0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan14 halaman

Kolaborasi Guru dalam Program Penggerak

Motivasi utama menjadi Guru Penggerak adalah untuk mengembangkan kompetensi mengajar dengan teknologi terkini dan belajar dari guru penggerak lain. Untuk mewujudkannya, guru tersebut mendaftar menjadi Calon Guru Penggerak agar bisa mengikuti program pelatihan yang disediakan.

Diunggah oleh

Untung Sariyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan14 halaman

Kolaborasi Guru dalam Program Penggerak

Motivasi utama menjadi Guru Penggerak adalah untuk mengembangkan kompetensi mengajar dengan teknologi terkini dan belajar dari guru penggerak lain. Untuk mewujudkannya, guru tersebut mendaftar menjadi Calon Guru Penggerak agar bisa mengikuti program pelatihan yang disediakan.

Diunggah oleh

Untung Sariyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1. Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak?

Apa yang anda lakukan dalam mewujudkan


motivasi tersebut?
Motivasi Saya menjadi Guru Penggerak adalah Perkembangan Teknologi semakin meningkat seiring dengan
perkembangan zaman, yang mana guru dituntut untuk tidak hanya sekedar mengajar tetapi juga harus dapat
membimbing dan mengembangkan potensi anak sesuai dengan bakat dan minatnya. Oleh karena itu seorang guru
harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi, serta mampu mengembangkan keterampilan dan
pengetahuan yang dimilikinya. Cara untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan tersebut yaitu dengan
menjadi Guru Penggerak. Untuk menjadi Guru Penggerak diperlukan motivasi yang tinggi serta bersedia sepenuh
hati mengikuti program pendidikan guru penggerak. Motivasi saya untuk menjadi guru penggerak adalah
1. Mengembangkan kompetensi diri dalam pembelajaran
Sebagai seorang guru peran kita di dalam kelas dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi dalam
pembelajaran. Dengan mengikuti CGP maka banyak ilmu baru yang akan saya peroleh sehingga saya dapat
meningkatkan kompetensi tersebut untuk meningkatkan pembelajaran saya dikelas menjadi lebih efektif,
menarik, menyenangkan dan sesuai dengan tuntutan zaman.
2. Meneladani guru penggerak yang ada di sekolah
Di Sekolah saya terdapat 9 guru pengerak yang mana guru tersebut dari guru penggerak anggatan ke 1 dan ke 4.
Saya melihat banyak ilmu baru yang mereka miliki dan diterapkan dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran
menjadi lebih menarik dibandingkan sebelum mereka menjadi CGP. Oleh karena itu saya termotivasi untuk
menggikuti jejak mereka dalam Program Calon Guru penggerak.
3. Mengembangkan diri dan memperoleh pengalaman baru sebagai guru penggerak
Teknologi dan inovasi pembelajaran terus berkembang, untuk itu saya harus memperbaharui keterampilan dan
mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Hal ini membatu saya lebih efektif dalam memberi
pembelajaran yang bervariasi, menarik, dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan mengikuti Program Guru
Penggerak saya yakin akan memperoleh keterampilan dalam teknologi dan inovasi dalam pembelajaran yang
sesuai dengan perkembangan zaman.
4. Dapat mengembangkan media ajar yang inovatif dan beragam

5. saya bisa berbagi


pengetahuan dan pengalaman
6. bersama rekan guru lain. Ini
dapat membantu mengatasi
tantangan yang dihadapi dalam
7. mengajar dan saling bertukar ide
dan strategi pembelajaran yang
efektif.
Sebagai seorang guru maka saya dituntut untuk dapat membuat media ajar yang inovatif dan beragam. Dengan
mengikuti Program Guru Penggerak maka saya dapat mengupdate ilmu dan teknologi sesuai dengan
perkembangan Zaman, sehingga saya dapat menyusun media ajar yang inovatif dan beragam.

Untuk mewujudkan motivasi tersebut maka saya mencari informasi dari guru penggerak dan CGP angkatan
sebelumnya yang ada disekolah saya supaya saya dapat lulus menjadi Calon Guru Penggerak angkatan 11.
Kemudian saya mendaftar menjadi CGP angkatan 11.

Yang saya lakukan dalam mewujudkan motivasi tersebut adalah :


Program Guru penggerak yang dicanangkan sejak tahun 2021 merupakan hal baru bagi kami, yang mana
merupakan salah satu motivasi kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu Guru Penggerak. Karena
dibeberapa program Kementrian, kami juga berusaha untuk mengikuti program tersebut. Guru Penggerak
sebenarnya sudah kami ketahui sejak awal dicanangkan tahun 2021 dan kami sudah sempat mencoba mendaftar
namun belum lulus di wawancara Salah satu wujud motivasi tersebut adalah kami mengikuti kembali pada tahun
2023 angkatan 11 dengan persiapan lebih matang dan juga mendapatkan informasi dan pengalaman dari beberapa
pihak. Dengan adanya perubahan saat ini, kami sebagai pendidik diarahkan sebagai agen perubahan. Dengan
harapan perubahan ke depan membawa ke arah lebih baik di tengah situasi yang dalam masa pemulihan. Hal yang
coba kami pelajari adalah kami membaca situasi yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran jarak jauh,
berbagi pengalaman dengan rekan sejawat dan mencoba merumuskan komunikasi kepada peserta didik yang lebih
efektif. Namun tetap ada kendala karena belum terbiasa dengan kondisi seperti ini dan pembatasan aturan yang
menyebabkan komunikasi berkurang intensitasnya. Oleh karena permasalahan tersebut kami termotivasi mengikuti
program Guru Penggerak karena ada banyak hal beda yang diperoleh dalam bentuk bimbingan teknis atau pelatihan
yang umumnya diikuti. Sehingga dengan mengikuti program Guru Penggerak merupakan tambahan pengalaman
belajar yang berbeda dan sangat bermanfaat. Hal tersebut merupakan peluang dan kesempatan yang bisa diikuti
tanpa menghambat pekerjaan di sekolah. Tentunya hal ini langsung berdampak bagi peserta didik pada khususnya
dan sekolah pada umumnya.
Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan
contohnya!
Kelebihan yang mendukung peran saya sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!
Dengan kondisi kami saat ini yang memungkinkan terus mengembangkan kemampuan dan minat untuk terus belajar
dan pengalaman dalam mengikuti berbagai pelatihan dan bimbingan di bidang Pendidikan diantaranya :
1. Bimbingan Teknis Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) yang diselenggarakan oleh Pusat
Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Level 1 (Literasi) pada
tanggal 20 Maret 21 April 2019 secara online
2. Bimbingan Teknis Pembentukan Guru yang Berkarakter yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan,
Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Temanggung yang diselenggarakan pada tanggal 7 sampai dengan 11
September 2019
3. In House Training Penilaian Berbasis Komputer yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 2 Temanggung
bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung pada tanggal
28, 29 Februari, 3 dan 4 Maret 2020
4. Webinar dan Workshop Berseri Online Self Driving For Teacher “Guru Daring Milenial Indonesia”
yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar PGRI dan Mahir Academy Rumah Perubahan Pada tanggal 2
sampai 20 Mei 2020
5. Training of Trainers (TOT) Guru Inovatif angkatan 2020 yang diselenggarakan oleh [Link] Indonesia
dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 2 sampai 5 Juni 2020 dan telah menyelesaikan
kursus daring tanggal 20 Juni 2020
6. Pendidikan dan Pelatihan Pemanfaatan Microsoft Office 365 Untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di
selenggarakan oleh KKKS Kecamatan Parakan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan
Olahraga Kabupaten Temanggung pada tanggal 8 Juli sampai dengan 18 Juli 2020
7. In House Training “Peningkatan Kualitas Hasil Belajar Siswa dengan Konsep Merdeka Belajar Berbasis IT”
yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 2 Temanggung bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,
Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung pada tanggal 11 samapai 18 Januari 2021
8. IHT Peningkatan SDM Unggul dengan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dalam Kurikulum
Merdeka” yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 2 Temanggung bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,
Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung pada tanggal 29, 30 Juni, dan 1 s.d. 9 Juli 2022
9. Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru Informatika SMP yang diselenggarakan secara daring pada tanggal 9
sampai dengan 16 Desember 2022 oleh Direktorat Guru Pendidikan Dasar, direktorat Jenderal Guru dan
Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Kelebihan saya mengikuti Program Guru penggerak angkatan 11 antara lain :


1. Memiliki kemauan yang keras untuk belajar hal-hal baru
Sebagai seorang guru saya harus selalu belajar hal-hal yang baru untuk meningkatkan pembelajaran di
kelas. Untuk mempelajari hal-hal yang baru tersebut di perlukan kemauan yang keras. Saya termasuk
orang yang mempunyai kemauan yang keras untuk mempelajari hal-hal yang baru tersebut, karena saya
menyadari sebagi guru saya harus selalu mengembangkan diri saya. Kemauan yang keras untuk belajar
hal-hal yang baru ini juga sangat dibutuhkan dalam mengikuti program calon guru penggerak. Maka
menurut saya kemauan yang keras tersebut adalah kelebihan saya.

2. Saya merupakan orang yang pantang menyerah ketika menghadapi tantangan


Pantang menyerah adalah sikap tidak berputus asa dari terpaan masalah. Sikap pantang menyerah
diikuti dengan keyakinan dapat bangkit dari keterpurukan. Sikap ini adalah salah satu sikap yang
saya miliki, karena saya adalah orang yang selalu tertarik menghadapi setiap tantangan terutama
yang berkaitan dengan pembelajaran. Sikap ini akan sangat mendukung saya dalam mengikuti
program calon guru penggerak karena banyak tantangan yang akan saya hadapi dengan
menggikuti program ini.

3. Saya mempunyai kemampuan IT yang menunjang dalam mengikuti program calon guru penggerak
Saya merupakan guru TIK/Informatika yang mana dalam kurikulum merdeka ini sangat dibutuhkan
kemampuan IT dalam pembelajaran. Sebagai guri TIK/Informatika maka saya memiliki kemampuan IT
yang baik, dan hal ini sangat menunjang ketika saya ikut dalam program calon guru penggerak.

Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata
berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda
harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif
tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada)

Contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan
inisiatif saya sendiri antara lain :

Pada tanggal 6 Desember 2019 kami mengikuti Pelatihan Penulisan buku Pendidikan yang akan di publikasikan
bersama pada Hari Pendidikan Nasional tahun 2020. Pelatihan Penulisan Buku ini di selenggarakan oleh PGRI
Kabupaten Temanggung Kami di bimbing oleh narasumber yang sangat kompeten di bidang menulis yang berasal
dari Pengurus PGRI Kabupaten Temanggung maupun Penulis dari luar daerah yaitu dari Demak DRS. Murman,
[Link]. Kami menulis buku Pendidikan Dengan Judul Kopi Kampoeng Genting. Hal yang sebelumnya tidak pernah
terlintas karena ketidakmampuan kami tentang apa itu menulis, bagaimana cara memulai untuk menulis hingga
akhirnya dapat menjadi 1 buku. Pada saat itu memang tidak ada keyakinan dengan kemampuan yang saya miliki
namun ketika dicoba sesuatu hal yang semula tidak terfikirkan bisa terwujud. Pada kenyataannya menulis
merupakan sesuatu yang dapat menyalurkan ide-ide tentang apapun yang akan kita tulis dalam sebuah tulisan indah
yang dapat menjadi buku, mengasah kratifitas, berfikir inovatif, kreatif.
Yang mendorong saya memotivasi rekan-rekan guru maupun siswa untuk menulis adalah supaya dapat menuangkan
ide-ide kreatif, inovatif, bernalar kritis guru dalam membuat buku pendidikan yaitu dapat berupa buku pelajaran,
modul, maupun buku pendidikan yang lain. Yang mana buku tersebut dapat bermanfaat untuk menjadi salah satu
sumber belajar siswa maupun masyarakat pada umumnya. Motivasi terhadap siswa adalah supaya siswa
menuangkan ide-ide kreatifnya dalam bentuk tulisan yang menghasilkan karya sastra yang bermanfaat untuk siswa
sendiri dan orang lain. Karya siswa tersebut dapat berupa buku karangan fiksi dan non fiksi, puisi maupun karya
satra yang lain. Dengan belajar menulis siswa di tuntut untuk berfikir kritis, kreatif, inovatif.

Upaya yang saya lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat adalah
Koordinasi dengan berbagai pihak diantaranya, Kepala sekolah, PGRI Kabupaten Temanggung, Dinas Pendidikan
Kepemudaan dan Olahraga, Rekan sejawat, Siswa, Orang tua
Berinteraksi dengan orang lain terkadang dapat menjadi sebuah tantangan. Ceritakan kesulitan yang Anda
alami saat bekerja sama dengan pihak lain (misalnya rekan sejawat, pimpinan di sekolah, orangtua, wali
murid, keluarga, komunitas, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuka agama, instansi, maupun lainnya)
guna menimbulkan kesadaran dan kesediaan agar mereka berkomitmen membantu Anda mencapai tujuan
bersama. Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana saja yang Anda
minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!
Kesulitan yang saya alami saat bekerja sama dengan pihak lain (misalnya rekan sejawat, pimpinan di sekolah,
orangtua, wali murid, keluarga, komunitas, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuka agama, instansi, maupun
lainnya) adalah

Pada bulan Agustus sampai September tahun 2022 kami mendapat tugas tambahan sebagai Proktor ANBK,
sekaligus Sekretaris ANBK seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagai Sekretaris maupun Proktor ANBK ini
menjadikan tantangan yang besar karena menyangkut nama sekolah secara keseluruhan yang harus
dipertanggungjawabkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten secara berjenjang.

Kesulitan yang kami hadapi saat itu adalah karena pada waktu itu tugas sebagai sekretaris merangkap juga sekretaris
PTS kelas 9 maka mengalami kesulitan dalam membagi waktu, banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan
dengan waktu yang hampir bersamaan, dan juga berbarengan dengan pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar
Pancasila. Kami tim ANBK bekerjasama untuk melaksanakan tugas tersebut dengan pembagian tugas yang jelas
sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga tiba waktunya ANBK dapat berjalan dengan lancar

2. Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan ataupun kegagalan yang
Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda dalam situasi tersebut? Upaya apa
yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai tujuan yang telah direncanakan
Dalam kurikulum merdeka salah satu kegiatannya adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Di
Sekolah kami pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut diawali dengan pembentukan
Tim sebagai panitia Inti. Panitia ini yang mengkoordinir semua kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
(P5). Dalam P5 dengan Tema Kearifan Lokal tahun ini saya adalah salah satu Tim inti yaitu sebagai sekretaris.
Dalam melaksanakan tugas saya dan Tim yang lain harus bisa menjalin kerjasama dengan semua Fasilitator Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Fasilitator adalah semua Bp Ibu guru wali kelas dan guru mapel yang
mengajar kelas tersebut. Karena kami adalah sekolah Penggerak angkatan 1, maka kelas 7,8,9 sudah melaksanakan
kurikulum merdeka dan saat projek Bp Ibu guru di bagi dalam 3 kelompok projek. Kerjasama Tim dan Fasilitator
sangat dibutuhkan dalam suksesnya kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun ternyata
dalam pelaksanaannya kerjasama tersebut tidak dapat berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan waktu
pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bersamaan dengan berbagai kegiatan di sekolah,
antara lain : Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS), Jambore Cabang (Jamcab) yang melibatkan beberapa guru
yang juga bertugas dalam kegiatan projek. Sebenarnya mereka tidak menolak tugas yang berkaitan dengan
kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tetapi karena waktu yang bersamaan dengan kegiatan lain
maka ini menjadi kendala dalam melaksanakan tugas kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Untuk mengatasi hal tersebut maka langkah yang saya lakukan adalah berusaha membagi tugas fasilitator
menyesuaikan dengan tugas pada kegiatan yang lain.

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja
sama?
Komitmen adalah keadaan dimana seseorang menjalin hubungan keterikatan pada suatu hal. Oleh karena
itu, komitmen bisa dikatakan sebagai Kunci kesuksesan sebuah hubungan. Komitmen dapat terjadi dalam
hubungan, organisasi, keluarga, serta hubungan kerja. Secara umum, komitmen adalah suatu keadaan
dimana seseorang kemudian menjalin keterikatan dalam diri sendiri dan orang lain.
Dalam melaksanakan tugas di sekolah maka komitmen ini sangat diperlukan untuk dapat bekerjasama
dengan semua warga sekolah dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Namun untuk mendapatkan
komitmen tersebut saya sering mendapati hambatan, misalnya saat melaksanakan kegiatan Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang seharusnya semua anggota Tim berkomitmen dengan tugasnya
tersebut, seringkali komitmen untuk melaksanakan tugas tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Maka
saya berupaya mengatasi hal tersebut dengan memaksimalkan komunikasi dengan seluruh anggota tim. Selain
memaksimalkan komunikasi, saya juga selalu berkoordinasi dengan semua anggota tim Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila (P5). Dengan komunikasi yang maksimal serta koordinasi yang baik dengan semua anggota tim
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) maka semua kegiatan bisa dilaksanakan dengan sebaik mungkin.
Ketika semua kegiatan dapat berjalan dengan baik maka tujuan yang diharapkan juga akan lebih mudah untuk
dicapai.

Bagaimana hasilnya?
Setelah saya menjalin komunikasi yang maksimal serta koordinasi yang baik dengan semua anggota tim Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) maka semua kegiatan mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan
gelar karya/panen karya bisa dilaksanakan dengan lancar. Peserta didik merasa senang dengan kegiatan yang
dilaksanakan. Mereka selalu terlibat dengan aktif pada semua kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
(P5) di bawah pengawasan yang maksimal dari semua tim Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Upaya yang saya lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama adalah
Upaya yang saya lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama adalah

Pendidikan Guru penggerak mengajarkan saya akan pentingnya kerjasama, tidak salah jika kita sebagai guru sangat
diharapkan dapat meningkatkan nilai kolaboratif dalam diri untuk memaksimalkan peran kita sebagai pemimpin
pembelajaran, mendorong kolaborasi antar guru dan terlebih untuk menggerakkan komunitas praktisi. Sehingga cara
yang dapat dilakukan dalam rangka mendapatkan pemahaman yang sama hingga memunculkan komitmen dari
berbagai pihak yang terlibat dalam kerjasama antara lain yang pertama adalah mengenal dengan benar dengan siapa
kita akan bekerjasama.
Sebuah pekerjaan akan berhasil dengan baik salah satunya ditentukan oleh kerjasama. Kerjasama dalam dunia
Pendidikan di lingkup sekolah adalah adanya kerjasama seluruh komponen sekolah. Dalam sebuah kerjasama pasti
ada sebuah komitmen antar komponen yang ada. Komitmen sebagai pendidik ketika berhadapan dengan peserta
didik di dalam kelas, fokus kami adalah peserta didik. Sebagai seorang pendidik yang lebih berpengalaman, rekan
kerja saya memberikan banyak contoh nyata dalam administrasi pembelajaran. Beliau selalu mengingatkan bahwa
dalam satu pekan hal apa saja yang harus dikerjakan yang berkaitan dengan administrasi mengajar, tentunya
memberikan pelayanan pembimbingan kepada peserta didik harus tepat waktu. Tugas tambahan tersebut dikerjakan
diluar jadwal mengajar. Kami sangat bersyukur karena mendapat rekan kerja yang satu visi dan satu tujuan. Masing-
masing mempunyai kelebihan dan kekurangan namun bisa saling melengkapi. Melakukan komunikasi yang baik dan
benar dengan teman sejawat, siswa, komponen-komponen lain yang berada di Sekolah. Dengan komunikasi yang
baik akan mendorong dan meyakinkan pihak lain tertarik untuk melakukan kerja sama. Melakukan kerja sama yang
jelas dan terstruktur.
Bagaimana hasilnya?

Hasilnya adalah Pada awal 2020 terjadi pandemi Covid-19 yang membawa dampak atau membawa perubahan bagi
kami. Disaat diterapkan kondisi pembatasan aktivitas (saat itu lock down) hal tersebut dapat kami ambil hikmahnya,
yaitu di tengah aktivitas pembelajaran yang dialihkan secara daring, sehingga kami bisa fokus merancang dan
memprogram pembelajaran jarak jauh. Sebagai pendidik kami mengikuti Diklat atau Bimtek secara daring guna
menerapkan pembelajaran yang sesuai disaat situasi pandemik. yang hasil dari bintek tersebut kita terapkan dalam
mengajar daring menggunakan teknologi. Ketika kita mau bekerja sama dengan orang lain, seharusnya secara
perlahan kita akan membangun sikap kita agar dapat menerima kelebihan seseorang dengan rasa syukur dan
membantu kelemahan yang dimiliki oleh orang lain. Dengan demikian pula akan membentuk rasa saling percaya
dan mendukung satu sama lain sehingga dapat melangkah maju dalam mencapai tujuan dan komitmen bersama.
3. Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang ditemui dalam menjalankan
pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks
atau sulit saat menjalankan tugas Anda. Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau
kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!
Situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas adalah saat pandemi Pandemic covid-
19. Pandemic covid-19 pasti merupakan masa yang dirasa sulit bagi semua orang, termasuk kami, namun dengan
banyaknya tantangan,masalah atau situasi yang menyedihkan pasti ada hal yang kami memaknai dengan baik.
Ketika anak-anak harus mengikuti pembelajaran dari rumah, tentunya banyak permasalahan yang dihadapi orang tua
dalam hal pemenuhan akses pembelajaran melalui internet. Dari pihak peserta didik pun tidak semua anak terbiasa
menggunakan perangkat elektronik yang terhubung dengan internet dan ketersediaan kuota data. Kami sebagai
pendidik pun juga mengalami kesulitan komunikasi dengan peserta didik. Namun dalam hal tersebut kami justru
mempunyai banyak kesempatan dalam hal mengenalkan pemanfaatan teknologi komunikasi kepada siswa meski
secara jarak jauh. Peran guru bimbingan TIK merupakan peran yang sangat mendukung berlangsungnya
pembelajaran secara jarak jauh. Melalui Pelatihan mendesai Pembelajran Virtual menghadapi Kondisi Covid-19 dan
Bimtek Guru belajar Seri Masa Pandemi Covid-19 kesempatan kami belajar bahwa yang utama adalah keselamatan
peserta didik dan kami menyiapkan pembelajaran menggunakan Google Classroom diantaranya dan komunikasi
melalui Whats app. Meskipun belum semua anak bisa memanfaatkan cara tersebut, namun kami berusaha
memberikan pelayanan kepada anak. Secara intensif kami berkomunikasi melalui grup Whats app. Bagi siswa yang
tidak ada komunikasi, kami akan menanyakan ke siswa yang terdekat.
Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif?
Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda
menghadapinya?
Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut antara lain dengan mengikuti
Training of Trainers (TOT) Guru Inovatif angkatan 2020 yang diselenggarakan oleh [Link] Indonesia dan
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 2 sampai 5 Juni 2020 untuk mendapatkan pengalaman
bagaimana menghadapi peserta didik dengan metode pembelajaran masa darurat. Sebagai guru bimbingan TIK dan
Informatika di masa pandemi maka dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring atau jarak jauh. Dengan begitu
pada saat peserta didik mengikuti pembelajaran di rumah, mereka dibekali kemampuan untuk bertahan hidup (life
skill) dalam kegiatan sehari-hari tanpa membebani pencapaian kompetensi akademik. Pembelajaran daring
menggunakan Google Classroom, dan sesekali guru melaksanakan pembelajaran secara Google meet untuk
memantau, bertemu siswa secara tatap muka, Hasilnya melalui komunikasi secara virtual secara perlahan mampu
mengetahui kondisi siswa satu dengan yang lainnya. Mengetahui perkembangan siswa selama belajar dirumah.
Membagikan informasi tentang kebijakan pemerintah dalam hal bantuan kuota belajar sehingga dapat memantau
berapa banyak siswa yang mendapatkan kesempatan bantuan tersebut.
Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan?
Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda
Ketika saya memutuskan mengikuti Training of Trainers (TOT) Guru Inovatif angkatan 2020 yang diselenggarakan
oleh [Link] Indonesia dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini dengan pertimbangan bahwa untuk
menghadapi permasalahan dalam pembelajaran pada masa pandemi covid perlu metode pembelajaran yang sesuai
dan saya mendapatkan hal itu dalam kegiatan training tersebut. Di dalam training tersebut saya mendapatkan ilmu
berbagai metode pembelajaran yang bisa saya terapkan untuk menghadapi peserta didik dengan metode
pembelajaran masa darurat, salah satunya dengan memanfaatkan mode daring yaitu dengan google classroom.
Metode pembelajaran yang saya dapatkan dari training tersebut kemudian saya terapkan dalam pembelajaran saya,
Saya dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh menggunakan mode daring google classroom kepada peserta
didik, sehingga pembelajaran di rumah dapat dilaksanakan dengan baik. Karena google classroom adalah hal yang
baru bagi peserta didik maka saya awali dengan pengenalan google classroom kepada peserta [Link] mereka
paham maka metode ini saya gunakan untuk pembelajaran jarak jauh. Metode pembelajaran ini saya gunakan selama
pandemi covid 19. Metode pembelajaran yang saya gunakan ini juga diikuti oleh guru-guru mapel lain di sekolah
saya. Ternyata dengan menerapkan metode ini memudahkan kami dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh.
Peserta didik merasa sangat senang dalam mengikuti pembelajaran dengan metode ini. Hal ini terlihat dalam
keterlibatan mereka mengikuti pembelajan, walaupun kadang ada kendala yang mereka hadapi misalnya sinyal yang
kurang bagus atau kuota yang habis.

Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?


Berdasarkan pertimbangan tersebut maka saya kemudian mengikuti Training of Trainers (TOT) Guru
Inovatif angkatan 2020 yang diselenggarakan oleh [Link] Indonesia dan Persatuan Guru Republik
Indonesia (PGRI) secara mandiri. Hasilnya setelah saya mengikuti Training of Trainers (TOT) Guru
Inovatif angkatan 2020 yang diselenggarakan oleh [Link] Indonesia dan Persatuan Guru Republik
Indonesia (PGRI) tersebut, saya mendapatkan pengetahuan baru mengenai metode pembelajaran yang bisa
saya terapkan dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh selam masa pandemi covid 19

Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan pengalaman Anda saat
mendapatkan masukan atau umpan balik terkait kemampuan Anda. Kapan waktu kejadiannya? Masukan
atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima
masukan atau umpan balik tersebut.
Perkembangan ilmu dan teknologi menuntut kita untuk selalu belajar dan belajar. Sebagai seorang guru banyak
masukan yang saya dapatkan terkait kemampuan saya dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Selama ini saya
mengajar di kelas dengan menggunakan metode pembelajaran pada kurikulum 2013. Sementara saat ini sekolah
saya sebagai sekolah penggerak dituntut untuk menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum
merdeka. Salah satu cirinya adalah melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi. Sedangkan saya belum
menggunakan metode pembelajaran berdiferensiasi ini. Diawal semester ini saya mendapat masukan dari rekan
sejawat untuk menggunakan metode tersebut dalam pembelajaran. Saat menerima masukan dari teman sejawat maka
saya merasa senang dan belajar dari teman sejawat tersebut untuk membuat perencanaan pembelajaran
berdiferensiasi yang sebelumnya belum saya pahami. Pembelajaran berdiferensiasi tersebut sudah mulai saya
terapkan pada pembelajaran pada semester ini dan ternyata peserta didik lebih antusias dalam mengikuti
pembelajaran di kelas saya.

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal
berbeda apa yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah
cara-cara di luar kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang
nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?
Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri saya, hal berbeda yang saya
lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri saya adalah berusaha untuk mencari berbagai informasi
terkait pengembangan secara mandiri, misalnya dengan belajar melalui IHT mandiri, memanfaatkan platform
merdeka belajar. Pemanfaatan platform merdeka belajar ini banyak sekali ilmu pengetahuan yang saya dapat salah
satunya dari pelatihan mandiri. Saya dapat mencari contoh pembelajaran dari video inspirasi yang dapat
memberikan motivasi kepada saya dalam melaksanakan pembelajaran di kelas saya. Selain itu terdapat fitur
perangkat ajar dimana pada fitur ini saya dapat mencari referensi tentang perangkat ajar sesuai dengan mata
pelajaran yang saya ampu pada kurikulum merdeka. Meskipun untuk melaksanakan pelatihan mandiri ini
membutuhkan waktu yang lama, akan tetapi saya mengikutinya supaya saya mendapatkan ilmu baru dari
pelatihan ini yang dapat saya terapkan dalam pembelajaran di kelas saya.

Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?
Hasil proses pembelajaran bisa terlihat berhasil baik atau tidak bisa kita peroleh setelah mengalami proses dan
waktu. Menurut kami proses sudah berjalan dengan baik. Antara kami sebagai guru dengan peserta didik, ada
komunikasi yang selalu terjalin dengan baik. Dengan Pembelajaran informatika ini, anak-anak bisa berusaha
mengenal teknologi dengan baik meskipun dari yang sederhana contohnya dalam pengenalan terhadap perangkat
teknologi komputer dan bagian atau komponen di dalamnya. Proses pembelajaran berlangsung dengan nyaman dan
berpengaruh terhadap semangat mengajar. Pada kurikulum merdeka ini peserta didik tidak dibebani dengan tugas,
namun kami memberikan fasilitas dan tetap mengenalkan teknologi yang berkembang sebagai bahan diskusi
sehingga minat belajar peserta didik tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil proses pembelajaran
sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan kami yang berdampak terhadap pengetahuan dan ketrampilan peserta didik.
Sebagai seorang pendidik kami harus memiliki rasa optimis akan hari depan yang harus lebih baik dari saat ini.

Bagaimana cara menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?
Cara menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri saya :
Dalam menyikapi masukan dan umpan balik tersebut saya sangat terbuka dengan masukan yang diberikan
oleh teman sejawat saya tersebut karena saya menyadari bahwa masukan tersebut sangat mendukung dalam
melaksanakan pembelajaran di kelas sehingga pembelajaran yang saya laksanakan dapat sesuai dengan tuntutan
kurikulum merdeka.
Saya juga menyadari bahwa kemampuan saya masih kurang dalam menerapkan metode pembelajaran
berdiferensiasi tersebut. Maka masukan dari rekan saya tersebut juga sangat bermanfaat untuk mengembangkan
kemampuan diri saya dalam menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka.
Dari masukan tersebut kemudian saya berusaha untuk menerapkan dalam pembelajaran pada mata pelajaran yang
saya ampu yaitu TIK/informatika. Saat saya mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajran berdifensiadi
tersebut, teman sejawat yang memberikan masukan itu juga tidak keberatan untuk memberikan bantuan sehingga
saat ini saya bisa lebih memahami pembelajaran berdiferensiasi tersebut.

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa
yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar
kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman namun mendukung
proses pembelajaran Anda?
Banyaknya masukan baik dari teman sejawat maupun senior saya jadikan motivasi untuk menjadi diri ke arah yang
lebih baik, saya jadikan bahan motivasi kepada peserta didik pula dalam mengelola pembelajaran yang bermakna
dan mencapai tujuan. Pengalaman dan kemampuan yang kami miliki bisa menjadi contoh yang baik bagi peserta
didik. Sebagai contoh dalam hal menetukan masa depan, peserta didik diberi gambaran untuk ke depannya
melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas atau kejuruan, bekal apa yang mampu dikembangkan untuk bisa
bertahan dan mengelola masa depan. Informasi apa yang akan berkembang di masa depan tentunya yang berkaitan
dengan peran kami sebagai guru bimbingan TIK maupun guru informatika. Kami merasa nyaman dalam mendukung
proses pembelajaran dan pembimbingan karena segala sesuatu pekerjaan didasarkan pada sikap mengabdi dan
bentuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai seorang pendidik kepuasan atau kebahagiaan adalah
melepas peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi hingga mendapatkan pekerjaan
sesuai yang dicita-citakan. Dapat menyelesaikan permasalahan, kendala dan kesulitan apapun pasti selalu ada jalan
keluar kalau kita selalu berusaha dan berdoa.
Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?
Hasil proses pembelajaran bisa terlihat berhasil baik atau tidak bisa kita peroleh setelah mengalami proses dan
waktu. Menurut kami proses sudah berjalan dengan baik. Antara kami sebagai guru dengan peserta didik, ada
komunikasi yang selalu terjalin dengan baik. Dengan Pembelajaran informatika ini, anak-anak bisa berusaha
mengenal teknologi dengan baik meskipun dari yang sederhana contohnya dalam pengenalan terhadap perangkat
teknologi komputer dan bagian atau komponen di dalamnya. Proses pembelajaran berlangsung dengan nyaman dan
berpengaruh terhadap semangat mengajar. Pada kurikulum merdeka ini peserta didik tidak dibebani dengan tugas,
namun kami memberikan fasilitas dan tetap mengenalkan teknologi yang berkembang sebagai bahan diskusi
sehingga minat belajar peserta didik tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil proses pembelajaran
sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan kami yang berdampak terhadap pengetahuan dan ketrampilan peserta didik.
Sebagai seorang pendidik kami harus memiliki rasa optimis akan hari depan yang harus lebih baik dari saat ini.
Ceritakan pengalaman Anda melakukan pengembangan terhadap orang lain (contohnya dengan guru, rekan
sejawat lainnya, komunitas, tokoh masyarakat, maupun lainnya), misalnya dalam kegiatan perlombaan,
riset ilmiah, mempersiapkan orang lain pada tugas dan tanggung jawab baru, atau lainnya. Kapan waktu
kejadiannya? Siapa yang Anda kembangkan? Apa yang memotivasi Anda melakukan pengembangan
tersebut?
Dalam beberapa tahun terakhir ini saya telah melakukan beberapa upaya pengembangan terhadap orang lain,
diantaranya:
1. Sebagai guru TIK / Informatika kami memberikan pembekalan dan pelatihan dalam penggunaan perangkat
teknologi dan komputer terhadap rekan sejawat (pendidik dan tenaga kependidikan)
2. Sebagai seorang guru kami memberikan motivasi kepada rekan sejawat dalam Forum Guru Penulis PGRI Kab.
Temanggung sehingga mampu menghasilkan Publikasi Ilmiah berupa buku Pendidikan dan Karya Inovasi berupa
antologi puisi.
3. Sebagai seorang guru kami memberikan motivasi kepada rekan sejawat dalam program Guru Penggerak
Angkatan 1 tahun 2021 sampai angkatan 11
4. Sebagai seorang guru TIK / Informatika melakukan pengimbasan berupa bimbingan terhadap siswa dalam
mengikuti pelatihan Ujian Nasional Berbasis Komputer tahun 2019-2020 dan Asesmen Kompetensi Minimum
(AKM) 2021, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2022, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 2023
5. Menjadi narasumber Pelatihan Pemanfaatan Microsoft Office 365 Untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tahun
2021

Yang memotivasi saya melakukan pengembangan tersebut adalah tuntutan pada kurikulum merdeka ini guru harus
selalu mengembangkan kemampuannya dalam pembelajaran atau tugasnya. Untuk tenaga pendidikan juga harus
mengembangkan kemampuannya untuk dapat menjalannkan tugasnya dengan baik.

Hal apa yang menjadi fokus pengembangan? Ceritakan pula cara Anda membangun kesepakatan guna
mencapai hasil pengembangan yang diharapkan.
Dalam melakukan pengembangan fokus kami pada pengembangan ketrampilan peserta didik dengan memperhatikan
karakter peserta didik, serta hasil dari tes diagnostik yang sudah mulai menurun karena dampak pandemi covid-19
tersebut dan peningkatan kompetensi bidang pendidikan untuk mendukung peningkatan profesionalisme guru.
Dalam pelaksanaan pengembangan terhadap peserta didik maupun terhadap guru diperlukan adanya kolaborasi dan
kesepakatan bersama. Yang terpenting dalam pengembangan ini adalah membuat sebuah komitmen bersama untuk
maju dan berkembang. Kami menyampaikan kepada peserta didik bahwa sebuah keberhasilan atau kesuksesan
dimulai dari disiplin diri, contohnya disiplin waktu dan prinsip yang kuat untuk mau belajar. Dalam
mengaplikasikan alat teknologi terdapat 2 hal yang berbeda yang harus diketahui peserta didik yaitu alat tersebut
sebagai sarana untuk mendatangkan kebaikan dan tidak menerima dampak negatif dalam penggunaan alat teknologi
tersebut. Dengan pengertian seperti itu, peserta didik berusaha mengikuti aturan yang kami sepakati bahwa dalam
pembelajaran Informatika / bimbingan TIK kita harus berdisiplin, memanfaatkan peralatan teknologi untuk hal-hal
yang positif dan menghindari dampak negatifnya. Yang demikian itu akan menjadikan diri sadar dengan sendirinya
dan akan menjadi motivasi untuk berkembang dengan maksimal. Kami yakin dengan konsistensi, kesepakan,
kerjasama dan dukungan akan ada hasil yang maksimal. Pada prinsipnya adalah kemauan untuk belajar dan
berkembang menjadi lebih baik
Dukungan apa saja yang Anda berikan bagi orang tersebut? Hambatan apa yang Anda temui dan
bagaimana cara Anda mengatasinya? Upaya-upaya apa saja yang Anda lakukan untuk
mempertahankan motivasi orang tersebut?
Dalam proses pengembangan terhadap orang lain diperlukan beberapa dukungan, baik dukungan secara moril,
maupun materil, tenaga, waktu, biaya, adanya kesempatan. Dalam membimbing orang lain merupakan sebuah
tantangan tersendiri, yang mana sangat diperlukan ilmu pengetahuan yang lebih, diperlukan kesabaran, motivasi diri
yang tinggi untuk mewujudkan itu. Contohnya, kelas 8 terdapat 253 peserta didik yang mana setiap peserta didik
mempunyai latar belakang yang berbeda, dari sudut lingkungan, asal-usul, dari segi ekonomi, social, budaya yang
berbeda. Memerlukan waktu, tenaga, perhatian yang harus kami sediakan ketika berhadapan dengan peserta
didik/banyak orang. Adanya persiapan materi yang harus kami susun untuk kepentingan peserta didik. Dengan
karakteristik dan pribadi yang beragam dan bahwa kami merupakan minoritas dalam sebuah kelompok dan
lingkungan maka akan timbul suatu hambatan. Adanya anggapan bahwa kurangnya pengalaman kami, dan tidak
layak menempati posisi tertentu. Usaha yang maksimal sangat diperlukan dalam upaya pengembangan, jiwa yang
besar dan hati yang lapang juga menjadi bagian yang penting yang terus kami upayakan. Untuk mengenali
karakteristik peserta didik dibutukan waktu dan strategi yang berbeda supaya kita dapat menyesuaikannya.
Senantiasa memotivasi orang lain untuk terus bersemangat dalam belajar penting dilakukan guna mencapai hasil
yang optimal. Maka dari itu tetap semangat untuk diri kita sendiri, terus belajar, memotivasi diri, menambah
wawasan sehingga kita akan dapat memotivasi orang lain.
Bagaimana hasilnya?
Saya mencoba menerapkan berbagai upaya dan langkah-langah seperti tersebut diatas, maka keberhasilan dalam
mengembangkan ketrampilan dan kemampuan akan mulai terlihat. Hal tersebut di buktikan dengan adanya beberapa
lulusan peserta didik yang dapat melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi SMK, yang mana di Sekolah
Menengah Kejuruan ini lebih di fokuskan ke keterampilan yang berkaitan dengan teknologi. Dalam penggunaan
perangkat teknologi, komputer, HP, tablet semua warga sekolah mempunyai kemampuan dan keterampilan yang
sangat baik, dan penggunaannya pun terus menerus dalam pekerjaan sehari-hari. Proses pembelajaran di sekolah dan
literasi di sekolah juga berjalan rutin, motivasi belajar peserta didik di sekolah sangat tinggi, apalagi yang
berhubungan dengan teknologi, dan memang semua warga sekolah dituntut untuk mampu menggunakan teknologi
dengan bijak. Memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan menghindari hal-hal yang negative. Hal yang
demikian menjadi kepuasan bagi kami dapat berbagi ilmu dan pengalaman kepada orang lain, baik secara sukarela
maupun sesuai tanggungjawab pekerjaan.

SUKARELAWAN

Pada saat Covid 19 saya membantu warga di lingkungan RT sy untuk mengantisipagi penularan covid 19.
Diantaranya penyuluhan saat Dawes di lingkungan RT tentang apa itu covid 19, bahaya penularan covid 19 dan
bagaimana cara-cara untuk mengantisipasi penularan covid 19. Warga antusias sekali mengikuti kegiatan tersebut.
Pada saat ada warga yang terkena covid 19 maka kami semua warga RT 03 bergotong royong untuk membantu
warga yang terkena covid 19 dengan cara jogo tonggo. Kami membagi beberapa kelompok warga untuk membagi
tugas, ada yang menyediakan masker, obat-obatan, kemudian ada kelompok warga yang menyediakan makan,
minuman. Kelompok berikutnya menyediakan sayur-mayur, sabunperlengkapan lainnya. Setiap sehari dilakukan 3x
visit ke warga yang terkena dampak covid 19 untuk mensuplai kebutuhan warga tersebut, serta melihat kondisi
perkembangan warga terdapak apakah sudah ada perkembangan lebih baik atau masih memerlukan bantuan. Kami
semua warga bekerjasama gotong royong saling membantu

Pengalaman Melatih

Saya pernah memberikan pembekalan dan pelatihan dalam penggunaan perangkat teknologi dan komputer terhadap
rekan sejawat tenaga kependidikan baik di tingkat SMP maupun SD yang dilaksanakan pada pada tanggal 8 Juli
sampai dengan 18 Juli 2020. Pelatihan tersebut tentang Pendidikan dan Pelatihan Pemanfaatan Microsoft Office 365
Untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di selenggarakan oleh KKKS Kecamatan Parakan bekerjasama dengan Dinas
Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Temanggung. Office 365 adalah software yang sama dengan
Microsoft Office. Hanya saja, Office 365 dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan serta kelebihan lain yang dapat
mempermudah pekerjaan Anda di kantor. Keunggungan Microsoft office 365 yaitu bisa digunakan hingga 5
perangkat berbeda, Layanan komputasi berbasis awan, Memiliki aplikasi pintar pendukung, Selalu mendapatkan
update terbaru. Terdapat fitur-fitur tambahan yaitu OneDrive – 1 TB Cloud Storage, Outlook – Email Hosting 50
GB, Sharepoint

Common questions

Didukung oleh AI

Komitmen dalam pendidikan adalah kunci keberhasilan kerjasama baik dalam hubungan, organisasi, maupun kerja. Untuk mencapainya, perlu pemahaman yang sama dan kerjasama yang baik antara seluruh komponen sekolah. Mekanisme memaksimalkan komunikasi dan koordinasi adalah cara efektif untuk meningkatkan komitmen, sehingga semua pihak tertarik untuk bekerjasama .

Guru dapat menggunakan umpan balik untuk meningkatkan metode pembelajaran berdiferensiasi dengan terbuka terhadap saran dan belajar dari rekan sejawat. Umpan balik yang diterima memungkinkan guru untuk mengembangkan kemampuan dalam menerapkan metode ini, yang sebelumnya mungkin belum dikuasai. Dalam praktik, masukan dari rekan membantu guru mengaplikasikan metode secara efektif dalam kelas .

Teknik komunikasi efektif menyelesaikan kesulitan dalam kerjasama tim pendidikan dengan memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama dan bisa berkoordinasi dengan baik. Ini dicapai dengan komunikasi maksimal dan pembagian tugas yang jelas sesuai fungsi masing-masing anggota tim .

Seorang guru berperan penting dalam memotivasi siswa untuk menulis agar mereka dapat menyalurkan ide-ide kreatif dan kritis mereka. Hal ini dapat dilakukan melalui pembuatan buku pelajaran, modul, atau karya sastra. Manfaat yang diharapkan adalah siswa bisa menghasilkan karya yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Selain itu, berlatih menulis juga mengasah kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan kreatif siswa .

Seorang pendidik bisa mengembangkan diri dengan berpartisipasi dalam IHT mandiri dan memanfaatkan platform merdeka belajar untuk mendapatkan ilmu baru. Meskipun pembelajaran ini membutuhkan waktu dan terkadang kurang nyaman, tujuannya adalah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas .

Pembelajaran informatika dalam kurikulum merdeka tidak membebani tugas kepada peserta didik, melainkan menyediakan fasilitas dan pengenalan teknologi yang berkembang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar yang tinggi dan mendorong peserta didik mengenal teknologi, meskipun dalam bentuk yang sederhana. Dengan demikian, kualitas pengetahuan dan keterampilan peserta didik meningkat .

Pelatihan daring selama pandemi memungkinkan guru untuk tetap fokus pada pembelajaran jarak jauh. Dampak positifnya adalah guru mendapatkan pengetahuan baru dan keterampilan teknologi yang relevan untuk diaplikasikan dalam pembelajaran daring, meskipun situasi pandemi mengubah cara pembelajaran .

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) meningkatkan pengalaman belajar siswa dengan melibatkan mereka secara aktif dalam kegiatan yang memperkuat karakter dan kearifan lokal. Kegiatan ini dikawal oleh fasilitator dan dirancang untuk membuat siswa merasa senang dan lebih terlibat dalam proses belajar .

Seorang guru dapat beradaptasi dengan perubahan kurikulum dengan belajar metode baru sesuai Kurikulum Merdeka, seperti pembelajaran berdiferensiasi. Guru juga bisa memanfaatkan masukan dari rekan untuk memahami persiapan dan pelaksanaan pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum baru .

Tantangan utama dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah kesulitan dalam koordinasi saat waktunya bersamaan dengan kegiatan lain seperti Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dan Jambore Cabang (Jamcab). Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pembagian tugas yang jelas dan komunikasi maksimal dengan semua pihak terkait, termasuk memaksimalkan kerjasama antara tim dan fasilitator .

Anda mungkin juga menyukai