0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan5 halaman

Prosedur Close Suction untuk Dewasa

Dokumen tersebut merupakan instrumen supervisi untuk tindakan close suction yang meliputi 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dengan total nilai 85 untuk kriteria baik. Instrumen ini digunakan untuk menilai kinerja perawat dalam melakukan tindakan tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan5 halaman

Prosedur Close Suction untuk Dewasa

Dokumen tersebut merupakan instrumen supervisi untuk tindakan close suction yang meliputi 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dengan total nilai 85 untuk kriteria baik. Instrumen ini digunakan untuk menilai kinerja perawat dalam melakukan tindakan tersebut.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Manajemen Keperawatan:Modul Praktikum Keperawatan Kritis 2020 DEPARTEMEN KEPERAWATAN

MEDIKAL BEDAH & KRITIS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER

INSTRUMEN SUPERVISI CLOSE SUCTION

Hari/Tanggal : Supervisor :

Yang disupervisi : Ruangan :

Aspek Parameter Bobot Dilakukan Keterangan


Penilaian Ya Tidak
Persiapan A. Menyiapkan Alat
1. Mesin suction / suction pump / 2
regulator suction dengan
botolnya (kontainer)
2. Bak Instrument Steril yang 2
didalamnya terdapat : Kanul
Close Suction, pinset anatomi
sebanyak 2 buah, Kasa
secukupnya, kom kecil)
3. Air steril dalam tempat yang 1
steril (bisa menggunakan NaCI)
4. Handscoon bersih 1
5. Handscoon Steril 1
6. Goggles (bila perlu) 1
7. Resuscitation bag yang telah 2
dihubungkan dengan 02 100%;
8. Stetoskop 1
9. Perlak Serta Pengalasnya 1
10. Bengkok 1
B. Menyiapkan Pasien
1. Menjelaskan kepada klien 2
tujuan dari tindakan
keperawatan yang akan
dilakukan
2. Kaji kembali keluhan klien 1
3. Minta persetujuan dari klien dan 1
keluarga
Pelaksanaan A. Fase Orientasi
1. Menyapa dan mengindentifikasi 1
identitas klien
2. Mengkaji Kondisi Klien 1
3. Menjelaskan Prosedur dan 1
tujuan tindakannya
4. Memberi Kesempatan Untuk 1
bertanya
5. Menanyakan kesediaan klien 1
6. Menjaga Privacy Klien 1
7. Mmemposisikan Klien 1
B. Fase Kerja
1. Pakai Handscoon Bersih 1
2. Cek alat-alat yang diperlukan 1
3. Berikan Posisi sedikit ekstensi 2
untuk kenyamanan pada pasien
4. Lakukan Pemeriksaan auskultasi 3
pada lapang paru klien
menggunakan stetoskop
5. Pasang perlak dibawah dagu 2
klien dengan bengkok di sisi
lateral klien
6. Pastikan Perlataan suction 2
berfungsi baik,atur daya hisap
sesuai kebutuhan pasien. Pilih
tekanan pada mesin suction
dengan tepat yaitu 120 -140
mmHg untuk dewasa, 95 – 110
mmHg untuk anak-anak dan 50-
95 mmHg untuk bayi: -
7. Buka set instrument steril. 2
Keluarkan kom kecil dan isi
dengan NaCI, buka set kanul
dan letakkan di dalam bak
instrument steril
8. pakai sarung tangan steril, 3
tangan sebelah kiri dapat di -
ON kan untuk menyambungkan
kanul suction dengan mesin
suction;
9. Cek kerja mesin suction dan 2
kanul suction dengan
menghisap sedikit NaCI;
10. Sesuaikan suhu dengan suhu 2
tubuh bisa menggunakan
thermometer
11. Lakukan hiperoksigenasi 100 % 2
selama 2-3 menit dengan
resuscitator bag atau fasilitas
yang ada di ventilator
12. Hidupkan mesin suction; 3
a. Angkat tutup katup ibu jari 3
untuk membuka kunci,
kemudian tekan dan tahan
katup dan secara bersamaan
atur tekanan mesin yang
dinginkan. Tekan katup
sepenuhnya dan sesuaikan
pembacaan manometer
untuk mencapai tekanan
yang diperlukan;
b. Buka tutup pada port irigasi 3
dan pasang botol saline agar
sistem membersihkan secara
otomatis;
c. Untuk melakukan 3
penyedotan, stabilkan
manifold, dan tabung ET
dengan satu tangan, lalu
dengan ibu jari dan telunjuk
tangan lainnya, masukkan
kateter ke bawah tabung ET
hingga kedalaman yang
dinginkan;
d. Penyedotan dilakukan 3
selama dua detik sebelum
mulai menarik kateter.
Tekan dan tahan terus katup
ibu jari sambil menarik
kateter secara perlahan.
Jangan melepas tekan
sesekali.
Hentikan penarikan saat
cincin penanda hitam
muncul di dalam indikator
dan lepaskan katup ith jari.
Jangan menarik terlalu jauh
karena akan menyebabkan
kebocoran gas ventilator ke
dalam selang yang
menyebabkannya
mengembang:
e. Lubang irigasi harus 3
digunakan untuk
membershkan dan membilas
kateter setelah prosedur
penyedotan selesai. Pastikan
cincin penanda hitam
terlihat di selongsong.
Tekan katup kontrol ibu jari
secara bersamaan dan anda
akan mendapatkan
pembersihan aktif kateter
yang dinamis. Lanjutkan
mengairi sampal kateter
bersih.
f. Angkat tutup katup ibu jari 2
dan putar
untuk mengunci katup.
g. Letakkan set close suction 1
pada penyangga yang aman

13. Mengobservasi dan mencatat 3


tekanan darah, nadi, dan
pernapasan hipoksia, tanda
perdarahan, warna, bau,
konsentrasi dan disritmia;
14. Rapikan alat-alat 1
15. Mencuci tangan 6 langkah 1
16. Sikap Perawat Pada Waktu
Irigasi
Sikap Komunikasi 1
1. Kerjasama 1
2. Tanggung jawab 3
3. Kewaspadaan 3
4. Evaluasi:
Evaluasi Mengevaluasi perasaan klien 2
setelah dilakukan tindakan
1. Mengevaluasi adanya perubahan 2
saat atau setelah dilakukan
tindakan
2. Lakukan kontrak waktu untuk 1
tindakan selanjutnya
3. Total Nilai 85

Kriteria:

Baik : Jika nilai 85-95

Cukup : 70-85

Kurang: < 70

FORMAT LAPORAN SUPERVISI

Aspek Penilaian Masalah ynag ditemukan Rekomendasi/Saran

Anda mungkin juga menyukai