0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Peningkatan Kreativitas Siswa dengan PJBL

Ringkasan dokumen ini adalah: 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa SD dalam pelajaran IPA. 2. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreativitas siswa dan hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis proyek. 3. Model pembelajaran berbasis proyek efektif untuk meningkatkan k

Diunggah oleh

Hayati Nufus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan9 halaman

Peningkatan Kreativitas Siswa dengan PJBL

Ringkasan dokumen ini adalah: 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa SD dalam pelajaran IPA. 2. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreativitas siswa dan hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis proyek. 3. Model pembelajaran berbasis proyek efektif untuk meningkatkan k

Diunggah oleh

Hayati Nufus
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pelita Calistung:

Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622


[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP


PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
PELAJARAN IPAS KELAS V SDN CIOMAS 1

HAYATI NUFUS1, MAFTUHAH2, RIZKA AULIA MAHARANI3.


1,2,3
Universitas Primagraha, Serang, Indonesia.

Email : hnufus947@[Link].

ABSTRAK
Riwayat artikel Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan apakah kreativitas siswa
Diterima Bulan 20xx dalam materi organ gerak manusia dapat ditingkatkan melalui
pendekatan Project Based Learning (PJBL). Penelitian tindakan kelas
Disetujui Bulan 20xx (PTK) adalah istilah untuk penelitian semacam ini. Secara keseluruhan,
Diterbitkan Bulan 20xx tiga puluh anak kelas V menjadi sampel penelitian. Dengan nilai rata-rata
pretest 66,83 dan nilai rata-rata posttest 83,63, hasil tersebut
menunjukkan hasil belajar siswa. Temuan dari kreativitas belajar siswa
pada siklus 1 membuktikan bahwa 26,67% dari 21 peserta didik
memenuhi kapasitas daya kreasinya tinggi, dan pada siklus 2, jumlah
tersebut meningkat menjadi 70,00% dari 21 siswa. Ini membuktikan
adanya kenaikan keaslian belajar peserta didik ketika memakai strategi
pembelajaran berbasis proyek. Hal ini membuktikan bahwa peserta didik
diajarkan agar bisa menghadapi masalah, berkomunikasi dengan
memakai metode pembelajaran berbasis proyek, siswa dapat belajar
tentang solusi, memecahkan masalah, dan menanggapi kesulitan yang
mereka hadapi.
Kata kunci : kreativitas belajar, hasil belajar, project based learning
(pjbl)
ABSTRACT
The aim of this research is to ascertain whether student creativity in
human movement organ material can be improved through the Project
Based Learning (PJBL) approach. Classroom action research (CAR) is
the term for this kind of research. Overall, thirty fifth grade children
were the research sample. With an average pretest score of 66,83 and an
average posttest score of 83,63, these results show student learning
outcomes. Findings from student learning creativity in cycle 1 proved
that 26.67% of 21 students fulfilled their high creative capacity, and in
cycle 2, this number increased to 70.00% of 21 students. This proves that
there is an increase in the authenticity of students' learning when using
project-based learning strategies. This proves that students are taught to
be able to face problems, communicate using project-based learning
methods, students can learn about solutions, solve problems, and
respond to the difficulties they face.
Keywords: learning creativity, learning outcomes, project based
learning (pjbl)

1
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

PENDAHULUAN
Kegiatan Siswa dilibatkan dalam pembelajaran untuk berinteraksi dengan instruktur dan
materi pelajaran dalam suatu lingkungan yang dimaksudkan untuk mendukung perkembangan mereka
menjadi individu yang cerdas, cakap, mandiri, dan saleh, serta tumbuh jadi warga negara yag taat
hukum dan bertanggung jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang mengatur
mengenai Sistem Pendidikan Nasional. Menurut Umami dkk. (2022) kegiatan pelajaran merupakan
hubungan antara peserta didik, pendidik, dan materi pendidikan dalam suatu lingkungan yang
dirancang untuk membantu siswa tumbuh menjadi manusia yang terhormat, taat, serta berkomitmen
terhadap Tuhan Yang Maha Esa; manusia juga kuat, cerdas, terampil, berdaya cipta, dan mandiri.
Proses pembelajaran mencerminkan dominasi pendidik, di mana mereka dianggap satu-satunya
penentu dalam semua aspek pembelajaran. Pada saat pembelajaran berlangsung, peserta didik sering
kali diberi informasi dengan cara menghafal berdasarkan transfer dari buku teks, sebaiknya peserta
didik diajarkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan membentuk konsep melalui
pengamatan serta percobaan yang melibatkan interaksi dengan lingkungan.
Kemampuan Kapasitas untuk mewujudkan bentuk baru, arsitektur kognitif baru, dan produk
baru adalah kreativitas. Guru harus mencari metode atau model belajar yang dapat mendorong jiwa
kreatif untuk mendukung tumbuhnya kreativitas siswanya. Selain itu, solusi untuk masalah
pembelajaran abad ke-21, di mana kemampuan berpikir yang canggih diperlukan, akan terletak pada
menumbuhkan kreativitas siswa A. Chaedar Alwasilah (dalam Handayani & Koeswanti, 2021).
Peserta didik dapat menyalurkan kreativitasnya dengan menghasilkan sesuatu yang baru dan tak
tertandingi. Menurut Beetlestone (dalam Handayani & Koeswanti, 2021) Melalui penggunaan
keterampilan, Imajinasi dapat berguna dalam memberikan penjelasan dan mengilustrasikan konsep-
konsep abstrak. Kemampuan yang dimaksud dapat mencakup semangat dan keingintahuan serta
kapasitas untuk eksplorasi dan penemuan.
Berdasarkan hasil penelitian terdahulu pada saat pembelajaran, peserta didik benar-benar
memiliki banyak sekali ide, namun mereka masih kesulitan untuk menuangkannya ke dalam kata-
kata. Banyak siswa yang masih kesulitan menemukan cara untuk menggunakan kreativitas mereka
untuk membuat materi pembelajaran. Hal ini diakibatkan oleh para pendidik yang kurang
menggunakan orisinalitas saat memilih strategi instruksional untuk siswa mereka.
Model pembelajaran project based learning (PJBL) sangat relevan dengan permasalahan di
atas untuk meningkatkan kreativitas siswa ketika proses pembelajaran. Menurut (Utami et al., 2022).
Project-Based Learning (PjBL) adalah sebuah pendekatan pendidikan dengan terlibatnya dalam
latihan memperbaiki masalah dan memberi mereka otonomi untuk bekerja sendiri dalam
mengembangkan pembelajaran mereka sendiri. Hasil akhirnya adalah produk kerja siswa yang
bermakna dan praktis. Belajar melalui proyek lebih memusatkan terhadap kegiatan siswa untuk
menghasilkan suatu produk pembelajaran yang menarik dan bermanfaat. Menurut (Taufik et al., 2019)

2
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari model pembelajaran berbasis proyek: (1) siswa menjadi
lebih termotivasi untuk belajar melalui pembelajaran berbasis proyek; (2) siswa menjadi lebih inovatif
dan kreatis saat belajar dan teknik pemecahan masalah; (3) kolaborasi siswa meningkat; dan (4) sikap
rasional seperti kejujuran, ketelitian, kewajiban, dan kreativitas dipupuk. Selanjutnya (Farida et al.,
2018) menguraikan bagaimana pelajaran beralas proyek adalah pendekatan pelajaran populer yang
bertujuan demi meningkatkan standar pengajaran sekaligus memberikan pengalaman yang berguna
bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki
apakah dengan menggunakan paradigma Project Based Learning (PJBL) dapat meningkatkan
pemikiran kreatif siswa dalam hal materi organ gerak manusia.

METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah pendekatan penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini.. Seperti yang dinyatakan oleh Kemmis (dalam Sanjaya, 2011), Penelitian tindakan
adalah jenis penelitian kolaboratif dan reflektif yang dilakukan oleh para peneliti di dunia nyata untuk
meningkatkan logika praktik sosial mereka.
Populasi penelitian ini adalah kelas V yang terdapat dalam SDN Ciomas 1. Dengan
mengambil sampel seluruh kelas V dengan jumlah 30 peserta didik, dengan 13 siswa perempuan dan
17 siswa laki-laki di SDN Ciomas 1. Pengambilan sampel secara acak sederhana digunakan untuk
memilih sampel penelitian. Data observasi pelaksanaan model pembelajaran berbasis proyek dan tes
(pre-test dan post-test) merupakan perangkat yang dipakai pada pengkajian ini untuk memastikan
seberapa besar kreativitas siswa dapat ditingkatkan dengan metodologi pembelajaran berbasis proyek
dalam pembelajaran IPA yang melibatkan materi organ gerak manusia. Untuk mengumpulkan
informasi mengenai peningkatan kreativitas siswa, metode observasi dan tes pilihan ganda digunakan
sebagai metode pengumpulan data.
Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan data hasil observasi
keterlaksanaan penetapan model project based learning.

HASIL DAN PEMBAHASAN

3
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

Berikut ini adalah hasil pelaksanaan pembelajaran, berdasarkan penelitian dengan menggunakan
model pembelajaran Project Based Learning:

Table 1. hasil pretest dan posttest


Jumlah siswa
variabel Nilai Tinggi Nilai Rendah Rata-rata

Pretest 15 siswa 15 Siswa 66,83


Posttest 23 siswa 7 siswa 83,63

Berdasarkan deskripsi data hasil pre test dan posttest dapat disimpulkan bahwa hasil nilai rata-
rata pretest dikatakan masih rendah dengan jumlah 66,83. Meskipun hasil nilai rata-rata posttest
dikatakan sudah cukup baik dengan jumlah 83,63. Hal ini menunjukkan bagaimana meningkatkan
hasil belajar siswa melalui pembelajaran berbasis proyek dapat membantu. Dengan menggunakan
pendekatan pembelajaran berbasis proyek, tindakan diberikan kepada siswa dalam upaya
meningkatkan kreativitas mereka dalam belajar. Dua siklus, siklus 1 dan siklus 2, digunakan dalam
penelitian ini. Tiga tahap terdiri dari setiap siklus: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap
refleksi.
Langkah pertama yaitu tahap perencanaan Tindakan, tahap 1 diawali dengan observasi
kesekolah untuk menanyakan tentang proses pembelajaran disekolah tersebut. Kemudian, Menyusun
perangkat pembelajaran dengan tema dari organ gerak manusia yang terdiri dari RPP, Materi ajar,
Media Pembelajaran, LKPD, Evaluasi. RPP disusun berdasarkan materi organ gerak manusia, LKPD
berfungsi sebagai bahan latihan kelompok yang akan dikerjakan saat belajar organ gerak manusia.
Langkah kedua adalah mempraktikkan sumber-sumber belajar yang telah disiapkan. Rekan
sejawat akan mengamati proses implementasi pembelajaran yang dilakukan. Untuk menentukan
apakah instruksi disampaikan sesuai dengan sumber daya pengajaran yang telah dibuat sebelumnya,
maka dilakukan observasi. Kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan
kegiatan penutup. Tahap awal adalah langkah pertama pada proses belajar dengan pendekatan
pembelajaran berbasis proyek. Pada tahap pertama, guru dan siswa berdoa bersama untuk memulai
pelajaran. Pengajar kemudian menghitung kehadiran siswa. Pengajar kemudian menjelaskan tujuan
pembelajaran dan membangun persepsi pembelajaran.
Tahap kegiatan inti merupakan tahap kedua. Pada tahap ini, peneliti mengajarkan materi yang
harus dipelajari. Ketika harus mempraktikkan pengetahuan tersebut, instruktur bertindak sebagai
fasilitator, membantu para siswa melalui tahapan pembelajaran dengan cara yang kreatif. 1.
Merumuskan pertanyaan dasar; 2. Membuat rencana proyek; 3. Membuat jadwal; 4. Mengawasi
kemajuan siswa dan proyek; 5. Menganalisis hasil tes; dan 6. Menilai pengalaman. Latihan

4
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

instruksional tersebut mengajak siswa untuk mampu melatih kreativitas dalam menjawab pertanyaan,
menonton video tutorial sebelum membuat proyek, membuat proyek dari lilin plastisin (media
pembelajaran, membuat agenda untuk tugas-tugas yang berkaitan dalam pembuatan proyek,
mengawasi proses pembuatan proyek, melakukan presentasi hasil proyek yang dibuat, dan
mengevaluasi hasil proyek dibuat dengan memberikan rangkuman.
Tahap refleksi berada di urutan ketiga. Setelah tahap implementasi pembelajaran selesai, tahap
refleksi adalah tahap yang terakhir. Pada tahap ini, guru dan siswa mendiskusikan refleksi mereka
tentang kegiatan proyek pembuatan lilin plastisin. Setelah itu, berikan rangkuman pelajaran yang telah
dipelajari. Pertanyaan-pertanyaan disajikan sebagai metode evaluasi pembelajaran untuk memastikan
pemahaman siswa terhadap materi yang telah mereka pelajari. Guru memastikan untuk memimpin
doa bersama yang dipimpin oleh seorang siswa untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran.

Tabel 2 menyajikan temuan-temuan spesifik dari penelitian ini tentang bagaimana siswa belajar
kreativitas pada langkah 1 dan 2.
Langkah 1 Langkah 2
Kriteria Jumlah siswa Presentase Jumlah siswa Presentase
Tinggi 8 26,67 21 70,00
Sedang 10 33,33 8 26,67
Rendah 12 40,00 1 3,33
Jumlah 30 100 30 100

Tabel 2 menunjukkan bahwa 8 siswa pada siklus 1 memenuhi kriteria kreativitas tinggi, yaitu 26,67
persen dari total 30 siswa. Selain itu, dari 30 siswa, 21 siswa pada siklus 2 memiliki persentase
kriteria kreativitas tinggi sebesar 70,00. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

HASIL KREATIVITAS BELAJAR SISWA


80 70
70
60
50 40
40 33.33
30 26.67 26.67
20
10 3.33
0
SIKLUS 1 SIKLUS 2

TINGGI SEDANG RENDAH

Gambar 1. Diagram Batang hasil perbandingan siklus 1 dan siklus 2

5
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

Adanya tindakan sebagai hasil dari pendidikan yang dihasilkan oleh pembelajaran berbasis
proyek menjadi alasan meningkatnya kreativitas belajar siswa. Hasil kreativitas belajar dari desain
pembelajaran pendekatan project-based learning memberikan dukungan akan hal tersebut; pada
siklus I terdapat perubahan dengan bertambahnya 4 siswa dalam kategori pembelajaran tinggi dan
kreatif, dan pada siklus II dapat bertambah tiga belas siswa dalam kategori kreativitas belajar tinggi.
Dengan menawarkan kegiatan pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek,
dilakukan upaya untuk meningkatkan kreativitas belajar mahasiswa. Berikut prosedur yang digunakan
dalam pendekatan pembelajaran berbasis proyek: Menemukan pertanyaan inti, membuat rencana
proyek, membuat jadwal, mengawasi siswa dan kemajuan proyek, menguji temuan, dan menilai
keseluruhan pengalaman adalah enam langkah pertama dalam prosesnya. Pertimbangkan latihan dan
hasil proyek lilin plastisin setelah proses pembelajaran selesai.
Kreativitas Pembelajaran berbasis proyek memiliki potensi meningkatkan kemampuan siswa
direncanakan dengan menggunakan sumber daya dan teknik pembelajaran yang tepat (Bahrudin,
2018). Temuan dari penelitian yang dilakukan konsisten dengan peningkatan kreativitas belajar siswa
(Natty et al., 2019) yang menunjukkan bagaimana Di kelas lima, pembelajaran berbasis proyek
meningkatkan kreativitas dan prestasi akademik [Link] tambahan yang ditunjukkan (Lydiati,
2019) bahwa ketika menggunakan pembelajaran berbasis proyek untuk memecahkan masalah dalam
konten statistik, kreativitas siswa meningkat. Model ini dapat mengajarkan siswa bagaimana
menghasilkan solusi yang orisinil dengan menggunakan penalaran, asosiasi, dan mengulang informasi
yang telah dipelajari sebelumnya (Sari et al., 2019) menyimpulkan bahwa dengan menggunakan
model pembelajaran tersebut, siswa yang berada pada kategori dapat mengasah kemampuan mereka
untuk berpikir orisinil dengan menggunakan berbasis proyek Sesuai dengan penelitian (Taupik &
Fitria, 2021) yang sampai pada kesimpulan bahwa melalui pembelajaran, penerapan model
pembelajaran berbasis proyek tematik, siswa dapat mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan
kemampuan mereka untuk bekerja secara mandiri dan kolaboratif dalam menyelesaikan suatu proyek.
Inti dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek, yang melibatkan siswa berpartisipasi lebih
aktif dalam pendidikan mereka dan membuat mereka berkolaborasi dalam kelompok untuk
menghasilkan sebuah proyek dan menemukan solusi untuk masalah merupakan hal yang
menyebabkan tingkat kreativitas yang lebih tinggi dalam pembelajaran siswa dalam penelitian ini.
Metode inovatif yang memprioritaskan pembelajaran kontekstual dengan cara melakukan upaya-
upaya yang menantang adalah pembelajaran berbasis proyek. Kegiatan yang kompleks diberikan
waktu kepada peserta didik agar berjalan secara individu sambil mengajukan pertanyaan dan masalah
yang sangat sulit yang harus mereka rancang, selesaikan, dan ambil keputusan.
Tujuan utama dari proses pembelajaran adalah pemecahan masalah, yang merupakan fokus dari
pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Hal ini memungkinkan pendidikan yang lebih signifikan
sebagai hasil dari siswa bukan hanya mempelajari materi yang telah mereka pelajari tapi juga

6
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

bagaimana pembelajaran mereka akan bermanfaat bagi lingkungan tempat mereka tinggal. Manfaat
dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek juga meliputi: (1) mendorong siswa menjadi lebih
mandiri (2) memungkinkan siswa untuk lebih bertanggung jawab atas pendidikan mereka; (3)
membantu siswa dalam pengembangan teknik pemecahan masalah; dan (4) memperluas kesempatan
pendidikan.
Penjelasan ini mengarah pada kesimpulan bahwa siswa kelas 5 SD yang terpapar dengan
pendekatan pembelajaran berbasis proyek memiliki tingkat kreativitas belajar yang lebih tinggi.
Penerapan pendekatan pembelajaran berbasis proyek pada siswa sekolah dasar telah menghasilkan
beberapa temuan selama pelaksanaan penelitian. Temuan-temuan tersebut antara lain: siswa merasa
kesulitan dalam menyelesaikan proyek, proyek membutuhkan waktu yang lama, serta alokasi tugas
proyek yang masih tersisa belum merata karena ada siswa yang memilih untuk tidak ikut
berpartisipasi dalam proyek. Selain itu, siswa masih bergantung pada guru mereka untuk
mendapatkan bantuan dalam mengerjakan proyek.

KESIMPULAN
Dengan nilai pretest normal 66,83 dan nilai posttest normal 83,63, sangat beralasan jika
terdapat peningkatan hasil pembelajaran pemeran pengganti sebagai konsekuensi dari eksplorasi dan
percakapan. Konsekuensi dari imajinasi pembelajaran pemeran pengganti pada siklus 1 menunjukkan
bahwa 26,67% dari 21 pemeran pengganti memenuhi aturan untuk daya cipta yang tinggi, dan pada
siklus 2, jumlah ini meningkat menjadi 70,00% dari 21 pemeran pengganti. Hal ini mengindikasikan
bahwa kreativitas belajar siswa telah meningkat sebagai hasil dari pembelajaran berbasis proyek.
Dengan menggunakan langkah-langkah pembelajaran yang dimulai dengan mengenali pertanyaan
utama, membuat rencana tugas, membuat jadwal, mengikuti perkembangan siswa pengganti dan
usaha, mensurvei penemuan, dan menilai pengalaman, pembelajaran berbasis proyek bermaksud
untuk lebih mengembangkan keinovatifan siswa pengganti dan hasil belajar. Siswa terbiasa
memecahkan masalah, mendiskusikan rencana mereka untuk menyelesaikannya, dan menanggapi
masalah sebagai hasil dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek.

7
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

DAFTAR PUSTAKA

Bahrudin. (2018). penerapan model pembelajaran berbasis proyek dengan hasil belajar siswa sekolah
dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran.
Farida, F., Fitria, Y., Saputri, L., & Stawir. (2018). Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa
MenggunakanModel Projek Based Learning (PjBL) di Kelas V SD Pembangunan UNP : Hasil
Penugasan Dosen diSekolah (PDS). Prosiding Seminar Nasional Hibah Program Penugasan
Dosen Ke Sekolah (PDS) Universitas Negeri Padang, November, 89–95.
Handayani, A., & Koeswanti, H. D. (2021). Meta-Analisis Model Pembelajaran Problem Based
Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Jurnal Basicedu, 5(3),
1349–1355. [Link]
Lydiati, I. (2019). Peningkatan Kreativitas Peserta Didik pada Materi Statistika Melalui Model
Pembelajaran PjBL-STEM Kelas XII MIPA 6 SMA Negeri 7 Yogyakarta. Jurnal Ideguru, 4(2),
51–60. [Link]
Natty, R. A., Kristin, F., & Anugraheni, I. (2019). Peningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa
Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 3(4),
1082–1092. [Link]
Sanjaya, prof. dr. H. W. (2011). Penelitian tindakan kelas. KENCANA PRENADA MEDIA
GROUP.
Sari, S. P., Manzilatusifa, U., & Handoko, S. (2019). Penerapan Model Project Based Learning
(PjBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Dan
Pembelajaran Ekonomi Akuntansi, 5(2), 119–131.
[Link]
SukContoh BIssa JTabarearno, N. M., Wirawan, P. W., Adhy, S., Andi, S., Mukhlasin, H.,
Muhaemin, M., Nurhayati, S., Untuk, D., Salah, M., Syarat, S., Gelar, M., Teknik, S., Studi, P.,
Elektro, T., ‫ י‬,‫גרינבלט‬., Martinench, A., Network, N., Php, W., Algoritma, M., … Adhitya Putra,
D. K. T. (2019). Rabit : Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 1(1), 2019.
Taupik, R. P., & Fitria, Y. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap
Pencapaian Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1525–1531.
[Link]
Utami, T. S., Anjarini, T., & Suyoto, S. (2022). PENERAPAN MODEL PROJECT BASED
LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF
TEMA ORGAN GERAK HEWAN DAN …. Jurnal Pendidikan Dasar, 3, 38–44.

8
Pelita Calistung:
Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Dasar ISSN Online: 2597-3622
[Link] Vol 04 No 01 Bulan Februari Tahun 2023 Hal ...-...

Anda mungkin juga menyukai