang
memuat rencana penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan
pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat Desa,
hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya, prioritas kebijakan
supra desa, pembangunan kawasan perdesaan/ antar desa dan atau hal-hal yang
karena keadaan darurat/ bencana alam serta adanya kebijakan baru dari
Pemerintah, Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten.
Sebagai Rencana strategis pembangunan tahunan Desa, RKP Desa
merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang bersifat reguler yang
pelaksanaannya dilakukan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan seluruh
masyarakat desa dengan semangat gotong-royong. RKP Desa merupakan satu-
satunya dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang dipakai sebagai
pedoman atau acuan pelaksanaan pembangunan bagi pemerintahan Desa
selanjutnya sebagai dasar penyusunan APB Desa tahun anggaran bersangkutan.
Rancangan RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa, dibahas dan disepakati
oleh Pemerintah Desa, BPD dan masyarakat dalam Musrenbang Desa, dan
selanjutnya ditetapkan dengan Peraturan Desa. Peraturan Desa ditetapkan oleh
Kepala Desa selanjutnya diundangkan dalam Lembaran Desa oleh Sekretaris Desa.
B. DASAR HUKUM.
1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak;
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional;
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan
antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
5. Undang-Undang Nomor 07 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;
6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan
Perundang-Undangan;
7. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007 tentang Peraturan Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Desa;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007 tentang Dana Desa yang
Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan
Pembangunan Desa;
11. Perda Kabupaten Kebumen Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pengaturan
Kewenangan Desa;
12. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 7 Tahun 2004 tentang
Peraturan Desa dan Keputusan Kepala Desa;
13. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 53 Tahun 2004 tentang
Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Kebijakan Publik.
14. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2007 tentang Sumber
Pendapatan Desa;
15. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 20 Tahun 2012 tentang
Percepatan Penanggulangan Kemiskinan;
16. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2013 tentang
Perlindungan Anak;
17. Peraturan Desa SIKAYU Nomor : 01 Tahun 2020 tentang RPJM Desa Tahun
2021-2026;
18. Peraturan Desa SIKAYU Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2023.
C. TUJUAN DAN MANFAAT
1. TUJUAN
Tujuan penyusunan Dokumen RKP Desa secara partisipatif adalah sebagai
berikut :
a. Agar desa memiliki dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang
berkekuatan hukum tetap.
b. Sebagai dasar/pedoman kegiatan atau pelaksanaan pembangunan di desa.
c. Sebagai dasar penyusunan Peraturan Desa tentang Rencana Anggaran
Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa)
2. MANFAAT
a. Lebih menjamin kesinambungan pembangunan di tingkat desa
b. Sebagai pedoman dan acuan pembangunan desa.
c. Pemberi arah kegiatan pembangunan tahunan di desa.
d. Menampung aspirasi yang sesuai kebutuhan masyarakat dan dipadukan
dengan program pembangunan supra desa
e. Dapat mendorong partisipasi dan swadaya dari masyarakat.
D. PROSES PENYUSUNAN
Proses Penyusunan RKP Desa Tahun 2024 dilakukan melalui tahapan sebagai
berikut:
1. Musyawarah Desa untuk membahas prioritas perencanaan
tahunan desa yang akan disusun dalam RKP Desa Tahun 2024
2. Sosialisasi dan Pembentukan Pokja Penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Desa Tahun 2024
3. Lokakarya analisis untuk penyusunan draft RKP Desa
4. Musrenbang Desa untuk membahas dan menyepakati draft RKP
Desa menjadi Rancangan Perdes RKP Desa Tahun 2024
5. Rapat BPD membahas dan menyepakati Rancangan Perdes RKP
Desa menjadi Perdes RKP Desa Tahun 2024
E. SISTEMATIKA
RKP Desa SIKAYU Tahun 2024 disusun dengan sistematika sebagai berikut :
BAB I : PENGANTAR
A. Pendahuluan
B. Dasar Hukum
C. Tujuan dan Manfaat
D. Visi dan Misi Desa
BAB II : GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN KEUANGAN DESA
A. Kebijakan Pendapatan Desa
B. Kebijakan Belanja Desa
C. Pembiayaan
BAB III : EVALUASI PROGRAM/ KEGIATAN PEMBANGUNAN
A. Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan pada RKP Desa
Tahun 2024
B. Identifikasi masalah berdasarkan RPJM Desa
C. Identifikasi masalah berdasarkan Analisa Keadaan
Darurat
D. Identifikasi Masalah berdasarkan Prioritas
Kebijakan Pembangunan Supra Desa
BAB IV : RUMUSAN PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DESA
A. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Desa Tahun
2024
B. Prioritas Program dan Kegiatan Skala Kabupaten,
Provinsi dan Pusat.
C. Pagu Indikatif Program dan Kegiatan masing-masing
Bidang/Sektor.
BAB V : PENUTUP
BAB VI LAMPIRAN :
1. Matrik Program & Kegiatan Skala Desa Tahun 2024
2. Berita Acara Musyawarah Desa
3. Berita Acara Musrenbangdes RKP Desa
4. Keputusan Kepala Desa tentang Delegasi Desa
5. Keputusan Kepala Desa tentang Pokja RKP Desa
6. Keputusan BPD tentang Kesepakatan Bersama Perdes RKP
Desa
BAB II
GAMBARAN UMUM PEMERINTAHAN DESA
a. VISI DAN MISI
Sebagai dokumen perencanaan yang merupakan penjabaran dari Dokumen
RPJM Desa, maka seluruh rencana program dan kegiatan pembangunan yang akan
dilakukan oleh Desa secara bertahap dan berkesinambungan harus dapat
menghantarkan tercapainya Visi-Misi Desa.
Visi-Misi Desa LAMAJANG disamping merupakan Visi-Misi Calon Kepala Desa
Terpilih, juga diintegrasikan dengan keinginan bersama masyarakat desa dimana
proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif mulai dari tingkat Dusun/
RW sampai tingkat Desa.
Adapun Visi Desa LAMAJANG sebagai berikut :
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA LAMAJANG YANG HARMONIS, AGAMIS, DINAMIS, DAN
EDUKATIF LAHIR DAN BATIN”
Agar Visi sebagaimana tersebut dapat tercapai maka ditetapkan Misi
sebagai berikut:
1.2.1 Menyelenggarakan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih dengan pelayanan
prima yang tanggap terhadap aspirasi masyarakat ayang amanah, dan profesional.
1.2.2 Menjalanai hubungan yang baik antara masyarakat, pemerintah dan lembaga kemasyarakatan
desa serta seluruh stake holder pemertinatahn desa.
1.2.3 Meningkatkan kualitas kesolehan masyarakat baik individual maupun social dengan
memeperkuat moderasi beragama.
1.2.4 Mengembangakan potensi lingkungan untuk meningkatkan pembangunan berbasis
partisipasi masyarakat yang menjungjung tinggi kreativitas dan berawawasan lingkungan
1.2.5 Mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat yang cerdas, sehat, bersih dan berbudaya lahir
dan batin
b. DATA KEMISKINAN DAN PROFIL DESA
i. Data Kemiskinan
Berdasarkan Data Raskin Jumlah RTM di Desa SIKAYU sejumlah: 788
Kepala RTM Laki-laki : 438 dan Kepala RTM Perempuan : 350
ii. Profil Desa Secara umum kondisi Desa SIKAYU baik secara
demografi maupun geografis dapat digambarkan sebagai
berikut :
a. Luas Wilayah 420.044 Ha
b. Jumlah Penduduk 6.040 Orang
c. Tingkat Pendidikan Rata-rata (Sumber Profil Desa) : SD
d. Tingkat Pekerjaan Rata-rata (sumber data Pilah Profil) : Buruh
e. Fasilitas infrastruktur dasar (pembangunan fisik yg manfaatnya
utk memenuhi hak dasar masyarakat misal. Sekolah, Polindes,
Posyandu, jalan-jalan desa dan pertanian)
f. Kondisi tanah : Persawahan Tanah Tadah Hujan dan Irigasi teknis,
c. KEBIJAKAN PENDAPATAN DESA
Pendapatan Desa meliputi semua penerimaan uang melalui rekening desa yang
merupakan hak desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali
oleh desa. Perkiraan pendapatan desa disusun berdasarkan asumsi realisasi
pendapatan desa tahun sebelumnya dengan perkiraan peningkatan berdasarkan
potensi yang menjadi sumber Pendapatan Asli Desa, Bagian Dana Perimbangan,
Bantuan Keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten,
Hibah dan Sumbangan Pihak Ketiga yang tidak [Link] Asumsi Pendapatan
Desa Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. [Link],- ( Dua Milyar Empat Ratus
Empat Dua Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Enam Puluh Tujuh Ribu Rupiah ),
yang berasal dari :
NO. SUMBER PERKIRAAN
1 PENDAPATAN
01.01 Pendapatan asli Desa 40.500.000
01.01.01 Bagi Hasil BUMDES 5.000.000
01.01.02 Hasil Pengelolaan Kakayaan Desa 500.000
01.01.03 Hasil Bunga Bank 2.500.000
01.01.04 Hasil Penjualan Tanah Kemakmuran 25.000.000
01.01.05 Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah 7.500.000
01.02 Bagi Hasil Pajak 38.235.000
01.03 Bagi Hasil Retribusi 4.143.000
01.04 Bantuan Kabupaten / Provinsi 500.000.000
01.05 Bagian Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan
Daerah ( ADD ) 460.592.000
01.06 Bantuan Keuangan Pemerintah Pusat Dana Desa
(APBN)
[Link]
01.07 Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi 0,-
01.08 Hibah 0,-
01.09 Sumbangan Pihak Ketiga 0,-
JUMLAH PENDAPATAN [Link]
F. BELANJA DESA
Belanja Desa meliputi semua pengeluaran dari rekening desa yang merupakan
kewajiban desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak akan diperoleh
pembayarannya kembali oleh [Link] Desa yang akan dianggarkan dalam APB
Desa meliputi :
01.0 Paling sedikit 70% (tujuh puluh perseratus) dari jumlah anggaran belanja Desa
atau sebesar Rp1.700.302.900,- digunakan untuk mendanai:
- Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar Rp254.562.400
- Pelaksanaan pembangunan Desa sebesar Rp852.537.000
- Pembinaan kemasyarakatan Desa sebesar Rp112.883.500
- Pemberdayaan masyarakat Desa sebesar Rp245.320.000
Penanggulangan Bencana dan Darurat Rp235.000.000
JUMLAH Rp1.700.302.900
paling banyak 30% (tiga puluh perseratus) dari jumlah anggaran belanja Desa
02.00
atau sebesar Rp728.564.100 ,- digunakan untuk:
- Penghasilan tetap kepala Desa dan perangkat Desa
Rp497.269.000
sebesar
- Penyediaan Jaminan Sosial bagi Kepala Desa dan
Perangkat Desa Rp35.000.000
- Tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Bengkok)
sebesar Rp72.555.000
- Operasional Pemerintah Desa sebesar Rp55.289.400
- Tunjangan dan Operasional Badan Permusyawaratan
Desa sebesar Rp22.000.000
- Operasional rukun tetangga dan rukun warga sebesar Rp36.000.000
- Penyediaan Jaminan Sosial bagi BPD
JUMLAH Rp728.564.100
G. PEMBIAYAAN
Pembiayaan desa sebagaimana dimaksud meliputi semua penerimaan yang perlu
dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun
anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya.
Pembiayaan Desa sebagaimana dimaksud terdiri dari :
a. Penerimaan Pembiayaan; dan
b. Pengeluaran Pembiayaan.
Penerimaan Pembiayaan sebagaimana tersebut di atas mencakup :
a. Sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun sebelumnya;
b. Pencairan Dana Cadangan;
c. Hasil penjualan kekayaan desa yang dipisahkan; dan
d. Penerimaan Pinjaman
Pengeluaran Pembiayaan sebagaimana tersebut di atas mencakup :
a. Pembentukan Dana Cadangan;
b. Penyertaan Modal Desa;
c. Pembayaran Utang
BAB III
RUMUSAN PRIORITAS MASALAH
Rumusan permasalahan yang cukup besar di tingkat desa, bukan semata-
mata disebabkan oleh internal desa, melainkan juga disebabkan permasalahan
makro baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi maupun pemerintah.
Permasalahan yang terjadi akan semakin besar manakala tidak pernah dilakukan
identifikasi permasalahan sesuai sumber penyebab masalah beserta tingkat
signifikasinya secara partisipatif. Ketidakcermatan mengidentifikasi permasalahan
sesuai suara masyarakat secara tidak langsung menghambat efektifitas dan efisiensi
perencanaan program pembangunan yang pada akhirnya inefisiensi anggaran.
Dalam RKP Desa tahun 2023 permasalahan Desa SIKAYU, dikelompokkan
menjadi beberapa permasalahan penting berdasarkan 4 aspek, sebagai berikut :
I. BERDASARKAN EVALUASI RKPDes PEMBANGUNAN TAHUN SEBELUMNYA
Evaluasi hasil pembangunan tahun sebelumnya dilakukan melalui analisa
terhadap kesesuaian antara program dan kegiatan yang terdapat dalam RKP Desa
dan APB Desa tahun 2023 dengan implementasi pelaksanaan pembangunan tahun
2023. Dari hasil analisa tersebut diperoleh beberapa catatan masalah sebagai berikut
:
1. Untuk bidang pengembangan wilayah/ fisik
a. Pembangunan/Peningkatan Jalan ( Pengaspalan ) Poros Desa Rt 01 Rw 06 dan
Rt 01 Rw 05 Sepanjang 500 M belum terealisasi penyebabnya Anggaran
Digunakan BLT dan Penganggulangan Bencana
b. Pembangunan Sarana Prasarana Gedung BUMDes untuk Peningkatan Fasilitas
BUMDes. Masih Kurang Toilet Umum Kios Desa
c. Bronjong sungai sepanjang 500 m x 1m x 10m di wilayah RW I dan RW II
belum menyeluruh.
d. Untuk bidang pengembangan wilayah kegiatan Pembangunan Rabat Jalan
Tembus Buayan sepanjang 400 M belum dapat terrealisasikan penyebabnya
belum terdanai dari dinas terkait.
e. Untuk bidang pengembangan wilayah kegiatan Talud Jalan Desa Rt 03/06
belum dapat terrealisasikan penyebabnya belum terdanai.
f. Untuk bidang pengembangan wilayah Kegiatan Pembangunan Talud Irigasi
sepanjang 1000 m x 40 cm x 180 cm
g. Untuk bidang pengembangan wilayah Kegiatan Pembangunan Saluran
Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga Sepanjang 1500 M belum dapat
Terealisasikan penyebabnya belum terdanai dari APBDesa
h. Untuk bidang pengembangan wilayah Kegiatan Peningkatan Jalan
Lingkungan/Gang Sepanjang 1000 M belum dapat Terealisasikan penyebabnya
belum terdanai dari APBDesa
i. Untuk bidang pengembangan wilayah Kegiatan Peningkatan Saluran Irigasi
Desa Sepanjang 1000 M belum dapat Terealisasikan penyebabnya belum
terdanai dari APBDesa.
2. Untuk bidang ekonomi
a. Dalam bidang ekonomi Desa Pelatihan BUMDes Karena terbatasnya Produk
Unggulan Desa dan Belum tercovernya Anggaran dari APBDes
b. Dalam bidang ekonomi Petani sering mengalami keterlambatan waktu tanam
penyebabnya mesin traktor sawah yang ada sering rusak karena usia mesin
yang sudah tua.
c. Rusaknya Jalur/Jalan Transportasi Perekonomian ( Jalan Poros Desa ) dan
Jalan Pertanian Belum ada Perbaikan Mengingat Minimnya Anggaran Bantuan
Mengakibatkan Masyarakat Kesulitan Pada saat Mengelola dan Mengambil
Hasil Panen.
d. Penambahan modal Industri perumahan sangat di butuhkan oleh banyak
pengusaha kecil penyebabnya penghasilan/ pearekonomian warga yang sangat
rendah.
3. Untuk bidang sosial & budaya.
k. Pada RKP 2022 Pembangunan Gedung TPQ belum dapat realisasikan
penyebabnya terbatasnya dana dari APBDes
l. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni untuk 6 RTLH Disebabkan Masih
Banyaknya RTM yang belum Memiliki Rumah Layak Huni
m. Program Stunting dan Posyandu Sebagai Program Unggulan Nasional
n. Karang taruna masih keasulitan untuk melakukan olah raga tenis meja,bola
voli dan sepak bola penyebabnya belum terpenuhi Sarana Prasarana
lapangan yang permanen dan pearalatan yang memadai.
o. Anggota Karangtaruna/Pemuda Desa Kesulutan Mencari Pekerjaan Karena
Minimnya SDM dan Belum Adanya Bantuan/Pelatihan Ketrampilan Pemuda.
J. BERDASARKAN RPJMDes
Berdasarkan Peraturan Desa SIKAYU Nomor 01 Tahun 2020 tentang RPJMDes Desa
SIKAYU pada Tahun 2021-2026 prioritas masalah yang harus diselesaikan meliputi :
pengembangan fisik 6 masalah, ekonomi 4 masalah dan sosial budaya 3 masalah.
Secara rinci permasalahan tersebut adalah :
1. Masalah pengembangan wilayah
1.13. Jembatan Talang Penghubung Air antar Desa Antar Kecamatan Sepanjang
50 M x 1,5 M Belum terealisasi
1.14. Jalan Antar Desa yang menghubungkan SIKAYU – Karangsari dan Buayan
sepanjang 2 km x 4 m masih membutuhkan perbaikan peningkatan jalan
1.15. Jalan Desa yang menghubungkan SIKAYU – Lemahduwur rusak parah
1.16. Jalan Desa yang menghubungkan SIKAYU – Karangsari sepanjang 350 m x
2,5 m becek dan rusak parah
1.17. tanggul sungai di RW 07 - RW 6 sering longsor
1.18. Talud jalan tembus desa Buayan sepanjang 500m x 40 cm x 1,5 m belum
selesai
2. Masalah Ekonomi
2.11. Para petani sering mengalami penurunan hasil pertanian dikarenakan
irigasi pertanian yang kurang memadai dan Pengairan pertanian yang
kurang.
2.12. Para peternak sapi sangat membutuhkan bantuan sapi dan kambing
karena masyrakat kurang mampu untuk membeli sendiri bibit sapi
dan kambing.
2.13. Dalam bidang ekonomi Petani sering mengalami keterlambatan
waktu tanam penyebabnya mesin trator sawah yang ada sering rusak
karena usia mesin yang sudah tua
2.14. Penambahan modal Industri perumahan sangat di butuhkan oleh
banyak pengusaha kecil penyebabnya penghasilan/ pearekonomian
warga yang sangat rendah.
2.15. Pemuda Karangtaurna Sangat Membutuhkan Bantuan Pelatihan
Menejemen Koperasi dan Modal Koprasi Karangtaruna.
3. Pemerintahan dan Sosial Budaya
3.9. Di Desa SIKAYU Masih ada Anak Penyandang massalah kesejahteraan sosial
dan memerlukan bantuan sosial.
3.10. Di Desa SIKAYU Masih ada Anak Kurang Mampu untuk Pendidikan
massalah kesejahteraan sosial dan memerlukan bantuan sosial.
3.11. Pembangunan Mushola Untuk Balai Desa Sikayu Untuk Meningkatkan
ibadah
3.12. Program bedah rumah masih perlu diDesa SIKAYU untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat
K. PRIORITAS KEBIJAKAN DAERAH
RKP Desa sebagai satu kesatuan mekanisme perencanaan pembangunan
daerah dalam proses penyusunannya harus juga memperhatikan prioritas
kebijakan pembangunan daerah, mulai dari evaluasi Renja Kecamatan dan
ataupun hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tahun sebelumnya serta prioritas
kebijakan daerah tahun berikutnya.
Adapun prioritas masalah yang harus diselesaikan berdasarkan Prioritas
Kebijakan Daerah adalah sebagai berikut:
1. Masalah pengembangan wilayah
1.13. Jalan antar Desa yang menghubungkan SIKAYU – Karangsari-Buayan 2000
M x 3 m rusak parah
1.14. Jalan Pembangunan Gedung & Kantor Balai Desa
1.15. Pembangunan/Rehabilitasi Gedung TK/PAUD Desa SIKAYU
1.16. Jalan Poros Desa yang menghubungkan SIKAYU – Buayan sepanjang 500 m
x 2,5 m becek dan rusak parah
1.17. Bronjong Aliran Sungai Cangkring di RW 01 - RW 2 sering longsor
1.18. Talud jalan tembus desa Karangsari sepanjang 1000m x 40 cm x 1,5 m
belum Terdanai
2. Masalah Ekonomi
2.11. Para peternak sapi sangat membutuhkan bantuan sapi dan kambing
karena masyrakat kurang mampu untuk membeli sendiri bibit sapi
dan kambing.
2.12. Dalam bidang ekonomi Petani sering mengalami keterlambatan waktu
tanam penyebabnya mesin trator sawah yang ada sering rusak karena
usia mesin yang sudah tua
2.13. Penambahan modal Industri perumahan sangat di butuhkan oleh
banyak pengusaha kecil penyebabnya penghasilan/ pearekonomian
warga yang sangat rendah.
2.14. Penambahan Modal Koperasi Karang Taruna.
2.15. Dikarenakan Minimnya Sumber Pendapatan Desa SIKAYU Maka Desa
Sangat Membutuhkan Bantuan Permodalan Badan Usaha Milik Desa
Untuk Meningkatkan Sumber Pendapatan Desa.
3. Pemerintahan dan Sosial Budaya
1.11. Dikarenakan Sudah Rapuhnya Gedung Kantor Balai Pertemuan Desa
SIKAYU Yang Telah Dimakan Usia Maka Desa SIKAYU Sangat
Membutuhkan Bantuan Pembangunan/Renovasi Gedung Kantor Balai Desa
Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat.
1.12. Di Desa SIKAYU Masih ada Anak Penyandang massalah kesejahteraan sosial
dan memerlukan bantuan sosial.
1.13. Di Desa Masih Banyak Warga Jompo dan Lansia yang Membutuhkan
Bantuan/Santunan dikarenakan sudah tidak dapat bekerja.
1.14. Pembangunan Mushola Balai Desa Sikayu untuk Meningkatkan Ibadah
1.15. Program RTLH masih perlu diDesa SIKAYU untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
L. BERDASARKAN ANALISA KEADAAN DARURAT
Analisa keadaan darurat dilakukan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan
yang muncul secara tiba-tiba, baik disebabkan oleh bencana alam dan ataupun
sebab lain yang apabila tidak segera diatasi akan semakin menimbulkan masalah
bagi masyarakat. Berdasarkan analisa Pemerintah Desa dan laporan yang
disampaikan oleh masyarakat, belum ada masalah mendesak yang harus secepatnya
diatasi oleh Pemerintah Desa.
BAB IV
ARAH KEBIJAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA
Prioritas kebijakan program pembangunan Desa SIKAYU yang tersusun dalam
RKP Desa Tahun 2024 sepenuhnya didasarkan pada berbagai permasalahan
sebagaimana tersebut dalam rumusan masalah di atas. Sehingga diharapkan
prioritas program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 dan 2024
nantinya benar-benar berjalan efektif untuk menanggulangi permasalahan timbul di
masyarakat, terutama upaya meningkatkan keberpihakan pembangunan terhadap
pemenuhan kebutuhan hak-hak dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan,
pendapatan, dan lain-lain. Dengan demikian arah dan kebijakan pembangunan desa
secara langsung dapat berperan aktif menanggulangi kemiskinan pada level desa.
Rumusan prioritas kebijakan program pembangunan desa SIKAYU secara
detail dikelompokkan, sebagai berikut :
G. PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN SKALA DESA
Prioritas program pembangunan skala desa merupakan program pembangunan
yang sepenuhnya mampu dilaksanakan oleh desa. Kemampuan tersebut dapat
diukur dari ketersediaan anggaran desa, kewenangan desa dan secara teknis di
lapangan desa mempunyai sumber daya.
Adapun program dan kegiatan pembangunan tersebut meliputi :
Kode Rekening BIDANG, SUB BIDANG, dan KEGIATAN
1 BIDANG PENYELENGGARAANPEMERlNI'AHANDESA
Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa berisi sub bidang dan
kegiatan yang digunakan untuk mendukung terselenggaranya fungsi
pemerintahan Desa yang mencakup:
Sub Bidang Penyelenggaraan Belanja Penghasilan Tetap, Tunjangan dan
1 1
Operasional Pemerintahan Desa (Maksimal 30 %untuk kegiatan 1-7)
1 1 1 Penyediaan Penghasilan Tetap dan Tunjangan Kepala Desa
1 1 2 Penyediaan Penghasilan Tetap dan Tunjangan Perangkat Desa
1 1 3 Penyediaan Jaminan Sosial bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa
Penyediaan Operasional Pemerintah Desa (ATK, Honorarium PKPKDdan
1 1 4 PPKD, perlengkapan perkantoran, pakaian dinas/ atribut, listrik/telpon,
dll)
1 1 5 Penyediaan Tunjangan BPD
Penyediaan Operasional BPD (Rapat-rapat (ATK, makan-minum),
1 1 6 perlengkapan perkantoran, Pakaian Seragam, perjalanan dinas,
listrik/telpon dll)
1 1 7 Penyediaan Insentif/Operasional RT/RW
Lain-lain Sub Bidang Penyelenggaraan Belanja PenghasilanTetap,
1 1 90-99 Tunjangan
dan Operasional Pemerintahan Desa
1 2 Sub Bidang Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa
1 2 1 Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan
1 2 2 Pemeliharaan Gedung/Prasarana Kantor Desa
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Gedung/Prasarana Kantor
1 2 3
Desa**
lain-lain kegiatan sub bidang sarana dan prasarana pemerintahan
1 2 90-99 Desa*
Sub Bidang Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, Statistik
1 3 dan
Kearsipan
Pelayanan administrasi umum dan kependudukan (Surat
1 3 1
Pengantar / Pelayanan KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dll)
Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil
1 3 2
kependudukan dan potensi desa)**
1 3 3 Pengelolaan administrasi dan kearsipan pemerintahan desa
Penyuluhan dan Penyadaran Masyarakat tentang Kependudukan dan
1 3 4
Pencatatan Sipil
1 3 5 Pemetaan dan Analisis Kemiskinan Desa secara Partisipatif
lain-lain kegiatan sub bidang administrasi kependudukan, pencatatan
1 3 90-99
sipil, statistik dan kearsipan*
Sub Bidang Tata Praja Pemerintahan, Perencanaan, Keuangan dan
1 4
Pelaporan
Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Desa/Pembahasan APBDes
1 4 1
(Muscles, Musrenbangdes/Pra-Musrenbangdes, dll., bersifat reguler)
Penyelenggaraan Musyawarah Desa lainnya (musdus, rembug warga, dll.,
1 4 2
yang bersifat non-reguler sesuai kebutuhan desa)
1 4 3 Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa (RPJMDes/RKPDes,dll)
Penyusunan Dokumen Keuangan Desa (APBDes/ APBDes Perubahan/
1 4 4
LPJ APBDes, dan seluruh dokumen terkait)
1 4 5 Pengelolaan/ Administrasi/Inventarisasi/Penilaian Aset Desa
Penyusunan Kebijakan Desa (Perdes/Perkades, dll - diluar dokumen
1 4 6
Ren can a Pembangunan/ Keuangan)
Penyusunan Laporan Kepala Desa/Penyelenggaraan Pemerintahan
1 4 7 Desa (laporan akhir tahun anggaran, laporan akhir masajabatan,
laporan keterangan akhir tahun anggaran, informasi kepada masyarakat)
1 4 8 Pengembangan Sistem Informasi Desa
Koordinasi/Kerjasama Penyelenggaraan Pemerintahan dan
1 4 9 Pembangunan
Desa (Antar Desa/Kecamatan/Kabupaten, Pihak Ketiga, dll)**
Dukungan Pelaksanaan dan Sosialisasi Pilkades, Pemilihan Kepala
1 4 10
Kewilayahan dan Pemilihan BPD (yang menjadi wewenang Desa)
Penyelenggaraan Lomba antar kewilayahan dan pengiriman kontingen
1 4 11
dalam mengikuti Lomba Desa
lain-lain kegiatan sub bidang tata praja pemerintahan, perencanaan,
1 4 90-99
keuangan dan pelaporan*
1 5 Sub Bidang Pertanahan
1 5 1 Sertifikasi Tanah Kas Desa
Administrasi Pertanahan (Pendaftaran Tanah, dan Pemberian Registrasi
1 5 2
Agenda Pertanahan)
1 5 3 Fasilitasi Sertifikasi Tanah untuk Masyarakat Miskin
1 5 4 Mediasi Konflik Pertanahan
1 5 5 Penyuluhan Pertanahan
1 5 6 Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
1 5 7 Penentuan/Penegasan/Pembangunan Batas/Patok Tanah Desa "*
1 5 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang pertanahan*
2 BIDANG PELAKSANAANPEMBANGUNAN DESA
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa berisi sub bidang dan
kegiatan dalam pembangunan pendidikan, kesehatan, pekerjaan
urnum, dan lain-lain. Pembangunan tidak berarti hanya pembangunan
secara fisik akan tetapi juga. terkait denga.n pembangunan non fisik
seperti pengembangan dan pembinaan, bidang ini mencakup:
2 1 Sub Bidang Pendidikan
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik
2 1 1
Desa (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst)
2 1 2 Dukunga.n [Link] PAUD(APE, Sarana PAUD, dst)
2 1 3 Penyuluhan dan Pelatihan Pendidikan bagi Masyarakat
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perpustakaan/Taman Bacaan
2 1 4
Desa/ Sanggar Belajar Milik Desa **
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
2 1 5
PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa**
Pembangunan/ Rehabilitasi/ Peningkatan/[Link] Sarana/
2 1 6 Prasarana/ Alat Peraga. Edukatif (APE) PAUD/
TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana Prasarana
2 1 7
Perpustakaan/Taman Bacaan Desa/ Sanggar Belajar Milik Desa**
Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa (Pengadaan Buku-buku Bacaan,
2 1 8
Honor Penjaga untuk Perpustakaan/Taman Bacaan Desa)
2 1 9 Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar
2 1 10 Dukunga.n Pendidikan bagi Siswa Miskin/Berprestasi
2 1 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang pendidikan*
2 2 Sub Bidang Kesehatan
2 2 2 KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst)
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil,
2 2 2
Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)
Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk
2 2 3
Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll)
2 2 4 Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan
2 2 5 Pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat desa
2 2 6 Pengasuhan Bersama atau Bina Keluarga Balita (BKB)
2 2 7 Pembinaan dan Pengawasan Upaya Kesehatan Tradisional
2 2 8 Pemeliharaan Sarana/Prasarana Posyandu/ Polin des /PKO
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengadaan Sarana/Prasarana
2 2 9
Posyandu/Polindes/ PKO **
2 2 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang kesehatan*
2 3 Sub Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
2 3 1 Pemeliharaan J alan Desa
2 3 2 Pemeliharaan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang
2 3 3 Pemeliharaan J alan Usaha Tani
2 3 4 Pemeliharaan Jembatan Milik Desa
Pemeliharaan Prasarana J alan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/
2 3 5
Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain)
2 3 6 Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan
Pemeliharaan Pemakaman Milik Desa/Situs Bersejarah Milik
2 3 7
Desa/Petilasan Milik Desa
2 3 8 Pemeliharaan Embung Milik Desa
2 3 9 Pemeliharaan Monumen/Gapura/Batas Desa
2 3 10 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa **
Pembangunan/ Rehabilitasi/ Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan
2 3 11
Permukiman/Gang **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha
2 3 12
Tani**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik
2 3 13
Desa**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-
2 3 07 gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Balai Desa/Balai
2 3 15 Kemasyarakatan**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pemakaman Milik Desa/Situs
2 3 16
Bersejarah Milik Desa/Petilasan
2 3 17 Pembuatan/Pemutakhiran Peta Wilayah dan Sosial Desa **
2 3 18 Penyusunan Dokumen Perencanaan Tata Ruang Desa
2 3 19 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Embung Desa **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Monumen/Gapura/Batas Desa
2 3 20 **
2 3 90 - 99 lain-lain kegiatan sub bidang pekerjaan umum dan penataan ruang*
2 4 Sub Bidang Kawasan Permukiman
Dukungan pelaksanaan program Pembangunan/Rehab Rumah Tidak
2 4 1
Layak Huni (RTLH) GAKIN(pemetaan, validasi, dll)
2 4 2 Pemeliharaan Sumur Resapan Milik Desa
Pemeliharaan Sumber Air Bersih Milik Desa (Mata Air/Tandon
2 4 3
Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll)
2 4 4 Pemeliharaan Sambungan Air Bersih ke Rumah Tangga (pipanisasi, dll)
Pemeliharaan Sanitasi Permukiman (Gorong-gorong, Selokan, Parit,
2 4 5
dll.,diluar prasaranajalan)
2 4 6 Pemeliharaan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum, dll
Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman
2 4 7
(Penampungan, Bank Sampah, dll)
Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah
2 4 8
Rumah Tanzzal
2 4 9 Pemeliharaan Taman/Taman Bermain Anak Milik Desa
2 4 10 Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sumur Resapan **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sumber Air Bersih Milik Desa
2 4 11
(Mata Air/Tandon Penampungan Air Hujan/Sumur Bor, dll)**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sambungan Air Bersih ke
2 4 12
Rumah Tangga (pipanisasi, dll) **
Pembangunan/ Rehabilitasi/ Peningkatan Sanitasi Pennukiman
2 4 13
(Gorong-gorong, Selokan, Parit, dll., diluar prasaranajalan) **
Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan Fasilitas Jamban Umum/MCK
2 4 07
umum, dll **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah
2 4 15
Desa/Permukiman (Penampungan, Bank Sampah, dll)**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air
2 4 16
Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga)**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Taman/Taman Bermain Anak
2 4 17
Milik Desa**
lain-lain kegiatan sub bidang perumahan rakyat dan kawasan
2 4 90 - 99 pemukiman*
2 5 Sub Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup
2 5 1 Pengelolaan Hutan Milik Desa
2 5 2 Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa
Pelatihan/Sosialisasi/Penyuluhan/Penyadaran tentang Iingkungan
2 5 3
Hidup dan Kehutanan
2 5 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup ..
2 6 Sub Bidang Perhubungan, Kornunikasi, dan Informatika
2 6 1 Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa
Penyelenggaraan lnformasi Publik Desa (Misal : Pembuatan
2 6 2
Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll)
Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Kornunikasi dan
2 6 3
Informasi Lokal Desa
lain-lain kegiatan sub bidang Perhubungan, Kornunikasi, dan
2 6 90-99
Informatika..
2 7 Sub Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral
2 7 1 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Energi Alternatif tingkat Desa
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Energi
2 7 2
Alternatif tingkat Desa ....
2 7 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Energi dan Sumber Daya Mineral..
2 8 Sub Bidang Pariwisata
2 8 1 Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pariwisata Milik Desa
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana
2 8 2
PariwisataMilik Desa'""
2 8 3 Pengembangan Pariwisata Tingkat Desa
2 8 90-99 lain-lain keziatan sub bidanz oariwisata..
3 BIDANG PEMBINAANKEMASYARAKATANDESA
Bidang pembinaan kemasyarakatan berisi sub bidang dan kegiatan
untuk meningkatkan peran serta dan kesadaran masyarakat /lembaga
kemasyarakatan desa yang mendukung proses pembangunan desa yang
mencakup:
Sub Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan
3 1
Masyarakat
Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos,
3 1 1
pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) *'"
Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keamanan/Ketertiban
3 1 2
oleh Pemerintah Desa (Satlinmas desa)
Koordinasi Pembinaan Ketentraman, Ketertiban, dan Pelindungan
3 1 3 Masyarakat (dengan masyarakat/instansi pemerintah daerah, dll) Skala
Lokal Desa
3 1 4 Pelatihan Kesiapsiagaan/Tanggap Bencana Skala Lokal Desa
3 1 5 Penyediaan Pos Kesiapsiagaan Bencana Skala Lokal Desa
3 1 6 Bantuan Hukum Untuk Aparatur Desa dan Masyarakat Miskin
Pelatihan/Penyuluhan/Sosialisasi kepada Masyarakat di Bidang Hukum
3 1 7
dan Pelindungan Masyarakat
lain-lain kegiatan sub bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan
3 1 90-99
Pelindungan Masyarakat*
3 2 Sub Bidang Kebudayaan dan Keagamaan
3 2 1 Peralatan Group Kesenian dan Kebudayaan Tingkat Desa
Pengiriman Kontingen Group Kesenian dan Kebudayaan sebagai Wakil
3 2 2
Desa di tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota
Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan
3 2 3
(perayaan hari kemerdekaan, hari besar keagamaan, dll) tingkat Desa
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kebudayaan/Rumah
3 2 4
Adat/Keagamaan Milik Desa **
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana
3 2 5
Kebudayaan/Rumah Adat/Keagamaan Millk Desa **
3 2 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Kebudayaan dan Keagamaan*
3 3 Sub Bidang Kepemudaan dan Olah Raga
Pengirirnan Kontingen Kepemudaan dan Olah Raga sebagai Wakil Desa
3 3 1
di tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota
Penyelenggaraan pelatihan kepemudaan (Kepemudaan, Penyadaraan
3 3 2
Wawasan Kebangsaan, dll) tingkat Desa
PenyelenggaraanFestival/Lomba Kepemudaan dan Olahraga tingkat
3 3 3
Desa
Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik
3 3 4 Desa**
Pembangunan/Rehabilitasi/PeningkatanSarana dan Prasarana
3 3 5
Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa**
3 3 6 Pembinaan KarangTaruna/Klub Kepemudaan/Klub Olah raga
3 3 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Kepemudaan dan Olah Raga*
3 4 Sub Bidang Kelembagaan Masyarakat
3 4 1 Pembinaan Lembaga Adat
3 4 2 Pembinaan LKMD/LPM/LPMD
3 4 3 Pembinaan PKK
3 4 4 Pelatihan Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan
3 4 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Kelembagaan Masyarakat*
4 BIDANG PEMBERDAYAANMASYARAKATDESA
Bidang Pemberdayaan Masyarakat mencakup sub-bidang dan kegiatan
yang diarahkan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas
masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang
mencakup:
4 1 Sub Bidang Kelautan dan Perikanan
4 1 1 Pemeliharaan Karamba/Kolam Perikanan Darat Milik Desa
4 1 2 Pemeliharaan Pelabuhan Perikanan Sungai/Kecil Milik Desa
Pembangunan / Rehabili tasi/ Peningkatan Karamba/ Kolam Perikanan
4 1 3
Darat Milik Desa**
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pelabuhan Perikanan
4 1 4
Sungai/Kecil Milik Desa**
4 1 5 Bantuan Perikanan (Bibit/Pakan/dst)
Pelatihan/Bimtek/Pengenalan TekonologiTepat Guna untuk Perikanan
4 1 6
Dar at/ Nelayan ""
4 1 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang kelautan dan perikanan"
4 2 Sub Bidang Pertanian dan Peternakan
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan
4 2 1
pertanian, penggilingan Padi/jagung,dll)
Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan pengolahan
4 2 2
peternakan, kandang, dll)
4 2 3 Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa (Lum bung Desa, dll)
4 2 4 Pemeliharan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana
Pelatihan/Bimtek/Pengenalan TekonologiTepat Guna untuk
4 2 5
Pertanian/ Peternakan "*
4 2 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Pertanian dan Peternakan*
4 3 Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa
4 3 1 Peningkatan kapasitas kepala Desa
4 3 2 Peningkatan kapasitas perangkat Desa
4 3 3 Peningkatan kapasitas BPD
4 3 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang peningkatan kapasitas Aparatur Desa
Sub Bidang Pemberdavaan Peremouan. Perlindunzan Anak dan
4 4
Keluarga
4 4 1 Pelatihan/Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan
4 4 2 Pelatihan/Penyuluhan Perlindungan Anak
4 4 3 Pelatihan dan Penguatan Penyandang Difabel (penyandang disabilitas)
lain-lain kegiatan sub bidang Pemberdayaan Perempuan dan
4 4 90-99
Perlindungan Anak*
4 5 Sub Bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
4 5 1 Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi/ KUO/ UMKM
Pengembangan Sarana Prasarana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
4 5 2
serta Koperasi
Pengadaan Teknologi Tepat Guna untuk Pengembangan Ekonomi
4 5 3
Pedesaan Non-Pertanian
4 5 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah*
4 6 Sub Bidang Dukungan Penanaman Modal
Pembentukan BUM Desa (Persiapan dan Pembentukan Awai BUM
4 6 1
Desa)
Pelatihan Pengelolaan BUM Desa (Pelatihan yang dilaksanakan oleh
4 6 2
Desa)
4 6 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Penanaman Modal*
4 7 Sub Bidang Perdagangan dan Perindustrian
4 7 1 Pemeliharaan Pasar Des a/ Kios milik Desa
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Pasar Desa/Kios milik Desa
4 7 2 **
4 7 3 Pengembangan lndustri kecil level Desa
Pembentukan/Fasilitasi/Pelatihan/Pendampingan kelompok usaha
4 7 4
ekonomi produktif (pengrajin, pedagang, industri rumah tangga, dll) **
4 7 90-99 lain-lain kegiatan sub bidang Perdagangan dan Perindustrian*
BIDANG PENANGGULANGA BNENCANA, KEADAAN DARURAT DAN
5
MENDESAK DESA
Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak
Desa digunakan untuk kegiatan penanggulangan bencana, keadaan
darurat dan mendesak:
5 1 Sub Bidang Penanggulangan Bencana
5 1 0 Penanggulangan Bencana
5 2 Sub Bidang Keadaan Darurat
5 2 0 Keadaan Darurat
5 3 Sub Bidang Keadaan Mendesak.
5 3 0 Keadaan Mendesak
H. PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN SEKALA KECAMATAN/ KABUPATEN
Prioritas program pembangunan skala kecamatan/kabupaten merupakan
program dan kegiatan pembangunan yang merupakan kebutuhan riil masyarakat
desa SIKAYU tetapi Pemerintah Desa tidak mampu melaksanakan. Hal ini
disebabkan karena, yang pertama, kegiatan tersebut secara peraturan perundangan
bukan kewenangan desa. Kedua, secara pembiayaan desa tidak mampu membiayai
karena jumlahnya terlalu besar dan yang ketiga, secara sumber daya di desa tidak
tersedia secara cukup, baik SDM maupun prasarana pendukung lainnya.
Berdasarkan pertimbangan diatas, maka prioritas pembangunan tersebut akan
dibawa melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan
(Musrenbangcam) oleh delegasi peserta desa SIKAYU yang dipilih secara partisipatif
pada forum musrenbangdes dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Adapun
program dan kegiatan tersebut adalah :
1 BIDANG EKONOMI
1.21 Pembronjongisasi Sepanjang Sungai Cangkring
1.22 Pengaspalan Hotmix
1.23 Bantuan mesin traktor sawah
1.24 Pembangunan JIDES
1.25 Drainase
1.26 Pembangunan Sifon Sungai Jatinegara
1.27 Jembatan lingkungan
1.28 Bantuan modal industry perumahan
1.29 Bantuan sapi dan kambing
1.30 Pengadaan mesin APPO
2 BIDANG PEMERINTAHAN, SOSIAL DAN BUDAYA
2.1. Pemugaran Perumahan
2.2. Pembangunan Mushola
2.3. Pembangunan perpustakaan dan ruang kegiatan sekolah
2.4. Pembangunan PAUD/TK
2.5. Pembangunan Gedung Pertemuan dan Olah Raga ( Gor )
2.6. Bantuan Siswa Miskin
3 BIDANG PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH
3.1. Aspal Hotmix jalan antar desa SIKAYU , Karangsari,Buayan
3.2. Pembangunan Gedung BUMDes
3.3. Renovasi Gedung Kantor dan Balai Desa
3.4. Perawatan dan Pemeliharaan Jalan Penghubung antar Desa dan Kecamatan
I. PAGU ANGGARAN SEMENTARA
Perkiraan anggaran yang dipergunakan untuk membiayai program dan
kegiatan pembangunan skala desa adalah perkiraan pendapatan desa yang
bersumber dari Pendapatan Asli Desa dan DD, PBK,PBP Tahun 2024.
Untuk tahun 2024 Belanja Pembangunan dibiayai melalui sumber pendapatan
desa yang berasal dari :
1. Pendapatan Asli Desa;
2. Bagi Hasil Pajak
3. Bag Hasil Retribusi
4. Dana bantuan pemerintah pusat Dana Desa
5. Bantuan Keuangan untuk percepatan Pembangunan;
Penetapan perkiraan anggaran pada masing-masing bidang dalam RKP Desa
Tahun 2024 ini dilakukan melalui kesepakatan saat pelaksanaan Forum
Musrenbangdes RKP Desa. Hasil kesepakatan tersebut sebagai berikut :
1. Belanja Rutin sebesar 11% dari Total Belanja Desa
2. Belanja Pembangunan sebesar 39% dari Total Belanja Desa, yang terbagi menjadi
:
2.1. Bidang Pengembangan Wilayah sebesar 51,2% dari Total Belanja
Pembangunan;
2.2. Bidang Pengembangan Ekonomi sebesar 21,4% dari Total Belanja
Pembangunan; dan
2.3. Bidang Sosial dan Budaya sebesar 17,4% dari Total Belanja Pembangunan.
Dengan komposisi perkiraan anggaran tersebut, diharapkan visi-misi desa
terutama bagaimana mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan melalui
pemenuhan hak-hak dasar masyarakat dapat segera terwujud. Secara lebih rinci
perkiraan anggaran belanja dalam RKP Desa Tahun 2024 tercantum pada Lampiran
II Peraturan Kepala Desa ini.
BAGIAN V
PENUTUP
Keberhasilan pelaksanaan pembangunan di tingkat desa pada dasarnya
ditentukan oleh sejauh mana komitmen dan konsistensi pemerintahan dan
masyarakat desa saling bekerjasama membangun desa. Keberhasilan pembangunan
yang dilakukan secara partisipatif mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai
pada monitoring evaluasi akan lebih menjamin keberlangsungan pembangunan di
desa. Sebaliknya permasalahan dan ketidakpercayaan satu sama lain akan mudah
muncul manakala seluruh komunikasi dan ruang informasi bagi masyarakat tidak
memadai.
Diharapkan proses penyusunan RKP Desa yang benar-benar partisipatif dan
berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat akan mendorong percepatan
pembangunan skala desa menuju kemandirian desa. Selain itu dengan akurasi
kegiatan yang dengan mudah dapat diakses masyarakat desa, maka diharapkan
dalam proses penyusunan APB Desa seluruhnya bisa teranggarkan secara
proporsional.
Kepala Desa SIKAYU,
SAMTILAR
LAMPIRAN – LAMPIRAN
1. PETA DESA
2. RAPAT PERSIAPAN
- Undangan
- Daftar Hadir
- Berita Acara
- SK Kepala Desa tentang POKJA RKP Desa
3. MUSRENBANGDES PEMBAHASAN RANCANGAN RKPDes
- Undangan
- Daftar Hadir
- Berita Acara
- Draft RKP Desa
4. MUSDES PENETAPAN RKP DESA
- Undangan
- Daftar Hadir
- Berita Acara
- Draft Rencana Kegiatan Tingkat Desa yang meliputi :
1. Daftar Prioritas Kegiatan Skala Desa yang
akan didanai APBDesa Tahun 2024
2. Daftar Prioritas Kegiatan Skala Kabupaten
yang akan didanai tahun 2024
3. Daftar Prioritas Kegiatan Penanggulangan
Kemiskinan Skala Desa Tahun 2024
- SK Kepala Desa tentang Delegasi yang akan mengikuti Musrenbang Kecamatan
BERITA ACARA MUSRENBANG
PEMBAHASAN RANCANGAN RKP DESA
Berkaitan dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa
Pembahasan Rancangan RKP Desa Sikayu, Kecamatan Buayan, Kabupaten
Kebumen Provinsi Jawa Tengah, maka pada hari ini :
Hari/tanggal : Selasa, 08 Agustus 2023
Waktu : 09.00 WIB
Tempat : Balai Desa Sikayu
telah diselenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa
Pembahasan Rancangan RKP Desa, yang dihadiri oleh Kepala Desa, unsur
perangkat desa, BPD, wakil-wakil kelompok masyarakat, dusun, dan tokoh
masyarakat sebagaimana tercantum dalam Daftar Hadir terlampir.
Materi yang dibahas dalam musyawarah ini serta yang bertindak selaku unsur
pimpinan musyawarah dan narasumber sebagai berikut :
Materi :
- Pembahasan Usulan kegiatan dari masing-masing Kadus atau wilayah;
- Pencermatan RPJMDesa;
- Melakukan Perengkingan sesuai kegiatan yang prioritas dan mendesak.
Unsur pimpinan musyawarah dan narasumber :
Pimpinan musyawarah : Rasim dari BPD
Sekretaris/notulis : Dwi Waryanti dari BPD
Narasumber :
1. Suratman, SH. [Link] dari Kasi PM Kecamatan
2. Amin Lukmantoro dari Anggota DPRD
3. Suryati dari BPP
4. Suhartini dari Dinkes
5. Romelan dari PU PR
6. Yulia Fitri Astuti dari Pendamping Desa
7. Suhartono dari Pendamping Desa
Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta
musyawarah perencanaan pembangunan Desa menyepakati beberapa hal dari
musyawarah perencanaan pembangunan Desa dalam rangka pembahasan
rancangan RKP Desa, yaitu :
1. Matrik Rancangan RKPDesa
2. Matrik Rencana RKPDesa
3. Matrik Skala Desa
4. Matrik Penanggulangan Kemiskinan
5. Matrik Kawasan Perdesaan
6. Matrik Usulan ke SKPD
7. Delegasi Desa
Keputusan diambil secara musyawarah dan mufakat.
Demikian Berita Acara ini dibuat dan disahkan dengan penuh tanggungjawab
agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Mengetahui : Sikayu, 08 Agustus 2023
Kepala Desa Sikayu Ketua BPD
( SAMTILAR ) ( RASIM )
Mengetahui dan Menyetujui
Wakil dari Peserta Musrenbang Desa Pembahasan Rancangan RKP Desa
No. Nama Alamat Tanda Tangan
RT 03/03
1. ALEX KASIDI
RT 01/06
2. SUPRIYADI
RT 02/02
3. PUJI HARSIH
RT 01/08
4. SUDIN
RT 03/09
5. SAING
BERITA ACARA
MUSYAWARAH DESA
PENETAPAN RKP DESA
Berkaitan dengan pelaksanaan Musyawarah Desa Pembahasan dan Penetapan
RKP Desa Sikayu Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa
Tengah, maka pada hari ini :
Hari/tanggal : Kamis, 08 Agustus 2023
Waktu : 13.00 WIB
Tempat : Balai Desa Sikayu
telah diselenggarakan Musyawarah Desa Pembahasan dan Penetapan RKP Desa,
yang dihadiri oleh Kepala Desa, unsur perangkat desa, BPD, wakil-wakil
kelompok masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Daftar Hadir terlampir.
Materi yang dibahas dalam musyawarah ini serta yang bertindak selaku unsur
pimpinan musyawarah dan narasumber sebagai berikut :
Materi :
1. Pemaparan Program dari OPD atau Kepala Dinas;
2. Pemaparan Matrik RKPDesa oleh Tim Penyusun;
3. Penetapan dan penandatanganan Berita acara hasil kesepakatan;
4. Pemilihan Delegasi Desa.
Unsur pimpinan musyawarah dan narasumber :
Pimpinan musyawarah : Rasim dari BPD
Sekretaris/notulis : Dwi Waryanti dari BPD
Narasumber :
1. Suratman, SH. [Link] dari Kasi PM Kecamatan
2. Amin Lukmantoro dari Anggota DPRD
3. Suryati dari BPP
4. Suhartini dari Dinkes
5. Romelan dari PU PR
6. Yulia Fitri Astuti dari Pendamping Desa
7. Suhartono dari Pendamping Desa
Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta
musyawarah Desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi
kesepakatan akhir dari musyawarah Desa dalam rangka pembahasan dan
penetapan RKP Desa, yaitu :
1. Matrik RKPDesa tahun 2024
2. 6 Usulan yang diajukan ke SKPD
3. 6 orang Delegasi Desa
Keputusan diambil secara musyawarah mufakat/aklamasi dan pemungutan
suara/voting.
Demikian Berita Acara ini dibuat dan disahkan dengan penuh tanggungjawab
agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Sikayu, 08 Agustus
Ketua BPD Sikayu 2023 Kepala Desa
( RASIM ) ( SAMTILAR )
Wakil Masyarakat
( ALEX KASIDI )
SUSUNAN ACARA
a. PEMBUKAAN : Pembawa Acara
b. SAMBUTAN KEPALA DESA : Kepala Desa
c. PRESENTASI BUMDES : Siti Chanifah
d. TANGGAPAN BPD : Ali Rasim
e. SAMBUTAN TA DINAS PM : Bp Laurentius Arwan Widagdo SE
f. SAMBUTAN POKDARWIS KABUPATEN : Taufik Hidayat
g. LAIN-LAIN
h. PENUTUP