0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
251 tayangan10 halaman

Pelatihan Karyawan di Spot Billiard Karawang

Artikel ini membahas pelatihan karyawan di Spot Billiard Karawang untuk meningkatkan kualitas layanan. Spot Billiard adalah bisnis jasa tempat bermain billiard dan penjual peralatan billiard di Karawang. Pelatihan karyawan merupakan strategi untuk memenuhi target pemasaran dan kepuasan pelanggan. Peneliti mengunjungi Spot Billiard untuk mempelajari pelatihan karyawan dalam meningkatkan kualitas layanan perusahaan.

Diunggah oleh

alwanfadillah99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
251 tayangan10 halaman

Pelatihan Karyawan di Spot Billiard Karawang

Artikel ini membahas pelatihan karyawan di Spot Billiard Karawang untuk meningkatkan kualitas layanan. Spot Billiard adalah bisnis jasa tempat bermain billiard dan penjual peralatan billiard di Karawang. Pelatihan karyawan merupakan strategi untuk memenuhi target pemasaran dan kepuasan pelanggan. Peneliti mengunjungi Spot Billiard untuk mempelajari pelatihan karyawan dalam meningkatkan kualitas layanan perusahaan.

Diunggah oleh

alwanfadillah99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS)

Vol. 2, No. 6, 2023: 929-938

Karawang Spot Billiard Employee Training

Dicky Wahyu Effendi1*, Nanda Agung Hernawan2, Santi Pertiwi Hari Sandi3,
Dwi Epty Hidayaty4
Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Buana Perjuangan Karawang
Corresponding Author: Dicky Wahyu Effendi
[Link]@[Link]
ARTICLEINFO ABSTRACT
Keywords: Spot Billiard Spot Billiard Karawang is a billiard service
Karawang, Service Quality,
business that also sells billiard equipment with
Employee Training
targeted marketing to teenagers who like the
Received : 05, April sport of billiards. To meet marketing targets, Spot
Revised : 07, Mei Billiard must have an appropriate strategy.
Accepted: 09, June
Employee training is one of the methods used by
©2023 Effendi, Hernawan, Sandi, Spot Billiards to control the quality of service
Hidayaty: This is an open-access produced to meet targets and customer
article distributedunder the terms of satisfaction. This made the author interested in
the Creative Commons Atribusi 4.0
researching Spot Billiards by discussing how
Internasional.
employee training improves the quality of
company services. This visit method is a field
visit (field research) located at Spot Billiards jl.
Tuparev no 16, Karawang Electronic Center lt 2,
Karawang City. The primary data was obtained
through interviews, observation and
documentation.

DOI prefik: [Link] 929


( ISSN-E: 2962-6447
[Link]
Effendi, Hernawan, Sandi, Hidayaty

Pelatihan Karyawan Spot Billiard Karawang

Dicky Wahyu Effendi1*, Nanda Agung Hernawan2, Santi Pertiwi Hari Sandi3,
Dwi Epty Hidayaty4
Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Buana Perjuangan Karawang
Corresponding Author: Dicky Wahyu Effendi
[Link]@[Link]
ARTICLEINFO ABSTRAK
Kata Kunci: Spot Billiard Spot Billiard karawang merupakan usaha jasa
Karawang, Kualitas Layanan,
tempat Billiard yang juga menjual peralatan
Pelatihan Karyawan
Billiard dengan target pemasaran ke kalangan
Received : 05, April remaja yang menyukai olahraga [Link]
Revised : 07, Mei memenuhi target pemasaran, Spot Billiard harus
Accepted: 09, June
memiliki strategi yang sesuai. Pelatihan
©2023 Effendi, Hernawan, Sandi, Karyawan merupakan salah satu cara yang
Hidayaty: This is an open-access digunakan Spot Billiar untuk mengendalikan
article distributedunder the terms of kualitas pelayanan yang dihasilkan guna
the Creative Commons Atribusi 4.0
memenuhi target dan kepuasan konsumen. Hal
Internasional.
tersebut membuat penulis tertarik untuk
meneliti Spot Billiard dengan pembahasan
bagaimana pelatihan karyawan dalam
meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan.
Metode kunjungan ini merupakan kunjungan
lapangan (field research) yang berlokasi di Spot
Billiar jl. Tuparev no 16, Karawang Electronic
Center lt 2 Kota Karawang. Adapun data primer
diperoleh melalui proses wawancara, observasi
dan dokumentasi.

930
Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS)
Vol. 2, No. 6, 2023: 929-938

PENDAHULUAN
Spot Billiard Karawang merupakan usaha yang bergerak dibidang jasa
penyewaan tempat billiard yang berlokasi di Spot Billiar jl. Tuparev no 16,
Karawang Electronic Center lt 2 Kota Karawang. Spot Billiard karawang juga
menyediakan alat-alat perlengkapan untuk billiard seperti stik billiard,sarung
tangan,cue ball,kapur stik,sarung stik billiard,bola billiard,bridge dan triangle
yang dapat dibeli oleh pengunjung. Usaha jasa pelayanan sangat penting
diperhatikan pelayanan merupakan bagian dari beberapa kegiatan yang dapat
memberikan kepuasan bagi mereka yang menerima pelayanan tidak mudah
untuk menjadi yang terbaik. Selain memberikan pelayanan yang terbaik, juga
terdapat faktor perilaku konsumen yang tidak mudah diprediksi, apalagi di
Indonesia yang terdiri dari banyak budaya sehingga memiliki perilaku yang
berbeda-beda.
Karyawan atau pekerja merupakan unsur utama dalam suatu bidang
usaha, begitupun dengan kehadiran spot billiard yang membutuhkan tenaga
yang bisa diajak bekerja sama. Tidak sama dengan jenis usaha jasa lainnya, spot
billiard perlu pekerja yang mengerti di bidangnya bagian-bagian tersebut antara
lain seperti, Waitress berjumlah 7 orang, Office Boy berjumlah 3 orang, dan Kasir
2 Orang, total saat ini karyawan berjumlah 12 orang. Dalam menjalankan
pekerjaan seorang waitress biasanya menyusun bola ketika permainan selesai
atau baru dimulai, Biliar memiliki banyak jenis permainan, namun umumnya
hanya ada dua yang dipertandingkan. Jumlah bola menjadi pembeda dari kedua
jenis permainan itu (Sutanto, 2016: hal 59).
Waitress perlu menyusun bola billyard dengan jumlah 21 meja, tentu
jumlah ini tidak sebanding dengan jumlah pekerja yang akan berdampak
terbuangnya waktu bermain karena menunggu waitress menyusun bola di meja
lain. Adapun posisi penyusunan bola yang perlu di hafal oleh seorang Waitress
agar posisi bola sesuai dengan urutan nomor. Pelayanan inilah yang perlu di
tingkatkan agar kepuasan pemain bisa tercapai serta kinerja sesuai dengan
standar, tidak kalah penting peran Office Boy di tempat spot billiar yang
itensitas pengunjung selalu ramai dapat mengakibatkannya sisa-sisa sampah
pengunjung kurang diperhatikan yang dapat mempengaruhi kepuasan pemain
di jam selanjutnya akan datang, begitupun untuk bagian kasir sangat
menentukan pelayanan para pemain dalam melayani tamu yang
[Link] diibaratkan seorang raja yang harus dilayani, namun bukan
berarti semuanya diserahkan kepada pelanggan. Memuaskan kebutuhan
pelanggan harus menguntungkan. Kepuasan pelanggan adalah sesuatu yang
sangat berharga untuk menjaga pelanggan tetap ada. (Reza Nurul Ichsan,
Ahmad Karim, 2021).

931
Effendi, Hernawan, Sandi, Hidayaty

Kinerja adalah pandangan tentang derajat pencapaian pelaksanaan


program kegiatan dan Suatu kebijakan untuk melaksanakan tujuan, sasaran, visi
dan misi perusahaan atau organisasi melalui perencanaan strategis. Oleh karena
itu, pentingnya sumber daya manusia dikelola dengan baik untuk meningkatkan
efektivitas dan efisiensi organisasi dalam suatu perusahaan sebagai satu fungsi
sebuah perusahaan bernama Manajemen Sumber Daya Manusia. Karyawan
perusahaan, yang harus selalu berperan aktif dalam segala kegiatan organisasi,
karena manusia adalah perencana,operator dan pengambil keputusan untuk
implementasi tujuan di [Link] tenaga kerja yang efektif dan
terkendali adalah kunci untuk meningkatkan kinerja [Link] daya
manusia suatu perusahaan adalah karyawan yang bekerja di perusahaan
tertentu di semua departemen atau departemen. Partisipasi dalam kursus
pelatihan terkait pekerjaan adalah salah satu cara untuk mempertahankan dan
meningkatkan keterampilan pribadi.(Dewi et al., 2021).
Memberikan kinerja karyawan yang baik memang tidak mudah,
begitulah kenyataannya banyak karyawan yang tidak memiliki keterampilan
dan keahlian manajemen dia bekerja Alasannya adalah pengalaman kerja,
pengalaman kerja adalah salah satunya kunci untuk meningkatkan
produktivitas kerja karyawan. Karena jika seseorang memiliki Dengan
pengalaman profesional yang cukup, pengalaman tersebut menjadi modal bagi
masa depan karyawan Itu . Kotler mendefinisikan kepuasan Konsumen adalah
perasaan senang atau kecewa (emosional) yang terjadi setelah membandingkan
hasil kinerja produk ini dengan hasil yang dirasakan Sedangkan menurut
Jayanti, Utomo dan Murwani, kepuasan 2013 atau ketidakpuasan pelanggan
adalah bagian dari pengalaman pelanggan dari produk atau jasa yang
ditawarkan (Hamidah et al., 2019).
Kunjungan industri merupakan bagian dari kegiatan rutin mahasiswa
dan diwajibkan dalam kurikulum untuk membekali mahasiswa dengan berbagai
informasi tentang dunia bisnis dan manajemen, sehingga nantinya diharapkan
dapat lulus sebagai lulusan profesional. Banyak keterampilan yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan gelar profesional, terutama keterampilan yang berkaitan
dengan dunia bisnis dan manajemen. Sebagai mahasiswa, khususnya mata
kuliah ekonomi, mahasiswa banyak mendapatkan materi perkuliahan yang
berkaitan dengan usaha menengah. sudah seharusnya bagi mahasiswa
manajemen tidak hanya untuk memahami teori yang ada, tetapi juga untuk
terlibat dalam penelitian topik yang sebenarnya. Oleh karena itu, Universitas
Buana Perjuangan mengadakan kunjungan industri. Siswa diharapkan
mengetahui bagaimana menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui
observasi atau percobaan. Kunjungan industri tidak hanya sebatas melihat
industri, baik manufaktur maupun jasa. tetapi untuk melakukan observasi dan
bertanya secara langsung ke narasumbernya,data yang dihasilkan dari
wawancara tersebut akan menjadi bahan laporan tugas kunjungan industri.

932
Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS)
Vol. 2, No. 6, 2023: 929-938

Dengan diselenggarakannya kunjungan industri ini, para mahasiswa


diharapkan dapat belajar lebih banyak tentang bagaimana sebenarnya dunia
usaha atau dunia industri itu berjalan. Selain itu, Kunjungan Industri juga
merupakan simulasi dari dunia nyata kehidupan bisnis dan manajemen,
sehingga mahasiswa dapat terbiasa ketika benar-benar memasuki dunia bisnis
dan manajemen. Di sisi lain, fakultas juga bertujuan memberikan dampak jangka
panjang dengan melakukan kunjungan industri, antara lain menempatkan
lulusan yang profesional dan produktif serta “penyalur” yang siap bersaing di
dunia usaha.
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, rumusan masalah dalam
kunjungan industri ini adalah: “Bagaimana Pelatihan Karyawan di Spot Billiard
Karawang dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Terhadap Konsumen”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pelatihan
Karyawan di Spot Billiard Karawang dalam .Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Terhadap Konsumen.

TINJAUAN PUSTAKA
Pelatihan Karyawan
Coaching adalah pelatihan yang membantu karyawan mempertahankan
pekerjaannya saat ini. Hakikat pendidikan adalah pengembangan keterampilan
dan kemampuan Untuk mendukung karyawan agar dapat bekerja secara
optimal. Kasim dkk. (2017) Pendidikan adalah sebuah program Dipandu secara
sistematis, terorganisir, dan dibimbing untuk melatih para professional
meningkatkan keterampilan hidup profesional untuk mencapai tujuan pekerjaan
yang diinginkan organisasi kerja dan peningkatan dan pengembangan sikap,
keterampilan perilaku dan pengetahuan membawa karyawan pada kepuasan
sesuai dengan keinginan perusahaan yang bersangkutan bekerja (Pinangkaan et al.,
2020)

Kualitas Pelayanan
kualitas layanan adalah perbandingan Persepsi pelanggan terhadap
layanan aktual yang diterima (perceived service) dan layanan aktual yang
diharapkan (expected service). Kualitas layanan dapat ditentukan dengan
membandingkan persepsi pelanggan terhadap layanan yang benar-benar
mereka terima versus layanan yang benar-benar diharapkan. Tjiptono (2015)
menyatakan bahwa kualitas layanan adalah tingkat keunggulan yang
diharapkan dan pengelolaan keunggulan tersebut untuk memenuhi kebutuhan
pelanggan. Selain itu, Kotler (2017) merumuskan kualitas layanan sebagai
keadaan dinamis dalam hal produk, layanan, orang, proses, dan lingkungan
yang memenuhi atau melebihi harapan. (Ramadhania, 2022).

933
Effendi, Hernawan, Sandi, Hidayaty

Kepuasan Pelanggan
Kotler (2017) menemukan bahwa kepuasan pelanggan adalah perasaan
senang atau kecewa manusia diciptakan dengan membandingkan penampilan
yang diamati Tunggu Kepuasan menjadi reaksi emosional pelanggan terhadap
pengalaman tersebut mengkonsumsi produk atau jasa. Setiyayanrum (2015)
mengungkapkan pelanggan memandang produk atau jasa sebagai jenis utilitas
yang dapat dipuaskan kebutuhan Selain itu, Suwardi (2011) menyatakan bahwa
awal dari kepuasan pelanggan merupakan hal yang fundamental Produk
atau layanan memengaruhi pola perilaku berikut. Menurut Nasution
(2010). Kepuasan pelanggan dipahami sebagai reaksi pelanggan terhadap
penilaian ketidaksesuaian atau perbedaan yang dirasakan antara harapan
sebelumnya dan kinerja produk yang sebenarnya terlihat setelah
digunakan. Usaha spot billiard merupakan usaha yang memiliki peran besar
dalam membantu perekonomian dan menyalurkan bakat dalam olahraga
billiard. keberadaan usaha spot billiard dapat meningkatkan pendapatan negara
melalui pajak yang dihasilkan badan usaha karena terbentuknya lapangan kerja
baru.

METODOLOGI
Metode yang digunakan dalam kunjungan ini merujuk pada hasil
observasi di perusahaan jasa spot billiard karawang. Metode kunjungan industri
ini mencakup beberapa bagian, yaitu jenis waktu dan tempat kegiatan
Kunjungan Industri, target/sasaran, subjek, prosedur kegiatan Kunjungan
Industri. Jenis kunjungan industri yang dilakukan guna memperoleh data oleh
penulis artikel merupakan kunjungan lapangan (field research) dan berdasarkan
sifat permasalah yang ada dilapangan, maka jenis kunjungan industri ini adalah
deskriptif. Deskriptif merupakan penelitian dengan menggambarkan dan
menginterpretasikan suatu objek sesuai dengan data yang ada dilapangan.
Sumber data yang diperoleh adalah hasil keterangan yang diperoleh dari
wawancara dengan narasumber berdasarkan pada fokus penelitian, maka
sumber data pada penelitian ini menggunakan dua sumber data yaitu:
 Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung di
lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau yang bersangkutan
yang memerlukannya. Data primer didapat dari sumber informan yaitu
individu atau perseorangan seperti hasil wawancara yang dilakukan oleh
peneliti.
 Data pembantu adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang
yang melakukan penelitian dari sumber yang ada. Digunakan untuk
mendukung informasi utama yang telah diperoleh yaitu informasi yang
diperoleh dari bahan pustaka, artikel,jurnal , dan masih banyak lagi.
 Observasi ini dilakukan pada hari minggu tanggal 19, maret 2023 jam
14:20 WIB yang beralamat di jl. Tuparev no 16, Karawang Electronic
Center lt 2 Kota Karawang. Narasumber yang kami wawancara adalah
salah satu karyawan spot billiard karawang yang bernama pak indra
[Link] yang digunakan oleh kelompok yaitu dengan tanya jawab

934
Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS)
Vol. 2, No. 6, 2023: 929-938

dan pengamatan langsung ke lapangan guna memperoleh hasil yang


akurat sesuai dengan yang ada dilapangan.
 Target diberikan Untuk seluruh karyawan spot billiard karawang agar
membuat kerja karyawan lebih cepat,ritme kerja lebih teratur,belajar lebih
bertanggung jawab,dan membuat sebuah team yang lebih efektif dalam
[Link] target untuk peneliti sendiri bertujuan untuk mengetahui
bagaimana peran kinerja karyawan di perusahaan spot billiard karawang
dalam meningkatkan pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.

HASIL PENELITIAN
Hasil Kegiatan Kunjungan Industri
Spot billiard karawang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
jasa penyewaan [Link] dari kegiatan kunjungan industri yang diperoleh
dari metode observasi kami menemukan permasalah yang dapat mempengaruhi
kepuasan pelanggan. Yaitu dari segi pelayanan yang diberikan oleh karyawan.
Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan sarana yang dapat mengurangi
resiko kesalahan dalam proses operasional karyawan di spot billiard Karawang
melalui prosedur operasi standar dan pelatihan yang sangat memudahkan
pekerjaan karyawan karena pelaksanaan pekerjaan membuat operasi lebih
mudah dan meminimalkan kesalahan dalam pekerjaan (Ramada & Sandi, 2023).
Kami melakukan observasi dengan melakukan reservasi terlebih dahulu untuk
mendapatkan meja billiard. Karena spot billiard karawang sangat ramai
pengunjung pada waktu-waktu tertentu seperti jam 18:00-23:00 terutama di hari
jumat,sabtu dan [Link] spot billiard karawang sendiri memiliki 2 table area
yaitu 6 table vip area dan 18 table non vip [Link] adalah gambar grafik
persentase pengunjung selama satu minggu di spot billiard karawang.

25%
20%
15%
10%
5%
0%

senin selasa rabu kamis jumat sabtu minngu

Gambar 1. Persentase Pengunjung Dalam 1 Minggu


Sumber : Observasi, (2023)

935
Effendi, Hernawan, Sandi, Hidayaty

Hasil dari gambar 1 persentase pengunjung di atas kita bisa lihat bahwa
pengunjung terbanyak itu berada di hari sabtu karena kita ketahui bahwa
mayoritas remaja akan keluar di hari sabtu malam [Link] tingginya
pengunjung kami berharap tidak menjadi kendala karyawan dalam memberikan
pelayanan yang maksimal terhadap konsumen, dengan adanya pelayanan yang
maksimal perusahaan berharap konsumen menjadi konsumen repeater dan spot
billiard karawang menjadi top of mind dimana ingin bermain billiard maka yang
pertama kali di ingat yaitu spot billiard karawang. Kualitas layanan penting
karena berdampak langsung pada citra Perusahaan. Kualitas pelayanan yang
baik akan menguntungkan bagi perusahaan. Betapa tidak, jika perusahaan telah
memperoleh nilai positif di mata konsumen, maka konsumen tersebut akan
memberikan feedback yang baik dan bukan tidak mungkin akan menjadi
pelanggan tetap.(Pendidikan & Pengetahuan, 2019).

Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan Observasi


Sumber : Observasi, (2023)

PEMBAHASAN
Dilihat dari kunjungan industri spot billiard karawang memiliki
permasalahan ketidak sesuaian antara jumlah meja dengan jumlah karyawan
sehingga mengakibatkan ketidak stabilan seorang waitress menangani meja. Rata-
rata dalam waktu satu minggu dihari biasa ( senin- kamis) jumlah pengunjung
tidak begitu ramai dan waitress dapat menangani meja billiard dengan normal
berbeda dengan hari jumat,sabtu dan minggu julmah pengunjung lebih banyak
dari hari biasanya dikarenakan sewa meja full booking oleh pengunjung yang
mengakibatkan semua meja billiard beroperasi dan waitress harus berjaga di
tempat waitress menunggu untuk menyusun kembali bola ketika permainan
billiard sudah selesai. Dilihat dari permasalahan di atas perlu dilakukannya
pelatihan kerja terhadap seluruh karyawan agar karyawan lain dapat ikut
berkontribusi membantu waitress dalam set up bola ketika jumlah pengunjung
lebih ramai dari biasanya. Sehingga waktu sewa pengunjung tidak ada yang

936
Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS)
Vol. 2, No. 6, 2023: 929-938

terbuang untuk menunggu waitress menyusun kembali bola diatas meja saat
permaian sudah selesai dan ingin memulainya kembali.
Menurut Kotler & Keller (2007), positioning produk adalah upaya
atau perusahaan untuk merancang produk dan membuat strategi pemasaran
yang dapat melekat di benak konsumen. Dengan cara ini, positioning dapat
meningkatkan daya saing layanan yang ditawarkan, fokus terutama pada
konsumen primer dan menerapkan inovasi produk untuk menemukan
karakteristik khusus produk (Faddila et al., n.d.).
Manfaat dilakukannya pelatihan bagi seluruh karyawan ini akan membawa
pengaruh dalam operasional agar karyawan bisa fleksibel dalam mengatasi
bagian pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja lebih, berikut manfaat
dilakukannya pelatihan kerja untuk karyawan individu :
1. Seorang karyawan selain dari pada waitress dapat menguasai skill
dalam men set up bola billiard.
2. Memaksimalkan jam kerja.
3. Lebih aktif ikut serta untuk saling membantu pekerjaan karyawan
lain.
4. Memberi suasana kerja yang baru.
5. Menyaluran minat karyawan dan mengurangi kebosanan.
6. Menjadi proses pengembangan bagi karyawan.
7. Mendapat keahlian baru yang berbeda.

Adapun manfaat pelatihan bagi spot billiard yaitu :


1. Meminimalisir komplen dari pengunjung.
2. Membuat tenaga kerja lebih efesien.
3. Meningkatkan produktifitas karyawan.
4. Meningkatkan penguasaan teori dan keterampilan.
5. Memutuskan terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut
kegiatan mencapai tujuan.
6. Membuat karyawan lebih bertanggung jawab terhadap jobdesk.
7. Meminimalisir kesalahan yang merugikan pelaku usaha.

Berikut merupakan dampak apabila spot billiard tidak melakukan


pelatihan kerja karyawan :
1. Karyawan sering melakukan kesalahan dalam melakukan
pekerjaannya.
2. Hasil kerja karyawan tidak memenuhi standar kerja usaha.
3. Timbul rasa tidak puas karyawan dan pengusaha yang berakibat
saling menjelek-jelekan.
4. Kurangnya pengetahuan dalam menggunakan teknologi.
5. Produktifitas cendrung konstan atau bahkan menurun.
6. Loyalitas terhadap perusahaan cendrung rendah
7. Kurangnya kemistri antar karyawan dalam bekerja.

937
Effendi, Hernawan, Sandi, Hidayaty

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan sebelumnya maka
kesimpulan laporan kunjungan industri ialah sebagai berikut:
1. Pelatihan kerja yang diberikan oleh usaha spot billiard karawang sudah
cukup baik bagi pengembangan [Link] untuk memaksimalkan
produktifitas kerja karyawan perlu dilakukannya pelatihan individu
karyawan.
2. Kegiatan pelatihan berupa pelatihan dasar sangat perlu dilakukan untuk
memperbaiki kualitas jasa yang diberikan oleh spot billiard karawang
terhadap pengunjung.
3. Pelatihan berperan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Ini bisa dilihat
dari kinerja karyawan sebelum dan sesudah mendapatkan
[Link] mengikuti pelatihan.

Pelatihan dan pengembangan di spot billiard Karawang harus tetap


dipertahankan serta di kembangkan. mengingat jumlah karyawan yang terbatas,
pelatihan karyawan dengan tujuan multi talenta merupakan alternatif daripada
dengan merekrut karyawan baru. Kunjungan industri ini masih banyak
kekurangan sehingga perlu masukan dikarenakan data yang di peroleh dari hasil
observasi belum maksimal. dari hasil kunjungan industri ini penulis menyadari
masih banyak kekurangan data yang digunakan dan jauh dari kata sempurna.
Dengan sebuah data yang bisa dipertanggungjawabkan dari sumber penulis akan
memperbaiki makalah tersebut. Oleh sebab itu penulis harapkan kritik serta
sarannya mengenai pembahasan kesimpulan kunjungan industri diatas.

PENELITIAN LANJUTAN
Masih melakuakan penelitian lanjutan untuk mengetahui lebih luas lagi
tentang Bagaimana Pelatihan Karyawan di Spot Billiard Karawang dalam
meningkatkan Kualitas Pelayanan Terhadap Konsumen.

DAFTAR PUSTAKA
Dewi, L. P., Setiawan, A., & Suryadi, C. S. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Pelatihan
Karyawan Dengan Metode Piprecia-Edas. Seminar Nasional Ilmu Terapan V 2021, 1–6.
Faddila, P., Khalida, R., Pertiwi, S., Sandi, H., Manajemen, P. S., Buana, U., & Karawang, P. (n.d.).
IDENTIFIKASI SEGMENTING , TARGETING , POSITIONING ( STP ) DALAM UPAYA
MELEJITKAN UMKM DESA. July 2022, 664–670.
Hamidah, S., Pertiwi, S., Sandi, H., Hamidah, S., Pertiwi, S., Sandi, H., Psikologi, F., Buana, U., &
Karawang, P. (2019). Tingkat kepuasan konsumen umkm keripik pisang di desa kertaraharja. 2(1),
3416–3424.
Pendidikan, J., & Pengetahuan, I. (2019). Y. Sartika, Tonich, R. Alexandro. 2019(11), 296–301.
Ramada, A. C., & Sandi, S. P. H. (2023). Penerapan Standar Operasional Prosedur (Sop) Pada
Umkm Peci Anyaman Bambu Di Desa Kertaraharja. Abdima Jurnal …, 2(1), 3482–3488.
[Link]
Reza Nurul Ichsan, Ahmad Karim. (2021). Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pt.
Jasa Raharja Medan. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 6(1), 54–57.
[Link]

938

Anda mungkin juga menyukai