0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan32 halaman

Troubleshooting Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Dokumen tersebut membahas troubleshooting sistem bahan bakar dan emisi pada kendaraan, mencakup topik seperti informasi umum tentang troubleshooting, indeks kode diagnostik gangguan, dan prosedur troubleshooting untuk berbagai komponen seperti sensor oksigen terpanaskan dan sensor tekanan manifold.

Diunggah oleh

Ivan khoiri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan32 halaman

Troubleshooting Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Dokumen tersebut membahas troubleshooting sistem bahan bakar dan emisi pada kendaraan, mencakup topik seperti informasi umum tentang troubleshooting, indeks kode diagnostik gangguan, dan prosedur troubleshooting untuk berbagai komponen seperti sensor oksigen terpanaskan dan sensor tekanan manifold.

Diunggah oleh

Ivan khoiri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

[<] |-> DISPLAY PRINT |M| |X|

| home | | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Suplemen
Sistem Bahan Bakar dan Emisi
Special Tool . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 77-2
Informasi Troubleshooting Umum . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 77-3
Indeks Troubleshooting DTC . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 77-4
Troubleshooting DTC . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 77-5
Troubleshooting pada Sirkuit MIL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 77-21

CATATAN: Bab ini berisi prosedur yang dilakukan tanpa menggunakan


Honda Scan Tool atau Honda PGM tester.

Garis Besar Perubahan pada Model

• Untuk model mesin L15A1 telah ditambahkan.

CATATAN: Lihat Shop Manual Jazz/Fit ‘01, P/N 62SAA00, untuk komponen yang tidak dibahas
dalam bab ini.

| home | | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Special Tool

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Informasi Troubleshooting Umum


Gangguan Intermittent 2. Hubungkan DLC pin box ke 16P Data Link Connector
(DLC) (A) yang berada di bawah dashboard pengemudi.
Istilah Gangguan Intermittent (Intermittent Failure), atau
gangguan sporadis, berarti bahwa sistem mungkin tidak 3. Hubungkan DLC pin box terminal No. 4 dan No. 9
berfungsi, namun dideteksi sebagai OK untuk sementara dengan jumper wire (B), kemudian dorong switch (C).
waktu. Jika lampu indikator, Malfunction Indicator Lamp
(MIL), pada dashboard tidak menyala, periksa apakah ada
kabel yang kendur atau hubungan yang longgar di seluruh
konektor yang berhubungan dengan sirkuit yang sedang
Anda perbaiki.

Rangkaian Terbuka dan Hubung Singkat

“Open” (rangkaian terbuka) dan “Short” (hubung singkat)


adalah istilah kelistrikan umum. Rangkaian terbuka terjadi
apabila sebuah kabel atau koneksi terputus. Hubung
singkat adalah apabila sebuah kabel salah tersambung ke
ground atau ke kabel lainnya. Dalam kelistrikan sederhana,
hal ini biasanya berarti koneksi tidak berfungsi sama sekali.
Dalam kelistrikan yang lebih kompleks (seperti ECM/PCM)
bisa berarti bahwa koneksi masih ada, tapi tidak berfungsi
sebagaimana mestinya.
4. Periksa Diagnostic Trouble Code (DTC) dan catat. Lihat
Indeks Troubleshooting DTC dan mulailah melakukan
Bagaimana Melakukan Troubleshooting
prosedur troubleshooting yang sesuai.
Special Tool yang Diperlukan
• DLC pin box 07WAJ-0010100 Jika MIL tidak menyala
Jika MIL tidak menyala namun ada masalah dalam menge-
Jika MIL (Malfunction Indicator Lamp) sudah menyala mudi, lihat Indeks Troubleshooting Gejala Komponen pada
bagian ini.
1. Hidupkan mesin dan periksa MIL.
Jika Anda tidak dapat menyalin DTC
Beberapa flowchart troubleshooting akan meminta Anda me-
reset Engine Control Module (ECM)/ Powertrain Control
Module (PCM) dan meminta Anda untuk menduplikasi
Diagnostic Trouble Code (DTC). Jika masalah yang muncul
adalah masalah intermittent (kadang muncul kadang tidak),
dan Anda tidak dapat menduplikasi kode, jangan lanjutkan
langkah-langkah dalam flowchart. Hal tersebut hanya akan
membingungkan dan, mungkin, tanpa sengaja Anda
melakukan penggantian control modul atau control unit yang
tidak perlu.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Indeks Troubleshooting DTC


DRTC Masalah Yang Terdeteksi MIL Halaman
(Indikasi MIL)
MIL tidak menyala atau tidak padam, tidak ada DTC yang disimpan (lihat hal. 77-21)
Heated Oxygen Sensor (HO2S) (lihat hal. 77-5)
Manifold Absolute Pressure (MAP) Sensor (lihat hal. 77-6)
Crankshaft Position (CKP) Sensor (lihat hal. 11-52)
Engine Coolant Temperature (ECT) Sensor (lihat hal. 77-8)
Throttle Position (TP) Sensor (lihat hal. 77-10)
Top Dead Center Position (TDC) Sensor (lihat hal. 11-63)
Intake Air Temperature (IAT) Sensor (lihat hal. 77-12)
Exhaust Gas Recirculation (EGR) System (lihat hal. 77-14)
Barometric Pressure (BARO) Sensor (lihat hal. 11-57)
Idle Air Control (IAC) Valve (lihat hal. 11-85)
Ignition Coil (lihat hal. 77-17)
Vehicle Speed Sensor*2 (lihat hal. 11-54)
Electrical Load Detector (ELD) (lihat hal. 77-19)
VTEC System (lihat hal. 11-81)
Knock Sensor (lihat hal. 11-51)
Tegangan Power Source Circuit untuk Engine Control Module (lihat hal. 11-55)
(ECM)/Powertrain Control Module (PCM) tidak sesuai
Heated Oxygen Sensor (HO2S) Heater (lihat hal. 11-49)
Automatic Transaxle*1 Lihat Transmisi
Otomatis, Indeks
Troubleshooting DTC

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Troubleshooting DTC
DTC 1: Gangguan Fungsi pada Sirkuit H02S Apakah tegangan berada di atas 0,6 V pada posisi
throttle terbuka lebar menuju 4,500 rpm dan di bawah
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4). 0,4 V saat throttle dilepas dengan cepat dari 4,500
rpm?
2. Hidupkan mesin. Biarkan mesin pada kecepatan 3,000
rpm tanpa beban (pada posisi Park atau Neutral) sam- YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
pai radiator fan bergerak, kemudian biarkan pada versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
putaran idle sedikitnya selama satu menit sebelum berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa
melakukan test drive. ulang. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM
yang lama. 
3. Lakukan test drive dalam kondisi berikut ini.
• M/T pada 4th gear, CVT pada posisi D. TIDAK — Lanjutkan ke langkah 8.
• naikkan kecepatan menggunakan throttle yang ter-
buka lebar minimal selama 5 detik, kemudian turunk- 8. Putar ignition switch ke OFF.
an kecepatan minimal selama 5 detik dengan throttle
dalam keadaan tertutup penuh. 9. Putuskan primary HO2S 4P connector.

Apakah MIL menyala dan menunjukkan DTC 1? 10. Pada primary HO2S harness side, hubungkan terminal
positif baterai ke terminal No. 3 dan terminalnegatif
YA — Lanjutkan ke langkah 4. baterai ke terminal No. 4.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK saat ini. 11. Hidupkan mesin.


Periksa hubungan yang buruk atau kabel yang longgar
pada primary HO2S dan pada ECM/PCM. 12. Setelah 2 menit, ukur tegangan antara primary HO2S
4P connector terminal No. 1 dengan No. 2.
4. Periksa tekanan bahan bakar.

Apakah normal?

YA — Lanjutkan ke langkah 5.

TIDAK — Periksa sistem pasokan bahan bakar. 

5. Biarkan dalam putaran idle minimal 1 menit sebelum


melakukan test-drive.

6. Buka lebar throttle, kemudian lepaskan dengan cepat.


Sisi terminal dari terminal laki-laki
7. Ukur tegangan antara ECM/PCM connector terminal
A6 dengan A10.
Apakah tegangan berada di atas 0,6 V pada posisi
throttle terbuka lebar menuju 4,500 rpm dan di bawah
0,4 V saat throttle dilepas dengan cepat dari 4,500
rpm ?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka atau hubung


singkat pada kabel antara ECM/PCM (A6) dan HO2S.


TIDAK — Ganti HO2S. 

Sisi kabel terminal perempuan

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


DTC 3 : Gangguan Fungsi pada Sirkuit MAP Apakah ada tegangan sekitar 3 V?
Sensor
YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4). versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
2. Hidupkan mesin dan biarkan pada putaran idle. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.

Apakah MIL menyala dan mengindikasikan DTC 3?
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 7.
YA — Lanjutkan ke langkah 3.
7. Ukur tegangan antara terminal A11 dan A 19 pada
TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada saat ECM/PCM connector.
ini. Periksa apakah ada hubungan kabel yang buruk
atau longgar pada sensor MAP dan ECM/PCM. 

3. Putar ignition switch ke OFF.

4. Putar ignotion switch ke ON (II).

5. Ukur tegangan antara terminal A 11 dan A 21 pada


ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan sekitar 5 V?

YA — Lanjutkan ke langkah 8.

Sisi kabel terminal perempuan


TIDAK — Lanjutkan ke langkah 13.

Apakah ada tegangan sekitar 5 V? 8. Putar ignition switch ke OFF.

YA — Lanjutkan ke langkah 6. 9. Lepaskan MAP sensor 3P connector.

TIDAK — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software 10. Putar ignition switch ke ON (II).
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang. 11. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dan No. 3
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama. pada MAP sensor 3P connector.


6. Ukur tegangan antara terminal A11 dan A19 pada


ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan sekitar 5 V?

YA — Lanjutkan ke langkah 12.


Sisi kabel terminal perempuan

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka antara ECM/PCM


(A11) dan MAP sensor. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

12. Ukur tegangan antara terminal No. 2 dengan No. 3 17. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dengan
pada MAP sensor 3P connector. ground bodi pada MAP sensor 3P connector.

Sisi kabel terminal perempuan


Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada sekitar 5 V?


Apakah ada tegangan sekitar 5 V?
YA — Lanjutkan ke langkah 18.
YA — Ganti MAP sensor. 
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara ECM/PCM (A21) dengan MAP sensor. 
antara ECM/PCM (A19) dengan MAP sensor. 
18. Putar ignition switch ke OFF.
13. Putar ignition switch ke OFF.
19. Hubungkan ECM/PCM connector A (31 P).
14. Lepaskan MAP sensor 3P connector.
20. Periksa kontinuitas antara terminal A19 dengan ground
15. Putar ignition switch ke ON (II). bodi pada ECM/PCM connector.

16. Ukur tegangan antara terminal A11 dengan A19 pada


ECM/PCM connector

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi kabel terminal perempuan Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara


Apakah ada tegangan sekitar 5 V? ECM/PCM (A19) dengan MAP sensor. 

YA — Ganti MAP sensor.  TIDAK— Ganti ECM/PCM jika belum memiliki soft-
ware versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
TIDAK Lanjutkan ke langkah 17. berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa
ulang. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM
yang lama. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


DTC 6: Gangguan fungsi pada sirkuit ECT 7. Putar ignition switch ke ON (II).
Sensor.
8. Pada sisi engine wire harness, ukur tegangan antara
terminal No. 1 dan ground bodi pada ECT sensor 2P
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4).
connector.
2. Putar ignition switch ke ON (II).

Apakah MIL menyala dan menunjukkan DTC 6?

YA — Lanjutkan ke langkah 3.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada


saat ini. Periksa hubungan yang buruk atau kabel
yang longgar pada ECT sensor dan pada ECM/PCM.


3. Hidupkan mesin. Biarkan mesin pada putaran 3,000


rpm tanpa beban (pada posisi Park atau Neutral) Sisi kabel terminal perempuan
sampai radiator fan berputar, kemudian biarkan dalam
putaran idle.
Apakah tegangan sekitar 5 V?
4. Putar ignition switch ke OFF.
YA — Lanjutkan ke langkah 9.
5. Putuskan ECT sensor 2P connector.
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 10.
6. Ukur hambatan antara terminal No. 1 dan No. 2.
pada ECT sensor 2P connector 9. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dan No. 2 pada
ECT sensor 2P connector

Sisi terminal dari terminal laki-laki


Sisi kabel terminal perempuan
Apakah hambatan sekitar 200—400 Ω ?

YA — Lanjutkan ke langkah 7. Apakah tegangan sekitar 5 V?

TIDAK — Ganti ECT sensor.  YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.


TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara


ECM/PCM (A10) dengan ECT sensor. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

10. Putar ignition switch ke OFF. 12. Putar ignition switch ke OFF.

11. Ukur tegangan antara terminal B8 dengan ground 13. Putuskan ECM/PCM connector B (24P).
bodi pada ECM/PCM connector.
14. Periksa kontinuitas antara terminal B8 dengan ground
bodi pada ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi kabel terminal perempuan


Apakah tegangan sekitar 5 V?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara Apakah ada kontinuitas?


ECM/PCM (B8) dengan ECT sensor. 
YA — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 12. ECM/PCM (B8) dengan ECT sensor. 

TIDAK— Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software


versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.


| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


DTC 7: Gangguan Fungsi Pada Sirkuit TP 9. Pada sisi engine wire harness, ukur tegangan antara
terminal No. 3 dengan ground bodi pada TP sensor 3P
Sensor
connector.
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4).

2. Hidupkan mesin.

Apakah MIL menyala dan menunjukkan DTC 7?

YA — Lanjutkan ke langkah 3.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada saat


ini. Periksa hubungan yang buruk atau kabel yang long-
gar pada TP sensor dan pada ECM/PCM. 

3. Putar ignition switch ke OFF. Sisi kabel terminal perempuan

4. Putar ignition switch ke ON (II). Apakah tegangan sekitar 5 V?


5. Ukur tegangan antara terminal A10 dengan A15 pada YA — Lanjutkan ke langkah 11.
ECM/PCM connector.
CATATAN: Harus ada transisi yang lancar ketika throttle TIDAK — Lanjutkan ke langkah 10.
ditekan.
10. Ukur tegangan antara terminal A20 dengan ground
bodipada ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah tegangan sekitar 0,5 V pada throttle yang tertut-


up penuh dan sekitar 4,5 V pada throttle yang terbuka
Sisi kabel terminal perempuan
penuh?

YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software Apakah tegangan sekitar 5 V?


versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang. YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama. ECM/PCM (A20) dengan TP sensor. 

TIDAK— Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 6. versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
6. Putar ignition switch ke OFF. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.

7. Putuskan TP sensor 3P connector.

8. Putar ignition switch ke ON (II).

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

11. Pada sisi engine wire harness, ukur tegangan 15. Hubungkan terminal No. 2 dengan ground bodi pada
antara terminal No. 1 dan No. 3 pada TP sensor 3P TP sensor 3P connector dengan jumper wire.
connector .

Sisi kabel terminal perempuan


Sisi kabel terminal perempuan

Apakah tegangan sekitar 5 V? 16. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector termi-
nal A15 dan ground bodi.
YA — Lanjutkan ke langkah 12.

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara ECM/PCM (A20) dan TP sensor. 

12. Putar ignition switch ke OFF.

13. Putuskan ECM/PCM connector A (31P).

14. Periksa kontinuitas antara terminal A15 dan ground


bodi pada ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Ganti TP sensor 

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara ECM/PCM (A15) dengan TP sensor. 

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara


ECM/PCM (A15) dan TP sensor. 

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 15.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


DTC 10: Gangguan Fungsi Pada Sirkuit IAT 6. Putar ignition switch ke ON (II).
Sensor
7. Pada sisi engine wire harness, ukur tegangan antara
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4). terminal No. 1 dan ground bodi pada IAT sensor 2P
connector.
2. Putar ignition switch ke ON (II).

Apakah MIL menyala dan menunjukkan DTC 10?

YA — Lanjutkan ke langkah 3.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada saat


ini. Periksa hubungan yang buruk atau kabel yang
longgar pada IAT sensor dan pada ECM/PCM. 

3. Putar ignition switch ke OFF.

4. Putuskan IAT sensor 2P connector. Sisi kabel terminal perempuan

5. Ukur hambatan antara terminal No. 1 dengan No. 2


pada IAT sensor 2P connector. Apakah tegangan sekitar 5 V?

YA — Lanjutkan ke langkah 8.

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 9.

8. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dan No. 2 pada


IAT sensor 2P connector.

Sisi terminal dari terminal laki-laki

Apakah hambatan sekitar 0,4—4,0 KΩ ?

YA — Lanjutkan ke langkah 6.

TIDAK — Ganti IAT sensor. 


Sisi kabel terminal perempuan

Apakah tegangan sekitar 5 V?

YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software


versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.


TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara ECM/PCM (A10) dengan IAT sensor. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

9. Ukur tegangan antara terminal A10 dan B17 pada


ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah tegangan sekitar 5 V?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara


ECM/PCM (B17) dan IAT sensor. 

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 10.

10. Putar ignition switch ke OFF.

11. Putuskan ECM/PCM connector B (24P).

12. Periksa kontinuitas antara terminal B17 dan ground


bodi pada ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara


ECM/PCM (B17) dan IAT sensor. 

TIDAK — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki soft-


ware versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa
ulang. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM
yang lama. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


DTC 12: Gangguan Fungsi Pada sistem EGR 8. Ukur tegangan antara terminal No. 3 dan ground
bodi pada EGR valve 6P connector.
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4).

2. Jump SCS line (lihat hal 77-3).

3. Jika di perlukan tes jalan kendaraan. Hidupkan mesin.


Biarkan mesin pada kecepatan 3,000 rpm tanpa beban
(pada posisi Park atau Neutral) sampai radiator fan ber-
gerak, kemudian biarkan pada putaran idle. Sisi kabel terminal perempuan
Apakah MIL menyala dan menunjukkan DTC 12?
Apakah tegangan sekitar 5 V?
YA — Lanjutkan ke langkah 4.
YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara
TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada saat ECM/PCM (A10) dan EGR.
ini. Periksa hubungan yang buruk atau kabel yan long-
gar pada IMA sensor dan pada ECM/PCM.  TIDAK — Lanjutkan ke langkah 9.

4. Putar ignition switch ke OFF. 9. Putar ignition switch ke OFF.

5. Lepaskan EGR valve 5P connector. 10. Putuskan ECM/PCM connector E (31P).

6. Putar ignition switch ke ON (II). 11. Hubungkan terminal No. 2 dengan ground bodi pada
TP sensor 3P connector dengan jumper wire.
7. Pada sisi harness, ukur tegangan antara terminal No. 2
dan No. 3 pada EGR valve 6P connector.

Sisi kabel terminal perempuan

12. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector


terminal A20 dan ground bodi.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah tegangan sekitar 5 V?


Sisi kabel terminal perempuan

YA — Lanjutkan ke langkah 14. Apakah tada kontinuitas?

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 8. YA — Ganti dengan ECM/PCM yang berfungsi baik


kemudian periksa ulang (lihat hal. 11-5). Jika
gejala/indikasi ini menghilang, ganti ECM/PCM yang
lama. 

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara ECM/PCM (A20) dan EGR valve. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

13. Putar ignition switch ke OFF Apakah ada kontinuitas?

14. Lepaskan ECM/PCM connector A (31P).. YA — Perbaiki hubungan singkat pada kabel antara
ECM/PCM (A13) dan EGR valve. 
15. Hubungkan terminal No. 1 dan ground bodi pada EGR
valve 6P connector dengan jumper wire. TIDAK — Lanjutkan ke langkah 18.

18. Periksa kontinuitas antara terminal No. 6 dan ground


bodi pada EGR valve 6P connector.

Sisi kabel terminal perempuan

16. Periksa kontinuitas antara terminal A13 dan ground


bodi pada ECM/PCM connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Lanjutkan ke langkah 19.

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara EGR valve dan G101. 
Sisi kabel terminal perempuan
19. Lepaskan ECM/PCM connector B (24P).

Apakah ada kontinuitas? 20. Hubungkan terminal No. 4 dan ground bodi pada EGR
valve 6P connector dengan jumper wire.
YA — Lanjutkan ke langkah 17.

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel


antara ECM/PCM (A13) dan EGR valve. 

17. Periksa kontinuitas antara terminal No. 1 dan ground


bodi pada EGR valve 6P connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi kabel terminal perempuan

(ke halaman selanjutnya)

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


21. Periksa kontinuitas antara terminal B14 dan ground 25. Hidupkan mesin, kemudian biarkan dalam putaran
bodi pada ECM/PCM connector. idle, kemudian hubungkan terminal negative baterai
ke EGR valve 6P connector terminal No. 6.

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi terminal dari terminal laki-laki


Apakah ada kontinuitas?
Apakah ada kontinuitas?
YA — Lanjutkan ke langkah 22.
YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
antara ECM/PCM (B14) dan EGR valve.  berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa
ulang. Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM
22. Periksa kontinuitas antara terminal No. 4 dan ground
yang lama. 
bodi pada EGR valve 6P connector.
TIDAK — Ganti EGR valve. 

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara


ECM/PCM (E15) dengan EGR valve. 

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 23.

23. Hubungkan kembali ECM/PCM connector A (31P)


dan B 24P).

24. Hubungkan terminal positive baterai ke EGR valve


connector No. 4.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

DTC 15: Gangguan Fungsi Ignition Coil 8. Putar ignition switch ke OFF.
Circuit
9. Cabut ignition coil 3P connector dari silinder yang
bermasalah.
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4).
10. Periksa kontinuitas antara terminal No. 2 ignition coil
2. Nyalakan mesin dan periksa DTC.
3P connector dan ground bodi.
Apakah ada indikasi DTC?

YA — Lanjutkan ke langkah 4.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK saat ini.


Periksa apakah terdapat koneksi yang buruk atau termi-
nal yang kendur di ignition coil dan ECM/PCM.

3. Putar ignition switch ke OFF.

4. Siapkan spare plug cadangan. Lepaskan sebuah igni-


tion coil dari mesin dan pasang spark plug cadangan
untuk menggantikan ignition coil yang dilepaskan. Sisi kabel terminal perempuan

5. Hubungkan kembali 3P connector ke ignition coil. Apakah terdapat kontinuitas?


Nyalakan mesin dengan spark plug terhubung ke
ground, dan periksa apakah muncul bunga api (spark) YA — Lanjutkan ke langkah 11.
di sepanjang elektroda.
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara
6. Lakukan tes yang sama pada semua ignition coil lain- ignition coil dan G101.
nya. Periksa apakah muncul bunga api di sepanjang
elektroda pada semua ignition coil lainnya.

Apakah semua ignition coil mengeluarkan bunga api?

YA — Lakukan update software pada ECM/PCM jika


belum dilengkapi dengan software versi terbaru atau
ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, kemudi-
an periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini
menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
maka ganti ECM/PCM yang lama. 

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 7.

7. Ganti ignition coil dari silinder yang tidak menyala


dengan ignition coil dari silinder yang normal. Lakukan
tes yang sama dan periksa apakah muncul bunga api.

Apakah muncul bunga api?

YA — Ganti ignition coil yang tidak mengeluarkan bunga


api.

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 8.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


11. Putuskan ECM/PCM connector A (31P) dan B (24P). 14. Periksa kontinuitas antara ground bodi dan ECM/PCM
connector terminal yang sesuai (lihat tabel).
12. Periksa kontinuitas antara ground bodi dan ECM/PCM
connector terminal yang sesuai (lihat tabel).

Sisi kabel terminal perempuan Sisi kabel terminal perempuan

SILINDER YANG ECM/PCM WARNA SILINDER YANG ECM/PCM WARNA


BERMASALAH TERMINAL KABEL BERMASALAH TERMINAL KABEL

Apakah terdapat kontinuitas? Apakah terdapat kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara YA — Lakukan update software pada ECM/PCM jika
ECM/PCM dan ignition coil. belum dilengkapi dengan software versi terbaru atau
ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, kemu-
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 13. dian periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi
ini menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas
13. Hubungkan ignition coil 3P connector terminal No. 1 baik, maka ganti ECM/PCM yang lama.
yang sesuai ke ground bodi dengan jumper wire (lihat
tabel). TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara
ECM/PCM dan ignition coil.

Sisi kabel terminal perempuan

SISI DEPAN
SILINDER YANG WARNA
BERMASALAH KABEL

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

DTC 20: Gangguan Fungsi Pada Sirkuit ELD 11. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dan No. 2 pada
ELD 3P connector
1. Reset ECM/PCM (lihat hal. 11-4).

2. Hidupkan mesin dan biarkan mesin pada putaran idle.

3. Nyalakan headlight.

Apakah MIL menunjukkan DTC 20?

YA — Lanjutkan ke langkah 4.

TIDAK — Gangguan intermittent, sistem OK pada


saat ini. Periksa hubungan yang buruk atau kabel
yang longgar pada ELD dan pada ECM/PCM.  Sisi kabel terminal perempuan

4. Putar ignition switch ke OFF.


Apakah ada tegangan baterai?
5. Hidupkan mesin dan biarkan pada putaran idle.
YA — Lanjutkan ke langkah 12.
6. Ukur tegangan antara terminal A24 dengan E15 pada
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 18.
ECM/PCM connector.
12. Ukur tegangan antara terminal No. 3 dan ground
7. Saat mengukur tegangan antara terminal A24 dan
bodi pada ELD 3P connector.
E15, nyalakan headlight low pada ECM/PCM connec-
tor (rendah).

Sisi kabel terminal perempuan


Sisi kabel terminal perempuan
Apakah tegangan ‘drop’ saat headlight dinyalakan?
Apakah tegangan sekitar 5 V?
YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang YA — Ganti ELD. 
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama. TIDAK — Lanjutkan ke langkah 13.


TIDAK — Lanjutkan ke langkah 8.

8. Putar ignition switch dan headlight ke OFF.

9. Putuskan ELD 3P connector.

10. Putar ignition switch ke ON (II).

(ke halaman selanjutnya)

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting DTC (lanj.)


13. Putar ignition switch ke OFF. 17. Periksa kontinuitas antara ground bodi dengan
ECM/PCM connector terminal E15.
14. Lepaskan ECM/PCM connector E (31P).

15. Hubungkan ELD 3P connector terminal No. 3 ke


ground bodi dengan jumper wire.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

Sisi kabel terminal perempuan YA — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara
ECM/PCM (E15) dengan ELD. 
16. Periksa kontinuitas antara ground bodi dan
ECM/PCM connector terminal E15. TIDAK — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama. 

18. Ukur tegangan antara terminal No. 1 dan ground bodi


pada ELD 3P connector.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Lanjutkan ke langkah 17.


Sisi kabel terminal perempuan
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel
antara ECM/PCM (E15) dengan ELD. Apakah ada tegangan baterai?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara ELD


dengan G201. 

TIDAK — Periksa fuse No. 17 METER (7.5A) dalam


fuse/relay box di bawah dashboard pengemudi. Jika fuse
OK, perbaiki rangkaian terbuka pada kabel antara fuse
No. 17 METER (7.5A) dengan ELD. 

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Troubleshooting pada Sirkuit MIL


1. Putar ignition switch ke ON (II) kemudian amati • Hubung singkat sporadis pada kabel ECM/PCM
Malfunction Indicator Lamp (MIL). (A21) dan manifold absolute pressure (MAP) sensor,
CVT driven pulley speed sensor (A/T), CVT speed
Apakah MIL menyala dan tetap menyala? sensor (A/T).
• Hubung singkat sporadis pada kabel ECM/PCM
YA — Jika MIL selalu dan terus menyala, lanjutkan ke (A20) dan throttle position (TP) sensor, EGR valve
langkah 64. Namun jika MIL kadang-kadang bekerja position sensor, CVT drive pully speed sensor (A/T).
secara normal, periksa terlebih dahulu masalah-
masalah ini. 2. Putar ignition switch ke OFF.

• Terjadi hubung singkat sporadis (kadang kala) pada 3. Putar ignition switch ke ON (II).
kabel antara ECM/PCM (E29) dengan Data Link
Connector (DLC). Apakah low oil pressure light menyala?
• Terjadi hubung singkat sporadis pada kabel antara
ECM/PCM (E31) dengan gauge assembly. YA — Lanjutkan ke langkah 6.

TIDAK — Jika MIL selalu padam, lanjutkan ke langkah TIDAK — Lanjutkan ke langkah 4.

2. Namun jika MIL kadang-kadang bekerja secara normal, 4. Periksa fuse No. 16 (7.5A) dalam fuse/relay box di
periksa terlebih dahulu masalah-masalah ini. bawah dashboard.

• Fuse No. 16 (7.5A) dalam fuse/relay box di bawah Apakah fuse OK?
dashboard longgar.
• Fuse No. 3 (50A) dalam fuse/relay box di ruang YA — Lanjutkan ke langkah 5.
mesin longgar.
• Fuse No. 20 (15A) dalam fuse/relay box di bawah TIDAK — Perbaiki hubung singkat pada kabel antara
dashboard longgar. fuse No. 16 (7.5A) dengan gauge assembly. Ganti juga
• Fuse No. 17 (15A) dalam fuse/relay box di bawah fuse No. 16 (7.5A). 
dashboard longgar.
• Hubungan yang buruk pada ECM/PCM terminal E31.
• Rangkaian terbuka sporadis (kadang kala) pada
kabel GRN/ORN antara ECM/PCM (E31) dengan
gauge assembly.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting pada Sirkuit MIL (lanj.)


5. Periksa fuse No. 3 (50A) di fuse/relay box di ruang 8. Hubungkan ECM/PCM connector terminal E31 dan
mesin. ground bodi dengan jumper wre.

Apakah fuse OK?

YA — Perbaiki rangkaian terbuka antara fuse No. 3


(50A) dan gauge assembly. Jika kabel OK, tes ignition
switch. 

TIDAK — Perbaiki hubungan singkat antara fuse No. 3


(50A) dan fuse/relay box di ruang mesin. Ganti juga
fuse No. 3 (50A). 

6. Coba starter mesin.


Sisi kabel terminal perempuan
Apakah mesin sudah di starter?

YA — Lanjutkan ke langkah 7. 9. Putar ignition switch ke ON (II).

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 10. Apakah MIL menyala?

7. Puter ignition switch ke OFF. YA — Ganti ECM/PCM jika belum memiliki software
versi terakhir, atau ganti dengan ECM/PCM yang
berfungsi baik (lihat hal. 11-6), kemudian periksa ulang.
Jika gejala/indikasi hilang, ganti ECM/PCM yang lama.


TIDAK — Periksa rangkaian terbuka pada kabel antara


ECM/PCM (E31) dengan gauge assembly. Periksa juga
bola lampu MIL yang putus. Jika kabel dan bola lampu
OK, ganti gauge assembly. 

10. Puter ignition switch ke OFF.

11. Periksa fuse No. 20 (15A) dalam fuse/relay box di


bawah dashboard.

Apakah fuse OK?

YA — Lanjutkan ke langkah 19.

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 12.

12. Lepaskan blow fuse No. 20 (15A) di fuse/relay box di


bawah dashboard.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

13. Lepaskan penutup di bagian bawah sisi pengemudi. 16. Lepaskan setiap komponen atau connector sensor di
bawah ini satu per satu, dan periksa kontinuitas antara
14. Lepaskan relay holder (A) dari fuse/relay box di bawah PGM-FI main relay 1 4P connector terminal No. 1 dan
dashboard, dan lepaskan PGM-FI main relay 1 (coklat) ground bodi.
(B) dari relay holder (A); sesudahnya, pasang kembali
relay holder (A) ke fuse/relay box di bawah dashboard. • PGM-FI main relay 2
• ECM/PCM connector A (31P)
• Setiap injector 2P connector
• Idle air control (IAC) valve 3P connector
• Top dead center (TDC) sensor 3P connector
• Crankshaft position (CKP) sensor 3P connector

15. Periksa kontinuitas antara ground bodi dan PGM-FI


main relay 1 4P connector terminal No. 2 dan No. 3,
Sisi terminal dari terminal perempuan
secara terpisah.

Apakah ada kontinuitas?

YA — Lanjutkan ke langkah 17.

TIDAK — Ganti komponen yang menyebabkan konti-


nuitas ke ground bodi hilang saat dilepaskan. Jika kom-
ponen tersebut adalah ECM/PCM, lakukan update soft-
ware pada ECM/PCM tersebut jika belum dilengkapi
software versi terbaru, atau ganti dengan ECM/PCM
yang berkualitas baik, kemudian periksa ulang (lihat
hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini menghilang dengan
ECM/PCM yang berkualitas baik, maka ganti
Sisi terminal dari terminal perempuan ECM/PCM yang lama.
Ganti juga fuse No. 20 (15A).
Apakah ada kontinuitas? 17. Cabut connector dari komponen-komponen berikut.
YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara fuse • PGM-FI main relay 2
No. 20 (15A) dan PGM-FI main relay 1. Ganti juga • ECM/PCM connector A (31P)
fuse No. 20 (15A). • Injector
• Idle air control (IAC) valve
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 16. • Top dead center (TDC) sensor
• Crankshaft position (CKP) sensor

(ke halaman selanjutnya)

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting pada Sirkuit MIL (lanj.)


18. Periksa kontinuitas antara PGM-FI main relay 1 4P 22. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector terminal
connector terminal No. 1 dan ground bodi. E9 dan ground bodi.

Sisi terminal dari terminal perempuan Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas? Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara PGM-FI YA — Lanjutkan ke langkah 23.


main relay 1 dan setiap komponen. Ganti juga fuse No.
20 (15A). TIDAK — Ganti fuse No. 11 (15A) dan lakukan update
software pada ECM/PCM jika belum dilengkapi
TIDAK — Ganti PGM-FI main relay 1. Ganti juga fuse dengan software versi terbaru atau ganti dengan
No. 20 (15A). ECM/PCM yang berkualitas baik, kemudian periksa
ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini menghi-
19. Periksa fuse No. 11 (15A) dalam fuse/relay box di lang dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, maka
bawah dashboard. ganti ECM/PCM yang lama.

Apakah fuse OK? 23. Lepaskan penutup di bagian bawah sisi pengemudi.

YA — Lanjutkan ke langkah 30. 24. Lepaskan relay holder (A) dari fuse/relay box di bawah
dashboard, dan lepaskan PGM-FI main relay 2 (biru)
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 20. (B) dari relay holder (A); sesudahnya, pasang kembali
relay holder (A) ke fuse/relay box di bawah dashboard.
20. Lepaskan fuse No. 11 (15A) yang terbakar dalam
fuse/relay box di bawah dashboard.

21. Cabut ECM/PCM connector E (31P).

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

25. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector termi- 27. Periksa kontinuitas antara fuel pump 5P connector
nal E9 dan ground bodi. terminal No. 5 dan ground bodi.

Sisi kabel terminal perempuan Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas? Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara fuse No. YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara fuel
11 (15A) dan ECM/PCM (E9), atau fuse No. 11 (15A) pump dan PGM-FI main relay 2. Ganti juga fuse No.
dan PGM-FI main relay 2. Ganti juga fuse No. 11 11 (15A).
(15A).
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 28.
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 26.
28. Pasang kembali PGM-FI main relay 2 (A).
26. Lepaskan fuel pump 5P connector (lihat hal. 11-144).

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting pada Sirkuit MIL (lanj.)


29. Periksa kontinuitas antara fuel pump 5P connector 33. Putar ignition switch ke OFF.
terminal No. 5 dan ground bodi.
34. Ukur tegangan antara ECM/PCM connector terminal
E7 dan ground bodi.

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi kabel terminal perempuan


Apakah ada kontinuitas?

YA — Ganti PGM-FI main relay 2. Ganti juga fuse No. Apakah ada tegangan baterai?
11 (15A).
YA — Lanjutkan ke langkah 39.
TIDAK — Periksa fuel pump dan ganti jika perlu. Ganti
juga fuse No. 11 (15A). TIDAK — Lanjutkan ke langkah 35.

30. Cabut ECM/PCM connector E (31P). 35. Lepaskan penutup di bagian bawah sisi pengemudi.

31. Putar ignition switch ke ON (II). 36. Lepaskan relay holder (A) dari fuse/relay box di
bawah dashboard, dan lepaskan PGM-FI main relay
32. Ukur tegangan antara ECM/PCM connector terminal 1 (coklat) (B) dari relay holder (A); sesudahnya,
E9 dan ground bodi. pasang kembali relay holder (A) ke fuse/relay box di
bawah dashboard.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan baterai?

YA — Lanjutkan ke langkah 33.

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara


fuse No. 11 (15A) dan ECM/PCM (E9).

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

37. Ukur tegangan antara PGM-FI main relay 1 4P connec- 39. Hubungkan kembali ECM/PCM connector E (31P).
tor terminal No. 3 dan ground bodi.
40. Putar ignition switch ke ON (II).

41. Ukur tegangan antara ground bodi dan ECM/PCM con-


nector terminal A2 dan A3, secara terpisah.

Sisi terminal dari terminal perempuan

Apakah ada tegangan baterai?


Sisi kabel terminal perempuan
YA — Lanjutkan ke langkah 38.

TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara Apakah ada tegangan baterai?
fuse No. 20 (15A) dan PGM-FI main relay 1.
YA — Lanjutkan ke langkah 49.
38. Periksa kontinuitas antara PGM-FI main relay 1 4P con-
nector terminal No. 4 dan ECM/PCM connector terminal TIDAK — Lanjutkan ke langkah 42.
E7.
42. Putar ignition switch ke OFF.

43. Lepaskan penutup di bagian bawah sisi pengemudi.

44. Lepaskan relay holder (A) dari fuse/relay box di bawah


dashboard, dan lepaskan PGM-FI main relay 1 (coklat)
Sisi terminal dari terminal (B) dari relay holder (A); sesudahnya, pasang kembali
perempuan
relay holder (A) ke fuse/relay box di bawah dashboard.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Tes PGM-FI main relay 1 (lihat hal. 22-68). Jika


relay OK, lakukan update software pada ECM/PCM jika
belum dilengkapi dengan software versi terbaru atau
ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, kemudi-
an periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini
menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
maka ganti ECM/PCM yang lama.
45. Putar ignition switch ke ON (II).
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara
PGM-FI main relay 1 dan ECM/PCM (E7).

(ke halaman selanjutnya)

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting pada Sirkuit MIL (lanj.)


46. Ukur tegangan antara PGM-FI main relay 1 4P con- 49. Ukur tegangan antara ground bodi dan ECM/PCM
nector terminal No. 2 dan ground bodi. connector terminal A4, A5, A23, dan A24, secara ter-
pisah.

Sisi terminal dari terminal perempuan


Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan baterai?


Apakah terdapat tegangan kurang dari 0,2 V?
YA — Lanjutkan ke langkah 47.
YA — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel yang memili-
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara ki tegangan lebih dari 0,2 V antara G101 dan
fuse No. 20 (15A) dan PGM-FI main relay 1. ECM/PCM (A4, A5, A23, A24).

47. Putar ignition switch ke OFF. TIDAK — Lanjutkan ke langkah 50.

48. Periksa kontinuitas antara PGM-FI main relay 1 4P 50. Ukur tegangan antara ground bodi dan ECM/PCM con-
connector terminal No. 1 dan ECM/PCM connector ter- nector terminal A21.
minal A2 dan A3, secara terpisah.

Sisi terminal dari terminal


perempuan

Sisi kabel terminal perempuan

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan sekitar 5 V?


Apakah ada kontinuitas?
YA — Lanjutkan ke langkah 57.
YA — Ganti PGM-FI main relay 1.
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 51.
TIDAK — Perbaiki rangkaian terbuka di kabel antara
PGM-FI main relay 1 dan ECM/PCM (A2, A3).

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

51. Putar ignition switch ke OFF. 56. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector ter-
minal A21 dan ground bodi.
52. Cabut 3P connector dari setiap sensor berikut, satu
per satu, dan ukur tegangan antara ground bodi dan
ECM/PCM connector terminal A21 dengan ignition
switch ON (II).

• Manifold absolute pressure (MAP) sensor


• CVT driven pulley speed sensor (CVT)
• CVT speed sensor (CVT)

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara


ECM/PCM (A21) dan MAP sensor, CVT driven pulley
speed sensor (CVT) atau CVT speed sensor (CVT).

Sisi kabel terminal perempuan TIDAK — Lakukan update software pada ECM/PCM
jika belum dilengkapi dengan software versi terbaru
atau ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
kemudian periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika
Apakah ada tegangan sekitar 5 V?
gejala/indikasi ini menghilang dengan ECM/PCM yang
YA — Ganti sensor yang memiliki tegangan sebesar berkualitas baik, maka ganti ECM/PCM yang lama.
5 V saat dilepaskan.
57. Ukur tegangan antara ground bodi dan ECM/PCM
connector terminal A20.
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 53.

53. Putar ignition switch ke OFF.

54. Cabut 3P connector dari sensor berikut.

• Manifold absolute pressure (MAP) sensor


• CVT driven pulley speed sensor (CVT)
• CVT speed sensor (CVT)

55. Cabut ECM/PCM connector A (31P).


Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada tegangan sebesar 5 V?

YA — Lakukan update software pada ECM/PCM jika


belum dilengkapi dengan software versi terbaru atau
ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, kemudi-
an periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini
menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
maka ganti ECM/PCM yang lama.

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 58.

(ke halaman selanjutnya)

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

Sistem Bahan Bakar dan Emisi

Troubleshooting pada Sirkuit MIL (lanj.)


58. Putar ignition switch ke OFF. 63. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector terminal
A20 dan ground bodi.
59. Cabut 3P connector dari setiap sensor berikut, satu
per- satu, dan ukur tegangan antara ground bodi dan
ECM/PCM connector terminal A20 dengan ignition
switch ON (II).

• Throttle position (TP) sensor


• EGR valve position sensor
• CVT drive pulley speed sensor (CVT)

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara


ECM/PCM (A20) dan TP sensor, EGR valve position
sensor atau CVT drive pulley speed sensor (CVT).

Sisi kabel terminal perempuan TIDAK — Lakukan update software pada ECM/PCM jika
belum dilengkapi dengan software versi terbaru atau
ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik, kemudi-
Apakah ada tegangan sekitar 5 V? an periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indikasi ini
menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
YA — Ganti sensor yang memiliki tegangan sebesar maka ganti ECM/PCM yang lama.
5 V saat dilepaskan.
64. Putar ignition switch ke OFF.
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 60.
65. Cabut ECM/PCM connector A (31P).
60. Putar ignition switch ke OFF.
66. Periksa kontinuitas antara ground bodi dan data link
61. Cabut 3P connector dari sensor berikut. connector (DLC) terminal No. 7.

• Throttle position (TP) sensor


• EGR valve position sensor
• CVT drive pulley speed sensor (CVT)

62. Cabut ECM/PCM connector A (31P).

Sisi terminal dari terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara


ECM/PCM (A23).

TIDAK — Lanjutkan ke langkah 67.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| |-> DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | next | | full | width | | document | | chapter | close |

67. Hubungkan kembali ECM/PCM connector E (31P). 72. Periksa kontinuitas antara ECM/PCM connector
terminal E29 dan ground bodi.
68. Putar ignition switch ke ON (II).

69. Ukur tegangan antara ECM/PCM connector terminal


E29 dan ground bodi.

Sisi kabel terminal perempuan

Apakah ada kontinuitas?


Sisi kabel terminal perempuan
YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara data link
connector (atau service check connector) dan
Apakah ada tegangan sekitar 5 V (atau tegangan ECM/PCM (E29).
baterai)?
TIDAK — Lakukan update software pada ECM/PCM
YA — Lanjutkan ke langkah 73. jika belum dilengkapi dengan software versi terbaru
atau ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
TIDAK — Lanjutkan ke langkah 70. kemudian periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indi-
kasi ini menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas
70. Putar ignition switch ke OFF. baik, maka ganti ECM/PCM yang lama.

71. Cabut ECM/PCM connector E (31P). 73. Putar ignition switch ke OFF.

74. Cabut ECM/PCM conenctor E (31P).

75. Putar ignition switch ke ON (II).

Apakah MIL menyala?

YA — Perbaiki hubung singkat di kabel antara gauge


assembly dan ECM/PCM (E31). Jika kabel OK, ganti
gauge assembly.

TIDAK — Lakukan update software pada ECM/PCM


jika belum dilengkapi dengan software versi terbaru
atau ganti dengan ECM/PCM yang berkualitas baik,
kemudian periksa ulang (lihat hal. 11-6). Jika gejala/indi-
kasi ini menghilang dengan ECM/PCM yang berkualitas
baik, maka ganti ECM/PCM yang lama.

| home | previous | next | | full | width | | document | | close |


[<] <-| DISPLAY PRINT |M| |X|
| home | previous | | full | width | | document | | chapter | close |

| home | previous | | full | width | | document | | close |

Anda mungkin juga menyukai